: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Puvah | Pyrrhus | Qatna | Quartus | Quirinius | Qumran | Raama | Raamah | Raamiah | Raamya | Raba
Daftar Isi
BROWNING: QUMRAN
ENSIKLOPEDIA: QUMRAN

Qumran

NETBible Maps:
Map10 B2
Map5 A1
Map7 F2
Map8 E3

QUMRAN [browning]

Nama Arab modern untuk lahan dari biara di *Laut Mati,14,4 km sebelah selatan Yerikho, yang menampung kelompok yang biasa dipandang dengan sifat-sifat Esenik. Gulungan-gulungan naskah ditemukan di gua-gua dekat tempat itu pada 1947 dan sesudahnya. Lalu, daerah itu digali oleh ahli-ahli purbakala. Penduduknya ternyata suatu persekutuan dari pertengahan abad kedua sM sampai daerah itu direbut oleh Roma dalam perang 66-67 M. Penyelidikan yang berkelanjutan dikembangkan para ahli dengan perhatian khusus pada sosiologi dan pengetahuan yang bertambah luas mengenai lingkungan masyarakat dari Yesus dengan berbagai gerakan pembaruan sezamannya malah dalam beberapa hal mengurangi keraguan historis yang ada sebelumnya. Adalah menjadi mungkin untuk membandingkan Yesus dengan guru-guru Yahudi sezamannya, Yesus berbeda dari orang-orang sezamannya (seperti Hanina ben Dosa) berdasarkan gabungan pengajaran-Nya yang baru (Mrk. 1:27; 2:12), dengan tindakan-tindakan yang mengancam para ahli berwibawa (misalnya pembersihan Bait Allah), dan oleh *mukjizat-mukjizat-Nya menyembuhkan orang sakit dan *pengusiran roh-roh jahat Perselisihan terjadi sekitar persoalan apakah pekerjaan Yesus itu diperoleh oleh seseorang yang dikuasai oleh *Beelzebul (Luk 3:22) atau oleh *Roh (Mrk. 3:29-30), dan tersimpannya cerita yang tidak menarik ini malah menampilkan-Nya sebagai peninggalan historis autentik. Dengan demikian, ada kepercayaan atas keberhasilan yang dicapai cara-cara penyelidikan sejarah kritis, sekalipun tidak ada kesepakatan mengenai hasil-hasilnya.

QUMRAN [ensiklopedia]

Nama suatu wadi dan reruntuhan kuno beserta kelilingnya, di sebelah barat laut Laut Mati. Asal usul nama itu tidak pasti; usaha-usaha (mis oleh F. de Saulcy) untuk menghubungkannya dengan Gomora tidak dapat diterima. Nama itu dicatat oleh sejumlah pelancong yg melalui daerah itu, tapi praktis tidak dikenal sampai terjadinya penemuan-penemuan naskah tangan (manuskrip) di gua-gua yg berdekatan, pada thn 1947 dan tahun-tahun berikutnya (*GULUNGAN LAUT MATI). Penggalian yg dilakukan di Kirbet Qumran ('reruntuhan Qumran') antara 1951 dan 1955 umumnya dianggap sebagai memperlihatkan bahwa kompleks bangunan-bangunan ini merupakan pusat masyarakat yg memiliki manuskrip-manuskrip Qumran, Suatu kuburan yg terletak di antara Kirbet Qumran dan Laut Mati (diselidiki oleh C. S Clermont-Ganneau pada 1873) mungkin kuburan masyarakat itu; lebih dari 1.000 kubur telah dikenali di sini, tubuh-tubuh terletak ke arah utara -- selatan, dengan kepalanya ke arah selatan.

Terang bahwa tempat itu diduduki di dalam periode kerajaan Yehuda; dan suatu bak air yg bulat dianggap berasal dari periode itu (bnd 2 Taw 26:10; *GARAM, KOTA). Tapi, fase-fase pendudukan yg paling menarik ialah fase-fase yg pada umumnya dihubungkan dengan 'umat yg memiliki gulungan itu'. Fase Ia (sekitar 130-110 sM) ditandai oleh pembersihan bak air yg lama yg bulat dan pembangunan dua bak air baru yg empat segi panjang, beserta dengan beberapa kamar dan sebuah tempat pembakaran tembikar. Fase ini diikuti oleh fase Ib, yaitu pembangunan kembali dengan saksama markas besarnya pada suatu skala yg besar, yg jelas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yg diperluas dengan sangat. Fase ini berakhir ketika bangunan-bangunannya rusak berat akibat gempa bumi thn 31 sM (yg disebut di dlm Yosefus, Ant. 15. 12). Tempat itu terlantar sampai kr thn 4 sM, ketika bangunan-bangunan yg rusak itu diperbaiki dan diperkokoh.

Selama fase II ini jelas bahwa tempat itu memenuhi tujuan yg sama sebagaimana halnya di dalam fase Ib. Di antara instalasi-instalasi yg dapat dengan jelas dikenali ialah ruang-ruang pertemuan, skriptorium, dapur, penatu, pabrik tembikar (yg terpelihara paling baik yg diketahui hingga kini dari pabrik tembikar dari Palestina kuno), penggilingan tepung, gudang penyimpanan gandum, tungku-tungku, tanur-tanur, bengkel-bengkel logam, dan suatu sistem bak-bak air yg rumit, yg ke dalamnya air dimasukkan oleh saluran air yg diisi dari bak-bak air yg terbuat dari batu pahatan di bukit-bukit ke arah barat laut.

Fase-fase pendudukan itu dengan jelas diperlihatkan oleh pendapatan mata uang. Beberapa ratus mata uang masa itu telah diketemukan di dalam perjalanan penggalian-penggalian. Hal ini menyatakan bahwa fase II berakhir pada sekitar th 68. Bukti lain menunjukkan bahwa akhir fase II berlangsung keras; tembok-tembok hancur, suatu lapisan abu hitam menutupi tempat itu, dan sejumlah mata panah menambahkan kesaksiannya yg bisu kepada gambaran umum itu. Adalah mungkin menghubungkan peristiwa ini dengan operasi-operasi pembersihan di daerah itu pada masa pendudukan Romawi atas Yerikho pada musim panas th 68. Apakah masyarakat Qumran tetap berkuasa sampai waktu itu, ataukah suatu pasukan pengacau telah mengambil alih markas besar yg dibangun megah semacam itu, itu tetap tidak pasti.

Beberapa ruangan dibangun di alas reruntuhan dan diawaki oleh suatu pasukan Romawi untuk beberapa tahun (Fase III).

Sejak penggalian Qumran tempat itu secara luas disamadirikan dengan perkampungan kaum Esen, yg oleh Plinius yg tua (NH 5. 17) ditunjuk sebagai terletak di atas En-Gedi (*ESEN, ORANG).

KEPUSTAKAAN. Lih kepustakaan di bawah artikel GULUNGAN DARI LAUT MATI dan ESEN, ORANG:; W Lasor, The Dead Sea Scrolls and the NT, 1972; R. de Vaux, Archaeology and the Dead Sea Scrolls, 1973; E. M. Laperrousaz: Qoumran: l'establissement essenien des bords de la Mer Morte, 1976; E. P. Sanders, Paul and Palestinian Judaism, 1977, hlm 239-328. FFB/BS/HAO




TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA