TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Wahyu 6:1-17

Konteks
Keenam meterai pertama dibuka
6:1 Maka aku melihat Anak Domba a  itu membuka 1  yang pertama dari ketujuh meterai b  itu 2 , dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk c  itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: d  "Mari!" 6:2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih 3  e  dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. f  Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. g  6:3 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk h  yang kedua berkata: "Mari!" 6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam 4  i  dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, j  sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar. 6:5 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga k , aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam 5  l  dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. 6:6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk m  itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. n  Tetapi janganlah rusakkan o  minyak dan anggur itu." 6:7 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk p  yang keempat berkata: "Mari!" 6:8 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning 6  q  dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut r  mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. s  6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah t  mezbah u  jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh v  oleh karena firman Allah 7  w  dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. 6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, x  ya Penguasa y  yang kudus dan benar, z  Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah a  kami 8  kepada mereka yang diam di bumi? b " 6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, c  dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap d  jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh 9  sama seperti mereka. 6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi e  yang dahsyat 10  dan matahari menjadi hitam f  bagaikan karung g  rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. 6:13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi h  bagaikan pohon ara i  menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. 6:14 Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung j  dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. k  6:15 Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka l  bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. m  6:16 Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami 11  n  dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta o  dan terhadap murka Anak Domba itu 12 ." 6:17 Sebab sudah tiba hari besar p  murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? q 

Wahyu 8:1--9:21

Konteks
Meterai yang ketujuh
8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh 13 , x  maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. 8:2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, y  yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala. z  8:3 Maka datanglah seorang malaikat a  lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus 14  b  di atas mezbah c  emas di hadapan takhta itu. 8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. d  8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, e  dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, f  disertai halilintar dan gempa bumi. g 
Keempat sangkakala yang pertama
8:6 Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala h  itu bersiap-siap untuk meniup sangkakala. 8:7 Lalu malaikat yang pertama i  meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, j  bercampur darah 15 ; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga k  dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah l  seluruh rumput-rumputan hijau. 8:8 Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, m  yang menyala-nyala oleh api 16 , dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga n  dari laut itu menjadi darah, o  8:9 dan matilah sepertiga p  dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal. 8:10 Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit q  sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. r  8:11 Nama bintang itu ialah Apsintus 17 . Dan sepertiga s  dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit. t  8:12 Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga u  dari padanya menjadi gelap v  dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari. w  8:13 Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang 18  di tengah langit x  dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah y  mereka yang diam di atas bumi z  oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."
Sangkakala yang kelima
9:1 Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, a  dan kepadanya diberikan anak kunci b  lobang jurang maut 19 . c  9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur d  besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap e  oleh asap lobang f  itu. 9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang 20  g  ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking h  di bumi. 9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan i  rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, j  melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya. k  9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan l  lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, m  apabila ia menyengat manusia. 9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya 21 , dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka. n  9:7 Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda 22  yang disiapkan untuk peperangan, o  dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia, p  9:8 dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa, q  9:9 dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan. r  9:10 Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan s  lamanya. 9:11 Dan raja yang memerintah mereka 23  ialah malaikat jurang maut; t  namanya dalam bahasa Ibrani u  ialah Abadon v  dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion. 9:12 Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul w  dua celaka lagi.
Sangkakala yang keenam
9:13 Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk x  mezbah emas yang di hadapan Allah, y  9:14 dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat 24  z  yang terikat dekat sungai besar Efrat a  itu." 9:15 Maka dilepaskanlah b  keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga c  dari umat manusia. d  9:16 Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa 25  pasukan berkuda; aku mendengar jumlah e  mereka. 9:17 Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya f  keluar api, dan asap dan belerang. g  9:18 Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh h  sepertiga i  dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang 26 , j  yang keluar dari mulutnya. 9:19 Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan. 9:20 Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat 27  k  dari perbuatan tangan l  mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat m  dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan, n  9:21 dan mereka tidak bertobat o  dari pada pembunuhan, sihir 28 , p  percabulan q  dan pencurian.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[6:1]  1 Full Life : ANAK DOMBA ITU MEMBUKA.

Nas : Wahy 6:1

Yesus Kristus sendiri (yaitu, Anak Domba itu) membuka semua meterai yang menyingkapkan hukuman yang menghancurkan dunia (ayat Wahy 6:1,3,5,7,9,12). Hukuman-hukuman itu bersifat ilahi, karena telah diserahkan ke dalam tangan Kristus (Wahy 5:1,7; bd. Yoh 5:22). Sepanjang kitab Wahyu, hukuman berupa malapetaka itu disebut murka Allah (ayat Wahy 6:16-17; 11:18; 14:10,19; 15:1,7; 16:1,19; 19:15).

[6:1]  2 Full Life : YANG PERTAMA DARI KETUJUH METERAI ITU.

Nas : Wahy 6:1

Beberapa penafsir mengartikan pembukaan meterai yang pertama itu sebagai permulaan tujuh tahun kesengsaraan, masa depan yang penuh penderitaan dan hukuman yang belum pernah terjadi sebelumnya yang akan mengarah kepada kedatangan Kristus yang kedua kali (lih. Dan 9:27; bd. Yer 30:7; Dan 12:1; Wahy 6:17; 7:14;

lihat art. KESENGSARAAN BESAR).

Orang lain percaya bahwa meterai-meterai ini menggambarkan masa tiga setengah tahun terakhir dari tujuh tahun kesengsaraan, yang sering disebut kesengsaraan besar. Ada lagi orang lain yang melihatnya sebagai awal dari hukuman Allah menjelang akhir masa itu. Hukuman Allah dinyatakan dalam rentetan-rentetan peristiwa yang berurutan. Rentetan yang pertama adalah tujuh meterai itu (pasal Wahy 6:1-17); yang kedua, tujuh sangkakala hukuman (pasal Wahy 8:1-9:21; 11:15-19); dan ketiga, "ketujuh cawan murka Allah" (pasal Wahy 16:1-21;

lihat cat. --> Wahy 8:1).

[atau ref. Wahy 8:1]

[6:2]  3 Full Life : SEEKOR KUDA PUTIH.

Nas : Wahy 6:2

Empat orang yang menunggang kuda keluar sementara keempat meterai yang pertama dibuka (bd. Za 1:8-17; 6:1-8), melambangkan hukuman Allah atas sistem dunia yang telah rusak dan jahat serta orang-orang yang tidak mengenal Allah. Penunggang kuda putih itu dianggap oleh banyak penafsir Alkitab sebagai antikristus (1Yoh 2:18), penguasa dunia yang akan datang yang akan memulai kegiatannya pada permulaan masa tujuh tahun terakhir itu

(lihat art. ZAMAN ANTIKRISTUS).

Ia diizinkan Allah untuk menipu semua orang yang menentang Kristus. Kemenangannya yang mula-mula akan dicapainya tanpa peperangan yang terbuka, sebab damai sejahtera diambil dari bumi mulai dengan penunggang kuda yang kedua (ayat Wahy 6:4; bd. Dan 9:26-27; 1Tes 5:3). Di lain pihak, semua penunggang kuda yang lain merupakan personifikasi, sehingga penunggang kuda putih itu barangkali hanya melambangkan kemenangan atau suatu roh yang kuat dari antikristus yang dilepaskan pada akhir zaman.

[6:4]  4 Full Life : KUDA ... MERAH PADAM.

Nas : Wahy 6:4

Kuda merah padam itu dan penunggangnya melambangkan perang dan kematian dahsyat, yang diizinkan Allah ketika mendatangkan murka-Nya ke atas bumi (bd. Za 1:8; 6:2). Masa kesengsaraan itu akan merupakan masa kekerasan, pembunuhan, dan peperangan.

[6:5]  5 Full Life : SEEKOR KUDA HITAM.

Nas : Wahy 6:5

Kuda hitam dan penunggangnya itu melambangkan kelaparan yang besar (bd. Yer 4:26-28; Rat 4:8-9; 5:10). Kebutuhan-kebutuhan pokok bagi kehidupan akan langka dan harga-harga barang akan sangat tinggi; bala kelaparan akan menyebar ke seluruh dunia. Minyak dan anggur itu menunjuk kepada pohon zaitun dan pokok anggur, yang tidak mengalami kerusakan oleh musim kering sebanyak tumbuh-tumbuhan berbiji. Walaupun kelaparan telah terjadi sepanjang zaman gereja (Mat 24:7), bagian ini berkaitan dengan suatu kelaparan khusus selama masa kesengsaraan.

[6:8]  6 Full Life : SEEKOR KUDA HIJAU KUNING.

Nas : Wahy 6:8

Kuda hijau kuning dan penunggangnya yang bernama Maut itu melambangkan peningkatan kedahsyatan perang, kelaparan, kematian, malapetaka, penyakit, dan binatang-binatang jahat. Hukuman ini akan begitu dahsyat sehingga seperempat penduduk dunia akan terbunuh.

[6:9]  7 Full Life : DIBUNUH OLEH KARENA FIRMAN ALLAH.

Nas : Wahy 6:9

Ketika meterai yang kelima dibuka, Yohanes melihat apa yang sedang terjadi di sorga. Mereka yang "dibunuh oleh karena Firman Allah" adalah mereka yang mati syahid demi iman mereka dalam Kristus dan kebenaran Firman-Nya.

  1. 1) Mereka diminta untuk bersabar, karena masih ada banyak orang lain lagi yang akan mati karena iman mereka (bd. Wahy 7:13-14; 13:15; Wahy 18:24; Wahy 20:4).
  2. 2) Masa kesengsaraan akan menjadi masa penganiayaan yang dahsyat bagi mereka yang menerima Injil dan tinggal setia kepada Allah dan Firman-Nya

    (lihat cat. --> Wahy 3:10;

    lihat cat. --> Wahy 7:9;

    lihat cat. --> Wahy 14:6).

    [atau ref. Wahy 3:10; 7:9; 14:6]

    Barangkali semua orang yang telah mati syahid pada zaman yang lampau termasuk di antara mereka yang berada di bawah mezbah itu.

[6:10]  8 Full Life : MENGHAKIMI DAN ... MEMBALASKAN DARAH KAMI.

Nas : Wahy 6:10

Mereka yang ada di sorga berdoa supaya orang jahat yang telah menolak Allah dan membunuh para pengikut-Nya akan dijatuhi hukuman ilahi. Adakalanya Allah menuntun umat-Nya untuk berdoa agar keadilan menang, kejahatan dihancurkan, kebenaran akan ditegakkan di bumi, dan Kristus ditinggikan atas semua yang melawan Dia. Doa itu bukanlah demi pembalasan dendam pribadi, karena itu terbit dari rasa kepedulian bagi Allah, kebenaran, dan penderitaan umat-Nya.

[6:11]  9 Full Life : SAUDARA-SAUDARA ... YANG AKAN DIBUNUH.

Nas : Wahy 6:11

Beberapa orang akan diberikan peluang untuk diselamatkan selama masa kesengsaraan itu, yaitu mereka yang ada di bumi yang tidak pernah mendengar atau mengerti Injil secukupnya. Tetapi, mereka yang telah mendengar Injil sebelum keangkatan gereja, namun tetap hidup dalam dosa tidak akan diberikan kesempatan lagi untuk menerima keselamatan setelah gereja diangkat dari dunia

(lihat art. KEANGKATAN GEREJA).

Allah akan mendatangkan kesesatan atas mereka, sehingga mereka tidak akan pernah bisa percaya lagi

(lihat cat. --> 2Tes 2:10;

lihat cat. --> 2Tes 2:11;

lihat cat. --> 2Tes 2:12).

[atau ref. 2Tes 2:10-12]

[6:12]  10 Full Life : GEMPA BUMI YANG DAHSYAT.

Nas : Wahy 6:12

Bencana hukuman Allah yang dilukiskan di sini meliputi suatu goncangan dunia secara fisik, pergolakan alam semesta, dan kegelapan hebat serta kengerian bagi penduduk bumi (ayat Wahy 6:15-17; bd. Yes 34:4; Yoel 2:30-31; Hag 2:6; Mat 24:29). Ini belum akhir dari kesengsaraan itu. Masih ada meterai yang ketujuh (pasal Wahy 8:1-13).

[6:16]  11 Full Life : RUNTUHLAH MENIMPA KAMI.

Nas : Wahy 6:16

Orang-orang berdosa yang tertinggal setelah orang percaya diangkat dari bumi untuk bertemu Tuhan di angkasa (1Tes 4:17) akan mengalami ketakutan dan keputusasaan yang hebat sementara mereka berusaha untuk lari dan bersembunyi.

[6:16]  12 Full Life : MURKA ANAK DOMBA ITU.

Nas : Wahy 6:16

Murka Anak Domba yang dilukiskan dalam pasal Wahy 6:1-19:21 harus menyiagakan seluruh pembaca untuk melihat sejauh mana Allah membenci dosa, percabulan, dan kejahatan yang tidak mau bertobat. Murka ini sama dengan murka Allah (bd. Wahy 15:7;

lihat cat. --> Rom 1:18;

lihat cat. --> Ibr 1:9).

[atau ref. Rom 1:18; Ibr 1:9]

Orang yang setia dari jemaat-jemaat Kristus tidak ditetapkan untuk mengalami murka Allah (1Tes 5:9), karena Yesus telah berjanji untuk meluputkan mereka dari murka yang akan datang

(lihat cat. --> Wahy 3:10;

lihat cat. --> 1Tes 1:10;

[atau ref. Wahy 3:10; 1Tes 1:10]

lihat art. KEANGKATAN GEREJA)

[8:1]  13 Full Life : METERAI YANG KETUJUH.

Nas : Wahy 8:1

Pembukaan meterai yang ketujuh memulaikan tujuh sangkakala hukuman; jadi, sangkakala hukuman itu adalah meterai yang ketujuh. Sangkakala hukuman adalah hukuman yang bersifat sebagian (pasal Wahy 8:1-9:21; Wahy 11:15-19), sementara hukuman dari ketujuh cawan itu (pasal Wahy 16:1-21) lebih hebat lagi. Sangkakala hukuman yang ketujuh akan mengumumkan tujuh cawan hukuman (Wahy 16:1-21). Kesenyapan di sorga terjadi karena kengerian kedatangan hukuman-hukuman atas dosa.

[8:3]  14 Full Life : DOA SEMUA ORANG KUDUS.

Nas : Wahy 8:3

Doa-doa orang kudus yang disinggung berulang-ulang (Wahy 5:8; Wahy 8:3-4) menunjukkan bahwa doa syafaat dari orang percaya sangat penting dalam pembinasan kejahatan dan penegakan kebenaran di atas bumi

(lihat cat. --> Wahy 5:8).

[atau ref. Wahy 5:8]

  1. 1) Yohanes menyebut doa-doa dari semua orang kudus. Demikianlah, doa orang kudus dari masa kesengsaraan besar di bumi digabung dengan doa orang kudus di sorga (bd. Wahy 6:9-11). Orang kudus di sorga menaruh perhatian besar terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi di bumi.
  2. 2) Perhatikanlah bahwa dalam satu arti Allah menyimpan doa-doa kita. Sekalipun Tuhan tampaknya tidak menjawab semua doa kita secara langsung, Ia tidak mengesampingkannya, melainkan Ia menyimpannya bagi suatu saat yang tepat untuk menggenapinya.

[8:7]  15 Full Life : HUJAN ES, DAN API, BERCAMPUR DARAH.

Nas : Wahy 8:7

Empat sangkakala hukuman yang pertama dimulaikan.

  1. 1) Sepertiga tumbuh-tumbuhan di bumi binasa oleh api dan hujan es; sepertiga laut dan sungai-sungai dicemarkan; langit, matahari, bulan, dan bintang-bintang menjadi gelap selama sepertiga bagian dari siang dan malam hari (ayat Wahy 8:7-13).
  2. 2) Hukuman-hukuman itu juga mempengaruhi manusia, sebab banyak orang mati (ayat Wahy 8:11) Hukuman itu dibatasi pada sepertiga bagian dunia, karena sebagian maksud hukuman itu adalah untuk memperingatkan manusia dan menyebabkan mereka bertobat (Wahy 9:20-21).

[8:8]  16 Full Life : GUNUNG BESAR, YANG MENYALA-NYALA OLEH API.

Nas : Wahy 8:8

Barangkali ini sebuah meteor besar yang menyala-nyala, yang jatuh ke dalam laut dan membunuh sepertiga makhluk laut dan menghancurkan banyak kapal.

[8:11]  17 Full Life : APSINTUS.

Nas : Wahy 8:11

"Apsintus" adalah sebuah tanaman yang pahit, yang melambangkan hukuman Allah dan kedukaan manusia (lih. Ul 29:18; Ams 5:4; Yer 9:15; Am 5:7).

[8:13]  18 Full Life : SEEKOR BURUNG NASAR TERBANG.

Nas : Wahy 8:13

Teriakan celaka sebanyak tiga kali oleh burung nasar itu dimaksudkan untuk memperingatkan bahwa tiga sangkakala hukuman yang akan datang akan jauh lebih hebat dan lebih menghancurkan daripada yang sebelumnya. Hukuman kelima dan keenam akan melibatkan kekuatan-kekuatan roh jahat yang mengerikan (pasal Wahy 9:1-21).

[9:1]  19 Full Life : SEBUAH BINTANG ... LOBANG JURANG MAUT.

Nas : Wahy 9:1

Bintang yang jatuh dari langit ini barangkali seorang malaikat yang melaksanakan hukuman Allah. Bintang ini disebut dengan "ia" pada ayat Wahy 9:2 (versi Inggris NIV). Lobang jurang maut menjadi tempat untuk memenjarakan roh-roh jahat (bd. Wahy 11:7; 17:8; 20:1,3; 2Pet 2:4; Yud 1:6). Binatang, yaitu antikristus, yang keluar dari lobang jurang maut (Wahy 11:7), dan Iblis akan dipenjarakan di sana selama seribu tahun (Wahy 20:3).

[9:3]  20 Full Life : BERKELUARANLAH BELALANG-BELALANG.

Nas : Wahy 9:3

Belalang-belalang ini melambangkan roh-roh jahat yang bertambah jumlahnya dan kegiatan roh jahat yang dilepaskan di atas bumi menjelang akhir sejarah

(lihat cat. --> Wahy 9:1 sebelumnya;

lihat cat. --> Mat 25:41

[atau ref. Wahy 9:1; Mat 25:41]

mengenai malaikat-malaikat yang jatuh). Mereka memiliki kuasa kalajengking untuk menyebabkan kesakitan dan kesengsaraan (ayat Wahy 9:10). Serangan mereka diarahkan kepada orang-orang fasik di bumi untuk lima bulan lamanya (ayat Wahy 9:5,10), sekalipun mereka tidak diizinkan untuk menyiksa orang percaya (ayat Wahy 9:4).

[9:6]  21 Full Life : MENCARI MAUT, TETAPI MEREKA TIDAK AKAN MENEMUKANNYA.

Nas : Wahy 9:6

Kesakitan yang terjadi karena belalang-belalang roh jahat itu akan sedemikian parah sehingga orang akan ingin mati saja, tetapi tidak bisa. Hukuman ini menyatakan

  1. (1) bahwa kejahatan dan sikap tidak mau bertobat pasti akan menerima ganjaran ilahi

    (lihat cat. --> Rom 1:18), dan

    [atau ref. Rom 1:18]

  2. (2) bahwa apabila orang melawan Allah dan kebenaran-Nya serta mencari kejahatan, maka mereka akan menjadi mangsa roh-roh jahat. Kekuatan-kekuatan kejahatan akan memiliki sifat, jiwa, dan kehidupan mereka

    (lihat cat. --> 1Tim 4:1;

    [atau ref. 1Tim 4:1]

    lihat art. KUASA ATAS IBLIS DAN SETAN-SETAN).

[9:7]  22 Full Life : RUPA BELALANG-BELALANG ITU SAMA SEPERTI KUDA.

Nas : Wahy 9:7

Penampilan dan suara dari roh-roh jahat itu akan sangat mengerikan (ayat Wahy 9:7-9). "Baju zirah" mereka (ayat Wahy 9:9) barangkali menunjukkan bahwa senjata-senjata buatan tangan manusia tidak dapat membinasakan mereka.

[9:11]  23 Full Life : RAJA YANG MEMERINTAH MEREKA.

Nas : Wahy 9:11

Malaikat terkemuka dari belalang-belalang roh jahat ini disebut "Abadon" atau "Apolion" yang berarti Penghancur atau Kehancuran (bd. Ayub 26:6; Ams 15:11).

[9:14]  24 Full Life : LEPASKANLAH KEEMPAT MALAIKAT.

Nas : Wahy 9:14

Malaikat yang keenam melepaskan empat malaikat; pastilah malaikat-malaikat ini jahat atau roh-roh jahat, karena malaikat kudus tidak terikat. Mereka dilepaskan untuk membunuh sepertiga penduduk dunia (ayat Wahy 9:15) Mereka dilepaskan dari sungai Efrat, karena dalam sejarah PL daerah Efrat melambangkan serangan militer yang dipakai Allah untuk mendatangkan hukuman (bd. Yes 8:5-8; 10:5-7).

[9:16]  25 Full Life : DUA PULUH RIBU LAKSA.

Nas : Wahy 9:16

Para penafsir Alkitab bersilang pendapat cukup tajam dalam mengartikan dua puluh ribu laksa pasukan berkuda ini.

  1. 1) Sebagian orang mengatakan bahwa pasukan itu melambangkan roh-roh jahat serupa setan dari lobang jurang maut di bawah pimpinan empat malaikat itu (ayat Wahy 9:14;

    lihat cat. --> Wahy 9:3).

    [atau ref. Wahy 9:3]

  2. 2) Orang lainnya menganggap pasukan ini melambangkan banyak tentara yang berhimpun untuk berperang.

[9:18]  26 Full Life : API, DAN ASAP, DAN BELERANG.

Nas : Wahy 9:18

Apa yang dilihat Yohanes mengingatkan kita akan hukuman Allah atas Sodom dan Gomora (Kej 19:24,28; bd. Yud 1:7). Perkataan ini adalah peringatan Allah bahwa mereka yang gemar akan perbuatan berdosa Sodom pasti akan mengalami juga hukuman Sodom (Kej 19:14).

[9:20]  27 Full Life : TIDAK JUGA BERTOBAT.

Nas : Wahy 9:20

Bahkan hukuman Allah tidak bisa membuat orang bertobat. Hal ini menunjukkan betapa dalamnya kebobrokan akhlak manusia dan cintanya akan kesenangan yang berdosa (bd. Yer 17:9). Dosa-dosa yang paling menonjol pada hari-hari terakhir dan masa kesengsaraan adalah (ayat Wahy 9:20-21);

  1. (1) penyembahan roh-roh jahat dan keikutsertaan dalam spiritisme, okultisme, dan sihir (Ul 32:17; 1Kor 10:20);
  2. (2) pembunuhan dan kekerasan;
  3. (3) ilmu gaib (Yun. _pharmekeia_), yang meliputi obat-obat bius, penyembahan okultisme dan guna-guna (Wahy 18:23; 21:8; 22:15; Gal 5:20;

    lihat cat. --> Wahy 9:21 berikutnya);

    [atau ref. Wahy 9:21]

  4. (4) percabulan, nafsu seks, dan pornografi;
  5. (5) pencurian dan pelanggaran hukum (bd. Rom 1:24,28-31).

[9:21]  28 Full Life : SIHIR.

Nas : Wahy 9:21

Kegiatan sihir akan bangkit secara besar-besaran pada hari-hari terakhir sebelum dan selama masa kesengsaraan itu (Wahy 18:23; 21:8; Wahy 22:15; 1Tim 4:1). Sihir dikaitkan dengan okultisme, yang melibatkan hubungan dengan orang-orang yang sudah meninggal, kuasa-kuasa adikodrati, kekuatan-kekuatan paranormal dan kuat kuasa roh-roh jahat demi meraih kuasa untuk memanipulasi atau mempengaruhi benda-benda atau orang-orang. Pemakaian obat-obat bius bisa juga digolongkan sebagai praktik sihir.



TIP #08: Klik ikon untuk memisahkan teks alkitab dan catatan secara horisontal atau vertikal. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA