TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Mazmur 17:1-8

Konteks
Diburu dengan tak bersalah
17:1 Doa Daud. Dengarkanlah, g  TUHAN 1 , perkara yang benar, perhatikanlah seruanku; h  berilah telinga i  akan doaku, dari bibir j  yang tidak menipu. 17:2 Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman: k  mata-Mu kiranya melihat apa yang benar. l  17:3 Bila Engkau menguji hatiku, m  memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki n  aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; o  mulutku tidak terlanjur. p  17:4 Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan; 17:5 langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, q  kakiku tidak goyang. r  17:6 Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, s  ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, t  dengarkanlah perkataanku. u  17:7 Tunjukkanlah kasih setia-Mu v  yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung w  pada tangan kanan-Mu x  terhadap pemberontak. 17:8 Peliharalah y  aku seperti biji mata 2 , z  sembunyikanlah a  aku dalam naungan sayap-Mu b 
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[17:1]  1 Full Life : DENGARKANLAH, TUHAN.

Nas : Mazm 17:1

Seruan pemazmur kepada Tuhan agar doanya didengar dilandaskan bukan hanya atas kemurahan dan kasih karunia Allah, tetapi juga atas ketaatannya yang setia kepada kehendak dan jalan Allah (ayat Mazm 17:1-5). Allah telah memeriksa hatinya dan menemukan bahwa usahanya untuk menyenangkan diri-Nya bukan pura-pura (bd. 1Yoh 3:18-21). Bahwa Daud memohon kepada Allah berlandaskan kesetiaan pribadinya mengungkapkan kebenaran dasar bahwa Allah telah berjanji untuk mendengar doa mereka yang menghormati dan mengasihi-Nya

(lihat cat. --> Yoh 15:7).

[atau ref. Yoh 15:7]

Syarat mutlak pertama bagi setiap doa yang sungguh-sungguh ialah hati nurani yang bersih dan hidup yang murni

(lihat cat. --> 1Yoh 3:22;

[atau ref. 1Yoh 3:22]

lihat art. BERDOA DENGAN EFEKTIF).

[17:8]  2 Full Life : SEPERTI BIJI MATA.

Nas : Mazm 17:8

Pemazmur menggunakan dua lambang yang mengingat kembali kasih dan perhatian Allah terhadap umat-Nya yang setia.

  1. 1) "Biji mata" adalah metafora Ibrani yang menyatakan sesuatu yang sangat bernilai dan disayangi.
  2. 2) "Naungan sayapmu" adalah metafora yang diambil dari seekor induk ayam yang melindungi anak-anaknya dengan sayapnya; jadi mengungkapkan perlindungan lembut (bd. Mazm 36:8; 57:2; 61:5; 63:8). Kristus menggunakan metafora ini untuk menyatakan kasih-Nya kepada Israel (Mat 23:37). Semua orang percaya harus berdoa agar Allah menjangkau untuk menolong kita pada saat-saat bahaya sebagaimana seseorang secara naluri bertindak untuk melindungi biji matanya dari bahaya (bd. Ul 32:10; Ams 7:2; Za 2:8), dan bahwa Bapa sorgawi selalu siap untuk menyembunyikan dan melindungi kita bagaikan seekor induk ayam melindungi anak-anaknya (Mazm 91:4; Mat 23:37).



TIP #30: Klik ikon pada popup untuk memperkecil ukuran huruf, ikon pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA