TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Ayub 32:1

Konteks
Elihu merasa juga berhak untuk mengemukakan pendapat
32:1 Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, n  karena ia menganggap dirinya benar. o 

Ayub 7:1--10:22

Konteks
Hidup itu berat
7:1 1 "Bukankah manusia harus bergumul o  di bumi, p  dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan? q  7:2 Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, r  seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya, s  7:3 demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku t  malam-malam penuh kesusahan. 7:4 Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? u  Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari. v  7:5 Berenga w  dan abu menutupi tubuhku, kulitku menjadi keras, lalu pecah. x  7:6 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, y  dan berakhir tanpa harapan. z  7:7 Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan a  nafas; mataku tidak akan lagi b  melihat yang baik. 7:8 Orang yang memandang aku, tidak akan melihat aku lagi, sementara Engkau memandang aku, aku tidak ada lagi. c  7:9 Sebagaimana awan lenyap d  dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati e  tidak akan muncul kembali. f  7:10 Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi g  oleh tempat tinggalnya. h  7:11 Oleh sebab itu akupun tidak akan menahan i  mulutku, aku akan berbicara dalam kesesakan j  jiwaku 2 , mengeluh k  dalam kepedihan hatiku. l  7:12 Apakah aku ini laut m  atau naga, n  sehingga Engkau menempatkan penjaga o  terhadap aku? 7:13 Apabila aku berpikir: Tempat tidurku akan memberi aku penghiburan, dan tempat pembaringanku akan meringankan keluh kesahku, p  7:14 maka Engkau mengagetkan aku dengan impian dan mengejutkan q  aku dengan khayal, r  7:15 sehingga aku lebih suka dicekik dan mati s  dari pada menanggung kesusahanku. t  7:16 Aku jemu, u  aku tidak mau hidup untuk selama-lamanya. v  Biarkanlah w  aku 3 , karena hari-hariku hanya seperti hembusan x  nafas saja. 7:17 Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan, y  7:18 dan Kaudatangi setiap pagi, z  dan Kauuji a  setiap saat? b  7:19 Bilakah Engkau mengalihkan pandangan-Mu dari padaku, c  dan membiarkan d  aku, sehingga aku sempat menelan ludahku? 7:20 Kalau aku berbuat dosa 4 , apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau, e  ya Penjaga manusia? Mengapa Engkau menjadikan aku sasaran-Mu, f  sehingga aku menjadi beban bagi diriku? g  7:21 Dan mengapa Engkau tidak mengampuni pelanggaranku, dan tidak menghapuskan kesalahanku? h  Karena sekarang aku terbaring dalam debu, i  lalu Engkau akan mencari aku, tetapi aku tidak akan ada lagi. j "
Bildad membela keadilan hukuman Allah
8:1 Maka berbicaralah Bildad, orang Suah: k  8:2 "Berapa lamakah lagi engkau akan berbicara begitu, l  dan perkataan mulutmu seperti angin m  yang menderu? 8:3 Masakan Allah membengkokkan keadilan? n  Masakan Yang Mahakuasa membengkokkan kebenaran? o  8:4 Jikalau anak-anakmu telah berbuat dosa terhadap Dia, maka Ia telah membiarkan mereka dikuasai oleh pelanggaran p  mereka. 8:5 Tetapi engkau, kalau engkau mencari Allah, dan memohon q  belas kasihan dari Yang Mahakuasa, r  8:6 kalau engkau bersih dan jujur 5 , maka tentu Ia akan bangkit demi engkau s  dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu. t  8:7 Maka kedudukanmu yang dahulu akan kelihatan hina, tetapi kedudukanmu yang kemudian akan menjadi u  sangat mulia. v  8:8 Bertanya-tanyalah tentang orang-orang zaman w  dahulu, dan perhatikanlah apa yang diselidiki para nenek moyang. 8:9 Sebab kita, anak-anak kemarin, tidak mengetahui apa-apa; x  karena hari-hari kita seperti bayang-bayang y  di bumi. 8:10 Bukankah mereka yang harus mengajari z  engkau dan yang harus berbicara kepadamu, dan melahirkan kata-kata dari akal budi a  mereka? 8:11 Dapatkah pandan bertumbuh tinggi, kalau tidak di rawa, b  atau mensiang c  bertumbuh subur, kalau tidak di air? 8:12 Sementara dalam pertumbuhan, sebelum waktunya disabit, layulah ia lebih dahulu dari pada rumput d  lain. 8:13 Demikianlah pengalaman e  semua orang yang melupakan Allah; f  maka lenyaplah harapan orang fasik, g  8:14 yang andalannya seperti benang laba-laba, kepercayaannya seperti sarang h  laba-laba. 8:15 Ia bersandar pada rumahnya, i  tetapi rumahnya itu tidak tetap tegak, ia menjadikannya tempat berpegang, tetapi rumah itu tidak tahan. j  8:16 Ia seperti tumbuh-tumbuhan yang masih segar di panas matahari, sulurnya k  menjulur di seluruh taman. l  8:17 Akar-akarnya membelit timbunan batu, menyusup ke dalam sela-sela batu itu. 8:18 Tetapi bila ia dicabut dari tempatnya, maka tempatnya itu tidak mengakuinya m  lagi, katanya: Belum pernah aku melihat engkau! n  8:19 Demikianlah o  kesukaan hidupnya, dan tumbuh-tumbuhan lain timbul p  dari tanah. 8:20 Ketahuilah, Allah tidak menolak orang yang saleh, q  dan Ia tidak memegang tangan orang yang berbuat jahat. r  8:21 Ia masih akan membuat mulutmu tertawa s  dan bibirmu bersorak-sorak. t  8:22 Pembencimu akan terselubung dengan malu, u  dan kemah v  orang fasik akan tidak ada lagi. w "
Jawab Ayub: Tidak seorangpun dapat bertahan di hadapan Allah
9:1 Tetapi Ayub menjawab: 9:2 "Sungguh, aku tahu, bahwa demikianlah halnya, masakan manusia benar di hadapan Allah 6 ? x  9:3 Jikalau ia ingin beperkara dengan Allah y  satu dari seribu z  kali ia tidak dapat membantah-Nya. 9:4 Allah itu bijak a  dan kuat, b  siapakah dapat berkeras melawan c  Dia, dan tetap selamat? d  9:5 Dialah yang memindahkan gunung-gunung e  dengan tidak diketahui orang, yang membongkar-bangkirkannya dalam murka-Nya; f  9:6 yang menggeserkan bumi g  dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyang; h  9:7 yang memberi perintah kepada matahari, sehingga tidak terbit, i  dan mengurung bintang-bintang j  dengan meterai; 9:8 yang seorang diri membentangkan langit, k  dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut; l  9:9 yang menjadikan m  bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan; n  9:10 yang melakukan perbuatan-perbuatan besar o  yang tidak terduga, dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang p  banyaknya. 9:11 Apabila Ia melewati aku, aku tidak melihat-Nya, dan bila Ia lalu, aku tidak mengetahui. q  9:12 Apabila Ia merampas, siapa akan menghalangi-Nya? r  Siapa akan menegur-Nya: Apa yang Kaulakukan? s  9:13 Allah tidak menahani murka-Nya, t  di bawah kuasa-Nya para pembantu Rahab u  membungkuk; 9:14 lebih-lebih aku, bagaimana aku dapat membantah Dia, memilih kata-kataku di hadapan Dia? v  9:15 Walaupun aku benar, aku tidak mungkin membantah Dia, w  malah aku harus memohon x  belas kasihan y  kepada yang mendakwa z  aku. 9:16 Bila aku berseru, Ia menjawab; aku tidak dapat percaya, bahwa Ia sudi mendengarkan a  suaraku; 9:17 Dialah yang meremukkan aku b  dalam angin ribut, c  yang memperbanyak d  lukaku dengan tidak semena-mena 7 , e  9:18 yang tidak membiarkan aku bernafas, tetapi mengenyangkan aku dengan kepahitan. f  9:19 Jika mengenai kekuatan tenaga, Dialah yang mempunyai! g  Jika mengenai keadilan, siapa dapat menggugat Dia? h  9:20 Sekalipun aku benar, mulutku sendiri akan menyatakan aku tidak benar; sekalipun aku tidak bersalah, Ia akan menyatakan aku bersalah. i  9:21 Aku tidak bersalah! j  Aku tidak pedulikan diriku, k  aku tidak hiraukan hidupku! l  9:22 Semuanya itu sama saja, itulah sebabnya aku berkata: yang tidak bersalah dan yang bersalah m  kedua-duanya dibinasakan-Nya. 9:23 Bila cemeti-Nya n  membunuh dengan tiba-tiba, Ia mengolok-olok keputusasaan orang yang tidak bersalah. o  9:24 Bumi telah diserahkan ke dalam tangan orang fasik, p  dan mata para hakimnya q  telah ditutup-Nya; kalau bukan oleh Dia, oleh siapa lagi? r  9:25 Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada seorang pelari, s  lenyap tanpa melihat bahagia, t  9:26 meluncur lewat u  laksana perahu dari pandan, v  seperti rajawali yang menyambar mangsanya. w  9:27 Bila aku berpikir: Aku hendak melupakan keluh kesahku, x  mengubah air mukaku, dan bergembira, 9:28 maka takutlah y  aku kepada segala kesusahanku; aku tahu, bahwa Engkau tidak akan menganggap aku tidak bersalah. z  9:29 Aku dinyatakan bersalah, apa gunanya aku menyusahkan diri dengan sia-sia? a  9:30 Walaupun aku membasuh diriku dengan salju b  dan mencuci tanganku c  dengan sabun, d  9:31 namun Engkau akan membenamkan aku dalam lumpur, e  sehingga pakaianku merasa jijik terhadap aku. f  9:32 Karena Dia bukan manusia g  seperti aku, sehingga aku dapat menjawab-Nya: h  Mari bersama-sama menghadap pengadilan. i  9:33 Tidak ada wasit di antara kami 8 , j  yang dapat memegang kami berdua! k  9:34 Biarlah Ia menyingkirkan pentung-Nya dari padaku, l  jangan aku ditimpa kegentaran m  terhadap Dia, 9:35 maka aku akan berbicara tanpa rasa takut terhadap Dia, n  karena aku tidak menyadari o  kesalahanku."
Apakah maksud Allah dengan penderitaan?
10:1 "Aku telah bosan hidup, p  aku hendak melampiaskan keluhanku, aku hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku 9 . q  10:2 Aku akan berkata kepada Allah: r  Jangan mempersalahkan aku; beritahukanlah aku, mengapa Engkau beperkara s  dengan aku 10 . t  10:3 Apakah untungnya bagi-Mu mengadakan penindasan, u  membuang hasil jerih payah tangan-Mu, v  sedangkan Engkau mendukung rancangan orang fasik? w  10:4 Apakah Engkau mempunyai mata badani? Samakah penglihatan-Mu dengan penglihatan x  manusia? 10:5 Apakah hari-hari-Mu seperti hari-hari manusia, tahun-tahun-Mu seperti hari-hari orang laki-laki, y  10:6 sehingga Engkau mencari-cari kesalahanku, dan mengusut dosaku, z  10:7 padahal Engkau tahu, bahwa aku tidak bersalah, a  dan bahwa tiada seorangpun dapat memberi kelepasan dari tangan-Mu? b  10:8 Tangan-Mulah yang membentuk c  dan membuat aku, tetapi kemudian Engkau berpaling dan hendak membinasakan aku? d  10:9 Ingatlah, bahwa Engkau yang membuat aku dari tanah liat, e  tetapi Engkau hendak menjadikan aku debu kembali? f  10:10 Bukankah Engkau yang mencurahkan aku seperti air susu, dan mengentalkan aku seperti keju? 10:11 Engkau mengenakan kulit dan daging kepadaku, serta menjalin g  aku dengan tulang dan urat. 10:12 Hidup h  dan kasih setia i  Kaukaruniakan kepadaku, dan pemeliharaan-Mu j  menjaga k  nyawaku. 10:13 Tetapi inilah yang Kausembunyikan di dalam hati-Mu; aku tahu, bahwa inilah maksud-Mu: l  10:14 kalau aku berbuat dosa, maka Engkau akan mengawasi aku, m  dan Engkau tidak akan membebaskan n  aku dari pada kesalahanku. 10:15 Kalau aku bersalah, o  celakalah aku! p  dan kalau aku benar, aku takkan berani mengangkat kepalaku, q  karena kenyang dengan penghinaan, dan karena melihat sengsaraku. r  10:16 Kalau aku mengangkat kepalaku, maka seperti singa s  Engkau akan memburu aku 11 , dan menunjukkan kembali kuasa-Mu yang ajaib kepadaku. t  10:17 Engkau akan mengajukan saksi-saksi baru terhadap aku, u  --Engkau memperbesar kegeraman-Mu terhadap aku v --dan pasukan-pasukan baru, bahkan bala tentara melawan w  aku. 10:18 Mengapa Engkau menyebabkan aku keluar dari kandungan? x  Lebih baik aku binasa, sebelum orang melihat aku! y  10:19 Maka aku seolah-olah tidak pernah ada; dari kandungan ibu aku langsung dibawa ke kubur. z  10:20 Bukankah hari-hari a  umurku hanya sedikit? b  Biarkanlah aku, c  supaya aku dapat bergembira d  sejenak, 10:21 sebelum aku pergi, dan tidak kembali lagi, e  ke negeri yang gelap dan kelam pekat, f  10:22 ke negeri yang gelap gulita, tempat yang kelam pekat g  dan kacau balau, di mana cahaya terang serupa dengan kegelapan. h "
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[7:1]  1 Full Life : AYUB BERBICARA KEPADA ALLAH.

Nas : Ayub 7:1

Ayub kini berpaling dari teman-temannya, yang rupanya tidak mengerti, dan berdoa kepada Tuhan. Perhatian Ayub yang terbesar selama semua percakapan adalah tentang Allah. Bahkan ketika ia berbicara tentang Allah dengan bentuk orang ketiga, Ayub senantiasa sadar akan kehadiran-Nya. Hati Ayub tidak pernah berpaling dari Allah yang dikasihinya.

[7:11]  2 Full Life : KESESAKAN JIWAKU.

Nas : Ayub 7:11

Ayub sering kali berbicara tentang kesedihan dan kegetiran roh dan jiwanya (bd. Ayub 10:1; 27:2). Ia menjadi orang yang sangat menderita pada seluruh aspek hidupnya.

  1. 1) Secara jasmaniah ia kehilangan kekayaan, anak-anak, dan kesehatannya (Ayub 1:13-19; 2:7-8).
  2. 2) Secara sosial ia diasingkan dari semua sahabat dan keluarganya (Ayub 2:7-8; 19:13-19). Ia dicemooh oleh masyarakat umum (Ayub 16:10; 30:1-10) serta dikhianati oleh sahabat-sahabat karibnya (Ayub 6:14-23).
  3. 3) Secara rohani ia merasa ditinggalkan oleh Allah, karena percaya bahwa Tuhan telah berbalik melawan dia (ayat Ayub 7:17-19; 6:4).
  4. 4) Karena disiksa dalam bermacam-macam cara, Ayub mengalami berbagai macam perasaan: kekhawatiran (ayat Ayub 7:4,13-14), ketidaktentuan (Ayub 9:20), penolakan dan pengkhianatan (Ayub 10:3; 12:4), ketakutan (Ayub 6:4; 9:28), kesepian (Ayub 19:13-19), dan keputusasaan yang membuatnya ingin mati (pasal Ayub 3:1-26).

[7:16]  3 Full Life : BIARKANLAH AKU.

Nas : Ayub 7:16

Ayub dengan jujur berbicara kepada Allah tentang rasa ketidakadilan, penolakan, dan keragu-raguan yang dialaminya. Ia bahkan berharap Allah akan membiarkannya (ayat Ayub 7:16-19), sekalipun pada saat lainnya ia mendambakan Allah berbicara kepadanya (Ayub 14:15; 23:3,5). Orang percaya yang sedang mengalami pencobaan dan penderitaan berat hendaknya mengungkapkan perasaan mereka secara terbuka kepada Allah di dalam doa. Berbicara kepada Allah dari hati mengenai kepedihan dan kesedihan dengan sikap pasrah tidaklah salah. Hana mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan karena kesusahan dan sakit hati yang berat (1Sam 1:13-16). Yesus sendiri mempersembahkan "doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia" (Ibr 5:7), dan ketika hendak mati Ia mengalami kegelapan yang tak terlukiskan karena dipisahkan dari Allah (Mat 27:46).

[7:20]  4 Full Life : KALAU AKU BERBUAT DOSA.

Nas : Ayub 7:20

Ayub mempertimbangkan kemungkinan bahwa pendapat teman-temannya itu benar, bahwa Allah marah kepadanya karena suatu pelanggaran yang tidak disadarinya. Yang tidak diketahui Ayub ialah bahwa Allah memang sedang mengawasinya, bukan dengan murka, tetapi dengan belas kasihan dan kekaguman. Sekalipun dicobai hingga batas kekuatannya, Ayub tetap menolak untuk mengutuk Allah (bd. Ayub 2:9) dan dengan demikian kuasa penebusan Allah ditinggikan. Ketika tiba saatnya, ketika ujian sudah berakhir, Allah menyatakan perkenan-Nya di depan umum (Ayub 42:8).

[8:6]  5 Full Life : KALAU ENGKAU BERSIH DAN JUJUR.

Nas : Ayub 8:6

Argumentasi Bildad pada hakikatnya sama dengan yang dikemukakan Elifas. Jikalau Ayub sungguh-sungguh jujur, Allah akan membenarkannya. Karena Ayub tidak dibenarkan oleh Allah maka pasti dia jahat. Bildad melandaskan argumentasinya ini pada kepercayaannya bahwa karena Allah itu adil, Ia tidak akan mendatangkan kesulitan pada orang benar (ayat Ayub 8:3-4,20). Kekeliruan Bildad kemudian dibeberkan Allah sendiri (Ayub 42:7-8) -- dan akhirnya pada penyaliban Kristus, ketika Allah menyerahkan Anak-Nya kepada penderitaan dan kematian (Mat 27:31-50).

[9:2]  6 Full Life : BENAR DI HADAPAN ALLAH.

Nas : Ayub 9:2

Dalam pasal Ayub 9:1-35 Ayub mengakui bahwa dia tidak mungkin benar secara sempurna di hadapan Allah. Ia mengerti bahwa pada dasarnya ia cenderung kepada keakuan dan dosa sehingga tidak tanpa cacat di hadapan Allah (bd. Ayub 7:21). Namun, dengan segenap hati dan jiwanya ia telah melawan kejahatan dan berbalik daripadanya (Ayub 1:1,8; 2:3); ia yakin bahwa dirinya tidak melakukan dosa besar sehingga tidak patut menderita sehebat itu (Ayub 6:24; 7:20). Jadi, Ayub mengeluh bahwa Allah telah menghukum dirinya tanpa alasan (ayat Ayub 9:16-20). Sekalipun demikian, imannya tetap kokoh, karena ia terus berseru kepada-Nya (lih. Ayub 10:2,8-12; bd. Yak 5:11). Ia tidak mengutuk Allah sebagaimana diperkirakan Iblis (Ayub 1:11; 2:5), sekalipun ia mengeluarkan kata-kata yang kemudian disesalinya (ayat Ayub 9:17,20,22-23,30-31; 42:3-6).

[9:17]  7 Full Life : MEMPERBANYAK LUKAKU DENGAN TIDAK SEMENA-MENA.

Nas : Ayub 9:17

Hal yang paling sulit bagi Ayub untuk diterima ialah bahwa Allah tetap diam di tengah-tengah situasi menyakitkan yang tampaknya tanpa tujuan itu. Kadang-kadang Allah akan mengizinkan kita melewati masa pencobaan yang gelap sementara Ia tetap diam dan bahkan terasa sangat jauh. Namun, di tengah-tengah gelapnya kebungkaman Allah, Ia mempunyai rencana bagi kehidupan kita dan kita harus senantiasa percaya kepada-Nya.

[9:33]  8 Full Life : WASIT DI ANTARA KAMI.

Nas : Ayub 9:33

Ayub melihat perlunya seorang pengantara yang dapat memegang tangannya dan dengan tangan lainnya berpegang kepada Allah serta mendamaikan kedua pihak. Yesus Kristus menjadi pengantara seperti itu, karena oleh kematian dan kebangkitan-Nya Ia memulihkan persekutuan kita dengan Allah (1Tim 2:5; Ibr 9:15).

[10:1]  9 Full Life : DALAM KEPAHITAN JIWAKU.

Nas : Ayub 10:1

Dalam pasal Ayub 10:1-22 Ayub terus mencurahkan kepahitan hatinya dan perasaannya kepada Allah karena merasa diperlakukan dengan tidak adil. Tetapi sekalipun Ayub merasa bahwa Allah telah menarik kasih-Nya dari dirinya, dia tetap percaya kepada keadilan Allah dan terus bergumul dengan Allah mencari pemecahan untuk masalah pelik ini.

[10:2]  10 Full Life : MENGAPA ENGKAU BEPERKARA DENGAN AKU.

Nas : Ayub 10:2

Tidak pernah Ayub berdoa memohon kesembuhan untuk tubuhnya. Yang paling menarik perhatiannya ialah "mengapa" ia menderita dan mengapa Allah tampaknya telah meninggalkan hamba-Nya; mengetahui jawaban atas masalah ini lebih penting bagi Ayub daripada kesengsaraan yang sedang dialaminya. Diterima oleh Allah sebagai milik-Nya, bahkan di tengah kesengsaraan, adalah hal yang paling penting di dalam hidupnya.

[10:16]  11 Full Life : SEPERTI SINGA ENGKAU AKAN MEMBURU AKU.

Nas : Ayub 10:16

Karena Ayub sedang menderita kesengsaraan hebat, ia merasa Allah memusuhinya. PB memberikan penyataan yang lebih lengkap mengenai kesulitan, sehingga orang percaya dapat bersukacita dalam penderitaan.

  1. 1) Paulus menulis kepada jemaat Korintus, "Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat sehingga kami putus asa juga akan hidup kami" (2Kor 1:8). Namun dalam kesulitannya rasul Paulus memuji Allah karena kehadiran dan Roh-Nya menyertai dirinya untuk menghibur (2Kor 1:3-4,22). Akan tetapi, kemuliaan utama dari penderitaan Paulus ialah bahwa pada batas tertentu ia mengambil bagian dalam "kesengsaraan Kristus" (2Kor 1:5; bd. 2Kor 4:10; Fili 3:10; Kol 1:24; 1Pet 4:13).
  2. 2) Semua orang kudus Allah yang ternama telah mengalami kebenaran alkitabiah itu bahwa menjadi satu dengan Allah dan kerajaan-Nya serta berkomitmen kepada jalan-jalan dan standar-standar-Nya belum tentu berarti bebas dari penderitaan di dunia ini, melainkan bebas untuk menderita di dunia ini bersama Kristus (lih. Ibr 13:12-13; Yak 5:10-11; 1Pet 2:21; 4:1).



TIP #12: Klik ikon untuk membuka halaman teks alkitab saja. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA