Daftar Isi
HEBREW: 1683 hrwbd D@bowrah or (shortened) hrbd D@borah
HAAG: Debora
KECIL: Debora
TOKOH: Debora
BIOTOKOH PL: DEBORA
BROWNING: DEBORA
ENSIKLOPEDIA: DEBORA

Debora

limpah. Hak 4:4.

Ibrani

Strongs #01683: hrwbd D@bowrah or (shortened) hrbd D@borah

Deborah = "bee"

1) the nurse of Rebekah who accompanied her from the house of Bethuel
2) a prophetess who judged Israel

1683 Dbowrah deb-o-raw'

or (shortened) Dborah {deb-o-raw'}; the same as 1682; Deborah, the name of two Hebrewesses: KJV -- Deborah.
see HEBREW for 01682

Debora [haag]

DEBORA. (Bhs. Ibr.: lebah). Nama dua orang wanita.

  1. (1) Inang pengasuh Ribka, yang dikubur di bawah pohon Eik-keluhan di Betel (Kej 24:59; 35:8).
  2. (2) Seorang nabiah ("Ibu di Isr." Hak 5:7). Ia menjadi hakim bangsa Isr. Ia tinggal di bawah pohon korma ~D antara Rama dan Betel. Ia memerintahkan Barak untuk berperang melawan bangsa Kanaan (Hak 4:4-14). Nyanyian ~D memuja kemenangan itu (HaK 5:2-31). Salah sebuah syair tertua di PL.

Debora [kecil]

KS.- [PL] Hak 4:4-14; 5:1-31

Debora [tokoh]

Debora

  1. Nabiah yang memimpin Israel dalam kemenangan atas orang Kanaan bersama-sama dengan Barak (dalam Hak 4:1-24). Nyanyiannya (dalam Hak 5:1-31).
  2. Inang pengasuh Ribka (Kej 35:8).

DEBORA [biotokoh pl]

Arti nama:LEBAH, TAWON
SuamiLapidot - Hakim-hakim 4:4
Disebut pertamaHakim-hakim 4:4
Namanya disebut9 kali
Kitab yang menyebut1 buku : Hakim-hakim
PekerjaanNabiah, Hakim-hakim 4:4
Terakhir disebutHakim-hakim 5:15
Fakta pentingIA MEMBANTU BARAK MENGALAHKAN MUSUH-MUSUH ISRAEL (HAKIM-HAKIM 4:8-9)

DEBORA [browning]

Seorang *nabiah dan salah seorang *hakim yang memerintah di Israel. Ia mendesak *Barak untuk memerangi *Sisera. Nyanyian kemenangan atas musuh yang dikalahkannya ditulis dalam puisi Ibrani yang amat indah, yang sering disebut Nyanyian Debora (Hak. 5).

DEBORA [ensiklopedia]

(Ibrani devord, 'lebah').

1. Inang pengasuh Ribka. Kematiannya di Betel diceritakan dalam Kej 35:8; pohon yg di bawahnya dia dikuburkan dinamai Alon Bakut, artinya 'pohon ratapan'.

2. Seorang nabiah seperti tertera dalam daftar para hakim Israel (kr thn 1125 sM). Menurut Hak 4:4 dab, markas besarnya terdapat di bawah 'pohon kurma Debora' antara Rama dan Betel. Orang Israel dari berbagai suku, yg ingin perkaranya diselesaikan, datang ke sana untuk meminta nasihat dan pertimbangan. Perkara itu bisa saja berupa perkara yg terbukti terlalu sukar untuk ditangani oleh hakim setempat, atau perkara-perkara yg menyangkut antar suku. Jadi Debora merupakan hakim dalam arti yg biasa, yg bukan militer. Boleh jadi karena kemasyhurannya dalam kehakiman dan karunia rohani, maka orang Israel datang mencari perlindungan padanya waktu mereka ditindas oleh Sisera. Dia perintahkan Barak supaya maju berperang sebagai panglima tertinggi Israel melawan Sisera. Debora setuju maju menyertai Barak karena desakannya; hasilnya, Sisera kalah mutlak dalam pertempuran di Kison (Hak 4:15; 5:19 dab).

Debora disebut (Hak 4:4) istri Lapidot (harfiah, 'suluh') dan di Israel dia dijuluki 'ibu di Israel' (Hak 5:7). Pernah dikemukakan bahwa ungkapan terakhir ini berarti 'kota induk di Israel' (bnd 2 Sam 20:19) yg maksudnya adalah desa *Dobrat (Yos 21:28; 1 Taw 6:72), yaitu kota modern Deburiyeh di kaki G Tabor sebelah barat. Tapi dalam cerita atau syair itu tak ada suatu hal yg membuat masuk akal memberikan kebesaran seperti itu kepada desa yg tak terkenal seperti Dobrat itu.

Nyanyian Debora (Hak 5:2-31 a) telah ada sejak abad 1' sM, dan bahasanya belum pernah dimodernisasikan. Dengan demikian nyanyian itu merupakan salah satu bagian PL yg paling tua. Juga jelas bahwa nyanyian tersebut dikarang pada esok harinya dari hari kemenangan yg diperingati dalam nyanyian itu, dan menjadi sumber keterangan yg penting mengenai hubungan antar suku di Israel pada waktu itu, Nyanyian Debora terdiri dari 8 bagian: 1. pembimbing untuk pujian (ay 2-3); 2. memanggil Nama Yahweh (ay 4-5); 3. kesunyisepian pada zaman penindasan (ay 6-8); 4. panggilan kepada suku-suku supaya berkumpul (ay 9-18); 5. pertempuran di Kison (ay 19-23); 6. kematian Sisera (24-27); 7. ibu Sisera menanti-nantikan anaknya kembali (ay 28-30); dan 8. kata penutup (ay 31 a).

Kita lebih dapat mengerti dari nyanyian ini ketimbang dari cerita biasa dalam ps 4 tentang apa sebenarnya yg menimbulkan kekalahan Sisera, yaitu curahan hujan yg dahsyat yg membuat S Kison meluap dan menyapu bersih pasukan kereta perang Kanaan (ay 21), dan menjadikannya tak berkutik menghadapi tentara Barak.

Keterangan yg bersemangat dan menggugah hati tentang ibu Sisera (ay 28 dab) dirasakan orang sebagai mengukuhkan pendapat, bahwa penulis nyanyian ini adalah seorang wanita; nyanyian ini mengungkapkan tentang hati yg seperasaan, tapi pasti bukan perasaan kasih sayang.

KEPUSTAKAAN. A. D. H Mayes, Israel in the Period of the Judges, 1974. FFB/MHS




TIP #03: Coba gunakan operator (AND, OR, NOT, ALL, ANY) untuk menyaring pencarian Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA