Program Bacaan 

Bacaan Alkitab 27 Desember

<<
>>
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Wahyu 4:1--8:13

Konteks
Kedua puluh empat tua-tua dan keempat binatang
4:1 Kemudian dari pada itu 1  aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka i  di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, j  katanya: Naiklah ke mari k  dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. l  4:2 Segera aku dikuasai oleh Roh m  dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, n  dan di takhta itu duduk Seorang. 4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis o  dan permata sardis; p  dan suatu pelangi q  melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud r  rupanya. 4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua 2 , s  yang memakai pakaian putih t  dan mahkota emas di kepala mereka. 4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh u  yang menderu, dan tujuh obor v  menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh w  Allah 3 . 4:6 Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca x  bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk 4  y  penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. z  4:7 Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar a  yang sedang terbang. 4:8 Dan keempat makhluk b  itu masing-masing bersayap enam, c  sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, d  dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: e  "Kudus, kudus, kudus 5 lah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, f  yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang. g " 4:9 Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta h  itu dan yang hidup sampai selama-lamanya, i  4:10 maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu j  di hadapan Dia k  yang duduk di atas takhta itu, l  dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: 4:11 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; m  sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan. n "
Kitab yang dimeterai dan Anak Domba
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, o  sebuah gulungan kitab 6 , yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya p  dan dimeterai q  dengan tujuh meterai. 5:2 Dan aku melihat seorang malaikat r  yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?" 5:3 Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya. 5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya 7 , karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya. 5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa s  dari suku Yehuda 8 , t  yaitu tunas Daud, u  telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya." 5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk v  itu dan di tengah-tengah tua-tua w  itu berdiri seekor Anak Domba x  seperti telah disembelih 9 , bertanduk tujuh dan bermata tujuh: y  itulah ketujuh Roh z  Allah yang diutus ke seluruh bumi. 5:7 Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta a  itu. 5:8 Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk b  dan kedua puluh empat tua-tua c  itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi d  dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa e  orang-orang kudus 10 . 5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian f  baru katanya: "Engkau layak g  menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu h  Engkau telah membeli i  mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. j  5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam k  bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi. l " 5:11 Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk m  dan tua-tua n  itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, o  5:12 katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba p  yang disembelih q  itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian! r " 5:13 Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi s  dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta t  dan bagi Anak Domba, u  adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! v " 5:14 Dan keempat makhluk w  itu berkata: "Amin x ". Dan tua-tua y  itu jatuh tersungkur dan menyembah. z 
Keenam meterai pertama dibuka
6:1 Maka aku melihat Anak Domba a  itu membuka 11  yang pertama dari ketujuh meterai b  itu 12 , dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk c  itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: d  "Mari!" 6:2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih 13  e  dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. f  Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. g  6:3 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk h  yang kedua berkata: "Mari!" 6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam 14  i  dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, j  sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar. 6:5 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga k , aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam 15  l  dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. 6:6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk m  itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. n  Tetapi janganlah rusakkan o  minyak dan anggur itu." 6:7 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk p  yang keempat berkata: "Mari!" 6:8 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning 16  q  dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut r  mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. s  6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah t  mezbah u  jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh v  oleh karena firman Allah 17  w  dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. 6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, x  ya Penguasa y  yang kudus dan benar, z  Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah a  kami 18  kepada mereka yang diam di bumi? b " 6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, c  dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap d  jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh 19  sama seperti mereka. 6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi e  yang dahsyat 20  dan matahari menjadi hitam f  bagaikan karung g  rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. 6:13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi h  bagaikan pohon ara i  menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. 6:14 Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung j  dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. k  6:15 Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka l  bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. m  6:16 Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami 21  n  dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta o  dan terhadap murka Anak Domba itu 22 ." 6:17 Sebab sudah tiba hari besar p  murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? q 
Orang-orang yang dimeteraikan dari bangsa Israel
7:1 Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat 23  berdiri pada keempat penjuru r  bumi dan mereka menahan keempat angin s  bumi, supaya jangan ada t  angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon. 7:2 Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai u  Allah v  yang hidup 24 ; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, w  7:3 katanya: "Janganlah merusakkan x  bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi y  mereka!" 7:4 Dan aku mendengar jumlah z  mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu a  yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel 25 . 7:5 Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu, 7:6 dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu, 7:7 dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu, 7:8 dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu.
Orang banyak yang tidak terhitung banyaknya
7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak 26  yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, b  berdiri di hadapan takhta c  dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih d  dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. 7:10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah e  kami yang duduk di atas takhta f  dan bagi Anak Domba!" 7:11 Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua g  dan keempat makhluk h  itu; mereka tersungkur i  di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, 7:12 sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin! j " 7:13 Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih k  itu dan dari manakah mereka datang?" 7:14 Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar 27 ; dan mereka telah mencuci jubah l  mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba. m  7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah n  dan melayani Dia o  siang malam di Bait Suci-Nya. p  Dan Ia yang duduk di atas takhta q  itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka. r  7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga s  lagi, dan matahari atau panas terik t  tidak akan menimpa mereka lagi. 7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan u  mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. v  Dan Allah akan menghapus segala air mata 28  dari mata mereka. w "
Meterai yang ketujuh
8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh 29 , x  maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. 8:2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, y  yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala. z  8:3 Maka datanglah seorang malaikat a  lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus 30  b  di atas mezbah c  emas di hadapan takhta itu. 8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. d  8:5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, e  dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, f  disertai halilintar dan gempa bumi. g 
Keempat sangkakala yang pertama
8:6 Dan ketujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala h  itu bersiap-siap untuk meniup sangkakala. 8:7 Lalu malaikat yang pertama i  meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, j  bercampur darah 31 ; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga k  dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah l  seluruh rumput-rumputan hijau. 8:8 Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, m  yang menyala-nyala oleh api 32 , dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga n  dari laut itu menjadi darah, o  8:9 dan matilah sepertiga p  dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal. 8:10 Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit q  sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. r  8:11 Nama bintang itu ialah Apsintus 33 . Dan sepertiga s  dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit. t  8:12 Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga u  dari padanya menjadi gelap v  dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari. w  8:13 Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang 34  di tengah langit x  dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah y  mereka yang diam di atas bumi z  oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[4:1]  1 Full Life : KEMUDIAN DARIPADA ITU.

Nas : Wahy 4:1

Banyak penafsir Alkitab berpendapat bahwa pada saat ini di kitab Wahyu, Kristus telah mengangkat orang percaya yang menang dari jemaat-jemaat-Nya dari dunia. Jadi, pengangkatan jemaat yang benar

(lihat cat. --> Yoh 14:3;

[atau ref. Yoh 14:3]

lihat art. KEANGKATAN GEREJA)

mendahului masa kesengsaraan (pasal Wahy 6:1-18:24). Hal ini dipercayai karena alasan berikut:

  1. 1) Mulai Wahy 4:1, istilah "jemaat" atau "jemaat-jemaat" tidak muncul lagi sampai Wahy 22:16.
  2. 2) Mempelai Kristus (yaitu, jemaat) muncul pada pasal Wahy 19:1-21 bersama-sama dengan Kristus di sorga sebelum Ia kembali ke bumi untuk menghakimi orang jahat dan untuk memerintah dalam kerajaan seribu tahun

    (lihat cat. --> Wahy 20:4).

    [atau ref. Wahy 20:4]

  3. 3) Janji yang diberikan kepada jemaat di Filadelfia bahwa Ia akan melindunginya dari masa pencobaan atas seluruh dunia itu, menunjuk kepada semua orang percaya yang tetap setia kepada Kristus sebelum kesengsaraan itu

    (lihat cat. --> Wahy 3:10).

    [atau ref. Wahy 3:10]

[4:4]  2 Full Life : DUA PULUH EMPAT TUA-TUA.

Nas : Wahy 4:4

Siapakah tua-tua ini? Beberapa orang percaya bahwa mereka mewakili seluruh jemaat di sorga

(lihat cat. --> Yoh 14:3;

[atau ref. Yoh 14:3]

2Tim 4:8; 1Pet 5:4). Orang lain percaya bahwa kemungkinan mereka itu adalah malaikat yang berkuasa; akan tetapi, perhatikanlah bahwa para malaikat berdiri di sekeliling tua-tua itu (Wahy 7:11; bd. Wahy 5:8-10). Ada orang lain lagi yang percaya bahwa mereka mewakili Israel dan gereja yang bersatu dalam penyembahan kepada Allah dan Anak Domba itu, yaitu 12 (Israel) ditambah 12 (jemaat) sama dengan 24 (umat Allah dari zaman Israel dan zaman gereja).

[4:5]  3 Full Life : KETUJUH ROH ALLAH.

Nas : Wahy 4:5

Ketujuh Roh Allah melambangkan kehadiran Roh Kudus di takhta Allah. Bahasa ini barangkali datang dari ketujuh aspek ungkapan Roh dalam Yes 11:2. Roh Kudus itu seperti api yang menyala, penuh dengan hukuman terhadap dosa dan penuh dengan kesucian Allah (bd. Yes 4:4; Yoh 16:8).

[4:6]  4 Full Life : EMPAT MAKHLUK.

Nas : Wahy 4:6

Empat makhluk ini barangkali melambangkan segenap makhluk hidup (ayat Wahy 4:7). Segala makhluk Allah akan membawa kemuliaan dan hormat kepada-Nya di sorga dan akan dibebaskan dari kutuk dosa (ayat Wahy 4:8-11).

[4:8]  5 Full Life : KUDUS, KUDUS, KUDUS.

Nas : Wahy 4:8

Seluruh ciptaan mengutamakan dan memuji kekudusan Allah

(lihat art. PUJIAN).

Menjadi kudus berarti terpisah dari dosa, ketidakbenaran, dan kejahatan, serta mengabdi kepada kebenaran, kebaikan, keadilan, dan kemurnian. Kekudusan merupakan sifat kekal Allah; kekudusan-Nya tidak akan pernah berubah

(lihat cat. --> Yes 6:1;

lihat cat. --> Yes 6:3;

[atau ref. Yes 6:1,3]

lihat art. SIFAT-SIFAT KHAS ALLAH).

[5:1]  6 Full Life : SEBUAH GULUNGAN KITAB.

Nas : Wahy 5:1

Gulungan kitab ini sangat penting karena berisi penyataan dari apa yang telah Allah tetapkan untuk nasib akhir dunia dan umat manusia. Kitab ini menerangkan bagaimana dunia ini akan dihukum dan menggambarkan kemenangan akhir dari Allah dan umat-Nya atas segala kejahatan. Bilamana setiap meterai itu dibuka, suatu bagian isi kitab itu dinyatakan dalam sebuah penglihatan (pasal Wahy 6:1-17; bd. Yeh 2:9-10).

[5:4]  7 Full Life : MENANGISLAH AKU DENGAN AMAT SEDIHNYA.

Nas : Wahy 5:4

Yohanes menangis karena ia mengetahui bahwa apabila tidak ditemukan seorang yang layak untuk membuka kitab itu, maka maksud Allah untuk penghakiman dan berkat bagi dunia ini akan tetap tidak digenapi.

[5:5]  8 Full Life : SINGA DARI SUKU YEHUDA.

Nas : Wahy 5:5

Kristus dilukiskan seperti Singa, yang menunjukkan bahwa Ia akan memerintah segenap bumi. Ia berasal dari suku Yehuda dan keturunan keluarga Daud. Gelar-gelar Yesus sebagai Mesias yang berkemenangan (Kej 49:9-10) dan raja yang kekal ini selaras dengan janji-janji yang telah dibuat dengan Daud (Yes 11:1,10).

[5:6]  9 Full Life : SEPERTI TELAH DISEMBELIH.

Nas : Wahy 5:6

Kristus, yang menampakkan diri sebagai Anak Domba yang menyandang tanda-tanda bahwa Ia telah disembelih, melambangkan penyerahan diri-Nya di salib bagi dosa umat manusia. Ini menunjukkan bahwa kelayakan, kuasa, wewenang, dan kemenangan Kristus itu datang dari kematian-Nya sebagai korban (ayat Wahy 5:9-14). "Anak Domba" merupakan simbol yang paling menonjol dalam kitab Wahyu untuk Kristus (mis. ayat Wahy 5:6-7; 12:11; Wahy 15:3; 17:14; 21:22; 22:1,3). Hukuman Kristus akan berlaku bagi mereka yang menolak korban-Nya sebagai Anak Domba Allah (Wahy 6:16-17). "Ketujuh tanduk" itu melambangkan kuasa dan kekuatan seorang penguasa (1Raj 22:11; Dan 7:24); tentang "ketujuh roh",

lihat cat. --> Wahy 4:5.

[atau ref. Wahy 4:5]

[5:8]  10 Full Life : DOA ORANG-ORANG KUDUS.

Nas : Wahy 5:8

Hal ini menunjuk kepada syafaat orang kudus bagi kedatangan kerajaan itu ketika mereka akan ikut memerintah di bumi (ayat Wahy 5:9-10). Doa mereka ialah, "Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga" (Mat 6:10;

lihat cat. --> Mat 6:6;

lihat cat. --> 2Pet 3:12;

[atau ref. Mat 6:6; 2Pet 3:12]

bd. Mazm 141:2).

[6:1]  11 Full Life : ANAK DOMBA ITU MEMBUKA.

Nas : Wahy 6:1

Yesus Kristus sendiri (yaitu, Anak Domba itu) membuka semua meterai yang menyingkapkan hukuman yang menghancurkan dunia (ayat Wahy 6:1,3,5,7,9,12). Hukuman-hukuman itu bersifat ilahi, karena telah diserahkan ke dalam tangan Kristus (Wahy 5:1,7; bd. Yoh 5:22). Sepanjang kitab Wahyu, hukuman berupa malapetaka itu disebut murka Allah (ayat Wahy 6:16-17; 11:18; 14:10,19; 15:1,7; 16:1,19; 19:15).

[6:1]  12 Full Life : YANG PERTAMA DARI KETUJUH METERAI ITU.

Nas : Wahy 6:1

Beberapa penafsir mengartikan pembukaan meterai yang pertama itu sebagai permulaan tujuh tahun kesengsaraan, masa depan yang penuh penderitaan dan hukuman yang belum pernah terjadi sebelumnya yang akan mengarah kepada kedatangan Kristus yang kedua kali (lih. Dan 9:27; bd. Yer 30:7; Dan 12:1; Wahy 6:17; 7:14;

lihat art. KESENGSARAAN BESAR).

Orang lain percaya bahwa meterai-meterai ini menggambarkan masa tiga setengah tahun terakhir dari tujuh tahun kesengsaraan, yang sering disebut kesengsaraan besar. Ada lagi orang lain yang melihatnya sebagai awal dari hukuman Allah menjelang akhir masa itu. Hukuman Allah dinyatakan dalam rentetan-rentetan peristiwa yang berurutan. Rentetan yang pertama adalah tujuh meterai itu (pasal Wahy 6:1-17); yang kedua, tujuh sangkakala hukuman (pasal Wahy 8:1-9:21; 11:15-19); dan ketiga, "ketujuh cawan murka Allah" (pasal Wahy 16:1-21;

lihat cat. --> Wahy 8:1).

[atau ref. Wahy 8:1]

[6:2]  13 Full Life : SEEKOR KUDA PUTIH.

Nas : Wahy 6:2

Empat orang yang menunggang kuda keluar sementara keempat meterai yang pertama dibuka (bd. Za 1:8-17; 6:1-8), melambangkan hukuman Allah atas sistem dunia yang telah rusak dan jahat serta orang-orang yang tidak mengenal Allah. Penunggang kuda putih itu dianggap oleh banyak penafsir Alkitab sebagai antikristus (1Yoh 2:18), penguasa dunia yang akan datang yang akan memulai kegiatannya pada permulaan masa tujuh tahun terakhir itu

(lihat art. ZAMAN ANTIKRISTUS).

Ia diizinkan Allah untuk menipu semua orang yang menentang Kristus. Kemenangannya yang mula-mula akan dicapainya tanpa peperangan yang terbuka, sebab damai sejahtera diambil dari bumi mulai dengan penunggang kuda yang kedua (ayat Wahy 6:4; bd. Dan 9:26-27; 1Tes 5:3). Di lain pihak, semua penunggang kuda yang lain merupakan personifikasi, sehingga penunggang kuda putih itu barangkali hanya melambangkan kemenangan atau suatu roh yang kuat dari antikristus yang dilepaskan pada akhir zaman.

[6:4]  14 Full Life : KUDA ... MERAH PADAM.

Nas : Wahy 6:4

Kuda merah padam itu dan penunggangnya melambangkan perang dan kematian dahsyat, yang diizinkan Allah ketika mendatangkan murka-Nya ke atas bumi (bd. Za 1:8; 6:2). Masa kesengsaraan itu akan merupakan masa kekerasan, pembunuhan, dan peperangan.

[6:5]  15 Full Life : SEEKOR KUDA HITAM.

Nas : Wahy 6:5

Kuda hitam dan penunggangnya itu melambangkan kelaparan yang besar (bd. Yer 4:26-28; Rat 4:8-9; 5:10). Kebutuhan-kebutuhan pokok bagi kehidupan akan langka dan harga-harga barang akan sangat tinggi; bala kelaparan akan menyebar ke seluruh dunia. Minyak dan anggur itu menunjuk kepada pohon zaitun dan pokok anggur, yang tidak mengalami kerusakan oleh musim kering sebanyak tumbuh-tumbuhan berbiji. Walaupun kelaparan telah terjadi sepanjang zaman gereja (Mat 24:7), bagian ini berkaitan dengan suatu kelaparan khusus selama masa kesengsaraan.

[6:8]  16 Full Life : SEEKOR KUDA HIJAU KUNING.

Nas : Wahy 6:8

Kuda hijau kuning dan penunggangnya yang bernama Maut itu melambangkan peningkatan kedahsyatan perang, kelaparan, kematian, malapetaka, penyakit, dan binatang-binatang jahat. Hukuman ini akan begitu dahsyat sehingga seperempat penduduk dunia akan terbunuh.

[6:9]  17 Full Life : DIBUNUH OLEH KARENA FIRMAN ALLAH.

Nas : Wahy 6:9

Ketika meterai yang kelima dibuka, Yohanes melihat apa yang sedang terjadi di sorga. Mereka yang "dibunuh oleh karena Firman Allah" adalah mereka yang mati syahid demi iman mereka dalam Kristus dan kebenaran Firman-Nya.

  1. 1) Mereka diminta untuk bersabar, karena masih ada banyak orang lain lagi yang akan mati karena iman mereka (bd. Wahy 7:13-14; 13:15; Wahy 18:24; Wahy 20:4).
  2. 2) Masa kesengsaraan akan menjadi masa penganiayaan yang dahsyat bagi mereka yang menerima Injil dan tinggal setia kepada Allah dan Firman-Nya

    (lihat cat. --> Wahy 3:10;

    lihat cat. --> Wahy 7:9;

    lihat cat. --> Wahy 14:6).

    [atau ref. Wahy 3:10; 7:9; 14:6]

    Barangkali semua orang yang telah mati syahid pada zaman yang lampau termasuk di antara mereka yang berada di bawah mezbah itu.

[6:10]  18 Full Life : MENGHAKIMI DAN ... MEMBALASKAN DARAH KAMI.

Nas : Wahy 6:10

Mereka yang ada di sorga berdoa supaya orang jahat yang telah menolak Allah dan membunuh para pengikut-Nya akan dijatuhi hukuman ilahi. Adakalanya Allah menuntun umat-Nya untuk berdoa agar keadilan menang, kejahatan dihancurkan, kebenaran akan ditegakkan di bumi, dan Kristus ditinggikan atas semua yang melawan Dia. Doa itu bukanlah demi pembalasan dendam pribadi, karena itu terbit dari rasa kepedulian bagi Allah, kebenaran, dan penderitaan umat-Nya.

[6:11]  19 Full Life : SAUDARA-SAUDARA ... YANG AKAN DIBUNUH.

Nas : Wahy 6:11

Beberapa orang akan diberikan peluang untuk diselamatkan selama masa kesengsaraan itu, yaitu mereka yang ada di bumi yang tidak pernah mendengar atau mengerti Injil secukupnya. Tetapi, mereka yang telah mendengar Injil sebelum keangkatan gereja, namun tetap hidup dalam dosa tidak akan diberikan kesempatan lagi untuk menerima keselamatan setelah gereja diangkat dari dunia

(lihat art. KEANGKATAN GEREJA).

Allah akan mendatangkan kesesatan atas mereka, sehingga mereka tidak akan pernah bisa percaya lagi

(lihat cat. --> 2Tes 2:10;

lihat cat. --> 2Tes 2:11;

lihat cat. --> 2Tes 2:12).

[atau ref. 2Tes 2:10-12]

[6:12]  20 Full Life : GEMPA BUMI YANG DAHSYAT.

Nas : Wahy 6:12

Bencana hukuman Allah yang dilukiskan di sini meliputi suatu goncangan dunia secara fisik, pergolakan alam semesta, dan kegelapan hebat serta kengerian bagi penduduk bumi (ayat Wahy 6:15-17; bd. Yes 34:4; Yoel 2:30-31; Hag 2:6; Mat 24:29). Ini belum akhir dari kesengsaraan itu. Masih ada meterai yang ketujuh (pasal Wahy 8:1-13).

[6:16]  21 Full Life : RUNTUHLAH MENIMPA KAMI.

Nas : Wahy 6:16

Orang-orang berdosa yang tertinggal setelah orang percaya diangkat dari bumi untuk bertemu Tuhan di angkasa (1Tes 4:17) akan mengalami ketakutan dan keputusasaan yang hebat sementara mereka berusaha untuk lari dan bersembunyi.

[6:16]  22 Full Life : MURKA ANAK DOMBA ITU.

Nas : Wahy 6:16

Murka Anak Domba yang dilukiskan dalam pasal Wahy 6:1-19:21 harus menyiagakan seluruh pembaca untuk melihat sejauh mana Allah membenci dosa, percabulan, dan kejahatan yang tidak mau bertobat. Murka ini sama dengan murka Allah (bd. Wahy 15:7;

lihat cat. --> Rom 1:18;

lihat cat. --> Ibr 1:9).

[atau ref. Rom 1:18; Ibr 1:9]

Orang yang setia dari jemaat-jemaat Kristus tidak ditetapkan untuk mengalami murka Allah (1Tes 5:9), karena Yesus telah berjanji untuk meluputkan mereka dari murka yang akan datang

(lihat cat. --> Wahy 3:10;

lihat cat. --> 1Tes 1:10;

[atau ref. Wahy 3:10; 1Tes 1:10]

lihat art. KEANGKATAN GEREJA)

[7:1]  23 Full Life : AKU MELIHAT EMPAT MALAIKAT.

Nas : Wahy 7:1

Pasal Wahy 7:1-17 merupakan sebuah selingan antara meterai keenam dan ketujuh, yang menyingkapkan keadaan mereka yang setia kepada Kristus selama masa kesengsaraan besar itu. Mereka yang berdiri teguh bagi Allah (Wahy 6:17) terdiri atas orang-orang Yahudi (ayat Wahy 7:3-8) dan orang-orang bukan Yahudi (ayat Wahy 7:9-10,13-15). Mereka menerima Injil yang kekal yang diberitakan oleh para malaikat (Wahy 14:6).

[7:2]  24 Full Life : METERAI ALLAH YANG HIDUP.

Nas : Wahy 7:2

Meterai merupakan sebuah alat atau cincin yang mencap suatu barang dengan tanda jati diri dari si pemilik barang itu. Meterai Allah atas seseorang menunjukkan bahwa orang tersebut adalah milik Allah dan berada di bawah pemeliharaan-Nya (bd. Ef 1:13).

[7:4]  25 Full Life : SERATUS EMPAT PULUH EMPAT RIBU ... DARI SEMUA SUKU KETURUNAN ISRAEL.

Nas : Wahy 7:4

Seratus empat puluh empat ribu orang ini digambarkan sebagai hamba-hamba Allah (ayat Wahy 7:3) dari suku-suku keturunan Israel (ayat Wahy 7:4-8). Allah akan menaruh sebuah meterai atau tanda di dahi mereka untuk menunjukkan penyerahan dan pemilikan (bd. Wahy 9:4; Yeh 9:1-6; 2Tim 2:19).

  1. 1) Beberapa penafsir Alkitab berpendapat bahwa orang percaya baru yang berasal dari suku-suku keturunan Israel akan diutus dan diberi kuasa oleh Roh untuk memberitakan Injil selama hari-hari kesengsaraan itu.
  2. 2) Kenyataan bahwa mereka dimeteraikan oleh Allah tidak berarti bahwa mereka dilindungi dari kematian jasmani atau dari mati syahid yang disebabkan oleh penganiayaan dari Iblis (ayat Wahy 7:14). Akan tetapi, mereka dilindungi dari hukuman Allah secara langsung dan dari serangan roh-roh jahat (Wahy 9:4).

[7:9]  26 Full Life : SUATU KUMPULAN BESAR ORANG BANYAK.

Nas : Wahy 7:9

Yohanes menggambarkan sebuah pemandangan di sorga tentang suatu kumpulan besar orang dari semua bangsa yang diselamatkan oleh iman kepada Kristus. Mereka akan tinggal bersama-sama dengan Allah (ayat Wahy 7:15), bebas dari kesakitan dan dukacita (ayat Wahy 7:16-17;

lihat cat. --> Wahy 6:9).

[atau ref. Wahy 6:9]

Banyak orang percaya bahwa kumpulan besar orang banyak yang diselamatkan oleh "darah Anak Domba" (ayat Wahy 7:14) adalah orang kudus masa kesengsaraan, karena Yohanes menyatakan bahwa mereka "keluar dari kesusahan yang besar" (ayat Wahy 7:14). Orang-orang yang menerima Kristus secara khusus menjadi sasaran penganiayaan Iblis dan orang-orang jahat (bd. Wahy 12:9-17).

[7:14]  27 Full Life : KESUSAHAN YANG BESAR.

Nas : Wahy 7:14

Kesusahan atau kesengsaraan besar ini merupakan suatu masa hukuman ilahi atas dunia fasik yang telah menolak Kristus, tetapi ini juga menjadi suatu masa murka dan penganiayaan dari Iblis terhadap mereka yang menerima Kristus dan Firman-Nya sepanjang masa kesengsaraan itu (Wahy 12:12). Selama masa ini, banyak orang kudus akan menderita secara hebat sebagai sasaran murka Iblis dan orang-orang yang tidak takut akan Allah (ayat Wahy 7:9-17; 6:9-11; 20:4; bd. Wahy 14:13;

lihat art. KESENGSARAAN BESAR).

Konflik antara kebenaran dan kejahatan sedemikian hebat sehingga hanya dapat disebut "kesusahan yang besar". Dalam bahasa Yunani, ungkapan ini secara harafiah berbunyi, "kesengsaraan itu, yang besar itu", dan dalam bahasa Yunani pengulangan kata sandang "itu" menjadikannya suatu pernyataan yang ditegaskan.

[7:17]  28 Full Life : ALLAH AKAN MENGHAPUS SEGALA AIR MATA.

Nas : Wahy 7:17

Janji ini bisa menunjuk kepada penghilangan setiap ingatan yang bisa menyebabkan penderitaan, penyesalan atau kesedihan. Di sorga tidak lagi tertinggal sesuatu yang menyangkut kerugian, penderitaan atau dukacita (ayat Wahy 7:16).

[8:1]  29 Full Life : METERAI YANG KETUJUH.

Nas : Wahy 8:1

Pembukaan meterai yang ketujuh memulaikan tujuh sangkakala hukuman; jadi, sangkakala hukuman itu adalah meterai yang ketujuh. Sangkakala hukuman adalah hukuman yang bersifat sebagian (pasal Wahy 8:1-9:21; Wahy 11:15-19), sementara hukuman dari ketujuh cawan itu (pasal Wahy 16:1-21) lebih hebat lagi. Sangkakala hukuman yang ketujuh akan mengumumkan tujuh cawan hukuman (Wahy 16:1-21). Kesenyapan di sorga terjadi karena kengerian kedatangan hukuman-hukuman atas dosa.

[8:3]  30 Full Life : DOA SEMUA ORANG KUDUS.

Nas : Wahy 8:3

Doa-doa orang kudus yang disinggung berulang-ulang (Wahy 5:8; Wahy 8:3-4) menunjukkan bahwa doa syafaat dari orang percaya sangat penting dalam pembinasan kejahatan dan penegakan kebenaran di atas bumi

(lihat cat. --> Wahy 5:8).

[atau ref. Wahy 5:8]

  1. 1) Yohanes menyebut doa-doa dari semua orang kudus. Demikianlah, doa orang kudus dari masa kesengsaraan besar di bumi digabung dengan doa orang kudus di sorga (bd. Wahy 6:9-11). Orang kudus di sorga menaruh perhatian besar terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi di bumi.
  2. 2) Perhatikanlah bahwa dalam satu arti Allah menyimpan doa-doa kita. Sekalipun Tuhan tampaknya tidak menjawab semua doa kita secara langsung, Ia tidak mengesampingkannya, melainkan Ia menyimpannya bagi suatu saat yang tepat untuk menggenapinya.

[8:7]  31 Full Life : HUJAN ES, DAN API, BERCAMPUR DARAH.

Nas : Wahy 8:7

Empat sangkakala hukuman yang pertama dimulaikan.

  1. 1) Sepertiga tumbuh-tumbuhan di bumi binasa oleh api dan hujan es; sepertiga laut dan sungai-sungai dicemarkan; langit, matahari, bulan, dan bintang-bintang menjadi gelap selama sepertiga bagian dari siang dan malam hari (ayat Wahy 8:7-13).
  2. 2) Hukuman-hukuman itu juga mempengaruhi manusia, sebab banyak orang mati (ayat Wahy 8:11) Hukuman itu dibatasi pada sepertiga bagian dunia, karena sebagian maksud hukuman itu adalah untuk memperingatkan manusia dan menyebabkan mereka bertobat (Wahy 9:20-21).

[8:8]  32 Full Life : GUNUNG BESAR, YANG MENYALA-NYALA OLEH API.

Nas : Wahy 8:8

Barangkali ini sebuah meteor besar yang menyala-nyala, yang jatuh ke dalam laut dan membunuh sepertiga makhluk laut dan menghancurkan banyak kapal.

[8:11]  33 Full Life : APSINTUS.

Nas : Wahy 8:11

"Apsintus" adalah sebuah tanaman yang pahit, yang melambangkan hukuman Allah dan kedukaan manusia (lih. Ul 29:18; Ams 5:4; Yer 9:15; Am 5:7).

[8:13]  34 Full Life : SEEKOR BURUNG NASAR TERBANG.

Nas : Wahy 8:13

Teriakan celaka sebanyak tiga kali oleh burung nasar itu dimaksudkan untuk memperingatkan bahwa tiga sangkakala hukuman yang akan datang akan jauh lebih hebat dan lebih menghancurkan daripada yang sebelumnya. Hukuman kelima dan keenam akan melibatkan kekuatan-kekuatan roh jahat yang mengerikan (pasal Wahy 9:1-21).



TIP #24: Gunakan Studi Kamus untuk mempelajari dan menyelidiki segala aspek dari 20,000+ istilah/kata. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA