: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
15 November 1998

Pujian Bagi Tuhan

Topik : -

Nats : Kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah (Kisah 16:25)
Bacaan : Kisah 16:25-34

Bagaimana Paulus dan Silas dapat bernyanyi di tengah situasi buruk yang menimpa mereka? Mereka berada di sebuah kota asing. Mereka mempertaruhkan hidup mereka untuk mewartakan kabar tentang Kristus kepada orang-orang yang membenci dan menentang pesan yang mereka bawakan. Orang-orang yang egois telah menyebarkan kebohongan tentang pekerjaan mereka dan menghendaki agar mereka ditangkap. Pejabat kota memerintahkan agar mereka dipukuli dan dimasukkan ke dalam penjara.

Dalam kondisi seperti inilah Paulus dan Silas menyanyikan puji-pujian. Bagaimana kita dapat menjelaskan hal ini? Jawabannya sudah jelas. Mereka dapat bernyanyi dalam kegelapan karena mereka sedang melakukan apa yang dikehendaki Allah.

Nyanyian tengah malam yang dikumandangkan oleh kedua orang tersebut mengingatkan saya pada burung bulbul. Para pengamat burung luar biasa ini merasa heran mengapa burung ini terus bernyanyi setelah matahari terbenam. Sementara burung-burung lain satu per satu mulai terdiam, namun irama kicauannya masih saja terdengar. Kegelapan tidak meredam nyanyiannya. Burung bulbul bernyanyi di waktu malam karena Allah telah merancangnya sedemikian rupa.

Apabila kita berjalan bersama Tuhan, kita akan dapat bernyanyi di tengah-tengah permasalahan sekalipun. Kita tidak akan dilemahkan oleh keadaan di sekitar kita. Kita akan mengalami sukacita dalam melakukan apa yang dikehendaki oleh Juruselamat kita. Dan sukacita kita yang terbesar adalah mengenal Allah dan menyanyikan pujian tentang-Nya, bahkan dalam kegelapan sekalipun MRDII


There's within my heart a melody
Jesus whispers sweet and low,
"Fear not, I am with thee--peace, be still,"
In all of life's ebb an flow. --Bridgers



TIP #03: Coba gunakan operator (AND, OR, NOT, ALL, ANY) untuk menyaring pencarian Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA