16 September 2007

Puji-pujian di Hati

Topik : Ekspresi

Nats : Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah! (Mazmur 98:4)
Bacaan : Mazmur 98

Bakat menyanyi muncul secara alami pada diri keempat anak von Trapp. Mereka adalah cicit dari Kapten Georg von Trapp, yang kisah cintanya dengan istri keduanya, Maria, menginspirasi pembuatan film The Sound of Music pada tahun 1965.

Setelah kakek mereka, Werner von Trapp, terkena stroke, empat bersaudara yang tinggal di Montana itu merekam CD album pertama mereka untuk membuat sang kakek gembira. Tak lama setelah itu, mereka mengadakan pertunjukan keliling dunia. Stefan, ayah anak-anak itu, berkata, "Musik telah mendarah daging di dalam diri mereka."

Hati penulis kitab Mazmur 98 juga penuh dengan nyanyian. Ia berseru kepada orang lain untuk turut bersamanya menyanyikan "nyanyian baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib" (ayat 1). Ia memuji Allah yang telah memberi keselamatan, pembenaran, belas kasihan, dan kesetiaan-Nya (ayat 2,3). Hati sang pemazmur sedemikian penuh dengan puji-pujian, sehingga ia mengajak seluruh bumi bernyanyi, sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai (ayat 4,8).

Kita pun memiliki banyak hal untuk disyukuri -- hadiah-hadiah yang indah dari Allah berupa keluarga, sahabat, dan kecukupan yang disediakan-Nya setiap hari atas segala kebutuhan kita. Dia memelihara kita, anak-anak-Nya, dengan setia.

Mungkin kita tidak dapat menyanyi dengan merdu. Namun, tatkala kita mengingat semua yang Allah sediakan dan lakukan bagi kita, tak ada yang lebih baik untuk kita lakukan selain bersorak-sorai bagi-Nya (ayat 4) --AMC



TIP #14: Gunakan Boks Temuan untuk melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap kata dan ayat yang Anda cari. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA