kecilkan semua  

Teks -- Wahyu 21:1-27 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Langit yang baru dan bumi yang baru
21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. 21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. 21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. 21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." 21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar." 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. 21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."
Yerusalem yang baru
21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba." 21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah. 21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. 21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel. 21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu. 21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya. 21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. 21:17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta, menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat. 21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. 21:19 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud, 21:20 dasar yang kelima batu unam, dasar yang keenam batu sardis, dasar yang ketujuh batu ratna cempaka, yang kedelapan batu beril, yang kesembilan batu krisolit, yang kesepuluh batu krisopras, yang kesebelas batu lazuardi dan yang kedua belas batu kecubung. 21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening. 21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. 21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. 21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya; 21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana; 21:26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya. 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Alfa a title of Jesus Christ
 · anak Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · Anak perempuan Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · Awal a title of Jesus Christ
 · bangsa Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · kaum Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Omega the last letter of Greek alphabet
 · orang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · orang-orang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · seorang Ismael a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · seorang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · suku Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · umat Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Yakub the second so of a pair of twins born to Isaac and Rebeccaa; ancestor of the 12 tribes of Israel,the nation of Israel,a person, male,son of Isaac; Israel the man and nation
 · Yerusalem the capital city of Israel,a town; the capital of Israel near the southern border of Benjamin


Topik/Tema Kamus: Wahyu | Lihat, Penglihatan | Batu Permata | Anak Domba | Kota | Surga | Dusta | Kemah Suci | Yerusalem | Mulia, Kemulian Allah | Kristus, Allah | Malaikat | Gelar Dan Nama Yang Diberikan; Kepada Jemaat | Batu Manikam | Neraka | Pahala Orang-Orang Kudus | Mulia, Kemulian Jemaat | Mati, Kematian Kekal | Zamrud | Pancar, Pancaran Air Dan Mata Air | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Why 21:1 - LANGIT YANG BARU DAN BUMI YANG BARU. Nas : Wahy 21:1 Sasaran dan pengharapan terakhir dari iman PB ialah suatu dunia baru yang diubah dan ditebus, tempat Kristus tinggal dengan umat-Ny...

Nas : Wahy 21:1

Sasaran dan pengharapan terakhir dari iman PB ialah suatu dunia baru yang diubah dan ditebus, tempat Kristus tinggal dengan umat-Nya dan kebenaran berdiam dalam kesempurnaan kekudusan (bd. Mazm 102:26-27; Yes 65:17; 66:22; Rom 8:19-22; Ibr 1:12; 12:27; 2Pet 3:13). Untuk menghapus semua bekas dosa, maka bumi, bintang-bintang dan galaksi harus dihancurkan. Langit dan bumi akan digoncangkan (Hag 2:7; Ibr 12:26-28) dan akan lenyap seperti asap (Yes 51:6); bintang-bintang akan dihancurkan (Yes 34:4) dan unsur-unsur dunia akan hangus (2Pet 3:7,10,12). Bumi yang baru itu akan menjadi tempat tinggal manusia dan Allah (ayat Wahy 21:2-3; 22:3-5). Semua orang tebusan akan memiliki tubuh seperti tubuh kebangkitan Kristus, yaitu yang nyata, dapat dilihat dan dapat dijamah, namun tidak dapat rusak dan bersifat abadi (Rom 8:23; 1Kor 15:51-54).

Full Life: Why 21:2 - YERUSALEM YANG BARU. Nas : Wahy 21:2 Yerusalem Baru itu sudah ada di sorga (Gal 4:26); dalam waktu dekat kota itu akan datang ke bumi sebagai kota Allah yang dinanti-na...

Nas : Wahy 21:2

Yerusalem Baru itu sudah ada di sorga (Gal 4:26); dalam waktu dekat kota itu akan datang ke bumi sebagai kota Allah yang dinanti-nantikan oleh Abraham dan umat Allah yang setia dan yang dirancang dan dibangun oleh Allah sendiri (Fili 3:20; Ibr 11:10,13,16;

lihat art. KOTA YERUSALEM).

Bumi yang baru akan menjadi pusat pemerintahan Allah, dan Ia akan diam bersama umat-Nya untuk selama-lamanya (bd. Im 26:11-12; Yer 31:33; Yeh 37:27; Za 8:8).

Full Life: Why 21:4 - MENGHAPUS SEGALA AIR MATA DARI MATA MEREKA. Nas : Wahy 21:4 Akibat dosa, seperti dukacita, kesakitan, kemurungan, dan kematian (Wahy 7:16-17; Kej 3:1-24; Yes 35:10; 65:19; Rom 5:12), hilang u...

Nas : Wahy 21:4

Akibat dosa, seperti dukacita, kesakitan, kemurungan, dan kematian (Wahy 7:16-17; Kej 3:1-24; Yes 35:10; 65:19; Rom 5:12), hilang untuk selama-lamanya, karena hal-hal yang jahat dari langit dan bumi yang pertama telah lenyap sama sekali. Walaupun mengingat segala sesuatu yang layak diingat, orang percaya rupanya tidak akan mengingat apa yang menyebabkan mereka berdukacita (Yes 65:17).

Full Life: Why 21:7 - BARANGSIAPA MENANG. Nas : Wahy 21:7 Allah sendiri menyatakan siapa yang akan mewarisi berkat-berkat dari langit dan bumi yang baru itu, yaitu mereka yang dengan setia ...

Nas : Wahy 21:7

Allah sendiri menyatakan siapa yang akan mewarisi berkat-berkat dari langit dan bumi yang baru itu, yaitu mereka yang dengan setia bertahan sebagai orang-orang yang menang dalam Kristus

(lihat cat. --> Wahy 2:7).

[atau ref. Wahy 2:7]

Mereka yang tidak mengalahkan dosa dan kefasikan akan dicampakkan ke dalam lautan api

(lihat cat. --> Wahy 21:8 berikut).

[atau ref. Wahy 21:8]

Full Life: Why 21:8 - TETAPI ORANG-ORANG PENAKUT, ORANG-ORANG YANG TIDAK PERCAYA. Nas : Wahy 21:8 Allah menyebutkan beberapa golongan orang yang akan dicampakkan di lautan api yang menyala-nyala oleh belerang itu. 1) Para "p...

Nas : Wahy 21:8

Allah menyebutkan beberapa golongan orang yang akan dicampakkan di lautan api yang menyala-nyala oleh belerang itu.

  1. 1) Para "penakut" ialah mereka yang lebih takut akan penolakan dan ancaman manusia daripada menghargai kesetiaan kepada Kristus dan kebenaran Firman-Nya. Keamanan pribadi dan kedudukan di antara orang-orang lain lebih bermakna bagi mereka daripada kesetiaan. Di antara orang "penakut" ini ada orang-orang yang tadinya termasuk umat Allah tetapi mereka berkompromi dan berhenti berperang sehingga tidak menang (bd. Mr 8:35;

    lihat cat. --> 1Tes 2:4;

    lihat cat. --> 2Tim 2:12;

    lihat cat. --> 2Tim 2:13).

    [atau ref. 1Tes 2:4; 2Tim 2:12-13]

  2. 2) Orang "yang tidak percaya" itu meliputi mereka yang dulu percaya pada Kristus, tetapi dikalahkan oleh berbagai dosa, seperti yang tercantum di sini. Mengaku Kristus dan kemudian mempraktikkan kejahatan adalah kebencian bagi Allah.
  3. 3) Banyak gereja zaman sekarang memberitakan bahwa adalah mungkin bagi seorang untuk menjadi seorang anak Allah yang sejati dan sekaligus seorang amoral, pendusta, pezina, homoseksual atau pembunuh. Orang semacam itu menyangkal firman Allah yang sudah jelas di sini (bd. 1Kor 6:9-10; Gal 5:19-21; Ef 5:5-7).

Full Life: Why 21:9 - PENGANTIN PEREMPUAN, MEMPELAI ANAK DOMBA. Nas : Wahy 21:9 Metafora untuk kota yang baru ini berarti bahwa umat Allah akan tinggal di dalamnya. Yohanes memakai bahasa simbolis untuk melukisk...

Nas : Wahy 21:9

Metafora untuk kota yang baru ini berarti bahwa umat Allah akan tinggal di dalamnya. Yohanes memakai bahasa simbolis untuk melukiskan Kota yang Kudus, yang kemuliaannya tidak dapat dipahami seluruhnya oleh pengertian manusia (lih. Wahy 21:9-22:5).

Full Life: Why 21:12-14 - PINTU GERBANGNYA DUA BELAS BUAH. Nas : Wahy 21:12-14 Tembok kota itu menunjukkan keamanan yang dimiliki oleh orang-orang yang telah diselamatkan dalam kota yang baru itu. Dua belas...

Nas : Wahy 21:12-14

Tembok kota itu menunjukkan keamanan yang dimiliki oleh orang-orang yang telah diselamatkan dalam kota yang baru itu. Dua belas pintu gerbang itu melambangkan Israel (ayat Wahy 21:12) dan dua belas batu dasar itu melambangkan gereja (ayat Wahy 21:14). Hal ini menekankan kesatuan umat Allah dari zaman PL dan PB.

Full Life: Why 21:16 - BENTUKNYA EMPAT PERSEGI. Nas : Wahy 21:16 Ukuran kota itu menandakan bahwa akan ada ruang yang cukup luas bagi semua orang percaya dari segala zaman. "1,200 stadia" adalah ...

Nas : Wahy 21:16

Ukuran kota itu menandakan bahwa akan ada ruang yang cukup luas bagi semua orang percaya dari segala zaman. "1,200 stadia" adalah kira-kira 1.400 mil (kira-kira 2.240 kilometer). Kota itu dilukiskan berbentuk empat persegi. Dalam PL, Tempat Mahakudus, di mana Allah berjumpa dengan wakil umat-Nya, merupakan sebuah ruangan yang benar-benar empat persegi. Seluruh kota itu akan dipenuhi dengan kemuliaan dan kekudusan Allah.

Full Life: Why 21:22 - TUHAN ... ADALAH BAIT SUCINYA, DEMIKIAN JUGA ANAK DOMBA ITU. Nas : Wahy 21:22 Kehadiran dan kedekatan Allah akan merembes ke seluruh kota, tidak hanya dalam bait suci.

Nas : Wahy 21:22

Kehadiran dan kedekatan Allah akan merembes ke seluruh kota, tidak hanya dalam bait suci.

Full Life: Why 21:24-26 - BANGSA-BANGSA AKAN BERJALAN. Nas : Wahy 21:24-26 Yerusalem Baru tidak meliputi seluruh bumi baru, karena kota itu memiliki pintu-pintu gerbang dan orang-orang benar akan masuk ...

Nas : Wahy 21:24-26

Yerusalem Baru tidak meliputi seluruh bumi baru, karena kota itu memiliki pintu-pintu gerbang dan orang-orang benar akan masuk keluar melaluinya. Mungkin Yerusalem Baru itu akan menjadi ibu kota bumi yang baru itu.

Full Life: Why 21:25 - MALAM TIDAK AKAN ADA LAGI DI SANA. Nas : Wahy 21:25 Ini hanya menunjuk kepada Kota Kudus itu, karena Yohanes tidak mengatakan bahwa di bumi yang baru itu tidak akan ada lagi malam. B...

Nas : Wahy 21:25

Ini hanya menunjuk kepada Kota Kudus itu, karena Yohanes tidak mengatakan bahwa di bumi yang baru itu tidak akan ada lagi malam. Beberapa orang percaya bahwa di luar kota itu masih akan ada malam, karena Allah telah berjanji bahwa siang dan malam tidak akan pernah lenyap (bd. Mazm 148:3-6; Yes 66:22-23; Yer 33:20-21,25).

BIS: Why 21:16 - 2400 kilometer 2400 kilometer: secara harfiah: 12.000 stadia; mungkin angka ini mempunyai arti simbolis.

2400 kilometer: secara harfiah: 12.000 stadia; mungkin angka ini mempunyai arti simbolis.

BIS: Why 21:17 - enam puluh meter enam puluh meter: secara harfiah: 144 hasta; mungkin angka ini mempunyai arti simbolis.

enam puluh meter: secara harfiah: 144 hasta; mungkin angka ini mempunyai arti simbolis.

Jerusalem: Why 21:1-8 - -- Kota orang-orang pilihan ini adalah kebalikan dari Babel, bab 17. Kota Suci itu karunia Allah. Di sini, sama seperti halnya dalam Wah 7:15-17, semua d...

Kota orang-orang pilihan ini adalah kebalikan dari Babel, bab 17. Kota Suci itu karunia Allah. Di sini, sama seperti halnya dalam Wah 7:15-17, semua ditempatkan di sorga saja. Bagian pertama gambar kota sorgawi itu berlatar belakang kitab nabi Yesaya, khususnya bab 51 dan 65. Yerusalem dahulu adalah kota Daud, ibu kota dan pusat keagamaan bangsa Israel, 2Sa 5:9; 24:25; 1Ra 6:2; Maz 122; iapun kota Allah, Maz 46:5, dan kota suci, Yes 52:1; Dan 9:24; Mat 4:5, dll, pusat kota itu ialah gunung, Maz 2:6, tempat bait Allah dibangun, Ula 12:2-3. Oleh umat Israel kota Yerusalem juga dianggap ibu kota umat di zaman Mesias kelak, Yes 2:1-5; 54:11; 60:1-22; Yer 3:17; Maz 87:1; 122:1-9; Luk 2:38. Di kota itulah Roh Kudus mendirikan Gereja Kristus, Kis 1:4,8+; Kis 2; 8:1,4; dll. Dalam Wahyu di sini Yerusalem itu dilihat di sorga, tempat rencana penyelamatan Allah terlaksana, Wah 3:12; 11:1; 20:9; 22:19; bdk Gal 4:26; Fili 3:20; Kis 2:22-24+, setelah perkawinan Yerusalem dengan Anak Domba dirayakan, Wah 19:7-8+; bdk Yes 61:10; 62:4-5; Hos 1:2; 2:16; dll.

Jerusalem: Why 21:1 - langit yang baru dan bumi yang baru Dalam Yes 65:17; 66:22 langit dan bumi baru hanya melambangkan pembaharuan di zaman Mesias. Dengan mengikuti pikiran Kristus, bdk Mat 19:28; 2Pe 3:13,...

Dalam Yes 65:17; 66:22 langit dan bumi baru hanya melambangkan pembaharuan di zaman Mesias. Dengan mengikuti pikiran Kristus, bdk Mat 19:28; 2Pe 3:13, Paulus mempunyai pandangan lebih riil: seluruh alam ciptaan nanti dibaharui dengan dibebaskan dari perbudakan kebinasaan dan dirubah oleh kemuliaan Allah Rom 8:19+

Jerusalem: Why 21:1 - lautpun Laut adalah tempat kediaman si Naga dan melambangkan yang jahat, bdk Ayu 3:8; 7:12; 9:13; dll. Ia juga akan lenyap, seperti dahulu laut mundur terhada...

Laut adalah tempat kediaman si Naga dan melambangkan yang jahat, bdk Ayu 3:8; 7:12; 9:13; dll. Ia juga akan lenyap, seperti dahulu laut mundur terhadap bangsa Israel yang keluar dari negeri Mesir. Tetapi kini air laut akan lenyap untuk selama-lamanya di hadapan Israel baru yang merebut kemenangan, bdk Yes 51:9-10; Maz 74:13,14; Ayu 26:12-13; Yes 27:1.

Jerusalem: Why 21:2 - -- Digambarkan pertunangan baru antara Yerusalem dan Allah, yang berlangsung dengan kegembiraan dan sukacita, Wah 19:7; bdk Yes 65:18; 61:10; 62:4-6. Dan...

Digambarkan pertunangan baru antara Yerusalem dan Allah, yang berlangsung dengan kegembiraan dan sukacita, Wah 19:7; bdk Yes 65:18; 61:10; 62:4-6. Dan dengan demikian tercapai apa yang sudah lama diidam-idamkan, bdk Hos 2:16.

Jerusalem: Why 21:3 - dan Ia akan menjadi Allah mereka Var: dan ia, yaitu Allah beserta mereka, akan menjadi Allah mereka. Var lain: dan ia akan menjadi Allah beserta mereka. Rumus itu adalah rumus perjanj...

Var: dan ia, yaitu Allah beserta mereka, akan menjadi Allah mereka. Var lain: dan ia akan menjadi Allah beserta mereka. Rumus itu adalah rumus perjanjian yang tradisionil, Kej 17:8; Ima 26:11-12; Yer 31:33; Yeh 37:27; bdk 2Ko 6:16. Hasil khas perjanjian Allah dengan umatNya ialah kehadiranNya di tengah-tengah mereka, bdk Kel 25:8 dan Yoh 1:14. Di akhir zaman kehadiran itu akan sempurna. Bdk Yoe 4:17; 21; Zak 2:13; Zef 3:15-17; Yes 12:6.

Jerusalem: Why 21:6 - mata air kehidupan Air lazimnya melambangkan hidup dan karenanya air (yang melimpah-limpah) dalam Perjanjian Lama menjadi ciri khas zaman Mesias. Dalam Perjanjian Baru a...

Air lazimnya melambangkan hidup dan karenanya air (yang melimpah-limpah) dalam Perjanjian Lama menjadi ciri khas zaman Mesias. Dalam Perjanjian Baru air melambangkan Roh Kudus, bdk Wah 7:17; Yoh 4:1+.

Jerusalem: Why 21:7 - anakKu Gelar "anak Allah" diberikan kepada Mesias sebagai pengganti Daud pada hari pelantikanNya, 2Sa 7:14; Maz 2:7; 110:3(?); Maz 89:27. Kristus dinyatakan ...

Gelar "anak Allah" diberikan kepada Mesias sebagai pengganti Daud pada hari pelantikanNya, 2Sa 7:14; Maz 2:7; 110:3(?); Maz 89:27. Kristus dinyatakan sebagai Anak Allah oleh karena kebangkitanNya, Kis 2:36+; Rom 1:4; Ibr 1:5. Gelar itu diberikanNya juga kepada mereka yang percaya kepadaNya, Yoh 1:12+.

Jerusalem: Why 21:8 - kematian yang kedua Ialah kematian yang kekal, Wah 20:6,14. Dengan air, Wah 21:6, diperlawankan lautan yang bernyala-nyala oleh api. Dua-duanya adalah lambang.

Ialah kematian yang kekal, Wah 20:6,14. Dengan air, Wah 21:6, diperlawankan lautan yang bernyala-nyala oleh api. Dua-duanya adalah lambang.

Jerusalem: Why 21:9 - mempelai Anak Domba Yang dimaksudkan ialah Yerusalem baru di zaman Mesias (sebelum akhir zaman), sebab bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah masih ada, Wah 21:24, dan m...

Yang dimaksudkan ialah Yerusalem baru di zaman Mesias (sebelum akhir zaman), sebab bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah masih ada, Wah 21:24, dan masih dapat bertobat kepada Allah sejati, Wah 22:2. Tetapi Yerusalem itu sebenarnya Yerusalem sorgawi yang menantikan kegemilangannya yang kekal. Gambar Yerusalem ini terutama berlatar belakang Yeh 40:1-48:35.

Jerusalem: Why 21:14 - keduabelas rasul Anak Domba itu Kesempurnaan umat Allah yang baru secara menyeluruh mengganti kesempurnaan umat lama. Keduabelas rasul bersesuaian dengan keduabelas suku Israel, Wah ...

Kesempurnaan umat Allah yang baru secara menyeluruh mengganti kesempurnaan umat lama. Keduabelas rasul bersesuaian dengan keduabelas suku Israel, Wah 7:4-8; bdk Mat 19:28 dsj; Mar 3:14 dsj; Efe 2:20. Semua angka dalam bagian yang menyusul, yang mengalikan angka 12, melambangkan kesempurnaan.

Jerusalem: Why 21:16 - empat persegi Ini lambang kesempurnaan

Ini lambang kesempurnaan

Jerusalem: Why 21:16 - dua belas ribu stadi yaitu 1500 mil=2400 kilometer. Angka itu ialah: 12 (jumlah Israel baru) kali 1000 (=banyak).

yaitu 1500 mil=2400 kilometer. Angka itu ialah: 12 (jumlah Israel baru) kali 1000 (=banyak).

Jerusalem: Why 21:19-21 - -- Permata-permata serta warnanya bermaksud memberi kesan menyeluruh tentang kekokohan dan semarak yang mencerminkan kemuliaan Allah (bdk 2Ko 3:18). Liha...

Permata-permata serta warnanya bermaksud memberi kesan menyeluruh tentang kekokohan dan semarak yang mencerminkan kemuliaan Allah (bdk 2Ko 3:18). Lihat Yes 54:11-12; Yeh 28:13. Sekalipun permata-permata itu mengingatkan pakaian (dada) imam besar, Kel 28:17-21; 39:10-14.

Jerusalem: Why 21:22 - tidak melihat Bait Suci Bait Allah, tempat kediamanNya di tengah Yerusalem dahulu, Wah 11:19; 14:15-17; 15:5-16:1, sekarang sudah hilang. Sebab tubuh Kristus yang dipersembah...

Bait Allah, tempat kediamanNya di tengah Yerusalem dahulu, Wah 11:19; 14:15-17; 15:5-16:1, sekarang sudah hilang. Sebab tubuh Kristus yang dipersembahkan sebagai korban tetapi dibangkitkan menjadi tempat ibadah rohani yang baru, bdk Yoh 2:19-22+; Yoh 4:23-24; Rom 12:1+.

Jerusalem: Why 21:25 - malam tidak akan ada lagi Sebab Kristus yang dibangkitkan dari tubuhNya itu (Wah 21:22+) memancarkan terang dan kesucianNya Wah 21:27) kepada semua bangsa yang berkumpul, Wah 2...

Sebab Kristus yang dibangkitkan dari tubuhNya itu (Wah 21:22+) memancarkan terang dan kesucianNya Wah 21:27) kepada semua bangsa yang berkumpul, Wah 22:5, bdk Yoh 8:12+; 2Ko 4:6.

Ende: Why 21:1 - Surga jang baru dan bumi jang baru Pembaharuan itu dinjatakan djuga dalam Rom 8:19-22 dan 2Pe 3:12-13.

Pembaharuan itu dinjatakan djuga dalam Rom 8:19-22 dan 2Pe 3:12-13.

Ende: Why 21:2 - -- Gagasan ini dilandjutkan dalam Wah 22:9.

Gagasan ini dilandjutkan dalam Wah 22:9.

Ende: Why 21:3 - -- Ajat ini mengesankan hakekat abadi, ialah hidup dalam kesatuan mesra dengan Allah.

Ajat ini mengesankan hakekat abadi, ialah hidup dalam kesatuan mesra dengan Allah.

Ende: Why 21:9 - Jerusalem disini melambangkan umat Allah jang telah dimuliakan sebagai "mempelai Anak-domba"

disini melambangkan umat Allah jang telah dimuliakan sebagai "mempelai Anak-domba"

Ende: Why 21:10 - -- Dari gunung tinggi penulis melihat umat surgawi jang mulia turun dari surga dalam kota Jerusalem jang baru, jang djauh terbentang keliling gunung itu....

Dari gunung tinggi penulis melihat umat surgawi jang mulia turun dari surga dalam kota Jerusalem jang baru, jang djauh terbentang keliling gunung itu.

Penggambaran keindahan kota itu gunanja mengesankan kemuliaan Allah jang memenuhi surga (kota Jerusalem jang baru itu), sebagaimana dinikmati oleh umat disurga.

Ref. Silang FULL: Why 21:1 - yang baru // telah berlalu · yang baru: 2Pet 3:13; 2Pet 3:13 · telah berlalu: Wahy 6:14; Wahy 6:14

· yang baru: 2Pet 3:13; [Lihat FULL. 2Pet 3:13]

· telah berlalu: Wahy 6:14; [Lihat FULL. Wahy 6:14]

Ref. Silang FULL: Why 21:2 - yang kudus // dari Allah // pengantin perempuan · yang kudus: Wahy 21:10; Neh 11:18; Yes 52:1; Wahy 11:2; 22:19 · dari Allah: Wahy 21:10; Ibr 11:10; 12:22; Wahy 3:12 · pengantin...

· yang kudus: Wahy 21:10; Neh 11:18; Yes 52:1; Wahy 11:2; 22:19

· dari Allah: Wahy 21:10; Ibr 11:10; 12:22; Wahy 3:12

· pengantin perempuan: Wahy 19:7; [Lihat FULL. Wahy 19:7]

Ref. Silang FULL: Why 21:3 - dengan mereka // menjadi Allah · dengan mereka: Kel 25:8; 2Taw 6:18; Yeh 48:35; Za 2:10 · menjadi Allah: 2Kor 6:16; 2Kor 6:16

· dengan mereka: Kel 25:8; 2Taw 6:18; Yeh 48:35; Za 2:10

· menjadi Allah: 2Kor 6:16; [Lihat FULL. 2Kor 6:16]

Ref. Silang FULL: Why 21:4 - dari mata // dan maut // atau dukacita // telah berlalu · dari mata: Wahy 7:17; Wahy 7:17 · dan maut: Yes 25:8; 1Kor 15:26; Wahy 20:14 · atau dukacita: Yes 35:10; 65:19 · telah b...

· dari mata: Wahy 7:17; [Lihat FULL. Wahy 7:17]

· dan maut: Yes 25:8; 1Kor 15:26; Wahy 20:14

· atau dukacita: Yes 35:10; 65:19

· telah berlalu: 2Kor 5:17; [Lihat FULL. 2Kor 5:17]

Ref. Silang FULL: Why 21:5 - atas takhta // sesuatu baru // dan benar · atas takhta: Wahy 4:9; 20:11 · sesuatu baru: Wahy 21:4 · dan benar: Wahy 19:9; 22:6

· atas takhta: Wahy 4:9; 20:11

· sesuatu baru: Wahy 21:4

· dan benar: Wahy 19:9; 22:6

Ref. Silang FULL: Why 21:6 - telah terjadi // dan Omega // dengan cuma-cuma // air kehidupan · telah terjadi: Wahy 16:17 · dan Omega: Wahy 1:8; 22:13 · dengan cuma-cuma: Yes 55:1 · air kehidupan: Yoh 4:10; Yoh 4:10

· telah terjadi: Wahy 16:17

· dan Omega: Wahy 1:8; 22:13

· dengan cuma-cuma: Yes 55:1

· air kehidupan: Yoh 4:10; [Lihat FULL. Yoh 4:10]

Ref. Silang FULL: Why 21:7 - Barangsiapa menang // menjadi anak-Ku · Barangsiapa menang: Yoh 16:33; Yoh 16:33 · menjadi anak-Ku: Wahy 21:3; 2Sam 7:14; 2Kor 6:16; Rom 8:14; Rom 8:14

· Barangsiapa menang: Yoh 16:33; [Lihat FULL. Yoh 16:33]

· menjadi anak-Ku: Wahy 21:3; 2Sam 7:14; 2Kor 6:16; Rom 8:14; [Lihat FULL. Rom 8:14]

Ref. Silang FULL: Why 21:8 - semua pendusta // dan belerang // inilah kematian · semua pendusta: Wahy 21:27; Mazm 5:7; 1Kor 6:9; Ibr 12:14; Wahy 22:15 · dan belerang: Wahy 9:17; Wahy 9:17 · inilah kematian: W...

· semua pendusta: Wahy 21:27; Mazm 5:7; 1Kor 6:9; Ibr 12:14; Wahy 22:15

· dan belerang: Wahy 9:17; [Lihat FULL. Wahy 9:17]

· inilah kematian: Wahy 2:11; [Lihat FULL. Wahy 2:11]

Ref. Silang FULL: Why 21:9 - ketujuh malapetaka // pengantin perempuan · ketujuh malapetaka: Wahy 15:1,6,7; Wahy 15:1; Wahy 15:6; Wahy 15:7 · pengantin perempuan: Wahy 19:7; Wahy 19:7

· ketujuh malapetaka: Wahy 15:1,6,7; [Lihat FULL. Wahy 15:1]; [Lihat FULL. Wahy 15:6]; [Lihat FULL. Wahy 15:7]

· pengantin perempuan: Wahy 19:7; [Lihat FULL. Wahy 19:7]

Ref. Silang FULL: Why 21:10 - dalam roh // membawa aku // dari Allah · dalam roh: Wahy 1:10; Wahy 1:10 · membawa aku: Yeh 40:2; Wahy 17:3 · dari Allah: Wahy 21:2; Wahy 21:2

· dalam roh: Wahy 1:10; [Lihat FULL. Wahy 1:10]

· membawa aku: Yeh 40:2; Wahy 17:3

· dari Allah: Wahy 21:2; [Lihat FULL. Wahy 21:2]

Ref. Silang FULL: Why 21:11 - kemuliaan Allah // permata yaspis // seperti kristal · kemuliaan Allah: Wahy 21:23; Yes 60:1,2; Yeh 43:2; Wahy 15:8; 22:5 · permata yaspis: Wahy 21:18,19; Wahy 4:3 · seperti kristal:...

· kemuliaan Allah: Wahy 21:23; Yes 60:1,2; Yeh 43:2; Wahy 15:8; 22:5

· permata yaspis: Wahy 21:18,19; Wahy 4:3

· seperti kristal: Wahy 4:6

Ref. Silang FULL: Why 21:12 - pintu gerbangnya // suku Israel · pintu gerbangnya: Wahy 21:15,21,25; Wahy 22:14 · suku Israel: Yeh 48:30-34

· pintu gerbangnya: Wahy 21:15,21,25; Wahy 22:14

· suku Israel: Yeh 48:30-34

Ref. Silang FULL: Why 21:14 - batu dasar // belas rasul · batu dasar: Ef 2:20; Ef 2:20; Ibr 11:10 · belas rasul: Kis 1:26; Ef 2:20

· batu dasar: Ef 2:20; [Lihat FULL. Ef 2:20]; Ibr 11:10

· belas rasul: Kis 1:26; Ef 2:20

Ref. Silang FULL: Why 21:15 - tongkat pengukur // pintu-pintu gerbangnya · tongkat pengukur: Yeh 40:3; Wahy 11:1 · pintu-pintu gerbangnya: Wahy 21:12; Wahy 21:12

· tongkat pengukur: Yeh 40:3; Wahy 11:1

· pintu-pintu gerbangnya: Wahy 21:12; [Lihat FULL. Wahy 21:12]

Ref. Silang FULL: Why 21:17 - ukuran manusia · ukuran manusia: Wahy 13:18

· ukuran manusia: Wahy 13:18

Ref. Silang FULL: Why 21:18 - permata yaspis // kaca murni · permata yaspis: Wahy 21:11; Wahy 21:11 · kaca murni: Wahy 21:21

· permata yaspis: Wahy 21:11; [Lihat FULL. Wahy 21:11]

· kaca murni: Wahy 21:21

Ref. Silang FULL: Why 21:19 - jenis permata // batu yaspis · jenis permata: Kel 28:17-20; Yes 54:11,12; Yeh 28:13 · batu yaspis: Wahy 21:11; Wahy 21:11

· jenis permata: Kel 28:17-20; Yes 54:11,12; Yeh 28:13

· batu yaspis: Wahy 21:11; [Lihat FULL. Wahy 21:11]

Ref. Silang FULL: Why 21:20 - batu sardis · batu sardis: Wahy 4:3

· batu sardis: Wahy 4:3

Ref. Silang FULL: Why 21:21 - gerbang itu // satu mutiara // kaca bening · gerbang itu: Wahy 21:12; Wahy 21:12 · satu mutiara: Yes 54:12 · kaca bening: Wahy 21:18

· gerbang itu: Wahy 21:12; [Lihat FULL. Wahy 21:12]

· satu mutiara: Yes 54:12

· kaca bening: Wahy 21:18

Ref. Silang FULL: Why 21:22 - Bait Suci // Yang Mahakuasa // Anak Domba · Bait Suci: Yoh 4:21,23 · Yang Mahakuasa: Wahy 1:8; Wahy 1:8 · Anak Domba: Wahy 5:6; Wahy 5:6

· Bait Suci: Yoh 4:21,23

· Yang Mahakuasa: Wahy 1:8; [Lihat FULL. Wahy 1:8]

· Anak Domba: Wahy 5:6; [Lihat FULL. Wahy 5:6]

Ref. Silang FULL: Why 21:23 - kemuliaan Allah // meneranginya // Anak Domba · kemuliaan Allah: Wahy 21:11; Wahy 21:11 · meneranginya: Yes 24:23; 60:19,20; Wahy 22:5 · Anak Domba: Wahy 5:6; Wahy 5:6

· kemuliaan Allah: Wahy 21:11; [Lihat FULL. Wahy 21:11]

· meneranginya: Yes 24:23; 60:19,20; Wahy 22:5

· Anak Domba: Wahy 5:6; [Lihat FULL. Wahy 5:6]

Ref. Silang FULL: Why 21:24 - mereka kepadanya · mereka kepadanya: Wahy 21:26; Yes 60:3,5

· mereka kepadanya: Wahy 21:26; Yes 60:3,5

Ref. Silang FULL: Why 21:25 - pintu-pintu gerbangnya // akan ditutup // di sana · pintu-pintu gerbangnya: Wahy 21:12; Wahy 21:12 · akan ditutup: Yes 60:11 · di sana: Za 14:7; Wahy 22:5

· pintu-pintu gerbangnya: Wahy 21:12; [Lihat FULL. Wahy 21:12]

· akan ditutup: Yes 60:11

· di sana: Za 14:7; Wahy 22:5

Ref. Silang FULL: Why 21:26 - dibawa kepadanya · dibawa kepadanya: Wahy 21:24

· dibawa kepadanya: Wahy 21:24

Ref. Silang FULL: Why 21:27 - atau dusta // kitab kehidupan · atau dusta: Yes 52:1; Yoel 3:17; Wahy 22:14,15 · kitab kehidupan: Wahy 20:12; Wahy 20:12

· atau dusta: Yes 52:1; Yoel 3:17; Wahy 22:14,15

· kitab kehidupan: Wahy 20:12; [Lihat FULL. Wahy 20:12]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Why 21:1 - -- 21:1 Lalu aku melihat langit658 yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada la...

21:1 Lalu aku melihat langit658 yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.

Dalam Yesaya 65:17 nabi berkata, "Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati." Apa yang dinubuat oleh Nabi Yesaya juga diceritakan oleh Rasul Yohanes.

Yohanes melihat bahwa laut pun tidak ada lagi. Para penafsir mengemukakan beberapa alasan untuk menjelaskan hal ini. Mungkin hal ini karena zaman itu mereka takut terhadap laut, tetapi Mounce659 merasa bahwa alasan yang lebih tepat adalah karena di dalam Firman Allah laut sering mengacu pada "orang-orang fasik", seperti dalam Yesaya 57:20 dan Wahyu pasal 13:1 dan 13:6-7.

Hagelberg: Why 21:1-8 - -- 1. Pendahuluan pada Yerusalem Baru (21:1-8)

1. Pendahuluan pada Yerusalem Baru (21:1-8)

Hagelberg: Why 21:1 - -- 21:1 Lalu aku melihat langit658 yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada la...

21:1 Lalu aku melihat langit658 yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.

Dalam Yesaya 65:17 nabi berkata, "Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati." Apa yang dinubuat oleh Nabi Yesaya juga diceritakan oleh Rasul Yohanes.

Yohanes melihat bahwa laut pun tidak ada lagi. Para penafsir mengemukakan beberapa alasan untuk menjelaskan hal ini. Mungkin hal ini karena zaman itu mereka takut terhadap laut, tetapi Mounce659 merasa bahwa alasan yang lebih tepat adalah karena di dalam Firman Allah laut sering mengacu pada "orang-orang fasik", seperti dalam Yesaya 57:20 dan Wahyu pasal 13:1 dan 13:6-7.

Hagelberg: Why 21:1--22:5 - -- D. Langit yang Baru dan Bumi yang Baru (21:1-22:5) Penglihatan yang terakhir ini terjadi sesudah Penghukuman Takhta Putih, dan juga sesudah Kerajaan S...

D. Langit yang Baru dan Bumi yang Baru (21:1-22:5)

Penglihatan yang terakhir ini terjadi sesudah Penghukuman Takhta Putih, dan juga sesudah Kerajaan Seribu Tahun. Bumi dan langit yang lama sudah tidak ada lagi. Peralihan ini, antara Kerajaan Seribu Tahun dan kerajaan yang kekal (dengan "langit yang baru dan bumi yang baru") juga diceritakan dalam 1 Korintus 15:24, yang berbunyi, "Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan, dan kekuatan." Dalam penglihatan ini Yerusalem yang baru dinyatakan sebagai pusat dari ciptaan baru.

Hagelberg: Why 4:1--22:21 - -- III. Bagian Ketiga: \"... apa yang akan terjadi sesudah ini...\" (4:1-22:21) Dengan membandingkan Wahyu 1:19 ("Tuliskanlah... apa yang akan terjadi s...

III. Bagian Ketiga: \"... apa yang akan terjadi sesudah ini...\" (4:1-22:21)

Dengan membandingkan Wahyu 1:19 ("Tuliskanlah... apa yang akan terjadi sesudah ini") dan 4:1 ("Naiklah kemari dan Aku akan menunjuk kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini") kita mengetahui bahwa pasal 4 merupakan permulaan dari bagian ketiga. Bagian ketiga ini akan menceritakan "apa yang akan/harus terjadi sesudah" hal-hal mengenai ketujuh jemaat. Apa yang dibahas dalam pasal 1-3 sudah terjadi. Ketujuh jemaat itu sudah tidak ada lagi, sedangkan apa yang digambarkan dalam pasal 4-22 belum terjadi.

Fungsi bagian ini:

Memang Tuhan Yesus sudah menjanjikan pahala yang indah dan hebat kepada yang setia, kepada "barangsiapa yang menang", kepada "yang menuruti apa yang tertulis di dalam" Kitab Wahyu. Dalam bagian ketiga ini dibuktikan bahwa janji-janji itu bukan omong kosong, tetapi Dia mampu menggenapi janji-Nya, karena Dia akan mengalahkan musuh-Nya dan mendirikan Kerajaan-Nya. Juga, mereka yang menganiaya anggota jemaat Kristus akan dikalahkan oleh Raja atas segala raja, sehingga mereka yang dianiaya akan dihibur dan didorong untuk setia di dalam penganiayaan.

Struktur bagian ini:

Struktur bagian ini dapat dibagi ke dalam beberapa bagian, sebagai berikut:

Visi Takhta sebagai Pendahuluan, 4:1-5:14

Masa Kesengsaraan, 6:1-20:3

Kerajaan Seribu Tahun, 20:4-15

Yerusalem yang Baru, 21:1-22:5

Penjelasan Akhir dari Penglihatan, 22:6-17

Bagian Penutup dari Kitab, 22:18-21

Hagelberg: Why 21:2 - -- 21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untu...

21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Apa yang disebutkan secara sepintas dalam ayat ini akan diuraikan lebih lanjut dalam pasal 21:9-22:5. Antara seluruh langit baru dan surga baru yang dilihat Yohanes, yang menonjol adalah Yerusalem yang baru. Inilah kota yang kedua dan wanita yang kedua. Pemakaian kata kudus dan baru mengingatkan kita bahwa Kota Babel najis dan lama.

Sepertinya mustahil, sebuah kota turun dari surga, dari Allah! Kalau dianggap mustahil, bukankah menciptakan "langit baru dan bumi baru" lebih mustahil lagi? Kota itu turun dari surga, dari Allah sehingga kita tidak ditugaskan untuk membangun Yerusalem itu.

Beasley-Murray660 menulis, "Bagi Yohanes, ciptaan baru menjadi penting karena di situlah Kota Allah. Demikian juga kota itu sangat berarti, karena di situlah terjadi persekutuan yang kudus antara Allah dan ciptaan-Nya." Menurut Ibrani 12:22-23 saat ini Allah dan "roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna" berada di Yerusalem surgawi. Dalam nas ini kita melihat bahwa tempat persekutuan itu akan turun ke bumi.

Kota itu berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya, seperti apa yang dikatakan dalam Yesaya 54:5, "Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, Tuhan semesta alam nama-Nya." Banding-kanlah juga Galatia 4:26.

Adanya kota yang mulia itu mengingatkan para pembaca bahwa Tuhan Allah akan memerintah atas bangsa-bangsa, dan mereka akan tunduk kepada-Nya.

Istilah bagaikan mengingatkan kita bahwa pengantin perempuan adalah kiasan, sama seperti pasal 17:18 menjelaskan bahwa Pelacur Besar itu adalah kiasan untuk Kota Babel.

Hagelberg: Why 21:2 - -- 21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untu...

21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Apa yang disebutkan secara sepintas dalam ayat ini akan diuraikan lebih lanjut dalam pasal 21:9-22:5. Antara seluruh langit baru dan surga baru yang dilihat Yohanes, yang menonjol adalah Yerusalem yang baru. Inilah kota yang kedua dan wanita yang kedua. Pemakaian kata kudus dan baru mengingatkan kita bahwa Kota Babel najis dan lama.

Sepertinya mustahil, sebuah kota turun dari surga, dari Allah! Kalau dianggap mustahil, bukankah menciptakan "langit baru dan bumi baru" lebih mustahil lagi? Kota itu turun dari surga, dari Allah sehingga kita tidak ditugaskan untuk membangun Yerusalem itu.

Beasley-Murray660 menulis, "Bagi Yohanes, ciptaan baru menjadi penting karena di situlah Kota Allah. Demikian juga kota itu sangat berarti, karena di situlah terjadi persekutuan yang kudus antara Allah dan ciptaan-Nya." Menurut Ibrani 12:22-23 saat ini Allah dan "roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna" berada di Yerusalem surgawi. Dalam nas ini kita melihat bahwa tempat persekutuan itu akan turun ke bumi.

Kota itu berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya, seperti apa yang dikatakan dalam Yesaya 54:5, "Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, Tuhan semesta alam nama-Nya." Banding-kanlah juga Galatia 4:26.

Adanya kota yang mulia itu mengingatkan para pembaca bahwa Tuhan Allah akan memerintah atas bangsa-bangsa, dan mereka akan tunduk kepada-Nya.

Istilah bagaikan mengingatkan kita bahwa pengantin perempuan adalah kiasan, sama seperti pasal 17:18 menjelaskan bahwa Pelacur Besar itu adalah kiasan untuk Kota Babel.

Hagelberg: Why 21:3 - -- 21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari surga661 itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam662 bersama-...

21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari surga661 itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam662 bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Inilah yang paling pokok. Kalimat yang diucapkan dari surga itu merangkum tujuan Kitab Wahyu, dan tujuan dari sejarah manusia, yaitu pahala yang dirindukan oleh setiap orang yang mengasihi Tuhan Allah: Ia akan diam bersama-sama dengan mereka.

Dalam seruan ini genaplah janji Firman Allah kepada barangsiapa yang menang. Imamat 26:11-12 berkata, "Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku." Yeremia 31:33 berkata, "...Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku." Yehezkiel 37:27 berkata, "Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku." Zakharia 8:8 berkata, "dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka diam di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran."

Pada waktu umat Israel berada di padang gurun, kemah Allah ada di tengah-tengah mereka, sebagai pernyataan hadirat Allah. Injil Yohanes pasal 1:14 bila diterjemahkan secara harfiah berbunyi, "Firman itu telah menjadi manusia, dan berkemah663 di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya."

Hagelberg: Why 21:3 - -- 21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari surga661 itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam662 bersama-...

21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari surga661 itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam662 bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

Inilah yang paling pokok. Kalimat yang diucapkan dari surga itu merangkum tujuan Kitab Wahyu, dan tujuan dari sejarah manusia, yaitu pahala yang dirindukan oleh setiap orang yang mengasihi Tuhan Allah: Ia akan diam bersama-sama dengan mereka.

Dalam seruan ini genaplah janji Firman Allah kepada barangsiapa yang menang. Imamat 26:11-12 berkata, "Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku." Yeremia 31:33 berkata, "...Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku." Yehezkiel 37:27 berkata, "Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku." Zakharia 8:8 berkata, "dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka diam di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka dalam kesetiaan dan kebenaran."

Pada waktu umat Israel berada di padang gurun, kemah Allah ada di tengah-tengah mereka, sebagai pernyataan hadirat Allah. Injil Yohanes pasal 1:14 bila diterjemahkan secara harfiah berbunyi, "Firman itu telah menjadi manusia, dan berkemah663 di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya."

Hagelberg: Why 21:4 - -- 21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau du...

21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama664 itu telah berlalu."

Yesaya 25:8 berkata, "Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka...."

Dalam pasal 7:17 kita membaca bahwa "Allah akan menghapus segala air mata dari mata" mereka yang mati syahid pada Masa Kesengsaraan. Rupanya peristiwa ini lain, karena ini terjadi setelah Kerajaan Seribu Tahun. Siapa yang menangis pada masa Kerajaan Seribu Tahun? Mungkinkah mereka yang percaya pada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, tetapi tidak menang, sehingga tidak dapat menikmati pahala-pahala yang dijanjikan dan diceritakan dalam Kitab Wahyu? Rasul Paulus menyebutkan keadaan orang itu dalam 1 Korintus 3:15.

Apa yang dikatakan dalam pasal 20:14 dikembangkan dalam ayat ini, sehingga segala kesusahan, seperti air mata, maut, perkabungan, ratap tangis, atau dukacita, ikut ditiadakan. Bandingkanlah Yesaya 35:10; 51:11; 1 Korintus 15:24 dan 54. Yang akan menghapus segala air mata adalah Allah sendiri!

Hagelberg: Why 21:4 - -- 21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau du...

21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama664 itu telah berlalu."

Yesaya 25:8 berkata, "Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka...."

Dalam pasal 7:17 kita membaca bahwa "Allah akan menghapus segala air mata dari mata" mereka yang mati syahid pada Masa Kesengsaraan. Rupanya peristiwa ini lain, karena ini terjadi setelah Kerajaan Seribu Tahun. Siapa yang menangis pada masa Kerajaan Seribu Tahun? Mungkinkah mereka yang percaya pada Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, tetapi tidak menang, sehingga tidak dapat menikmati pahala-pahala yang dijanjikan dan diceritakan dalam Kitab Wahyu? Rasul Paulus menyebutkan keadaan orang itu dalam 1 Korintus 3:15.

Apa yang dikatakan dalam pasal 20:14 dikembangkan dalam ayat ini, sehingga segala kesusahan, seperti air mata, maut, perkabungan, ratap tangis, atau dukacita, ikut ditiadakan. Bandingkanlah Yesaya 35:10; 51:11; 1 Korintus 15:24 dan 54. Yang akan menghapus segala air mata adalah Allah sendiri!

Hagelberg: Why 21:5 - -- 21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan Firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan i...

21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan Firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah setia665 dan benar."

Rupanya dalam ayat ini Allah Bapa yang berbicara, padahal dalam Kitab Wahyu Dia jarang berbicara, kecuali berkata Aku di dalam pasal 1:8; 11:3; 18:4; dan 21:5-7.

Apa yang sudah terjadi dalam pribadi setiap orang yang percaya pada Tuhan Yesus, yaitu apa yang diuraikan dalam 1 Korintus 5:17 ("Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang"), juga akan terjadi pada seluruh ciptaan Allah, sesuai dengan Roma 8:21, yang berbunyi "...makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah".

Sangatlah penting untuk meyakini kebenaran tersebut, supaya Firman ini diterima sebagai perkataan yang setia dan benar. Hanya dengan keyakinan itu orang dapat memperjuangkan pahala yang diceritakan dalam Kitab Wahyu.

Hagelberg: Why 21:5 - -- 21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan Firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan i...

21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan Firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah setia665 dan benar."

Rupanya dalam ayat ini Allah Bapa yang berbicara, padahal dalam Kitab Wahyu Dia jarang berbicara, kecuali berkata Aku di dalam pasal 1:8; 11:3; 18:4; dan 21:5-7.

Apa yang sudah terjadi dalam pribadi setiap orang yang percaya pada Tuhan Yesus, yaitu apa yang diuraikan dalam 1 Korintus 5:17 ("Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang"), juga akan terjadi pada seluruh ciptaan Allah, sesuai dengan Roma 8:21, yang berbunyi "...makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah".

Sangatlah penting untuk meyakini kebenaran tersebut, supaya Firman ini diterima sebagai perkataan yang setia dan benar. Hanya dengan keyakinan itu orang dapat memperjuangkan pahala yang diceritakan dalam Kitab Wahyu.

Hagelberg: Why 21:6 - -- 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Aku menjadi666 Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata ...

21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Aku menjadi666 Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

Pada saat itu, saat rencana Allah sudah digenapi, Dia sudah menjadi Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.

Begitulah Injil yang diuraikan dalam Firman Tuhan: dengan cuma-cuma kita menerima kewarganegaraan dalam Kerajaan Allah, tanpa kita memperjuangkan apa-apa.

Dalam Yesaya 55:1 ada suatu ajakan yang indah, "Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah!" Dalam Yeremia 2:13 Tuhan Allah menyebut diri-Nya sebagai "sumber air yang hidup". Demikian juga dalam Yohanes 4:10 dan 4:14. Tema kehausan akan Allah ada dalam Mazmur 42:2-3; 36:9; dan 63:2.

Dalam Kitab Wahyu ada dua minuman yang jauh berbeda. Ada orang-orang yang minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan dan ada orang lain yang minum dari cawan emas yang penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulan Pelacur Besar.667

Hagelberg: Why 21:6 - -- 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Aku menjadi666 Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata ...

21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Aku menjadi666 Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

Pada saat itu, saat rencana Allah sudah digenapi, Dia sudah menjadi Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.

Begitulah Injil yang diuraikan dalam Firman Tuhan: dengan cuma-cuma kita menerima kewarganegaraan dalam Kerajaan Allah, tanpa kita memperjuangkan apa-apa.

Dalam Yesaya 55:1 ada suatu ajakan yang indah, "Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah!" Dalam Yeremia 2:13 Tuhan Allah menyebut diri-Nya sebagai "sumber air yang hidup". Demikian juga dalam Yohanes 4:10 dan 4:14. Tema kehausan akan Allah ada dalam Mazmur 42:2-3; 36:9; dan 63:2.

Dalam Kitab Wahyu ada dua minuman yang jauh berbeda. Ada orang-orang yang minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan dan ada orang lain yang minum dari cawan emas yang penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulan Pelacur Besar.667

Hagelberg: Why 21:7 - -- 21:7 Barangsiapa menang, akan Kuberikan kepadanya semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.668 Pasal 21:6 menyebutkan a...

21:7 Barangsiapa menang, akan Kuberikan kepadanya semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.668

Pasal 21:6 menyebutkan apa yang disediakan bagi setiap "orang yang haus", sedangkan ayat ini menyebutkan apa yang disediakan bagi setiap orang yang menang.

Istilah anak669 yang dipakai dalam ayat ini tidak menunjuk kepada anak yang menjadi anggota keluarga karena kelahiran,670 tetapi menunjuk pada anak yang sudah ditetapkan sebagai ahli waris oleh ayahnya.

Jadi dalam ayat ini Allah Bapa menegaskan bahwa setiap orang percaya, yang memenuhi syarat ketaatan (yang diuraikan misalnya dalam pasal 2-3) akan mewarisi warisan yang luar biasa dan dia juga akan memperoleh hubungan yang khusus dan erat dengan Allah Bapa. Bandingkanlah Kejadian 17:7 dan 2 Samuel 7:14.

Hagelberg: Why 21:7 - -- 21:7 Barangsiapa menang, akan Kuberikan kepadanya semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.668 Pasal 21:6 menyebutkan a...

21:7 Barangsiapa menang, akan Kuberikan kepadanya semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.668

Pasal 21:6 menyebutkan apa yang disediakan bagi setiap "orang yang haus", sedangkan ayat ini menyebutkan apa yang disediakan bagi setiap orang yang menang.

Istilah anak669 yang dipakai dalam ayat ini tidak menunjuk kepada anak yang menjadi anggota keluarga karena kelahiran,670 tetapi menunjuk pada anak yang sudah ditetapkan sebagai ahli waris oleh ayahnya.

Jadi dalam ayat ini Allah Bapa menegaskan bahwa setiap orang percaya, yang memenuhi syarat ketaatan (yang diuraikan misalnya dalam pasal 2-3) akan mewarisi warisan yang luar biasa dan dia juga akan memperoleh hubungan yang khusus dan erat dengan Allah Bapa. Bandingkanlah Kejadian 17:7 dan 2 Samuel 7:14.

Hagelberg: Why 21:8 - -- 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, peny...

21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Pada awal Kerajaan Seribu Tahun mungkin masih ada orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir di antara orang yang haus yang akan diberi "minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan". Mereka haus, tetapi oleh karena ikatan Iblis atau ikatan-ikatan yang lain, mereka tidak berhasil melepaskan diri dari kebiasaan dosa-dosa yang tersebut di atas. Jelas mereka tidak "menang", dan tidak memperoleh bagian dalam janji-janji barangsiapa yang menang, tetapi akhirnya, berkat anugerah Allah, mereka dilepaskan dari kebiasaan-kebiasaan yang menjijikkan itu sehingga pada akhir Kerajaan Seribu Tahun tidak ada lagi perilaku seperti itu di antara kita yang sudah ditebus. Mereka yang hidupnya seperti itu adalah orang yang tidak pernah percaya kepada Anak Domba Allah, dan harus dihukum di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang.

Hagelberg: Why 21:8 - -- 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, peny...

21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Pada awal Kerajaan Seribu Tahun mungkin masih ada orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir di antara orang yang haus yang akan diberi "minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan". Mereka haus, tetapi oleh karena ikatan Iblis atau ikatan-ikatan yang lain, mereka tidak berhasil melepaskan diri dari kebiasaan dosa-dosa yang tersebut di atas. Jelas mereka tidak "menang", dan tidak memperoleh bagian dalam janji-janji barangsiapa yang menang, tetapi akhirnya, berkat anugerah Allah, mereka dilepaskan dari kebiasaan-kebiasaan yang menjijikkan itu sehingga pada akhir Kerajaan Seribu Tahun tidak ada lagi perilaku seperti itu di antara kita yang sudah ditebus. Mereka yang hidupnya seperti itu adalah orang yang tidak pernah percaya kepada Anak Domba Allah, dan harus dihukum di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang.

Hagelberg: Why 21:9 - -- 21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepa...

21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu perempuan itu,671 mempelai Anak Domba."

Dalam pasal 17:1 kita telah membaca bahwa "seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu" berkata kepada Yohanes, "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu...." Kemudian dalam pasal 17:3 kita membaca "Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun", saat dia melihat Babel. Dalam pasal 21:9-10 seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan membawa Yohanes "di dalam Roh" ke atas "sebuah gunung yang besar lagi tinggi" untuk menyaksikan turunnya Yerusalem yang Baru dari surga ke bumi. Pengulangan beberapa anak kalimat dari nas yang menceritakan tentang Babel berfungsi untuk menegaskan bahwa ada dua kota yang berlainan yang masing-masing mengajak manusia untuk bergabung.

Hagelberg: Why 21:9-21 - -- 2. Benteng dan Pintu Gerbang Yerusalem Baru (21:9-21)

2. Benteng dan Pintu Gerbang Yerusalem Baru (21:9-21)

Hagelberg: Why 21:9 - -- 21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepa...

21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu perempuan itu,671 mempelai Anak Domba."

Dalam pasal 17:1 kita telah membaca bahwa "seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu" berkata kepada Yohanes, "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu...." Kemudian dalam pasal 17:3 kita membaca "Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun", saat dia melihat Babel. Dalam pasal 21:9-10 seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan membawa Yohanes "di dalam Roh" ke atas "sebuah gunung yang besar lagi tinggi" untuk menyaksikan turunnya Yerusalem yang Baru dari surga ke bumi. Pengulangan beberapa anak kalimat dari nas yang menceritakan tentang Babel berfungsi untuk menegaskan bahwa ada dua kota yang berlainan yang masing-masing mengajak manusia untuk bergabung.

Hagelberg: Why 21:10 - -- 21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun...

21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari surga, dari Allah.

Kota ini turun dari surga. Banyak orang percaya yang berpikir bahwa setelah meninggal, orang percaya akan menjadi penghuni surga untuk selama-lamanya. Tetapi pengertian itu tidak didukung oleh Firman Tuhan. Memang menurut Firman Tuhan, pada waktu kita meninggal, jiwa kita, tanpa tubuh, langsung ke surga, seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam Filipi 1:23, "Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus - itu memang jauh lebih baik...." Tetapi setelah Dia kembali ke bumi Dia akan mendirikan Kerjaan-Nya di bumi ini, dan orang percaya akan berada di bumi, bukan di surga. Justru untuk itu manusia diciptakan.

Mengenai kapan Yerusalem ini dibentuk, masih kurang jelas. Mungkinkah ini kota yang dimaksudkan dalam Injil Yohanes pasal 14:2-3, saat Tuhan Yesus menyebutkan tempat yang Dia sediakan bagi kita?

Rasul Yohanes ditempatkan di atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan dia melihat Yerusalem... turun dari surga, dari Allah. Dalam Yehezkiel 40:2 Nabi Yehezkiel menceritakan bagaimana dia ditempatkan "di atas sebuah gunung yang tinggi sekali". Di sana dia melihat "yang menyerupai bentuk kota" serta Bait Allah. Bandingkanlah juga Yesaya 2:1-3, yang juga menyebutkan tentang gunung dan rumah Tuhan.

Di dalam kota itu, Anak Domba yang telah menang sanggup menggenapi segala janji-Nya kepada barangsiapa yang menang. Pasal 21:18 berkata bahwa "kota itu sendiri dari emas tulen". Jemaat di Laodikia disuruh "membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya" (3:18). Mungkinkah "emas tulen" ini sama dengan "emas yang telah dimurnikan"? Juga pasal 22:2 menyebutkan adanya "pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali". Pohon kehidupan ini sama dengan "pohon kehidupan" yang disediakan bagi "barangsiapa menang" (2:7). Oleh sebab itu, sekarang ini mari kita hidup bagi Kristus dengan giat dan setia, supaya kita dapat menikmati rumah kita yang kekal.

Hagelberg: Why 21:10 - -- 21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun...

21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari surga, dari Allah.

Kota ini turun dari surga. Banyak orang percaya yang berpikir bahwa setelah meninggal, orang percaya akan menjadi penghuni surga untuk selama-lamanya. Tetapi pengertian itu tidak didukung oleh Firman Tuhan. Memang menurut Firman Tuhan, pada waktu kita meninggal, jiwa kita, tanpa tubuh, langsung ke surga, seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam Filipi 1:23, "Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus - itu memang jauh lebih baik...." Tetapi setelah Dia kembali ke bumi Dia akan mendirikan Kerjaan-Nya di bumi ini, dan orang percaya akan berada di bumi, bukan di surga. Justru untuk itu manusia diciptakan.

Mengenai kapan Yerusalem ini dibentuk, masih kurang jelas. Mungkinkah ini kota yang dimaksudkan dalam Injil Yohanes pasal 14:2-3, saat Tuhan Yesus menyebutkan tempat yang Dia sediakan bagi kita?

Rasul Yohanes ditempatkan di atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan dia melihat Yerusalem... turun dari surga, dari Allah. Dalam Yehezkiel 40:2 Nabi Yehezkiel menceritakan bagaimana dia ditempatkan "di atas sebuah gunung yang tinggi sekali". Di sana dia melihat "yang menyerupai bentuk kota" serta Bait Allah. Bandingkanlah juga Yesaya 2:1-3, yang juga menyebutkan tentang gunung dan rumah Tuhan.

Di dalam kota itu, Anak Domba yang telah menang sanggup menggenapi segala janji-Nya kepada barangsiapa yang menang. Pasal 21:18 berkata bahwa "kota itu sendiri dari emas tulen". Jemaat di Laodikia disuruh "membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya" (3:18). Mungkinkah "emas tulen" ini sama dengan "emas yang telah dimurnikan"? Juga pasal 22:2 menyebutkan adanya "pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali". Pohon kehidupan ini sama dengan "pohon kehidupan" yang disediakan bagi "barangsiapa menang" (2:7). Oleh sebab itu, sekarang ini mari kita hidup bagi Kristus dengan giat dan setia, supaya kita dapat menikmati rumah kita yang kekal.

Hagelberg: Why 21:11 - -- 21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, seperti kristal.672 Sebagai...

21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, seperti kristal.672

Sebagai ringkasan dari apa yang akan dikatakan mengenai Yerusalem Baru, dia mengatakan bahwa kota itu penuh dengan kemuliaan Allah. Demikian pula cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, seperti kristal.

Arti khusus istilah yaspis673 dan beberapa batu permata yang lain dalam bagian ini sebenarnya kurang jelas. Namun yang jelas, penggambaran batu-batuan ini dimaksudkan untuk menceritakan kemuliaan Allah.

Hagelberg: Why 21:11 - -- 21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, seperti kristal.672 Sebagai...

21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, seperti kristal.672

Sebagai ringkasan dari apa yang akan dikatakan mengenai Yerusalem Baru, dia mengatakan bahwa kota itu penuh dengan kemuliaan Allah. Demikian pula cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, seperti kristal.

Arti khusus istilah yaspis673 dan beberapa batu permata yang lain dalam bagian ini sebenarnya kurang jelas. Namun yang jelas, penggambaran batu-batuan ini dimaksudkan untuk menceritakan kemuliaan Allah.

Hagelberg: Why 21:12 - -- 21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya t...

21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.

Pasal 21:12-13, yang menyebutkan pintu-pintu gerbang Yerusalem Baru sesuai dengan yang dikatakan dalam Yehezkiel 48:31-34, tetapi Nabi Yehezkiel tidak menyebutkan dua belas malaikat itu. Penghormatan terhadap kedua belas suku Israel ini sesuai dengan Wahyu pasal 7:4-8 dan 20:2 serta masing-masing bahasannya.

Hagelberg: Why 21:12 - -- 21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya t...

21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.

Pasal 21:12-13, yang menyebutkan pintu-pintu gerbang Yerusalem Baru sesuai dengan yang dikatakan dalam Yehezkiel 48:31-34, tetapi Nabi Yehezkiel tidak menyebutkan dua belas malaikat itu. Penghormatan terhadap kedua belas suku Israel ini sesuai dengan Wahyu pasal 7:4-8 dan 20:2 serta masing-masing bahasannya.

Hagelberg: Why 21:13 - -- 21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah ba...

21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.

Menurut Enokh 33-36, surga mempunyai dua belas pintu gerbang, sehingga pada setiap mata angin ada tiga pintu gerbang. Karangan itu menceritakan bagaimana bintang, angin, dan salju menerobos lewat pintu gerbang tersebut. Ternyata penjelasan yang diilhamkan melalui Rasul Yohanes bersifat lebih sederhana.

Hagelberg: Why 21:13 - -- 21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah ba...

21:13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.

Menurut Enokh 33-36, surga mempunyai dua belas pintu gerbang, sehingga pada setiap mata angin ada tiga pintu gerbang. Karangan itu menceritakan bagaimana bintang, angin, dan salju menerobos lewat pintu gerbang tersebut. Ternyata penjelasan yang diilhamkan melalui Rasul Yohanes bersifat lebih sederhana.

Hagelberg: Why 21:14 - -- 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu. Ada kesejajaran an...

21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.

Ada kesejajaran antara dua belas pintu gerbang yang bertuliskan nama dua belas suku Israel dan dua belas batu dasar yang bertuliskan nama kedua belas rasul Anak Domba itu. Pemakaian istilah batu dasar mengingatkan kita pada Surat Efesus 2:20, yang berkata bahwa jemaat Kristus "dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi".674 Dengan menyebut kedua belas suku Israel dan kedua belas rasul, sudah jelas bahwa Yerusalem Baru dimaksudkan untuk Israel dan juga untuk Jemaat Kristus.

Hagelberg: Why 21:14 - -- 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu. Ada kesejajaran an...

21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.

Ada kesejajaran antara dua belas pintu gerbang yang bertuliskan nama dua belas suku Israel dan dua belas batu dasar yang bertuliskan nama kedua belas rasul Anak Domba itu. Pemakaian istilah batu dasar mengingatkan kita pada Surat Efesus 2:20, yang berkata bahwa jemaat Kristus "dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi".674 Dengan menyebut kedua belas suku Israel dan kedua belas rasul, sudah jelas bahwa Yerusalem Baru dimaksudkan untuk Israel dan juga untuk Jemaat Kristus.

Hagelberg: Why 21:15 - -- 21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan tembok...

21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

Dalam Yehezkiel 40-42 ada seorang malaikat yang mengukur Bait Allah dengan tongkat pengukur. Dalam Zakharia 2:1-2 tali pengukur dipakai untuk mengukur Yerusalem.

Menurut Mounce,675 biasanya panjang tongkat pengukur pada zaman itu kira-kira sepuluh meter.

Hagelberg: Why 21:15 - -- 21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan tembok...

21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya.

Dalam Yehezkiel 40-42 ada seorang malaikat yang mengukur Bait Allah dengan tongkat pengukur. Dalam Zakharia 2:1-2 tali pengukur dipakai untuk mengukur Yerusalem.

Menurut Mounce,675 biasanya panjang tongkat pengukur pada zaman itu kira-kira sepuluh meter.

Hagelberg: Why 21:16 - -- 21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia;676 panjan...

21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia;676 panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama.

Dalam Yehezkiel 45:2 kita membaca bahwa Bait Allah yang akan didirikan berbentuk persegi empat, dan dalam Yehezkiel 48:20 dijelaskan bahwa Yerusalem juga akan berbentuk persegi empat, tetapi baru di dalam ayat ini kita membaca bahwa panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. Dengan demikian kita memahami bahwa Yerusalem Baru berbentuk kubus.

Dalam 1 Raja-raja 6:20 dicatat bahwa ruang dalam di Bait Allah, yaitu Ruangan Mahasuci tempat tabut perjanjian Tuhan ditaruh, berbentuk kubus, sama seperti Yerusalem Baru. Pada zaman Perjanjian Lama, Allah sendiri hadir di dalam ruang dalam itu. Pada masa kekekalan, Allah sendiri juga akan hadir di Yerusalem Baru (pasal 21:3), dan tidak ada Bait Suci di dalamnya (pasal 21:22). Pada zaman Perjanjian Lama hadirat Allah ada di dalam ruangan Mahasuci dalam Bait Suci. Ruangan ini hanya boleh dimasuki oleh Imam Besar, dan itu pun hanya sekali setahun, dengan membawa darah korban. Tetapi pada zaman yang akan datang, setiap penghuni Yerusalem Baru boleh mengalami hadirat yang sama, bahkan yang lebih mulia lagi.677

Ukuran yang diukur oleh malaikat dan diamati oleh Yohanes adalah dua belas ribu stadia, atau kira-kira 2400 kilometer, dan bentuknya kubus. Ingatlah, pada zaman ini, jarak antara Danau Galilea dan Laut Mati kira-kira 110 kilometer. Maka penafsir-penafsir tertentu menganggap ukuran tersebut mustahil. Sebenarnya, kalau berbicara mengenai "kemustahilan" mana yang "lebih mustahil": Sebuah kota yang turun dari surga, atau sebuah kota yang berbentuk kubus dengan ukuran 2400 kilometer?

Penulis menganggap bahwa Kitab Wahyu diilhamkan dan ditulis pada masa Kerajaan Domitianus di Roma.678 Pada saat para pembaca mula-mula membaca nas ini, Bait Allah di Yerusalem telah dihancurkan oleh Jenderal Titus, dan orang-orang Yahudi sudah mulai bertanya-tanya kapan pemulihan Yerusalem akan digenapi. Ada orang Yahudi yang mempercayai bahwa Yerusalem yang hendak dibangun Allah akan mencapai Damsyik dan Laut Tengah, dan tingginya sampai ke takhta Allah.679 Kitab Wahyu menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu.

Tetapi apakah sebabnya sehingga Tuhan Allah memilih ukuran dua belas ribu stadia untuk Kota Yerusalem Baru? Bauckham680 mengamati bahwa dua belas adalah angka untuk umat Allah, seperti misalnya dalam pasal 7:4-8; 12:1: 14:1 (144.000=12x12); 21:12, dan 14. Juga dia mengamati bahwa dalam pasal 7:4-8 dan 14:1 angka dua belas (atau 12 kali 12) dikalikan seribu untuk menambah unsur keluasan.681 Dengan demikian ukuran dua belas ribu stadia menjadi pernyataan bahwa Kota Yerusalem Baru adalah kota yang sangat luas bagi umat Allah.

Hagelberg: Why 21:16 - -- 21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia;676 panjan...

21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia;676 panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama.

Dalam Yehezkiel 45:2 kita membaca bahwa Bait Allah yang akan didirikan berbentuk persegi empat, dan dalam Yehezkiel 48:20 dijelaskan bahwa Yerusalem juga akan berbentuk persegi empat, tetapi baru di dalam ayat ini kita membaca bahwa panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. Dengan demikian kita memahami bahwa Yerusalem Baru berbentuk kubus.

Dalam 1 Raja-raja 6:20 dicatat bahwa ruang dalam di Bait Allah, yaitu Ruangan Mahasuci tempat tabut perjanjian Tuhan ditaruh, berbentuk kubus, sama seperti Yerusalem Baru. Pada zaman Perjanjian Lama, Allah sendiri hadir di dalam ruang dalam itu. Pada masa kekekalan, Allah sendiri juga akan hadir di Yerusalem Baru (pasal 21:3), dan tidak ada Bait Suci di dalamnya (pasal 21:22). Pada zaman Perjanjian Lama hadirat Allah ada di dalam ruangan Mahasuci dalam Bait Suci. Ruangan ini hanya boleh dimasuki oleh Imam Besar, dan itu pun hanya sekali setahun, dengan membawa darah korban. Tetapi pada zaman yang akan datang, setiap penghuni Yerusalem Baru boleh mengalami hadirat yang sama, bahkan yang lebih mulia lagi.677

Ukuran yang diukur oleh malaikat dan diamati oleh Yohanes adalah dua belas ribu stadia, atau kira-kira 2400 kilometer, dan bentuknya kubus. Ingatlah, pada zaman ini, jarak antara Danau Galilea dan Laut Mati kira-kira 110 kilometer. Maka penafsir-penafsir tertentu menganggap ukuran tersebut mustahil. Sebenarnya, kalau berbicara mengenai "kemustahilan" mana yang "lebih mustahil": Sebuah kota yang turun dari surga, atau sebuah kota yang berbentuk kubus dengan ukuran 2400 kilometer?

Penulis menganggap bahwa Kitab Wahyu diilhamkan dan ditulis pada masa Kerajaan Domitianus di Roma.678 Pada saat para pembaca mula-mula membaca nas ini, Bait Allah di Yerusalem telah dihancurkan oleh Jenderal Titus, dan orang-orang Yahudi sudah mulai bertanya-tanya kapan pemulihan Yerusalem akan digenapi. Ada orang Yahudi yang mempercayai bahwa Yerusalem yang hendak dibangun Allah akan mencapai Damsyik dan Laut Tengah, dan tingginya sampai ke takhta Allah.679 Kitab Wahyu menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu.

Tetapi apakah sebabnya sehingga Tuhan Allah memilih ukuran dua belas ribu stadia untuk Kota Yerusalem Baru? Bauckham680 mengamati bahwa dua belas adalah angka untuk umat Allah, seperti misalnya dalam pasal 7:4-8; 12:1: 14:1 (144.000=12x12); 21:12, dan 14. Juga dia mengamati bahwa dalam pasal 7:4-8 dan 14:1 angka dua belas (atau 12 kali 12) dikalikan seribu untuk menambah unsur keluasan.681 Dengan demikian ukuran dua belas ribu stadia menjadi pernyataan bahwa Kota Yerusalem Baru adalah kota yang sangat luas bagi umat Allah.

Hagelberg: Why 21:17 - -- 21:17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta,682 menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat. Menurut pasal 21:12, "...

21:17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta,682 menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat.

Menurut pasal 21:12, "temboknya besar lagi tinggi". Mengingat bahwa Kota Yerusalem Baru begitu besar, mungkin saja ukuran seratus empat puluh empat hasta ini menunjuk pada lebar tembok bagian atas, dan bukan tinggi tembok tersebut. Mungkin yang pokok dalam ayat ini bukanlah rasio antara tembok dan kota, tetapi angka 144. Dengan angka ini kita kembali pada angka dua belas, yang merujuk kepada manusia. Ukuran Kota Yerusalem Baru menekankan unsur manusia, dan bukan unsur Allah.

Hagelberg: Why 21:17 - -- 21:17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta,682 menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat. Menurut pasal 21:12, "...

21:17 Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta,682 menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat.

Menurut pasal 21:12, "temboknya besar lagi tinggi". Mengingat bahwa Kota Yerusalem Baru begitu besar, mungkin saja ukuran seratus empat puluh empat hasta ini menunjuk pada lebar tembok bagian atas, dan bukan tinggi tembok tersebut. Mungkin yang pokok dalam ayat ini bukanlah rasio antara tembok dan kota, tetapi angka 144. Dengan angka ini kita kembali pada angka dua belas, yang merujuk kepada manusia. Ukuran Kota Yerusalem Baru menekankan unsur manusia, dan bukan unsur Allah.

Hagelberg: Why 21:18 - -- 21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. Batu permata yang dipakai untuk tembok itu ju...

21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni.

Batu permata yang dipakai untuk tembok itu juga disebutkan dalam pasal 4:3. Namun dalam ayat ini, batu permata dipakai untuk mengiaskan Dia yang duduk di atas takhta-Nya. Kota Yerusalem Baru begitu penuh dengan kemuliaan Allah, sehingga tembok itu pun menyatakan kemuliaan-Nya.

Menurut 1 Raja-raja 6:20, Bait Allah yang dibangun oleh Salomo dilapisi dengan emas. Juga, bagian depan Bait Allah yang diperbaiki Herodes Agung dilapisi dengan emas. Oleh karena Bait Allah menghadap ke timur, maka pada saat matahari terbit, pantulan sinar bagian depan Bait Allah begitu menyilaukan sehingga manusia tidak dapat menatapnya, sama seperti ia tidak dapat menatap matahari.683 Tetapi seluruh Kota Yerusalem Baru dibuat dari emas tulen. Dalam pasal 21:21 emas itu "bagaikan kaca bening". Rupanya emas itu tembus cahaya, sehingga kemuliaan Allah lebih menonjol lagi.

Hagelberg: Why 21:18 - -- 21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. Batu permata yang dipakai untuk tembok itu ju...

21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni.

Batu permata yang dipakai untuk tembok itu juga disebutkan dalam pasal 4:3. Namun dalam ayat ini, batu permata dipakai untuk mengiaskan Dia yang duduk di atas takhta-Nya. Kota Yerusalem Baru begitu penuh dengan kemuliaan Allah, sehingga tembok itu pun menyatakan kemuliaan-Nya.

Menurut 1 Raja-raja 6:20, Bait Allah yang dibangun oleh Salomo dilapisi dengan emas. Juga, bagian depan Bait Allah yang diperbaiki Herodes Agung dilapisi dengan emas. Oleh karena Bait Allah menghadap ke timur, maka pada saat matahari terbit, pantulan sinar bagian depan Bait Allah begitu menyilaukan sehingga manusia tidak dapat menatapnya, sama seperti ia tidak dapat menatap matahari.683 Tetapi seluruh Kota Yerusalem Baru dibuat dari emas tulen. Dalam pasal 21:21 emas itu "bagaikan kaca bening". Rupanya emas itu tembus cahaya, sehingga kemuliaan Allah lebih menonjol lagi.

Hagelberg: Why 21:19-20 - -- 21:19-20 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis,684 dasar yang kedua batu nilam,685 dasar...

21:19-20 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis,684 dasar yang kedua batu nilam,685 dasar yang ketiga batu mirah,686 dasar yang keempat batu zamrud,687 dasar yang kelima batu unam,688 dasar yang keenam batu sardis,689 dasar yang ketujuh batu ratna cempaka,690 yang kedelapan batu beril,691 yang kesembilan batu krisolit,692 yang kesepuluh batu krisopras,693 yang kesebelas batu lazuardi694 dan yang kedua belas batu kecubung.695

Yesaya 54:11-12 berkata, "...Sesungguhnya, Aku akan meletakkan alasmu dari batu hitam dan dasar-dasarmu dari batu nilam. Aku akan membuat kemuncak-kemuncak tembokmu dari batu delima, pintu-pintu gerbangmu dari batu manikam merah dan segenap tembok perbatasanmu dari batu permata." Apa yang dinubuatkan oleh Nabi Yesaya dikembangkan dalam Kitab Wahyu pasal 21:19-20.

Menurut seorang sarjana dari abad ketujuh belas,696 batu permata yang diceritakan dalam daftar ini sama dengan batu permata yang melambangkan kedua belas rasi bintang, tetapi urutan yang dipakai dalam dua ayat ini berlawanan dengan urutan rasi bintang yang tradisional. Menurut Beasley-Murray, urutan ini menandai bahwa kerinduan yang dirindukan oleh orang kafir dapat dipenuhi dalam Anak Domba dan dalam Allah.697 Morris698 mengamati kesejajaran tersebut, tetapi menurut dia, urutannya diputarbalikkan untuk menandai bahwa rasi bintang harus ditolak oleh umat Allah.

Walaupun rinciannya sulit dipastikan, tetapi secara menyeluruh ada kesan bahwa keindahan dan kemewahan Kota Yerusalem Baru tak terkatakan.

Hagelberg: Why 21:19-20 - -- 21:19-20 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis,684 dasar yang kedua batu nilam,685 dasar...

21:19-20 Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis,684 dasar yang kedua batu nilam,685 dasar yang ketiga batu mirah,686 dasar yang keempat batu zamrud,687 dasar yang kelima batu unam,688 dasar yang keenam batu sardis,689 dasar yang ketujuh batu ratna cempaka,690 yang kedelapan batu beril,691 yang kesembilan batu krisolit,692 yang kesepuluh batu krisopras,693 yang kesebelas batu lazuardi694 dan yang kedua belas batu kecubung.695

Yesaya 54:11-12 berkata, "...Sesungguhnya, Aku akan meletakkan alasmu dari batu hitam dan dasar-dasarmu dari batu nilam. Aku akan membuat kemuncak-kemuncak tembokmu dari batu delima, pintu-pintu gerbangmu dari batu manikam merah dan segenap tembok perbatasanmu dari batu permata." Apa yang dinubuatkan oleh Nabi Yesaya dikembangkan dalam Kitab Wahyu pasal 21:19-20.

Menurut seorang sarjana dari abad ketujuh belas,696 batu permata yang diceritakan dalam daftar ini sama dengan batu permata yang melambangkan kedua belas rasi bintang, tetapi urutan yang dipakai dalam dua ayat ini berlawanan dengan urutan rasi bintang yang tradisional. Menurut Beasley-Murray, urutan ini menandai bahwa kerinduan yang dirindukan oleh orang kafir dapat dipenuhi dalam Anak Domba dan dalam Allah.697 Morris698 mengamati kesejajaran tersebut, tetapi menurut dia, urutannya diputarbalikkan untuk menandai bahwa rasi bintang harus ditolak oleh umat Allah.

Walaupun rinciannya sulit dipastikan, tetapi secara menyeluruh ada kesan bahwa keindahan dan kemewahan Kota Yerusalem Baru tak terkatakan.

Hagelberg: Why 21:21 - -- 21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas mu...

21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.

Rabi-rabi Israel zaman itu juga berkata bahwa pintu gerbang Yerusalem akan dibuat dari sebuah mutiara.699 Mutiara seperti apa yang diungkapkan dalam ayat ini sulit dibayangkan. Demikian juga emas yang tembus cahaya seperti kaca bening.

Pada zaman itu kaca biasanya gelap. Hanya orang kaya raya sajalah yang mempunyai kaca bening. Tetapi tidak ada orang di bumi ini yang mempunyai emas yang sungguh murni, apalagi yang bagaikan kaca bening!

Menurut 1 Raja-raja 6:30 lantai Bait Allah dilapisi emas. Tetapi menurut ayat ini, jalannya dibuat dari emas murni!

Hagelberg: Why 21:21 - -- 21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas mu...

21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.

Rabi-rabi Israel zaman itu juga berkata bahwa pintu gerbang Yerusalem akan dibuat dari sebuah mutiara.699 Mutiara seperti apa yang diungkapkan dalam ayat ini sulit dibayangkan. Demikian juga emas yang tembus cahaya seperti kaca bening.

Pada zaman itu kaca biasanya gelap. Hanya orang kaya raya sajalah yang mempunyai kaca bening. Tetapi tidak ada orang di bumi ini yang mempunyai emas yang sungguh murni, apalagi yang bagaikan kaca bening!

Menurut 1 Raja-raja 6:30 lantai Bait Allah dilapisi emas. Tetapi menurut ayat ini, jalannya dibuat dari emas murni!

Hagelberg: Why 21:22 - -- 21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. Bait Suci, de...

21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.

Bait Suci, dengan segala lambang-lambangnya, tidak ada lagi karena kenyataan yang diceritakan lewat lambang-lambang itu kini sudah hadir, yaitu di dalam pribadi Yesus Kristus, yang terus dijuluki sebagai Anak Domba.

Hagelberg: Why 21:22-27 - -- 3. Kemuliaan Yerusalem Baru (21:22-27)

3. Kemuliaan Yerusalem Baru (21:22-27)

Hagelberg: Why 21:22 - -- 21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu. Bait Suci, de...

21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.

Bait Suci, dengan segala lambang-lambangnya, tidak ada lagi karena kenyataan yang diceritakan lewat lambang-lambang itu kini sudah hadir, yaitu di dalam pribadi Yesus Kristus, yang terus dijuluki sebagai Anak Domba.

Hagelberg: Why 21:23 - -- 21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Sepe...

21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Seperti yang sudah ditekankan dalam pasal 21:11, kemuliaan Allah nyata, bahkan bercahaya, di dalam Yerusalem Baru. Yesaya 60:19 menegaskan keadaan yang sama: "Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi Tuhan akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu."

Hagelberg: Why 21:23 - -- 21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Sepe...

21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Seperti yang sudah ditekankan dalam pasal 21:11, kemuliaan Allah nyata, bahkan bercahaya, di dalam Yerusalem Baru. Yesaya 60:19 menegaskan keadaan yang sama: "Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi Tuhan akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu."

Hagelberg: Why 21:24 - -- 21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya700 dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya Dalam ayat ini (yang dilatarbelaka...

21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya700 dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya

Dalam ayat ini (yang dilatarbelakangi Yesaya 60:3-11) tema kesejajaran antara Yerusalem Baru dan Babel diungkapkan lagi. Dalam pasal 17 dan 18 bangsa-bangsa dan raja-raja disesatkan dan dijadikan mabuk oleh Kota Babel (lihatlah misalnya pasal 17:2, 15, 18; 18:3, 9, dan 23). Tetapi pada zaman kekekalan, bangsa-bangsa dan raja-raja yang ada menyerahkan kekayaan mereka kepadanya. (Bandingkanlah nas ini dengan pasal 22:2.) Akhirnya Yerusalem Baru merebut kembali loyalitas mereka, dan Babel dikalahkan oleh Yerusalem Baru.701

Keadaan rohani mereka yang ada di luar Yerusalem Baru, yang membawa kekayaan mereka ke kota yang indah itu perlu dipikirkan. Kita sudah melihat bahwa mereka yang menang akan didudukkan di atas takhta Tuhan Yesus, dan akan memerintah atas bangsa-bangsa. Keadaan orang percaya yang tidak menang, yang tidak bertobat sesuai dengan tuntutan-tuntutan yang diungkapkan dalam pasal 2-3, tidak dibahas. Mungkinkah mereka seperti ini? Mereka selamat, sehingga tidak dilemparkan ke dalam lautan api, tetapi mereka tidak meraih mahkota dan takhta. Mereka menjadi warga dari kerajaan kekekalan, tetapi tanpa pahala. Mungkinkah ayat ini menjelaskan keadaan mereka? Mereka di luar Kota Yerusalem Baru, mereka menikmati cahayanya di sana, dan mereka membawa kekayaan mereka kepadanya, tetapi mereka tidak boleh tinggal di dalamnya.

Hagelberg: Why 21:24 - -- 21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya700 dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya Dalam ayat ini (yang dilatarbelaka...

21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya700 dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya

Dalam ayat ini (yang dilatarbelakangi Yesaya 60:3-11) tema kesejajaran antara Yerusalem Baru dan Babel diungkapkan lagi. Dalam pasal 17 dan 18 bangsa-bangsa dan raja-raja disesatkan dan dijadikan mabuk oleh Kota Babel (lihatlah misalnya pasal 17:2, 15, 18; 18:3, 9, dan 23). Tetapi pada zaman kekekalan, bangsa-bangsa dan raja-raja yang ada menyerahkan kekayaan mereka kepadanya. (Bandingkanlah nas ini dengan pasal 22:2.) Akhirnya Yerusalem Baru merebut kembali loyalitas mereka, dan Babel dikalahkan oleh Yerusalem Baru.701

Keadaan rohani mereka yang ada di luar Yerusalem Baru, yang membawa kekayaan mereka ke kota yang indah itu perlu dipikirkan. Kita sudah melihat bahwa mereka yang menang akan didudukkan di atas takhta Tuhan Yesus, dan akan memerintah atas bangsa-bangsa. Keadaan orang percaya yang tidak menang, yang tidak bertobat sesuai dengan tuntutan-tuntutan yang diungkapkan dalam pasal 2-3, tidak dibahas. Mungkinkah mereka seperti ini? Mereka selamat, sehingga tidak dilemparkan ke dalam lautan api, tetapi mereka tidak meraih mahkota dan takhta. Mereka menjadi warga dari kerajaan kekekalan, tetapi tanpa pahala. Mungkinkah ayat ini menjelaskan keadaan mereka? Mereka di luar Kota Yerusalem Baru, mereka menikmati cahayanya di sana, dan mereka membawa kekayaan mereka kepadanya, tetapi mereka tidak boleh tinggal di dalamnya.

Hagelberg: Why 21:25 - -- 21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana Para pembaca mula-mula di Smirna tidak me...

21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana

Para pembaca mula-mula di Smirna tidak menikmati apa yang disebut rasa aman. Harta dan jiwa mereka terancam. Keadaan mereka nanti di Yerusalem Baru begitu aman sehingga pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup. Tidak ada lagi musuh yang mengancam mereka.

Keadaan ini sudah dinubuatkan dalam Yesaya 60:11, yang berkata "Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan." Zakharia 14:7 berkata: "tetapi akan ada satu hari-hari itu diketahui oleh Tuhan-dengan tidak ada pergantian siang dan malam, dan malam pun menjadi siang." Apa yang dikiaskan dalam Efesus pasal 5:8-14 menjadi harfiah dalam Yerusalem Baru, saat malam tidak akan ada lagi.

Ada penafsir yang berkata bahwa ini bertentangan dengan pasal 7:15, saat dikatakan bahwa mereka "melayani Dia siang malam". Tetapi hal ini tidak kontradiktif karena pasal 7:15 menceritakan janji yang akan digenapi pada masa Kerajaan Seribu Tahun, sedangkan pasal 21:25 menceritakan keadaan masa kekekalan.

Hagelberg: Why 21:25 - -- 21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana Para pembaca mula-mula di Smirna tidak me...

21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana

Para pembaca mula-mula di Smirna tidak menikmati apa yang disebut rasa aman. Harta dan jiwa mereka terancam. Keadaan mereka nanti di Yerusalem Baru begitu aman sehingga pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup. Tidak ada lagi musuh yang mengancam mereka.

Keadaan ini sudah dinubuatkan dalam Yesaya 60:11, yang berkata "Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan." Zakharia 14:7 berkata: "tetapi akan ada satu hari-hari itu diketahui oleh Tuhan-dengan tidak ada pergantian siang dan malam, dan malam pun menjadi siang." Apa yang dikiaskan dalam Efesus pasal 5:8-14 menjadi harfiah dalam Yerusalem Baru, saat malam tidak akan ada lagi.

Ada penafsir yang berkata bahwa ini bertentangan dengan pasal 7:15, saat dikatakan bahwa mereka "melayani Dia siang malam". Tetapi hal ini tidak kontradiktif karena pasal 7:15 menceritakan janji yang akan digenapi pada masa Kerajaan Seribu Tahun, sedangkan pasal 21:25 menceritakan keadaan masa kekekalan.

Hagelberg: Why 21:26 - -- 21:26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.702 Ayat ini merupakan penegasan dari pasal 21:24.

21:26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.702

Ayat ini merupakan penegasan dari pasal 21:24.

Hagelberg: Why 21:26 - -- 21:26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.702 Ayat ini merupakan penegasan dari pasal 21:24.

21:26 dan kekayaan dan hormat bangsa-bangsa akan dibawa kepadanya.702

Ayat ini merupakan penegasan dari pasal 21:24.

Hagelberg: Why 21:27 - -- 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis,703 atau orang yang melakukan kekejian704 atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya te...

21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis,703 atau orang yang melakukan kekejian704 atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Di dalam Surga Baru dan Bumi Baru sudah tidak ada lagi sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta. Ayat ini menegaskan kekudusan Yerusalem Baru. Demikian juga Yesaya 52:1, yang berkata: "...Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab tidak seorang pun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu."

Hagelberg: Why 21:27 - -- 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis,703 atau orang yang melakukan kekejian704 atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya te...

21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis,703 atau orang yang melakukan kekejian704 atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Di dalam Surga Baru dan Bumi Baru sudah tidak ada lagi sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta. Ayat ini menegaskan kekudusan Yerusalem Baru. Demikian juga Yesaya 52:1, yang berkata: "...Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab tidak seorang pun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu."

Wycliffe: Why 21:1--22:5 - -- Kota Kudus (21:1-22:5) Kini kita sampai pada pewahyuan terakhir yang disampaikan kepada kita dalam Alkitab, sebuah kli...

Kota Kudus

(21:1-22:5)

Kini kita sampai pada pewahyuan terakhir yang disampaikan kepada kita dalam Alkitab, sebuah klimaks penuh kemuliaan dari segala yang telah diilhamkan Allah untuk ditulis bagi pembinaan umat-Nya sepanjang zaman. Di dalam nas ini kita berpindah dari waktu ke kekekalan. Dosa, kematian. dan semua kekuatan yang menentang Allah, kini sudah disingkirkan untuk selama-lamanya. Sebagian besar orang yang mempelajari Firman Allah yakin bahwa di dalam bagian yang terakhir ini (saya tidak berpikir tentang bagian penutup) terdapat sebuah gambaran tentang rumah abadi dari orang-orang yang ditebus dalam Kristus. Mungkin rumah ini jangan disamakan dengan surga. tetapi pasti tempat inilah yang seluruh Alkitab sebelumnya menunjuk - kota Allah, Yerusalem Baru, Sion yang di atas. Di dalam hal ini kita tidak bisa bersifat tegas di dalam menentukan bagian mana saja yang harus ditafsirkan secara simbolik dan bagian mana pula yang harus ditafsirkan secara harfiah. Berbagai pakar, yang sama-sama mengabdi pada kewenangan ilahi dari Alkitab, telah memiliki pandangan yang berbeda tentang bagaimana menafsirkan bagian ini. Bahkan Lang, yang biasanya adalah penafsir harfiah, bersikukuh menafsirkan bagian ini sebagai perlambang dan menyatakan bahwa "alasan pemakaian lambang di sini mungkin disebabkan karena tidak ada cara lain dalam pikiran kita untuk melukiskan keadaan pada waktu itu" (op. cit., hlm. 369).

Wycliffe: Why 21:1 - langit yang baru dan bumi yang haru 1. Gambaran yang terkenal ini, yang tandingannya tidak dapat ditemukan dalam sastra kuno mana pun juga, diawali dengan pernyataan Yohanes bahwa dia me...

1. Gambaran yang terkenal ini, yang tandingannya tidak dapat ditemukan dalam sastra kuno mana pun juga, diawali dengan pernyataan Yohanes bahwa dia melihat langit yang baru dan bumi yang haru. Di dalam Perjanjian Baru terdapat dua buah kata yang diterjemahkan menjadi haru, yaitu neon dan yang dipakai di ayat ini, kainos, yang memberikan kesan "kehidupan segar baru yang muncul dari tengah-tengah kerapuhan dan kehancuran dunia yang lama" (Swete). Oleh karena itu, nas ini tidak mengajarkan bahwa langit dan bumi yang baru ini baru ada untuk pertama kalinya saat itu, tetapi bahwa langit dan bumi ketika itu memiliki sifat yang baru. (Untuk pemakaian kata kainos yang lain lihat Matius 27:60; II Korintus 5:17: dan seterusnya, dan untuk sejumlah ulasan yang cemerlang mengenai kedua kata Yunani ini lihat R. C. Trench, Synonyms of the New Testament, hlm. 219-225),

Mengenai pertanyaan bahwa pada saat itu tidak ada laut lagi, tidak ada yang telah menafsirkan pernyataan ini dengan lebih masuk akan daripada Swete. "Laut merupakan bagian dari tatanan yang sudah berlalu. Laut sudah tidak ada lagi sebab, di dalam pikiran sang penulis, laut terkait dengan berbagai pengertian yang tidak cocok dengan sifat Ciptaan Baru. Bagi unsur kegelisahan ini, penyebab kehancuran dan kematian ini pemisah bangsa dan Gereja ini tidak ada tempat lagi di dalam dunia yang berisi kehidupan tanpa kematian dan damai sejahtera tak berkesudahan."

Wycliffe: Why 21:2 - kota yang kudus ... turun dari surga, dari Allah // kota, // turun dari surga // yang berhias bagaikan pengantin perempuan // kudus 2. Yohanes kini melihat kota yang kudus ... turun dari surga, dari Allah. Jika Yerusalem yang lana disebut Kota Suci, demikian juga kota yang baru; ha...

2. Yohanes kini melihat kota yang kudus ... turun dari surga, dari Allah. Jika Yerusalem yang lana disebut Kota Suci, demikian juga kota yang baru; hanya sekarang istilah tersebut benar-benar melukiskan sifat sesungguhnya dari tempat tinggal orang yang ditebus. Kesucian, sifat agung Allah, merupakan sasaran yang ditetapkan Tuhan bagi Allah sejak aural. Adalah penting bahwa tempat tinggal abadi kita disebut kota, bahkan pada zaman Perjanjian Lama (Mzm. 48:1, 8; Ibr. 11:16).

C. Anderson Scott, di dalam sebuah bab yang menakjubkan tentang tempat tinggal orang-orang yang berbahagia ini, mengatakan dengan baik. "Kota mula-mula merupakan ambisi dan kemudian merupakan keputusasaan manusia ... Manusia bangga akan sebuah kota: mereka memakai nama yang sesuai dengan kota itu; mereka membenamkan diri di dalam kuasa dan kemegahannya, tetapi di tangan manusia, kota telah berubah menjadi monster yang melahap anak-anaknya. Kita nyaris tidak berani memandang timbunan limbah dari kemanusiaan yang usang yang darinya kekayaan sudah dikuras, yang di atas kesedihan dan kejahatannya terletak sebagian besar kenyamanan dan kemegahan kota. Seluruh usaha kita, legislatif, filantropis dan religius tampaknya merupakan usaha yang gagal secara menyedihkan untuk menghadapi berbagai kejahatan yang terkait secara tak terpisahkan dengan sebuah kota yang besar. Sekalipun demikian, bagi kita Allah mempersiapkan sebuah kota. Naluri untuk mengutamakan kehidupan bersama, untuk menjalin sebuah jaringan saling belas kasihan dan ketergantungan, yang terwujud di dalam bentuk sebuah kota, sesungguhnya merupakan naluri yang benar, sehingga kesempatan untuk menyelenggarakannya merupakan hal yang hakiki bagi kebahagian sejati manusia serta pemanfaatan penuh dari kemampuan yang ada padanya. 'Tidak baik jika manusia itu sendiri.' bukan hanya berlaku untuk keluarga, atau sekelompok keluarga saja: dan penglihatan ini menunjukkan kepada kita bahwa 'peristiwa ilahi yang masih akan datang' terealisasi di dalam kehidupan bersama umat manusia, di dalam suatu masyarakat yang demikian luas sehingga tidak ada anak 'Allah yang tidak memperoleh tempat di dalamnya, tetapi juga demikian sempit sehingga paling baik bisa dilukiskan sebagai masyarakat yang tinggal di dalam satu kota saja: (The Book of Revelation, hlm. 308-310).

Bahwa Kota Suci tersebut turun dari surga rupanya menunjukkan bahwa kota tersebut bukan surga. Di sini terdapat frasa yang sering kali dilewati begitu saja - yang berhias bagaikan pengantin perempuan. Satu-satunya saat di mana perempuan berhak untuk berdandan secara meriah, satu-satunya saat di mana dia mempersiapkan diri dengan sangat cermat dan berdandan secemerlang, semenarik dan secantik mungkin adalah saat dia menikah. Bahkan, perempuan muda yang tidak terlalu cantik pun akan dikatakan cantik ketika mereka menghiasi dirinya untuk mempelai laki-laki, demikian pula Allah akan mendandani dan memperindah kita ini bagi mereka yang dikasihi-Nya. Segala hal indah yang ada di dunia sudah dibuat oleh Allah - matahari terbenam, gunung, danau, bunga mawar, pohon-pohon yang indah, butir-butir salju, awan, air terjun. Betapa akan luar biasa kota itu yang dibangun oleh Arsitek Ilahi! (Lihat juga Yoh. 14:2). Kota yang kudus adalah kota di mana tidak akan ada kebohongan dalam satu juga tahun lebih, di sana tidak akan diucapkan kata yang kotor, tidak akan ada bisnis gelap yang diupayakan, tidak akan ada gambar tidak senonoh, dan tidak akan pernah ada hidup yang korup. Kota itu akan kudus sebab semua orang di dalamnya akan kudus.

Wycliffe: Why 21:3-4 - kemah 3, 4. Seperti dalam banyak nas lainnya di dalam Kitab Wahyu, di dalam ayat 3 kita menemukan penggenapan dan kesimpulan yang sempurna dari tema terkena...

3, 4. Seperti dalam banyak nas lainnya di dalam Kitab Wahyu, di dalam ayat 3 kita menemukan penggenapan dan kesimpulan yang sempurna dari tema terkenal mengenai Allah berkemah di antara manusia. Kata Yunani yang dipakai untuk kemah di sini adalah kata Perjanjian Lama yang dipakai dalam nas-nas yang melukiskan Kemah Suci, di mana juga dikatakan bahwa di Tempat Yang Mahakudus Allah akan berjumpa dengan umat-Nya (Im. 26:11 dst.). Inilah kalimat yang dipakai Yohanes dalam gambaran pertamanya tentang Inkarnasi. "Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran (Yoh. 1:14). Kali ini kemah suci itu menetap, tidak akan ada perpisahan lagi di antara Allah dengan umat-Nya, suatu kenyataan yang tampaknya langsung dikemukakan (ay. 3). Di sini juga dikemukakan jaminan tentang lenyapnya lima aspek tragis dalam kehidupan umat manusia: air mata, maut, ratapan, tangisan, dan penderitaan (ay. 4). Alkitab tidak menyangkal adanya penderitaan dan maut, tetapi Alkitab memberikan kepastian bahwa akan tiba saatnya, oleh kasih karunia Allah, ketika semua ini tidak akan ada lagi bagi orang percaya.

Wycliffe: Why 21:5 - Tepat dan benar 5. Sebagian penafsir menunjukkan bahwa dalam ayat ini untuk pertama kalinya di dalam Kitab Wahyu, yang berbicara adalah Allah sendiri. Tentu terdapat ...

5. Sebagian penafsir menunjukkan bahwa dalam ayat ini untuk pertama kalinya di dalam Kitab Wahyu, yang berbicara adalah Allah sendiri. Tentu terdapat makna sangat penting dalam fakta bahwa di dalam kitab ini saja dari Perjanjian Baru, kebenaran yang terungkap di sini ditekankan. Allah membuktikan sendiri pernyataan agung-Nya. Dia menuntut perhatian kita dan menegaskan hakikat dan kebenaran total kita" (Walter Scott, op. cit., hlm. 404). Tepat dan benar adalah ciri dari bukan hanya Sabda yang diucapkan (dan ditulis, tetapi juga dari Firman yang Menjelma (19:9).

Wycliffe: Why 21:6-7 - Alfa dan Omega, 6, 7. Sekali lagi kita berhadapan dengan gelar Kristus, Alfa dan Omega, yang merupakan huruf pertama dan huruf terakhir dalam abjad Yunani. Ini menunj...

6, 7. Sekali lagi kita berhadapan dengan gelar Kristus, Alfa dan Omega, yang merupakan huruf pertama dan huruf terakhir dalam abjad Yunani. Ini menunjukkan bahwa Kristus sudah ada sebelum alam semesta yang diciptakan oleh-Nya ini ada, dan bahwa Dia akan tetap ada hingga akhir dari waktu, sebab segala sesuatu akan disempurnakan di dalam Dia.

Wycliffe: Why 21:8 - di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang // bagian mereka 8. Kita sekarang berhadapan dengan sesuatu yang kita sungguh-sungguh tidak menyangka akan menjumpainya dalam penggambaran tentang Kota Kudus, yaitu pe...

8. Kita sekarang berhadapan dengan sesuatu yang kita sungguh-sungguh tidak menyangka akan menjumpainya dalam penggambaran tentang Kota Kudus, yaitu petunjuk tentang golongan orang berdosa yang tidak ada di dalam kota itu. tetapi dapat dijumpai di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang. Kata-kata ini sangat mengerikan. Apabila kita menerima dengan penuh semangat dan rasa bersyukur semua janji dalam kitab ini, kita juga harus mempercayai peringatan-peringatan-Nya yang keras. Lang meminta perhatian kita kepada frasa bagian mereka dengan mengatakan bahwa "hati dapat berharap bahwa penglihatan ini akan diakhiri pada ketinggian yang cemerlang, namun sebaliknya penglihatan ini justru tenggelam hingga kedalaman yang paling rendah."

Wycliffe: Why 21:12-21 - dua belas pintu gerbang, // dua belas batu dasar, // jalan, // Pelangi 12-21. Kota ini memiliki dua belas pintu gerbang, yang masing-masing memuat nama salah satu suku Israel, dan masing-masing pintu gerbang dijaga oleh s...

12-21. Kota ini memiliki dua belas pintu gerbang, yang masing-masing memuat nama salah satu suku Israel, dan masing-masing pintu gerbang dijaga oleh seorang malaikat. Landasan tembok kota ini didirikan di atas dua belas batu dasar, yang rupanya, berarti bahwa landasan tembok tersebut terdiri atas dua belas bagian, dan di atas masing-masing bagian tersebut terdapat nama salah satu dari kedua belas rasul. Panjang, lebar dan tinggi kota tersebut ialah sekitar 1.500 mil. Tampaknya bila dibaca sekilas kota ini berbentuk kubus, tetapi saya dengan yakin mengikuti pandangan Simcox dan banyak penafsir lainnya yang beranggapan bahwa bentuk kota ini seperti kerucut atau piramida. Kata yang diterjemahkan dengan jalan, plateia, secara harfiah berarti tempat yang luas, dan dari kata ini pula muncul istilah yang kita kenal dengan plaza. Tembok kota terbuat dari batu yaspis, sedangkan kota terbuat dari emas, pintu gerbangnya terbuat dari mutiara, dan kedua belas bagian dasar terbuat dari dua belas batu permata. (Untuk penelitian tentang penduduk yang mungkin tinggal dalam kota dengan ukuran ini, lihatlah esei yang bagus dari F. W. Boreham, Wisps of Wildfire, hlm. 202-212).

J. N. Darby hampir tidak pernah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui arti dari suatu nas Alkitab, namun tentang batu-batu ini, dia pernah mengatakan. "Pembedaan dari masing-masing batu tersebut mengandung rincian-rincian yang ada di luar pengetahuan saya" (Collected Writing, V:154). "Jika kita membandingkan warna dari batu-batu dasar tersebut dengan warna pelangi," kata Govett (op. cit., in loco) "kita akan menemukan, menurut hemat saya, suatu kesamaan yang disengaja, sekalipun, karena kita tidak terlalu mengenal batu-batu yang berharga tersebut, kita tidak dapat mendekati suatu kesimpulan yang memuaskan. Batu-batu tersebut, dengan masing-masing warnanya. dibandingkan dengan warna pelangi adalah sebagai berikut:

Pelangi :

1. Merah

2. Jingga

3. Kuning

4. Hijau

5. Biru

6. Nila

7. Ungu

1. Yaspis, agak hijau? agak kuning?

2. Nilam, biru langit

3. Mirah, kira-kira hijau dan biru

4. Zamrud, hijau

5. Sardis, merah

6. Unam, merah dan putih

7. Ratna cempaka, kuning

8. Beril, hijau laut

9. Krisolit, kuning

10. Krisopras, hijau emas

11. Lazuardi, ungu

12. Kecubung, merah mawar

Wycliffe: Why 21:23 - -- 23, 23. Yohanes kemudian mengemukakan bahwa kota ini tidak ada bait sucinya dan diterangi dengan demikian cemerlang oleh kemuliaan Allah sehingga tida...

23, 23. Yohanes kemudian mengemukakan bahwa kota ini tidak ada bait sucinya dan diterangi dengan demikian cemerlang oleh kemuliaan Allah sehingga tidak memerlukan sinar matahari atau bulan, sekalipun keduanya masih tetap bersinar. "Selama manusia tinggal di sini dengan keadaan sama dengan keadaan sama akan rahasia kehadiran-Nya dalam hidup. waktu di mana kita mengklaim dan memberitakan persekutuan dengan Dia. pikiran yang dengan sengaja kita arahkan kepada manifestasi dari kasih-Nya di dalam Kristus. dan dari kehendak-Nya dalam melaksanakan tugas. Tetapi di sana tidak ada bait suci. karena alasan yang sederhana: yaitu bait suci tidak diperlukan. Hal yang saat ini harus dibatasi dan dikhususkan untuk Allah - ya, bahkan yang harus dipertahankan dengan keyakinan dan kekuatan kehendak terhadap serangan yang datang - di sana telah meluas hingga meliputi seluruh wilayah pengalaman dan kegiatan manusia. Kehadiran Allah tidak perlu dicari lagi: kehadiran itu dikenali, dirasakan, universal dan merasuk segala sesuatu seperti terangnya siang (C. Anderson Scott. op. cit., in loco). Nas kita tidak mengatakan bahwa di dalam kekekalan tersebut tidak ada matahari atau bulan, tetapi bahwa kita tidak memerlukan terang matahari dan bulan sebab kemuliaan Allah akan menerangi kota itu. Sebagaimana kita memerlukan lilin pada malam hari. namun tidak memerlukannya pada siang hari, demikian pula kita membutuhkan terang dari matahari dan bulan dalam kehidupan kita saat ini, tetapi tidak akan kita perlukan lagi di hadapan Allah yang adalah terang itu sendiri.

Wycliffe: Why 21:24-26 - bangsa-bangsa // raja-raja di bumi 24-26. Paragraf yang terdiri atas tiga ayat ini sangat sulit untuk dipahami. Siapakah gerangan bangsa-bangsa yang berjalan di dalam cahaya Kota Kudus ...

24-26. Paragraf yang terdiri atas tiga ayat ini sangat sulit untuk dipahami. Siapakah gerangan bangsa-bangsa yang berjalan di dalam cahaya Kota Kudus dan siapa pula raja-raja di bumi yang membawa kekayaan mereka ini? Govett mungkin benar ketika mengatakan. "Yang dimaksudkan dengan 'raja-raja dibumi adalah raja dari bangsa-bangsa. Karena bangsa-bangsa tersebut kini telah dialihkan ke dunia yang baru, demikian pula raja-raja mereka. Subordinasi kedudukan merupakan bagian dari skema abadi Allah untuk kekekalan. Mereka disebut 'raja-raja di bumi' untuk membedakan mereka dengan 'raja-raja dari kota itu.' Waktu itu terdapat dan kelompok raja: yaitu orang-orang yang dijadikan raja dan imam bagi Allah oleh darah Yesus, yang telah bangkit dari kematian dan tinggal bersama dengan Allah: dan orang-orang yang masih di dalam daging dim tinggal di antara bangsa-bangsa di luar kota tersebut. Hal ini disebabkan karena para anggota kota tersebut adalah raja dari raja dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya' (22:6). Dengan demikian, raja-raja di bumi yang sadar akan kedudukan mereka yang lebih rendah. dan yang ingin tampil di hadapan Allah beserta para hamba-Nya yang telah bangkit, datang membawa upeti."

Wycliffe: Why 21:27 - di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu 27. Ayat ini termasuk yang paling meyakinkan, menghibur dan penuh harapan dalam Alkitab: mereka yang masuk ke dalam kota itu adalah mereka yang namany...

27. Ayat ini termasuk yang paling meyakinkan, menghibur dan penuh harapan dalam Alkitab: mereka yang masuk ke dalam kota itu adalah mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Dua faktor mengerikan yang tidak dapat dielakkan mencegah manusia untuk masuk ke dalam Kota Kudus itu - dosa dan maut. Adalah Anak Domba yang menghapus dosa dunia, dan adalah Anak Allah yang memberikan kepada kita kehidupan sebaliknya dari maut. Tertulis di dalam Kitab Kehidupan Anak Domba berarti sudah ditebus oleh Anak Domba Allah.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Why 21:1-8 - Penglihatan mengenai Yerusalem Baru Hari merekah, dan bayang-bayang menghilang. Sebuah dunia yang baru sekarang muncul, setelah dunia yang sebelumnya sudah punah. I. Kata-...

Matthew Henry: Why 21:9-27 - Penglihatan mengenai Yerusalem Baru Penglihatan mengenai Yerusalem Baru (21:9-27) Sekarang kita tiba pada penglihatan itu sendiri. I. Orang yang membuka penglihatan Rasul Y...

SH: Why 21:1-8 - Langit dan bumi baru (Selasa, 19 Desember 2006) Langit dan bumi baru Kemenangan mutlak Kristus yang mengakhiri segala musuh Allah memuncak dalam langit dan bumi yang baru. Bukan sekadar diperba...

SH: Why 21:1-4 - Sirnanya lara. (Rabu, 20 November 2002) Sirnanya lara. Harapan selalu memiliki dua sisi. Pertama adalah kebahagiaan. Kedua adalah keresahan. Keseluruhan perikop ini selain merupaka...

SH: Why 21:5--22:5 - Kota yang mulia. (Kamis, 21 November 2002) Kota yang mulia. Banyak orang Kristen yang ingin menjadikan dunia ini sebagai "Kota Allah". Mereka berusaha mempengaruhi kebudayaan dan ...

SH: Why 21:9--22:5 - Yerusalem baru (Rabu, 20 Desember 2006) Yerusalem baru Bila Babel melambangkan manusia-manusia yang terbelenggu dan dimurkai Allah, maka Yerusalem baru adalah manusia umat yang sudah di...

Utley: Why 21:1-4 - --NASKAH NASB (UPDATED): Wahy 21:1-41 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlal...

Utley: Why 21:5-8 - --NASKAH NASB (UPDATED): Wahy 21:5-85 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliska...

Utley: Why 21:9-14 - --NASKAH NASB (UPDATED): Wahy 21:9-149 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka te...

Utley: Why 21:15-21 - --NASKAH NASB (UPDATED): Wahy 21:15-2115 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta ...

Utley: Why 21:22-27 - --NASKAH NASB (UPDATED): Wahy 21:22-2722 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian j...

Topik Teologia: Why 21:1 - -- Pekerjaan-Pekerjaan Allah Janji Penciptaan Baru Yes 11:1-9 Yes 41:18-20 Yes 65:17-25 Yes 66:22-23 Hos 2:17-18 Mat 19:28 Kis 3:21 Ro...

Topik Teologia: Why 21:2 - -- Pekerjaan-Pekerjaan Allah Janji Penciptaan Baru Yes 11:1-9 Yes 41:18-20 Yes 65:17-25 Yes 66:22-23 Hos 2:17-18 Mat 19:28 Kis 3:21 Ro...

Topik Teologia: Why 21:3 - -- Allah yang Berpribadi Allah (Yun.: Theos) Mat 1:23 Mat 5:8-9 Mat 23:22 Mar 10:27 Mar 12:29-30 Luk 1:47 Yoh 3:16 Yoh 4:24 Ki...

Topik Teologia: Why 21:4 - -- Allah yang Berpribadi Natur Allah sebagai Pribadi Allah itu Imanen Kej 2:7 Kel 29:45-46 Ula 4:7 Ula 4:39 Ayu 33:4 Ayu 34:14-15 ...

Topik Teologia: Why 21:5 - -- Pekerjaan-Pekerjaan Allah Urutan Penciptaan Allah Janji Penciptaan Baru Yes 11:1-9 Yes 41:18-20 Yes 65:17-25 Yes 66:22-23 Hos 2...

Topik Teologia: Why 21:6 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Pekerjaan-Pekerjaan Allah Urutan Penciptaan Allah Janji Penciptaan Baru Yes 11:1-9 ...

Topik Teologia: Why 21:7 - -- Pekerjaan-Pekerjaan Allah Urutan Penciptaan Allah Janji Penciptaan Baru Yes 11:1-9 Yes 41:18-20 Yes 65:17-25 Yes 66:22-23 Hos 2...

Topik Teologia: Why 21:8 - -- Yesus Kristus Keilahian Kristus Klaim Perjanjian Baru atas Keilahian Yesus Yesus Mengerjakan Pekerjaan Allah Pekerjaan A...

Topik Teologia: Why 21:9 - -- Gereja Kiasan dan Nama untuk Umat Allah, Gereja Gereja adalah Kudus Ula 14:2 Yes 62:12 Mat 5:48 Yoh 17:17-19 Rom 12:1 1Ko 1:2 1...

Topik Teologia: Why 21:10 - -- Gereja Kiasan dan Nama untuk Umat Allah, Gereja Gereja adalah Kudus Ula 14:2 Yes 62:12 Mat 5:48 Yoh 17:17-19 Rom 12:1 1Ko 1:2 1...

Topik Teologia: Why 21:11 - -- Eskatologi Surga Lukisan Surga Yerusalem Baru Wah 3:11-12 Wah 21:1-27 Wah 22:1-5

Topik Teologia: Why 21:22 - -- Allah yang Berpribadi Tuhan Allah yang Mahakuasa (Yun.: Kurios Theos Pantokrator) Wah 4:8 Wah 11:16-17 Wah 15:3 Wah 16:7 Wa...

Topik Teologia: Why 21:23 - -- Allah yang Berpribadi Kemuliaan Allah sebagai Keberadaan-Nya Kel 15:11 Kel 24:17 Kel 40:34-35 Ima 9:23 Bil 14:21 Ula 5:24 1Ra 8:11 ...

Topik Teologia: Why 21:24 - -- Allah yang Berpribadi Natur Allah sebagai Pribadi Allah itu Aktif Allah Aktif dalam Sejarah Dunia (yang Akan Datang) ...

Topik Teologia: Why 21:27 - -- Dosa Konsekuensi Dosa Dosa Menyebabkan Keterpisahan dari Allah Kej 3:22-24 Ula 25:16 Ula 31:16-18 2Ta 24:20 Ayu 35:12-13 Maz 5:...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Perjuangan dan Penyelesaian Tanggal Penulisan: 90-96 M Latar Belakang Kitab Wahyu adalah kitab Perjan...

Full Life: Wahyu (Garis Besar) Garis Besar Prolog (Wahy 1:1-8) I. Tuhan yang Diagungkan dan Jemaat-Jemaat-Nya (Wahy 1:9-3:22) A. Penglihatan dar...

Matthew Henry: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tidak semestinya mengurangi nama baik dan wewenang kitab ini bahwa ia sudah ditolak oleh orang-orang yang bobrok pikirannya. Jemaat Allah pada u...

Jerusalem: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Kata "Wahyu" dalam judul Kitab ini menterjemahkan kata Yunani yang berbunyi "Apokalipsis". Kata ini...

Ende: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHJU JOANES KATA PENGANTAR Tjorak chas karangan ini Dalam ajat pertama, mengenai isinja, karangan ini disebut "Wahju Jesus Kristus". Selandjutnja dit...

Hagelberg: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Pendahuluan Walaupun kitab ini seringkali ditafsirkan dengan pendekatan yang bermacam-macam, sangat diharapkan agar pembahasan berikut ini...

Hagelberg: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR wahyu I. Bagian Pertama: "...apa yang telah kaulihat..." (1:1-20) A. Pembukaan Kitab (1:1-8) ...

Hagelberg: Wahyu DAFTAR PUSTAKA wahyu Daftar Kepustakaan Bauckham, Richard, The Climax of Prophecy: Studies on the Book of Revelation, T & T Clark, Edinburgh, 199...

Wycliffe: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN WAHYU Catatan: Pada awal dari tafsiran singkat atas kitab terakhir yang tak kunjung habis dari kanon Perjanjian Baru ini, sesuatu hal ten...

Wycliffe: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR WAHYU I. Surat kepada tujuh jemaat di Asia (1:9-3:22). II. Kitab bermeterai tujuh dan peristiwa di bumi yang diumumkan olehnya (...

BIS: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dianiaya karena percaya kepada Yesus Krist

WAHYU KEPADA YOHANES

PENGANTAR

Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dianiaya karena percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan. Maksud utama penulisnya ialah untuk memberi harapan serta semangat kepada para pembacanya, dan juga untuk mendorong mereka supaya tetap percaya pada waktu dianiaya dan ditekan.

Isi buku ini sebagian besar terdiri dari beberapa rangkaian wahyu dan penglihatan yang dikemukakan dengan memakai bahasa perlambang yang dapat difahami artinya oleh orang-orang Kristen zaman itu, tetapi sulit dimengerti oleh orang-orang lain. Pokok pikiran yang dikemukakan dalam buku ini diulang-ulangi dalam bermacam-macam cara melalui berbagai-bagai rangkaian penglihatan. Meskipun terdapat banyak perbedaan pendapat mengenai tafsiran yang terperinci tentang isi buku ini, namun inti sari pokok pikirannya jelas, yaitu bahwa melalui Kristus, Allah akhirnya akan mengalahkan semua musuh-Nya, termasuk Iblis. Dan apabila kemenangan itu sudah tercapai, Allah akan memberikan surga yang baru dan bumi yang baru sebagai hadiah kepada umat-Nya yang setia.

Isi

  1.  Pendahuluan
    Wahyu 1:1-8
  2.  Penglihatan permulaan dan surat-surat kepada ketujuh jemaat
    Wahyu 1:9-3:22
  3.  Gulungan buku dan tujuh segel
    Wahyu 4:1-8:1
  4.  Tujuh trompet
    Wahyu 8:2-11:19
  5.  Naga dan dua ekor binatang
    Wahyu 12:1-13:18
  6.  Berbagai-bagai penglihatan
    Wahyu 14:1-15:8
  7.  Tujuh wadah amarah Allah
    Wahyu 16:1-21
  8.  Hancurnya Babel, kalahnya binatang, nabi palsu dan Iblis
    Wahyu 17:1-20:10
  9.  Hukuman terakhir
    Wahyu 20:11-15
  10.  Langit baru, bumi baru, Yerusalem baru
    Wahyu 21:1-22:5
  11.  Penutup
    Wahyu 22:6-21

Ajaran: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Pend

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Yohanes.

Tahun : Sekitar tahun 95-96 sesudah Masehi.

Penerima : Ketujuh jemaat di Asia Kecil (tetapi juga semua jemaat Yesus Kristus di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab Wahyu ini terdiri dari 22 pasal. Di dalam Kitab ini, kita dapat melihat dengan jelas apa yang diwahyukan Allah kepadanya tentang apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi kemudian atas seluruh umat manusia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Wahyu

  1. Pasal 1 (Wahy 1:9-12).

    Pengajaran tentang apa yang telah dilihat oleh Rasul Yohanes Bagian ini menceritakan tentang rahasia ketujuh bintang dan ketujuh kaki dian emas. (Wahy 1:17-20).

  2. Pasal 2-3 (Wahy 2:1-3:22).

    Pengajaran tentang apa yang terjadi sekarang

    Bagian ini berisi pesan kepada ketujuh jemaat. Ketujuh jemaat ini menggambarkan keadaan jemaat Kristen di seluruh dunia.

  3. Pasal 4-22 (Wahy 4:1-22:21).

    Pengajaran tentang apa yang terjadi di masa depan

    Bagian ini berisikan tentang masa depan yang terjadi di dunia, yaitu siksaan besar bagi isi dunia. Setelah malapetaka itu terjadi, Yesus Kristus datang untuk mendirikan Kerajaan Seribu Tahun, dan sesudahnya Iblis dan pengikutnya dihancurkan akhirnya, dunia dan langit ini akan dijadikan baru. Puncak dari isi Kitab Wahyu ini adalah berita dan janji tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

    Pendalaman

    1. Kalau kenyataan akhir dunia ini sudah jelas, yaitu kedatangan kedua kali dari Yesus Kristus ke dunia ini, dengan membawa kemenangan, maka apakah yang akan saudara lakukan dalam penderitaan hidup sebagai orang Kristen? Setia? Ataukah mundur?
    2. Kalau orang-orang kudus akan diberkati saudara yang ada di dalam kekudusan dan kemenangan Kristuslah yang diberkati. Saudara sekarang berada di pihak yang mana?

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Wahyu?
  2. Apakah hasil dari mempelajari Kitab Wahyu?
  3. Bagaimanakah keadaan ketujuh jemaat itu?
  4. Apakah janji Tuhan Yesus akan kedatangan-Nya?
  5. Apakah yang akan dialami oleh orang percaya setelah dunia in diperbaharui?

Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Apa yang akan terjadi pada masa depan PENULIS.Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (1:1, 4, 9; 22:8), tetapi ia tidak mengakui di

Apa yang akan terjadi pada masa depan

PENULIS.
Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (1:1, 4, 9; 22:8), tetapi ia tidak mengakui dirinya sebagai rasul Yohanes, dan beberapa orang mengemukakan bahwa penulisnya adalah Yohanes yang lain, sebab:

1. Bahasa Yunani yang dipakai dalam Wahyu sangat tidak biasa, tidak seperti bahasa Yunani yang dipakai dalam Injil Yohanes.
2. Dalam Injil, Yohanes tidak pernah menuliskan namanya.
3. Ciri-ciri tema dari Injil Yohanes, yaitu kasih dan kebenaran, hampir tidak muncul dalam Wahyu. Tetapi, keberatan-keberatan ini mudah dijawab. Bahasa Yunani yang dipakai sengaja tidak seperti biasanya -- bukan bahasa Yunani yang jelek -- karena menuliskan nubuatan. Kedua, Injil pada dasarnya adalah biografi dari Yesus, dan Yohanes tidak ingin memasukkan dirinya ke dalam tulisan itu. Tetapi, Wahyu merupakan penyataan yang diberikan kepada seseorang, tentu nama orang itu memberikan keabsahan pada wahyu itu. Ketiga, kita tidak mungkin mengharapkan kasih menjadi tema kunci dari suatu kitab yang berbicara mengenai penghakiman!

PENERIMANYA.
Kitab ini berisi tujuh surat kepada tujuh jemaat (lebih tegasnya kepada 'para malaikat' mereka) di Asia. Terdapat banyak jemaat di Asia, tetapi hanya tujuh yang dipilih, pertama karena angka tujuh menyatakan kesempurnaan atau keutuhan; tujuh melukiskan seluruh jemaat dalam sepanjang sejarah, dan kedua, sebab ke tujuh jemaat tersebut melambangkan seluruh ragam jemaat jemaat sepanjang zaman, mulai dari jemaat di Smirna, yang tidak ada hal buruk disebutkan, sampai jemaat di Laodikia, yang tidak ada satu hal baik pun disebutkan.

WAKTU PENULISAN.
Kitab ini ditulis pada saat yang bersamaan dengan memuncaknya penganiayaan atas jemaat-jemaat. Kristen sudah mengalami aniaya, tetapi sekarang mereka harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Penganiayaan pertama yang terbesar terjadi di bawah pemerintahan Kaisar Nero dan seolah-olah tercermin dalam kitab itu -- mungkin dengan angka '666' yang misterius itu (13:18). Ada penganiayaan kedua yang lebih kejam, yaitu di bawah Kaisar Domitian yang berlangsung dari tahun 91-95 M. dan banyak orang berpendapat bahwa Yohanes menulis kitab ini pada masa tersebut.

CIRI-CIRI KHUSUS.
Kitab ini mewakili tulisan Yahudi yang khusus. Kitab ini berisi wahyu; suatu penyingkapan, suatu penyataan, tetapi ditulis dalam bentuk yang gamblang dan puitis. Sukar untuk memahami tulisan ini, tetapi kitab ini sangat penting untuk dipelajari oleh Kristen jika ia ingin mempelajari sejarah dengan benar.

Pesan

1. Menafsirkan kitab Wahyu.
Kitab ini berisi banyak simbol di antaranya yang paling menonjol adalah angka
tujuh:
o Tujuh gereja. Wah 1:4
o Tujuh roh. Wah 1:4
o Tujuh kaki dian. Wah 1:12
o Tujuh bintang. Wah 1:16
o Tujuh meterai. Wah 5:1
o Tujuh tanduk. Wah 5:6
o Tujuh malaikat. Wah 8:2
o Tujuh sangkakala. Wah 8:2
o Tujuh guruh. Wah 10:3
o Tujuh kepala. Wah 12:3
o Tujuh malapetaka. Wah 15:1
o Tujuh cawan emas. Wah 15:7
o Tujuh raja. Wah 17:10

Selain itu, masih mungkin kita temukan hal-hal yang berhubungan dengan angka
tujuh dalam kitab ini, yang tidak dijelaskan secara khusus. Angka tujuh berarti
keutuhan, kesempurnaan. Angka itu merupakan angka Allah, seperti juga halnya
dengan angka enam adalah angka manusia.
Kitab ini harus dimengerti sebagai kitab yang membangkitkan semangat pada
saatsaat penganiayaan. Bahkan kitab ini menandaskan bahwa keberadaan Nero dalam
sejarah adalah bagian dari rencana Allah.
Dan, kitab ini menekankan tentang penghakiman: pada puncaknya Allah akan
menuntut perliitungan. Pembohong, penipu, orang-orang yang amoral seakan-akan
terlepas dari penghukuman. Dan, kita sering kali menjadi tidak sabar' Berapa
lamakah?'(Wah 6:10). Hari penghakiman mereka sudahditetapkan.

2. Empat pola penafsiran.
o Wahyu sebagai sejarah menafsirkan Wahyu seolah-olah ditujukan kepada Kristen
penerimanya di abad pertama. Petunjuk-petunjuk sejarah hanya untuk orang dan
peristiwa-peristiwa saat itu. Semua rahasia tentang Wahyu dimengerti oleh para
pembaca pertamanya tetapi kita tidak perlu berharap untuk melihat kesesuaian
wahyu tersebut secara rind dengan zaman kita sekarang.
o Wahyu sebagai nubuatan menafsirkan Wahyu sebagai kitab yang membeberkan garis
besar jangka panjang jalannya sejarah, dimulai dari abad pertama dan melaju
dengan pasti sampai pada masa kini terus sampai pada akhir zaman.
o Wahyu sebagai pemaparan masa depan. Sama sekali tidak memandangnya sebagai
kitab yang menyinggung sejarah tetapi semata membicarakan akhir zaman.
o Wahyu berlsikan lambang-lambang. Wahyu dipandang sebagai sesuatu yang penuh
dengan lambang-lambang yang masing-masing harus ditafsirkan tersendiri dan
tidak mempunyai hubungan dengan sejarah dunia. Mungkin tak satu pun dari
pandangan- pandangan di atas yang memuaskan. Pandangan sejarah membuat Wahyu
hanya sedikit berguna bagi kita, dan pandangan masa depan membuat kitab ini
hanya cocok untuk Kristen yang hidup pada akhir zaman.

Tetapi nubuat-nubuat sering mempunyai dua pokok acuan, yaitu: kejadian yang
segera akan terjadi dan yang masih jauh. Nubuatan Yesaya yang terkenal tentang
seorang anak (Yes 7:14) menunjuk kepada seorang wanita muda pada zaman Yesaya
dan kepada Maria, ibu Tuhan Yesus. Nubuatan-nubuatan ini juga menunjuk ke
pemerintahan Domitian maupun ke kejadian-kejadian di akhir zaman.

3. Angka misterius 666 (Wah 13:10).
Teka-teki ini tergantung pada fakta bahwa baik bahasa Ibrani maupun Yunani,
huruf-huruf abjad juga dipakai untuk bilangan. Oleh karena itu, tiap-tiap kata
mempunyai nilai bilangan dan setiap angka bisa merupakan suatu kode untuk kata
tertentu. Kaisar Nero, jika ditulis dalam bahasa Ibrani, berjumlah 666. Titus
merupakan pemecahan lain, dan kali ini dalam bahasa Yunani, dan kata ini
menunjuk kepada kaisar ketiga yang bernama Titus Domitian.

Penerapan

Berita dalam Wahyu sederhana: semua sejarah adalah 'Sejarah-Nya', sudah ditulis dan akan berakhir dengan penghakiman untuk seluruh dunia. Dan dalam terang pengetahuan ini Kristen harus mendapatkan penghiburan, terutama di saat-saat penganiayaan.

Tema-tema Kunci

1. Babel.
Kejatuhan Babel di gambarkan secara rinci dalam pasal 18, 19. Pakailah konkordansi untuk mempelajari ajaran Alkitab tentang Babel. Mulailah dari Kejadian 11, perhatikan bahwa Babel adalah Babilonia. Terutama perhatikan nubuatan Yesaya mengenai Babilonia. Dalam Wah 18:1-24 tunjukkanlah tujuh ratapan untuk Babel, mulai dengan ratapan malaikat dalam ayat 1-3.

2. Malapetaka.
Bandingkan ketujuh malapetaka dalam pasal 16 dengan sepuluh malapetaka dalam Keluaran 7-11. Perhatikan bagaimana bagian Wahyu ini sengaja dihubungkan dengan kejadian dalam Keluaran (lihat Wah 15:2-4). Mengapa penglihatan mengenai penghakiman dihubungkan dengan Keluaran yang biasanya dianggap sebagai peristiwa penyelamatan?

3. Dua orang saksi.
Ada pasal yang membuat kita penasaran (Wah 11:1-13), yang menggambarkan dua orang saksi yang juga disebut sebagai dua orang nabi, walaupun nama mereka tidak pernah disebut. Beberapa penafsir menafsirkan bahwa dua saksi ini adalah dua jemaat; yang lain lebih cenderung untuk menafsirkan mereka sebagai nabi Perjanjian Lama yang kembali ke bumi. Musa dan Elia dianggap sebagai kedua saksi itu. Mengapa mereka berdua? Apa penjelasan lebih lanjut tentang hal ini yang dikemukakan dalam Zakharia 4?

4. Pohon kehidupan.
Alkitab dimulai dengan sebuah taman (Kej 2:8) dan berakhir dengan sebuah taman (Why 22). Bandingkan dan tunjukkan perbedaannya antara dua pasal pertama dengan dua pasal terakhir Alkitab.

5. Tuhan Yesus Kristus.
Pelajarilah seluruh kitab dan buatlah sebuah daftar dari nama-nama dan julukan bagi Yesus. Alfa dan Omega (huruf pertama dan ter akhir dalam abjad Yunani), keturunan Daud dan lain-lain. Khususnya perhatikan gelar utama: Anak Domba (28 kali). Apa arti penting dari gelar ini (lihat juga Yoh 1:29-37); Ibr 9:1-28; 1 Kor. 5:7; 1 Ptr. 1:18, 19)? Tetapi perhatikan cara indah kitab ini menggambarkan kemuliaan Yesus, ditutup dengan sebuah petunjuk sederhana kepada Tuhan (kemuliaan-Nya) Yesus (kerendahanhati-Nya). Amin.

Datanglah Tuhan Yesus!

Garis Besar Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) [1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20 Wah 1:1-3Pengantar Wah 1:4-8Salam Wah 1:9-20Penglihatan yang pertama [2] TUJUH SURAT KEPADA TUJUH JEMAAT Wah 2:

[1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20

Wah 1:1-3Pengantar
Wah 1:4-8Salam
Wah 1:9-20Penglihatan yang pertama

[2] TUJUH SURAT KEPADA TUJUH JEMAAT Wah 2:1-3:22

[3] PENGLIHATAN TENTANG SURGA Wah 4:1-11

[4] TUJUH METERAI Wah 5:1-8 :5

Wah 5:1-14Pendahuluan: kitab dan singa
Wah 6:1-17Enam meterai dibuka
Wah 7:1-17Pemeteraian simbolis orang-orang kudus
Wah 8:1-5Meterai ketujuh dibuka

[5] TUJUH SANGKAKALA Wah 8:6-11:19

Wah 8:6-9:21Enam sangkakala berbunyi
Wah 10:1-11:14Tujuh guruh dan dua saksi
Wah 11:15-19Sangkakala ketujuh

[6] TUJUH TANDA Wah 12:1-14:20

Wah 12:1-6Perempuan yang berselubungkan matahari
Wah 12:7-12Setan diusir
Wah 12:13-17Peperangan antara Setan dan Sang Putra
Wah 13:1-10Binatang yang keluar dari laut
Wah 13:11-18Binatang yang keluar dari bumi
Wah 14:1-5Penglihatan tentang Anak Domba
Wah 14:6-20Penglihatan tentang panen

[7] TUJUH CAWAN Wah 15:1-16:21

Wah 15:1-8Tujuh malaikat
Wah 16:1-21Tujuh cawan dan tujuh malapetaka

[8] PEMERINTAHAN DAN KEHANCURAN ANTI KRISTUS Wah 17:1-20:15

Wah 17:1-18Penghakiman atas pelacur
Wah 18:1-19:5Jatuhnya Babel
Wah 19:6-10Pernikahan Anak Domba
Wah 19:11-20:15Kemenangan Allah

[9] KOTA ALLAH Wah 21:1-22:5

Wah 21:1-4Pernyataan tentang kota itu
Wah 21:5-8Kemurnian kota itu
Wah 21:9-27Kesempurnaan kota itu
Wah 22:1-5Air kehidupan

[10] PENUTUP Wah 22:6-21

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #12: Klik ikon untuk membuka halaman teks alkitab saja. [SEMUA]
dibuat dalam 1.11 detik
dipersembahkan oleh YLSA