TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Pengkhotbah 12:7-8

Konteks
12:7 dan debu kembali g  menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah 1  h  yang mengaruniakannya. i  12:8 Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, j  segala sesuatu adalah sia-sia 2 . k 

Pengkhotbah 12:13-14

Konteks
12:13 Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah q  dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya 3 , r  karena ini adalah kewajiban setiap orang. s  12:14 Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan 4  t  yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, u  entah itu baik, entah itu jahat.

Yesaya 24:1-2

Konteks
Bumi dihancurkan
24:1 Sesungguhnya 5 , TUHAN akan menanduskan bumi 6  o  dan akan menghancurkannya, p  akan membalikkan permukaannya, dan akan menyerakkan q  penduduknya. 24:2 Maka seperti nasib rakyat r  demikianlah nasib imam, seperti nasib hamba laki-laki demikianlah nasib tuannya, seperti nasib hamba perempuan demikianlah nasib nyonyanya, seperti nasib pembeli s  demikianlah nasib penjual, seperti nasib peminjam demikianlah nasib yang meminjamkan, seperti nasib orang yang berhutang demikianlah nasib orang yang berpiutang. t 

Yesaya 40:6-8

Konteks
40:6 Ada suara yang berkata: "Berserulah!" Jawabku: "Apakah yang harus kuserukan?" "Seluruh umat manusia adalah seperti rumput l  dan semua semaraknya seperti bunga di padang. 40:7 Rumput menjadi kering, m  bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya n  dengan nafas-Nya. o  Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput. 40:8 Rumput menjadi kering, bunga p  menjadi layu, tetapi firman q  Allah kita tetap r  untuk selama-lamanya 7 . s "

Yakobus 4:13-16

Konteks
Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan
4:13 Jadi sekarang, f  hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung g ", 4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. h  4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya 8 , i  kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." 4:16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri 9  dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. j 

Yakobus 4:1

Konteks
Hawa nafsu dan persahabatan dengan dunia
4:1 Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran g  di antara kamu 10 ? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang h  di dalam tubuhmu?

Pengkhotbah 1:1

Konteks
Segala sesuatu sia-sia
1:1 Inilah perkataan Pengkhotbah, a  anak Daud, raja di Yerusalem. b 
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[12:7]  1 Full Life : DEBU KEMBALI MENJADI TANAH ... ROH KEMBALI KEPADA ALLAH.

Nas : Pengkh 12:7

Ayat ini membedakan aspek pribada manusia yang tetap tinggal pada saat kematian dan aspek yang kembali kepada Allah. Untuk keterangan selanjutnya

lihat art. KEPRIBADIAN MANUSIA.

[12:8]  2 Full Life : SEGALA SESUATU ADALAH SIA-SIA.

Nas : Pengkh 12:8

Lihat cat. --> Pengkh 1:2.

[atau ref. Pengkh 1:2]

[12:13]  3 Full Life : TAKUTLAH AKAN ALLAH DAN BERPEGANGLAH PADA PERINTAH-PERINTAH-NYA.

Nas : Pengkh 12:13

Seluruh kitab Pengkhotbah harus dipahami dengan mengingat ayat penutup ini. Salomo mulai dengan penilaian yang sinis tentang hidup sebagai sia-sia, tetapi dia berakhir dengan nasihat serius tentang di mana makna hidup dapat ditemukan. Takut akan Allah, kasih kepada Dia dan Firman-Nya, serta ketaatan kepada perintah-perintah-Nya membawa tujuan dan kepuasan yang tidak dapat ditemukan melalui cara yang lain.

[12:14]  4 Full Life : ALLAH AKAN MEMBAWA SETIAP PERBUATAN KE PENGADILAN.

Nas : Pengkh 12:14

Sebagai kata terakhir, Salomo mengingatkan kita akan suatu kebenaran yang serius dan abadi: kita harus bertanggung jawab kepada Allah atas semua perbuatan kita. Tuhan akan menilai masing-masing kita, orang percaya dan orang tidak percaya, dan akan menghakimi semua perbuatan kita apakah baik atau jahat (bd. Rom 14:10,12; 2Kor 5:10; Wahy 20:12-13). Kita tidak akan dibenarkan pada hari penghakiman jikalau kita telah mengabaikan atau menolak kasih karunia Allah

(lihat art. PENGADILAN ORANG PERCAYA).

[24:1]  5 Full Life : SESUNGGUHNYA.

Nas : Yes 24:1-27:13

Pasal-pasal ini membahas peristiwa-peristiwa pada akhir zaman dalam bahasa apokaliptik, jenis bahasa yang dipakai dalam kitab Wahyu. Pasal ini berbicara tentang hukuman Allah atas dunia karena dosanya dan tentang berkat-berkat yang telah dipersiapkan untuk umat-Nya.

[24:1]  6 Full Life : MENANDUSKAN BUMI.

Nas : Yes 24:1

Pasal ini melukiskan hukuman Allah yang akan datang atas seluruh dunia dan penghuninya; Ia akan membinasakan sebagian besar bumi dan penghuninya. Masa perusakan dunia ini disebut masa kesengsaraan besar dalam PB (bd. Mat 24:15-21; 1Tes 5:1-3; dan pasal Wahy 6:1-17; 8:1-9:21; Wahy 15:1-16:21; 18:1-19:21;

lihat art. KESENGSARAAN BESAR).

Setelah hukuman atas dunia ini, Kristus akan kembali untuk memerintah orang benar di bumi (pasal Wahy 19:1-20:15).

[40:8]  7 Full Life : FIRMAN ALLAH KITA TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA.

Nas : Yes 40:8

Semua hidup ciptaan adalah rapuh dan lemah sehingga pada kesudahannya akan berakhir (bd. Yes 37:27; Mazm 90:5; 103:15), tetapi firman Allah tetap untuk selama-lamanya. Janji-janji Allah akan digenapi; kebenaran penebusan-Nya tidak dapat dibatalkan atau diubah

(lihat art. PENGILHAMAN DAN KEKUASAAN ALKITAB),

[4:15]  8 Full Life : JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA.

Nas : Yak 4:15

Ketika membuat rencana dan tujuan untuk masa depan, orang percaya harus selalu mempertimbangkan Allah dan kehendak-Nya. Kita jangan bertindak seperti orang kaya yang bodoh itu (Luk 12:16-21); sebaliknya kita harus mengakui bahwa kebahagiaan yang sejati dan kehidupan yang bermanfaat sepenuhnya tergantung kepada Allah. Prinsip hidup yang harus kita anut ialah, "Jika Tuhan menghendakinya". Apabila kita sungguh-sungguh berdoa, "Kehendak-Mu jadilah" (Mat 26:42), maka kita mempunyai kepastian bahwa hidup kita saat ini dan kelak ada di bawah perlindungan Allah, Bapa sorgawi kita (bd. Kis 18:21; 1Kor 4:19; 16:7; Ibr 6:3;

lihat art. KEHENDAK ALLAH).

[4:16]  9 Full Life : MEMEGAHKAN DIRI.

Nas : Yak 4:16

Mereka yang menentukan tujuan hidup dan berhasil mencapainya, mempunyai kecenderungan untuk bermegah. Memegahkan diri didasarkan pada anggapan salah bahwa apa saja yang kita capai, itu adalah usaha kita sendiri, bukan dengan pertolongan Allah dan orang lain. PB mendorong kita untuk bermegah di dalam kelemahan kita dan ketergantungan kita kepada Allah (2Kor 11:30; 12:5,9).

[4:1]  10 Full Life : DARI MANAKAH DATANGNYA SENGKETA DAN PERTENGKARAN DI ANTARA KAMU?

Nas : Yak 4:1

Sumber utama dari sengketa dan pertengkaran di dalam gereja berpusat pada keinginan untuk dihormati, diakui, memperoleh kuasa, kesenangan, uang, dan keunggulan. Pemuasan keinginan yang mementingkan diri menjadi lebih penting daripada kebenaran dan kehendak Allah (bd. Mr 4:19; Luk 8:14; Gal 5:16-20). Apabila hal ini terjadi, muncullah pertikaian yang saling mementingkan diri di dalam persekutuan. Mereka yang bertanggung jawab atas terjadinya hal-hal ini menunjukkan bahwa mereka tanpa Roh dan di luar kerajaan Allah (Gal 5:19-21; Yud 1:16-19).



TIP #33: Situs ini membutuhkan masukan, ide, dan partisipasi Anda! Klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA