Daftar Isi
GAMBAR: Petrus
BROWNING: KEFAS PETRUS
ENSIKLOPEDIA: KEFAS PETRUS
BIOTOKOH PB: PETRUS

Cephas

Dalam versi-versi Alkitab:

Kefas: BIS ENDE KL1863 TB TL WBTCDR
Kepas: KL1870 SBDR
Kephas: KL1863
Kifas: BABA
Peterus: SBDR
Petrus: BABA BIS ENDE FAYH LDKDR
TSefa: LDKDR

Gambar

Petrus: selebihnya..
Topik: Appearing to Peter; At Peter's Confession; Jesus and Peter; Other Portraits of Peter; Peter and John before the Sanhedrin; Peter and the Church; Peter Appearing to St.s and Others; Peter as a Writer and Correspondent; Peter as Mark's Master; Peter Heals Aeneas; Peter in Various Compositions; Peter Raises Tabitha; Peter Visits Cornelius; Peter's Catch of Fish; Peter's Escape; Peter's Mother-in-Law; Peter's Vision; The Correspondence of Peter; The Death of Peter; The Denial of Peter; Various Subjects Connected to Peter; You Are Peter

KEFAS [browning]

Nama depan yang diberikan oleh Yesus kepada Petrus, murid-Nya, ketika `Andreas, saudaranya, memperkenalkan dirinya (Yoh. 1:42). Dalam bahasa Aram, kata ini berarti 'batu karang', dan karena itu, sama dengan kata Yunani, 'Petrus', yang juga berarti 'batu karang', sebagaimana ditunjukkan oleh Mat. 16:18. Nama aslinya adalah *Simon.

PETRUS [browning]

Salah seorang *murid Yesus yang terlebih dulu dipanggil. Semula bernama *Simon, kemudian diberi nama Petrus (Yunani: batu karang), atau *Kefas (Aram: karang, Yoh. 1:42). Petrus adalah seorang nelayan dari *Galilea, memiliki perahu, yang menjadi mimbar bagi Yesus (Luk. 5:1-3). Ia juga memiliki rumah di *Kapernaun (Mrk. 1:29-31). Ia juga disebut 'anak Yohanes', dalam Yoh. 1:42, tetapi dalam Mat. 16:17 disebut 'anak Yunus', mungkin karena dalam Mat. 16:16 ia berbicara dalam cara dari tanda Nabi *Yunus (Mat. 16:4). Petrus menjadi pemimpin kelompok dan sampai lebih dekat pada pengenalan Yesus sebagai *Mesias (Mat. 16:16-17) dibandingkan dengan para murid yang lain. Tetapi, pada saat ia menyesalkan pernyataan tentang penderitaan Yesus, ia ditegur dengan keras (Mrk. 8:33). Dia Nadir pada waktu Yesus dimuliakan (Mrk. 9:2). Pada waktu *pengadilan Yesus, Petrus tiga kali menyangkal punya hubungan dengan Yesus. Tetapi, sesudah kebangkitan Yesus, ia dianugerahi suatu penampakan diri Yesus secara khusus (1Kor. 15:3-5). Petrus kemudian rela menerima orang-orang *bukan Yahudi ke dalam Gereja (Kis. 10-11), tetapi di bawah tekanan ia mengingkarinya. Dan amarah Paulus terhadap mundurnya Petrus dari sikap 'liberal' nya itu menjadi pokok utama dari Gal. 2. Namun, Petrus disebut dengan lebih ramah pada saat berkunjung ke *Korintus (1Kor. 1:12). Ada tradisi yang dapat dipercayai bahwa Petrus hidup di *Roma, menuliskan Surat 1 Petrus kepada Gereja-gereja di Asia Kecil, dan mati syahid pada 64 M. Penggalian purbakala di Vatikan agaknya memperlihatkan adanya suatu tugu dari awal abad pertama Masehi, atau lebih dulu lagi, sebagai petunjuk di mana Petrus mati, bahkan mungkin tempat kuburannya.

KEFAS [ensiklopedia]

Lihat PETRUS.

PETRUS [ensiklopedia]

I. Latar belakang

Agaknya nama asli Petrus ialah nama Ibrani 'Simeon' (seyogianya demikian dlm Kis 15:14; 2 Ptr 1:1, tapi dlm TBI semuanya menjadi 'Simon'); barangkali, seperti banyak orang Yahudi dipakainya juga nama 'Simon', hal yg biasa dalam PB sebagai nama Yunani yg bunyinya sama. Nama bapaknya ialah Yunus (Mat 16:17); Petrus berkeluarga (Mrk 1:30), dan dalam perjalanan misinya ia disertai istrinya (1 Kor 9:5). Menurut Injil Yoh, Petrus berasal dari Betsaida, suatu kota di daerah Golan (atau Gaulanitis), yg penduduknya kebanyakan orang Yunani (Yoh 1:44). Tapi ada juga rumah Petrus di Kapernaum di Galilea (Mrk 1:21 dab). Kedua kota itu terletak di tepi pantai Danau Galilea, tempat Petrus mencari nafkah sebagai nelayan. Di kedua kota itu terbuka banyak sekali hubungan dengan bangsa-bangsa non-Yahudi. (Nama adiknya nama Yunani.) Bahasa sehari-hari Petrus adalah bh Aram dengan logat khas utara (Mrk 14:70). Ia menerapkan kesalehan dan memegang teguh pengharapan umatnya (bnd Kis 10:14) kendati tidak belajar hukum Taurat (Kis 4:13; maksudnya bukan melek huruf). Agaknya dia sudah dipengaruhi gerakan Yohanes Pembaptis (bnd Kis 1:22): adiknya, Andreas, adalah murid Yohanes Pembaptis (Yoh 1:39 dab).

II. Panggilan

Injil Yoh memberitakan kegiatan Kristus pada prapelayanan-Nya di Galilea, termasuk pertama kalinya Petrus diperkenalkan oleh Andreas kepada Yesus (Yoh 1:41). Perkenalan ini membuat lebih dimengerti tanggapan Petrus atas panggilan berikutnya di pantai Galilea (Mrk 1:16 dab). Lalu menyusul penetapan 12 murid (Mrk 3:16 dab).

Dalam keadaan sebagai murid Simon memperoleh gelarnya yg baru, Kepha, dari kata Aram (TBI Kefas), 'batu karang' atau 'batu besar' (1 Kor 1:12; 15:5; Gal 2:9). Nama itu muncul di PB biasanya dalam bentuk Yunani Petros. Menurut Yoh 1:42 gelar ini diberikan Yesus (yg sebelumnya tidak diketahui orang sebagai nama diri) pada perjumpaan pertama. Sebutan yg biasa dipakai Yohanes ialah 'Simon Petrus'. Markus menyebutnya 'Simon' sampai 3:16, dan sesudah itu hampir tidak pernah berubah dari 'Petrus'. Memang tidak ada sesuatu yg mengisyaratkan, bahwa kata-kata khidmat dalam Mat 16:18 diberikan pertama sekali pada saat itu dengan mengacu pada nama itu.

III. Petrus dalam pelayanan Yesus

Petrus adalah murid Yesus yg pertama dipanggil; ia selalu disebut yg pertama dalam urutan murid-murid; ia juga seorang dari ketiga murid yg merupakan kelompok akrabdengan Guru mereka (Mrk 5:37; 9:2; 14:33; bnd 13:3). Tindak pelayanannya yg didorong gelora hatinya, sering dilukiskan dalam Alkitab (bnd Mat 14:28; Mrk 14:29; Luk 5:8; Yoh 21:7), dan dia bertindak sebagai jurubicara dari ke-12 murid itu (Mat 15:15; 18:21; Mrk 1:36 dab; 8:29; 9: 5; 10:28; 11:21; 14:29 dab; Luk 5:5; 12:41). Dalam saat penentuan dekat Kaisarea Filipi dialah jurubicara dari kelompok ke-12 murid: sebab pertanyaan itu ditujukan kepada mereka semua (Mrk 8:27, 29), dan semua mereka tergenggam satu dalam pandangan mata Yesus, yg menyertai tempelakan-Nya yg menyusul kemudian (8:33).

Pemuliaan Yesus di atas gunung (Mrk 9:1) sangat erat hubungannya dengan pengakuan rasul-rasul yg mendahuluinya. Pengalaman itu berkesan sekali dalam diri Petrus: 1 Ptr 5:1; 2 Ptr 1:16 dab ditafsirkan berdasarkan pemuliaan Yesus itu, dan -- sekalipun tidak berasal dari Petrus -- juga Apocalypse dan Acts of Peter (*APOKRIFA PB) menunjukkan, bahwa para penulis kedua kitab ini menghubungkan pemberitaan tentang peristiwa pemuliaan itu dengan rasul Petrus.

Dapat dikatakan 'omong gede' Petrus dalam Mrk 14:29 dab adalah mewakili ke-12 murid; hanya karena suara Petrus paling lantang mengungkapkan kesetiaannya, dan karena penyangkalan Petrus yg paling kentara (Mrk 14:66 dab) maka kelemahannya paling menonjol. Tapi dalam berita kebangkitan, ia secara khusus ditampilkan ke depan (Mrk 16:7), dan secara pribadi ia dikunjungi Tuhan Yesus yg sudah bangkit itu (Luk 24:34; 1 Kor 15:5).

IV. Tugas panggilan Petrus

Mat 16:18 dab adalah bagian PB yg paling banyak diperbincangkan. Ada yg menolak ucapan ini sungguh pernah diucapkan Yesus, tapi itu hanyalah keputusan yg sewenang-wenang, dan umumnya didasarkan pada pra-dalil dogma saja (kadang-kadang dgn pra-dalil bahwa Yesus tidak pernah bermaksud mendirikan gereja). Sebaliknya, pendapat lain mengemukakan bahwa ucapan ini benar-benar diucapkan, tapi tempatnya bukan di situ. Stauffer melihatnya sebagai kebijakan sesudah kebangkitan, seperti Yoh 21:15. Cullmann cenderung menempatkannya dalam kait naskah masa penderitaan, seperti Luk 22:31 dab. Tapi penataan ulang seperti itu tidak memberi tempat wajar kepada keistimewaan Mat 16:18 dab. Ucapan ini adalah suatu berkat disertai janji: ay-ay sebelumnya adalah perintah. Dalam laporan Markus yg jelas terang mengenai peristiwa Kaisarea Filipi, ia memusatkan perhatian kepada kegagalan murid-murid memahami watak mesianis yg baru saja mereka akui: tapi ini bukan alasan menyangkal bahwa ungkapan 'batu karang' termasuk kepada peristiwa pengakuan di Kaisarea itu.

Belum ada kesepakatan tafsir atas bagian Alkitab ini. Saran yg mengatakan bahwa 'batu karang' adalah melulu salah pengertian atas bentuk seruan (vokatif) 'Petrus' dalam bh Aram yg menjadi dasarnya (SB, 1, hlm 732) terlalu cetek, karena: jelas ucapan ini berkaitan dengan makna nama Petrus, yg ditunjukkan oleh beberapa ay dalam Injil sebagai dikaruniakan oleh Yesus dengan khidmat. Sejak dahulu ada dua tafsiran utama, disertai banyak ragamnya.

1. Pada dasarnya 'batu karang' adalah ihwal paling inti yg diungkapkan Petrus: apakah itu iman Petrus atau pengakuan akan mesianis Yesus. Inilah tafsiran tertua (bnd Origenes ttg ay ini, 'Anti Batu Karang ialah setiap murid Kristus'). Tafsiran ini memperhatikan kait naskah Injil Mat dan menekankan makna agung pengakuan iman di Kaisarea Filipi seperti Mrk 8 menekankannya dengan cara yg berbeda. Dalam perspektif sejarah 'batu karang' itu bukanlah melulu iman kepada Kristus, tapi pengakuan para rasul akan Kristus, yg di lain tempat diungkapkan sebagai dasar gereja (bnd Ef 2:20). Ungkapan 'batu karang' menyinggung sari pati jabatan rasul (*RASUL), dan nama Petrus -- rasul utama -- mengungkapkan pengertian sari pati itu. Bahwa iman dan pengertian Petrus sendiri masih sangat kurang pada saat itu, tidaklah setuju dengan ihwal: gereja harus didirikan di atas dasar pengakuan rasul-rasul.

2. Batu karang adalah Petrus sendiri. Tafsiran ini hampir sama tuanya dengan yg pertama. Baik Tertulian maupun Uskup (uskup Roma atau Kartago) yg dikritiknya dalam bukunya De. Pudicitia, menerima tafsiran ini, kendati dengan kesimpulan-kesimpulan yg berbeda. Kekuatan tafsiran ini terletak pada fakta bahwa Mat 16:19 adalah dalam bentuk tunggal, dan ucapan itu pasti ditujukan langsung kepada Petrus, kendati dapat dikatakan, seperti Origenes, bahwa untuk mempunyai kepercayaan dan kebajikan-kebajikan Petrus berarti mempunyai kunci-kunci Petrus. Bisa juga dibuat perbandingan dengan Midrasy tentang Yes 51:1. Waktu Allah melihat Abraham, yg akan tampil mendekat, Allah berkata, 'Lihat, telah Ku-dapati sebuah gunung batu, yg di atasnya dapat Ku-dasarkan dan Ku-bangun dunia ini. Karena itu disebut-Nya Abraham gunung batu' (SB, 1, hlm 733).

Banyak penafsir Protestan, termasuk Cullmann, memegang pandangan kedua ini. Tapi pandangan Cullmann bahwa ucapan ini harus dipisahkan dari pola Matius, kita tolak. Lebih baik membacanya di tempat yg ditentukan Matius, daripada menalarnya sebagai ucapan Kristus yg berdiri sendiri tanpa terkait dengan perikop lainnya.

Dapat ditekankan di sini, bahwa tafsiran batu karang itu sebagai Petrus sendiri, tidak mengukuhkan atau mendukung tuntutan kedudukan utama dari suatu gereja mana pun atau pimpinannya, yg muncul melalui perkembangan dan keadaan sejarah. Bahkan seandainya dapat ditunjukkan, bahwa pimpinan suatu gereja merupakan pengganti Petrus (hal yg tak mungkin dilakukan), namun ini tidak mengizinkan kedudukan utama Petrus (jika ada) dialihkan kepada pengganti yg mana pun. Ucapan ini menunjuk kepada pendirian (pembentukan) gereja, yg tak dapat diulangi.

Kata-kata yg menyusul tentang kunci Kerajaan Sorga harus diperhadapkan dengan Mat 23:13. Orang-orang Farisi, sekalipun mempropagandakan keagamaan mereka, menutup pintu Kerajaan sorga. Tapi Petrus, yg mengenal Yesus sebagai yg menguasai seluruh isi rumah Bapak dan memegang kuncinya (bnd Why 1:18; 3:7; 21:25), menerima kunci sebab diserahkan kepadanya (bnd Yes 22:22) untuk membuka pintu Kerajaan Sorga. Kata-kata 'mengikat dan melepaskan', yg sejajar dengan ungkapan-ungkapan rabi, di sini ditujukan kepada Petrus, tapi di tempat lain ditujukan kepada semua rasul (bnd Mat 18:18). 'Dalam Kerajaan Allah yg akan datang, rasul akan serupa dengan seorang ahli Taurat atau Rabi Agung, yg akan memberi keputusan bukan berdasarkan hukum Yahudi, melainkan berdasarkan ajaran Yesus, yg menggenapi hukum itu' (A. H McNeile).

Tapi bahwa di sana sini diberikan kedudukan utama kepada Petrus di antara para rasul, tak dapat disangsikan. Luk 22:31 dab menunjukkan kedudukan Petrus yg begitu penting seperti dilihat oleh Tuhan Yesus maupun Iblis, dan pengetahuan yg jelas tentang pengkhianatan yg sudah dekat, menunjukkan tugas penggembalaannya di hari mendatang. Tuhan yg bangkit itu memperkokoh lagi tugas panggilan ini (Yoh 21:15 dab), dan bahkan Injil keempat (yg menyatakan hubungan khusus rasul Yohanes dgn Kristus) yg mencatat hal ini.

V. Petrus dalam gereja zaman rasuli

Kis menunjukkan pelaksanaan tugas panggilan Petrus. Sebelum Pentakosta Petrus memegang pimpinan dalam persekutuan rasuli (Kis 1:15 dab); sesudah Pentakosta dialah pengkhotbah utama (2:14 dab; 3:12 dab), jurubicara di hadapan penguasa Yahudi (4:8 dab), dan pimpinan dalam pelaksanaan tata tertib (5:3 dab). Walaupun gereja memberi kesan mendalam kepada masyarakat, tapi khusus mengenai kuasa-kuasa adikodrati, yg dianggap menerimanya adalah Petrus (5:15). Di Samaria, daerah pertama yg diinjili, citra kepemimpinan Petrus juga seperti Itu (8:14 dab).

Di antara para rasul, Petrus adalah rasul yg pertama dihubungkan dengan penginjilan kepada bangsa-bangsa non-Yahudi. Hal itu terjadi tentu dengan kehendak Allah (10:1 dab; bnd 15:7 dab), tapi langsung mengundang kecaman terhadap dirinya sendiri (11:2 dab); dan itu bukan yg terakhir kali. Dalam Gal 2:11 dab diceritakan Petrus di Antiokhia, yakni gereja pertama yg anggotanya sebagian besar non-Yahudi. Ia turut bersekutu pada meja perjamuan bersama non-Yahudi yg sudah bertobat, tapi karena menghadapi tantangan dari golongan Kristen Yahudi maka Petrus mengundurkan diri. Aib ini dicela keras oleh Paulus; tapi sedikitpun tak ada perselisihan teologis pada mereka. Sorotan Paulus hanyalah mengenai praktik hidup Petrus yg tidak selaras dengan ajarannya. Teori lama (yg dihidupkan kembali oleh S. G. F Brandon dlm The Fall of Jerusalem and the Christian Church, 1951), yg mengatakan ada pertentangan yg terus-menerus antara Paulus dan Petrus, tidak mempunyai dasar dalam Alkitab.

Kendati peristiwa kejatuhan ini, tidak ada sahabat yg lebih setia kecuali Petrus dalam upaya menginjili non-Yahudi. Berita Paulus sama dengan berita Petrus, sekalipun ada beda pengungkapan: amanat-amanat Petrus dalam Kis, Mrk dan 1 Ptr berasaskan teologi salib, sama dengan teologi Paulus yg berakar pada konsepsi Kristus sebagai Hamba yg menderita. Petrus selalu siap bekerja sama dengan Paulus, sambil menyadari misi penginjilannya kepada Yahudi, dan misi penginjilan Paulus kepada non-Yahudi, sebagai bagian dari pelayanan tugas yg sama (Gal 2:7 dab); dan pada Sidang di Yerusalem Petrus tercatat sebagai yg pertama mendesak yg lain untuk menerima non-Yahudi melulu berdasarkan iman (Kis 15:7 dab).

Jalan hidup Petrus sesudah kematian Stefanus sukar dilacak. Ay-ay yg memberitakan Petrus di Yope, Kaisarea, dan di tempat lain mengisyaratkan bahwa dia menginjili di Palestina (pada saat itu pastilah Yakobus memegang pimpinan di Yerusalem). Petrus dipenjarakan di Yerusalem, dan sesudah terlepas secara ajaib ia berangkat 'ke tempat lain' (Kis 12:17). Semua usaha untuk menentukan tempat lain itu sia-sia. Kita tahu dia pergi ke Antiokhia (Gal 2:11 dab); mungkin ia pergi ke Korintus, walau barangkali tidak begitu lama (1 Kor 1:12). Namanya dihubungkan erat sekali dengan orang Kristen di Asia Kecil (1 Ptr 1:1), dan larangan terhadap Paulus untuk pergi ke Bitinia (Kis 16:7) mungkin karena Petrus sudah bekerja di sana.

Tentang Petrus tinggal di Roma telah diperdebatkan, tapi dasar perdebatan itu lemah. Surat 1 Ptr hampir pasti ditulis dari Roma (1 Ptr 5:13, dan *PETRUS, SURAT PERTAMA). Dalam surat itu ada tanda-tanda bahwa waktu penulisannya adalah tidak lama sebelum atau pada masa penganiayaan zaman Nero. Dan 1 Clement 5 berpendapat bahwa Petrus, seperti Paulus, meninggal dalam penganiayaan ini. Keraguan terhadap tafsiran 1 Clement (bnd M Smith, NTS 9, 1960, hlm 86 dst) mempunyai dasar yg lemah. Di pihak lain, saran Cullmann perlu dipertimbangkan dengan sungguh, berdasarkan kait naskah 1 Clement dan singgungan-singgungan Paulus dalam Surat-surat kepada Filipi tentang ketegangan-ketegangan di gereja Roma, bahwa Petrus, barangkali karena permintaan Paulus, khusus datang di Roma untuk mencegah perpecahan, dan bahwa perselisihan antara orang Kristen mengakibatkan kematian kedua rasul itu. Cerita dalam Kitab Apokrifa Acts of Peter tentang martirnya, yaitu penyaliban (bnd Yoh 21:18 dab) dengan kepalanya ke bawah, tak dapat diterima sebagai mutlak benar, tapi kitab ini (*APOKRIFA PB) mungkin mengandung beberapa tradisi sah. Memang pasti kitab ini, seperti kesaksian-kesaksian lain dari abad 2, menekankan kerja sama para rasul di Roma.

Penggalian-penggalian di Roma mengungkapkan suatu ibadah Petrus kuno di bawah gereja Santo Petrus (bnd Eusebius, EH 2. 25): namun masih kurang pasti jika dituntut lebih dari ibadah itu kepada mereka.

KEPUSTAKAAN. F. J Foakes Jackson, Peter, Prince of Apostles, 1927; E Stauffer, Zeitschrift fur Kirchengeschicte, 62, 1944, hlm 1 dst (bnd New Testament Theology, 1955, hlm 30 dst); 0 Cullmann, Peter: Disciple -- Apostle-Martyr2, 1962; JEH 7, 1956, hlm 238 dst (ttg penggalian-penggalian); J Toynbee dan J Ward Perkins, The Shrine of St. Peter and the Vatican Excavations, 1956; H Chadwick, JTS (ns) 8, 1957, hlm 31 dst; 0 Karrer, Peter and the Church, 1963; R. E Brown, K. P Donfried, J Reumann (red.), Peter in the New Testament, 1973. AFW/MHS/HAO

PETRUS [biotokoh pb]

AyahYunus, Yohanes (Yoh 1:42)
Saudara laki-lakiAndreas (Yoh 1:40)
Disebut pertamaMat 4:18
Namanya disebut183 X
Kitab yang menyebutMatius, Markus, Lukas, Yohanes, Kisah Para Rasul, Korintus,Galatia, 1 Petrus, 2 Petrus.
PekerjaanNelayan dan Rasul.
Tempat kelahiranBetsaida di Galilea (Yoh 1:44)
Tempat kematianTradisi mengatakan, di Roma.
Keadaan kematianTradisi mengatakan, Ia mati sebagai martir, disalib dengan kepala dibawah.
Terakhir disebut2 Pet 1:1
Fakta pentingDia adalah salah satu rasul yang utama. dan penulis dua buah kitab dalam Perjanjian Baru.
Ringkasan
  1. I. Petrus rasul yang tidak stabil.
    1. A. Nelayan.
      1. 1. Dia dari kota Betsaida di Galelia Yoh 1:44
      2. 2. Dia saudara Andreas Yoh 1:40
      3. 3. Dia dan Andreas menjala ikan, berkawan dengan Yakobus dan Yohanes. Mat 4:21-22; Mrk 1:19-20; Luk 5:10
      4. 4. Ia sudah menikah Mat 8:14
      5. 5. Ia dibawa kepada Yesus oleh Andreas Yoh 1:41
      6. 6. Namanya dirubah oleh Tuhan Yesus, dari Simon menjadi Kefas, artinya Batu karang. Yoh 1:42; Luk 6:13-14
      7. 7. Sedang melakukan pekerjaannya sebagai nelayan di laut Galilea ia dipanggil oleh Tuhan, untuk melayani.
        1. a. PermintaanNya: "Bertolaklah ketempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Luk 5:3-4
        2. b. Keengganan. Luk 5:5
        3. c. Hasilnya. Luk 5:6
        4. d. Penyesalan. Luk 5:8
        5. e. Penentraman hati. Luk 5:10
    2. B. Pengikut.
      1. 1. Peristiwa di Kaisarea Mat 16:13-21; Mrk 8:27-32; Luk 9:18-22
        1. a. Pengakuan Petrus Mat 16:13-16
        2. b. Wahyu untuk Petrus Mat 16:17-19
        3. c. Peneguran Petrus Mat 16:21-23
      2. 2. Peristiwa di Gunung Hermon. Mat 17:1-8; Mrk 9:2-8; Luk 9:28-36
        1. a. Nubuat. Mat 16:28
        2. b. Pribadi-pribadi.
          1. (1) Juruselamat. Mat 17:2
          2. (2) Bapa
          3. (3) Musa dan Elia
          4. (4) Petrus, Yakobus dan Yohanes.
        3. c. Hal-hal yang istimewa.
          1. (1) Percakapan sorgawi. Luk 9:30-31
          2. (2) Percakapan duniawi.
            1. (a) Perkataan Petrus yang bodoh Luk 9:33
            2. (b) Perkataan Petrus yang takut. Luk 9:6
        4. d. Pengumuman dari Allah Bapa. Mat 17:5
      3. 3. Peristiwa laut Galelia. Mat 14:28-33
        1. a. Permintaan Petrus
          1. (1) "Suruhlah saya" Mat 14:28-29
          2. (2) "Tolong saya" Mat 14:30
        2. b. Pertolongan. Mat 14:31
      4. 4. Peristiwa di Kapernaum.
        1. a. Perintah Kristus Mat 17:24-27
          1. (1) Pajak. Mat 17:24
          2. (2) Kebenaran. Mat 17:25-26
          3. (3) Kesaksian. Mat 17:27
        2. b. Petrus belajar tentang pengampunan. Mat 18:21-23
          1. (1) Kebingungan. Mat 18:21
          2. (2) Penjelasan. Mat 18:22
        3. c. Menyaksikan Yesus membangkitan anak Yairus yang mati. Mrk 5:37; Luk 8:51
        4. d. Petrus menanggapi pertanyaan sewaktu penyembuhan perempuan yang sakit. Luk 8:43-46
          1. (1) Alasan dari pertanyaan. Luk 8:43-44
          2. (2) Komentar dari pertanyaan. Luk 8:45-46
        5. e. Petrus menanyakan kepada Yesus tentang perumpamaan hamba yang setia. Luk 12:35-41
        6. f. Petrus menjawab pertanyaan Yesus mengenai hakekat murid. Yoh 6:66-69
          1. (1) Orang yang tanpa iman. Yoh 6:66-67
          2. (2) Orang yang setia. Yoh 6:68-69
      5. 5. Peristiwa di Yerusalem.
        1. a. Petrus menanyakan pahala di masa depan. Mat 19:27-30; Mrk 10:28-31; Luk 18:28-30
          1. (1) Meninggalkan semua untuk Yesus. Mat 19:27
          2. (2) Apa yang akan diperoleh dari Yesus Mat 19:28-29
        2. b. Komentar Petrus tentang pohon ara Mrk 11:20-24
        3. c. Petrus, Yakobus, Yohanes dan Andreas bertanya kepada Yesus mengenai penghancuran Yerusalem Mrk 13:3-4
    3. C. Orang yang bodoh.
      1. 1. Di Betani. Mat 26:17-19; Mrk 14:12-16; Luk 22:8-13
        1. a. MisiNya Luk 22:8-9
        2. b. Manusianya Luk 22:10-13
      2. 2. Di ruang atas Yoh 13
        1. a. Kaki Petrus dibasuh Yesus. Yoh 13:5-10
          1. (1) Lamban mengerti kehendak Allah Yoh 13:6-8
          2. (2) Mendahului kehendak Allah. Yoh 13:9-10
        2. b. Petrus menyuruh Yohanes bertanya tentang ciri-ciri dari pengkhianat. Yoh 13:21-26
        3. c. Yesus mengingatkan pertama mengenai penyangkalan Petrus. Yoh 13:36-38
      3. 3. Peringatan ke dua kali tentang penyangkalan. Mat 26:30-35; Mrk 14:26-31
      4. 4. Di Getsemani.
        1. a. Yesus meminta tiga kali kesempatan untuk berdoa. Mat 26:36-38; Mrk 14:32-33; Luk 22:40
        2. b. Dalam tiga kesempatan Petrus tertidur. Mat 26:40-46; Mrk 14:34-42; Luk 22:45-46
        3. c. Petrus memarang telinga Malkus. Mat 26:51; Mrk 14:47; Luk 22:50; Yoh 18:10-11
          1. (1) Alasan Petrus bertindak gegabah. Mrk 14:42-43
          2. (2) Perbuatan Petrus mendapat teguran. Mat 26:52-53
    4. D. Orang yang takut
      1. 1. Dia takut, dan mengikuti Yesus dari jauh. Mat 26:56-58; Mrk 14:50,53-54; Luk 22:54; Yoh 18: 15
      2. 2. Petrus mengikuti Dia dari jauh ia berdiang di halaman rumah Imam Besar. Mrk 14:54; Luk 22:55
      3. 3. Dia menyangkal Yesus tiga kali. Mat 26:69-74; Mrk 14:66-72; Luk 22:56-60; Yoh 18:16-18,2527.
      4. 4. Dia dipandang Yesus. Luk 22:61
      5. 5. Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya. Mat 26:75; Mrk 14:72; Luk 22:62
    5. E. Orang yang dikasihi. Luk 24:34; 1 Kor 15:5
      1. 1. Laporan Maria Yoh 20:1-2
      2. 2. Reaksi Petrus Yoh 20:3-7
      3. 3. Wahyu dari Kristus Luk 24:34; 1 Kor 15:5
    6. F. Orang yang diampuni.
      1. 1. Petrus dan para nelayan. Yoh 21:2-3
      2. 2. Petrus dan penjala manusia Yoh 21:4
        1. a. PanggilanNya. Yoh 21:5
        2. b. PerintahNya. Yoh 21:6
        3. c. Komitmennya. Yoh 21:7
        4. d. Persekutuannya. Yoh 21:11-13
        5. e. Pengakuannya. Yoh 21:15-17
        6. f. Salibnya. Yoh 21:18-19
        7. g. Kebingungannya Yoh 21:20-23
  2. II. Petrus rasul yang teguh, dia saksi Kristus
    1. A. Petrus dan 120 orang. Kis 1:1-26
      1. 1. Di bukit zaitun. Kis 1:1-12
        1. a. Menerima janji dari Kristus.
          1. (1) Kebingungan Kis 1:6
          2. (2) Pengutusan Kis 1:7-8
        2. b. Saksi kenaikan Kristus.
          1. (1) Peristiwanya Kis 1:9
          2. (2) Orang yang hadir Kis 1:10
          3. (3) Pengumumannya Kis 1:11
      2. 2. Di ruang atas. Kis 1:15-26
        1. a. Persekutuan doa. Kis 1:13-14
        2. b. Persekutuan pelayanan Kis 1:15-26
          1. (1) Mengenai pengganti Yudas Kis 1:15-20
          2. (2) Mengenai memilih Matias Kis 1:21-26
    2. B. Petrus dan orang banyak pada hari Pentakosta. Kis 2:1-43
      1. 1. Lidah-lidah api. Kis 2:1-4
      2. 2. Kumpulan orang banyak. Kis 2:5-11
      3. 3. Kekacauan. Kis 2:12-13
      4. 4. Penjelasan. Kis 2:14-15
      5. 5. Perbandingan. Kis 2:16-21
        1. a. Nabi Perjanjian Lama Kis 2:16
        2. b. Nubuat Perjanjian Lama Kis 2:17-21
      6. 6. Penghukuman. Kis 2:22-28
        1. a. Mesias disalibkan Kis 2:22-24
        2. b. Mesias dibangkitkan Kis 2:24
      7. 7. Kesimpulan Kis 2:29-36
      8. 8. Penempelakan Kis 2:37
      9. 9. Perintah Kis 2:38-39
      10. 10. Pertobatan Kis 2:41
      11. 11. Persekutuan Kis 2:42-47
    3. C. Petrus dan orang lumpuh. Kis 3:1-26
      1. 1. Mujizat. Kis 3:1-11
        1. a. Memerlukan kebutuhan. Kis 3:2
        2. b. Nama dalam kesembuhan Kis 3:4-6
        3. c. Hakekat kesembuhan Kis 3:8
      2. 2. Khotbah Petrus Kis 3:12-26
        1. a. Promotor Salib Kis 3:13-15
        2. b. Nubuat dari Salib Kis 3:18
        3. c. Kuasa dari Salib Kis 3:16-26
          1. (1) Kepercayaan sudah menyembuhkan tubuh Kis 3:16
          2. (2) Kepercayaan bisa menyembuhkan jiwa Kis 3:26
        4. d. Program dari Salib. Kis 3:15,18,21
          1. (1) Mesias harus menderita. Kis 3:18
          2. (2) Allah yang membangkitkan dari kematian. Kis 3:15
          3. (3) Ia terangkat ke sorga Kis 3:21
          4. (4) Ia akan datang kembali Kis 3:19-20
        5. e. Panggilan Salib. Kis 3:19
    4. D. Petrus dan Imam Besar Kis 4:1-37
    5. Ananias Imam Besar Yahudi menangkap Petrus dan Yohanes.
      1. 1. Penyebab dari penangkapan. Kis 4:2
      2. 2. Fakta yang mendukung penangkapan Kis 4:4
      3. 3. Dialog di dalam penangkapan.
        1. a. Pertanyaan mereka. Kis 4:7
        2. b. Jawaban Petrus. Kis 4:8-12
      4. 4. Perundingan selama penangkapan Kis 4:13-17
      5. 5. Peringatan mengiringi penangkapan. Kis 4:18- 22
        1. a. Kamu tidak boleh melanjutkan. Kis 4:18
        2. b. Kami harus melanjutkan. Kis 4:19-20
      6. 6. Ibadah pujian setelah penangkapan.Kis 4:23-30
      7. 7. Berkat akibat penangkapan. Kis 4:31-37
        1. a. Orang percaya dipimpin Roh Kudus Kis 4: 31
        2. b. Persaudaraan dicukupi kemuliaan Allah. Kis 4:32,34-35
        3. c. Di antara yang berkorban Barnabas. Kis 4:36
    6. E. Petrus dan Ananias dan Safira. Kis 5:1-11
      1. 1. Kecurangannya Kis 5:1-2
      2. 2. Terungkapnya Kis 5:3-4
      3. 3. Matinya Kis 5:5,10
    7. F. Petrus dan orang sakit. Kis 5:12-16
    8. G. Petrus dan Gamaliel. Kis 5:17-42
      1. 1. Kemarahan orang-orang Saduki. Kis 5:17-18
      2. 2. Penglihatan dari Tuhan Kis 5:19-20
      3. 3. Keheranan dari sipir penjara Kis 5:21-26
      4. 4. Kesaksian Petrus Kis 5:27-32
      5. 5. Nasihat dari Gamaliel Kis 5:33-39
      6. 6. Sikap para rasul Kis 5:40-42
        1. a. Kesakitan mereka. Kis 4:40
        2. b. Pujian mereka. Kis 5:41
        3. c. Ketekunan mereka. Kis 5:42
    9. H. Petrus dan Simon tukang sihir. Kis 8:9-25
      1. 1. Keangkuhannya. Kis 8:9-11
      2. 2. Pikirannya yang menyimpang. Kis 8:18-19
      3. 3. Hukumannya. Kis 8:20-21
      4. 4. Permintaannya Kis 8:24
    10. I. Petrus dan Eneas. Kis 9:32-35
      1. 1. Kesengsaraan Kis 9:32-33
      2. 2. Keajaiban Kis 9:34
    11. J. Petrus dan Dorkas. Kis 9:36-42
      1. 1. Perbuatan amal Dorkas Kis 9:36
      2. 2. Kematian Dorkas Kis 9:37
      3. 3. Kelepasan Dorkas
        1. a. Petrus dipanggil. Kis 9:38-39
        2. b. Perintah Petrus. Kis 9:40-41
    12. K. Petrus dan Kornelius. Kis 9:43-10:48
      1. 1. Kornelius orang berdosa yang percaya di Kaisarea. Kis 10:1-8
        1. a. Pemujaannya kepada Allah. Kis 10:1-2
        2. b. KunjunganNya dari Allah. Kis 10:3-8
          1. (1) Utusan Allah. Kis 10:3-4
          2. (2) Berita yang dibawa. Kis 10:5-6
      2. 2. Petrus segan untuk menangkan jiwa di Yope. Kis 10:9-23
        1. a. Berita pada saat ia tak sadar. Kis 10:11-14
        2. b. Arti dari ketidaksadaran Kis 10:15-23
      3. 3. Kornelius yang sudah ditebus. Kis 10:24-48
        1. a. Percakapannya dengan Kornelius Kis 10:24-35
          1. (1) Penyambutan Kis 10:25-26
          2. (2) Tanggapan Kis 10:28,34-35
        2. b. Penjelasan kepada Kornelius Kis 10:36-43
        3. Khotbah Petrus tentang:
          1. (1) Firman Allah Kis 10:36-37
          2. (2) Pekerjaan Allah Kis 10:38
          3. (3) Saksi Allah Kis 10:39-41
          4. (4) Kehendak Allah Kis 10:42-43
        4. c. Perbuatan Kornelius Kis 10:44-48
          1. (1) Dibaptis Roh Kudus Kis 10:44-45
          2. (2) Dibaptis air Kis 10:46-48
    13. L. Petrus dan orang Yahudi yang percaya di Yerusalem. Kis 11:1-18
      1. 1. Dakwaan Kis 11:1-3
      2. 2. Argumentasi Kis 11:4-17
        1. a. Kasus Petrus Kis 11:4,15-16
        2. b. Petrus memberi kesimpulan. Kis 11:17
      3. 3. Dukungan. Kis 11:18
    14. M. Petrus dan Malaikat Tuhan. Kis 12:1-17
      1. 1. Keberhasilan Petrus keluar dari penjara. Kis 12:5-7,10
      2. 2. Perjuangan Petrus untuk memasuki rumah doa. Kis 12:12-16
    15. N. Petrus dan Sidang di Yerusalem. Kis 15
      1. 1. Komentarnya. Kis 15:7-9
      2. 2. Perhatiannya Kis 15:10
      3. 3. Kesimpulannya Kis 15:11
    16. O. Petrus dan Paulus
      1. 1. Mereka bertemu dalam 3 peristiwa.
        1. a. Pertemuan pertama: di Yerusalem Gal 1:18
        2. b. Pertemuan ke dua: di Yerusalem Gal 2:1,9
        3. c. Pertemuan ke tiga: di Antiokia.
          1. (1) Teguran. Gal 2:11
          2. (2) Alasannya. Gal 2:12-13
          3. (3) Dasar pemikiran. Gal 2:14
      2. 2. Perbandingan dari kedua orang:
        1. a. Satu, Paulus adalah utusan kepada orang-orang kafir, dan Petrus adalah jurubicara Allah kepada orang-orang Yahudi. Gal 2:7-8
        2. b. b.Keduanya berperan pada Sidang di Yerusalem. Kis 15
        3. c. Keduanya menyembuhkan orang lumpuh. Kis 3:1-8;14:8-12
        4. d. Keduanya menengking setan-setan.
          1. (1) Petrus berhadapan dengan Simon tukang sihir di Samaria. Kis 8:9-24
          2. (2) Paulus berhadapan dengan tukang sihir dan Nabi palsu Salamis di pulau Siprus. Kis 13:5-11
        5. e. Keduanya dibebaskan dari penjara oleh keajaiban.
          1. (1) Allah mengirim malaikat untuk membebaskan Detrus dari penjara. Kis 12:5-10
          2. (2) Allah mengirim gempa bumi untuk membebaskan Paulus dari penjara. Kis 16:25-39
        6. f. Keduanya membangkitkan orang mati:
          1. (1) Petrus membangkitkan Dorkas Kis 9:40
          2. (2) Paulus membangkitkan Etikus Kis 20:12
        7. g. Keduanya menerima wahyu dari Allah:
          1. (1) Petrus menerima wahyu di Yope Kis 10:9-23
          2. (2) Paulus menerima wahyu di Troas Kis 16:8-1
        8. h. Keduanya penulis Kitab Perjanjian Baru.
          1. (1) Petrus menulis dua Surat
          2. (2) Paulus menulis tiga belas Surat
        9. i. Keduanya menulis kunci dari pokok-pokok Alkitab. 2 Petrus 1:19-21; 2 Timotius 3:16-17
        10. j. Keduanya tahu bakal mati syahid buat Kristus.
          1. (1) Kesaksian Petrus 2 Pet 1:13-14
          2. (2) Kesaksian Paulus 2 Tim 4:6-7
  3. III. Petrus menulis. Dia menulis dari dua Surat yang diberi judul namanya.
SURAT I PETRUS
  1. I. Menulis mengenai keselamatan dari orang-orang percaya.
    1. A. Sumber dari keselamatan kita 1 Pet 1:2
      1. 1. Bapa memilih kita 1 Pet 1:2a
      2. 2. Anak yang menebus kita 1 Pet 1:2c
      3. 3. Roh Kudus yang mengkuduskan kita 1 Pet 1:2b
    2. B. Berkat dari keselamatan kita:
      1. 1. Pengharapan yang hidup 1 Pet 1:3
      2. 2. Pengharapan yang abadi 1 Pet 1:4
        1. a. Pengharapan itu sempurna.
        2. b. Pengharapan itu murni.
        3. c. Pengharapan itu permanen, tidak pudar.
    3. C. Jaminan dari keselamatan kita. 1 Pet 1:5
    4. D. Ujian dalam keselamatan kita. 1 Pet 1:6-9
      1. 1. Perlunya ujian 1 Pet 1:6
      2. 2. Alasan ujian
        1. a. Memperkuat iman kita dalam Kristus 1 Pet 1:7
        2. b. Memperkuat kasih kita dalam Kristus 1 Pet 1:8
    5. E. Nabi Perjanjian Lama dan keselamatan kita. 1 Pet 1:10-11
    6. F. Malaikat yang kudus dan keselamatan kita 1 Pet 1:12
    7. G. Harga yang mengagumkan dari keselamatan kita:
      1. 1. Harganya. 1 Pet 1:18-19
      2. 2. Perencanaan. 1 Pet 1:20
    8. H. Sarana dari keselamatan kita. 1 Pet 1:23-25
    9. I. Keterkaitan dalam keselamatan kita.
      1. 1. Kita adalah anggota keluarga yang sama:
        1. a. Pengalaman kelahiran kita yang sama. 1 Pet 1:23
        2. b. Kita ikut makan dari makanan yang sama. 1 Pet 2:1
      2. 2. Batu-batu dalam pembangunan yang sama 1 Pet 2:5a
      3. 3. Imam-imam dalam bait yang sama 1 Pet 2:5b
      4. 4. Warga negara dari bangsa yang sama 1 Pet 2:10
      5. 5. Musyafir dalam perjalanan yang sama 1 Pet 2:11
  2. II. Petrus menulis mengenai ketaatan. 1 Pet 2:13-3:12
    1. A. Nasihat untuk ketaatan orang percaya.
      1. 1. Kita harus taat kepada otoritas. 1 Pet 2:13-14
      2. 2. Kita harus taat kepada majikan kita 1 Pet 2:18-20
      3. 3. Kita harus taat di dalam rumah tangga kita.
        1. a. Istri yang beriman 1 Pet 3:1-6
        2. b. Suami yang beriman 1 Pet 3:7
      4. 4. Kita harus taat di dalam gereja
    2. B. Contoh dari ketaatan:
      1. 1. Penderitaan Kristus 1 Pet 2:21
      2. 2. Keheningan Kristus 1 Pet 2:22-23
      3. 3. Keselamatan Kristus 1 Pet 2:24-25
  3. III. Petrus menulis rentang penderitaan 1 Pet 3:13-4:19
  4. Penderitaan-penderitaan untuk:
    1. A. Mengadakan kesempatan untuk bersaksi. 1 Pet 3:15
    2. B. Menolong pemurnian hidup 1 Pet 4:1
    3. C. Penderitaan adalah biasa 1 Pet 4:12
    4. D. Bila dipahami membawa sukacita 1 Pet 4:13-14
    5. E. Jangan malu menderita sebagai orang Kristen 1 Pet 4:15-16
    6. F. Sebagai panggilan Allah yang istimewa. 1 Pet 2:20-21
    7. G. Akar yang membuahkan kemuliaan 1 Pet 1:11
  5. IV. Petrus menulis mengenai pelayanan orang percaya
    1. A. Melayani sebagai gembala
      1. 1. Tanggung jawab. 1 Pet 5:1-3
      2. 2. Pahala. 1 Pet 5:4
    2. B. Melayani sebagai hamba
      1. 1. Melayani orang kudus 1 Pet 5:5
      2. 2. Melayani Juruselamat 1 Pet 5:6-7
    3. C. Melayani.sebagai prajurit
      1. 1. Berjaga-jaga 1 Pet 5:8
      2. 2. Perencanaan 1 Pet 5:9
      3. 3. Tujuan 1 Pet 5:10-11
SURAT II PETRUS
  1. I. Proklamasi dari Kuasa Allah 2 Pet 1:1-13
    1. A. Janji apakah itu 2 Pet 1:5-7
    2. B. Mengapa ada janji itu 2 Pet 1:8-9
      1. 1. Menghasilkan buah 2 Pet 1:8
      2. 2. Menolak janji menjadi picik 2 Pet 1:9
  2. II. Penerapan dari janji Allah 1 Pet 1:4-9
  3. III. Ujian dari panggilan Allah 2 Pet 1:10-12
  4. IV. Wahyu kepada rasul Allah 2 Pet 1: 13-15
  5. V. BerubahNya (Trans figurasion) Anak Allah 2 Pet 1:16-18
    1. A. Penglihatan yang mulia 2 Pet 1:16
    2. B. Suara yang mulia 2 Pet 1:17-18
  6. VI. Ilham dari Firman Allah. 2 Pet 1:19-21
    1. A. Pentingnya 2 Pet 1:19
    2. B. Tafsiran 2 Pet 1:20
    3. C. Pengilhaman 2 Pet 1:21
  7. VII. Penyimpangan dari musuh Allah. 2 Pet 2:1-3-3:4
    1. A. Identitas musuh
      1. 1. Pada zaman dahulu
        1. a. Malaikat-malaikat yang jahat. 2 Pet 2:4
        2. b. Mereka yang hidup pada zaman Nuh 2 Pet 2:5
          1. (1) Orang yang tidak berTuhan. 2 Pet 2:5a,c.
          2. (2) Orang yang saleh. 2 Pet 2:5b
        3. c. Orang hidup pada zaman Lot. 2 Pet 2:6-9
          1. (1) Orang yang tidak berTuhan. 2 Pet 2:6
          2. (2) Orang yang saleh. 2 Pet 2:7-9
        4. d. Nabi palsu seperti Bileam. 2 Pet 2:1; 2 Pet 2:15-1-6
      2. 2. Pada hari kemudian:
        1. a. Guru palsu. 2 Pet 2:1
        2. b. Pengejek. 2 Pet 3:3
    2. B. Kesalahan dari musuh-musuh ini
      1. 1. Penemu ajaran sesat. 2 Pet 2:1
      2. 2. Menyangkal Kristus. 2 Pet 2:1
      3. 3. Menuruti hawa nafsu. 2 Pet 2:2,10,14
      4. 4. Memfitnah kebenaran. 2 Pet 2:2
      5. 5. Tamak, Materialistis. 2 Pet 2:3
      6. 6. Pencari untung. 2 Pet 2:3
      7. 7. Menghina hukum. 2 Pet 2:10
      8. 8. Menuruti keinginan. 2 Pet 2:10
      9. 9. Seperti hewan. 2 Pet 2:12
      10. 10. Menghujat apa yang tidak diketahui. 2 Pet 2:12
      11. 11. Berfoya-foya. 2 Pet 2:13
      12. 12. Kanker masyarakat. 2 Pet 2:13
      13. 13. Nafsu zinah. 2 Pet 2:14
      14. 14. Sama sekali mengabaikan jalan yang benar. 2 Pet 2:15
      15. 15. Kabut yang dihalaukan taufan 2 Pet 2:17
      16. 16. Mata air yang kering. 2 Pet 2:17
      17. 17. Congkak dan hampa. 2 Pet 2:18
      18. 18. Tawanan yang buta. 1 Pet 2:19
      19. 19. Pelanggar berdarah dingin. 2 Pet 2:21
      20. 20. Babi-babi yang kotor dan anjing-anjing 2 Pet 2:22
      21. 21. Pengejek tentang kedatangan Tuhan kedua kali. 2 Pet 3:3-4
  8. VIII. Penghukuman dari Tuhan kepada dunia purba. 2 Pet 3: 5-6
  9. IX. Penghancuran dari Tuhan atas dunia sekarang 2 Pet 3:7-12
    1. A. Kepastian. 2 Pet 3:7-8
    2. B. Belas kasihan Allah. 2 Pet 3:7
    3. C. Kronologi 2 Pet 3:10
    4. D. Tantangan
      1. 1. Suci dan saleh 2 Pet 3:11
      2. 2. Siap sedia 2 Pet 3:12
  10. X. Ciptaan baru dari Allah untuk dunia yang akan datang
    1. A. Pengharapan dari dunia baru. 2 Pet 3:13-14
    2. B. Persiapan dari dunia baru.
      1. 1. Hubungan yang benar dengan Firman Allah.
        1. a. Perhatikan yang saksama. 2 Pet 3:15-16
        2. b. Baca dengan saksama 2 Pet 3:17
      2. 2. Hubungan yang benar dengan Juruselamat. 2 Pet 3:18



TIP #32: Gunakan Pencarian Khusus untuk melakukan pencarian Teks Alkitab, Tafsiran/Catatan, Studi Kamus, Ilustrasi, Artikel, Ref. Silang, Leksikon, Pertanyaan-Pertanyaan, Gambar, Himne, Topikal. Anda juga dapat mencari bahan-bahan yang berkaitan dengan ayat-ayat yang anda inginkan melalui pencarian Referensi Ayat. [SEMUA]
dibuat dalam 0.27 detik
dipersembahkan oleh YLSA