kecilkan semua  

Teks -- Ayub 33:1-33 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Allah berfirman kepada manusia dengan berbagai-bagai cara
33:1 "Akan tetapi sekarang, hai Ayub, dengarkanlah bicaraku, dan bukalah telingamu kepada segala perkataanku. 33:2 Ketahuilah, mulutku telah kubuka, lidahku di bawah langit-langitku berbicara. 33:3 Perkataanku keluar dari hati yang jujur, dan bibirku menyatakan dengan terang apa yang diketahui. 33:4 Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup. 33:5 Jikalau engkau dapat, jawablah aku, bersiaplah engkau menghadapi aku, pertahankanlah dirimu. 33:6 Sesungguhnya, bagi Allah aku sama dengan engkau, akupun dibentuk dari tanah liat. 33:7 Jadi engkau tak usah ditimpa kegentaran terhadap aku, tekananku terhadap engkau tidak akan berat. 33:8 Tetapi engkau telah berbicara dekat telingaku, dan ucapan-ucapanmu telah kudengar: 33:9 Aku bersih, aku tidak melakukan pelanggaran, aku suci, aku tidak ada kesalahan. 33:10 Tetapi Ia mendapat alasan terhadap aku, Ia menganggap aku sebagai musuh-Nya. 33:11 Ia memasukkan kakiku ke dalam pasung, Ia mengawasi segala jalanku. 33:12 Sesungguhnya, dalam hal itu engkau tidak benar, demikian sanggahanku kepadamu, karena Allah itu lebih dari pada manusia. 33:13 Mengapa engkau berbantah dengan Dia, bahwa Dia tidak menjawab segala perkataanmu? 33:14 Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya. 33:15 Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur, 33:16 maka Ia membuka telinga manusia dan mengejutkan mereka dengan teguran-teguran 33:17 untuk menghalangi manusia dari pada perbuatannya, dan melenyapkan kesombongan orang, 33:18 untuk menahan nyawanya dari pada liang kubur, dan hidupnya dari pada maut oleh lembing. 33:19 Dengan penderitaan ia ditegur di tempat tidurnya, dan berkobar terus-menerus bentrokan dalam tulang-tulangnya; 33:20 perutnya bosan makanan, hilang nafsunya untuk makanan yang lezat-lezat; 33:21 susutlah dagingnya, sehingga tidak kelihatan lagi, tulang-tulangnya, yang mula-mula tidak tampak, menonjol ke luar, 33:22 sampai nyawanya menghampiri liang kubur, dan hidupnya mendekati mereka yang membawa maut. 33:23 Jikalau di sampingnya ada malaikat, penengah, satu di antara seribu, untuk menyatakan jalan yang benar kepada manusia, 33:24 maka Ia akan mengasihaninya dengan berfirman: Lepaskan dia, supaya jangan ia turun ke liang kubur; uang tebusan telah Kuperoleh. 33:25 Tubuhnya mengalami kesegaran seorang pemuda, ia seperti pada masa mudanya. 33:26 Ia berdoa kepada Allah, dan Allah berkenan menerimanya; ia akan memandang wajah-Nya dengan bersorak-sorai, dan Allah mengembalikan kebenaran kepada manusia. 33:27 Ia akan bernyanyi di depan orang: Aku telah berbuat dosa, dan yang lurus telah kubengkokkan, tetapi hal itu tidak dibalaskan kepadaku. 33:28 Ia telah membebaskan nyawaku dari jalan ke liang kubur, dan hidupku akan melihat terang. 33:29 Sesungguhnya, semuanya ini dilakukan Allah dua, tiga kali terhadap manusia: 33:30 mengembalikan nyawanya dari liang kubur, sehingga ia diterangi oleh cahaya hidup. 33:31 Perhatikanlah, hai Ayub, dengarkanlah aku, diamlah, akulah yang berbicara. 33:32 Jikalau ada yang hendak kaukatakan, jawablah aku; berkatalah, karena aku rela membenarkan engkau. 33:33 Jikalau tidak, hendaklah engkau mendengarkan aku; diamlah, aku hendak mengajarkan hikmat kepadamu."
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Ayub a man whose story is told in the book of Job,a man from the land of Uz in Edom
 · dunia orang mati the place of the dead
 · liang kubur the place of the dead
 · lobang kubur the place of the dead


Topik/Tema Kamus: Elihu | Ayub | Sakit | Hibur, Penghiburan Di Dalam Kesusahan | Aku, Pengakuan Dosa | Sakit, Penyakit | Marah, Kemarahan Tuhan Allah | Manusia | Tritunggal | Telinga | Tempat Tidur | Tobat, Pertobatan | Mimpi | Gelar Dan Nama Yang Diberikan; Kepada Roh Kudus | Dosa | Kenan, Perkenan Allah | Pendamaian Menurut Taurat | Roh Kudus Adalah Allah | Roh Kudus Adalah Pribadi | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Endetn , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Ayb 33:9 - AKU BERSIH, AKU TIDAK MELAKUKAN PELANGGARAN. Nas : Ayub 33:9 Elihu secara tidak benar menyatakan bahwa Ayub mengakui memiliki kesempurnaan moral, yaitu bahwa dia "tanpa dosa" sepanjang hidupny...

Nas : Ayub 33:9

Elihu secara tidak benar menyatakan bahwa Ayub mengakui memiliki kesempurnaan moral, yaitu bahwa dia "tanpa dosa" sepanjang hidupnya. Ayub tidak pernah mengatakan bahwa dirinya tanpa dosa (lih. Ayub 13:26), tetapi hanya bahwa dirinya telah mengikuti jalan-jalan Allah dengan segenap hati dan tidak pernah mengingat berbuat dosa yang serius sehingga pantas dihukum seberat itu (Ayub 27:5-6; 31:1-40).

Jerusalem: Ayb 33:4 - nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup Bdk Kej 2:7; Ayu 5:17+.

Bdk Kej 2:7; Ayu 5:17+.

Jerusalem: Ayb 33:9 - -- Bdk Ayu 10:7; 16:17; 23:10; 27:5.

Jerusalem: Ayb 33:10-11 - -- Bdk Ayu 13:24; 19:11; 13:27

Jerusalem: Ayb 33:15 - Dalam mimpi.... Bdk Ayu 4:12-16+; Kej 20:3; 41:1 dst; Dan 4:4+ dst.

Jerusalem: Ayb 33:16 - dengan teguran-teguran Dalam terjemahan Siria terbaca: dengan penglihatan-penglihatan.

Dalam terjemahan Siria terbaca: dengan penglihatan-penglihatan.

Jerusalem: Ayb 33:17 - melenyapkan kesombongan Dalam naskah Ibrani tertulis: menutup/menyembunyikan kesombongan.

Dalam naskah Ibrani tertulis: menutup/menyembunyikan kesombongan.

Jerusalem: Ayb 33:19 - Dengan penderitaan.... Cara pertama (bdk Ayu 33:14) Allah berbicara kepada manusia ialah melalui wahyu, ayat 15-18. Cara kedua yang mulai dibicarakan sekarang ialah pencobaa...

Cara pertama (bdk Ayu 33:14) Allah berbicara kepada manusia ialah melalui wahyu, ayat 15-18. Cara kedua yang mulai dibicarakan sekarang ialah pencobaan, Ayu 33:19-30. Demikian halnya dengan Ayub. Bdk Ula 8:1-6+; Ams 3:12.

Jerusalem: Ayb 33:22 - mereka yang membawa maut Dalam terjemahan Yunani terbaca: tempat tinggal orang mati. "Mereka yang membawa maut" kiranya penguasa-penguasa dunia orang mati.

Dalam terjemahan Yunani terbaca: tempat tinggal orang mati. "Mereka yang membawa maut" kiranya penguasa-penguasa dunia orang mati.

Jerusalem: Ayb 33:23 - malaikat, penengah Harafiah: malaikat juru bicara/juru bahasa. Malaikat itu membuka bagi si sakit makna penderitaannya, membuka mata manusia sehingga menyadari kesalahan...

Harafiah: malaikat juru bicara/juru bahasa. Malaikat itu membuka bagi si sakit makna penderitaannya, membuka mata manusia sehingga menyadari kesalahannya, Ayu 33:27; iapun menjadi pembicara baik di hadapan Allah, Ayu 33:24; bdk Ayu 5:1+. Pikiran mengenai "malaikat penengah" itu ada dasarnya dalam Perjanjian Lama. Orang benar menjadi perantara, Ayu 42:8+; orang dapat memberi silih guna orang lain, Yes 53:10; malaikat-malaikat menjadi perantara dalam menyampaikan firman Allah kepada nabi (dalam kitab Yehezkiel, Daniel, Zakharia); mereka turun tangan untuk menangkis bahaya, Maz 91:11-13+, dan membawa doa manusia ke hadapan Allah, Tob 12:12+; bdk Wah 8:3 dst. Agama Yahudi selanjutnya mengembangkan ajaran itu. Dalam sorotan wahyu Kristen malaikat-malaikat penengah itu menjadi malaikat pelindung, bdk Tob 5:4+; Mat 18:10; Kis 12:15.

Jerusalem: Ayb 33:24 - Lepaskan dia Begitulah menurut terjemahan Siria dan latin Vulgata. Naskah Ibrani tidak jelas.

Begitulah menurut terjemahan Siria dan latin Vulgata. Naskah Ibrani tidak jelas.

Ende: Ayb 33:12 - Dalam hal itu jakni: menuduh Allah, bahwa Ia tidak adil. Allah merupakan rahasia jang terlalu besar untuk manusia.

jakni: menuduh Allah, bahwa Ia tidak adil. Allah merupakan rahasia jang terlalu besar untuk manusia.

Ende: Ayb 33:16 - -- Dengan mimpi itu Allah "memeteraikan", jaitu membenarkan "peringatan", jang datang dari adjaran kebidjaksanaan jang biasa.

Dengan mimpi itu Allah "memeteraikan", jaitu membenarkan "peringatan", jang datang dari adjaran kebidjaksanaan jang biasa.

Ende: Ayb 33:30 - terang orang2 jang hidup berarti: hidup didunia ini.

berarti: hidup didunia ini.

Endetn: Ayb 33:10 - dalih2 Menurut terdjemahan Syriah. Hibrani: "perlawanan2".

Menurut terdjemahan Syriah. Hibrani: "perlawanan2".

Endetn: Ayb 33:13 - (perkataan)mu diperbaiki. Tertulis: "(-)nja".

diperbaiki. Tertulis: "(-)nja".

Endetn: Ayb 33:16 - dan diatas ... dst. diperbaiki.

diperbaiki.

Endetn: Ayb 33:17 - perbuatannja diperbaiki menurut terdjemahan Latin. Tertulis: "kerdja".

diperbaiki menurut terdjemahan Latin. Tertulis: "kerdja".

Endetn: Ayb 33:18 - kepratala diperbaiki. Tertulis: "anak-panah(?)".

diperbaiki. Tertulis: "anak-panah(?)".

Endetn: Ayb 33:22 - orang2 jang mati diperbaiki. Tertulis: "mereka jang membunuh".

diperbaiki. Tertulis: "mereka jang membunuh".

Endetn: Ayb 33:24 - bebaskanlah diperbaiki menurut terdjemahan Syriah dan Latin. Kata Hibrani tidak diketahui maknanja.

diperbaiki menurut terdjemahan Syriah dan Latin. Kata Hibrani tidak diketahui maknanja.

Endetn: Ayb 33:26 - memberitahukan diperbaiki. Tertulis: "mengembalikan".

diperbaiki. Tertulis: "mengembalikan".

Ref. Silang FULL: Ayb 33:1 - Ayub, dengarkanlah // segala perkataanku · Ayub, dengarkanlah: Ayub 32:10 · segala perkataanku: Ayub 6:28; Ayub 6:28; Ayub 13:6; Ayub 13:6

· Ayub, dengarkanlah: Ayub 32:10

· segala perkataanku: Ayub 6:28; [Lihat FULL. Ayub 6:28]; Ayub 13:6; [Lihat FULL. Ayub 13:6]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:3 - dari hati // yang diketahui · dari hati: 1Raj 3:6; Mazm 7:11; 11:2; 64:11 · yang diketahui: Ayub 6:28; Ayub 6:28

· dari hati: 1Raj 3:6; Mazm 7:11; 11:2; 64:11

· yang diketahui: Ayub 6:28; [Lihat FULL. Ayub 6:28]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:4 - Roh // membuat aku // Yang Mahakuasa // aku hidup · Roh: Kej 1:2; Kej 1:2 · membuat aku: Ayub 10:3 · Yang Mahakuasa: Ayub 27:3; Ayub 27:3 · aku hidup: Bil 16:22; Bil 16:22;...

· Roh: Kej 1:2; [Lihat FULL. Kej 1:2]

· membuat aku: Ayub 10:3

· Yang Mahakuasa: Ayub 27:3; [Lihat FULL. Ayub 27:3]

· aku hidup: Bil 16:22; [Lihat FULL. Bil 16:22]; Ayub 12:10; [Lihat FULL. Ayub 12:10]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:5 - jawablah aku // bersiaplah // menghadapi aku · jawablah aku: Ayub 33:32 · bersiaplah: Ayub 13:18 · menghadapi aku: Ayub 31:14; Ayub 31:14

· jawablah aku: Ayub 33:32

· bersiaplah: Ayub 13:18

· menghadapi aku: Ayub 31:14; [Lihat FULL. Ayub 31:14]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:6 - bagi Allah // tanah liat · bagi Allah: Kis 14:15; Yak 5:17 · tanah liat: Ayub 4:19; Ayub 4:19

· bagi Allah: Kis 14:15; Yak 5:17

· tanah liat: Ayub 4:19; [Lihat FULL. Ayub 4:19]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:7 - terhadap engkau · terhadap engkau: Ayub 9:34; Ayub 9:34; 2Kor 2:4

· terhadap engkau: Ayub 9:34; [Lihat FULL. Ayub 9:34]; 2Kor 2:4

Ref. Silang FULL: Ayb 33:9 - Aku bersih // melakukan pelanggaran // ada kesalahan · Aku bersih: Ayub 10:7; Ayub 10:7 · melakukan pelanggaran: Ayub 9:30; Ayub 9:30; Ayub 13:23; Ayub 13:23 · ada kesalahan: Ayub ...

· Aku bersih: Ayub 10:7; [Lihat FULL. Ayub 10:7]

· melakukan pelanggaran: Ayub 9:30; [Lihat FULL. Ayub 9:30]; Ayub 13:23; [Lihat FULL. Ayub 13:23]

· ada kesalahan: Ayub 2:9; [Lihat FULL. Ayub 2:9]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:10 - sebagai musuh-Nya · sebagai musuh-Nya: Ayub 13:24; Ayub 13:24

· sebagai musuh-Nya: Ayub 13:24; [Lihat FULL. Ayub 13:24]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:11 - dalam pasung // segala jalanku · dalam pasung: Ayub 13:27; Ayub 13:27 · segala jalanku: Ayub 14:16; Ams 3:6; Yes 30:21

· dalam pasung: Ayub 13:27; [Lihat FULL. Ayub 13:27]

· segala jalanku: Ayub 14:16; Ams 3:6; Yes 30:21

Ref. Silang FULL: Ayb 33:12 - pada manusia · pada manusia: Ayub 5:9; Ayub 5:9; Mazm 8:5; 50:21; Pengkh 7:20; Yes 55:8-9

· pada manusia: Ayub 5:9; [Lihat FULL. Ayub 5:9]; Mazm 8:5; 50:21; Pengkh 7:20; Yes 55:8-9

Ref. Silang FULL: Ayb 33:13 - dengan Dia // segala perkataanmu · dengan Dia: Ayub 39:35; Yes 45:9 · segala perkataanmu: Ayub 11:8; Ayub 11:8

· dengan Dia: Ayub 39:35; Yes 45:9

· segala perkataanmu: Ayub 11:8; [Lihat FULL. Ayub 11:8]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:14 - Allah berfirman // dua cara // tidak memperhatikannya · Allah berfirman: Mazm 62:12 · dua cara: Ayub 33:29 · tidak memperhatikannya: Ayub 4:12

· Allah berfirman: Mazm 62:12

· dua cara: Ayub 33:29

· tidak memperhatikannya: Ayub 4:12

Ref. Silang FULL: Ayb 33:15 - Dalam mimpi // dalam penglihatan // waktu malam // nyenyak tidur · Dalam mimpi: Kej 20:3; Kej 20:3; Ayub 4:13; Mat 27:19; Mat 27:19 · dalam penglihatan: Kis 16:9 · waktu malam: Kej 15:1; Kej 15:...

· Dalam mimpi: Kej 20:3; [Lihat FULL. Kej 20:3]; Ayub 4:13; Mat 27:19; [Lihat FULL. Mat 27:19]

· dalam penglihatan: Kis 16:9

· waktu malam: Kej 15:1; [Lihat FULL. Kej 15:1]; Dan 2:19

· nyenyak tidur: Kej 2:21; [Lihat FULL. Kej 2:21]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:16 - membuka telinga // mengejutkan mereka // dengan teguran-teguran · membuka telinga: Ayub 36:10,15 · mengejutkan mereka: Ayub 6:4; Ayub 6:4 · dengan teguran-teguran: Mazm 88:16-17

· membuka telinga: Ayub 36:10,15

· mengejutkan mereka: Ayub 6:4; [Lihat FULL. Ayub 6:4]

· dengan teguran-teguran: Mazm 88:16-17

Ref. Silang FULL: Ayb 33:17 - melenyapkan kesombongan · melenyapkan kesombongan: Ayub 20:6; Ayub 20:6

· melenyapkan kesombongan: Ayub 20:6; [Lihat FULL. Ayub 20:6]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:18 - liang kubur // oleh lembing · liang kubur: Ayub 33:22,24,28,30; Mazm 28:1; 30:10; 69:16; 88:7; 103:4; Ams 1:12; Yes 14:15; 38:17; Yun 2:6; Za 9:11 · oleh lembing: A...

Ref. Silang FULL: Ayb 33:19 - Dengan penderitaan // ia ditegur // dalam tulang-tulangnya · Dengan penderitaan: Kej 17:1; Kej 17:1; Ul 8:5; Ul 8:5; 2Kor 12:7-10; Yak 1:3 · ia ditegur: Ayub 5:17; Ayub 5:17 · dalam tulang...

· Dengan penderitaan: Kej 17:1; [Lihat FULL. Kej 17:1]; Ul 8:5; [Lihat FULL. Ul 8:5]; 2Kor 12:7-10; Yak 1:3

· ia ditegur: Ayub 5:17; [Lihat FULL. Ayub 5:17]

· dalam tulang-tulangnya: Ayub 16:16; [Lihat FULL. Ayub 16:16]; Mazm 6:3; 38:4; Yes 38:13

Ref. Silang FULL: Ayb 33:20 - bosan makanan // yang lezat-lezat · bosan makanan: Mazm 102:5; 107:18 · yang lezat-lezat: Ayub 3:24; Ayub 3:24; Ayub 6:6; Ayub 6:6

· bosan makanan: Mazm 102:5; 107:18

· yang lezat-lezat: Ayub 3:24; [Lihat FULL. Ayub 3:24]; Ayub 6:6; [Lihat FULL. Ayub 6:6]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:21 - kelihatan lagi, tulang-tulangnya // tampak, menonjol · kelihatan lagi, tulang-tulangnya: Ayub 2:5; Ayub 2:5 · tampak, menonjol: Ayub 16:8; Ayub 16:8

· kelihatan lagi, tulang-tulangnya: Ayub 2:5; [Lihat FULL. Ayub 2:5]

· tampak, menonjol: Ayub 16:8; [Lihat FULL. Ayub 16:8]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:22 - liang kubur // membawa maut · liang kubur: Ayub 33:18; Ayub 33:18 · membawa maut: Ayub 38:17; Mazm 9:14; 88:4; 107:18; 116:3

· liang kubur: Ayub 33:18; [Lihat FULL. Ayub 33:18]

· membawa maut: Ayub 38:17; Mazm 9:14; 88:4; 107:18; 116:3

Ref. Silang FULL: Ayb 33:23 - ada malaikat, penengah // kepada manusia · ada malaikat, penengah: Gal 3:19; Ibr 8:6; 9:15 · kepada manusia: Ayub 36:9-10; Mi 6:8

· ada malaikat, penengah: Gal 3:19; Ibr 8:6; 9:15

· kepada manusia: Ayub 36:9-10; Mi 6:8

Ref. Silang FULL: Ayb 33:24 - liang kubur // telah Kuperoleh · liang kubur: Ayub 33:18; Ayub 33:18 · telah Kuperoleh: Ayub 6:22; Ayub 6:22

· liang kubur: Ayub 33:18; [Lihat FULL. Ayub 33:18]

· telah Kuperoleh: Ayub 6:22; [Lihat FULL. Ayub 6:22]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:25 - mengalami kesegaran // masa mudanya · mengalami kesegaran: Mazm 103:5 · masa mudanya: 2Raj 5:14

· mengalami kesegaran: Mazm 103:5

· masa mudanya: 2Raj 5:14

Ref. Silang FULL: Ayb 33:26 - berkenan menerimanya // dengan bersorak-sorai // mengembalikan kebenaran · berkenan menerimanya: Ayub 5:15; Ayub 5:15; Ams 8:35; 12:2; 18:22; Luk 2:52 · dengan bersorak-sorai: Ezr 3:13; Ezr 3:13; Ayub 22:26; A...

· berkenan menerimanya: Ayub 5:15; [Lihat FULL. Ayub 5:15]; Ams 8:35; 12:2; 18:22; Luk 2:52

· dengan bersorak-sorai: Ezr 3:13; [Lihat FULL. Ezr 3:13]; Ayub 22:26; [Lihat FULL. Ayub 22:26]

· mengembalikan kebenaran: Mazm 13:6; 50:15; 51:14; 1Yoh 1:9

Ref. Silang FULL: Ayb 33:27 - berbuat dosa // yang lurus // tidak dibalaskan · berbuat dosa: Bil 22:34; Bil 22:34 · yang lurus: Luk 15:21 · tidak dibalaskan: Ezr 9:13; Ezr 9:13; Mazm 22:28; 51:15; Rom 6:21;...

· berbuat dosa: Bil 22:34; [Lihat FULL. Bil 22:34]

· yang lurus: Luk 15:21

· tidak dibalaskan: Ezr 9:13; [Lihat FULL. Ezr 9:13]; Mazm 22:28; 51:15; Rom 6:21; Yak 2:13

Ref. Silang FULL: Ayb 33:28 - telah membebaskan // liang kubur // melihat terang · telah membebaskan: Kel 15:13; Kel 15:13; Mazm 34:23; 107:20 · liang kubur: Ayub 33:18; Ayub 33:18; Ayub 17:16; Ayub 17:16 · mel...

· telah membebaskan: Kel 15:13; [Lihat FULL. Kel 15:13]; Mazm 34:23; 107:20

· liang kubur: Ayub 33:18; [Lihat FULL. Ayub 33:18]; Ayub 17:16; [Lihat FULL. Ayub 17:16]

· melihat terang: Ayub 22:28; [Lihat FULL. Ayub 22:28]

Ref. Silang FULL: Ayb 33:29 - tiga kali // terhadap manusia · tiga kali: Ayub 33:14 · terhadap manusia: Mazm 139:16; Ams 16:9; 20:24; Yer 10:23; 1Kor 12:6; Ef 1:11; Fili 2:13

· tiga kali: Ayub 33:14

· terhadap manusia: Mazm 139:16; Ams 16:9; 20:24; Yer 10:23; 1Kor 12:6; Ef 1:11; Fili 2:13

Ref. Silang FULL: Ayb 33:30 - mengembalikan // liang kubur // sehingga ia // cahaya hidup · mengembalikan: Yak 5:19 · liang kubur: Ayub 33:18; Ayub 33:18 · sehingga ia: Yes 60:1; Ef 5:14 · cahaya hidup: Mazm 49:2...

· mengembalikan: Yak 5:19

· liang kubur: Ayub 33:18; [Lihat FULL. Ayub 33:18]

· sehingga ia: Yes 60:1; Ef 5:14

· cahaya hidup: Mazm 49:20; 56:14; 116:9; Yes 53:11

Ref. Silang FULL: Ayb 33:31 - Ayub, dengarkanlah // aku // diamlah · Ayub, dengarkanlah: Yer 23:18 · aku: Ayub 32:10; Ayub 32:10 · diamlah: Ayub 33:33

· Ayub, dengarkanlah: Yer 23:18

· aku: Ayub 32:10; [Lihat FULL. Ayub 32:10]

· diamlah: Ayub 33:33

Ref. Silang FULL: Ayb 33:32 - jawablah aku // rela membenarkan · jawablah aku: Ayub 33:5 · rela membenarkan: Ayub 6:29; Ayub 6:29; Ayub 35:2

· jawablah aku: Ayub 33:5

· rela membenarkan: Ayub 6:29; [Lihat FULL. Ayub 6:29]; Ayub 35:2

Ref. Silang FULL: Ayb 33:33 - mendengarkan aku // diamlah // mengajarkan hikmat · mendengarkan aku: Ayub 32:10; Ayub 32:10 · diamlah: Ayub 33:31 · mengajarkan hikmat: Ayub 6:24; Ayub 6:24; Ams 10:8,10,19

· mendengarkan aku: Ayub 32:10; [Lihat FULL. Ayub 32:10]

· diamlah: Ayub 33:31

· mengajarkan hikmat: Ayub 6:24; [Lihat FULL. Ayub 6:24]; Ams 10:8,10,19

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Ayb 4:1--37:24 - -- A. Keputusan-keputusan Manusia (4:1-37:24) Karena dialog antara Ayub dengan sahabat-sahabatnya terkait dengan keluhan Ayub dan bukan secara langsung ...

A. Keputusan-keputusan Manusia (4:1-37:24)

Karena dialog antara Ayub dengan sahabat-sahabatnya terkait dengan keluhan Ayub dan bukan secara langsung dengan penderitaan yang dialaminya, maka misi dari para sahabat lebih merupakan usaha penghakiman daripada penghiburan pastoral, dan ini makin nyata dalam siklus pembicaraan selanjutnya (tentang struktur siklus dialog ini lihat Garis Besar di atas). Para sahabat tersebut mengambil kedudukan sebagai dewan penatua yang siap menghakimi seorang pelanggar yang keras hati. Pertimbangan kesalahan Ayub mencakup pembahasan tentang aspek-aspek yang lebih luas dari masalah teodise, tetapi selalu dengan memperhatikan penghukuman dan kasus khusus Ayub. Oleh karena itu, bagi Ayub perdebatan itu bukan merupakan penyelidikan akademis yang obyektif tentang penderitaan pada umumnya, melainkan suatu fase baru yang lebih menyakitkan dari penderitaannya. Para sahabat itu diperdaya oleh ketaatan mereka pada teori tradisional sehingga ikut membantu serta bersekongkol dengan Iblis dalam memusuhi Allah dan menggelapkan jalan hikmat bagi hamba Allah, Ayub. Tetapi perdebatan ini berguna untuk membungkam hikmat dunia dan dengan demikian mempersiapkan penyajian pendekatan sesuai perjanjian terhadap hikmat yang muncul dalam percakapan antara Elihu dan Tuhan sendiri. Sekali lagi, di dalam permohonan banding Ayub kepada mahkamah tertinggi mengingat keputusan-keputusan manusia tidak sesuai dengan keadaan, yang terungkap dalam kerinduan Ayub yang mendalam untuk membela dirinya di hadapan Tuhan, perdebatan tersebut sampai membuat Allah harus menampakkan diri.

Wycliffe: Ayb 32:1--37:24 - -- 4) Pelayanan Elihu (32:1-37:24). Elihu yang tampaknya merupakan salah satu pendengar dalam jumlah lebih besar yang ikut mendengarkan perdebatan itu k...

4) Pelayanan Elihu (32:1-37:24).

Elihu yang tampaknya merupakan salah satu pendengar dalam jumlah lebih besar yang ikut mendengarkan perdebatan itu kini tampil ke depan dan mengemukakan teodisenya. Jika dia diperkenalkan lebih dulu pasti perjalanan dramatis kisah ini akan dikotori oleh sebuah antisipasi yang janggal tentang hasil perdebatan tersebut. Tokoh yang lebih muda ini juga sama-sama tidak tahu seperti yang lainnya tentang percakapan di surga yang disebutkan pada pembukaan kisah ini. Karena itu penafsirannya terhadap penderitaan Ayub, tidak komprehensif. Namun, Elihu mengenali pentingnya prinsip kasih karunia Allah yang cuma-cuma yang tidak diperhatikan oleh tokoh-tokoh lainnya. Oleh karena itu, dengan uraiannya ini, terang jalan hikmat mulai muncul sesudah masa gelap perdebatan yang panjang yang hanya sekali-sekali saja menampakkan percikan hikmat. Keangkuhan Ayub berkurang sehingga Elihu merupakan utusan Tuhan untuk membuka jalan bagi kedatangan-Nya di dalam angin badai (ps. 38 dst.).

Uraian Elihu (32:6-37:24) walaupun ditandai dengan sejumlah waktu sela (34:1; 35:1; 36:1), pada dasarnya merupakan satu kesatuan. Sesudah pembelaan (32:6-22), dikembangkanlah teodise sebagai jawaban terhadap sejumlah keluhan Ayub (terkutip di 33:8-11; 34:5-9; 35:2, 3; bdg. 36:17 dst.) dan dengan memakai sebuah paparan tentang kasih karunia (33:12-33), kebenaran (34:10-36:25) dan kuasa (36:26-37:24) Allah.

Wycliffe: Ayb 33:1-33 - -- 33:1-33. Pembelaan umum Elihu diarahkan kepada para sahabat Ayub. Sekarang dengan mengemukakan jawabannya terhadap protes-protes Ayub, Elihu menantang...

33:1-33. Pembelaan umum Elihu diarahkan kepada para sahabat Ayub. Sekarang dengan mengemukakan jawabannya terhadap protes-protes Ayub, Elihu menantang Ayub (ay. 1-7). Dia mengutip sejumlah pernyataan Ayub (ay. 8-11) dan kemudian memberikan jawabannya sendiri (ay. 12-30). Dengan demikian tantangan diutarakan lagi (ay. 31-33).

Wycliffe: Ayb 33:1-7 - Sesungguhnya, bagi Allah aku sama dengan engkau 1-7. Sesungguhnya, bagi Allah aku sama dengan engkau (ay. 6a).. Elihu juga manusia yang terbuat dari tanah liat (ay. 6b) oleh napas Allah yang mencipt...

1-7. Sesungguhnya, bagi Allah aku sama dengan engkau (ay. 6a).. Elihu juga manusia yang terbuat dari tanah liat (ay. 6b) oleh napas Allah yang menciptakan (ay. 4; bdg. Kej. 2:7). Menghadapi tantangan Elihu, Ayub tidak bisa mengajukan dalih kesukaannya bahwa teror-teror ilahi yang melumpuhkan dirinya telah membuatnya kehilangan kesabaran yang diperlukan untuk mempertahankan diri (bdg. 9:34; 13: 21).

Wycliffe: Ayb 33:8-11 - -- 8-11. Elihu tidak keliru memahami posisi Ayub. Ayub telah setuju bahwa ada keterlibatannya di dalam dosa manusia (bdg. 7:21; 13:26). Selanjutnya, berb...

8-11. Elihu tidak keliru memahami posisi Ayub. Ayub telah setuju bahwa ada keterlibatannya di dalam dosa manusia (bdg. 7:21; 13:26). Selanjutnya, berbagai protes Ayub bahwa dia tidak bersalah dibenarkan sejauh protes-protes itu membela integritasnya terhadap seruan munafik dan tuduhan berlebihan lainnya dari para sahabat itu. Sekalipun demikian, terlihat ada kecenderungan untuk menilai kebenaran dirinya secara berlebihan dalam protes-protesnya itu (bdg. 9:21; 10:7; 12:4; 16:17; 23:10 dst.; 27:5, 6; 29:11 dst.). Dan sikap angkuh ini menjadi nyaris terlalu terus terang dan kentara di dalam ucapan Ayub yang terakhir (ps. 31). Di 33:10b Elihu mengutip 13:24b; di 33:11 dia mengutip 13:27a.

Wycliffe: Ayb 33:12-30 - tidak menjawab segala perkataannya // Jikalau di sampingnya ada malaikat penengah, satu di antara seribu // satu di antara seribu // Mengembalikan nyawanya dari liang kubur // mereka yang membawa maut // satu dua cara // jalan yang benar // uang tebusan // mengasihaninya 12-30. Ketika Elihu mengutip keluhan Ayub selanjutnya bahwa Allah tidak menjawab segala perkataannya (ay. 13b; bdg. 19:7; 30:20) kelihatan seakan-akan...

12-30. Ketika Elihu mengutip keluhan Ayub selanjutnya bahwa Allah tidak menjawab segala perkataannya (ay. 13b; bdg. 19:7; 30:20) kelihatan seakan-akan ia sudah menghilangkan keraguan Ayub akan keadilan Allah dengan sangat singkat (ay. 8-12) untuk kembali kepada hal itu lagi nanti (bdg. ps. 34-37). Tetapi dalam jawabannya terhadap dugaan bahwa tidak ada penyataan tentang jalan-jalan Allah (ay. 1430), Elihu memasukkan sebuah penjelasan tentang penderitaan para hamba Allah sehingga dengan demikian dia mengawali pembelaannya tentang keadilan ilahi. Pada zaman Perjanjian Lama Allah berbicara kepada umat Nya melalui berbagai cara khusus yang tidak dipakai-Nya lagi sesudah penyataan di dalam Perjanjian Baru sempurna (bdg. Ibr. 1:1). Elihu menyebut mimpi (33:15-17) dan malaikat penafsirnya (ay. 20-30) sebagai media khusus untuk penyataan. Allah tidak membiarkan umat perjanjian-Nya meraba-raba tanpa ada terang penyataan yang berwenang. Jikalau di sampingnya ada malaikat penengah, satu di antara seribu (ay. 23). Sejumlah malaikat yang tidak terhitung jumlahnya melayani para ahli waris keselamatan (Ibr. 1:14; bdg. Ayb. 4:18; 5:1; Ul. 33:2; Mzm. 68:17; Dan. 7:10; Why. 5:11), dan salah satu pelayanan mereka adalah menafsirkan kehendak dan jalan Allah. Mungkin satu di antara seribu bukan mengacu kepada jumlah malaikat namun kepada keunggulan dan keunikan dari penengahnya yang berupa malaikat (bdg. Pkh. 7:28).

Mengembalikan nyawanya dari liang kubur (ay. 30a; bdg. ay. 18, 24, 28). Inti dari penyataan semacam itu adalah prinsip dan tujuan dari kasih karunia ilahi. Manusia hidup di dalam bayang-bayang mereka yang membawa maut (ay. 22b), malaikat kematian yang dari Allah, sebab Allah tidak senang dengan dosa-dosa manusia. Namun dengan satu dua cara (ay. 14, 29) kasih karunia ikut campur tangan. Kadang-kadang penyataan khusus tampil sebagai peringatan untuk mencegah perbuatan jahat yang direncanakan sehingga dengan demikian mencegah pelakunya dari akibat-akibat yang merugikan (ay. 15-18). Kadang-kadang penyataan terjadi pada saat terakhir, yaitu ketika serangkaian pencobaan yang berat telah membuat seseorang berdiri di tepi jurang (ay. 19-22). Kemudian terjadi pemulihan yang luar biasa berupa berkat-berkat kebenaran (ay. 25, 26) yang dirayakan dengan sebuah kidung pengakuan dosa dan ucapan syukur (ay. 27, 28). Pelepasan semacam itu terjadi melalui konfrontasi manusia dengan jalan yang benar (ay. 23b; bdg. ay. 16), dan melalui pertobatan manusia. Proses ini merupakan uang tebusan (ay. 24c) yang akan dijumpai jika Allah mengasihaninya (ay. 24a). Mengenai penyataan yang lalu yang diberikan kepada para hamba Allah, Elihu menyebut penderitaan mereka sebagai hajaran (ay. 19).

Wycliffe: Ayb 33:31-33 - -- 31-33. Penafsiran bahwa penderitaan merupakan hajaran dapat dikenakan dalam kasus Ayub (lih. tafsiran-tafsiran penutup ps. 31). Elifas juga telah menu...

31-33. Penafsiran bahwa penderitaan merupakan hajaran dapat dikenakan dalam kasus Ayub (lih. tafsiran-tafsiran penutup ps. 31). Elifas juga telah menunjukkan hajaran sebagai salah satu penyebab adanya penderitaan (5:17), namun dia menganggap hajaran diberikan sesuai dengan dosa yang dilakukan. Sekalipun hajaran yang keras sesungguhnya bisa dianggap sebagai "berkat," toh hajaran menempatkan orang yang dihajar itu di kalangan paling bawah dari kedudukan orang-orang kudus! Elihu melihat hajaran di dalam konteks penebusannya, seperti diberitakan dan ditentukan berdasarkan prinsip kasih karunia ilahi! Karena kasih karunia sifatnya adalah benar-benar gratis, kasih karunia bisa menganugerahkan berkat berupa penghajaran secara paling melimpah kepada orang-orang kudus yang mempunyai kebutuhan relatif paling sedikit. Apa yang dikatakan Elihu di sini bukan menggambarkan orang fasik, tetapi penemuannya bahwa penderitaan adalah pekerjaan kasih karunia Allah yang cuma-cuma jelas merupakan kunci untuk memahami keanekaragaman yang tidak dapat diramalkan, yang tampaknya sewenang-wenang dalam penderitaan mereka dan juga dalam kemakmuran mereka. Bagi mereka ini, penderitaan juga merupakan pelaksanaan kasih karunia yang memperingatkan mereka agar menjauhi jurang abadi. Dengan demikian Elihu membuang kepedihan dari rahasia penderitaan orang benar dan kemakmuran orang fasik. Hati Ayub terlompat karena sukacita. Namun rasa malu memenuhi hatinya ketika ingat tuduhan-tuduhan yang telah dilancarkannya terhadap Allah kasih karunia sehingga dia menahan sukacitanya itu (ay. 33).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Ayb 33:1-33 - Pelajaran melalui penderitaan (Selasa, 6 Desember 2005) Pelajaran melalui penderitaan Apakah penderitaan selalu diakibatkan oleh dosa? Sama seperti ketiga temannya, Ayub juga terjebak mengaitkan antar...

SH: Ayb 33:1-33 - Bijaksana di mata sendiri. (Senin, 12 Agustus 2002) Bijaksana di mata sendiri. Elihu bukan hanya penuh dengan kata-kata (ayat 32:18-19), tetapi juga memiliki rasa percaya diri yang luar biasa besarnya. ...

Topik Teologia: Ayb 33:4 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Allah itu Imanen Kej 2:7 Kel 29:45-46 Ula 4:7 Ula 4:39 Ayu 33:4 Ayu 34:14-15 Maz 33:13-15 M...

Topik Teologia: Ayb 33:6 - -- Pekerjaan-Pekerjaan Allah Urutan Penciptaan Allah Urutan Ciptaan Penciptaan Umat Manusia Manusia Diberikan Bentuk Tubuh ...

Topik Teologia: Ayb 33:12 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Umat Manusia Pada Umumnya Tempat Umat Manusia Pada Urutan Penciptaan Manusia Dalam Relasinya d...

Topik Teologia: Ayb 33:13 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Allah Dapat Dikenal Allah Tidak Terpahami Ayu 9:10-11 Ayu 11:7-9 Ayu 23:8-9 Ayu 2...

Topik Teologia: Ayb 33:14 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Allah Dapat Dikenal Allah Tidak Terpahami Ayu 9:10-11 Ayu 11:7-9 Ayu 23:8-9 Ayu 2...

Topik Teologia: Ayb 33:15 - -- Wahyu Allah Mode atau Cara Wahyu Wahyu Melalui Tidur Nyenyak Kej 15:12-16 Ayu 4:12-16 Ayu 33:14-18 Dan 8:18-19 Dan 10:9-11 ...

Topik Teologia: Ayb 33:19 - -- Wahyu Allah Mode atau Cara Wahyu Wahyu Melalui Para Malaikat Ayu 33:19-25 Dan 4:13-17 Dan 8:15-16 Dan 9:21-23 Dan 10:5-6,10-11 ...

Topik Teologia: Ayb 33:20 - -- Wahyu Allah Mode atau Cara Wahyu Wahyu Melalui Para Malaikat Ayu 33:19-25 Dan 4:13-17 Dan 8:15-16 Dan 9:21-23 Dan 10:5-6,10-11 ...

Topik Teologia: Ayb 33:23 - -- Wahyu Allah Mode atau Cara Wahyu Wahyu Melalui Para Malaikat Ayu 33:19-25 Dan 4:13-17 Dan 8:15-16 Dan 9:21-23 Dan 10:5-6,10-11 ...

Topik Teologia: Ayb 33:24 - -- Wahyu Allah Mode atau Cara Wahyu Wahyu Melalui Para Malaikat Ayu 33:19-25 Dan 4:13-17 Dan 8:15-16 Dan 9:21-23 Dan 10:5-6,10-11 ...

Topik Teologia: Ayb 33:26 - -- Pengudusan Pengudusan: Fakta yang Tergenapi dan Proses Pertumbuhan Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab kepada Allah Menikmati Allah ...

Topik Teologia: Ayb 33:27 - -- Dosa Natur Dosa Dosa adalah Pelanggaran Aktif Terhadap Hukum Allah Menyalahgunakan Hukum Allah Ayu 33:27 Ams 12:8 Yer...

Topik Teologia: Ayb 33:28 - -- Pengudusan Pengudusan: Fakta yang Tergenapi dan Proses Pertumbuhan Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab kepada Allah Berkomunikasi dengan A...

Topik Teologia: Ayb 33:29 - -- Pengudusan Pengudusan: Fakta yang Tergenapi dan Proses Pertumbuhan Pengudusan sebagai Pertumbuhan dalam Anugerah Sarana Pertumbuha...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Ayub (Pendahuluan Kitab) Penulis : Tidak Dikenal Tema : Mengapa Orang Benar Menderita ? Tanggal Penulisan: Tidak Pasti Latar Belakang Kitab Ayub tergol...

Full Life: Ayub (Garis Besar) Garis Besar I. Prolog Prosa: Krisisnya (Ayub 1:1-2:13) A. Ayub, Orang Benar yang Takut Akan Allah (A...

Jerusalem: Ayub (Pendahuluan Kitab) KITAB AYUB PENGANTAR Karya sastera paling unggul yang dihasilkan gerakan kebijaksanaan di Israel ialah kitab Ayub. Kitab ini dimulai dengan sebuah cer...

Ende: Ayub (Pendahuluan Kitab) IJOB PENDAHULUAN Karya utama dari sesusasteraan kebijaksanaan Israil dan jang termasuk bilangan tjiptaan terbesar jang pernah dihasilkan pudjangga2 in...

Wycliffe: Ayub (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN AYUB Judul. Nama dari kitab ini maupun tokoh utamanya, iyyob muncul di dalam naskah-naskah non-alkitabiah sejak tahun 2000 sM. Judul Ayub...

Wycliffe: Ayub (Garis Besar) GARIS BESAR AYUB I. Malapetaka Hikmat Ayub Dicobai (1:1-2:10) A. Hikmat Ayub Diutarakan (1:1-5) B. Hikmat Ayub Disangkal da...

BIS: Ayub (Pendahuluan Kitab) BUKU AYUB PENGANTAR Buku Ayub adalah kisah tentang seorang yang baik budi, ia mengalami musibah hebat; ia kehilangan semua anaknya dan segala harta

BUKU AYUB

PENGANTAR

Buku Ayub adalah kisah tentang seorang yang baik budi, ia mengalami musibah hebat; ia kehilangan semua anaknya dan segala harta bendanya, lalu dihinggapi penyakit kulit yang menjijikkan. Dalam tiga rangkaian percakapan yang bersajak, si penulis menggambarkan bagaimana teman-teman Ayub, dan Ayub sendiri menanggapi malapetaka itu. Pokok yang penting dalam percakapan-percakapan itu ialah yang menyinggung caranya Allah memperlakukan manusia. Pada bagian terakhir, Allah sendiri menyatakan diri-Nya kepada Ayub.

Teman-teman Ayub menjelaskan penderitaan Ayub itu menurut ajaran agama yang tradisional. Pada sangka mereka, Allah selalu mengganjar orang yang baik dan menghukum orang yang jahat. Jadi, penderitaan Ayub hanya dapat berarti bahwa ia telah berbuat dosa. Tetapi bagi Ayub pendapat itu terlalu dangkal; tidak sepantasnya ia mendapat hukuman yang sekejam itu, sebab ia seorang yang sangat baik dan jujur. Ia tidak dapat mengerti mengapa Allah membiarkan orang seperti dirinya mengalami begitu banyak bencana, dan dengan berani ia menantang Allah. Ayub tidak kehilangan kepercayaannya kepada Allah, tetapi ia sungguh-sungguh ingin supaya dibenarkan oleh Allah dan supaya mendapat kembali kehormatannya sebagai orang yang baik.

Allah tidak memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Ayub, tetapi Allah menanggapi kepercayaan Ayub dengan memberinya banyak contoh mengenai kuasa dan hikmat-Nya. Contoh-contoh itu dilukiskan dengan puisi. Kemudian dengan segala rendah hati, Ayub mengakui kebijaksanaan dan keagungan Allah, lalu menyesali kata-katanya yang keras dan penuh kemarahan itu.

Bagian terakhir dari kisah ini, yang ditulis dengan bahasa biasa, menuturkan bagaimana Ayub dikembalikan kepada keadaannya semula, dengan kekayaan yang jauh melebihi kekayaannya sebelum itu. Allah memarahi teman-teman Ayub karena mereka tidak dapat memahami arti kesengsaraan Ayub. Hanya Ayublah yang sungguh-sungguh menyadari bahwa Allah lebih besar daripada yang telah diajarkan oleh agama yang tradisional itu.

Isi

  1.  Pendahuluan
    Ayub 1:1-2:13
  2.  Ayub dan teman-temannya
    Ayub 3:1-31:40
    1. a. Keluhan Ayub
      Ayub 3:1-26
    2. b. Percakapan pertama
      Ayub 4:1-14:22
    3. c. Percakapan kedua
      Ayub 15:1-21:34
    4. d. Percakapan ketiga
      Ayub 22:1-27:23
    5. e. Pujian terhadap hikmat
      Ayub 28:1-28
    6. f. Pernyataan Ayub yang terakhir
      Ayub 29:1-31:40
  3.  Wejangan Elihu
    Ayub 32:1-37:24
  4.  TUHAN menjawab Ayub
    Ayub 38:1-42:6
  5.  Penutup
    Ayub 42:7-17

Ajaran: Ayub (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ayub, anggota jemaat mengerti bahwa suatu penderitaan dapat membawa kemenangan dan pengenalan yang lebih d

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ayub, anggota jemaat mengerti bahwa suatu penderitaan dapat membawa kemenangan dan pengenalan yang lebih dalam akan Allah.

Pendahuluan

Penulis : Penulis Kitab Ayub tidak diketahui dengan jelas.

Isi Kitab: Kitab Ayub terdiri dari 42 pasal. Isi Kitab Ayub merupakan kisah nyata dari seorang bernama Ayub yaitu mengisahkan kehidupan Ayub yang berbahagia karena kesalehannya, tetapi kemudian hidup dalam penderitaan karena pencobaan iblis. Akhirnya dia kembali memperoleh kebahagiaan, karena ketekunannya dalam beribadah walaupun menderita.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ayub

  1. Pasal 1 (Ayub 1:1-5).

    Keadaan Ayub sebelum pencobaan iblis Ayub adalah seorang yang hidup dalam kesalehan dan kelimpahan.

    Pendalaman Bacalah pasal Ayub 1:1-5, sebutkanlah keadaan Ayub waktu itu.

  2. Pasal 1-3 (Ayub 1:6-3:26).

    Keadaan Ayub dalam pencobaan iblis Dalam bagian ini dijelaskan bahwa iblis mengambil semua harta milik dan kesehatan Ayub. Hal ini membuat Ayub sangat menderita.

    Pendalaman

    1. Siapakah yang tidak mengingini kebahagiaan Ayub? (Ayub 1:6-12). Tetapi sebenarnya apakah maksud Iblis kepada Tuhan? (Ayub 1:9,11).
    2. Perhatikan pasal Ayub 1:13-22. Apakah yang terjadi dalam kehidupan Ayub? Dan bagaimanakah tanggapan Ayub terhadap hal itu? (Ayub 1:20-22).
    3. Perhatikan pasal Ayub 2:1-10. Penderitaan apa lagikah yang Ayub alami? Tetap bagaimanakah sikapnya terhadap Allah? (Ayub 2:9-10).
  3. Pasal 4-37 (Ayub 4:1-37:24).

    Percakapan Ayub dengan sahabat-sahabatnya

    Pada bagian ini dijelaskan tentang 3 orang sahabat Ayub yang bernama Elifas, Bildad, dan Zofar. Mereka datang dan mengatakan bahwa penderitaan Ayub adalah akibat dari dosa yang dibuat secara sembunyi-sembunyi. Mereka menyuruh Ayub supaya mengakui saja dosanya, tetapi Ayub tetap bertahan, bahwa ia hidup benar di hadapan Allah. Setelah tiga teman Ayub itu selesai berbicara, seorang muda bernama Elihu memperingatkan mereka semua termasuk Ayub bahwa Tuhan adalah Maha besar dan mempunyai maksud yang baik dalam penderitaan orang beriman. (dalam pasal Ayub 9:33).

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ayub 4:1-9. Siapakah yang berbicara dalam bagian ini? Dan apakah tuduhannya terhadap Ayub?
    2. Bacalah pasal Ayub 8:1-7. Siapakah yang berbicara dalam bagian ini? Dan apakah tuduhannya terhadap Ayub?
    3. Bacalah pasal Ayub 11:1-6. Siapakah yang berbicara dalam bagian ini? Dan apakah tuduhannya terhadap Ayub?
    4. Bacalah pasal Ayub 31:1-6. Bagaimanakah Ayub memandang dirinya sendiri?
    5. Bagaimanakah pendapat Elihu mengenai hal ini? (Ayub 32:1-5).
  4. Pasal 38-42 (Ayub 38:1-42:17).

    Jawaban Tuhan kepada Ayub Dalam bagian ini Ayub di tegur oleh Allah. Kemudian Ayub merendahkan diri dihadapan Allah serta mencabut pembelaan dirinya. Setelah ini Ayub tidak lagi hidup menderita, karena diberkati Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ayub 38:1,34-38. Apakah yang terjadi dalam bagian ini?
    2. Bacalah pasal Ayub 42:1-6. Apakah yang terjadi dengan Ayub?
    3. Bagaimanakah keadaan Ayub pada akhirnya? (pasal Ayub 42:7-17).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Ayub mengajarkan kepada orang beriman bahwa Iblis tidak berkuasa untuk mencabut nyawa seseorang.

  2. Kitab Ayub mengajarkan bahwa Allah mengijinkan anak-anaknya mengalami penderitaan untuk menunjukkan kemahakuasaan-Nya.

  3. Kitab Ayub mengajarkan bahwa penderitaan dapat menjadi suatu alat untuk membawa seseorang pada pertumbuhan rohani yang dewasa.

  4. Kitab Ayub mengajarkan Ayub sebagai teladan orang yang menyembah Allah secara benar, yaitu penyembahan yang didasari ketulusan hati.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Apakah isi Kitab Ayub?
  2. Siapakah nama-nama sahabat Ayub?
  3. Penderitaan apa sajakah yang dihadapi oleh Ayub? Dan siapakah yang menginginkan hal ini?
  4. Apakah pelajaran rohani yang saudara dapatkan setela mempelajari Kitab Ayub?

Intisari: Ayub (Pendahuluan Kitab) Mengapa orang tak berdosa harus menderita ORANG-ORANG ISRAEL YANG BIJAKSANASelain oleh para nabi dan imam, umat Allah juga dilayani oleh sekelompok o

Mengapa orang tak berdosa harus menderita

ORANG-ORANG ISRAEL YANG BIJAKSANA
Selain oleh para nabi dan imam, umat Allah juga dilayani oleh sekelompok orang yang dinamakan "Orang-orang berhikmat". Mereka ini adalah para pembimbing dan penasihat yang menghabiskan waktu mereka untuk memutuskan cara-cara yang paling bijaksana dan paling benar untuk menjalani kehidupan dan menjalankan pemerintahan. Hasil penelitian mereka selalu diterapkan dalam kehidupan nyata. Kita mengetahui hal ini dari kitab-kitab mereka yang biasanya disebut "Kitab Hikmat" (Ayub, Amsal, Pengkhotbah, ditambah beberapa Mazmur). Kadangkala mereka memberikan nasihat mereka dalam bentuk pepatah yang singkat dan jelas atau "amsal". Selain itu mereka juga berbicara mengenai masalah-masalah besar dalam kehidupan, terutama masalah penderitaan.

SIAPAKAH AYUB?
Apa yang kita ketahui mengenai Ayub tidak lebih daripada apa yang digambarkan pada permulaan kitab itu. Rupanya ia orang yang terkenal (Yeh 14:14,20), namun oleh karena tidak ada acuan terhadap sejarah orang Israel, Ayub mungkin hidup jauh sebelum umat Allah bermukim di Kanaan. Beberapa orang berpendapat bahwa kisah mengenai penderitaannya dipakai oleh beberapa penulis yang tak dikenal sebagai latar belakang untuk membicarakan masalah penderitaan. Kita pun tidak tahu kapan kitab itu ditulis. Minat terhadap hikmat Allah sudah ada sejak zaman Salomo, dan kitab ini mungkin ditulis pada zaman pemerintahannya.

POKOK PERMASALAHAN
Kitab ini menyangkut suatu pertanyaan abadi yaitu "Mengapa orang yang tak berdosa harus menderita?" Ayub adalah seorang yang baik yang tiba-tiba kehilangan segalanya. Seperti banyak dari penderitaan kita, rasanya hal ini tidak adil. Jawaban baku teman-temannya -- bahwa Allah menghakimi orang yang jahat, dan oleh karenanya pasti Ayub telah melakukan kejahatan -- sama sekali tidak cocok. Mereka mengatakannya dengan berbagai cara. Elifas sopan dan sedikit berbau mistik. Bildad, seorang tradisionalis, mengutarakannya berdasarkan pendapat yang sudah lama dikenal, sementara Zofar adalah pembantah Allah yang kurang ajar dan kasar. Ketiga mereka pada akhirnya kehilangan kesabaran terhadap Ayub. Sesungguhnya, pada percakapan ketiga, Bildad hanya berbicara sedikit sekali, sementara Zofar menolak untuk berbicara lagi. Ayub berdebat dengan kedua orang itu dan dengan Allah; dan dengan demikian ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang hanya dapat dijawab dalam Perjanjian Baru. Oleh karena Elihu masih muda, ia tidak dihargai oleh yang lain. Argumentasinya penuh dengan keyakinan orang muda, tetapi juga agak kacau dan tidak matang. Percakapan dengan Elihu mungkin baru belakangan ditambahkan pada kitab itu.

Pesan

1. Dilucuti sampai bergantung sepenuhnya pada iman
o Ayub adalah contoh seorang yang bergantung kepada Allah waktu segalanya berjalan dengan baik dan yang terus percaya kepada-Nya pada waktu mengalami kesusahan. Ayu 1:1,20-22; 2:10
o Ia mungkin menganggap kerugiannya sebagai hukuman Allah, namun demikian ia telah melakukan segalanya dengan tulus untuk melayani Allah. Allah seakan-akan telah meninggalkan dia. Ayu 12:4; 13:19; 16:15-17; 23:10-12; 27:2-6
o Tuduhan-tuduhan yang dilancarkan oleh kawan-kawannya dan tentangan dari istrinya membuat dia sungguh-sungguh seorang diri. Ayu 2:9; 19:13-20

2. Penghibur yang tidak berguna
o Kawan-kawan Ayub sama sekali tidak memberikan pertolongan. Lebih baik jika mereka tidak mengatakan apa-apa. Ayu 13:4,5; 16:2-3; 19:1-3
o Pendapat mereka yang utama, yaitu bahwa Allah memberkati orang saleh dan menghukum orang jahat, secara umum memang benar. Tetapi, tidaklah benar untuk menerapkan pendapat itu tanpa melihat kualitas kehidupan secara menyeluruh. Pendapat itu tidak memberikan jawaban mengapa orang yang tak berdosa kadangkala menderita, sedangkan orang yang tidak saleh terhindar dari malapetaka. Ayu 4:7; 5:19-26; 8:5-7,20:22; 11:13-20
o Mereka mengambil kesimpulan bahwa penderitaan yang diderita oleh Ayub tentunya merupakan penghakiman Allah atas dosa-dosanya. Sanggahan Ayub bahwa ia sungguh-sungguh tidak berdosa hanya membuat mereka bertambah marah. Ayu 22:1-30

3. Penderitaan sebagai didikan
Pendapat Elihu bahwa penderitaan dapat merupakan cara Allah mengajar kita, perlu diperbincangkan lebih lanjut. Tetapi oleh karena baik Ayub maupun Allah tidak memberi tanggapan pada Elihu, maka ini berarti bahwa hal itu tidak berlaku di sini. Ayu 5:17,18; 33:14-30; 36:5-16

4. Kecerobohan Ayub
o Ayub terdorong untuk mengatakan banyak hal secara gegabah, karena kekerasan kawan-kawannya yang kurang simpatik. Ia sungguh-sungguh tersesat ketika menantang Allah dan memperdebatkan masalahnya dengan Dia. Ia seakan-akan menyatakan bahwa ia lebih tahu daripada Allah. Ayu 7:11-21; 9:14-35; 13:3,15-28; 23:2-7; 31:35-37
o Seperti kawan-kawannya, Ayub hanya dapat berpikir dalam hubungannya dengan kehidupan ini saja. Namun demikian, permohonannya akan keadilan sebenarnya mulai menggapai masalah di balik kematian dan mengharapkan keadilan dalam kehidupan selanjutnya. Ayu 10:20-22; 14:7-22; 17:13-16; 19:23-27.

5. Jawaban Allah
Allah tidak secara terang-terangan menjelaskan kepada Ayub mengapa ia menderita seperti yang dialaminya. Sebaliknya Dia menunjukkan secara sekilas kebesaran-Nya dan kebijakan-Nya yang tanpa batas, yang terlihat terutama dalam keajaiban ciptaan-Nya. Jika Ayub tidak dapat mengerti rahasia yang paling sederhana, bagaimana mungkin ia mengerti akan rencana Allah dalam kehidupannya? Ayu 38:1-42:6

Penerapan

1. Penderitaan dialami oleh semua orang
Setiap orang yang hidup dalam dunia yang sudah jatuh ke dalam dosa ini tidak akan luput dari penderitaan. Kita tidak dapat berharap untuk menjalani kehidupan tanpa mengalami kesakitan atau kesusahan hanya karena kita umat Allah.

2. Jangan mengaburkan kebenaran
Biasanya Allah memberkati dan melimpahi mereka yang mengasihi Dia. Allah juga menghakimi orang yang jahat. Tetapi, tidak selalu terjadi demikian dalam kehidupan ini. Sama sekali tidak benar dan kejam, mengatakan bahwa jika seseorang menderita, maka hal itu pasti disebabkan oleh dosa-dosanya.

3. Apa yang terjadi di balik segala peristiwa
Kita tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam dunia rohani yang mempengaruhi keadaan kita di dunia ini. Apa yang kita derita mungkin merupakan gambaran peperangan rohani yang sedang terjadi "di surga".

4. Krisis dan pertumbuhan
Pada saat kita tidak tahu lagi apa yang dapat kita lakukan selain bergantung kepada Allah yang tahu apa yang dilakukan-Nya, maka iman kita menjadi sungguh-sungguh iman yang hidup. Allah kadang-kadang mengambil semua perkara yang kita andalkan, sehingga kita betul-betul bertumpu pada-Nya.

5. Terlalu besar bagi kita
Walaupun kita kadang-kadang dapat melihat rencana Allah dalam penderitaan kita, jalan-jalan-Nya selalu lebih tinggi daripada pengertian kita, sehingga rencana-Nya yang sempurna selalu berada di luar jangkauan pengertian kita. Banyak penjelasan kita hanya melulu kata-kata. Pada saat-saat seperti itu akan lebih baik bila kita diam saja dan menggantungkan diri sepenuhnya kepada Allah.

Tema-tema Kunci

1. Sifat-sifat Allah dan pekerjaan-Nya
Allah berdaulat. Bahkan iblis pun tidak dapat berbuat apa-apa tanpa izin-Nya. Baik Ayub maupun kawan-kawannya sadar akan hal ini dan akan kenyataan bahwa Allah menciptakan dunia ini serta memeliharanya. Kitab ini penuh berisi kebesaran dan kearifan Allah. Lihat Ayu 5:8-16; 9:2-13; 11:7-9; 12:10,13-25; 25:2-6; 26:5-14; 34:10-15; 35:10,11; 36:22-33; 37:1-24; 38:1-39:30; 40:8-41:34.

2. Kelemahan manusia
Kisah Ayub mengilustrasikan kelemahan kita, ketidaktahuan, dosa, dan singkatnya hidup kita. Permohonan Ayub akan keadilan sungguh-sungguh menuntut suatu kehidupan yang melampaui kehidupan saat ini, tempat Allah dapat menghukum yang jahat dan meluruskan yang salah dari dunia ini. Lihat Ayu 4:17-21; 5:7; 7:1-10; 9:2,25,26; 14:1,2,4,7-12; 15:14-16; 25:4-6.

3. Kebijaksanaan
Kebijaksanaan Allah, yaitu pikiran Allah, kepandaian dan rencana-Nya, digambarkan kepada kita sebagai hal yang benar-benar di luar jangkauan kita (Ayu 28:1-28). Jika kita diberi sedikit pengertian tentang rahasia-rahasia ini, hal ini bukan oleh karena kepandaian kita. Hanya pada saat kita berserah kepada-Nya kita dapat mengerti sedikit tentang jalan-jalan-Nya. Pikirkanlah pengertian yang terkandung dalam Yesaya 55:8 dan 1Ko 1:18-31.

4. Saling menghibur
Kawan-kawan Ayub memberi kita suatu contoh yang baik tentang apa yang tidak boleh kita lakukan! Banyak yang mereka katakan itu benar, tetapi tidak ada hubungannya dengan masalah Ayub dan menyakitkan. Perhatikan juga bagaimana Paulus mengajar kita mengenai saling menghormati. Pelajaran apa yang secara tak langsung ingin dikatakan tentang bagaimana kita harus memakai pengalaman hidup kita (2Ko 1:3-8)?

5. Ayub dan Perjanjian Baru
Walaupun Ayub hanya disebut sekali saja dalam Perjanjian Baru (Yak 5:11), pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya dapat lebih jelas dimengerti jika dilihat dari sudut pandang seorang Kristen. Sebagai contoh lihat Ayub 9:33, 1Ti 2:5; Ayu 14:14, Yoh 11:25; Ayu 16:19;; Ibr 9:24; Ayu 19:25; Ibr 7:25; Ayu 23:3; Yoh 14:6.

Garis Besar Intisari: Ayub (Pendahuluan Kitab) [1] MENGAPA SEMUA ITU TERJADI Ayu 1:1-3:26 Ayu 1:1-2:10Iblis mencobai Ayub Ayu 2:11-13Kawan-kawannya datang Ayu 3:1-26Ayub bertanya "Mengapa?"

[1] MENGAPA SEMUA ITU TERJADI Ayu 1:1-3:26

Ayu 1:1-2:10Iblis mencobai Ayub
Ayu 2:11-13Kawan-kawannya datang
Ayu 3:1-26Ayub bertanya "Mengapa?"

[2] PERDEBATAN PERTAMA Ayu 4:1-14:22

Ayu 4:1-5:27Elifas menyatakan pendapatnya
Ayu 6:1-7:21Ayub menyesali nasibnya
Ayu 8:1-22Bildad membela tradisi
Ayu 9:1-10:22Ayub mengalami kegetiran
Ayu 11:1-20Zofar membela Allah
Ayu 12:1-14:22Ayub memprotes ketidakberdosaannya

[3] PERDEBATAN KEDUA Ayu 15:1-21:34

Ayu 15:1-35Elifas mengatakan ia lebih tahu
Ayu 16:1-17:16Ayub merasa putus asa
Ayu 18:1-21Bildad mengulangi pendapatnya
Ayu 19:1-29Ayub memohon pertolongan
Ayu 20:1-29Zofar setuju dengan pendapat kawan-kawannya
Ayu 21:1-34Ayub menentang mereka

[4] PERDEBATAN KETIGA Ayu 22:1-31:40

Ayu 22:1-30Elifas melontarkan tuduhan kepada Ayub
Ayu 23:1-24:25Ayub merindukan keadilan
Ayu 25:1-6Bildad kesal
Ayu 26:1-27:23Ayub setuju dan tidak setuju
Ayu 28:1-28Pujian kearifan
Ayu 29:1-31:40Ayub mengambil kesimpulan

[5] ELIHU BERBICARA Ayu 32:1-37:24

Ayu 32:1-22Elihu frustrasi
Ayu 33:1-33Penderitaan merupakan didikan
Ayu 34:1-35:16Allah tidak dapat berbuat salah
Ayu 36:1-37:24Allah tahu apa yang dilakukan-Nya

[6] ALLAH MEMBERI JAWABAN KEPADA AYUB Ayu 38:1-42:6

[7] BAGAIMANA SEMUA ITU BERAKHIR Ayu 42:7-17

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #25: Tekan Tombol pada halaman Studi Kamus untuk melihat bahan lain berbahasa inggris. [SEMUA]
dibuat dalam 0.56 detik
dipersembahkan oleh YLSA