Lihat definisi kata "Surat" dalam Studi Kata

Surat

kasih sayang. Filemon 1:1
(1) bahasa yang dipakai kaum Yahudi. Yoh 19:20. (2) orang Yahudi, Yer 34:9. (3) keturunan Heber. Kej 40:15.
Kol 1:2.
(1) bangsa Roma. Yohanes 11:48 (2) kekuatan. Kisah 2:10
Kis 17:1
kata Gerika untuk Yehuda. Mat 10:4.

Yunani

Strongs #1444: ebraikov Hebraikos

1) Hebrew

1444 Hebraikos heb-rah-ee-kos'

from 1443; Hebraic or the Jewish language:-Hebrew.
see GREEK for 1443

Strongs #1445: ebraiov Hebraios

1) Hebrew
1a) any one of the Jewish or Israelitish nations
2) in a narrower sense, those who live in Palestine and use the
language of the country
3) all Jewish Christians, whether they spoke Aramaic or Greek

1445 Hebraios heb-rah'-yos

from 1443; a Hebr�n (i.e. Hebrew) or Jew:-Hebrew.
see GREEK for 1443

Strongs #1446: ebraiv Hebrais

1) Hebrew, the Hebrew language, not that however in which the OT
was written but the Chaldee, which at the time of Jesus and
the apostles had long superseded it in Palestine

1446 Hebrais heb-rah-is'

from 1443; the Hebraistic (Hebrew) or Jewish (Chaldee)
language:-Hebrew.
see GREEK for 1443

Strongs #1447: ebraisti Hebraisti

1) in Hebrew, i.e. in Chaldee

1447 Hebraisti heb-rah-is-tee'

adverb from 1446; Hebraistically or in the Jewish (Chaldee)
language:-in (the) Hebrew (tongue).
see GREEK for 1446

Strongs #5371: filhmwn Philemon

Philemon = "one who kisses"

1) a resident of Colosse, converted to Christianity by Paul, and the
recipient of the letter bearing his name

5371 Philemon fil-ay'-mone

from 5368; friendly; Philemon, a Christian:-Philemon.
see GREEK for 5368

Ibrani

Strongs #05680: yrbe `Ibriy

Hebrew = "one from beyond"

n pr
1) a designation of the patriarchs and the Israelites

adj
2) a designation of the patriarchs and the Israelites

5680 `Ibriy ib-ree'

patronymic from 5677; an Eberite (i.e. Hebrew) or descendant
of Eber:-Hebrew(-ess, woman).
see HEBREW for 05677

[Barclay]

Strongs #1444:

h, on Ibrani (yaitu Aram)

Strongs #1445:

ou [maskulin] orang Ibrani; orang Yahudi yang berbahasa Aram (Kis 6.1)

Strongs #1446:

idov [feminin] bahasa Ibrani (yaitu Aram)

Strongs #1447:

kata keterangan: dalam bahasa Ibrani atau Aram

Strongs #5371:

onov [maskulin] Filemon (Flm 1)

Aristeas, Surat [haag]

Aristeas (Surat).

Berita dari Aristeas (seorang penjabat khayalan dari raja Ptolemeus II Filadelfus, 285-247) kepada Filokrates, saudaranya. Surat itu menceritakan asal-mula terjemahan Yunani dari Kitab --> Pentateukh Ibr di --> Aleksandria (--> Septuaginta). Atas kehendak raja, Aristeas telah memilih 72 orang (enam orang tiap suku dari Yerusalem. Mereka dibawa ke pulau Faros dekat Aleksandria. Mereka membuat terjemahan Kitab Pentateukh yang benar-benar satu. Terjemahan itu dikerjakan bersama-sama dan diselesaikan dalam waktu 72 hari. Kemudian terjemahan itu disetujui oleh jemaat Yahudi di Aleksandria. Surat tersebut adalah sebuah pemalsuan dari abad ke 2 seb. Mas. (ada yang beranggapan abad pertama sesudah Mas.). Meskipun surat itu mengandung inti sejarah tentang timbulnya terjemahan Septuanginta, namun tujuannya adalah mengagungkan --> hukum Yahudi dan menunjukkan keunggulan --> kebijaksanaan Yahudi di atas kebudayaan Yunani. Boleh jadi surat itu dibuat sebagai propaganda untuk terjemahan tertentu dari Pentateukh dalam jemaat Aleksandria sendiri.

Filemon [haag]

Filemon. (Bhs. Yun.: yang mengasihi).

Seorang kristen yang kaya di dalam jemaat Kolose. Salah seorang budaknya, Onesimus, telah lari ke Roma dan ditobatkan oleh Paulus. Dengan sepucuk surat pujian, surat Filem, ia dikirim kembali ke ~F.

Filemon, Surat [haag]

Filemon (Surat Kepada Filemon).

Paulus meminta kepada --> Filemon untuk menerima kembali Onesimus. Paulus berharap untuk dapat mempertahankan Onesimus selaku pengantar. Mengenai keaslian dan kesatuan surat tidak ada pertentangan yang terjadi. --> Surat-surat penjara.

Ibrani [haag]

Ibrani.

  1. (I) BAHASA .
    1. (1) Bahasa Ibr.: itu termasuk kelompok bahasa Semit bagian barat. Bahasa ~I adalah bahasa Kanaan yang diambil-alih oleh orang-orang Isr., setelah mereka menguasai tanah Kanaan. Kemudian bahasa itu mereka kembangkan. Semula orang-orang Isr. berbahasa Aram. Sesudah zaman pembuangan, lambat-laun bahasa ~I didesak oleh --> bahasa Aram sebagai bahasa pergaulan. Tetapi bahasa ~I masih lama sekali digunakan orang sebagai bahasa Kitab dan bahasa kaum terpelajar. Oleh para penganut Sionisme, baru-baru ini bahasa ~I yang modern mulai dikembangkan. Sebutan "I" ditemukan pertama kali di dalam Prolog Sir. (pada abad kedua seb. Mas.). Ditempat-tempat lain Alkitab berbicara tentang "bahasa Kanaan" (Yes 19:18) atau bahasa Yahudi (Yes 36:11; 2Raj 18:26; Neh 13:24).
    2. (2) Bahasa ~I itu disalurkan di dalam kitab-kitab PL, di dalam --> Ostraka dari Samaria (: sekitar tahun 800 seb. Mas.), dari Lakhis dan Arad, di dalam tanggalan petani dari Geser (abad 10/9), di dalam tulisan pada terowongan Syiloah di Yerusalem (: sekitar tahun 700 seb. Mas.), di dalam berbagai --> meterai, di dalam --> meterai pada kendi tanah liat (pada zaman para raja dan Makabe), di dalam inskripsi dan fragmen surat-surat maupun naskah-naskah dari gurun Yuda (--> Kumran).
    3. (3) Perkembangan bahasa ~I hampir tidak bisa direkontruksi lagi, karena buku-buku Kitab Suci itu bahasanya selalu dimodernisir dan disesuaikan pada pemakaian bahasa Yerusalem. Pada hakekatnya kita mengenal bahasa itu, seperti yang ditulis pada akhir zaman kerajaan.
  2. (II). TULISAN. Tulisan Ibr. dibuat dengan --> Abjad Fenesia dengan 22 buah konsonan. Tulisan konsonan Ibr. dikenal pada tulisan ~I kuno (: tulisan Fenesia) dan pada tulisan kwadrat yang berkembang sejak abad ke-5. Kelompok Masorit menemukan dua buah cara menulis, yang mana semua vokal dibuatkan tanda-tanda titik: yaitu dengan cara Babilon (tulisan supralinear) dan cara Tiberias (: pada dasarnya tulisan ini adalah infra-linear. Di kemudian harinya tulisan ini mendesak yang lain dan mengalami perkembangan yang meluas sekali). Kini masih diragukan, apakah ucapan kata yang dibuat kelompok Masorit cocok dengan ucapan asli yang kuno. -- Naskah Alkitab. Gamb. 11.

Ibrani, Orang [haag]

Ibrani (Orang).

  1. (1) Pemakaian nama. Di dalam Alkitab Ibr., sebutan ~OI jarang dipakai. Oleh orang bukan Isr., ~OI digunakan untuk sebutan orang Isr. (lihat pada orang Mesir: Kej 39:1,17; Kel 1:16; orang Filistin 1Sam 4:6,9 dan lain-lain). ~OI juga dipakai oleh bangsa Isr. sendiri (atau lebih tepat oleh penderita biblis sendiri) terhadap orang bukan Isr. (Kej 40:15; Yun 1:9 dan lain-lain). Pada hukum ada beberapa ketentuan bagi budak ~OI akibat hutang (Kel 21:2-6; Ul 15:12; Yer 34:9,14). Di dalam Kej 14:13 Abraham disebut sebagai ~OI. Pada LXX dan tulisan para rabi memakai sebutan ~OI sebagai nama kehormatan (Yud.; 2Mak.). PB menamai ~OI itu orang-orang Yahudi yang dilahirkan di Palestina dari orang-tua Yahudi (Kis 6:1; 2Kor 11:22; Filip 3:5). Hal itu terjadi untuk membedakannya dari orang Helenis.
  2. (2) ~OI dan Hapiru,. Kata ~OI diambil dari alkitab dari kata Eber, seorang keturunan Sem (Kej 11:13-26). Sebutan itu harus mempunyai arti yang lebih luas daripada tergabung pada bangsa yang terpilih (: antara Eber dan Abraham ada lima keturunan). Oleh karenanya ~OI telah disamakan dengan Orang Khapiru yang dikenal dari naskah-naskah Hetit dan Akadis. Orang Khapiru itu sama dengan Hapiru dalam naskah Mesir dan "Hprm" dalam naskah Ugarit. Kenyataannya di mana disebutkan ~OI pada KS, si situ dokumen profan menyebutkan orang Hapiru pada daerah-daerah dan waktu yang sama. Di dalam Kitab Suci ~OI dipandang sebagai orang asing di daerah yang mereka diami, demikian pula orang Hapirus yang juga hadir di daerah itu, dalam waktu yang sama. Praktis perampasan yang sering mereka lakukan juga demikian perbandingannya, entah mereka itu orang Hapiru, entah mereka itu ~OI (Kej 14:13 dst.). Seperti halnya dengan orang Hapiru, ternyata ~OI menjadi prajurit di dalam pasukan asing (1Sam 14:21; 29:2). Tambahan pula, bahwa keadaan ~OI di Mesir mirip dengan situasi orang Hapiru di situ (: kerja paksa; kedua-duanya berada di daerah Mesir bawah). Dari segi linguis/ilmu bahasa, maka persamaan Hapiru/~OI sedikit sulit adanya (: terutama peralihan dari huruf p menuju huruf b): Tetapi masih tetap mungkin juga. Pada dewasa ini orang mempunyai perkiraan, bahwa ~OI adalah salah satu kelompok dari marga Hapiru.
  3. (3) Arti nama "Ibrani" Asal-usul kata "Ibrani" masih belum terungkap. Orang Yahudi meneghubungkan kata itu dengan kata habar (: menarik dari seberang: yang berasal dari seberang. Sebuah permainan pada asal-usul Abraham dari Mesopotamia). Sebuah usaha untuk memberikan arti pada kata "Ibrani" secara modern dihubungkan dengan kata "afar: debu, pasir (:orang-orang yang datang dari padang pasir). Nama Hapiru nampaknya bukan sebuah nama suku, melainkan sebuah nama jenis (: pada pengertian kita itu kira-kira mirip dengan pengertian kata "orang Nomad"). Tentu saja pada awal mulanya bisa saja nama itu mengungkapkan nama kelompok bangsa tertentu, tetapi di waktu kemudian lalu dialihkan pada kelompok lain yang ada kecocokannya dalam hal cara hidupnya.

Ibrani, Surat [haag]

Ibrani (Surat).

  1. (1) Mengenai pembuatan surat itu belum ada kejelasannya sampai detik ini. Sudah sejak abad ke-3 Gereja Timur menggabungkan surat itu pada surat-surat Paulus. Sedangkan di Gereja Barat surat itu baru dimasukkan ke dalam daftar Kanon pada pertengahan kedua dalam abad ke-4, atas pengaruh dari Timur. Penyelidikan baru pada dewasa ini berpendapat, bahwa surat itu tidak berasal dari Paulus. Bukan hanya bahasa dan coraknya yang sebagian besar berbeda dengan surat-surat Paulus, -- Pembuat ~SI menulis surat itu dengan bahasa Yunani yang terdidik dan teliti --, tetapi theologinya juga tidak cocok dengan theologi Paulus. Tentu saja di dalam isi ~SI itu bahan pikiran Paulus jelas ada. Orang tidak meragukannya (: misalnya: Kristus yang menjadi pengantara di dalam penciptaan Ibr 1:2-3; bdk. Kol 1:15). Tetapi, tema pokoknya, mengenai imamat agung Kristus, bukan persoalan yang dijadikan permasalahan oleh Paulus. Sebaliknya tidak ditemukan tema-tema Paulus yang penting di dalam ~SI (: pembenaran oleh iman; dualisme daging dan rokh). Meskipun ditemukan berbagai-macam dugaan (: Apollos atau Barnabas), tetapi dapatlah dinyatakan dengan pasti, bahwa penulis ~SI adalah seorang Kristen Yahudi aliran Helenis. Ia termasuk kelompok generasi kristen yang kedua. Dari pandangan ini ~SI (Bdk.: 1 Klem) boleh diperkirakan ditulis antara tahun 80 dan 90.
  2. (2) ~SI ini bertujuan memperingatkan pembaca, agar jangan murtad atau letih-iman. Dalam hal itu ia simpulkan terus-menerus alasan-alasan dari PL dan ia perlihatkan suatu pengetahuan yang tepat mengenai kebiasaan persembahan kurban Yahudi. ~SI merupakan usaha pertama yang agak besar, di mana PL diberi nilai kristologis lewat jalan penafsiran Allegoris (: penjelasan tentang nama-nama pribadi Ibr 7:2; hubungan pada Kristus Ibr 2:6 dst.) dan lewat jalan eksegese typologis (: Melkisedekh sebagai type/lambang Imam Agung PB: bab 7). Di dalam memberikan pasangan-istilah yang selalu baru dan sekaligus berlawanan-arti (: bayang-bayang -- kenyataan; duniawi -- surgawi; fana -- tetap dan lain-lain) ia membedakan aturan Allah yang baru dari aturan yang lama.
  3. (3) Oleh cara pembuktian tadi, maka cukup lama orang percaya, bahwa ~SI diberikan pada jemaat kristen Yahudi di dalam atau di luar Palestina. Tetapi, karena pembuatnya berbicara beberapa kali mengenai iman terhadap Allah secara umum (Ibr 3:12 dbtl.) dan tidak membeda-bedakan antara Yahudi dan Kafir, -- titel "kepada orang Ibrani" mestinya sebuah tambahan dari waktu kemudian --, maka orang boleh menerka, bahwa penulis menunjukkannya kepada orang kristen dari asal sembarangan (: boleh jadi asal Romawi?). Sekarang ini juga masih tetap dipersoalkan, apakah di sini orang boleh mempersoalkan masalah "sepucuk surat" itu. Kepala surat tidak diberikan, sehingga kita cenderung memutuskan akan adanya sebuah khotbah yang dikirimkan kepada suatu jemaat tertentu dengan diberi sebuah penutup yang bercorak surat.

Kolose [haag]

Kolose.

Sebuah kota di Frigia pada sungai Lykos, pada jalan raya perdagangan dari Sardes ke Apamea. Di zaman PB, Laodikia, tetangganya telah berhasil menjadi lebih penting dan lebih makmur daripada K, yang pada saat sebelumnya sangat kaya karena perdagangan wool dan tekstilnya. Jemaat Kristen yang dibentuk oleh Eprafas pada umumnya terdiri dari orang-orang Kristen asal kafir.

Kolose, Surat [haag]

Kolose (Surat Kolose).

Salah satu di antara -- surat-surat dari penjara. Isinya menghadapi suatu ajaran sesat yang merembes masuk ke Kolose. Ajaran salah itu mengusahakan pengetahuan spekulatif maupun mengandalkan bentuk-bentuk askese tertentu dan mengusahakan penghormatan barat-sebelah untuk memuja para malaekat. Paulus menjajarkannya dengan menunjukkan kekuasaan Kristus yang mutlak adanya. Kristus berkuasa atas kekuasaan kosmos dan kekuasaan surga. Dengan ikut-sertanya seorang kristen dalam kebebasannya dari hukum, maka berkembanglah padanya tuntutan menuju suatu hidup yang baru. -->. Keaslian surat ~K itu sering diragukan atas dasar pertimbangan sastra (--> Surat Efese) dan atas dasar sejarah agama (: adanya jejak-jejak suatu ajaran Gnosticisme). Orang juga tidak bisa memberikan pembuktian yang meyakinkan mengenai keasliannya, bahwa surat itu tidak berasal dari rasul Paulus.

Roma, Surat [haag]

Roma (Surat Kepada Jemaat Roma). (disingkat ~SR).

Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma.

  1. (I). SEBAB DAN TUJUAN. Sehubungan dengan rencana misi yang besar di Spanyol (Roma 15:24,28) Paulus terpaksa harus menguraikan posisi theologinya dan memperbaiki interprestasi kafir kristen (: orang kristen bekas kafir) maupun interprestasi Yahudi kristen yang salah terhadap ajarannya. Di samping itu timbul ketegangan-ketegangan di kalangan jemaat Romawi karena perintah pantangan tertentu dan larangan-larangan pada saat-saat tertentu. Barangkali sebuah permintaan jemaat menyebabkan Paulus memberikan peringatannya, bahwa mereka yang "kuat" (mungkin para orang Kristen asal kafir yang telah dibebaskan dari hukum) seharusnya menerima mereka "yang lemah" (barangkali para kristen Yahudi yang tidak dapat melepaskan dirinya dari hukum) dalam cinta kasih (Roma 14:1-15:13).
  2. (II). PENULISAN DAN KEASLIANNYA. Paulus menulis ~SR menjelang akhir karyanya di daerah Timur (Rom 15:25-28) sekitar tahun 58 sesudah Mas. dan diperkirakan di kota Korintus. Keaslian ~SR dipandang sebagai terbukti. Hanya pada doksologi penutupnya timbul keragu-raguan (Rom 16:25-27). Sehubungan dengan daftar pemberi salam (Rom 16:3-16) permintaan perhatian (Rom 16:1-2) dan peringatan (Rom 16:17-20) timbul persoalan, apakah bagian tersebut benar-benar termasuk ~SR yang asli ataukah merupakan sebuah tambahan dari waktu kemudian.
  3. (III). CARA PENYAJIAN DAN SUSUNAN. Surat yang didiktekan (Paulus memperkembangkan gagasannya dalam saat mendikte) kepada seorang penulis Tertius (Rom 16:22) dalam bahasa Yunani melengkapi kekurangan sistema dan kelengkapan ajaran dengan suatu dinamika yang hidup dan asli. Pada umumnya menyolok sekali corak khotbah di situ. Uraian theologi dan nukilan-nukilan perenetis dibuat bergantian (bdk.: Rom 6:1-14). Penafsiran PL (oleh Paulus) merupakan cara penguraian yang lazim sekali dalam Yudaisme pada saat itu dan kini kadang-kadang asing sekali bagi kita. Di situ nampak jelas adanya susunan yang tertentu:
    1. (1) Pendahuluan: Salam dan hubungannya dengan Roma (Rom 1:1-17).
    2. (2) Bagian utama:
      1. (a) Injil tentang kebenaran Allah dan dibenarkannya manusia atas dasar iman (Rom 1:18-8:39).
      2. (b) Tempat bangsa Isr. di dalam rencana keselamatan Allah (Rom 9:1-11:36).
      3. (c) Petunjuk-petunjuk praktis (Rom 12:1-15:13).
    3. (3) Penutup: Salam dan permintaan perhatian (Rom 15:14-16:24) serta doksologi (Rom 16:25-27).
  4. (IV). TUJUAN DARI URAIAN. Bagian inti ~SR ini dipaparkan dalam kalimat: Hanya oleh karya keselamatan Allah karena kasihilah manusia dapat dibenarkan (Rom 3:21-26): Tanpa menempati hukum Yahudi. Hanya oleh iman terhadap Yesus Kristus, yang oleh kematian-silih-Nya telah menebus semua orang. Untuk itu Abraham dipakai sebagai bukti di dalam Alkitab (bab 4). Di dalam titik pandangan universilnya, Paulus menghubungkan seluruh umat manusia dengan Adam dan dengan Kristus (kematian dan hidup). Kedosaan selalu datang lagi untuk menyerang, meskipun keselamatan telah diperoleh lewat pembenaran, sehingga orang kristen tidak dilepaskan dari perbuatan yang etis-susila. -- Tema yang kedua (bab 9-11) timbul dari pertanyaan, mengapa Isr., yaitu bangsa yang ditentukan dan terpilih untuk keselamatan, tidak menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus. Paulus percaya, bahwa pada akhirnya Allah akan mengasihani bangsaNya.

Surat [haag]

Surat.

  1. (1) ~S di dalam PL. Di dalam lingkungan Timur-tengah di luar Isr., ternyata ~S sudah dikenal sejak zaman purba (: Surat-surat dengan tulisan paku dari Babilon purba, surat-menyurat yang meluas dari Asyur-Babilon dan Mesir (--- Amarna). Tetapi ~S yang sebenarnya baru timbul di PL pada zaman para raja: ~S Daud kepada Yoab (2Sam 11:14), ~S Izebel (1Raj 21:8), ~S Yehu kepada para penatua di Samaria (2Raj 10:1), dua pucuk ~S dari Yeremia (Yer 29:1; Bar 6), kemudian ~S.~S kenalan (2Raj 5:5), ~S ucapan selamat (2Raj 20:12; Yes 39:1), ~S ancaman (2Raj 19:14 dan seterusnya), dan akhirnya ~S pembelian (Yer 32:10) dan ~S cerai (Ul 24:1 dan lain-lain). Sesudah waktu pembuangan kita kenal adanya ~S.S. Akta-akta dan maklumat pada Dan dan Ezr. Pada zaman Yunani ada ~S.S dari orang Yahudi, dari raja-raja Siria, dari orang-orang Romawi dan dari orang-orang Sparta pada 1/2 Mak.
  2. (2) ~S di dalam PB. Bentuk ~S di dalam PB hanya mengalami. perubahan kecil. Pada hakekatnya bentuk yang lama tetap terpelihara: Sebuah pendahuluan dengan nama penulis, nama yang dialamatkan, salam, isi surat, penutup dengan ucapan salam maupun ucapan berkat. Surat-surat Paulus timbul dari keadaan konkrit yang ditujukan pada orang-orang tertentu. Meskipun mengandung sifat-sifat sastra, namun tulisan itu tetap merupakan surat yang nyata. Sebaliknya ~S. ~S lain di dalam PB --- "~S.S Katolik" (di luar 2 dan 3Yoh), Ibr dan ketujuh ~S dalam Why, --- secara meluas tetap mengandung jenis ~S sastra. Hal itu tidak berarti, bahwa di situ dibicarakan melulu tentang khayalan seni sastra. Dalam ~S itu penulis mengarahkan dirinya pada suatu kelompok pembaca umum.

Tesalonika, Surat [haag]

Tesalonika (Surat).

Dalam perjalanan misi kedua (50 atau 51) Paulus dapat membentuk jemaat di Tesalonika yang sebagian terdiri dari orang-orang Kristen asal kafir (Kis 17:1-4; 1Tes 1:9). Atas upaya orang-orang Yahudi ia terpaksa mengungsi dari kota itu. Dari kota Atena ia lalu mengirim Timotius ke Tesalonika (1Tes 3:1-6). Timotius membawa berita baik ke Korintus (1Tes 3:6) dan membawa persoalan-persoalan tertentu (1Tes 4:13) yang menyebabkan Paulus menulis 1Tes.

  1. (1) 1Tes dibagi atas dua bagian. Dalam bagian 1 (1Tes 1:2-3:12) Paulus berterimakasih atas iman jemaat (1Tes 1:2-10) dan ia membela tindakannya di Tesalonika (1Tes 2:1-12). Kemudian ia bicarakan kembali hidup iman jemaat (1Tes 2:13-16) dan ia tunjukkan jenis hubungannya dengan jemaat (1Tes 2:17-3:13). Bagian kedua (1Tes 4:1-5:28) memuat nasihat-nasihat dan ajaran-ajaran: Paulus mengingatkan kewajiban susila yang telah mereka terima (1Tes 4:1-12). Ia bicarakan nasib mereka yang meninggal sebelum parousi (1Tes 4:13-18), menghubungkannya dengan permintaan untuk berjaga-jaga (1Tes 5:1-11) dan menambahkan nasihat-nasihat untuk hidup jemaat mereka (1Tes 5:12-22). Kemudian lalu diikuti seruan berkat dan salam (1Tes 5:23-28). Di atas segala-galanya 1Tes mengandung maksud pastoral:Paulus ingin membangun dan menguatkan jemaat Tesalonika, agar mereka melanjutkan jalan yang telah mulai mereka tempuh.
  2. (2) Di dalam 2Tes 1:1-2:18 itu Paulus terutama menghadapi salah-tangkap dan menerangkan masalah parousi. Salam pembukaan (2Tes 1:1-2) yang diikuti ucapan terima kasih pada jemaat dan doa untuk mereka (2Tes 1:3-12). Paulus mengingatkan jemaat terhadap harapan yang keterlaluan tentang parousi: Anti Kristus harus datang terlebih dulu, sebelum kedatangan Hari Tuhan (2Tes 2:1-12). Oleh sebab itu ia menasihati mereka agar tetap setia (2Tes 2:13-3:5) dan memberikan petunjuk kepada mereka, bagaimana menghadapi mereka yang tidak memperhatikan aturan maupun para pemalas di dalam jemaat (2Tes 3:6-15). Penutup surat (2Tes 3:16-18).
  3. (3) Keaslian dan kesatuan dari 1Tes hampir tidak dipertentangkan orang. Oleh karena di dalam 2Tes 1:1-2:18 ada kecocokan yang besar dengan 1Tes di dalam susunan, di dalam gagasan maupun karena pembetulan apokaliptis mengenai pandangan parousi (bab 2), maka kritik ilmiah yang lebih kuno telah menganggap bahwa 2Tes 1:1-2:18 merupakan suatu pemalsuan dari waktu kemudian (sesudah Paulus). Tetapi kebanyakan para penyelidik ilmiah modern membela keaslian surat itu. Sebab hampir tidak mungkin, bahwa orang lain bisa menguasai bahasa Rasul dengan betul pasti. Adapun kesamaan kedua surat itu barangkali disebabkan oleh urutan waktu yang begitu cepat. Di dalam suratnya kepada jemaat di Filipi Polikarpus telah mengutip surat 2Tes 1:1-2:18. Jadi surat itu sudah diakui berasal dari rasul Paulus sejak awal abad 2 Sesudah Mas.

Yakobus [haag]

Yakobus. (Bentuk Yun. untuk kata --> Yakub).

  1. (1) ~Y yang tua, putera Zebedeus dengan Salome (Bdk.: Mark 15:40 dengan Mat 27:56), saudara laki-laki Rasul Yohanes. Bersama dia ~Y dipanggil menjadi murid (Mat 4:21). Bersama Petrus mereka berdua termasuk murid Yesus yang terdekat (Mat 17:1; 26:37; Mark 5:37; 13:3). Pada tahun 44 ~Y dibunuh sebagai martir pada zaman pemerintahan Herodes Agripa I (Kis 12:2).
  2. (2) ~Y yang muda, putera Alfus (Mat 10:3; Mark 3:18; Kis 1:13), salah seorang dari 12 rasul. Nama tambahan (: "yang muda") ia peroleh karena ia salah disangka menjadi Yakobus (3). Kekeliruan itu mulai terbukti sejak Hironimus.
  3. (3) ~Y saudara Yesus (Mark 6:3 dsj.) dengan julukan tambahan "yang kecil". Di waktu kemudian juga disebut saudara Tuhan, putera Klopas dengan Maria (Bdk.: Mark 15:40 dengan Yoh 19:25). Barangkali ia baru bertobat pada saat penampakan Kristus 1Kor 15:7. Ia tidak menyebut dirinya rasul (Yak 1:1). Setelah Petrus mengungsi (Kis 12:17) ia menjadi kepala umat di Yerusalem (Gal 1:19; 2:9,12) dan memegang peran penting di dalam --> Konsili para rasul. Pada dasarnya ia mengakui kebebasan dari hukum (Gal 2:1-10). Sikapnya yang sedikit tertutup terhadap orang kafir boleh jadi membuatnya dihormati oleh orang-orang Yahudi. Pada tahun 62 ia dirajam karena usaha Imam Agung Ananose II (Ant. 20,9,1). Ia adalah pembuat --> Surat Yakobus.
  4. (4) "Protoevangelium ~Y" yang diperkenalkan sebagai "pengutaraan" seorang yang bernama ~Y. Yang dimaksudkan itu mungkin saudara Yesus dari perkawinan Yusuf yang pertama. Barangkali tulisan itu berasal dari seorang Kristen asal kafir di Mesir dan pada pertengahan kedua dalam abad 2 mendapat redaksinya yang terakhir dalam bahasa Yunani. Dengan menggunakan motif-motif dari PL riwayat hidup Maria diceritakan mulai dengan kelahirannya sampai pada pengejarannya oleh Herodes. Berbagai corak Mariologi itu digemari rakyat pada waktu berikutnya dan mempengaruhi sejarah dogma, liturgi, ikonografi dan kepercayaan di beberapa tempat. Di bagian barat Gereja, tulisan itu ditolak, sedangkan di bagian timur, tulisan itu sangat digemari.

Yakobus, Surat [haag]

Yakobus (Surat).

Surat ini adalah yang pertama di antara --> Surat-surat Katolik. ~SY termasuk tulisan deuterokanonik (Misalnya: Eusibius menolak dimasukkannya ~SY ke dalam daftar kanon). Di bawah pengaruh Hironimus dan Agustinus surat itu diakui secara umum sebagai tulisan Kitab Suci pada abad 4. Hanya Yakobuslah (3) yang dipandang menjadi penulisnya. Meskipun ~SY ditulis dalam bahasa Yunani yang utuh, namun corak dan isinya menunjukkan, bahwa penulisnya adalah seorang Yahudi. Reaksi di dalamnya atas ajaran Paulus perihal pembenaran iman (Bdk.: Yak 2:24 dengan Rom 3:28), mengandaikan, bahwa surat kepada umat di Roma sudah tersebar luas sebelum tahun 62, tahun meninggalnya Yakobus, akan tetapi hal ini boleh diragukan. Oleh sebab itu perlu diperhitungkan, bahwa nukilan polemik Yak 2:14-26 ditambahkan oleh seorang redaktor pada surat yang semula masih melulu parenetis itu. ~SY ini ditujukan kepada "para kristen yang tersebar di mana-mana". Hal itu berarti, bahwa surat tersebut sudah harus ditulis sebelum tahun 70 (: sesudah tahun 70 sudah tidak ditemukan jemaat umat Yahudi Kristen). Berarti juga bahwa ~SY ditulis di Yerusalem, tempat Yakobus sendiri menjadi Uskup. Surat tersebut memuat sebuah kumpulan amsal-amsal, yang disusun menurut isi kesusilaan. Di dalam surat itu ada gagasan dogmatis. Surat itu tadi lebih tepat disebut sebuah homili perihal percobaan (Yak 1:2-18), perihal kekayaan, perihal pemeliharaan orang sakit dan lain-lain (Yak 4:13-5:20).

Yudas, Surat [haag]

Yudas. (Bentuk Yun-Lat. dari --> Yehuda).

  1. (1) ~Y orang dari Galilea (Kis 5:37) asal dari Gamala di daerah Gaulanitis. Pada waktu ada cacah-jiwa yang dilakukan oleh Quirinus, ia telah menggerakkan orang-orang Yahudi melawan bangsa Romawi. Ia adalah seorang pengikut theokrasi yang muntlak. Ia mendirikan sebuah gerakan religius yang fanatik. Gerakan itu disebut gerakan para --> Zelot.
  2. (2) ~Y orang --> Makabe.
  3. (3) ~Y --> Iskariot, putera Simon. Salah seorang dari ke-12 rasul. Injil Sinoptik memberitakan perundingannya dengan Majelis Besar Yahudi (Mat 26:14-16 dsj), memberitakan pula tentang sikapnya di dalam perjamuan malam (Mat 26:25), tentang ciumannya terhadap Yesus (Mat 26:48-50 dsj), tentang kegelisahan batin dan kematiannya (Mat 27:3-10). Pengkhianatan ~Y merupakan sebuah persoalan bagi jemaat purba. Mereka berusaha mencari pemecahan dengan menghubungkan pengkhianatan itu pada ketidakpercayaannya (Mat 26:1-16; Mark 14:1-11), pada nafsunya akan harta (Yoh 12:4-6) atau pada bisikan setan (Luk 22:3; Yoh 13:2,27). Lukisan yang macam-macam tentang kematiannya (Mat 27:5: menggantung diri; Kis 1:18-19: perutnya terbelah; Papias: membusuk hidup-hidup), menunjukkan keinginan mereka untuk melihat hukuman yang pantas atas penghianatan ~Y terhadap Yesus.
  4. (4) ~Y putera Yakobus (Luk 6:16; Kis 1:13; pada Mark: --> Tadeus; pada Mat: (Alfeus). Sejak Tertulianus dan Origenes ia disamakan dengan saudara kandung Yakobus dan penulis surat ~Y. Dewasa ini pandangan tersebut ditolak, sebab dipandang tidak mungkin.
  5. (5) ~Y dari Damsyik, penghuni jalan "lurus". Diperkirakan seorang kristen Yahudi, yang menerima Paulus ke dalam rumahnya. (Kis 9:11).

Yakobus [kecil]

KS.-

  1. anak Zebedeus, Mat 4:21; 17:1; Mr 1:19,29; 5:37; 9:2; 10:35,41; Mr 13:3; 14:33; Luk 5:10; 9:54; Kis 1:13; 12:2
  2. anak Alfeus, Mat 10:3; Mr 3:18; Luk 6:15; Kis 1:13
  3. anak Maria, Mat 27:56; Mr 15:40; 16:1; Luk 24:10
  4. saudara Yesus, Mat 13:55; Mr 6:3; Kis 12:17; 15:13; 21:18; Gal 1:19; 2:9,12
  5. ayah Yudas, Luk 6:16; Kis 1:13
  6. penulis surat, Yak 1:1
  7. saudara Yudas, Yud 1:1

Yudas [kecil]

KS.- [PB]

  1. Iskariot, Mat 10:4; 26:14,25,47; 27:3; Mr 3:19; 14:10,43; Luk 22:3,47-48; Yoh 6:71; 12:4; 13:2,26,29; 18:2-3,5; Kis 1:16,25
  2. saudara Yesus, Mat 13:55; Mr 6:3
  3. rasul, Yoh 14:22
  4. orang Galilea, Kis 5:37
  5. dari Damsyik, Kis 9:11
  6. dari Yerusalem, Kis 15:22,27,32

Yakobus [tokoh]

Yakobus

  1. Rasul; saudara Yohanes (Mat 4:21-22; 10:2; Mr 3:17; Luk 5:1-10). Dipanggil Yesus (Mat 4:21-22; Mr 1:19-20; Luk 5:10-11). Melihat Yesus dimuliakan (Mat 17:1-13; Mr 9:1-13; Luk 9:28-36). Dibunuh oleh Herodes (Kis 12:2).
  2. Rasul; anak Alfeus (Mat 10:3; Mr 3:18; Luk 6:15).
  3. Saudara Yesus (Mat 13:55; Mr 6:3; Luk 24:10; Gal 1:19), dan Yudas (Yud 1:1). Sebagai saksi kebangkitan (1Kor 15:7). Bersama-sama dengan orang percaya sebelum Hari Pentakosta (Kis 1:13). Mengakui Paulus (Gal 2:1-10). Pemimpin gereja di Yerusalem (Kis 12:17; dalam Kis 15:1-41; 21:18; Gal 2:9,12). Dikunjungi oleh Paulus (Kis 21:18-26). Penulis surat kiriman (Yak 1:1).

Yudas [tokoh]

Yudas

  1. Rasul; anak Yakobus (Luk 6:16; Yoh 14:22; Kis 1:13). Mungkin juga dipanggil Tadeus (Mat 10:3; Mr 3:18).
  2. Saudara Yakobus dan Yesus (Mat 13:55; Mr 6:3; Yud 1:1).
  3. Nabi Kristen (Kis 15:22-32).
  4. Rasul, juga dipanggil Iskariot, yang menghianati Yesus (Mat 10:4; 26:14-56; Mr 3:19; 14:10-50; Luk 6:16; 22:3-53; Yoh 6:71; 12:4; 13:2-30; 18:2-11). Membunuh diri (Mat 27:3-5; Kis 1:16-25).

FILEMON [biotokoh pb]

IstriApfia
AnakArkhipus
Disebut pertamaFilemon 1
Namanya disebut1 X
Kitab yang menyebutFilemon
PekerjaanOrang kaya pemilik budak
Tempat kelahiranMungkin di Kolose
Terakhir disebutFilemon 1
Fakta pentingPaulus mengalamatkan sebuah surat dari Perjanjian Baru kepada Filemon.
Ringkasan
  1. I. Pengharapan dan pujian kepada Filemon; File 1-7
    1. A. Filemon adalah sahabat:
      1. 1. Bagi Paulus di Roma; File 2
      2. 2. Bagi orang Kristen di Kolose; File 7
    2. B. Filemon seorang berkeluarga; File 2
  2. II. Seruan dan permintaan kepada Filemon; File 8:17
    1. A. Latar belakang dari seruannya, bahwa Onesimus, budak yang melarikan diri dari Filemon, telah ditemukan oleh Paulus di Roma, dan mengirim kembali kepada Filemon, supaya diterima sebagai saudara dalam Kristus.
    2. B. Dasar dari seruannya.
      1. 1. Pengampunannya, untuk kepentinganmu; File 11,15
      2. 2. Pengampunannya, untuk kepentingan dia; File 16
      3. 3. Pengampunannya, untuk kepentinganku; File 9,17-18
  3. III. Jaminan dan janji kepada Filemon; File 19-25
    1. A. Kepercayaannya kepada Filemon; File 21
    2. B. Permintaannya kepada Filemon; File 22

YAKOBUS (Rasul) [biotokoh pb]

AyahZebedeus. Mat 4:21
IbuSalome. Mark 15:40
Disebut pertamaMat 4:21
Namanya disebut9 X
Kitab yang menyebutMatius, Markus, Lukas dan Kisah Para Rasul
PekerjaanNelayan, sebelum jadi rasul.
Tempat kelahiranBetsaida
Terakhir disebutKis 12:2
Fakta pentingIa dibunuh oleh raja Herodes dengan pedang.
Ringkasan
  1. I. Pelayanan. Yakobus
    1. A. Panggilannya.
      1. 1. Ia bertemu dengan Yesus. Mat 4:21,22; Mark 1:19,20; Luk 5:10,11.
      2. 2. Panggilan resminya. Mat 10:2; Mark 3:17; Luk 6:14.
    2. B. Kerjasama, antara Petrus, Yakub dan Yohanes.
      1. 1. Melihat Yesus dimuliakan. Mat 17:1; Mark 9:2; Luk 9:28
      2. 2. Hadir dalam kebangkitan anak perempuan Yairus. Mark 5:37; Luk 8:51.
      3. 3. Waktu Yesus berdoa di taman Getsemani. Mark 14:33
    3. C. Sifat jasmaniah.
    4. Pada suatu saat sifat kedagingannya menonjol.
      1. 1. Membedakan golongan. Mark 9:38-41; Luk 9:49,50.
      2. 2. Sifat egois
        1. a. Permintaan untuk duduk di samping Yesus. Mark 10:35-37.
        2. b. Kemarahan dari murid yang sepuluh. Mark 10:41.
        3. c. Tanggapan Yesus.
          1. (1) Terhadap kedua murid (Yakubus dan Yohanes). Mat 20:23.
          2. (2) Terhadap kesepuluh murid. Mat 20:25-28.
      3. 3. Sifatnya menghakimi.
        1. a. Karena orang Samaria tidak mau menerima Yesus. Luk 9:51-54.
        2. b. Teguran Yesus kepadanya. Luk 9:55,56.
  2. II. Kematiannya sebagai martir.
    1. A. Raja bertindak keras kepadanya. Kis 12:1.
    2. B. Yakobus di penggal kepalanya. Kis 12:2.

YAKOBUS (Saudara Yesus) [biotokoh pb]

AyahYusuf, Mat 13:55
IbuMaria
Disebut pertamaMat 13:55
Namanya disebut11 X
Kitab yang menyebutMatius, Markus,Yohanes,Kisah Para Rasul, I Kor, Galatia,Yakobus dan Yudas.
PekerjaanRasul dan Gembala
Tempat kelahiranNazaret
Tempat kematianTradisi, menyebutnya, di lembah Kidron, di luar Yerusalem.
Terakhir disebutYudas 1
Fakta pentingIa adalah Gembala salah satu Gereja di Yerusalem. Dan penulis Kitab Yakobus.
Ringkasan
  1. I. Keragu-raguannya beserta saudara-saudaranya tentang Yesus.
    1. A. Kemarahannya. Yoh 7:3-5
    2. B. Jawab Yesus. Yoh 7:6-8
  2. II. Setelah kebangkitan Tuhan Yesus,Tuhan menampakkan diri kepadanya sehingga ia percaya. I Kor 15:7
  3. III. Yakub, Gembala sidang.
  4. Ia menjadi Gembala pada Gereja di Yerusalem. Tiga peristiwa di Kisah Para Rasul, memberi kesan:
    1. A. Ketika Petrus dilepaskan oleh Tuhan dari penjara. Kis 12:16,17
    2. B. Pidato Yakobus di depan Sidang di Yerusalem Kis 15:13,14,19.
    3. C. Terakhir Paulus mengunjungi Yakobus. Kis 21:17,18
  5. IV. Yakobus berpengaruh.
  6. Paling tidak karena dua kesempatan terakhir.
    1. A. Terhadap Petrus. Gal 2:11,12
    2. B. Terhadap Paulus Kis 21:17,18,21-24.
  7. V. Yakobus pendukung pekerjaan Tuhan.
    1. A. Ia mendorong Petrus dalam kunjungannya yang pertama ke Yerusalem. Gal 1:18,19
    2. B. Yakobus sebagai soko guru jemaat. Gal 2:1,9.
  8. VI. Dia adalah penulis Kitab Yakobus.
  9. Kitab Yakobus banyak menulis tentang "Kedewasaan dan kesempurnaan".
    1. I. Penderitaan membuat orang dewasa. Yak 1:1-15.
      1. A. Latar belakang penderitaan, yang keduanya dari Allah dan dari Setan, terhadap orang-orang Kristen.
        1. 1. Maksud Allah untuk memurnikan dan bertambah kuat dan supaya menjadi baik. Yak 1:2,12
        2. 2. Maksud Setan, supaya manusia itu menjadi susah dan lemah, dan hidup dalam kepahitan. Yak 1:13-15.
      2. B. Tujuan penderitaan:
        1. 1. Menghasilkan ketekunan dan kesempurnaan. Yak 1:3,4.
        2. 2. Dan akhirnya menerima janji Allah. Yak 1:12.
      3. C. Respon terhadap
        1. 1. Positif,
          1. a. Kita harus memuji Tuhan dan bersyukur. Yak 1:2.
          2. b. Kita harus berdoa saat itu. Yak 1:5.
          3. c. Kita harus bertekun, melalui itu. Yak 1:12.
        2. 2. Negatif.
          1. a. Jangan bimbang. Yak 1:6-8.
          2. b. Layu dan gugur seperti kembang rumput. Yak 1:9-11.
    2. II. Belajar firman,membuat orang jadi dewasa. Yak 1:16-25.
      1. A. Semua yang baik PengarangNya Bapa. Yak 1:17.
      2. B. Yang dicapai. Yak 1:18.
      3. C. Nasihatnya; Peringatannya; Tegurannya.
        1. 1. Perbuatan kita harus murni. Yak 1:19.
        2. 2. Kelakuannya sesuai dengan firman. Yak 1:21,22.
      4. D. Analogi / Kiasan. Yak 1:23,24.
      5. E. Jaminannya. Yak 1:25
    3. III. Kesungguhan menjadikan dewasa. Yak 2:1-13.
      1. A. Perintah yang berlawanan dengan sikap memihak. Yak 2:1-8.
      2. Teladan keduniawian. Yak 2:5.
      3. B. Akibat dari sikap memihak. Yak 2:9-13.
        1. 1. Melanggar Hukum. Yak 2:9-11.
        2. 2. Akan diadili hukum. Yak 2:12,13.
    4. IV. Pelayanan menjadikan dewasa. Yak 2:14-26.
      1. A. Beberapa orang mengira ada kontradiksi antara Yakobus dan Paulus.
      2. Catatan:
        1. 1. Perkataan Paulus: "Karena kasih karunia kamu diselamatkan, dan bukan usahamu sendiri. Ef 2:8,9.
        2. 2. Perkataan Yakobus: "Apa gunanya iman tanpa perbuatan? Manusia dibenarkan karena perbuatannya, dan bukan hanya karena iman." Yak 2:14,24
      3. B. Hal-hal yang khusus.
        1. 1. Paulus berbicara mengenai penghakiman vertikal dihadapan Tuhan.
        2. 2. Yakobus berkata mengenai penghakiman horizontal di hadapan manusia.
      4. C. Polanya.
        1. 1. Dua contoh iman di kepala.
          1. a. Tentang kemiskinan. Yak 2:15-16.
          2. b. Tentang Setan. Yak 2:19
        2. 2. Dua contoh iman yang di kepala dan di hati.
          1. a. Abraham. Yak 2:21-23.
          2. b. Rahab. Yak 2:25.
      5. D. Asas/Prinsip: Iman tanpa perbuatan adalah mati. Yak 2:17.
    5. V. Khotbah yang kuat membuat manusia dewasa.
      1. A. Pentingnya lidah. Yak 3:2
      2. B. Ilustrasi dari lidah:
        1. 1. Bagaimana lidah menguasai.
          1. a. Seperti kekang pada kuda. Yak 3:3
          2. b. Seperti kemudi pada kapal. Yak 3:4
          3. c. Seperti api membakar hutan. Yak 3:5
        2. 2. Bagaimana lidah dapat merusak.Yak 3:5
      3. C. Dosa dengan lidah. Yak 3:5,6; 1:26
        1. 1. Dapat merusak kesaksian. Yak 1:26
        2. 2. Dapat mengotori jalan hidup. Yak 3:6
      4. D. Lidah yang tidak dapat dikendalikan. Yak 3:7-8.
      5. E. Ketidaktetapan lidah. Yak 3:9-12
        1. 1. Berlawanan / kontradiksi. Yak 3:9-12
        2. 2. Kesimpulan. Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? Yak 3:11,12.
      6. F. Pengajaran untuk lidah.
        1. 1. Mencoba berbicara tentang hikmat Allah. Yak 3:13,17,18.
        2. 2. Tolaklah tipu daya setan. Yak 3:14-16.
    6. VI. Kepatuhan kepada Allah membuat kedewasaan. Yak 4:1-17
      1. A. Apa yang harus kita hindari:
        1. 1. Kedagingan. Yak 4:1-3,11,12,16,17.
        2. 2. Keduniawian. Yak 4:4,5
        3. 3. Setan. Yak 4:7
      2. B. Apa yang kita nikmati.
        1. 1. Kasih karunia dari Allah. Yak 4:6
        2. 2. Jaminan dari Allah.
          1. a. KehadiranNya. Yak 4:8
          2. b. Kita ditinggikan. Yak 4:10
        3. 3. Pimpinan Allah. Yak 4:13-15
    7. VII. Pengorbanan diri membuat kedewasaan: Yak 5:1-6
      1. A. Sengsara bagi kekayaan. Yak 5:1
      2. B. Keburukan dari kekayaan. Yak 5:2,5
      3. C. Kekejaman dari kekayaan. Yak 5:4,6
      4. D. Penghukuman dari kekayaan. Yak 5:3
    8. VIII. Kesabaran/ketaatan membuat dewasa. Yak 5:7-11
      1. A. Contoh; Ayub dalam pencobaan. Yak 5:10-11
      2. B. Petani dan hasil panen. Yak 5:7
      3. C. Juru Selamat dan kedatangannya kembali. Yak 5:8,9
    9. IX. Doa membuat kedewasaan. Yak 5:12-18
      1. A. Masa-masa doa; bila jiwa kita berdoa:
        1. 1. Saat dalam kesukaran. Yak 5:13,14
        2. 2. Saat dalam kemenangan. Yak 5:13
      2. B. Alasan untuk berdoa; bila jiwa kita berdoa:
        1. 1. Doa dapat menyembuhkan penyakit. Yak 5:14,15
        2. 2. Doa dapat memperbaiki sifat jasmani. Yak 5:16
        3. 3. Doa dapat memenuhi apa yang mustahil. Yak 5:17,18
    10. X. Memenangkan jiwa. Yak 5:19,20
    11. "Ketahuilah, barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang jahat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut, dan menutupi banyak dosa. Yak 5:20

YAKOBUS (Anak Alfius) [biotokoh pb]

AyahAlfius
Disebut pertamaMat 10:3
Namanya disebut4 X
Kitab yang menyebutMatius, Markus, Lukas, Kisah Para Rasul.
PekerjaanRasul, melayani Yesus.
Terakhir disebutKis 1:13
Fakta pentingDia adalah salah satu dari ke dua belas rasul.
Ringkasan
  1. I. Anak Alpius, Mat 10:3; Mrk 3:18; Luk 6:15; Kis 1:13.
  2. II. Hamba Yesus.

TADIUS (Yudas) [biotokoh pb]

AyahYakobus (Kis 1:13)
Disebut pertamaMat 10:3
Namanya disebut6 X
Kitab yang menyebutMatius, Markus, Lukas, Yohanes dan Kisah Para Rasul.
PekerjaanRasul
Terakhir disebutKis 1:13
Fakta pentingDia adalah terakhir dari tiga rasul yang bertanya pada waktu Paskah yang terakhir di ruang atas.
Ringkasan
  1. I. Kebingungan Tadius. Yoh 14:22
  2. II. Penjelasan kepada Tadius. Yoh 14:23

YUDAS [biotokoh pb]

AyahYusuf (Mat 13:55)
IbuMaria
Saudara laki-lakiYakobus, Yusuf, Simon (Mat 13:55)
Saudara perempuanBeberapa tak dikenal (Mat 13:55)
Disebut pertamaMat 13:55
Namanya disebut4 X
Kitab yang menyebutMatius, Markus, Kisah Para Rasul dan Yudas.
Tempat kelahiranMungkin di Nazaret
Terakhir disebutYudas 1
Fakta pentingDia adalah saudara tiri Yesus, dan ia menulis dalam Perjanjian Baru Kitab Yudas.
Ringkasan
  1. I. Yudas seorang agnostis.
    1. A. Semula, sebelum kebangkitan Yesus, Yudas masih belum percaya. Yoh 7:3-5
    2. B. Mungkin dia sudah kawin. I Kor 9:5
  2. II. Yudas adalah teman sejawat
  3. Maka Rasul-rasul itu mengambil keputusan untuk memilih dan mengutus mereka ke Antiokia, dia adalah orang terpandang. Kis 15:22-23
    1. A. Dia seorang yang dihormati dalam Gereja di Yerusalem.
    2. B. Teman sekerja Paulus dan Barnabas.
    3. C. Dia terpilih sebagai pemberitahu kepada Gereja-gereja Bari semua keputusan penting, yang dibuat oleh Sidang di Yerusalem, mengenai penyunatan.
  4. III. Yudas seorang penulis
  5. Dia adalah penulis dari Perjanjian Baru, yang dengan judul namanya sendiri. Surat yang ditulis Yudas.
    1. I. Masalah ajaran sesat. Yudas 1-4
      1. A. Perkenalan Yudas. Yudas 1-2
      2. B. Kesungguhan Yudas. Yudas 3
      3. C. Keprihatinan Yudas. Yudas 4
    2. II. Gambaran dari guru-guru palsu.
      1. A. Orang fasik yang sangat mengganggu. Yudas 4
      2. B. Menyalah gunakan anugerah Allah. Yudas 4
      3. C. Menyangkal Kristus. Yudas 4
      4. D. Mencemarkan tubuh. Yudas 8
      5. E. Kedagingan yang merusak. Yudas 8
      6. F. Memandang rendah otoritas. Yudas 8
      7. G. Penghujat yang bodoh. Yudas 10
      8. H. Binatang tak berakal. Yudas 10
      9. I. Tidak sopan, menuruti hawa nafsu. Yudas 10
      10. J. Menggerutu dan mengeluh. Yudas 16
      11. K. Pembohong dan perayu untuk keuntungan pribadi. Yudas 16
      12. L. Memecah belah. Yudas 19
    3. III. Sejarah dari contoh-contoh ajaran sesat
    4. Lihat juga: Bil 14:22-23; Maz 106:6-33; Ibr 3:8-19.
      1. A. Meskipun bangsa Israel diselamatkan dari tanah Mesir secara fisik, mereka akan binasa, apabila tidak percaya. Yudas 5
      2. B. Malaikat yang gugur karena tidak taat Yudas 6 Lihat juga: Kej 6:1-4; I Pet 3:18-20; 2 Pet 2:4; Wah 12:3-4.
      3. C. Warga Kota Sodom dan Gomora, sebab dari perbuatan yang tidak wajar tentang seksualnya, telah menanggung siksaan api kekal, sebagai peringatan kepada semua orang. Yudas 7. Lihat juga: Kej 13:13; 18:20-21; 19:4-13; II Pet 2:6.
      4. D. Iblis karena kesombongannya, mendapat penghukuman. Yudas 9. Lihat juga: Yes 14:15; Yeh 28:1-19
      5. E. Keributan disebabkan perbuatan yang, tak wajar dari suatu agama. Yudas 11. Lihat juga: Kej 4:1-8; I Yoh 3:12
      6. F. Beliam. Ketamakan pada uang. Yudas 11. Lihat juga: Bil 22:15-17
      7. G. Korah.- Binasa karena kedurhakaannya. Yudas 11. Lihat Bil 16:1-3
    5. IV. Kiasan dari ajaran sesat. Yudas 12-13
      1. A. Mementingkan diri sendiri. Yudas 12
      2. B. Noda yang tak berakhir. Kepalsuan dan kemurtadan. Yudas 12
      3. C. Pohon yang mati sebelum musim gugur. Yudas 12
      4. D. Bagaikan ombak laut yang ganas yang membuihkan keaiban mereka sendiri. Yudas 13
    6. V. Penghakiman atas ajaran sesat. Yudas 14-15
      1. A. Utusan - Dan Henokh keturunan ketujuh dari Adam telah menubuatkan, bahwa Tuhan akan menghakimi mereka. Yudas 14
      2. B. Berita - Tuhan akan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik dengan kata-kata nistanya. Yudas 14-15
    7. VI. Usaha perlindungan dari pendurhaka. Yudas 20-25
      1. A. Orang percaya dan dirinya sendiri.
        1. 1. Bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci. Yudas 20
        2. 2. Berdoalah dalam Roh Kudus. Yudas 20
        3. 3. Peliharalah dirimu dalam kasih Allah. Yudas 21
        4. 4. Menanti kedatangan Tuhan dalam Yesus Kristus, untuk kehidupan yang kekal. Yudas 21
        5. 5. Menyaksikan kemuliaan Allah
      2. B. Orang percaya dan yang terhilang, Yudas 25
        1. 1. Mengenai orang yang bimbang, tunjukkan belas kasihan. Yudas 22
        2. 2. Mengenai mereka yang ada dalam bahaya besar, Yudas 23
        3. 3. Mengenai mereka yang berada dalam moral yang rendah Yudas 23
      3. C. Orang percaya dan Tuhan.
        1. 1. Apa yang Ia akan kerjakan sekarang? Yudas 24a
        2. 2. Apa yang Ia akan kerjakan kemudian? Yudas 24b.

YUDAS dari Galilea [biotokoh pb]

Disebut pertamaKis 5:37
Namanya disebut1 X
Kitab yang menyebutKisah Para Rasul.
PekerjaanPemberontak
Tempat kematianPada suatu tempat di Galilea.
Terakhir disebutKis 5:37
Fakta pentingIa menyeret banyak orang dalam pemberontakkannya, tetapi ia juga tewas, dan cerai-berailah seluruh pengikutnya. Demikian nasihat dari pengacara Gamaliel kepada orang-orang Farisi, untuk tidak menyiksa para Rasul.
Ringkasan
  1. I. Bangkitnya Yudas. Kis 5:37a
  2. II. Berakhirnya Yudas Kis 5:37b.

FILEMON [ensiklopedia]

Tuan (atau induk semang) dari *Onesimus. Hampir boleh dipastikan ia penduduk kota Kolose (ttg pandangan-pandangan lain, *FILEMON, SURAT KEPADA). Kendati Paulus sendiri tidak pernah mengunjungi Kolose (Kol 2:1), agaknya dialah yg menobatkan Filemon (Flm 19) dan akhirnya Filemon menjadi sahabat sekerjanya (Flm 1), ke duanya bekerja sama barangkali di Efesus, ibukota propinsi (bnd Kis 19:31). Dasar pikiran J Knox (yg mengenakan Flm 19 kepada Arkhipus), yg mengatakan bahwa Paulus cenderung menganggap pekerjaan dari seorang pembantunya sebagai pekerjaannya sendiri, tidak didukung oleh Kol 1:7 dab, yaitu ay yg dikutipnya, demikian juga Flm 5 ('mendengar tentang kasihmu') bukanlah bertentangan dengan perkenalan di masa lalu; jadi pendapat Knox tidak dapat diterima. AFW/MHS

IBRANI, ORANG [ensiklopedia]

Dalam PL 'ivri terbatas pada cerita tentang anak-anak Israel di Mesir (Kej 39 -- Kel 10), peraturan yg bertalian dengan pembebasan budak Ibrani (Kel 21; Ul 15: bnd Yer 34), catatan tentang pertempuran Israel-Filistin pada masa Samuel dan Saul (1 Sam 4; 13-14; 29), dan Kej 14:13; Yun 1:9.

Pertama kalinya 'ivri muncul adalah sebagai nama suku Abraham dan keturunannya (Kej 14:13), yg ditelusuri hingga kepada nenek moyangnya, Eber (Kej 10:21). Dengan demikian hunjukan ini mengukuhkan penyataan kepada Abraham terkait dengan perjanjian kepada Sem. Lagu pujian Nuh tentang perjanjian 'bersatu' antara Allah dengan keluarga Sem (Kej 9:26) dikumandangkan dalam lagu-lagu pujian Melkisedek (Kej 14; 19; 20) yg merayakan berkat perjanjian Allah kepada Abraham, orang Ibrani itu, yakni dari garis silsilah Sem. Bahwa kebaikan Allah dinyatakan kepada Abraham dalam suatu pertentangan yg Abraham hadapi dalam persekutuan militer dengan 'anak-anak Kanaan', melawan kekuatan orang Elam 'anak Sem' (bnd Kej 10:15 dst, 22), menunjukkan bahwa pemilihan perjanjian dengan Sem yg dinyatakan oleh Nuh, diwujudkan secara lebih khusus lagi melalui orang Eber (Ibrani) keturunan Sem (bnd Kej 11:10-26).

Arti luas dari 'ivri dalam Kej 14:13 mungkin juga tersirat dalam Kej 39-Kel 10 (khususnya Kej 40:15; 43:32; Kel 2:11). Namun demikian pemakaiannya di situ mungkin tidak seragam, karena nampaknya ada persamaan orang Ibrani dan orang Israel dalam misalnya Kel 5:1-3 (bnd 3:18), meskipun dalam membicarakan 'Allah orang Ibrani' Musa mungkin menunjuk kepada bangsanya sebagai orang Ibrani di atas segala orang Ibrani lainnya.

Mengingat penerapan yg lebih luas dari `ivri di atas, maka pemunculan orang-orang 'ivrim non-Israel atau bahkan non-Abraham, bukanlah mengejutkan dalam sastra non-Alkitab pada zaman Musa dan Bapak leluhur. Menurut suatu teori populer, ha-BI-ru, yg tertera dalam sejumlah besar teks pada milenium 2 sM, adalah 'ivrim seperti itu. Istilah ha-BI-ru biasanya dipandang sebagai panggilan yg menunjukkan golongan sosial atau golongan kerja, walaupun ada yg mengartikannya sebagai nama suku. Namun demikian persamaan fonetik antara 'ivri dan ha-BI-ru itu tidaklah mungkin. Bukti-bukti bahwa ha-BI-ru tersebut berada di Kanaan (Surat-surat dari Amarna) tak dapat menunjuk pada penaklukan Kanaan oleh orang Israel.

Berdasar pada penafsiran istilah ha-BI-ru dalam kontrak-kontrak budak Nuzi sebagai panggilan yg berarti adalah 'budak asing', telah ada anggapan bahwa 'ivri dalam peraturan Kel 21:2 dan Ul 15:12, yg berhubungan erat sekali dengan ketentuan-ketentuan dari kontrak-kontrak ha-BI-ru, tidak menyatakan jati diri suatu suku bangsa khusus, melainkan menyatakan status sebagai orang asing. Karena itu maka 'eyed 'ivri dianggap sama seperti Nuzi ha-BI-ru, yakni seorang budak asing. Tapi tafsiran ha-BI-ru dalam teks-teks Nuzi nampaknya tidak tepat, dan peraturan alkitabiah pasti berhubungan dengan budak-budak Israel bukan asing. Ul 15:12 menyebut budak-budak Ibrani sebagai 'saudaramu' (bnd ay 3; Yer 34:9, 14). Timbul penyangkalan bahwa apa yg oleh Kel 21 diperbolehkan bagi seorang 'eyed 'ivri, dalam Im 25 terlarang bagi seorang Israel; tapi apa yg diperbolehkan Kel 21:2 dst adalah pengekalan secara sukarela dari suatu bentuk pelayanan yg disukai, sedangkan Im 25:43, 44 melarang perbudakan yg keji -- keterpaksaan permanen. Ketentuan-ketentuan thn Yobel dalam Im 25 adalah hak tambahan bagi budak-budak Ibrani, yg nampaknya pasrah pada hak budak sukarela untuk melayani tuannya selama-lamanya (Kel 21:5, 6).

Telah disinggung bahwa 'ivrim dalam 1 Sam 13 dan 14 adalah prajurit sewaan non-Israel (peran yg mewataki ha-BI-ru). Tapi dalam 1 Sam 13:3, 4 'orang Ibrani' jelas sama dengan 'semua Israel'. Bahkan, nampaknya 'orang-orang Israel' yg digambarkan dalam 1 Sam 13:6 adalah sama dengan yg disebut 'orang-orang Ibrani' oleh orang Filistin dalam 1 Sam 14:11. Pengidentifikasian yg hampir sama dari 'ivrim ada dalam 1 Sam 13:19, 20 (bnd juga 4:5-9). Dalam 1 Sam 13:6, 7 'ivrim tidak dibedakan secara tegas dari 'orang-orang Israel'; tapi lebih menyatakan dua kelompok Israel. Ay 6 menunjuk kepada mereka yg telah dibebaskan dari wajib militer (ay 2b) dan kemudian bersembunyi di bukit-bukit sebelah selatan Yordan. Ay 7 menunjuk kepada orang Israel tertentu, di sini disebut 'orang Ibrani', yg telah dipilih oleh Saul (ay 2a), tapi kemudian meninggalkan tugas militer dan mencari pengungsian di sebelah timur Yordan (perhatikan pengurangan tentara Saul -- 13:2, 11, 15; 14:2).

Bahasa asli dari 14:21 mendukung penalaran bahwa setelah orang-orang Ibrani tertentu kehilangan keberanian, mereka kembali aktif berperang melawan orang Filistin dan bergabung dengan Saul. 'ivrim ini disebut dalam 1 Sam 13:7a. Bersama orang-orang Israel yg bersembunyi di pegunungan Efraim (14:22; bnd 13:6), mereka menambah barisan tentara Saul yg menang di luar dugaan.

Jelaslah bahwa PL secara mantap menggunakan 'ivri sebagai suku bangsa. Karena istilah ini sering diucapkan oleh atau dialamatkan kepada orang-orang non-Israel, maka banyak yg menganggap dalam `ivri ada terkandung unsur menghinakan. Pendapat yg mengatakan bahwa 'ivri adalah kemungkinan lain mengacu kepada 'orang Israel' dalam situasi di mana orang tersebut bukanlah warga negara merdeka yg berdaulat atas sebidang tanah, mungkin sesuai dengan bg-bg PL. Tapi sekalipun pengertian tambahan demikianlah yg dimaksudkan, toh hal itu bukanlah yg utama maupun permanen. Pada masa PB sebutan 'orang Ibrani' menjadi panggilan eksklusif bagi orang Yahudi yg mewarisi unsur utama kebudayaan dan agama yg tidak dirasuki oleh proses Helenisasi (Kis 6:1). Nama itu juga membedakan Yahudi dari non-Yahudi (2 Kor 11:22; Flp 3:5).

KEPUSTAKAAN. M. G Kline, 'The Habiru -- Kin or Foe of Israel?', WTJ 20, 1957, hlm 46 dst; F. F Bruce, AOTS, hlm 3 dst; R de Vaux, 'Le Probleme des Hapiru apres quinze Annees', JNES 27, 1968, hlm 221-228; R Mayer dan T McComiskey, NIDNTT 2, hlm 304-323. MGK/JMP

KOLOSE [ensiklopedia]

Satu kota di propinsi Romawi wilayah Asia, di bagian barat dari apa yg sekarang disebut Turki bagian Asia. Letaknya kr 15 km ke arah timur di lembah Likus dari Laodikia, di jalan raya dari Efesus ke timur. Semula tempat ini adalah pangkal jalan bercabang ke Sardis dan Pergamus, berair banyak dan gampang dilindungi, yg menjadi kota penting pada zaman kerajaan Lidia dan kemudian pada zaman kerajaan Pergamus. Tapi di bawah pemerintahan Roma peranannya berkurang, sebagian karena jalan ke Pergamus dibangun lebih jauh ke barat, dan Laodikia menjadi kota yg lebih besar dan makmur. Tempat itu sekarang tak berpenduduk; letaknya dekat Homaz, 16 km sebelah timur kota Denizli.

Injil barangkali mencapai Kolose ketika Paulus berada di Efesus (Kis 19:10), mungkin melalui Epafras, orang Kolose (Kol 1:7; 4:12, 13). Agaknya Paulus tidak mengunjunginya ketika ia menulis suratnya (Kol 1:4; 2:1), sekalipun keinginannya (Flm 22) mungkin terjadi di kemudian hari. Filemon (Flm 1) dan budaknya, Onesimus (Kol 4:9; Flm 10) menjadi anggota yg lain dari gereja Kolose kuno itu. Campuran yg terdiri dari unsur Yahudi, Yunani dan Frigia dalam penduduk kota itu barangkali terdapat juga di dalam gereja. Karena itu agaknya tempat ini subur bagi macam ajaran sesat yg ditentang oleh Paulus dalam suratnya.

Daerah Kolose runtuh oleh gempa bumi thn 60 M, demikian Tacitus (Ann. 14.27). Hal ini sama sekali tidak disebut dalam Surat Paulus, yg mungkin ditulis sebelum berita bencana ini tiba di Roma. EMBG/CJH/HH

ROMA [ensiklopedia]

Menurut tradisi kota Roma didirikan thn 753 sM di tujuh bukit, di atas jurang tebing di mana tanah datar Latin bertemu dengan S Tiber, tempat penyeberangan pertama di muara. Sebagaimana diperlihatkan oleh penggalian, mula-mula Roma adalah tempat bertemu dan bercampurnya bangsa-bangsa, bukan tempat tinggal satu bangsa saja. Perkembangan Roma pesat, pada tahap pertama dirangsang oleh keperluan strategis negara Etruria ke utara dan ke selatan, kemudian oleh kebijaksanaan politik liberal dalam pemberian hak suara yg unik di dunia kuno: Roma menarik kepada dirinya orang dan ide dari seluruh daerah Laut Tengah, sehingga hampir 1.000 thn semua masyarakat beradab dari Inggris sampai Arab menjadi anggota kerajaannya. Roma menjadi kosmopolitan dan Romawi adalah dunia. Tapi justru menghancurkan keunikan kota itu, dan kestrategisannya yg begitu menentukan perkembangannya memudar dengan berperannya S Donau dan Rhein. Akibatnya Roma hanyalah salah satu kota propinsi Italia pada Zaman Pertengahan Eropa.

Pada masa PB Roma masih bertumbuh. Di blok-blok rumah bertingkat tinggal lebih dari sejuta rakyat jelata, yg datang dari mancanegara. Golongan aristoktrat -- yg oleh kebijakan internasional para kaisar -- memboroskan keuntungan yg diperoleh dari tiga benua di vila-vila mewah di pinggir kota atau di perkebunan-perkebunan luas di pedalaman. Para kaisar memadati wilayah jantung Roma dengan gedung-gedung negara, yg belum ada bandingannya di ibu kota mana pun juga. Pemusatan kekayaan itu memungkinkan masyarakat bawah beroleh kemajuan ekonomi dan hiburan. Hal itu menarik sastrawan dan pakar seni dari negeri-negeri lain datang ke Roma. Sebagai tempat tinggal senat dan pusat administrasi kerajaan, Roma mengatur hubungan diplomatik dengan semua negara di kawasan Laut Tengah, juga penyaluran pangan dan barang-barang mewah yg memperkuat hubungan itu.

I. Roma dalam zaman PB

Kis sering dianggap laporan pengembaraan rasuli antara Yerusalem dan Roma sebagai lambang Yahudi dan kafir. Tapi dalam Kis 1:8 Yerusalem dikontraskan dengan 'ujung bumi', dan walaupun cerita Kis berakhir di Roma hal itu tidak diberi perhatian. Yg mendapat penekanan ialah pergumulan Paulus menghadapi orang Yahudi yg menentangnya, dan perjalanan ke Roma untuk mengatasi pertentangan itu yg memuncak dalam tuduhan Paulus atas orang Yahudi di sana, dan pemberitaan Injil secara nyata-nyata kepada masyarakat non-Yahudi. Agaknya tema Kis ialah pembebasan Injil dari cengkeraman Yahudi, dan jelas Roma adalah terminal akhir dalam proses pembebasan itu.

Tapi dalam Why Roma memperoleh makna yg mengerikan. 'Kota besar yg memerintah atas raja-raja di bumi' (Why 17:18), duduk di atas tujuh gunung (ay 9), dan di atas 'air' atau 'bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa' (ayat 15), pastilah ibu kota kerajaan. Si pelihat menulis di Asia Kecil, pusat terbesar perdagangan barang mewah pada zamannya, mengungkapkan perasaan orang yg rugi karena persekongkolan dengan Roma. Ia menghinakan kompromi 'dengan raja-raja di bumi yg telah berbuat cabul dan hidup dalam kelimpahan dengan dia' (Why 18:9). Ia mendaftarkan perdagangan barang mewah (ay 12, 13) yg dilakukan oleh pedagang yg menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya (ay 3). Ia meremehkan kecemerlangan artistik kota (ay 22). Betapa luasnya kebencian demikian kita tidak tahu. Dalam kasus itu penyebabnya jelas: Roma telah mabuk 'oleh darah saksi-saksi Yesus' (Why 17:6).

II. Asal usul kekristenan di Roma

Tidak jelas bagaimana kelompok Kristen terbentuk di Roma, apakah mereka membentuk jemaat melalui prosedur biasa juga tidaklah jelas. PB tidak menyebut apakah ada semacam pertemuan atau kegiatan jemaat sebagai jemaat, apalagi uskup atau sakramen. Gereja Roma tidak tertera dalam dokumen. Itu tidak harus berarti bahwa jemaat belum terbentuk. Mungkin sebabnya ialah karena jemaat Roma tidak berkaitan dengan Paulus, padahal bagian terbesar informasi kita adalah mengenai dia.

Keterkaitan Paulus dengan Roma kita ketahui pertama kali dari perjumpaannya dengan Akwila dan istrinya, Priskila, di Korintus (Kis 18:2). Suami-istri itu meninggalkan Roma karena Kaisar Klaudius mengusir orang Yahudi dari sana. Tidak jelas apakah mereka sudah Kristen atau tidak. Suetonius mengatakan (Claudius, 25) bahwa huru hara yg terjadi di Roma adalah disebabkan orang bernama Krestus. Mungkin nama ini adalah ejaan lain untuk Kristus, sehingga beberapa ahli menganggap bahwa kekristenan telah mencapai Roma. Tapi Suetonius mengenai kekristenan, jadi kalaupun ia membuat kesalahan, toh hasutan yg dikaitkan dengan Kristus bukanlah tidak mungkin adalah akibat dari setiap gerakan mesianik Yahudi, jadi tidak harus disebabkan oleh kekristenan.

Dalam Rm tidak ada rujukan tentang pertentangan antara Yahudi dan Kristen di Roma, dan ketika Paulus sendiri mencapai Roma para pemuka Yahudi menyatakan tidak tahu-menahu tentang kekristenan (Kis 28:22). Ini bukan saja membuat mungkin bahwa huru-hara yg disebut oleh Suetonius itu bukanlah bentrokan karena kekristenan, bahkan juga menimbulkan pertanyaan tentang sifat organisasi jemaat Kristen di Roma, karena pada tahap itu telah ada jemaat besar di sana. Bagaimanakah mungkin para pemuka Yahudi tidak mengetahui itu?

Beberapa tahun setelah bertemu dengan Akwila dan Priskila, Paulus memutuskan 'harus melihat Roma juga' (Kis 19:21). Selang beberapa waktu kemudian, saat menulis Surat Rm ia ingin mengunjungi temannya di situ dalam perjalanannya ke Spanyol (Rm 15:24). Beberapa dari temannya itu disebut dalam ps 16, yg telah 'beberapa tahun' tinggal di situ (Rm 15:23), dan dikenal baik juga oleh masyarakat Kristen di luar negeri (Rm 1:8). Paulus berkata ia tidak mau membangun 'di atas dasar, yg telah diletakkan orang lain' (Rm 15:20), tapi itu tidak harus merujuk pada keadaan di Roma, melainkan menerangkan mengapa pekerjaannya di luar Roma begitu lamban (Rm 15:22, 23).

Memang nada otoritas Paulus dalam Surat-surat Penggembalaan tidak memberi tempat kepemimpinan bagi orang lain. Alasan paling wajar mengapa demikian, ialah Paulus menulis surat kepada masyarakat Kristen di Roma yg sudah mengalami hubungan dengan dia di jemaat yg didirikannya. Di antara mereka ada yg disebut 'kerabatnya', dan rekan kerjanya pada waktu lalu. Ia memperkenalkan kepada mereka sahabat seiman yg baru (Rm 16:1). Kendati beberapa dari mereka menyandang nama Romawi, mungkin mereka adalah orang asing yg baru diberi hak suara. Atau, kebanyakan dari mereka bukan orang Romawi, sebab Paulus menyinggung kekuasaan pemerintah Romawi khususnya mengenai pajak atas orang yg bukan orang Romawi (Rm 13:4, 7). Dan kendati beberapa dari mereka adalah Yahudi, namun hidup mereka nampaknya terpisah dari persekutuan Yahudi (ps 12). Rujukan paling sedikit lima kali kepada unit keluarga (Rm 16:5, 10, 11, 14, 15) menyatakan bahwa unit rumah tangga adalah dasar persekutuan mereka.

Beberapa tahun kemudian ketika Paulus akhirnya sampai di Roma, anggota jemaat itu datang menjumpai dia (Kis 28:15). Setelah itu mereka tidak muncul lagi dalam laporan Kis, baik dalam urusan Paulus dengan para pemimpin Yahudi maupun sepanjang 2 thn Paulus dipenjarakan. Beberapa surat yg dianggap ditulis oleh Paulus sewaktu dia di penjara, kadang-kadang memuat 'salam kepadamu dari saudara-saudara', kendati surat-surat itu terutama menyangkut berita pribadi. Rujukan pada pemberita tandingan (Flp 1:15) adalah satu-satunya data nyata PB mengenai kekristenan di Roma. Di lain pihak, jika ada jemaat yg diorganisir tanpa ada hubungannya dengan Paulus, hal itu dapat menjelaskan mengapa kekristenan di Roma dalam Surat-surat Paulus agak kabur sifatnya.

III. Pernahkah Petrus di Roma?

Menjelang abad 3 muncul tradisi bahwa Petrus bekerja di Roma dan mati martir di sana. Pada abad 4 muncul penegasan bahwa Petrus adalah uskup pertama jemaat Roma. Tradisi ini tidak pernah dipersoalkan pada zaman kuno, dan bukan tidak konsisten dengan data PB sekalipun PB tidak menunjangnya secara positif. Kebanyakan ahli menganggap bahwa 'Babilon' (1 Ptr 5:13) adalah sebutan lain untuk Roma, tapi, kendati acuan yg senada terdapat dalam sastra apokaliptik, sulit memahami perlunya sebutan lain itu dalam surat, juga sulit memahami siapa yg akan terkecoh, karena surat dialamatkan kepada lingkungan pembaca yg luas. Apa yg disebut 'Surat Pertama Klemens' (First Epistle of Clement) yg ditulis waktu ingatan pada rasul-rasul itu masih segar, menyiratkan bahwa Petrus maupun Paulus keduanya mati martir di Roma, tapi hal ini tidak ditegaskan secara positif. Tentu itu dapat berarti bahwa hal ini diterima sebagai benar.

Dari kurun waktu satu abad kemudian diperoleh informasi tentang 'tanda kemenangan' Petrus di bukit Vatikan dan 'tanda kemenangan' Paulus di jalan ke Ostia. Berdasarkan anggapan bahwa yg dimaksud adalah kuburan, maka di kemudian hari didirikan dua gedung gereja di tempat itu.

Penggalian di Vatikan akhir-akhir ini menemukan monumen yg mungkin adalah 'tanda kemenangan' Petrus bertarikh abad 2, dekat ke tanah pemakaman yg mulai digunakan menjelang abad 2. Tapi masih belum ada bukti positif bahwa Petrus pernah tinggal di Roma. Penggalian itu menguatkan tradisi sastrawi, dan kemungkinan bahwa Petrus meninggal di Roma nampaknya harus diterima. Tapi tradisi bahwa ia mendirikan jemaat di Roma dan menjadi pemimpin jemaat itu selama satu kurun waktu tidak dapat dibuktikan, dan bungkamnya Paulus akan hal itu merupakan masalah yg sukar diatasi.

Kematian rasul-rasul sebagai martir mungkin terjadi dalam pembantaian massal thn 64 (*NERD). Catatan Tacitus (Annals 15. 44) dan (lebih pendek) Suetonius (Nero 16) menyajikan beberapa hal yg mengejutkan mengenai masyarakat Kristen di Roma. Jumlahnya sangat besar, hubungannya dengan Yesus dimengerti jelas, namun persekutuan mereka dibedakan dari Yudaisme. Mereka menjadi sasaran ketakutan dan kejijikan rakyat dengan alasan yg tidak dijelaskan, terlepas dari 'kebenaran terhadap umat manusia'. Jadi, kesadisan Nero hanyalah melampiaskan rasa benci terhadap kekristenan dalam metropolis dunia.

KEPUSTAKAAN. *ROMAWI, KERAJAAN. O Cullmann, Peter: Disciple, Apostle, Martyr, 1962; J. D. P. V Balsdon, Life and Leisure in Ancient Rome, 1974. EAJ/BS/HAO

TESALONIKA [ensiklopedia]

Kota Tesalonika didirikan sesudah kemenangan Makedonia, untuk menandai kedudukannya yg baru dalam dunia. Dengan cepat Tesalonika mengungguli kota-kota tetangganya yg lebih tua dan menjadi kota besar Makedonia yg utama. Terletak di persimpangan jalan darat utama dari Italia ke Timur dengan jalan utama dari daerah Laut Egea ke S Danube, maka kedudukannya pada zaman kerajaan Roma terjamin, dan Tesalonika tetap merupakan kota utama sampai hari ini.

Di Tesalonika untuk pertama kalinya pemberitaan Paulus mendapat banyak pengikut`dari golongan masyarakat kelas atas (Kis 17:4). Lawan-lawannya di situ tidak berhasil mempengaruhi pemerintah seperti di tempat lain, sehingga mereka memilih jalan menimbulkan kerusuhan dengan maksud memaksa pemerintah kota untuk mengambil tindakan. Para penguasa yg terperangkap oleh tuduhan tidak patuh kepada kaisar, mengambil tindakan minimum, yaitu menyingkirkan Paulus tanpa melakukan kekerasan terhadapnya.

Kendati Paulus mendapat sukses, ia menganggap perlu menjaga jangan sampai berhutang kepada pengikutnya (Flp 4:16 dab; 1 Tes 2:9). Bukan bahwa mereka tidak bermurah hati (1 Tes 4:10); tapi nampaknya Paulus takut bahwa keadaan jemaat yg berkembang itu akan mendorong tumbuhnya benalu, kecuali ia sendiri memberi contoh sebagai orang yg menanggung biaya hidup sendiri dengan seketat-ketatnya.

Kedua surat yg segera dikirim sesudah ia berangkat, mencerminkan keinginannya untuk memelihara para pengikutnya terhadap serangan para penyesat (2 Tes 2:2), juga terhadap kekecewaan menghadapi kerusuhan yg berlanjut. Orang Kristen Tesalonika tetap merupakan mahkota pelayanannya(1 Tes 1:8).

KEPUSTAKAAN. E Oberhummer, RE; lih artikel 'Tesalonika'. EAJ/MHS/HAO

YAKOBUS [ensiklopedia]

(Yunani Iakobos, Ibrani ya'agov, 'si pegang tumit', 'penipu').

1. Anak Zebedeus, seorang nelayan Galilea, bersama adiknya, Yohanes, dipanggil menjadi seorang dari ke-12 rasul (Mat 4:21). Ia disebut bersama Yohanes dan Petrus tanpa rasul-rasul lainnya, sewaktu putri Yairus dibangkitkan (Mrk 5:37), sewaktu Yesus dipermuliakan di atas gunung (Mrk 9:2) dan di Getsemani (Mrk 14:33). Dia dan Yohanes, yg digelari Yesus 'Boanerges, yg berarti anak-anak guruh' (Mrk 3:17), ditegur oleh Yesus karena kegalakan mereka dan karena mereka kurang mengerti maksud kedatangan-Nya, tatkala mereka mengusulkan supaya meminta kemusnahan suatu desa di Samaria, sebab menolak Yesus yg sedang dalam perjalanan menuju Yerusalem (Luk 9:54).

Sesudah bersama adiknya memohon tempat mulia di Kerajaan Kristus (hal yg menyusahkan murid-murid lain) dia mendapat jawaban bahwa dia harus minum dari cawan yg akan diminum oleh Guru-nya (Mrk 10:39), suatu nubuat yg digenapi waktu dia 'dibunuh dengan pedang' oleh raja Herodes Agripa I, kr 44 M (Kis 12:2).

2. Anak Alfeus, juga seorang dari ke-12 rasul (Mat 10:3; Kis 1:13). Biasanya ia disebut Yakobus 'Muda', anak Maria (Mrk 15:40). Dengan keterangan 'Muda' (Yunani ho mikros, 'yg kecil') dia dibedakan dari anak Zebedeus, atau karena perawakannya lebih kecil dibandingkan temannya senama itu.

3. Adik Yesus, disebut bersama adiknya yg lain Yusuf, Simon dan Yudas (Mat 13:55). Agaknya ia tidak mengakui otoritas Yesus selama Ia masih di bumi (lih Mrk 3:21; Yoh 7:5). Sesudah Yesus bangkit dan menampakkan diriNya kepada Yakobus ini (1 Kor 15:7), ia menjadi pemimpin gereja Kristen Yahudi di Yerusalem (Gal 1:19; 2:9; Kis 12:17). Tradisi berkata bahwa Tuhan Yesus sendiri yg menunjuk dia menjadi uskup pertama di Yerusalem (Eus., EH 7. 19). Ia menjadi ketua Sidang Pertama di Yerusalem, yg dipanggil bersidang untuk mempertimbangkan syarat-syarat menerima orang-orang non-Yahudi masuk gereja Kristen, dan merumuskan ketetapan yg kemudian diumumkan di gereja-gereja Antiokhia, Siria dan Kilikia (Kis 15:19-23). Ia tetap memimpin jemaat Yerusalem, dan berusaha menjaga kesatuan dengan Paulus dan misinya, waktu Paulus mengunjungi Yerusalem untuk kali terakhir (Kis 21:18 dab).

Di kemudian hari, menurut Hegesipus, ia terkenal dengan nama 'Si Jujur', karena kesalehannya menuruti hukum Taurat Yahudi (Eus., EH. 2. 23). Ia mati martir dilempari dengan batu waktu Ananias menjabat Imam Besar pada masa pemerintahan sementara sepeninggal Festus, penguasa wakil Roma, 61 M (Jos., Ant. 20.9). Yerome (De viris illustribus 2) mencatat suatu serpihan dari Kitab Apokrifa yg hilang yaitu Gospel according to the Hebrew (*APOKRIFA, PB), yg memuat cerita pendek dan yg mungkin tidak benar terjadi mengenai penampakan Yesus sesudah bangkit kepada Yakobus. Menurut tradisi dialah penulis Surat Yakobus yg terdapat dalam kanon di situ dia menerangkan dirinya sebagai 'hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus' (Yak 1:1).

4. Ayah rasul Yudas (bukan Iskariot, Luk 6:16; Kis 1:13); Kitab Injil lainnya memuat nama Tadeus ganti Yudas. Tak ada yg diketahui tentang dia.

KEPUSTAKAAN. J. B Lightfoot, Galatians, 1896. RVGT/PHD/MHS/HAO

YAKOBUS, SURAT [ensiklopedia]

I. Penulis

Sampai abad 4 Surat ini tidak mendapat pengakuan secara umum. Orang ragu-ragu menerimanya karena kurang pasti mengenai penulis, yg menerangkan dirinya sebagai 'hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus' (Yak 1:1). Umumnya sependapat bahwa Yakobus anak Zebedeus sudah lama mati martir, sehingga tak mungkin dia penulis Surat ini. Tapi di Spanyol pada abad Pertengahan Eropa, tradisi bertahan mengatakan bahwa dialah penulis Surat itu. Dan dalam suatu naskah abad 10 Codex Corbeiensis, yg memuat naskah Latin abad 4 dari Surat itu, disebut dialah penulisnya.

Sesudah secara umum dipahami bahwa Yakobus saudara Tuhan Yesus-lah penulisnya, dan bahwa dia disebut 'rasul' oleh Paulus (Gal 1:19), Surat ini memenuhi syarat kerasulan dan diterima dalam kanon. Tidak ada bukti bahwa Surat ini dalam gereja kuno dikaitkan kepada Yakobus 'Muda' (Mrk 3:18). Alasan Luther menolak Surat ini setara dengan Kitab-kitab Kanon lainnya ialah, menurut dia Surat ini bertentangan dengan pandangan Paulus mengenai masalah pembenaran. Dan jika Yak dibandingkan dengan Kitab-kitab Kanon -- demikian Luther -- ternyata Yak 'sungguh kitab jerami'. Tapi dalam penilaian ini Luther sendirian, tidak seorang pun bapak-bapak gereja yg mendukung dia.

Alamat 'kepada kedua belas suku di perantauan' (1:1), mungkin merupakan ungkapan yg melambangkan jemaat Kristen yg berserakan di seluruh dunia waktu itu, menjadi alasan kuat untuk memasukkan Surat ini ke dalam kelompok Surat, yg tidak dialamatkan kepada jemaat tertentu (*SURAT-SURAT UMUM).

Watak homiletika Yak, unsur ke-Yahudi-an dalam kekristenannya, sastra Hikmat Yudaisme yg terakhir yg digemakannya ('hikmat' dapat dikatakan adalah salah satu kata pokoknya; lih 1:5; 3:17), ucapan-ucapan Yesus yg menggema dalam Khotbah di Bukit (bnd 2:13, dgn Mat 5:7; 3:12 dgn Mat 5:16; 3:17 dgn Mat 7:20; 5:2 dgn Mat 6:19; 5:12 dgn Mat 5:34-37), dan nada wibawa yg terdengar dalam ucapan-ucapan penulis, semuanya itu selaras dengan tradisi bahwa dialah 'uskup' pertama dari Gereja Yerusalem, ketua sidang yg diceritakan dalam Kis 15.

Lagipula, walaupun Surat ini memuat beberapa ungkapan sastra yg jelas bukan bersumber pada PL (lih 1:17, 23; 3:6), tapi mempunyai ciri-ciri Ibrani, dibarengi pertanyaan-pertanyaan retorika, tamsil-tamsil yg tajam, percakapan-percakapan yg berpura-pura, perumpamaan-perumpamaan yg mengesankan dan lukisan-lukisan yg indah. Semuanya ini membuat sangat masuk akal untuk membayangkan bahwa kita sedang mendengar seorang Kristen Yahudi Palestina yg bilingual, yg terus-menerus tinggal di Yerusalem -- sepanjang kita tahu -- sejak kebangkitan Tuhan Yesus sampai maut martirnya kr 30 thn kemudian. Karena jabatannya terhormat dia mempunyai hubungan dengan orang Yahudi dan orang Kristen dari segala penjuru dunia. Persamaan bh Yunani yg terdapat dalam Surat ini dengan ceramah Yakobus pada Sidang di Yerusalem (bnd 1:1 dgn Yak 1:23; 1:27 dgn Kis 15:14; 2:5 dgn Kis 15:13; 2:7 dgn Kis 15:17) merupakan bukti yg kuat akan kepenulisan Yakobus.

II. Penulis: teori-teori lain

Di pihak lain, hampir mutlaknya alpa doktrin Kristen, kesembarangan kaidah-kaidah moral yg banyak terdapat dalam Surat ini, dan kenyataan bahwa Yesus Kristus hanya dua kali disebut di dalamnya, mendorong banyak ahli modern melepaskan pandangan bahwa Surat ini ditulis oleh Yakobus, saudara Tuhan Yesus kr thn 40-60 M. Ada dua hipotesa pilihan yg digemari. Pertama, mempradalilkan bahwa suatu khotbah asli Yahudi dicocokkan di kemudian hari untuk dipakai oleh orang Kristen Yahudi dengan menyisipkan 'Yesus Kristus'pada ay 1:1 dan 2:1. Kedua, menganggap Surat ini sebagai khotbah kristiani yg agak kemudian, yg ditulis untuk memenuhi kebutuhan persekutuan-persekutuan Kristen yg lebih mantap, sesudah semangat penginjilan memudar. Menurut hipotesa ini penulis ialah seorang Yakobus yg tidak dikenal, atau seorang penulis lain yg berusaha memberi wibawa kepada karyanya dengan memakai nama anak Zebedeus atau nama uskup pertama di Yerusalem.

Alternatif pertama bisa menerangkan ungkapan-ungkapan seperti 'Abraham, bapak kita' (2:21) dan 'Tuhan semesta alam' (5:4), juga tekanan yg diberikan kepada pembenaran karena perbuatan (2:14-26). Dapat juga diterangkan gejala bahwa penulis berbicara seperti Amos kedua, tatkala dia mencela keras orang-orang kaya (5:1-6); juga bahwa dia menoleh kepada Abraham (2:21), kepada Rahab (2:25), Ayub (5:11) dan Elia (5:17), dan 'para nabi yg telah berbicara demi nama Tuhan' (5:16) untuk memberi contoh-contoh kebajikan yg dianjurkannya, dan bukan kepada Yesus. Tapi ciri ini, yg terdapat dalam Surat ini, tidak menuntut keterangan seperti itu, karena PL-lah Alkitab bagi masyarakat Kristen perdana. Dan seperti sudah dipaparkan, 'tak ada satu pun kalimat dalam Surat itu, yg mungkin dapat ditulis oleh seorang Yahudi tapi tak mungkin oleh seorang Kristen.' Tambahan pula, sukar sekali diterima akal bahwa seorang Kristen, penyisip yg dikhayalkan itu, sanggup mengekang diri begitu keras, yakni membatasi diri hanya dua kali menyisipkan nama Kristus.

Alternatif kedua dapat diterima jika diandaikan bahwa 2:24-26 ditulis untuk menghadapi pemutarbalikan ajaran Paulus mengenai pembenaran karena iman. Kendati demikian, itu tidak dapat menerangkan ciri-ciri kuno yg terdapat dalam Surat itu, seperti pemakaian kata 'sinagoge' untuk kumpulan orang Kristen dalam 2:2. Selanjutnya, jika kita harus mengandaikan penulis adalah seorang Yakobus yg tidak dikenal, maka sukar dimengerti mengapa Surat ini mendapat pengakuan. Tapi sebaliknya, jika kita menganggap Surat ini palsu, maka harus kita tanyakan mengapa penulis tidak menyebut dirinya 'rasul Yakobus' atau 'Yakobus, saudara Tuhan Yesus'. Lagipula, walaupun sudah jelas dari bukti yg diberikan oleh Eusebius dan Yerome, bahwa banyak pakar yg menolak untuk menerima Surat itu asli (ditulis oleh Yakobus), berdasarkan alasan bahwa bisa saja ditulis oleh orang lain dengan memakai nama rasul. Tapi kenyataan bahwa Surat itu akhirnya memang diakui berdasarkan patokan kerasulan, mengisyaratkan bahwa pertimbangan terakhir tidaklah dibuat tanpa tanggung jawab.

III. Ajarannya

Surat ini dinilai tinggi oleh Gereja Katolik. Mereka menganggapnya mensahihkan dogma tentang jasa dan pembenaran karena perbuatan, tentang pengakuan dosa kepada imam (5:16) dan tentang sakramen perminyakan (5:14). Pihak Protestan cenderung terpengaruh oleh Luther, yakni kurang menghargainya dan memandangnya sebagai setengah Kristen. Tapi ada tanda-tanda bahwa orang Kristen modern sudah menyadari kebodohan sikap kurang menekankan kebajikan sebagai akibat ajaran pembenaran karena iman, dan kurang menekankan tempat kebajikan atau perbuatan yg baik yg patut diterapkan dalam hidup kekristenan. Surat ini jelas melengkapi, tapi sama sekali tidak bertentangan dengan Gal dan Rm.

Agaknya Yakobus tidak memakai kata 'dibenarkan' dalam 2:21 dengan menunjuk kepada peristiwa dalam cerita Abraham disinggung oleh Paulus, lih Kej 15:6, tapi menunjuk kepada peristiwa yg tertulis dalam Kej 22.

Dalam peristiwa pertama Abraham 'dibenarkan' karena imannya; dalam peristiwa kedua dia nampak dibenarkan karena kesediaannya untuk mengorbankan Ishak (sebagai korban sembelihan), jika itu kehendak Yahweh. Seperti diterangkan oleh Calvin, para penulis Kitab Suci tidak semuanya dituntut harus memakai argumen yg sama. Dia tambahkan juga, bahwa Surat ini tidak mengandung sesuatu apa pun yg tidak layak diharapkan dari seorang rasul Kristus. Surat ini bahkan memberikan banyak pelajaran pokok yg sangat berguna bagi kehidupan Kristen seperti: panjang sabar, doa kepada Allah, keunggulan dan buah kebenaran sorgawi, kerendahan hati, kewajiban kudus, pengekangan lidah, pemeliharaan perdamaian, penguasaan hawa nafsu.

Mencolok sekali, satu-satunya definisi agama sejati yg pernah diberikan dalam PB, dapat dijumpai hanya dalam Surat yg praktis ini (1:27). Seperti dikatakan dalam TNTC, 'Jika iman tidak terterap dalam kasih dan dogma, bagaimanapun ortodoksnya, tak akan ada sangkut pautnya dengan hidup; kapan pun orang Kristen tergoda untuk menempatkan dirinya di pusat agamanya, akan menjadi tidak peduli terhadap kebutuhan sosial dan jasmani orang-orang lain. Atau, jika mereka menyangkal syahadat kepercayaan mereka melalui cara hidup mereka, dan kelihatan lebih suka menjadi sahabat manusia duniawi daripada sahabat Allah, maka pada saat itu Surat Yak memperingatkan mereka, yg mereka tolak dengan risiko sendiri.'

Yak 5:13-15 ditafsirkan salah pada tahun-tahun terakhir ini untuk mendukung ajaran yg keliru mengenai 'penyembuhan rohani', dan perintah dalam 5:16 digunakan untuk membenarkan praktik yg berbahaya, yaitu pengakuan dosa secara terbuka dan tanpa batas. Karena alasan-alasan tambahan inilah maka Surat ini meminta perhatian khusus masyarakat Kristen sekarang ini.

Pada zaman dimana kekerasan kodrat ilahi dan transendensi Allah cenderung dilupakan orang, maka perlu ditekankan ulang keseimbangan yg disajikan dalam Yak ini tentang Allah yg tidak berubah (1:17), Allah Pencipta (1:18), Allah Bapak (1:27; 3:9), Allah yg berdaulat (4:15). Allah yg tidak dapat dicobai oleh yg jahat (1:13); kepada-Nya-lah orang patut menundukkan diri dengan rendah hati (4:7, 10); Allah Pembuat Hukum dan Hakim, yg menyelamatkan dan yg membinasakan (4:11-12), yg tidak menyabarkan hati terhadap musuh (4:4-5), yg memberi hikmat (1:5) dan kasih karunia (4:6), yg menjanjikan mahkota kehidupan kepada orang-orang yg mengasihi Dia (1:12).

KEPUSTAKAAN. Tafsiran oleh F. J. A Hort, 1909; J. B Mayor, 1913; J. H Ropes, ICC, 1916; R. V. G Tasker, TNTC, 1956; C. L Mitton, 1966; F Mussner, 1964; M Dibelius, 1975. RVGT/PHD/MHS/HAO

YUDAS [ensiklopedia]

1. Adik Tuhan Yesus (Mat 13:55; Mrk 6:3). Mungkin penulis Yud yg menyebut dirinya 'saudara Yakobus'. *SAUDARA-SAUDARA TUHAN.

2. Anak Yakobus, dan seorang dari 12 murid Yesus (Luk 6:16), disebut juga Tadeus (Mat 10:3 dan Mrk 3:18), yg bertanya kepada Yesus di ruang atas (Yoh 14:22). Ada anggapan dialah penulis Surat Yud.

3. Mengenai Yudas Iskariot, lih artikel berikut.

4. Orang Galilea yg menggerakkan pemberontakan menentang Roma (Kis 5:37). Menurut Yosefus, ia lahir di Gamala, (Ant. 18. 3) dan pemberontakan itu terjadi thn 6 M. *Kirenius menumpas para pemberontak dan Yudas dibunuh.

5. Seorang Yahudi, di rumahnya di Damsyik Paulus menginap (Kis 9:11).

6. Seorang nabi yg digelari Barsabas. Dia bersama Silas dipilih oleh pemimpin Kristen di Yerusalem untuk menemani Paulus dan Barnabas ke Antiokhia untuk menyampaikan keputusan para rasul mengenai sunat (Kis 15:22-33). JDD/MHS/HAO

YUDAS, SURAT [ensiklopedia]

Salah satu di antara *'Surat-surat Umum'.

I. Isi ringkas

Surat ini terdiri dari 5 bagian:

a. Salam (Yud 1:1-2).

b. Tujuan Surat (Yud 1:3-4).

c. Pengajar-pengajar palsu dicela dan kehancurannya dipraucapkan (Yud 1:5-16).

d. Nasihat kepada orang Kristen (Yud 1:17-23).

e. Doksologi (Yud 1:24-25).

II. Penulis, tarikh dan kanonitasnya

Penulis Surat ini menyebut dirinya 'Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus'. Dalam gereja perdana hanya ada satu orang Yakobus yg bisa disebut dengan cara ini tanpa ada keterangan lain, yaitu 'Yakobus, adik (saudara) Tuhan Yesus' (seperti ia disebut dlm Gal 1:19). Ini menyarankan bahwa penulis sama dengan Yudas, yg digolongkan kepada adik-adik Tuhan Yesus dalam Mat 13:55 dan Mrk 6:3. Dialah Yudas yg dua cucunya laki-laki -- menurut Hegesipus -- diperiksa dan diusir oleh Kaisar Domitianus, setelah dia mendapat keterangan bahwa keduanya keturunan Daud (Eusebius, EH 3. 19-20).

Tarikh Surat ini tak dapat dipastikan; mungkin paroan kedua abad I M, sesudah Yerusalem takluk (ay 17 mengacu kepada para rasul pada masa lalu). Menjelang akhir abad 2 ada rujukan yg tegas akan surat ini dalam daftar kanon Muratori dan tempat-tempat lain; tapi mungkin juga ada singgungan-singgungan akan Surat ini yg lebih dini pada abad itu, dalam Kitab Didakhe dan Kitab Shepherd dari Hermas. Kanonitas Surat ini lama diperdebatkan, tapi akhirnya disahihkan sebab (seperti kata Origenes) 'kendati isi Surat itu hanya sedikit, tapi penuh dengan kata-kata yg mengandung kuasa kasih karunia sorgawi.'

III. Alasan dan maksud

Dalam menulis Surat ini Yudas mempunyai sasaran lain berkaitan dengan 'keselamatan kita bersama' (ay 3), setelah dia merasa terpaksa mengambil sikap melawan, untuk mempertahankan dengan gigih kepercayaan para rasul. Perlawanan ini terpaksa karena bahaya yg timbul akibat kemajuan-kemajuan yg dicapai oleh gnostisisme dan yg sudah melanda masyarakat Kristen. Masyarakat itulah yg disapa oleh Yudas melalui Suratnya ini. Yg dia tentang bukanlah suatu bentuk ajaran asketis seperti yg ditentang Paulus dalam Surat Kol, tapi gerakan antinomian -- pendapat yg mengatakan bahwa orang Kristen dibebaskan dari tanggung jawab untuk mematuhi moral hukum. Pendapat ini mungkin didasarkan pada ajaran Paulus tentang kemerdekaan Kristen, tapi dengan penafsiran yg salah. Mereka menafsirkan kemerdekaan itu sebagai 'izin untuk hidup dalam dosa' (bnd Gal 5:13). Hal ini teracu dalam keterangan Yudas tentang guru-guru penyesat bersangkutan, yg 'menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka', dan yg 'menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus' (ay 4).

IV. Argumentasinya

Ajaran palsu harus ditelanjangi. Meletakkan kebenaran berdampingan dengan yg palsu karena berharap bahwa setiap orang akan dapat membedakannya, tidaklah mengatasi persoalan. Dan membuktikan kesalahan suatu ajaran, adalah pasangan inti dari mempertahankan iman 'yg telah disampaikan kepada orang-orang kudus' (ay 3).

Ganjaran guru-guru penyesat telah dinyatakan zaman dulu. Hukuman Allah, kalaupun lambat, pasti datang, dan jika sudah diputuskan akan tetap berlaku selama-lamanya. Demikianlah yg terjadi atas orang Israel yg durhaka yg mati di padang gurun (bnd 1 Kor 10:5; Ibr 3:17; kenyataan ini adalah 'lambang rohani' yg biasa di antara orang Kristen perdana), juga atas malaikat-malaikat yg memberontak dalam Kej 6:1-4, dan atas kota-kota di lembah Yordan (bnd Kej 19). Seperti contoh-contoh di atas, guru-guru penyesat itu menentang kekuasaan yg ditetapkan Allah. Mereka berbeda dari penghulu malaikat, Mikhael, yg tidak tega memakai kata-kata penghinaan bahkan kepada Iblis sekalipun (ay 8-10). (Klemen dan Origenes berkata, bahwa pertengkaran antara Mikhael dgn Iblis disajikan dlm Assumption of Moses, tapi bg yg menceritakan peristiwa itu tidak ada lagi.) Orang-orang seperti Bileam dan Korah mengingatkan juga makna kehancuran ini, yg menjadi pelajaran bagi pengikut-pengikut mereka di hari kiamat (ay 11).

Guru-guru penyesat itu menaburkan kemelut dan aib ke dalam persekutuan gereja, tepat pada jantungnya. Mereka adalah gembala-gembala yg memangsa gembalaannya, atau awan yg menutupi matahari tapi tidak menitikkan air hujan yg menyegarkan, atau, ibarat pohon, tidak berbuah (ay 12). Mereka bagaikan ombak yg menderu yg tidak menghasilkan apa-apa, dan keganasannya berakhir dalam buih dan busa; mereka ibarat bintang-bintang yg masuk ke dalam kekelaman yg kekal (ay 13). Hukuman yg akan menimpa mereka pada hari parousia sudah dinubuatkan oleh Henokh (ay 14 dab; bnd 1 Henokh 1:9).

Tapi orang percaya tidak perlu takut karena kegiatan guru-guru penyesat seperti itu, yg timbul tenggelamnya wanti-wanti telah lebih dulu diperingatkan oleh para rasul. Sebaiknyalah orang percaya melindungi diri sendiri dengan membina dirinya di atas iman, berdoa dalam kuasa Roh Kudus, mantap tinggal dalam lingkungan kasih Allah, dan menatap ke depan ke saat penggenapan rahmat Tuhan dan kehidupan yg kekal, tatkala Kristus kelak datang kembali (ay 17-21). Sementara mereka membenci dan menyingkirkan semua guru penyesat, mereka patut mengasihani dan menyelamatkan korban yg disesatkan oleh guru-guru penyesat itu (ay 22-23).

Surat diakhiri dengan pujian kepada Allah, sebagai Satu-satunya yg dapat melindungi umat-Nya dari keadaan tersandung, sampai mereka dapat berdiri tanpa aib 'dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya'.

KEPUSTAKAAN. J. B Mayor, The Epistle ofJude and the Second Epistle of Peter, 1907; MR James, 2 Peter and Jude, CGT, 1912; J Moffatt, The General Epistles, MNT, 1928; E. M Sidebottom, James, Jude and 2 Peter, NCB, 1967; M Green, 2 Peter and Jude, TNTC, 1968. FFB/MHS/HAO

IBRANI, ORANG [browning]

Penggunaannya dalam PL tidak begitu jelas, apakah yang dimaksud 'orang Ibrani' adalah sekelompok etnis. Penjelasannya sangat jarang. Namun, mereka dibedakan dari orang *Mesir (Kel. 2:11) dan identik dengan 'umat Israel' (Kel. 5:1, 3). Orang *Filistin yang dikejutkan oleh kedatangan orang Ibrani, yang dikatakan 'keluar dari lubang-lubang persembunyian' (1Sam. 14:11). Ungkapan ini menunjukkan penghinaan terhadap umat Israel. Terdapat aturan mengenai pembebasan budak-budak Ibrani (Israel). Hal ini diulangi oleh *Yeremia (Yer. 34:9, 14). Beberapa di antara budak-budak itu adalah 'sesama dan saudara' pemiliknya (34:17). *Yunus menyatakan bahwa dirinya adalah orang Ibrani (Yun. 1:9), yang beribadah kepada *Yahweh. Selambat-lambatnya pada periode Makabe, orang Yahudi dibedakan dari bangsa-bangsa tetangganya sebagai 'orang Ibrani' (2Mak. 11:13). Dalam PB orang Yahudi yang lebih mempertahankan penggunaan bahasa Ibrani dan Aram daripada berbahasa Yunani disebut orang Ibrani (Kis. 6:1; Flp. 3:5). Namun, pada umumnya sejak I pembuangan dan sesudahnya umat 'Yehuda dan *Yudea dikenal sebagai 'orang Yahudi'.

IBRANI, SURAT [browning]

Kira-kira pada 200 M, *Klemens dari *Aleksandria menyatakan bahwa surat ini ditulis oleh Paulus, namun dalam naskah tidak disebut sama sekali nama penulisnya. Malah ada beberapa alasan kuat untuk menolak kepenulisan Paulus. Bahasa Yunaninya terlalu baik untuk. Paulus; gagasan teologis Paulus yang paling disukai (seperti: 'dalam Kristus', *Roh Kudus, *pembenaran, '*tubuh Kristus')semuanya tidak ada; tidak ada penekanan pada kemanusiaan Yesus. Lebih bijaksana menganggap pendapat Klemens tidak lebih sekadar dugaan. Lebih jujur memperkirakan orang lain sebagai penulis surat anonim ini. Martin Luther menduga *Apoloslah penulisnya. Dugaannya ini mendapat dukungan beberapa sarjana modern, dengan alasan: Apolos berasal dari Aleksandria (Kis. 18:24), tempat filsuf Yahudi, *Philo, bekerja (50 M), dan terdapat kemiripan antara pemikiran Philo dengan surat ini. Di samping itu, Apolos juga aktif berapologi terhadap orang-orang Yahudi, dengan mengutip PL (Kis. 18:28), yang berdekatan dengan metode surat ini. Yang lebih menarik, namun tidak diterima secara luas, adalah hipotesis bahwa Apolos menulis surat ini dari *Efesus, ditujukan kepada jemaat *Korintus, terutama anggota-anggota Yahudi Kristennya, antara 52 dan 54 M. Ia telah mengunjungi Korintus (Kis. 19:1) dan meninggalkan kesan mendalam (1Kor. 3:6-9). Surat yang lebih berbentuk khotbah ini diduga ditulis untuk memperlihatkan keunggulan dan keunikan Kristus, serta superioritas iman Kristen dibanding dengan *Yudaisme Musa, yang membahayakan beberapa anggota jemaat untuk kembali ke sana. Apolos telah memperoleh nama baik di Korintus karena himbauannya ini, dan Paulus masih harus mempertahankan kedudukannya di sana (1Kor. 1-14). Dalam suratnya yang pertama Paulus menggarap beberapa persoalan yang muncul dalam Surat Ibrani, seperti ketika ia agaknya mempertahankan diri atas kekurangfasihannya (1Kor. 2:1), yang secara tidak menyenangkan membandingkannya dengan kemampuan Apolos dalam berpidato dan menulis. Sebagai penegasan bahwa Surat Ibrani ditujukan kepada jemaat Korintus, dalam Surat Klemens pertama kepada jemaat Korintus, yang ditulis di Roma pada 96 M terdapat 13 petunjuk tentang hal ini. Apa pun jasa teori tentang kepenulisan ini, para penerimanya terutama pastilah orang Yahudi, mungkin dari kelompok *Eseni, yang cenderung menghormati Yesus melebihi manusia biasa, namun lebih rendah dari Allah. Mereka menggabungkannya dan menganggap Yesus sebagai seorang *malaikat (Philo menulis bahwa Logos adalah seorang malaikat). Karena itu, pemujaan malaikat khususnya, dicela dalam Ibr 1:4 -- 2:18. Struktur surat ini adalah: setiap pernyataan doktrin diikuti dengan nasihat praktis. Penulis mendorong pembacanya agar 'teguh berpegang pada kepercayaan' (Ibr. 3:6). Mereka harus hidup dan mati dengan *iman (10:32-39). Namun ia khawatir, apakah dalam kenyataannya jemaat akan bertahan sampai akhir (12:12), terutama beberapa di antara mereka, yang tidak lagi hadir dalam persekutuan (10:25). Mereka diingatkan bahwa Kristus adalah *penyataan Allah yang terakhir. Sistem pengorbanan Yang lama dalam hari *Penebusan telah gagal mencapai penebusan yang dibayangkan (10:1-4). Segala sesuatu telah dikerjakan Yesus dan pengharapan yang diberikannya (10:19-23) adalah bukti 'keselamatan' Yang lebih besar (2:3), yang dipersembahkan dengan korban diri-Nya sendiri, sekali den tidak perlu diulang.

KOLOSE [browning]

Sebuah kota di Asia Kecil tidak jauh dari *Laodikia, yang berkembang menjadi semakin makmur dan penting. Pada abad pertama di sana terdapat sejumlah besar penduduk Yahudi, namun bagian yang lebih besar adalah orang-orang Yunani, dan bahasa Yunani sangat menonjol Perdagangan wol di kota ini sangat maju. Kemungkinan umat Kristen menikmati kekayaannya, sama seperti tetangganya di Laodikia yang lebih besar (Why. 3:17 dst.). Agama Romawi tidak membuang pemujaan Frigia lama dan dewi kesuburan memiliki tempat pemujaan di kota tetangganya, *Hierapolis. Kesannya, masyarakat begitu hidup dan sangat toleran, yang di dalamnya terjadi perkawinan campur Yahudi -- *bukan Yahudi dan berbaurnya ibadah Yahudi yang ketat dengan unsur penyembahan berhala Helenistik (Kata Inggris 'colossal' menunjukkan bahwa nenek moyang mereka bergenerasi yang lalu menganggap Kolose lebih besar daripada hidup ini.) Peninggalan arkheologis kota ini sangat sedikit.

ROMA [browning]

Ibu kota dari kerajaan Romawi, menurut tradisi dimulai tahun 753 sM. Pada Zaman PB Roma mempunyai penduduk sekitar satu juta. Kebanyakan penduduk bertumpuk di rumah-rumah petak, sekalipun yang kaya hidup di vila-vila yang dipanaskan secara menyenangkan. Kaisar *Agustus membuat program pembangunan besar-besaran untuk mana ia mengimpor bahan-bahannya dari Afrika, Yunani dan Asia kecil. Suatu usaha niaga seperti itu menarik suatu campuran internasional ke Roma, adat kebiasaan, bahasa-bahasa dan agama-agama, walaupun bahasa Yunani adalah bahasa utama dalam kehidupan masyarakat. Bahasa *Latin hanya digunakan oleh elit masyarakat. Ada cukup banyak orang Yahudi di kota Roma sekitar tahun 49 M, karena Kaisar *Klaudius mengeluarkan peraturan pemerintah yang mengusir semua orang Yahudi keluar Roma, disebabkan keributan di antara mereka (lih. Kis. 18:2) yang mungkin terjadi sekitar kedatangan orang-orang Kristen. Orang Kristen itu banyak jumlahnya dan tidak disenangi sehingga Kaisar *Nero dapat melimpahkan kesalahan atas mereka sebagai penyulut kebakaran yang membawa bencana pada tahun 64 M, padahal dengan itu terbukalah lahan kota yang Nero perlukan untuk bangunan-bangunannya sendiri. Namun, persekutuan Kristen hertumbuh dan Surat *1 Petrus dan *1 Klemens, keduanya dituliskan di Roma.

TESALONIKA [browning]

Ibu kota provinsi kerajaan Roma, *Makedonia, terletak pada jalan Via Egnatia dan sangat menikmati kemakmuran. Kota Tesalonika sangat penting untuk pekerjaan pemberitaan Injil dari Paulus. Hidup keagamaan, baik yang kafir maupun yang Yahudi sangat berkembang dan penghormatan ilahi diberikan kepada dewa-dewi Romawi -- bukti dari rasa berutang mereka kepada para pelindung Romawi. Ada ditemukan prasasti yang menyatakan bahwa pemerintah kota Tesalonika disebut 'politarkh', suatu sebutan yang tidak lazim. Hal ini dicatat dengan benar oleh Kis. 17:6 (terjemahan TB: 'pembesarpembesar kota').

YAKOBUS [browning]

Nama yang umum pada abad pertama M (dalam bahasa Yunani: Iakobos). Dalam PB beberapa orang menggunakan nama ini: 1) Anak *Zebedus dan saudara *Yohanes (Mrk. 3:17), salah seorang dari *keduabelas *rasul. Bersama Simon *Petrus dan Yohanes, ia juga salah seorang dari ketiga murid yang paling dekat dengan Yesus, yang ada bersama-Nya pada peristiwa *pemuliaan di gunung dan di Taman *Getsemani. Ia dipenggal oleh Herodes *Agripa I (Kis.12:2). 2) Anak *Alfeus, juga salah satu di antara keduabelas rasul (Mrk. 3:18). Mungkin ia adalah 'Yakobus Muda' (Mrk. 15:40), yang ibunya, *Maria, hadir pada waktu *penyaliban dan menjadi saksi *kebangkitan Yesus (Mrk. 15:40; 16:1). 3) Saudara Yesus (Gal. 1:19). Kata Yunaninya tidak harus berarti bahwa ia adalah anak Maria yang lain, yang lebih muda dari Yesus. Dan sementara kepercayaan mengenai keabadian keperawanan Maria berkembang dalam Gereja, diyakini bahwa Yakobus adalah anak Yusuf dari perkawinan sebelumnya -- istri pertama Yusuf ini telah meninggal -- atau kata 'Yakobus muda' itu dapat berarti 'kemenakan'. Hieronimus (sekitar 400 M) mengikuti pendapat bahwa Yakobus (dan saudara-saudara yang lain, Mrk. 6:3) adalah anak-anak Maria yang lain, yaitu saudara perempuan ibu Yesus (Yoh. 19:25 -- istri *Kleopas). Yakobus, saudara Tuhan, melihat Yesus yang telah bangkit (1Kor. 15:7) walaupun sebelumnya ia meragukan-Nya (Mrk. 3:31-33), dan menjadi pemimpin jemaat di Yerusalem (Kis. 15:13). Ia mengirim delegasi untuk menyelidiki masalah jemaat *Antiokhia (Gal. 2:12), tempat Paulus menobatkan orang-orang *bukan Yahudi. Ia memiliki nama baik di Yerusalem karena kesalehannya dan menjadi martir jemaat yang kedua, yang diketahui, setelah *Stefanus. Kira-kira 61 M, setelah kematian mendadak *Festus, kepala wilayah, Yakobus dirajam atas perintah Imam Besar Ananus, baik menurut *Josephus, sejarawan Yahudi, maupun Hegesippus, sejarawan Kristen (yang dikutip oleh *Eusebius).

YAKOBUS, SURAT [browning]

Dialamatkan kepada suatu kelompok dalam jemaat, mungkin yang berlatar belakang Yahudi, dan menderita kemiskinan. Surat ini merupakan imbauan mengenai perbuatan baik, seperti belas kasihan (2:14-26) dan kejujuran (4:11-12), mencela keduniawian (4:4) dan sikap tunduk terhadap orang-orang kaya (2:3). Surat ini tidak begitu dihargai oleh Martin Luther, yang menganggap nasihatnya mengenai perbuatan baik bertentangan dengan doktrin Paulus mengenai *pembenaran oleh *iman dan bukan oleh perbuatan. Namun, perbuatan baik yang ditekankan oleh Yakobus bukanlah perbuatan menurut *Taurat yang tidak ingin dipaksakan oleh Paulus kepada orang-orang *bukan Yahudi yang telah bertobat, seperti *sunat. Karena itu, sebenarnya tidak ada pertentangan antara Paulus dengan Yakobus. Yakobus khawatir bahwa persekutuan terobsesi oleh uang (1:11) dan kasak-kusuk (4:11). Tidak dapat dipastikan siapakah 'Yakobus' dalam 1:1. Secara tradisional ia dianggap sebagai saudara Tuhan, di Yerusalem. Hanya Yakobuslah yang dapat menulis dengan wibawa sedemikian rupa. Namun, dapatkah ia menulis dalam bahasa Yunani seperti itu? Benar bahwa bahasa Yunani di Palestina lebih dikenal secara luas daripada yang diperkirakan oleh para sarjana, dan merupakan bahasa percakapan di Palestina, sehingga bukannya tidak mungkin ia menulis surat itu. Tetapi, lebih dari itu, berdasarkan pengetahuannya yang baik atas surat-surat Paulus (2:19-20), pasti surat ini ditulis lebih kemudian daripada masa kehidupan Yakobus, yang oleh sejarawan Eusebius dan oleh Josephus dilaporkan telah menjadi martir sebelum 70 M. Seandainya surat ini *pseudonim, kemungkinan disusun dari ringkasan nasihat yang berasal dari sumber-sumber Yahudi Kristen yang berbeda-beda, seorang editor telah memberikan kesatuan struktur pada khotbah-khotbah tersebut dan menggunakan nama Yakobus sebagai penulisnya.

YUDAS [browning]

1) Yudas Makabeus, anak *Matatias, yang menggantikan ayahnya dalam melawan bangsa *Siria, dan setelah memperoleh kemenangan, menyucikan Bait Allah (1Mak. 4:36-61). Ia terbunuh pada 160 sM. 2) Salah satu di antara *keduabelas murid Yesus, yaitu anak Yakobus (Luk. 6:16), mungkin juga ia adalah '*Tadeus' yang disebut dalam Mrk. 3:18. 3) Salah seorang saudara Yesus (Mrk. 6:3). 4) Yudas Iskariot, salah satu di antara keduabelas murid. Namanya berasal dari kata Yunani sikarios yang berarti pembunuh; atau dapat juga berarti 'orang Kiriot', yang membuat Yudas satu-satunya rasul dari *Yehuda. Ia menyerahkan Yesus kepada para penguasa. *Schweitzer berpendapat bahwa ia telah membuka rahasia kemesiasan Yesus, namun lebih mungkin ia memberi informasi agar Yesus dapat ditangkap tanpa diramaikan umum. Sesudah itu, Yudas sangat menyesal dan memilih bunuh diri (Mat. 27:5). Namun, tradisi Kristen telah mengawali suatu proses untuk merehabilitasi Yudas dengan menunjukkan bahwa meskipun berdosa besar, ia mungkin diampuni; sehingga dalam Kis. 1:18, kematiannya dikaitkan dengan kecelakaan.

YUDAS, SURAT [browning]

Dalam PB ditempatkan di antara surat-surat Yohanes dengan Wahyu. Meskipun secara tradisional dianggap berasal dari *Yudas, salah seorang saudara Yesus (Mrk. 6:3), surat ini lebih mungkin berasal dari generasi kemudian, yang memberi nasihat agar selalu ingat perkataan-perkataan para rasul (Yud. 1:17). Surat ini tidak memiliki ucapan salam yang lazim untuk orang-orang tertentu, dan termasuk apa yang dikenal sebagai 'surat-surat am' atau 'surat-surat umum'. Bidat-bidat yang dikutuk mungkin adalah orang-orang *Gnostik, yang menganggap dirinya bebas dari batasan-batasan moral (Yud. 1:4). Peringatan bagi mereka diambil dari PL dan dari 1 Henokh, serta *Assumption Of Moses (seperti terdapat juga dalam 2Ptr. 2:1-18). Surat Yudas mungkin ditulis di Palestina oleh seorang Kristen yang berlatar belakang Yahudi.

Lihat definisi kata "Surat" dalam Studi Kata



TIP #20: Untuk penyelidikan lebih dalam, silakan baca artikel-artikel terkait melalui Tab Artikel. [SEMUA]
dibuat dalam 0.17 detik
dipersembahkan oleh YLSA