: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
2 April 1998

Allah Itu Kasih

Topik : -

Nats : Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih (1Yohanes 4:8)
Bacaan : 1Yohanes 4:7-21

Seorang petani menempatkan sebuah penunjuk arah angin di atas gudangnya dengan tulisan "Allah itu kasih." Suatu hari seorang pelancong berhenti di dekat tanah pertanian itu dan melihat penunjuk arah angin tersebut yang bergerak karena hembusan angin. Dengan wajah menyeringai pelancong itu bertanya, "Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa Allah dapat berubah-ubah arah seperti angin?"

Petani itu menggeleng dan menjawab, "Tidak. Saya bermaksud mengatakan bahwa tak peduli ke mana angin berhembus, Allah itu tetap kasih!"

Pernyataan "Allah itu kasih" secara tak langsung mengungkapkan arti lebih dari sekadar bahwa Allah menunjukkan kasih-Nya tanpa dibatasi lingkungan. Pernyataan itu berarti bahwa kasih adalah hakekat dari karakter Allah. Kita tidak akan pernah dapat menduga kedalaman kasih Allah--bahkan dalam keabadian sekalipun. Namun Yohanes menunjukkan bahwa kita dapat mulai memahami hal tersebut jika kita memandang kepada salib (1Yohanes 4:9-10). Saat kita melihat Kristus mati di sana karena kita, sekilas kita dapat menangkap betapa mulia hati Allah yang penuh kasih itu.

Yohanes menjelaskan bahwa jika Allah itu kasih, anak-anak-Nya seharusnya juga serupa dengan-Nya (ayat 11-21). Konsekuensinya, jika tak ada kehangatan dalam hati kita terhadap saudara seiman, jika kita tak tergetar oleh nama Yesus yang agung, mungkin realita pertobatan yang kita alami perlu dipertanyakan.

Apakah kita sudah memahami dan mencerminkan kasih Allah? [HGB]


Unfailing is God's matchless love,
So kind, so pure, so true;
And those who draw upon that love
Show love in all they do. --DJD



TIP #05: Coba klik dua kali sembarang kata untuk melakukan pencarian instan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA