TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Mazmur 2:1-12

Konteks
Raja yang diurapi TUHAN
2:1 Mengapa rusuh bangsa-bangsa 1 , mengapa suku-suku bangsa mereka-reka w  perkara yang sia-sia? 2:2 Raja-raja x  dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang y  diurapi-Nya 2 : z  2:3 "Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu a  mereka dan membuang tali-tali b  mereka dari pada kita!" 2:4 Dia, yang bersemayam c  di sorga, tertawa; d  Tuhan mengolok-olok mereka. 2:5 Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya e  dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya: f  2:6 "Akulah yang telah melantik raja-Ku g  di Sion, h  gunung-Ku i  yang kudus!" 2:7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku j  engkau! Engkau telah Kuperanakkan k  pada hari ini 3 . 2:8 Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa l  akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu 4 , m  dan ujung bumi n  menjadi kepunyaanmu. 2:9 Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, o  memecahkan p  mereka seperti tembikar q  tukang periuk." 2:10 Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, r  terimalah pengajaran, hai para hakim s  dunia! 2:11 Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut t  u  dan ciumlah kaki-Nya v  dengan gemetar, w  2:12 supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya x  menyala. Berbahagialah y  semua orang yang berlindung z  pada-Nya!

Mazmur 42:1-11

Konteks
Kerinduan kepada Allah
42:1 Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran bani Korah 5 . (42-2) Seperti rusa i  yang merindukan sungai yang berair, j  demikianlah jiwaku merindukan k  Engkau, ya Allah. 42:2 (42-3) Jiwaku haus l  kepada Allah 6 , kepada Allah yang hidup. m  Bilakah aku boleh datang n  melihat Allah? 42:3 (42-4) Air mataku o  menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu? p " 42:4 (42-5) Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah-gulana; q  bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah r  dengan suara sorak-sorai s  dan nyanyian syukur, t  dalam keramaian orang-orang u  yang mengadakan perayaan. 42:5 (42-6) Mengapa engkau tertekan, v  hai jiwaku, dan gelisah w  di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! x  Sebab aku akan bersyukur y  lagi kepada-Nya, penolongku z  dan Allahku! a  42:6 (42-7) Jiwaku tertekan 7  dalam diriku, sebab itu aku teringat b  kepada-Mu dari tanah sungai Yordan c  dan pegunungan Hermon, d  dari gunung Mizar. 42:7 (42-8) Samudera raya berpanggil-panggilan e  dengan deru air terjun-Mu; segala gelora dan gelombang-Mu bergulung melingkupi aku. f  42:8 (42-9) TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya g  pada siang hari, dan pada malam h  hari aku menyanyikan nyanyian, i  suatu doa kepada Allah kehidupanku. j  42:9 (42-10) Aku berkata kepada Allah, gunung batuku: k  "Mengapa Engkau melupakan l  aku? Mengapa aku harus hidup berkabung m  di bawah impitan n  musuh? o " 42:10 (42-11) Seperti tikaman maut p  ke dalam tulangku lawanku mencela q  aku, sambil berkata kepadaku sepanjang hari: "Di mana Allahmu? r " 42:11 (42-12) Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! s 

Mazmur 73:1-28

Konteks
Pergumulan dan pengharapan
73:1 Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka 8  yang tulus hatinya c , bagi mereka yang bersih hatinya. 73:2 Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset d , nyaris aku tergelincir e . 73:3 Sebab aku cemburu f  kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik g . 73:4 Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka; 73:5 mereka tidak mengalami h  kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain. 73:6 Sebab itu mereka berkalungkan i  kecongkakan j  dan berpakaian kekerasan. k  73:7 Karena kegemukan, kesalahan mereka menyolok, hati l  mereka meluap-luap dengan sangkaan. 73:8 Mereka menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya, m  hal pemerasan n  dibicarakan mereka dengan tinggi hati. o  73:9 Mereka membuka mulut melawan langit, dan lidah mereka membual di bumi. 73:10 Sebab itu orang-orang berbalik kepada mereka, mendapatkan mereka seperti air yang berlimpah-limpah. 73:11 Dan mereka berkata: "Bagaimana Allah tahu hal itu, adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?" 73:12 Sesungguhnya, itulah orang-orang fasik: mereka menambah harta benda p  dan senang q  selamanya! 73:13 Sia-sia r  sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, s  dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah. 73:14 Namun sepanjang hari aku kena tulah, t  dan kena hukum setiap pagi. 73:15 Seandainya aku berkata: "Aku mau berkata-kata seperti itu," maka sesungguhnya aku telah berkhianat kepada angkatan anak-anakmu. 73:16 Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, u  hal itu menjadi kesulitan di mataku, 73:17 sampai aku masuk ke dalam tempat kudus v  Allah, dan memperhatikan kesudahan w  mereka 9 . 73:18 Sesungguhnya di tempat-tempat licin x  Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. y  73:19 Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, z  lenyap, a  habis oleh karena kedahsyatan! 73:20 Seperti mimpi b  pada waktu terbangun, c  ya Tuhan, pada waktu terjaga, rupa mereka Kaupandang hina. d  73:21 Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, 73:22 aku dungu e  dan tidak mengerti, seperti hewan f  aku di dekat-Mu. 73:23 Tetapi aku tetap di dekat-Mu 10 ; Engkau memegang tangan kananku. g  73:24 Dengan nasihat-Mu h  Engkau menuntun aku, i  dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. 73:25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? j  Selain Engkau k  tidak ada yang kuingini di bumi. 73:26 Sekalipun dagingku dan hatiku l  habis lenyap, m  gunung batuku n  dan bagianku o  tetaplah Allah selama-lamanya. 73:27 Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; p  Kaubinasakan semua orang, yang berzinah q  dengan meninggalkan Engkau. 73:28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; r  aku menaruh tempat perlindunganku s  pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya. t 

Mazmur 90:1-17

Konteks
Allah, tempat perlindungan yang kekal
90:1 Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan b  kami 11  turun-temurun. 90:2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, c  dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya 12  d  Engkaulah Allah. e  90:3 Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia! f " 90:4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. g  90:5 Engkau menghanyutkan h  manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh, 90:6 di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu. i  90:7 Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut. 90:8 Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu, dan dosa j  kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu. k  90:9 Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh. l  90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun m  dan jika kami kuat, delapan puluh n  tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; o  sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. p  90:11 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu q  dan takut kepada gemas-Mu? r  90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari s  kami sedemikian 13 , hingga kami beroleh hati yang bijaksana. t  90:13 Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama u  lagi? --dan sayangilah hamba-hamba-Mu! v  90:14 Kenyangkanlah w  kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, x  supaya kami bersorak-sorai y  dan bersukacita semasa hari-hari z  kami. 90:15 Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka. 90:16 Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak a  mereka. 90:17 Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan b  kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.

Mazmur 107:1-43

Konteks
Nyanyian syukur dari orang-orang yang ditebus TUHAN
107:1 Bersyukurlah 14  kepada TUHAN, j  sebab Ia baik! k  Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. 107:2 Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus l  TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan, 107:3 yang dikumpulkan-Nya m  dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan. 107:4 Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, n  jalan ke kota o  tempat kediaman orang tidak mereka temukan; 107:5 mereka lapar p  dan haus, q  jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka. 107:6 Maka berseru-serulah r  mereka kepada TUHAN 15  dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka. 107:7 Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, s  sehingga sampai ke kota t  tempat kediaman orang. 107:8 Biarlah mereka bersyukur u  kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, v  karena perbuatan-perbuatan-Nya w  yang ajaib terhadap anak-anak manusia, 107:9 sebab dipuaskan-Nya x  jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan. y  107:10 Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap z  dan kelam, terkurung dalam sengsara a  dan besi. b  107:11 Karena mereka memberontak c  terhadap perintah-perintah Allah, dan menista d  nasihat e  Yang Mahatinggi, 107:12 maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan, mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong. f  107:13 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nyalah mereka g  dari kecemasan mereka 16 , 107:14 dibawa-Nya mereka keluar dari dalam gelap h  dan kelam, i  dan diputuskan-Nya belenggu-belenggu j  mereka. 107:15 Biarlah mereka bersyukur k  kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, l  karena perbuatan-perbuatan-Nya m  yang ajaib terhadap anak-anak manusia, 107:16 sebab dipecahkan-Nya pintu-pintu tembaga, dan dihancurkan-Nya palang-palang pintu besi. 107:17 Ada orang-orang menjadi sakit n  oleh sebab kelakuan o  mereka yang berdosa, dan disiksa p  oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; 107:18 mereka muak terhadap segala makanan q  dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut. r  107:19 Maka berseru-serulah s  mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka t  dari kecemasan mereka, 107:20 disampaikan-Nya firman-Nya u  dan disembuhkan-Nya v  mereka, diluputkan-Nya w  mereka dari liang kubur. x  107:21 Biarlah mereka bersyukur y  kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, z  karena perbuatan-perbuatan-Nya a  yang ajaib terhadap anak-anak manusia. 107:22 Biarlah mereka mempersembahkan korban syukur, b  dan menceritakan pekerjaan-pekerjaan-Nya c  dengan sorak-sorai! d  107:23 Ada orang-orang yang mengarungi laut e  dengan kapal-kapal, f  yang melakukan perdagangan di lautan luas; 107:24 mereka melihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN, g  dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam. 107:25 Ia berfirman, h  maka dibangkitkan-Nya angin badai i  yang meninggikan gelombang-gelombangnya. j  107:26 Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur k  karena celaka; l  107:27 mereka pusing m  dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal. 107:28 Maka berseru-serulah n  mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan o  mereka, 107:29 dibuat-Nyalah badai p  itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya q  tenang. r  107:30 Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntun-Nya mereka s  ke pelabuhan kesukaan mereka. 107:31 Biarlah mereka bersyukur t  kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, u  karena perbuatan-perbuatan-Nya v  yang ajaib terhadap anak-anak manusia. 107:32 Biarlah mereka meninggikan w  Dia dalam jemaat x  umat itu, dan memuji-muji Dia dalam majelis para tua-tua. 107:33 Dibuat-Nya sungai-sungai menjadi padang gurun, y  dan pancaran-pancaran air z  menjadi tanah gersang, 107:34 tanah yang subur menjadi padang asin, a  oleh sebab kejahatan orang-orang yang diam di dalamnya. 107:35 Dibuat-Nya padang gurun menjadi kolam air, b  dan tanah kering menjadi pancaran-pancaran air. c  107:36 Ditempatkan-Nya di sana orang-orang lapar, dan mereka mendirikan kota tempat kediaman; 107:37 mereka menabur di ladang-ladang dan membuat kebun-kebun anggur, d  yang mengeluarkan buah-buahan sebagai hasil. 107:38 Diberkati-Nya mereka sehingga mereka bertambah e  banyak dengan sangat, dan hewan-hewan mereka tidak dibuat-Nya berkurang. f  107:39 Tetapi mereka menjadi berkurang g  dan membungkuk h  oleh sebab tekanan celaka dan duka. 107:40 Ditumpahkan-Nya kehinaan ke atas orang-orang terkemuka, i  dan dibuat-Nya mereka mengembara di padang tandus j  yang tiada jalan; 107:41 tetapi orang miskin k  dibentengi-Nya terhadap penindasan, dan dibuat-Nya kaum-kaum mereka seperti kawanan domba l  banyaknya. 107:42 Orang-orang benar melihatnya, lalu bersukacita, m  tetapi segala kecurangan tutup mulut. n  107:43 Siapa yang mempunyai hikmat? o  Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan p  TUHAN.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[2:1]  1 Full Life : MENGAPA RUSUH BANGSA-BANGSA.

Nas : Mazm 2:1-12

Mazmur ini terdiri atas empat pemandangan yang berbeda.

  1. 1) Pemazmur mulai dengan membicarakan bangsa-bangsa dan raja-raja dunia yang menentang Yang Diurapi Allah (ayat Mazm 2:1-3; bd. Kis 4:25-27;

    lihat cat. --> Mazm 2:2 berikutnya)

    [atau ref. Mazm 2:2]

    -- suatu gambaran menyedihkan mengenai pemberontakan congkak umat manusia terhadap Allah, hukum-Nya, penebusan-Nya, Mesias-Nya, dan ajaran moral penyataan-Nya. Para penulis PB juga melihat dunia sedang menentang Kristus, orang percaya, dan iman alkitabiah (Yoh 15:19; Ef 6:12).
  2. 2) Allah menanggapi mereka dengan mencemooh usaha bodoh dari dunia yang berusaha menyingkirkan Dia (ayat Mazm 2:4-6). Saatnya akan tiba ketika Ia akan mengakhiri pemberontakan manusia dan menegakkan kerajaan-Nya di atas muka bumi ini (lih. Rom 1:18; 1Tes 5:1-11; 2Tes 2:8; Wahy 19:11-21).
  3. 3) Allah Bapa berjanji untuk mengutus Anak yang dikasihi-Nya (ayat Mazm 2:7-9), puncak warisan bangsa-bangsa (lih. Kis 13:33; Ibr 1:5; Ibr 5:5; bd. Mat 3:17; 17:5; 2Pet 1:17), untuk mengalahkan semua pihak yang menentang pemerintahan-Nya. Jadi, janji ini akan digenapi ketika Kristus datang ke dunia pada akhir zaman dan membinasakan semua musuh Allah (lih. Wahy 12:5; 19:15). Ketika itu semua orang percaya yang setia akan ikut memerintah bangsa-bangsa bersama dengan Dia (Wahy 2:26-27).
  4. 4) Melalui pemazmur, Roh Kudus menasihati umat manusia untuk bersikap bijaksana di hadapan Allah Yang Mahakuasa dan berlindung pada-Nya sebelum hari penghakiman yang dahsyat itu tiba (ayat Mazm 2:10-12; Ibr 3:7-19).

[2:2]  2 Full Life : YANG DIURAPI-NYA.

Nas : Mazm 2:2

Mazmur Mazm 2:1-12 adalah mazmur Mesias, yaitu yang menubuatkan kedatangan Mesias Allah, Yesus Kristus. "Mesias" artinya "yang diurapi" dan dipakai untuk Yesus yang diurapi Allah untuk menebus Israel dan memerintah atas kerajaan Allah

(lihat cat. --> Mazm 2:7 selanjutnya;

lihat cat. --> Mat 1:1).

[atau ref. Mazm 2:7; Mat 1:1]

[2:7]  3 Full Life : ANAK-KU ... ENGKAU TELAH KUPERANAKKAN PADA HARI INI.

Nas : Mazm 2:7

"Kuperanakkan" secara harfiah artinya "melahirkan Engkau". Istilah ini dipakai untuk seorang wanita yang melahirkan bayi dari rahimnya, tetapi juga dipakai bila seorang raja memperkenalkan putranya di hadapan umum untuk mengangkatnya selaku raja bersama ayahnya (bd. 1Raj 1:32-34 di mana Daud melakukannya untuk Salomo). Di sini istilah itu dipakai ketika Yesus dinyatakan di depan umum selaku Anak Allah dan pengurapan-Nya sebagai imam, nabi, dan raja (lih. Mat 3:12; Kis 13:33; Ibr 1:5; 5:5; 7:28; 2Pet 1:13).

[2:8]  4 Full Life : BANGSA-BANGSA ... MENJADI MILIK PUSAKA-MU.

Nas : Mazm 2:8

Tidak pernah ada raja di dunia yang menerima janji semacam ini; janji ini hanya digenapi dalam Raja Mesias, Yesus (lih. Za 9:10).

[42:1]  5 Full Life : BANI KORAH.

Nas : Mazm 42:1

Bani Korah adalah suatu keluarga suku Lewi yang pandai menyanyi (bd. 2Taw 20:19). Mengenai _maskil_ (nyanyian pengajaran)

lihat cat. --> Mazm 32:1.

[atau ref. Mazm 32:1]

[42:2]  6 Full Life : JIWAKU HAUS KEPADA ALLAH.

Nas : Mazm 42:3

Sebagaimana air penting sekali untuk kehidupan jasmaniah, demikianlah Allah dan kehadiran-Nya penting untuk kepuasan dan kepenuhan hidup ini. Orang percaya yang sejati akan lapar dan haus akan Allah dan kasih karunia, berkat, dan perbuatan adikodrati-Nya di dalam hidup mereka.

  1. 1) Berhenti merasa dahaga akan Allah berarti mati secara rohani; jadi, kita tidak boleh membiarkan apa pun mengurangi kerinduan yang mendalam akan hal-hal dari Allah. Waspadalah terhadap kekhawatiran hidup, usaha untuk mengejar hal-hal duniawi, dan berbagai kesenangan yang mencekik lapar dan dahaga akan Allah serta keinginan untuk mencari wajah-Nya dalam doa (Mr 4:19).
  2. 2) Kita harus berdoa agar keinginan akan hadirat Allah diperkuatkan, kasih kita akan manifestasi penuh Roh Kudus makin besar dan hasrat kita untuk melihat kepenuhan Kerajaan Kristus dan kebenaran-Nya makin diperdalam sehingga kita berseru kepada-Nya siang dan malam dengan dahaga yang sepenuh hati seperti rusa "yang merindukan sungai yang berair" pada musim kemarau (ayat Mazm 42:2;

    lihat cat. --> Mat 5:6;

    lihat cat. --> Mat 6:33).

    [atau ref. Mat 5:6; 6:33]

[42:6]  7 Full Life : JIWAKU TERTEKAN.

Nas : Mazm 42:7

Orang yang haus akan Allah dan mendambakan manifestasi yang lebih besar dari kehadiran-Nya mungkin mengalami penundaan. Namun orang percaya yang setia akan terus merasa dahaga dan mencari Allah. Tuhan berjanji untuk memberkati mereka yang dahaga dan lapar akan kebenaran daripada puas dengan sesuatu yang bukan berkat Allah yang penuh (Mat 5:6). Di tengah-tengah diamnya Allah, kita harus terus maju untuk mengenal Allah dan mengalami ukuran Roh Kudus secara lebih besar (bd. Hos 6:1-3; Kis 2:38-39; Ef 4:11-13). Kita tidak boleh putus asa, tetapi berharap kepada Allah dan mengandalkan kasih-Nya yang tidak pernah gagal (ayat Mazm 42:9-12).

[73:1]  8 Full Life : ALLAH ITU BAIK BAGI MEREKA

Nas : Mazm 73:1-28

(versi Inggris NIV -- Allah itu baik bagi Israel). Mazmur ini membahas masalah yang menggelisahkan: sekalipun Allah berdaulat dan adil, orang fasik sering kali makmur (ayat Mazm 73:3-12) sedangkan orang yang melayani Allah tampaknya lebih menderita (ayat Mazm 73:13-14). Pemazmur yang melayani Allah dengan setia (ayat Mazm 73:1,13) telah tawar hati ketika ia membandingkan penderitaannya dengan ketenteraman dan kebahagiaan yang dialami banyak orang fasik (ayat Mazm 73:2-3). Akan tetapi, keyakinannya kepada Allah dan jalan-jalan-Nya dipulihkan tatkala Allah menyatakan akhir yang menyedihkan dari orang fasik dan berkat sesungguhnya dari orang benar (ayat Mazm 73:16-28)

[73:17]  9 Full Life : AKU ... MEMPERHATIKAN KESUDAHAN MEREKA.

Nas : Mazm 73:17

Allah menunjukkan kepada pemazmur nasib orang fasik.

  1. 1) Penyataan ini menempatkan persoalan pemazmur baik dalam segi kekekalan (ayat Mazm 73:17-20) maupun berkat tertinggi bagi orang percaya (ayat Mazm 73:25-28). Pada akhirnya semua orang benar akan berhasil dan menang bersama Allah, sedangkan orang fasik akan binasa.
  2. 2) Dalam hidup kita yang singkat ini, jikalau kita menilai hal-hal hanya dari pandangan manusawi yang terbatas, sebatas dunia, maka kita pasti akan menjadi kecewa dan putus asa. Kita harus memiliki Firman Allah yang dinyatakan dan Roh Kudus untuk menyelesaikan perjalanan hidup ini dengan iman dan keyakinan akan kebaikan dan keadilan Allah.

[73:23]  10 Full Life : TETAPI AKU TETAP DI DEKAT-MU.

Nas : Mazm 73:23-28

Pemazmur menemukan sikap yang menuntun kepada kemenangan iman. Di dalam hidup ini dengan segala persoalannya, yang terbaik bagi kita adalah hubungan yang intim dengan Allah (ayat Mazm 73:28). Biarlah orang fasik menjadi makmur; pengharapan, harta, dan hidup kita adalah Allah sendiri -- senantiasa bersama kita, menuntun kita dengan firman dan Roh-Nya, menopang kita dengan kuasa-Nya (ayat Mazm 73:23-24), dan akhirnya menerima kita dalam kemuliaan sorga (ayat Mazm 73:24). Seperti rasul Paulus, semboyan kita apabila menghadapi aneka kekhawatiran hidup ini haruslah, "Bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan" (Fili 1:21).

[90:1]  11 Full Life : ENGKAULAH TEMPAT PERTEDUHAN KAMI.

Nas : Mazm 90:1-17

Doa ini, yang dianggap digubah Musa, mungkin ditulis sementara 40 tahun ketika Allah membuat Israel mengembara di padang gurun sebagai hukuman atas ketidaksetiaan mereka (Ul 8:15). Suatu angkatan orang Israel yang tidak taat mati selama ini (bd. ayat Mazm 90:7-11; lih. Bil 14:22-33). Setelah mengakui semua pelanggaran mereka dan hukuman Allah, Musa mendoakan pemulihan perkenan dan berkat Allah.

[90:2]  12 Full Life : DARI SELAMA-LAMANYA SAMPAI SELAMA-LAMANYA.

Nas : Mazm 90:2

Frasa ini mengacu kepada keberadaan Allah yang kekal, tanpa awal dan akhir.

  1. 1) "Selama-lamanya" (Ibr. _olam_) tidaklah harus berarti bahwa Allah ada di luar jangkauan waktu, tetapi sebaliknya menunjuk lama-Nya yang tidak terbatas berkesudahan dalam waktu (bd. Mazm 48:15; Kej 21:33; Ayub 10:5; 36:27). Alkitab tidak mengajarkan bahwa Allah berada dalam masa kini yang kekal di mana tidak ada masa lalu atau masa depan.
  2. 2) Nas-nas Alkitab yang memperkuat kekekalan Allah mengungkapkannya dalam istilah kesinambungan dan bukan waktu yang tiada batasnya. Allah mengenal masa lalu sebagai masa lalu, masa kini sebagai masa kini, dan masa depan sebagai masa depan.

[90:12]  13 Full Life : AJARLAH KAMI MENGHITUNG HARI-HARI KAMI SEDEMIKIAN.

Nas : Mazm 90:12

Hari-hari kita di bumi, paling lama 70-80 tahun (bd. ayat Mazm 90:10), adalah jangka yang pendek dibandingkan dengan kekekalan. Kita harus berdoa memohon pemahaman yang memadai tentang singkatnya hidup kita ini supaya mempersembahkan hati yang bijaksana kepada Allah dalam memanfaatkan setiap hari yang diberikan-Nya kepada kita (bd. Mazm 39:5). Hidup ini harus menjadi persiapan untuk hidup di akhirat, dan kita harus memutuskan apa yang ingin dicapai Allah bagi diri-Nya, keluarga kita dan orang lain melalui kesetiaan pelayanan kita. Ketika waktu kita di dunia ini sudah habis dan kita sampai di sorga, bagaimana kita hidup atau tidak hidup dalam pengabdian kepada Allah akan dinilai. Mengingat hal itu, kita harus berdoa memohon hati yang bijaksana, ketakutan yang benar akan Allah (ayat Mazm 90:11), dan perkenan Allah atas hidup dan pekerjaan kita bagi Dia (ayat Mazm 90:13-17).

[107:1]  14 Full Life : BERSYUKURLAH.

Nas : Mazm 107:1-43

Mazmur ini menasihati orang tertebus untuk memuji Tuhan karena kelepasan dari situasi yang parah dan berbahaya. Pemazmur menggunakan empat contoh untuk melukiskan bahwa Allah menanggapi kesulitan-kesulitan ekstrem umat-Nya manakala mereka berdoa: lapar dan dahaga (ayat Mazm 107:4-9), perhambaan (ayat Mazm 107:10-16), sakit parah hingga nyaris meninggal (ayat Mazm 107:17-22), dan bahaya badai (ayat Mazm 107:23-32). Mazmur ini relevan sekarang ini bagi semua orang percaya yang di dalam kesesakan dan penderitaan berseru kepada Tuhan; itu membangun iman dan mendorong kita selama saat-saat kita memerlukan campur tangan Allah secara khusus di dalam kehidupan kita.

[107:6]  15 Full Life : BERSERU-SERULAH MEREKA KEPADA TUHAN.

Nas : Mazm 107:6

Empat kali pemazmur memakai frasa ini, dan empat kali disebutkan bahwa Allah melepaskan mereka "dari kecemasan mereka" (ayat Mazm 107:6,13,19,28). Allah sering kali menuntun anak-anak-Nya ke tempat di mana kemampuan diri gagal dan di mana manusia tidak dapat menolong, supaya mereka dapat berseru kepada-Nya dengan iman yang rendah hati dan tulus seperti seorang anak.

[107:13]  16 Full Life : DISELAMATKAN-NYALAH MEREKA DARI KECEMASAN MEREKA.

Nas : Mazm 107:13

Perhatikan bahwa bahkan bila kita sendiri bersalah atas kesulitan yang kita alami, Allah ingin melepaskan kita (ayat Mazm 107:1-13,17-22); jadi, jikalau kita sedang mengalami kesesakan besar, sambil menyadari bahwa Allah mungkin sedang menghukum kita, kita masih dapat berharap akan kemurahan-Nya dan berseru kepada-Nya dengan iman memohon pengampunan dan pertolongan-Nya.



TIP #19: Centang "Pencarian Tepat" pada Pencarian Universal untuk pencarian teks alkitab tanpa keluarga katanya. [SEMUA]
dibuat dalam 0.04 detik
dipersembahkan oleh YLSA