16 November 2005

Berbicara dan Bertindak

Topik : Kemunafikan

Nats : … hikmat yang dari atas ... tidak munafik (Yakobus 3:17)
Bacaan : Yakobus 3:13-18

Dalam permainan drama Yunani kuno, ada seseorang di belakang layar yang mengucapkan naskah. Sementara itu, ada pula orang di atas panggung yang melakonkannya. Kita dapat menyebut orang yang berbicara di belakang layar ini sebagai orang yang tidak “melakukan apa yang dikatakannya”.

Orang yang berada di belakang layar ini mengingatkan saya pada masalah yang kini kita alami sebagai orang kristiani. Banyak di antara kita yang mahir dalam menyuarakan hal-hal rohani, tetapi tidak menjalankan apa yang dikatakannya itu. Hal seperti inilah yang disebut munafik.

Apabila ada ketidakcocokan antara apa yang kita katakan dan apa yang kita lakukan, maka kita akan membuat bingung para “pendengar”. Itulah yang menyebabkan banyak orang yang belum percaya tidak menanggapi pesan Injil secara serius.

Seorang kristiani yang memberi dampak besar terhadap dunia yang selalu mengamati kita ini, dan yang memperluas tujuan Kristus, adalah orang yang tindakannya sejalan dengan perkataannya. Ketika Yakobus berbicara tentang “hikmat yang dari atas”, ia menjelaskan hikmat itu sebagai hal yang “murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik” (Yakobus 3:17).

Sebagai orang kristiani, peran kita sangat berbeda dengan para aktor Yunani kuno. Mereka mempunyai pembicara yang tidak bertindak, dan pelaku yang tidak berbicara. Akan tetapi kita seharusnya menjadi orang yang mengatakan sekaligus melakukan kebenaran -RWD



TIP #21: Untuk mempelajari Sejarah/Latar Belakang kitab/pasal Alkitab, gunakan Boks Temuan pada Tampilan Alkitab. [SEMUA]
dibuat dalam 0.00 detik
dipersembahkan oleh YLSA