: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Baaseya | Baasha | Babi | Babylon | Babylonia | Babylonians | Baca | Badai | Badam | Badar | Bael-Meon
Daftar Isi
GAMBAR: Babel
BROWNING: BABEL

Babylonians

Dalam versi-versi Alkitab:

Babel: BIS TB
Babil: TL
Babiloni: TL
orang Babel: TB
Orang-orang Babel: FAYH

Gambar

Babel: selebihnya..
Topik: A Message about Babylon; Babylon Mocked; Babylon, the Sword of Judgment; Daniel's Training in Babylon; Psalms 137: By the Rivers of Babylon; The Fall of Babylon; The Fall of the King of Babylon; The Tower of Babel; The Vision of the Fall of Babylon

BABEL [browning]

1) Kata Ibrani untuk Babilon. Menurut tradisi setempat, kota ini dibangun oleh Dewa Marduk. Dalam PL, Babel merupakan model dari suatu tempat dengan bahasa yang kacau (Kej. 11:1 dst.). Menurut mitos *aetiologis, perbedaan linguistik itu diadakan oleh Allah sebagai hukuman atas kesombongan manusia dalam membangun menara yang megah -- mungkin sebuah *zigurat (menara kuil), seperti yang dibangun oleh orang-orang Babel dan *Asyur. Bangunan seperti itu memiliki beberapa lantai dengan berbagai ketinggian, dan semua dimahkotai dengan kuil setinggi 70 kaki (kira-kira 20 m) dari atas tanah. Pada hari *Pentakosta, orang banyak dapat memahami para *rasul, karena secara tiba-tiba rasul-rasul itu mulai menggunakan bermacam-macam bahasa asing (Kis. 2:5-13). Oleh penulisnya, cerita ini mungkin dimaksudkan sebagai pembalikan dari kekacauan di Babel. Perbedaan dan kekacauan, melalui *Roh digantikan dengan persatuan dan pengertian dalam kemanusiaan bersama. 'Kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah' (Kis. 2:11). 2) Kota dan kerajaan kuno di Mesopotamia Selatan. Dalam PB (1Ptr. 5:13 dan Why. 18:2, 'Babel' merupakan celaan yang menunjuk pada Roma) dan dalam spiritualitas Kristen ('Dan Sion dalam kesedihannya yang mendalam harus menanggulangi Babel', dari madah St. Bernard, Brief life is here our portion) Babel adalah sinonim dari negara atau tempat *pembuangan, tempat adanya kerinduan akan kelepasan, dan karena itu, merupakan tempat adanya pengharapan. Pembuangan orang-orang Yahudi ke Babel setelah perebutan Yerusalem pada 586 sM mendominasi Alkitab (bnd. Mzm. 137:1; Yes. 14:4), sebagaimana Babel sendiri mendominasi Timur Dekat selama periode ekspansi kekaisaran mereka yang singkat. Namun, terdapat sejarah panjang sebelum dan sesudahnya, antara lain: Raja *Hamurabi, yang wafat pada 1750 sM, merumuskan kitab hukumnya, dan ada pula pencapaian-pencapaian kultural lainnya, termasuk minat di bidang astronomi. Pada abad ke-8 sM, raja-raja *Asyur juga memerintah Babel (terletak di Sungai *Efrat, dan terkait dengan Irak Selatan modern). Ketika *Hosea, raja Israel, bergabung dengan *Mesir melawan raja Asyur, *Shalmaneser V, pada 724 sM, *Samaria dikepung dan direbut pada 722 sM. Sebagian penduduknya (menurut pengakuan Asyur, 27.000 orang) dideportasi ke Asyur oleh Sargon II (2Raj. 17:6) setelah kematian Shalmaneser. Pada 626 sM bangsa Babel (juga dikenal sebagai bangsa Khaldea) melepaskan kuk Asyur, dan bersama bangsa *Media, pada 612 sM, merebut *Niniwe, kota Asyur. Kemenangan Babel berlanjut hingga perbatasan Mesir, dan selama konflik antara Babel dengan Mesir, *Yoyakim, raja Yehuda, telah mengabaikan nasihat *Yeremia (Yer. 27:9-11). Ia mendukung Mesir dan menanggung konsekuensinya ketika *Nebukadnezar mengepung Yerusalem pada 597 sM. Raja muda *Yoyakin (dalam Yer. 22:24 disebut Konya), yang telah menggantikan Yoyakim, ayahnya, memerintah hanya tiga bulan, sebelum kota itu direbut, dan raja serta tokoh-tokoh masyarakatnya dibawa ke pembuangan. *Zedekia diangkat sebagai gubernur Yerusalem, namun ketika ia memberontak, Nebukadnezar berbalik ke kota itu, menghancurkan Bait Allah, dan membuang sebagian besar penduduk yang tertinggal ke Babel (586 sM, 2Raj. 24:10 -- 25:21). Di Babel, di mana terdapat bangunan-bangunan dan jalan-jalan besar, Taman Gantung, dan menara kuil (ziggurat) untuk Marduk, akhirnya orang-orang Yahudi hidup dengan tenang, dengan *doa dan *sunat serta terlibat dalam perdagangan dan pertanian (Yer. 29:7). Sebagian dari mereka kembali ke Yerusalem atas izin *Koresy, raja Persia yang menaklukkan Babel, pada 538 sM. Mereka yang tinggal menjadi semakin mandiri dari Yudaisme Palestina. *Talmud Babel merupakan kesaksian tentang kekuatan agama dan kehidupan sosial Yahudi di negara pembuangan, dan tidak mengherankan, ketika orang-orang Yahudi di Palestina memberontak pada 66-70 M, dan juga pada 132-135 M di bawah pimpinan Bar-Kokhba, mereka tidak mendapat dukungan dari Babel.



TIP #17: Gunakan Pencarian Universal untuk mencari pasal, ayat, referensi, kata atau nomor strong. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA