TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

1 Samuel 7:8

Konteks
7:8 Lalu kata orang Israel kepada Samuel: "Janganlah berhenti berseru w  bagi kami kepada TUHAN 1 , Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu."

1 Samuel 12:19

Konteks
12:19 Berkatalah seluruh bangsa itu kepada Samuel: "Berdoalah j  untuk hamba-hambamu ini kepada TUHAN, Allahmu, supaya jangan kami mati, k  sebab dengan meminta raja bagi kami, kami menambah dosa kami dengan kejahatan ini."

1 Samuel 12:23

Konteks
12:23 Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan s  kamu 2 ; aku akan mengajarkan t  kepadamu jalan yang baik dan lurus.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[7:8]  1 Full Life : JANGANLAH BERHENTI BERSERU ... KEPADA TUHAN.

Nas : 1Sam 7:8

Sepanjang hidup kita, kemenangan atas musuh-musuh rohani tergantung pada doa yang tak berkeputusan kepada Allah. Doa membawa Allah ke dalam setiap aspek kehidupan kita: pekerjaan, rencana, keluarga, persoalan, dan keberhasilan kita

(lihat cat. --> Luk 18:1;

lihat cat. --> Luk 18:7).

[atau ref. Luk 18:1,7]

Mengabaikan doa membuka diri kita terhadap serangan Iblis dan kekalahan kita. Jawaban Samuel terhadap permohonan bangsa itu (ayat 1Sam 7:9) adalah mempersembahkan seekor anak domba sebagai korban bakaran, selaku tanda pembaharuan penyerahan kepada Tuhan, dan memanjatkan doa-doa demi bangsa itu.

[12:23]  2 Full Life : JAUHLAH DARIPADAKU UNTUK BERDOSA ... DENGAN BERHENTI MENDOAKAN KAMU.

Nas : 1Sam 12:23

Samuel adalah orang yang senantiasa berdoa.

  1. 1) Ia lahir sebagai jawaban atas doa permohonan ibunya (1Sam 1:10-20); ia berdoa bagi umat Allah dan melalui doa ia melihat Israel dibebaskan dari musuh mereka (1Sam 7:5-14); ia berdoa ketika Israel menolak Allah (1Sam 8:6); ia senantiasa berdoa agar umat Allah takut akan Tuhan dan melayani Dia dengan setia (1Sam 12:23-24).
  2. 2) Ayat Mazm 99:6 menyatakan bahwa ia termasuk "di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya." Yer 15:1 menunjukkan bahwa selaku juru syafaat, kedudukan Samuel setara dengan Musa di hadapan Allah.
  3. 3) Samuel demikian memahami sifat, kepentingan, dan kuasa dari doa syafaat sehingga ia menganggapnya dosa apabila ia berhenti memanjatkan doa syafaat

    (lihat art. DOA SYAFAAT).



TIP #04: Coba gunakan range (OT dan NT) pada Pencarian Khusus agar pencarian Anda lebih terfokus. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA