kecilkan semua  

Teks -- Keluaran 22:1-31 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Peraturan tentang jaminan harta sesama manusia
22:1 "Apabila seseorang mencuri seekor lembu atau seekor domba dan membantainya atau menjualnya, maka ia harus membayar gantinya, yakni lima ekor lembu ganti lembu itu dan empat ekor domba ganti domba itu. 22:2 Jika seorang pencuri kedapatan waktu membongkar, dan ia dipukul orang sehingga mati, maka si pemukul tidak berhutang darah; 22:3 tetapi jika pembunuhan itu terjadi setelah matahari terbit, maka ia berhutang darah. Pencuri itu harus membayar ganti kerugian sepenuhnya; jika ia orang yang tak punya, ia harus dijual ganti apa yang dicurinya itu. 22:4 Jika yang dicurinya itu masih terdapat padanya dalam keadaan hidup, baik lembu, keledai atau domba, maka ia harus membayar ganti kerugian dua kali lipat. 22:5 Apabila seseorang menggembalakan ternaknya di ladangnya atau di kebun anggurnya dan ternak itu dibiarkannya berjalan lepas, sehingga makan habis ladang orang lain, maka ia harus memberikan hasil yang terbaik dari ladangnya sendiri atau hasil yang terbaik dari kebun anggurnya sebagai ganti kerugian. 22:6 Apabila ada api dinyalakan dan api itu menjilat semak duri, tetapi tumpukan gandum atau gandum yang belum dituai atau seluruh ladang itu ikut juga dimakan api, maka orang yang menyebabkan kebakaran itu harus membayar ganti kerugian sepenuhnya. 22:7 Apabila seseorang menitipkan kepada temannya uang atau barang, dan itu dicuri dari rumah orang itu, maka jika pencuri itu terdapat, ia harus membayar ganti kerugian dua kali lipat. 22:8 Jika pencuri itu tidak terdapat, maka tuan rumah harus pergi menghadap Allah untuk bersumpah, bahwa ia tidak mengulurkan tangannya mengambil harta kepunyaan temannya. 22:9 Dalam tiap-tiap perkara pertengkaran harta, baik tentang seekor lembu, tentang seekor keledai, tentang seekor domba, tentang sehelai pakaian, baik tentang barang apapun yang kehilangan, kalau seorang mengatakan: Inilah kepunyaanku -- maka perkara kedua orang itu harus dibawa ke hadapan Allah. Siapa yang dipersalahkan oleh Allah haruslah membayar kepada temannya ganti kerugian dua kali lipat. 22:10 Apabila seseorang menitipkan kepada temannya seekor keledai atau lembu atau seekor domba atau binatang apapun dan binatang itu mati, atau patah kakinya atau dihalau orang dengan kekerasan, dengan tidak ada orang yang melihatnya, 22:11 maka sumpah di hadapan TUHAN harus menentukan di antara kedua orang itu, apakah ia tidak mengulurkan tangannya mengambil harta kepunyaan temannya, dan pemilik harus menerima sumpah itu, dan yang lain itu tidak usah membayar ganti kerugian. 22:12 Tetapi jika binatang itu benar-benar dicuri orang dari padanya, maka ia harus membayar ganti kerugian kepada pemilik. 22:13 Jika binatang itu benar-benar diterkam oleh binatang buas, maka ia harus membawanya sebagai bukti. Tidak usah ia membayar ganti binatang yang diterkam itu. 22:14 Apabila seseorang meminjam seekor binatang dari temannya, dan binatang itu patah kakinya atau mati, ketika pemiliknya tidak ada di situ, maka ia harus membayar ganti kerugian sepenuhnya. 22:15 Tetapi jika pemiliknya ada di situ, maka tidak usahlah ia membayar ganti kerugian. Jika binatang itu disewa, maka kerugian itu telah termasuk dalam sewa. 22:16 Apabila seseorang membujuk seorang anak perawan yang belum bertunangan, dan tidur dengan dia, maka haruslah ia mengambilnya menjadi isterinya dengan membayar mas kawin. 22:17 Jika ayah perempuan itu sungguh-sungguh menolak memberikannya kepadanya, maka ia harus juga membayar perak itu sepenuhnya, sebanyak mas kawin anak perawan."
Peraturan tentang dosa yang keji
22:18 "Seorang ahli sihir perempuan janganlah engkau biarkan hidup. 22:19 Siapapun yang tidur dengan seekor binatang, pastilah ia dihukum mati. 22:20 Siapa yang mempersembahkan korban kepada allah kecuali kepada TUHAN sendiri, haruslah ia ditumpas."
Peraturan tentang orang-orang yang tidak mampu
22:21 "Janganlah kautindas atau kautekan seorang orang asing, sebab kamupun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir. 22:22 Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas. 22:23 Jika engkau memang menindas mereka ini, tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka, jika mereka berseru-seru kepada-Ku dengan nyaring. 22:24 Maka murka-Ku akan bangkit dan Aku akan membunuh kamu dengan pedang, sehingga isteri-isterimu menjadi janda dan anak-anakmu menjadi yatim. 22:25 Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang dari umat-Ku, orang yang miskin di antaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai seorang penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga uang kepadanya. 22:26 Jika engkau sampai mengambil jubah temanmu sebagai gadai, maka haruslah engkau mengembalikannya kepadanya sebelum matahari terbenam, 22:27 sebab hanya itu saja penutup tubuhnya, itulah pemalut kulitnya -- pakai apakah ia pergi tidur? Maka apabila ia berseru-seru kepada-Ku, Aku akan mendengarkannya, sebab Aku ini pengasih."
Berbagai-bagai peraturan
22:28 "Janganlah engkau mengutuki Allah dan janganlah engkau menyumpahi seorang pemuka di tengah-tengah bangsamu. 22:29 Janganlah lalai mempersembahkan hasil gandummu dan hasil anggurmu. Yang sulung dari anak-anakmu lelaki haruslah kaupersembahkan kepada-Ku. 22:30 Demikian juga harus kauperbuat dengan lembu sapimu dan dengan kambing dombamu: tujuh hari lamanya anak-anak binatang itu harus tinggal pada induknya, tetapi pada hari yang kedelapan haruslah kaupersembahkan binatang-binatang itu kepada-Ku. 22:31 Haruslah kamu menjadi orang-orang kudus bagi-Ku: daging ternak yang diterkam di padang oleh binatang buas, janganlah kamu makan, tetapi haruslah kamu lemparkan kepada anjing."
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Kel 22:18 - AHLI SIHIR PEREMPUAN. Nas : Kel 22:18 Seorang ahli sihir ialah seorang yang biasa melakukan guna-guna atau okultisme, misalnya ramalan, sihir, hubungan dengan orang mati...

Nas : Kel 22:18

Seorang ahli sihir ialah seorang yang biasa melakukan guna-guna atau okultisme, misalnya ramalan, sihir, hubungan dengan orang mati

(lihat cat. --> Kis 19:19;

lihat cat. --> Wahy 9:21).

[atau ref. Kis 19:19; Wahy 9:21]

Mencari kekuatan atau bimbingan dari alam gaib orang mati atau melalui kegiatan kuasa kegelapan merupakan kekejian bagi Allah (bd. Im 19:31; Im 20:27; Ul 18:9-12; 1Sam 28:7; Mal 3:5).

Full Life: Kel 22:22-24 - JANDA ATAU ANAK YATIM. Nas : Kel 22:22-24 Aneka peraturan dalam ayat Kel 22:22-27 menyatakan bahwa Allah sangat memperhatikan kesulitan-kesulitan yang dihadapi seorang ja...

Nas : Kel 22:22-24

Aneka peraturan dalam ayat Kel 22:22-27 menyatakan bahwa Allah sangat memperhatikan kesulitan-kesulitan yang dihadapi seorang janda, orang miskin, orang malang, dan Ia terdorong oleh belas kasihan terhadap mereka (bd. Ul 24:6,12-13; Ayub 22:6; 24:7; Yeh 18:12,16;

lihat cat. --> Mr 6:34;

lihat cat. --> Mr 8:2;

lihat cat. --> Luk 2:36-37;

lihat cat. --> Luk 7:13;

[atau ref. Mr 6:34; 8:2; Luk 2:36-37; 7:13]

lihat art. PEMELIHARAAN ORANG MISKIN DAN MELARAT).

Full Life: Kel 22:25 - JIKA ENGKAU MEMINJAMKAN UANG. Nas : Kel 22:25 Allah melarang minta bunga atas uang yang dipinjamkan kepada mereka yang kekurangan untuk menyediakan kebutuhan pokoknya (bd. Im 25...

Nas : Kel 22:25

Allah melarang minta bunga atas uang yang dipinjamkan kepada mereka yang kekurangan untuk menyediakan kebutuhan pokoknya (bd. Im 25:25,35,39,47). Allah ingin mencegah orang miskin diperas oleh golongan kaya. Akan tetapi, hukum ini tidak melarang peminjaman uang dengan bunga yang wajar kepada orang bukan Israel dengan tujuan komersial (bd. Ul 23:19-20; Hab 2:6; Mat 25:27; Luk 19:23).

BIS: Kel 22:5 - Siapa ... lain Siapa ... lain atau Apabila seseorang membakar sebuah ladang atau kebun anggur, dan membiarkan api itu sehingga membakar hasil ladang ...

Siapa ... lain atau Apabila seseorang membakar sebuah ladang atau kebun anggur, dan membiarkan api itu sehingga membakar hasil ladang ...

Jerusalem: Kel 19:1--40:38 - -- Sebagian besar dari bagian terakhir kitab Keluaran ini, yaitu Kel 19:1-2; 24:15-31:18; 34:29-35:8, berasal dari tradisi Para Imam. Bagian yang memuat ...

Sebagian besar dari bagian terakhir kitab Keluaran ini, yaitu Kel 19:1-2; 24:15-31:18; 34:29-35:8, berasal dari tradisi Para Imam. Bagian yang memuat Kitab (Hukum) Perjanjian, Kel 20:22-23:33, harus dipisahkan, sebab baru belakangan dihubungkan dengan peristiwa di gunung Sinai. Bagian-bagian lain berasal dari sumber-sumber yang lebih tua usianya. Sering sukar menentukan bagian manakah berasal dari tradisi Yahwista dan bagian manakah berasal dari tradisi Elohista. Menurut pandangan penyusun terakhir kisah ini maka perjanjian yang diadakan Musa meneguhkan kepilihan bangsa Israel serta janji-janji yang telah diberikan kepadanya, Kel 6:5-7, sama seperti perjanjian dengan Abraham (yang disinggung dalam Kel 6:4) meneguhkan janji-janji yang terdahulu, Kej 17. Akan tetapi perjanjian dengan Abraham diadakan dengan seorang saja (walaupun perjanjian itu menyangkut keturunannya) dan disertai satu perintah saja (sunat). Perjanjian di gunung Sinai langsung menyangkut seluruh bangsa yang menerima hukum: kesepuluh perintah (Allah) serta Kitab Perjanjian. Bersama dengan semua tambahannya dari zaman kemudian hukum tsb menjadi piagam agama Yahudi, Sir 24:9-27 menyamakan Hukum Taurat itu dengan Hikmat Allah. Tetapi sekaligus hukum itu "menjadi suatu saksi terhadap bangsa Israel", Ula 31:26, artinya: pelanggaran hukum Taurat oleh umat Israel akan membatalkan segala janji dan akan mendatangkan kutuk Allah. Maka hukum Taurat hanya berperan sebagai pengajaran dan paksaan untuk menyiapkan manusia bagi kedatangan Kristus yang akan mengadakan suatu perjanjian yang baru. Peranan sementara dari hukum Taurat itu diterangkan Paulus dalam uraiannya melawan orang Kristen yang hendak memaksakan hukum Taurat kepada orang Kristen bukan Yahudi, Gal 3; Rom 7.

Jerusalem: Kel 20:22--23:33 - -- Berdasarkan Kel 24:7 bagian Keluaran ini lazimnya disebut "Kitab Perjanjian", meskipun Kel 24:7 sebenarnya hanya mengenai Dekalog. Kumpulan hukum dan ...

Berdasarkan Kel 24:7 bagian Keluaran ini lazimnya disebut "Kitab Perjanjian", meskipun Kel 24:7 sebenarnya hanya mengenai Dekalog. Kumpulan hukum dan adat-istiadat itu tidak mungkin diumumkan di gunung Sinai, sebab mengandaikan suatu masyarakat yang sudah menetap dan bertani. Kumpulan itu sebenarnya berasal dari zaman bangsa Israel mulai menetap di negeri Kanaan, jadi sebelum masa kerajaan. Oleh karena dalam hukum dan adat-istiadat itu Dekalog diterapkan pada hidup yang nyata, maka kumpulan itu dipandang sebagai piagam perjanjian yang diikat di gunung Sinai dan justru karena itulah disisipkan ke dalam kisah tentang diikatnya perjanjian itu, lalu ditempatkan sesudah Dekalog. Karena itupun boleh disebut "Kitab Perjanjian". Antara Kitab Perjanjian dan Kitab Hukum Hammurabi, kitab Hukum bangsa Het serta Maklumat Horemhed ada beberapa kesamaan yang cukup menyolok. Namun ini tidak berarti bahwa Kitab Perjanjian itu meminjam bahannya dari kitab-kitab hukum tsb. Hanya semua kitab hukum itu, termasuk Kitab Perjanjian, mempunyai sumber bersama. Sumber itu ialah hukum adat kuno bersama yang dalam masing-masing kitab hukum tsb disesuaikan dengan bangsa-bangsa dan tempat-tempat yang berbeda-beda. - Berdasarkan isinya undang-undang Kitab Perjanjian dapat dikelompokkan menjadi tiga macam hukum: Hukum Perdana dan Pidana, Kel 21:1-22:20, Hukum Peribadatan, Kel 20:22-26; 22:28-31; 23:10-19, dan Hukum Akhlak Kemasyarakatan, Kel 22:21-27; 23:10-19. Ditinjau dari segi gaya bahasa undang-undang Kitab Perjanjian dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu: Hukum Kasuistik atau bersyarat yang memakai gaya bahasa yang dipakai kitab-kitab dari Mesopotamia, dan Hukum Apodiktik atau berupa perintah/larangan mutlak yang memakai gaya bahasa seperti yang terdapat dalam Dekalog dan lazim dalam kitab-kitab Hikmat dari Mesir.

Jerusalem: Kel 22:9 - dipersalahkan oleh Allah Yaitu melalui keputusan pengadilan, sumpah, undi suci atau pencobaan.

Yaitu melalui keputusan pengadilan, sumpah, undi suci atau pencobaan.

Jerusalem: Kel 22:11 - menerima sumpah itu Terjemahan lain menerima sisanya.

Terjemahan lain menerima sisanya.

Jerusalem: Kel 22:16 - mas kawin Ibraninya: mohar (Arab:mahar), ialah uang yang dibayar oleh calon suami kepada sanak saudara calon isterinya.

Ibraninya: mohar (Arab:mahar), ialah uang yang dibayar oleh calon suami kepada sanak saudara calon isterinya.

Jerusalem: Kel 22:29 - mempersembahkan hasil gandummu Yang dimaksudkan ialah bagian hasil bumi yang ditarik untuk keperluan ibadat (hasil bumi yang pertama).

Yang dimaksudkan ialah bagian hasil bumi yang ditarik untuk keperluan ibadat (hasil bumi yang pertama).

Ende: Kel 22:1 - -- Dalam terdjemahan junani mulailah disini fasal 22(Kel 22).

Dalam terdjemahan junani mulailah disini fasal 22(Kel 22).

Ende: Kel 22:8 - Mendekati Tuhan untuk memberi pernjataan diperkuat dengan sumpah, kiranja dalam tempat sutji.

untuk memberi pernjataan diperkuat dengan sumpah, kiranja dalam tempat sutji.

Ende: Kel 22:9 - -- Dalam masjarakat Israel keputusan atas Nama Tuhan kadang-kadang diberikan dengan perantara sabda ilahi jang gaib (orakel), tetapi kerapkali melalui ke...

Dalam masjarakat Israel keputusan atas Nama Tuhan kadang-kadang diberikan dengan perantara sabda ilahi jang gaib (orakel), tetapi kerapkali melalui keputusan pengadilan (lihat Kel 18:13 tjatatan).

Ende: Kel 22:13 - -- Bandingkan Kej 31:39.

Bandingkan Kej 31:39.

Ende: Kel 22:16 - Maskawin (hibr. "mohar") ini bukanlah untuk membeli, melainkan dimaksudkan sebagai djaminan pertalian antara kedua keluarga jang bersangkutan (lihat Ula 22:28-...

(hibr. "mohar") ini bukanlah untuk membeli, melainkan dimaksudkan sebagai djaminan pertalian antara kedua keluarga jang bersangkutan (lihat Ula 22:28-29).

Ende: Kel 22:18 - -- Sihir membuktikan tidak adanja iman-kepertjajaan terhadap Jahwe, jang mewahjukan segala sesuatu jang baik kepada umatNja dengan perantaraan nabi-nabiN...

Sihir membuktikan tidak adanja iman-kepertjajaan terhadap Jahwe, jang mewahjukan segala sesuatu jang baik kepada umatNja dengan perantaraan nabi-nabiNja (lihat Ula 18:9-15).

Ende: Kel 22:20 - -- Pengutjilan (hibr. "cherem") berarti mempersembahkan seseorang atau suatu benda kepada Tuhan mendjadi milikNja semata-mata, sehingga apa jang dipersem...

Pengutjilan (hibr. "cherem") berarti mempersembahkan seseorang atau suatu benda kepada Tuhan mendjadi milikNja semata-mata, sehingga apa jang dipersembahkan itu tidak digunakan lagi oleh manusia. Maka dari itu kota jang terkena pengutukan sematjam itu harus dihantjur-leburkan orang-orang harus dibunuh, benda-benda jang berharga harus diserahkan ke Tempat Sutji (lihat Ula 7:1-2; Yos 2:10; 12 bandingkan Kel 6:11: Jericho sebagai kota Kanaan jang pertama-tama ditaklukkan dipersembahkan kepada Tuhan).

Menurut ajat ini orang dengan menjembah berhala menolak untuk beribadat-bakti kepada Jahwe, oleh umat Israel harus dipersembahkan kepada Jahwe. Demikianlah Israel mengelakkan diri dari bahaja jang mengantjam imannja.

Ende: Kel 22:21 - -- Dipandang dari sudut sosial, orang asing jang berdiam diantara umat Israel terlampau lemah kedudukannja untuk membela hak-haknja. Maka dari setjara is...

Dipandang dari sudut sosial, orang asing jang berdiam diantara umat Israel terlampau lemah kedudukannja untuk membela hak-haknja. Maka dari setjara istimewa ia dilindungi Hukum. Alasannja bersifat religieus: wadjib bersjukur kepada Tuhan atas pembebasan Israel sendiri. Kata "orang asing" atau "imigran" (Junani: "proselytos") sesudah masa Pembuangan memperoleh arti: seseorang bukan-Jahudi jang masuk Agama Jahudi.

Ende: Kel 22:22 - -- Disini dengan djelasnja nampaklah kejakinan, bahwa Tuhan setjara istimewa tjinta akan mereka jang lemah tak berdaja dan miskin-menderita.

Disini dengan djelasnja nampaklah kejakinan, bahwa Tuhan setjara istimewa tjinta akan mereka jang lemah tak berdaja dan miskin-menderita.

Ende: Kel 22:25 - -- Ketika itu menurut bunga dari uang jang dipindahkan berarti menjalahgunakan kemiskinan orang lain dan membinasakannja. Menurut hasil penjelidikan tent...

Ketika itu menurut bunga dari uang jang dipindahkan berarti menjalahgunakan kemiskinan orang lain dan membinasakannja. Menurut hasil penjelidikan tentang djaman itu, bunga itu sekurang-kurangnja sebanjak seperlima dari uang jang dipindjamkan.

Ende: Kel 22:26 - -- Mantol merupakan djaminan untuk barang pindjaman.

Mantol merupakan djaminan untuk barang pindjaman.

Ende: Kel 22:28 - -- Memberontak terhadap seorang pemimpin berarti memberontak terhadap tata-susunan masjarakat, dan dengan demikian memberontak melawan Tuhan sendiri.

Memberontak terhadap seorang pemimpin berarti memberontak terhadap tata-susunan masjarakat, dan dengan demikian memberontak melawan Tuhan sendiri.

Ende: Kel 22:30 - -- Lihat Kej 22:13 tjatatan.

Lihat Kej 22:13 tjatatan.

Ref. Silang FULL: Kel 22:1 - harus membayar · harus membayar: Im 6:1-7; 2Sam 12:6; Ams 6:31; Luk 19:8; Luk 19:8

· harus membayar: Im 6:1-7; 2Sam 12:6; Ams 6:31; Luk 19:8; [Lihat FULL. Luk 19:8]

Ref. Silang FULL: Kel 22:2 - waktu membongkar // berhutang darah · waktu membongkar: Ayub 24:16; Yer 2:34; Hos 7:1; Mat 6:19-20; 24:43 · berhutang darah: Bil 35:27

· waktu membongkar: Ayub 24:16; Yer 2:34; Hos 7:1; Mat 6:19-20; 24:43

· berhutang darah: Bil 35:27

Ref. Silang FULL: Kel 22:3 - ganti kerugian // harus dijual · ganti kerugian: Kel 22:1 · harus dijual: Kel 21:2; Kel 21:2; Mat 18:25; Mat 18:25

· ganti kerugian: Kel 22:1

· harus dijual: Kel 21:2; [Lihat FULL. Kel 21:2]; Mat 18:25; [Lihat FULL. Mat 18:25]

Ref. Silang FULL: Kel 22:4 - terdapat padanya // dua kali · terdapat padanya: 1Sam 12:5 · dua kali: Kej 43:12; Kej 43:12

· terdapat padanya: 1Sam 12:5

· dua kali: Kej 43:12; [Lihat FULL. Kej 43:12]

Ref. Silang FULL: Kel 22:5 - ganti kerugian · ganti kerugian: Kel 22:1

· ganti kerugian: Kel 22:1

Ref. Silang FULL: Kel 22:6 - tetapi tumpukan // ganti kerugian · tetapi tumpukan: Hak 15:5 · ganti kerugian: Kel 22:1

· tetapi tumpukan: Hak 15:5

· ganti kerugian: Kel 22:1

Ref. Silang FULL: Kel 22:7 - seseorang menitipkan // dua kali · seseorang menitipkan: Kel 22:10; Im 6:2 · dua kali: Kej 43:12; Kej 43:12

· seseorang menitipkan: Kel 22:10; Im 6:2

· dua kali: Kej 43:12; [Lihat FULL. Kej 43:12]

Ref. Silang FULL: Kel 22:8 - menghadap Allah · menghadap Allah: Kel 21:6; Kel 21:6

· menghadap Allah: Kel 21:6; [Lihat FULL. Kel 21:6]

Ref. Silang FULL: Kel 22:9 - hadapan Allah · hadapan Allah: Kel 22:8; Ul 25:1

· hadapan Allah: Kel 22:8; Ul 25:1

Ref. Silang FULL: Kel 22:10 - seseorang menitipkan · seseorang menitipkan: Kel 22:7; Kel 22:7

· seseorang menitipkan: Kel 22:7; [Lihat FULL. Kel 22:7]

Ref. Silang FULL: Kel 22:11 - maka sumpah · maka sumpah: Im 6:3; 1Raj 8:31; 2Taw 6:22; Ibr 6:16

· maka sumpah: Im 6:3; 1Raj 8:31; 2Taw 6:22; Ibr 6:16

Ref. Silang FULL: Kel 22:12 - ganti kerugian · ganti kerugian: Kel 22:1

· ganti kerugian: Kel 22:1

Ref. Silang FULL: Kel 22:13 - ganti binatang · ganti binatang: Kej 31:39

· ganti binatang: Kej 31:39

Ref. Silang FULL: Kel 22:14 - ganti kerugian · ganti kerugian: Kel 22:1

· ganti kerugian: Kel 22:1

Ref. Silang FULL: Kel 22:15 - maka kerugian · maka kerugian: Im 19:13; Ayub 17:5

· maka kerugian: Im 19:13; Ayub 17:5

Ref. Silang FULL: Kel 22:16 - anak perawan // mas kawin · anak perawan: Ul 22:28 · mas kawin: Kej 34:12; Kej 34:12

· anak perawan: Ul 22:28

· mas kawin: Kej 34:12; [Lihat FULL. Kej 34:12]

Ref. Silang FULL: Kel 22:18 - sihir perempuan · sihir perempuan: Kel 7:11; Kel 7:11; Im 19:26,31; 20:27; Ul 18:11; 1Sam 28:3; 2Taw 33:6; Yes 57:3

· sihir perempuan: Kel 7:11; [Lihat FULL. Kel 7:11]; Im 19:26,31; 20:27; Ul 18:11; 1Sam 28:3; 2Taw 33:6; Yes 57:3

Ref. Silang FULL: Kel 22:19 - seekor binatang · seekor binatang: Im 18:23; 20:15; Ul 27:21

· seekor binatang: Im 18:23; 20:15; Ul 27:21

Ref. Silang FULL: Kel 22:20 - kepada allah // ia ditumpas · kepada allah: Kel 20:23; Kel 20:23; Kel 34:15; Im 17:7; Bil 25:2; Ul 32:17; Mazm 106:37 · ia ditumpas: Im 27:29; Ul 13:5; 17:2-5; 18:...

Ref. Silang FULL: Kel 22:21 - orang asing // orang asing · orang asing: Kel 23:9; Im 19:33; 24:22; Bil 15:14; Ul 1:16; 24:17; Yeh 22:29 · orang asing: Ul 10:19; 27:19; Za 7:10; Mal 3:5

Ref. Silang FULL: Kel 22:22 - anak yatim · anak yatim: Kel 22:26; Ul 10:18; 24:6,10,12,17; Ayub 22:6,9; 24:3,21; Mazm 68:6; 146:9; Ams 23:10; Yes 1:17; Yer 7:5,6; 21:12; 22:3; Yeh 18:5...

Ref. Silang FULL: Kel 22:23 - mendengarkan seruan // mereka berseru-seru · mendengarkan seruan: Ul 10:18; 15:9; 24:15; Ayub 34:28; 35:9; Mazm 10:14,17; 12:6; 18:7; 34:16; Yak 5:4 · mereka berseru-seru: Luk 18:...

· mendengarkan seruan: Ul 10:18; 15:9; 24:15; Ayub 34:28; 35:9; Mazm 10:14,17; 12:6; 18:7; 34:16; Yak 5:4

· mereka berseru-seru: Luk 18:7

Ref. Silang FULL: Kel 22:24 - menjadi yatim · menjadi yatim: Mazm 69:25; 109:9; Rat 5:3

· menjadi yatim: Mazm 69:25; 109:9; Rat 5:3

Ref. Silang FULL: Kel 22:25 - bunga uang · bunga uang: Im 25:35-37; Ul 15:7-11; 23:20; Neh 5:7,10; Mazm 15:5; Yeh 18:8

Ref. Silang FULL: Kel 22:26 - sebagai gadai · sebagai gadai: Kel 22:22; Kel 22:22; Ams 20:16; Yeh 33:15; Am 2:8

· sebagai gadai: Kel 22:22; [Lihat FULL. Kel 22:22]; Ams 20:16; Yeh 33:15; Am 2:8

Ref. Silang FULL: Kel 22:27 - pergi tidur // ini pengasih · pergi tidur: Ul 24:13,17; Ayub 22:6; 24:7; 29:11; 31:19-20; Yeh 18:12,16 · ini pengasih: Kel 34:6; Ul 4:31; 2Taw 30:9; Neh 9:17; Mazm ...

Ref. Silang FULL: Kel 22:28 - mengutuki Allah // engkau menyumpahi // tengah-tengah bangsamu · mengutuki Allah: Kel 20:7; Kel 20:7 · engkau menyumpahi: 2Sam 16:5,9; 19:21; 1Raj 21:10; 2Raj 2:23; Mazm 102:9 · tengah-tengah ...

· mengutuki Allah: Kel 20:7; [Lihat FULL. Kel 20:7]

· engkau menyumpahi: 2Sam 16:5,9; 19:21; 1Raj 21:10; 2Raj 2:23; Mazm 102:9

· tengah-tengah bangsamu: Pengkh 10:20; Kis 23:5%&

Ref. Silang FULL: Kel 22:29 - lalai mempersembahkan // anak-anakmu lelaki · lalai mempersembahkan: Kel 23:15,16,19; 34:20,26; Im 19:24; 23:10; Bil 18:13; 28:26; Ul 18:4; 26:2,10; 1Sam 6:3; Neh 10:35; Ams 3:9; Mal 3:10...

Ref. Silang FULL: Kel 22:30 - kambing dombamu // pada hari · kambing dombamu: Kel 34:19; Ul 15:19 · pada hari: Kej 17:12; Im 12:3; 22:27

· kambing dombamu: Kel 34:19; Ul 15:19

· pada hari: Kej 17:12; Im 12:3; 22:27

Ref. Silang FULL: Kel 22:31 - orang-orang kudus // binatang buas · orang-orang kudus: Kel 19:6; Im 19:2; 22:31; Ezr 9:2 · binatang buas: Im 7:24; 17:15; 22:8; Ul 14:21; Yeh 4:14; 44:31

· orang-orang kudus: Kel 19:6; Im 19:2; 22:31; Ezr 9:2

· binatang buas: Im 7:24; 17:15; 22:8; Ul 14:21; Yeh 4:14; 44:31

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Kel 19:1--40:38 - -- II. Israel di Sinai (19:1-40:38) Selama satu tahun tinggal di Sinai terlaksana dua hal: (1) Israel menerima Hukum Allah dan memperoleh pengajaran ten...

II. Israel di Sinai (19:1-40:38)

Selama satu tahun tinggal di Sinai terlaksana dua hal: (1) Israel menerima Hukum Allah dan memperoleh pengajaran tentang jalan-jalan Allah; (2) orang-orang yang lolos dari Mesir dipersatukan menjadi awal dari satu bangsa. Periode ini paling penting untuk memahami kehendak dan maksud Allah sebagaimana dinyatakan di bagian Perjanjian Lama selanjutnya. Inilah inti dari apa yang sering disebut di dalam Alkitab sebagai "Taurat." Catatan dari kehidupan mereka di Sinai serta Taurat yang diberikan kepada mereka di sana bukan hanya merupakan pokok bahasan selanjutnya dari Kitab Keluaran namun juga dari seluruh Kitab Imamat dan pasal-pasal pertama dari Kitab Bilangan.

Hipotesis Graf-Wellhausen yang dikemukakan pada abad ke 19 yang bahkan menyangkal adanya sebuah Tabernakel, menjadikan hukum-hukum ini sekadar pencerminan dari adat istiadat Israel beberapa abad kemudian. Dalam setengah abad terakhir telah terjadi pembalikan dari cara berpikir ini, sehingga hampir semua pakar bersedia untuk mengakui bahwa kerangka dan inti dari Taurat berasal dari zaman Musa. Para kritikus tetap bersikukuh bahwa Taurat yang ada pada kita saat ini sudah dimodifikasi dari Taurat yang asli serta telah banyak disunting pada abad-abad belakangan. Sekalipun bukan mustahil bahwa kepada Taurat telah ditambahkan sejumlah hukuman dan ketetapan, orang-orang yang menganggap Taurat sebagai penyataan dari Allah menerimanya dalam bentuknya sekarang sebagai Taurat yang pada hakikatnya sama dengan yang diterima oleh Musa. Bahkan para kritikus yang secara teori menyangkal hal ini ternyata sulit untuk menentukan ketetapan mana saja yang ditambahkan belakangan.

Wycliffe: Kel 19:1--24:11 - -- A. Peresmian Perjanjian di Sinai (19:1-24:11). Sejarah tibanya bangsa Israel di Sinai dan penyajian perjanjian oleh Allah diikuti oleh apa yang dinam...

A. Peresmian Perjanjian di Sinai (19:1-24:11).

Sejarah tibanya bangsa Israel di Sinai dan penyajian perjanjian oleh Allah diikuti oleh apa yang dinamakan Kitab Perjanjian (ps. 20-23), yang di dalamnya terdapat peraturan-peraturan dasar. Sesudah itu dikisahkan tentang pengesahan dari perjanjian tersebut melalui persembahan kurban dan pemercikan darah.

Wycliffe: Kel 20:21--23:33 - -- 3) Ketetapan Perjanjian (20:21-23:33). Peraturan-peraturan yang selanjutnya diberikan kepada Musa dan kemudian melalui Musa kepada bangsa itu secara ...

3) Ketetapan Perjanjian (20:21-23:33).

Peraturan-peraturan yang selanjutnya diberikan kepada Musa dan kemudian melalui Musa kepada bangsa itu secara singkat ada hubungannya dengan (1) bentuk ibadah yang umum (20:22-26); sampai tingkat tertentu dengan (2) hubungan sosial dan hak bangsa itu (21:1-23:13); dan akhirnya dengan (3) hubungan bangsa itu dengan Yehovah (23:14-33).

Sebelumnya sejumlah kritikus menemukan alasan di dalam hukum-hukum ini untuk menetapkan tanggal dari bagian ini jauh sesudah zaman Musa. Karena ditemukannya sejumlah kitab hukum yang jauh lebih dini daripada hukum Musa - misalnya: dari Babel, Asyur, Het dan Sumeria - yang dilakukan sekarang adalah menentukan "ketergantungan" hukum Ibrani pada hukum yang lebih dini. Bahwa orang yang hidup sekitar zaman yang sama dan di bawah budaya yang sama akan memerlukan hukum yang bertema sama sudah jelas, tetapi ini bukan merupakan ketergantungan. "Hukum-hukum ini tidak semuanya baru, tetapi merupakan perpaduan dari adat istiadat yang diakui, yang sudah resmi, dengan perundang-undangan baru yang cocok dengan situasi . . . ; pandangan ke masa depan juga tampak dalam penyesuaian perundang-undangan tersebut lebih dengan keadaan menetap di Kanaan daripada dengan situasi mengembara saat itu" (Catholic Commentary). Inti dari hukum Musa terdapat dalam Dasa Titah. Bukan saja bangsa yang kepadanya hukum-hukum ini diberikan berbeda dengan bangsa-bangsa di sekitarnya, tetapi asumsi-asumsi yang melandasi hukum-hukum tersebut juga berbeda secara mendasar.

Wycliffe: Kel 21:33--22:17 - Hukum-hukum Mengenai Harta 21:33-22:17. Hukum-hukum Mengenai Harta.

21:33-22:17. Hukum-hukum Mengenai Harta.

Wycliffe: Kel 22:1-4 - Kedapatan membongkar 22:1-4. Pencurian. Kedapatan membongkar (ay. 2). Secara harfiah, menggali hingga tembus. Cara yang biasa dipakai oleh seorang pencuri ialah menggali t...

22:1-4. Pencurian. Kedapatan membongkar (ay. 2). Secara harfiah, menggali hingga tembus. Cara yang biasa dipakai oleh seorang pencuri ialah menggali tembok-tembok tanah liat yang pada umumnya cukup lembut dari sebuah rumah.

Wycliffe: Kel 22:3 - Maka ia berhutang darah // Dijual 3. Maka ia berhutang darah (ay. 3). Pemilik rumah bersalah (Moffatt). Sebuah pukulan mematikan dalam gelap sebagai tindakan mempertahankan diri dan ha...

3. Maka ia berhutang darah (ay. 3). Pemilik rumah bersalah (Moffatt). Sebuah pukulan mematikan dalam gelap sebagai tindakan mempertahankan diri dan harta dapat dimaafkan, tetapi apabila dilakukan siang hari, demikian dikemukakan, pembelaan diri sekeras itu tidak diperlukan. Nyawa seseorang, bahkan nyawa seorang pencuri, sangat penting di mata Allah. Dijual. Bukan sebagai hukuman tetapi untuk membayar kembali.

Wycliffe: Kel 22:5-17 - Dibiarkannya berjalan lepas // Barang // Allah // Perkara pertengkaran // Sumpah di hadapan Tuhan // Mas kawin 5-17. Kehilangan nilai barang, entah karena kecelakaan, pencurian atau penyebab lainnya. Ayat 5 dan 6 berhubungan dengan pembayaran ganti rugi atas ke...

5-17. Kehilangan nilai barang, entah karena kecelakaan, pencurian atau penyebab lainnya. Ayat 5 dan 6 berhubungan dengan pembayaran ganti rugi atas kerusakan yang dilakukan kepada ladang atau tanaman di atasnya. Dibiarkannya berjalan lepas dapat diterjemahkan menjadi "dibiarkan makan rumput ke mana-mana" (Revised Standard Version). Jika ladang telah dirusak oleh hewan, maka pemilik hewan harus membayar ganti rugi. Dengan sedikit perubahan ayat 6 dapat dibaca, "Jika seorang menyebabkan sebuah ladang atau kebun anggur terbakar," maksudnya, ketika ia membakar jerami dan rumput liar. Karena tidak dapat dikendalikan apinya membakar ladang orang lain.

Kehilangan atau kerusakan barang-barang yang dititipkan (ay. 7-13). Ketika itu belum dikenal rumah gadai ataupun bank. Jika seseorang harus meninggalkan rumahnya untuk beberapa waktu, dia mempercayakan hartanya kepada seorang tetangga yang dapat dipercaya. Dalam beberapa hal, hukum ini berfungsi sebagai surat tanggungan tetangga tersebut. Barang (ay. 7). Sebuah istilah yang sangat umum untuk bermacam-macam benda. Allah atau hakim-hakim (ay. 8). Bandingkan 21:6. Perkara pertengkaran (ay. 9). Pelanggaran kepercayaan (Revised Standard Version). Sumpah di hadapan Tuhan (ay. 11). Entah di hadapan hakim atau dengan sumpah, persengketaan harus diselesaikan seakan-akan langsung di hadapan Allah dan sebagai pengakuan terhadap hukum-Nya. Hukum Taurat menganggap orang bertanggung jawab atas hal-hal yang dipinjam atau disewanya (ay. 14, 15).

Bujukan (ay. 16, 17). Di sini seorang gadis dilihat sebagai harta milik sebuah keluarga, sehingga tindakan tidak senonoh yang diperlakukan kepadanya dianggap sebagai kehilangan nilai sehubungan dengan adanya sistem mas kawin, sebuah hal yang penting baik dulu maupun sekarang di Timur. Kejahatan moral dibahas dalam Ulangan 22:22-27. Mas kawin. Lebih tepat lagi, harga pernikahan. Yang dimaksudkan adalah harga yang harus dibayar pihak mempelai laki-laki kepada orang tua atau keluarga mempelai perempuan. (Bdg. Kej. 24:53.)

Wycliffe: Kel 22:18--23:9 - -- 22:18-23:9. Hukum-hukum Moral dan Religius. Hukum-hukum ini semua berlandaskan pada kenyataan bahwa Israel harus menjadi bangsa yang kudus bagi Yehova...

22:18-23:9. Hukum-hukum Moral dan Religius. Hukum-hukum ini semua berlandaskan pada kenyataan bahwa Israel harus menjadi bangsa yang kudus bagi Yehovah.

Wycliffe: Kel 22:18 - Ahli sihir perempuan 18. Ahli sihir perempuan. Praktik sihir dan ramalan yang mudah menjalar ke mana-mana masih merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan di daerah-daer...

18. Ahli sihir perempuan. Praktik sihir dan ramalan yang mudah menjalar ke mana-mana masih merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan di daerah-daerah primitif, dan bahkan juga di kalangan orang-orang yang masih percaya takhyul di negeri-negeri yang sudah lebih mengalami pencerahan. Beberapa kata ini sering kali dikutip dan banyak diulas sebagai bukti bahwa Perjanjian Lama pada umumnya tidak menggubris masalah takhyul sehingga pasti bukan diilhamkan. Hukum-hukum ini telah banyak sekali disalahgunakan, seperti dalam berbagai pengadilan terhadap praktik sihir di New England pada abad ketujuh belas. Perjanjian Baru memang tidak berisi hukum-hukum semacam ini, sebab sistem pengaturan Kristen bukan kekuasaan sipil seperti halnya gereja Perjanjian Lama. Sekalipun demikian, hal ini tidak meniadakan kenyataan adanya praktik-praktik kuasa gelap atau pengesahan hukum-hukum terhadap praktik-praktik tersebut.

Wycliffe: Kel 22:19 - -- 19. Bestialitas. Tindakan yang tidak layak diucapkan ini sesungguhnya merupakan bagian dari praktik religius yang rendah ketika itu.

19. Bestialitas. Tindakan yang tidak layak diucapkan ini sesungguhnya merupakan bagian dari praktik religius yang rendah ketika itu.

Wycliffe: Kel 22:20 - Haruslah ia ditumpas 20. Memberikan persembahan kepada dewa-dewa yang tidak dikenal. Haruslah ia ditumpas. Secara harfiah, diserahkan dipisahkan untuk Yehovah. "Melalui ke...

20. Memberikan persembahan kepada dewa-dewa yang tidak dikenal. Haruslah ia ditumpas. Secara harfiah, diserahkan dipisahkan untuk Yehovah. "Melalui kematian diserahkan kepada Tuhan yang kepada-Nya dia tidak akan menyerahkan diri ketika hidup" (KD).

Wycliffe: Kel 22:21-27 - Tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka // Bunga uang // Jubah // Aku akan mendengarkannya 21-27. Hukum-hukum kemanusiaan untuk melindungi orang miskin, orang asing dan orang yang tidak berdaya. Hukum-hukum ini dilupakan oleh orang-orang yan...

21-27. Hukum-hukum kemanusiaan untuk melindungi orang miskin, orang asing dan orang yang tidak berdaya. Hukum-hukum ini dilupakan oleh orang-orang yang berpikir bahwa hukum Musa itu keras dan nasionalistis. Tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka (ay. 22-24). Allah yang mengatur jatuhnya seekor burung pipit akan memberikan hukuman yang setimpal kepada penindas yang tidak berperikemanusiaan. Bunga uang (ay. 25). Peminjaman uang sebagai transaksi komersial merupakan kegiatan modern dan bukan hal itu yang dibahas di sini. Uang itu dipinjamkan sebagai tindakan berbaik hati terhadap orang-orang yang sangat membutuhkannya. Menarik bunga di dalam kasus semacam itu, yakni mengambil keuntungan dari kebutuhan orang lain, bertentangan dengan sopan santun. Jubah (ay. 26). Bagi orang miskin yang hanya memiliki satu potong pakaian, jubah segi empat yang lebar, satu-satunya milik yang layak digadaikan, merupakan satu-satunya pelindung terhadap dinginnya malam. Aku akan mendengarkannya (ay. 27). Allah akan mendengar seruan yang diabaikan oleh seorang penghutang yang keras hati (bdg. Thomson, I, 54, 99; III, 89).

Wycliffe: Kel 22:28 - -- 28. Mencerca Allah atau pemimpin. "Menghina Allah bukan hanya terdiri atas tindakan menghujat Yehovah secara terbuka, yang harus dihukum mati (Im. 24:...

28. Mencerca Allah atau pemimpin. "Menghina Allah bukan hanya terdiri atas tindakan menghujat Yehovah secara terbuka, yang harus dihukum mati (Im. 24:11 sqq), tetapi juga tindakan mengabaikan ancaman-ancaman-Nya dalam hubungan dengan tidak memperhatikan anggota-anggota umat-Nya yang miskin (ay. 22-27), dan tindakan tidak memberikan kepada mereka apa yang seharusnya mereka terima (ay. 29-31). Dipahami sedemikian, perintah ini terkait erat bukan hanya dengan bagian sebelumnya tetapi juga dengan bagian sesudahnya. Pemuka (secara harfiah, orang yang dimuliakan) disebut di samping Allah sebab dalam kedudukannya yang tinggi dia bertugas untuk menjalankan hukum Allah di antara umat-Nya" (KD).

Wycliffe: Kel 22:29-31 - -- 29-31. Syarat-syarat perjanjian itu menekankan tanggung jawab Israel kepada Tuhan. Mereka harus menunjukkan kekudusan mereka bukan hanya dengan member...

29-31. Syarat-syarat perjanjian itu menekankan tanggung jawab Israel kepada Tuhan. Mereka harus menunjukkan kekudusan mereka bukan hanya dengan memberikan kepada Tuhan apa yang diminta-Nya namun juga dengan tidak melakukan yang dilarang oleh-Nya.

Wycliffe: Kel 22:29-31 - -- 29-31. Syarat-syarat perjanjian itu menekankan tanggung jawab Israel kepada Tuhan. Mereka harus menunjukkan kekudusan mereka bukan hanya dengan member...

29-31. Syarat-syarat perjanjian itu menekankan tanggung jawab Israel kepada Tuhan. Mereka harus menunjukkan kekudusan mereka bukan hanya dengan memberikan kepada Tuhan apa yang diminta-Nya namun juga dengan tidak melakukan yang dilarang oleh-Nya.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Kel 22:1-15 - Menghormati milik orang lain (Sabtu, 28 Januari 2006) Menghormati milik orang lain Manusia memerlukan berbagai kebutuhan seperti uang, makanan, rumah, pekerjaan, dll. Semuanya itu penting, namun han...

SH: Kel 22:1-20 - Tuhan menjamin hak milik. (Jumat, 8 Agustus 1997) Tuhan menjamin hak milik. Menjadi bagian dari umat Tuhan tidak berarti menghapuskan hak kepemilikan seseorang. Pencurian pada intinya adalah melanggar...

SH: Kel 22:16-31 - Penuhi tanggung jawab kita (Minggu, 29 Januari 2006) Penuhi tanggung jawab kita Hidup yang Tuhan berikan bagi kita penting dan berharga. Oleh karena itu, kita berkewajiban memelihara hidup dalam ke...

SH: Kel 22:21-31 - Sikap murah hati. (Sabtu, 9 Agustus 1997) Sikap murah hati. Orang yang hidupnya mengikut Tuhan tidak memandang ke belakang, tetapi ke depan. Namun demikian masa lalunya tidak begitu saja dilup...

Topik Teologia: Kel 22:18 - -- Dosa Dosa-dosa Terhadap Allah Dosa-dosa Pencemaran Tempat Suci Melakukan Praktik Sihir (Okultis) Okultisme Dilarang Kel ...

Topik Teologia: Kel 22:19 - -- Dosa Dosa-dosa Kedagingan Definisi Dosa-dosa Kedagingan Bersetubuh dengan Binatang Kel 22:19 Ima 18:23 Ima 20:15-16 Ula 27:21

Topik Teologia: Kel 22:20 - -- Dosa Dosa-dosa Terhadap Allah Dosa-dosa Pencemaran Tempat Suci Penyembahan Berhala Penyembah Berhala akan Dihakimi Kel 1...

Topik Teologia: Kel 22:21 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab Terhadap Sesama dan Alam Tanggung Jawab Terhadap Sesama Tugas Terhadap Kelompok-kelompok Orang Khusus ...

Topik Teologia: Kel 22:22 - -- Dosa Sikap Allah Terhadap Dosa Secara Negatif, Sikap Allah: Murka Kel 22:22-24 Kel 32:9-10 Bil 12:9 Ula 9:8,22 Yos 7:1 Yos 23:1...

Topik Teologia: Kel 22:25 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab Terhadap Sesama dan Alam Tanggung Jawab Terhadap Sesama Tugas Terhadap Kelompok-kelompok Orang Khusus ...

Topik Teologia: Kel 22:26 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab Terhadap Sesama dan Alam Tanggung Jawab Terhadap Sesama

Topik Teologia: Kel 22:31 - -- Gereja Kiasan dan Nama untuk Umat Allah, Gereja Kiasan dan Nama dalam Perjanjian Lama Umat Kudus Kel 22:31 Ula 7:6 Ula 28:9 Yes 62...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Keluaran (Pendahuluan Kitab) Penulis : Musa Tema : Penebusan Tanggal Penulisan: Sekitar 1445-1405 SM Latar Belakang Keluaran melanjutkan kisah yang dimulai...

Full Life: Keluaran (Garis Besar) Garis Besar I. Penindasan Orang Ibrani di Mesir (Kel 1:1-11:10) A. Beban Orang yang Tertindas (Kel 1...

Jerusalem: Keluaran (Pendahuluan Kitab) PENGANTAR JUDUL-JUDUL, PEMBAGIAN DAN ISI Kelima buku pertama Kitab Suci merupakan suatu kesatuan yang oleh orang-orang Yahudi diberi nama "Hukum&...

Ende: Keluaran (Pendahuluan Kitab) PENGUNGSIAN KATA PENGANTAR Kitab pengungsian terdiri dari bagian Riwajat dan bagian Perundang-perundangan jang erat berhubungan. Adapun intinja ialah:...

Wycliffe: Keluaran (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN KELUARAN Judul. Nama Keluaran diterjemahkan dari bahasa Inggris, Exodus, yang merupakan transliterasi dari Septuaginta dan sampai kepada ...

Wycliffe: Keluaran (Garis Besar) GARIS BESAR KELUARAN I. Pembebasan Israel (1:1-18:27) A. Pendahuluan (1:1-7) B. Perbudakan di Mesir (1:8-22) C. Pem...

BIS: Keluaran (Pendahuluan Kitab) KELUARAN PENGANTAR Nama Keluaran diambil dari peristiwa pokok yang diceritakan dalam buku ini, yaitu keluarnya bangsa Israel dari Mesir, tempat mere

KELUARAN

PENGANTAR

Nama Keluaran diambil dari peristiwa pokok yang diceritakan dalam buku ini, yaitu keluarnya bangsa Israel dari Mesir, tempat mereka diperbudak. Dalam buku ini ada tiga bagian yang penting:

  1. 1. Pembebasan orang Ibrani dari perbudakan dan perjalanan mereka ke Gunung Sinai.
  2. 2. Perjanjian Allah dengan umat-Nya di Sinai. Kepada bangsa Israel diberikan hukum-hukum moral, sipil dan keagamaan untuk pedoman hidup.
  3. 3. Pembuatan tempat beribadat dengan segala peralatannya untuk bangsa Israel; peraturan-peraturan untuk para imam dan cara beribadat kepada Allah.

Buku ini terutama mengisahkan apa yang dilakukan Allah pada waktu Ia membebaskan umat-Nya yang diperbudak, lalu membina mereka menjadi suatu bangsa yang mempunyai harapan bagi masa depan. Tokoh utama dalam buku ini adalah Musa, orang yang dipilih Allah untuk memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Bagian yang paling terkenal dari buku ini ialah daftar Sepuluh Perintah dalam Pasal 20 (Kel 20:1-17).

Isi

  1.  Bangsa Israel dibebaskan dari Mesir
    Kel 1:1-15:21
    1. a. Perbudakan di Mesir
      Kel 1:1-22
    2. b. Kelahiran Musa dan masa hidupnya di Midian
      Kel 2:1-4:31
    3. c. Musa dan Harun menghadap raja Mesir
      Kel 5:1-11:10
    4. d. Paskah dan keberangkatan dari Mesir
      Kel 12:1-15:21
  2.  Dari Laut Gelagah ke Gunung Sinai
    Kel 15:22-18:27
  3.  Hukum-hukum Allah dan Perjanjian
    Kel 19:1-24:18
  4.  Kemah TUHAN dan peraturan-peraturan ibadat
    Kel 25:1-40:38

Ajaran: Keluaran (Pendahuluan Kitab) Tujuan Agar anggota jemaat mengerti bahwa Allah setia terhadap janji-Nya dan berkuasa memelihara umat-Nya. Pendahuluan Penulis : Musa. Isi Kitab

Tujuan

Agar anggota jemaat mengerti bahwa Allah setia terhadap janji-Nya dan berkuasa memelihara umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Keluaran merupakan kitab kedua dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama dan terdiri dari 40 pasal. Isi kitab Keluaran dapat dibagi menjadi dua bagian yakni:

  1. Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir, dan
  2. Sejarah Perjalanan bangsa Israel di Padang Gurun.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Keluaran

  1. Pasal 1-15 (Kel 1:1-15:21).

    Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir Setelah Yusuf meninggal, maka di kemudian hari muncul pemimpin Mesir yang kejam. Bangsa Israel tidak hidup dengan tenang lagi di Mesir. Mereka hidup dalam perbudakan. Tetapi Allah mengasihi umat-Nya, karena itu Ia memberikan seorang pemimpin bagi bangsa Israel untuk keluar dari Mesir.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kel 1:10-14. Bagaimana keadaan bangsa Israel di Mesir?
    2. Bacalah pasal Kel 2:1-10. Bagaimana kelahiran dan pertumbuhan Musa? Mengapakah ia diberi nama Musa?
    3. Bacalah pasal Kel 3:4-10. Siapakah yang mengutus Musa? Dan apakah tugasnya?
    4. Ceritakanlah dengan singkat tentang cara Tuhan memaksa Firaun dengan malapetaka agar bangsa Israel dapat keluar dari Mesir dengan selamat. (dari pasal Kel 7:14-12:30).
    5. Ceritakanlah dengan singkat kejadian ajaib di laut Teberau (dari pasal 14; Kel 14:1-31).
  2. Pasal 15-40 (Kel 15:22-40:38).

    Sejarah perjalanan bangsa Israel di padang gurun Dalam perjalanan bangsa Israel, pimpinan Tuhan selalu nyata. Waktu mereka tiba di Mara, Allah, dengan tanda ajaib, menolong menyediakan air yang mereka butuhkan sehingga dapat melanjutkan perjalanannya (pasal Kel 15:22-27). Dan ketika bangsa Israel tiba di Gurun Sin dan mulai bersungut-sungut tentang makanan, Allah memberikan roti Mana. Akhirnya mereka tiba di kaki gunung Sinai. Allah menampakkan diri dalam api dan awan tebal di atas gunung Sinai lalu memberikan kesepuluh perintah-Nya. Dan juga Allah memberikan peraturan hidup sehari-hari, sebagai umat Allah. Dalam kesempatan ini juga umat Allah ini merencanakan pembangunan Kemah Suci yang menjadi lambang kebenaran rohani yang sangat indah. Namun pembangunan terhambat karena umat Allah ini berbuat dosa dengan menyembah patung anak lembu emas sebagai ilah mereka. Tuhan menghukum mereka melalui Musa hamba-Nya. Setelah mereka bertobat, pembangunan dilanjutkan. Akhirnya segala perlengkapan kebaktian dan Kemah Suci selesai. Kemuliaan Allah memenuhi Kemah Suci tersebut.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kel 15:22-27; 16:9-18. Pertolongan apakah yang Tuhan berikan kepada umat-Nya? Karena itu janganlah kuatir tentang segala kebutuha hidup kita.
    2. Bacalah pasal Kel 20:1-17; 31:18. Apakah isi kesepuluh Hukum Allah itu?
    3. Bacalah pasal Kel 32:1-35. Dosa apakah yang umat Allah perbuat? Mengapa mereka melakukan itu? (Kel 32:22-24). Apakah yang dilakukan Musa terhadap mereka? (Kel 32:25-30). Apakah tanggapan Allah terhadap dosa ini? (Kel 32:31-35).
    4. Bacalah pasal Kel 39:32; 40:34-38. Menurut petunjuk dan kehendak siapakah umat Alla membuat tempat ibadah?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Allah di dalam kemahabesaran dan kesetiaan akan janji-Nya melepaskan umat-Nya dari penderitaan dan perbudakan.

  2. Allah di dalam menjaga kekudusan bangsa dan umat-Nya, memberikan batasan- batasan di dalam kehidupannya.

  3. Di dalam ketidaktaatan umat-Nya, Allah menunjukkan kesabaran dan kasih- Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Bagaimanakah kehidupan bangsa Israel di Mesir?
  2. Bagaimanakah (dengan apakah) Allah menghukum bangsa Israel?
  3. Siapakah yang dipanggil Allah untuk menyelamatkan (memimpin) bangs Israel?
  4. Apakah yang diberikan Allah sebagai makanan untuk bangsa Israel di padan gurun?
  5. Bagaimanakah sikap bangsa Israel selama di padang gurun?
  6. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari kitab ini?

Intisari: Keluaran (Pendahuluan Kitab) Lahirnya Satu Bangsa MENGAPA KELUARAN?"Keluaran" adalah judul kitab Musa yang kedua dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya penggambaran mengenai keluarnya

Lahirnya Satu Bangsa

MENGAPA KELUARAN?
"Keluaran" adalah judul kitab Musa yang kedua dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya penggambaran mengenai keluarnya bangsa Israel dari Mesir hanya sebagian dari isi kitab itu.

MENGENAI APA?
Kitab Keluaran terdiri dari tiga bagian penting.
1. Riwayat Musa: bagaimana ia diselamatkan waktu masih bayi; bagaimana ia dibesarkan di istana Firaun; bagaimana ia dipanggil oleh Allah dari semak belukar yang menyala; bagaimana ia menantang Firaun untuk membebaskan bangsanya dari perbudakan; dan bagaimana akhirnya ia memimpin bangsanya dengan penuh kemenangan menyeberangi Laut Merah menuju ke padang belantara Gunung Sinai.
2. Bagian kedua dari Kitab Keluaran berisi komunikasi Allah dengan Musa di Gunung Sinai, pemberian Sepuluh Perintah Allah dan perintah-perintah lainnya.
3. Bagian terakhir terutama menceritakan tiga hal, yaitu: pembuatan Tabut Perjanjian tempat menyimpan loh batu yang berisi Sepuluh Perintah Allah; pembuatan Kemah Suci untuk tempat menyimpan kotak Tabut Perjanjian; dan aturan-aturan terinci tentang peribadatan.

APA ARTI KITAB KELUARAN BAGI KITA DEWASA INI?
Catatan utama dalam Kitab itu ialah tentang penebusan, yaitu pembebasan dari perbudakan. Kitab Keluaran memberikan banyak ilustrasi yang membantu kita untuk mengerti penebusan kita sendiri melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Domba Paskah (Kel 12:1-11) jelaslah melambangkan Anak Domba Allah yang menanggung dosa dunia (Yoh 1:29). Kristus disebut sebagai Anak Domba Paskah oleh Paulus (1Ko 5:7), sementara itu Petrus menamakan-Nya sebagai Anak Domba yang tak bernoda dan tak bercacat (1Pe 1:19). Pada bagian terakhir Kitab Keluaran kita diingatkan bahwa sebagai umat yang sudah ditebus, kita dipanggil untuk menjadi umat penyembah Allah. Allah mengajar umat-Nya dengan memakai alat-alat bantu visual. Kemah Suci melambangkan kehadiran Allah di antara umat-Nya. Perlu kita ingat bahwa Kristus dikatakan berdiam (berkemah) di antara kita (Yoh 1:14). Jadi, Kitab Keluaran merupakan contoh bagaimana Perjanjian Lama menerangi Perjanjian Baru. Bilamana kita mempelajari Kitab Keluaran kita melihat cara Allah melepaskan umat-Nya dari perbudakan serta rencana-rencana selanjutnya bagi mereka, dan kisah ini berlaku bagi setiap orang yang menyadari kebutuhannya untuk ditebus.

Pesan

1. Pembebasan dari perbudakan.
Keluaran membawa kita kepada asal mula keberadaan Israel sebagai suatu bangsa. Kel 1:1-12:36. Catatan penting dari Keluaran ialah mengenai pembebasan atau penyelamatan. Dalam pasal-pasal pertama kita diceritakan bagaimana bangsa itu dipersiapkan untuk dibebaskan dan bagaimana Allah bangkit dalam diri Musa, seorang pembebas. Kemudian orang Israel dipimpin keluar dari Mesir dan setelah itu dibentuk menjadi suatu bangsa di Sinai. Kel 12:37-19:25. Sisa kitab itu menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan kelanjutan Israel sebagai bangsa yang mempunyai hubungan perjanjian dengan Allah. Kel 20:1-40:38.

2. Penebusan dosa.
Kitab Keluaran dapat dibagi menjadi tiga bagian:
o Kebutuhan bangsa itu akan kebebasan terlihat dari penderitaan mereka di bawah tekanan bangsa Mesir. Hal ini dapat juga dilihat sebagai gambaran dari perbudakan manusia oleh dosa dan karenanya mereka sungguh-sungguh perlu dibebaskan.
o Tempat pembebasan digambarkan. Tidak pernah diragukan bahwa pada akhirnya mereka akan berhasil, tetapi sementara itu terdapat banyak kekecewaan. Puncak peristiwa ialah pengorbanan Domba Paskah. Darah di ambang pintu rumah-rumah bangsa Israel merupakan jaminan keselamatan mereka. Bagi orang Kristen, Kristus adalah Domba Paskah yang darah-Nya menjamin pengampunan dosa dan kehidupan yang baru.
o Setelah penyelamatan tibalah penyucian. Allah akan memasuki suatu perjanjian dengan umat-Nya yang harus menjadi saksi-saksi-Nya yang istimewa di dalam dunia ini. Sebagai bangsa yang sudah ditebus oleh Allah, mereka terpanggil untuk taat kepada-Nya. Sepuluh Perintah merupakan peraturan Allah mengenai moralitas. Mereka juga perlu berhubungan terus dengan Allah melalui penyembahan secara teratur. Oleh karenanya, mereka diberi petunjuk-petunjuk mengenai apa yang harus mereka lakukan. Kemah suci merupakan tempat mereka bertemu dengan Allah dan yakin akan kehadiran-Nya di situ.

Penerapan

Dalam Kitab Keluaran kita banyak belajar tentang sifat-sifat Allah.

1. Allah berdaulat
Dia mengendalikan sejarah dan melakukan segala sesuatu bagi kemuliaan-Nya.

2. Allah memperhatikan umat-Nya
Dia menguasai segala peristiwa dengan tujuan utama kesejahteraan bagi umat-Nya.

3. Allah mencukupi kebutuhan umat-Nya
Manna dan burung puyuh merupakan bukti nyata bahwa Tuhan sungguh-sungguh mencukupi kebutuhan anak-anak-Nya.

4. Allah itu kudus
Dalam keseluruhan Kitab Keluaran kekudusan Allah dijelaskan kepada Musa dan kepada bangsa Israel pada umumnya. Kita seharusnya membungkuk dengan hormat di hadapan-Nya.

5. Allah mengharapkan ketaatan dari umat-Nya
Sepuluh Perintah mencerminkan harapan Allah yang mendasar terhadap umat-Nya, laki-laki dan perempuan, dan Dia menginginkan ketaatan dalam pikiran, perkataan serta perbuatan.

6. Allah memimpin umat-Nya
Allah memimpin umat-Nya di padang gurun dengan awan dan api -- pada masa kini Dia memimpin melalui Roh-Nya yang tinggal di dalam hati umat-Nya.

7. Allah mengharapkan penyembahan dari manusia
Pada zaman Musa diberikan petunjuk-petunjuk terperinci mengenai bagaimana harus menyembah Allah. Semua ini dimaksudkan untuk mengingatkan umat penyembah Allah mengenai kekudusan dan kemuliaan-Nya. Penyembahan tidak kurang pentingnya pada masa kini; kendatipun kita tidak lagi diminta untuk mengikuti cara penyembahan yang sudah diatur secara terperinci dalam Perjanjian Lama, kita harus ingat bahwa kita menyembah Allah kudus yang sama.

Tema-tema Kunci

1. Kemerdekaan
Keluaran dimulai dengan gambaran mengenai bagaimana bangsa Israel menggeliat di bawah kuk perbudakan. Bacalah Keluaran 1:11-14. Kebebasan mereka tidak diperoleh dengan mudah, tetapi kebebasan itu sempurna. Domba Paskah akan selalu dipandang oleh orang Kristen sebagai suatu gambaran dari Anak Domba Allah dan sebagai peringatan bagi kita, bahwa kita pun selalu telah dibebaskan dari bahaya dan perbudakan dosa. Carilah dalam Perjanjian Baru sebutan Yesus sebagai Anak Domba Allah: Yoh 1:29,36; Kis 8:32-35; 1Ko 5:7; 1Pe 1:18, 19, dan telusurilah penggunaan istilah itu dalam Kitab Wahyu. Penghargaan apa yang Anda berikan atas pembebasan Anda dari perbudakan dosa?

2. Peraturan
Para budak yang baru dibebaskan diingatkan bahwa Allah mengharapkan ketaatan dari umat-Nya. Sepuluh Perintah itu sangat luar biasa, karena semua perintah itu membentuk suatu aturan moralitas yang cocok bagi semua orang di segala zaman. Perintah-perintah itu tidak pernah lapuk. Mereka yang telah menerima Yesus sebagai Juruselamat harus ingat, bahwa mereka juga harus menyembah-Nya sebagai Tuhan. Dia berkata, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yoh 14:15). Pada akhirnya ketaatan akan mempengaruhi sikap dan motivasi serta perbuatan. Periksalah kata-kata Yesus dalam Matius 5:21-48.

3. Penyembahan
Setelah bangsa Israel dibebaskan, mereka segera diberi petunjuk mengenai bagaimana mereka harus menyembah Allah. Kemah Suci merupakan peringatan nyata dari kehadiran Allah di tengah-tengah umat-Nya dan bangsa Israel menemukan sifat-sifat kesucian Allah, dan bahwa orang berdosa tidak dapat menghampiri Allah dengan seenaknya. Mezbah kuningan merupakan tempat untuk mengadakan korban bakaran dan ini merupakan satu-satunya jalan untuk menghampiri hadirat Allah. Pakaian imam dirancang dengan teliti, karena ia adalah orang yang mewakili umat di hadapan Allah. Setiap rinci berfungsi untuk menekankan kekudusan Allah. Kita yang telah menjadi imamat rajani dengan menjadi anak-anak Allah diingatkan, bahwa Allah tetap kudus dan hal ini harus tercermin dalam penyembahan kita. Periksalah di dalam Keluaran pemakaian kata-kata "kudus" dan "kekudusan", perhatikan bagaimana kata-kata itu menyangkut baik Allah maupun umat-Nya. Fakta mengenai kekudusan Allah seharusnya membawa pengaruh apa dalam sikap, penyembahan dan cara hidup kita?

Garis Besar Intisari: Keluaran (Pendahuluan Kitab) [1] BANGSA ISRAEL DI MESIR Kel 1:1-22 Kel 1:1-7Lahirnya suatu bangsa Kel 1:8-22Perbudakan suatu bangsa [2] MUSA SI PEMBEBAS Kel 2:1-4:3 Kel

[1] BANGSA ISRAEL DI MESIR Kel 1:1-22

Kel 1:1-7Lahirnya suatu bangsa
Kel 1:8-22Perbudakan suatu bangsa

[2] MUSA SI PEMBEBAS Kel 2:1-4:3

Kel 2:1-10Kelahiran dan masa muda Musa
Kel 2:11-25Kekecewaan Musa
Kel 3:1-10Panggilan terhadap Musa
Kel 3:11-15Keraguan Musa dan penampakan diri Allah
Kel 3:16-22Pengutusan
Kel 4:1-17Keberatan-keberatan Musa
Kel 4:18-31Musa menerima panggilan-Nya

[3] PEMBEBASAN DARI PERBUDAKAN Kel 5:1-18:27

Kel 5:1-23Musa berselisih dengan Firaun
Kel 6:1-8Musa diyakinkan kembali oleh Allah
Kel 6:9-13Panggilan Allah kepada Musa diperbarui
Kel 6:14-27Data nenek moyang Musa
Kel 6:28-7:7Perjanjian dengan Musa
Kel 7:8-11:10Perselisihan dengan Firaun
Kel 12:1-13:22Perayaan Paskah dan Pembebasan dari Mesir
Kel 14:1-15:21Menyeberangi Laut Merah
Kel 15:22-18:27Pengalaman di padang belantara

[4] PERATURAN DAN PERJANJIAN Kel 19:1-31:18

Kel 19:1-25Bangsa Israel di Sinai
Kel 20:1-26Perjanjian Musa
Kel 21:1-23:33Kitab Perjanjian
Kel 24:1-18Pengesahan perjanjian
Kel 25:1-31:18Cara-cara penyembahan

[5] KEGAGALAN DAN PEMBARUAN Kel 32:1-40:38

Kel 32:1-34:35Kegagalan bangsa Israel
Kel 35:1-40:38Pekerjaan dan Penyembahan
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #31: Tutup popup dengan arahkan mouse keluar dari popup. Tutup sticky dengan menekan ikon . [SEMUA]
dibuat dalam 0.52 detik
dipersembahkan oleh YLSA