TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

2 Korintus 5:1-4

Konteks
5:1 Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman s  kita di bumi t  ini 1  dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman 2  yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. 5:2 Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, u  karena kita rindu mengenakan tempat kediaman v  sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, 5:3 sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. 5:4 Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh w  oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian x  yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[5:1]  1 Full Life : JIKA KEMAH ... DI BUMI INI.

Nas : 2Kor 5:1

Paulus menggunakan anak kalimat yang bersyarat, "jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar", karena dia tahu bahwa Kristus bisa kembali dengan segera, sehingga dia tidak akan mengalami kematian; sebaliknya tubuhnya akan langsung diubah

(lihat art. KEANGKATAN GEREJA).

Kedua kemungkinan yang sama ini (kematian atau pengubahan) berlaku bagi orang percaya pada masa kini. Kristus telah menyatakan bahwa kita tidak mengetahui hari atau jam kedatangan-Nya (Mat 24:36,42,44); karena peristiwa ini sudah dekat, maka kita memiliki motivasi yang kuat untuk hidup kudus

(lihat cat. --> Mat 24:42;

[atau ref. Mat 24:42]

1Yoh 3:2-3).

[5:1]  2 Full Life : KEMAH ... DI BUMI ... SUATU TEMPAT KEDIAMAN.

Nas : 2Kor 5:1

Teks :
  1. 1) Istilah "kemah di bumi" menunjuk kepada tubuh orang percaya di bumi atau kepada kehidupan orang percaya di bumi.
  2. 2) "Suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia" mungkin menunjuk kepada tubuh sementara yang dipersiapkan bagi orang percaya di sorga, sementara mereka menantikan kebangkitan tubuh mereka atau kepada lingkungan keberadaan sorgawi. Beberapa orang telah memakai ayat-ayat yang sulit ini untuk mengajarkan bahwa setelah kematian dan sementara menantikan kebangkitan, orang percaya berada sebagai roh-roh yang tak berwujud, bayangan yang samar-samar atau jiwa-jiwa yang tanpa bentuk. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa baik Musa maupun Elia telah menampakkan diri dengan suatu tubuh sorgawi di atas Gunung Pemuliaan itu, sekalipun mereka juga sedang menanti-nantikan tubuh kebangkitan mereka

    (lihat art. KEBANGKITAN TUBUH).

    Lebih lanjut, dalam kitab Wahy 6:9-11 jiwa-jiwa dalam sorga mengenakan jubah putih dan digambarkan sebagai oknum yang dapat dilihat; mereka bukan jiwa tanpa bentuk.



TIP #06: Pada Tampilan Alkitab, Tampilan Daftar Ayat dan Bacaan Ayat Harian, seret panel kuning untuk menyesuaikan layar Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA