Daftar Isi
HAAG: Tulisan Tangan Alkitab

Tulisan Tangan Alkitab

Tulisan Tangan Alkitab [haag]

Tulisan Tangan Alkitab.

Sebelum orang menemukan tehnik mencetak buku, naskah Alkitab disebarluaskan lewat tulisan tangan. Tentu saja tulisan tangan ini berbeda satu sama lain, akibat zaman waktu naskah itu ditulis, kwalitas, kelengkapan, tulisan dan bahannya. Jumlah naskah Alkitab yang ditulis mencapai hitungan ribuan. Tulisan naskah Alkitab yang termasuk paling penting adalah: Naskah Ibr. dalam PL, naskah Yunani dalam PB dan naskah Yunani dalam PL.

  1. (1) Naskah tulisan Ibr. dalam PL. Tulisan tangan naskah ini dikaitkan sebagai karya para Masorit (--> Naskah Alkitab). Tulisan tangan yang ada dikembalikan pada dua buah sekolah Masorit yang berpengaruh besar. Kedua sekolah itu mempunyai cara masing-masing untuk memberikan tanda-tanda vokal. Sekolah yang satu masuk dalam kelompok Timur (Babilon) dan yang lain ke dalam kelompok Barat (Palestina). Tradisi Palestina memperoleh pengesahan yang resmi. Tulisan tangan para Masorit yang paling penting Adalah: Kodeks para Nabi yang ada di Kairo. Kodeks itu ditulis oleh Moshe ben Asyer (895. Tulisan tangan yang ditanggali). Yang kedua adalah Kodeks Alepo. Ditulis oleh Aharon ben Moshe ben Asyer (930). Hingga beberapa waktu yang lalu, salinan Kodeks Alepo ini dianggap sebagai tulisan Alkitab Ibr. yang paling tua dan paling lengkap. Oleh adanya kekacauan politik pada tahun 1947/49 dan oleh adanya usaha memindahkan tulisan-tulisan itu ke Isr., terjadilah kerusakkan pada tulisan tua itu. Jumlah kerusakan mendekati dua puluh lima persen. Kodeks lainnya yang tersimpan adalah kodeks B 19A dari perpustakaan umum di Leningrad (1008. Dewasa ini merupakan tulisan tangan Kitab Suci yang paling tua dan paling utuh). Tulisan kodeks itu menjadi dasar Kittel mencetak Alkitab Ibr, bagi cetakan yang ketiga (1937). Kecuali itu kodeks B 19A dijadikan dasar pula untuk penerbitan Biblia Hebraica Stuttgartensia. Tempat simpanan Alkitab (--> Genisa) di Kairo tidak terkalahkan jasanya dalam menyerahkan tulisan tangan bahan-bahan tua (sebagian naskah yang tersimpan di situ berasal dari abad enam atau abad lima). Mereka juga memberikan teks dengan catatan-catatan konsonan tua. Ketetapan tanda konsonan mereka sudah dilakukan sejak kira-kira tahun 100 ses. Mas. Teks yang lebih bernilai baru timbul dengan penemuan tulisan tangan dari --> Kumran.
  2. (2) Naskah tulisan Yunani dalam PB. Orang membedakan tulisan tangan papirus, mayuskel dan minuskel. Di samping itu masih ditemukan tulisan tangan leksioner (: kumpulan perikopa untuk digunakan dalam upacara liturgi). Kelompok mayuskel yang penting adalah: Kodeks Vatikanus (B atau O3; dari abad ke-4) dan Kodeks Sinaiticus (atau O1; dari abad ke-4) dan kodeks Alexandrinus (A atau O2; dari abad ke-5). Banyak tulisan papirus yang lebih tua daripada mayuskel. Lihat kumpulan papiri oleh Chester-Beatty dan Bodmer.
  3. (3) Naskah tulisan Yunani dalam PL (-- Septuaginta). Sekarang ini sudah ditemukan lebih dari 1500 naskah Yunani jenis ini. Yang termasuk paling penting di antaranya adalah: Kodeks Vaticanus, Kodeks Sinaiticus. Kodeks Alexandrinus dan beberapa papiri dari kumpulan Chester-Beatty dan Bodmer.



TIP #34: Tip apa yang ingin Anda lihat di sini? Beritahu kami dengan klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA