kecilkan semua  

Teks -- Kejadian 11:1-9 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Menara Babel
11:1 Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya. 11:2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. 11:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. 11:4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." 11:5 Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, 11:6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. 11:7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing." 11:8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. 11:9 Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Babel members of the nation of Babylon
 · Sinear a region including Babylonia and Babel, Erech, and Accad (OS)


Topik/Tema Kamus: Kota | Bahasa | Sejarah Purba | Menara Babel | Bela | Babel | Ingin, Keinginan Mencari Nama | Menara | Marah, Kemarahan Tuhan Allah | Pandai, Kepandaian (Keahlian) | Ilmu | Angkuh, Meninggikan Diri | Babilon | Etiologi | Gala-gala | Aspal | Asyur | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Kej 11:2 - TANAH DATAR DI ... SINEAR. Nas : Kej 11:2 Sinear adalah nama yang dipakai PL untuk wilayah Sumer kuno dan kemudian Babilon atau Mesopotamia.

Nas : Kej 11:2

Sinear adalah nama yang dipakai PL untuk wilayah Sumer kuno dan kemudian Babilon atau Mesopotamia.

Full Life: Kej 11:4 - MARILAH KITA DIRIKAN ... MARILAH KITA CARI NAMA Nas : Kej 11:4 (versi Inggris NIV -- supaya kita mendapat nama). Dosa umat di wilayah Sinear ialah keinginan untuk menguasai dunia dan nasib mereka...

Nas : Kej 11:4

(versi Inggris NIV -- supaya kita mendapat nama). Dosa umat di wilayah Sinear ialah keinginan untuk menguasai dunia dan nasib mereka terlepas dari Allah melalui kesatuan organisatoris, kuasa, dan keberhasilan besar yang berpusatkan manusia. Tujuan ini berlandaskan kesombongan dan pemberontakan terhadap Allah. Allah membinasakan usaha ini dengan memperbanyak bahasa sehingga mereka tidak bisa berkomunikasi satu dengan yang lain (ayat Kej 11:7). Peristiwa ini menjelaskan keanekaragaman bangsa dan bahasa di dunia. Pada saat itu, umat manusia berbalik dari Allah kepada berhala, sihir, dan nujum (bd. Yes 47:12;

lihat cat. --> Kel 22:18;

lihat cat. --> Ul 18:10).

[atau ref. Kel 22:18; Ul 18:10]

Keadaan rohani manusia digambarkan dalam Rom 1:21-28. Akibatnya, Allah menyerahkan mereka kepada nafsu-nafsu dosa di dalam hati mereka sendiri (Rom 1:24,26,28), dan Ia berpaling kepada Abram untuk memulai jalan keselamatan bagi umat manusia

(lihat cat. --> Kej 11:31).

[atau ref. Kej 11:31]

BIS: Kej 11:9 - Babel Babel: dalam bahasa Ibrani kata ini kedengarannya seperti kata yang berarti "kacau balau".

Babel: dalam bahasa Ibrani kata ini kedengarannya seperti kata yang berarti "kacau balau".

Jerusalem: Kej 11:1-9 - -- Kisah mengenai menara Babel berasal dari tradisi Yahwista. Dengan cara lain dari Kej 10:32 dan Kej 9:1 (di sana perbedaan bangsa-bangsa nampak sebagai...

Kisah mengenai menara Babel berasal dari tradisi Yahwista. Dengan cara lain dari Kej 10:32 dan Kej 9:1 (di sana perbedaan bangsa-bangsa nampak sebagai pelaksanaan berkat Allah) kisah ini menerangkan perbedaan bangsa-bangsa dan bahasa. Perbedaan ini diartikan sebagai hukuman atas kesalahan bersama yang sama seperti kesalahan moyang pertama, Kej 11:3, bersumberkan keangkuhan hati, bdk Kej 11:4. Persatuan barulah akan dipulihkan melalui Juruselamat, yaitu Yesus Kristus: mujizat bahasa pada hari Pentakosta, Kis 2:5-12, dan dikumpulkannya semua bangsa di sorga, Wah 7:9-10.

Jerusalem: Kej 11:2 - tanah Sinear Ialah negeri Babel, bdk Kej 10:10; Yes 11:11; Dan 1:2.

Ialah negeri Babel, bdk Kej 10:10; Yes 11:11; Dan 1:2.

Jerusalem: Kej 11:4 - yang puncaknya sampai ke langit Tradisi ini dikaitkan pada puing-puing salah satu menara tinggi yang bertingkat-tingkat sebagaimana dahulu suka didirikan di Mesopotamia sebagai lamba...

Tradisi ini dikaitkan pada puing-puing salah satu menara tinggi yang bertingkat-tingkat sebagaimana dahulu suka didirikan di Mesopotamia sebagai lambang gunung suci dan tempat istirahat dewa. Para pembangun menganggap menara semacam itu sebagai alat untuk bertemu dengan dewa mereka. Tetapi si Yahwista mengartikan usaha itu sebagai bukti kesombongan yang kegila-gilaan.Tema menara itu berpautan di sini dengan tema kota: pengarang suci mengutuk peradaban kota, bdk Kej 4:17+.

Jerusalem: Kej 11:9 - dikacau-balaukan Arti kata Babel diterangkan dengan kata dasar bil yang berarti: mengacau-balaukan. Tetapi sebenarnya kata Babel berarti: pintu gerbang allah (Bab-el, ...

Arti kata Babel diterangkan dengan kata dasar bil yang berarti: mengacau-balaukan. Tetapi sebenarnya kata Babel berarti: pintu gerbang allah (Bab-el, atau:Bab-ilu).

Ende: Kej 11:1 - -- Fasal 10(Kej 10) menundjukkan tempat bangsa Hibrani diantara bangsa-bangsa lainnja. Fasal ini menggambarkan situasi keagamaan semua para bangsa itu. M...

Fasal 10(Kej 10) menundjukkan tempat bangsa Hibrani diantara bangsa-bangsa lainnja. Fasal ini menggambarkan situasi keagamaan semua para bangsa itu. Mereka telah meninggalkan Allah jang sedjati. Gambaran keadaan ini adalah pendahuluan riwajat panggilan Ibrahim dari antara umat manusia jang berdosa.

Dalam fasal ini perbedaan-perbedaan antara para bangsa serta bahasa mereka masing-masing dilukiskan sebagai siksaan kesombongan dan pemudjaan berhala.

Ende: Kej 11:4 - -- Dahulu kala di Babilonia terdapat berbagai-bagai menara bertingkat, tempat, pemudjaan berhala, namanja "ziggurat"; menara-menara ini ketjuali mendjadi...

Dahulu kala di Babilonia terdapat berbagai-bagai menara bertingkat, tempat, pemudjaan berhala, namanja "ziggurat"; menara-menara ini ketjuali mendjadi pusat keagamaan djuga merupakan lambang kesatuan dan kekuasaan politik sebuah kota atas daerah sekitarnja. Tiap kota-keradjaan menjembah dewanja sendiri. Tetapi pemudjaan ini terutama diabdikan kepada politik. Berhala-berhala saling bersaingan.

Ende: Kej 11:6 - -- Israel menganggap bangunan-bangunan ini gedjala-gedjala kesombongan, mengedjar dan menggalang kekuasaan duniawi dengan mengingkari Tuhan jang sedjati....

Israel menganggap bangunan-bangunan ini gedjala-gedjala kesombongan, mengedjar dan menggalang kekuasaan duniawi dengan mengingkari Tuhan jang sedjati. Ketjuali itu merupakan lambang politeisme dunia kafir. Dalam fasal ini terbajangkan bagi pengarang menara-pemudjaan Babel jang tersohor bernama "Etemenanki".

Ende: Kej 11:7 - -- Ibadat kepada Tuhan jang Maha Esa, monoteisme, adalah dasar persatuan para bangsa. Politeisme memetjah-belah umat manusia. Seperti halnja dalam Kej 3:...

Ibadat kepada Tuhan jang Maha Esa, monoteisme, adalah dasar persatuan para bangsa. Politeisme memetjah-belah umat manusia. Seperti halnja dalam Kej 3:14 dsl., begitu pula disini keadaan umat manusia sekarang ini didasarkan atas adanya dosa. Persatuan batu akan dibangun lagi dalam Israel, dan kelak- kemudian pada djaman messianis akan meliputi seluruh dunia (ump. Yes 2:1- 4). Begitu djuga oleh beberapa Bapa Geredja mukdjidjat bahasa pada hari Pentekosta (Kis 2:4 dsl.) dipandang sebagai pentjiptaan persatuan berkat rahmat Roh Kudus, jang melaksanakan djandji-djandji messianis.

Ende: Kej 11:9 - -- Babel (Bab-ilu) sebetulnja berarti: pintugerbang Allah. Tetapi disini nama ini dihubungkan dengan kata "balal" jang berarti "mengatjau-balaukan".

Babel (Bab-ilu) sebetulnja berarti: pintugerbang Allah. Tetapi disini nama ini dihubungkan dengan kata "balal" jang berarti "mengatjau-balaukan".

Ref. Silang FULL: Kej 11:1 - satu bahasanya · satu bahasanya: Kej 11:6

· satu bahasanya: Kej 11:6

Ref. Silang FULL: Kej 11:2 - tanah Sinear · tanah Sinear: Kej 10:10; Kej 10:10

· tanah Sinear: Kej 10:10; [Lihat FULL. Kej 10:10]

Ref. Silang FULL: Kej 11:3 - batu bata // sebagai batu // dan ter · batu bata: Kel 1:14; 5:7; Yer 43:9 · sebagai batu: Yes 9:9; Am 5:11 · dan ter: Kej 14:10

· batu bata: Kel 1:14; 5:7; Yer 43:9

· sebagai batu: Yes 9:9; Am 5:11

· dan ter: Kej 14:10

Ref. Silang FULL: Kej 11:4 - ke langit // cari nama // jangan terserak // seluruh bumi · ke langit: Ul 1:28; 6:10; 9:1; Ayub 20:6; Yer 51:53 · cari nama: Kej 6:4 · jangan terserak: Ul 30:3; 1Raj 22:17; Est 3:8; Mazm ...

· ke langit: Ul 1:28; 6:10; 9:1; Ayub 20:6; Yer 51:53

· cari nama: Kej 6:4

· jangan terserak: Ul 30:3; 1Raj 22:17; Est 3:8; Mazm 44:12; Yer 31:10; 40:15; Yeh 6:8; Yoel 3:2

· seluruh bumi: Kej 9:19; [Lihat FULL. Kej 9:19]; Ul 4:27

Ref. Silang FULL: Kej 11:5 - Lalu turunlah · Lalu turunlah: Kej 11:7; Kej 18:21; Kel 3:8; 19:11,18,20; Mazm 18:10; 144:5

Ref. Silang FULL: Kej 11:6 - satu bahasa · satu bahasa: Kej 11:1; Kej 11:1

· satu bahasa: Kej 11:1; [Lihat FULL. Kej 11:1]

Ref. Silang FULL: Kej 11:7 - Baiklah Kita // turun // bahasa masing-masing · Baiklah Kita: Kej 1:26; Kej 1:26 · turun: Kej 11:5; Kej 11:5 · bahasa masing-masing: Kej 42:23; Ul 28:49; Yes 28:11; 33:19; Yer...

· Baiklah Kita: Kej 1:26; [Lihat FULL. Kej 1:26]

· turun: Kej 11:5; [Lihat FULL. Kej 11:5]

· bahasa masing-masing: Kej 42:23; Ul 28:49; Yes 28:11; 33:19; Yer 5:15; 1Kor 14:2,11

Ref. Silang FULL: Kej 11:8 - seluruh bumi · seluruh bumi: Kej 9:19; Kej 9:19; Ul 32:8; Luk 1:51; Luk 1:51

· seluruh bumi: Kej 9:19; [Lihat FULL. Kej 9:19]; Ul 32:8; Luk 1:51; [Lihat FULL. Luk 1:51]

Ref. Silang FULL: Kej 11:9 - disebut Babel // Tuhan bahasa // seluruh bumi // mereka diserakkan · disebut Babel: Kej 10:10; Kej 10:10 · Tuhan bahasa: Mazm 55:10 · seluruh bumi: Kis 2:5-11 · mereka diserakkan: Yes 2:10,...

· disebut Babel: Kej 10:10; [Lihat FULL. Kej 10:10]

· Tuhan bahasa: Mazm 55:10

· seluruh bumi: Kis 2:5-11

· mereka diserakkan: Yes 2:10,21; 13:14; 24:1

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Kej 11:1-2 - Seluruh bumi satu bahasanya // Sinear 1, 2. Seluruh bumi satu bahasanya. Kitab Kejadian melukiskan bahwa Nuh dan keluarganya turun dari bahtera dengan memiliki satu bahasa dan satu perangk...

1, 2. Seluruh bumi satu bahasanya. Kitab Kejadian melukiskan bahwa Nuh dan keluarganya turun dari bahtera dengan memiliki satu bahasa dan satu perangkat istilah. Ketika keturunan Nuh bertambah, dengan sendirinya mereka melanjutkan bahasa yang sama karena bahasa itu sudah memadai. Mereka hidup di lembah Efrat dan sekitarnya, wilayah yang umumnya dipandang sebagai cikal bakal peradaban. Sinear. Orang Ibrani memakai nama Sinear, yang pada mulanya merupakan sebuah wilayah di Mesopotamia utara, untuk mengacu kepada seluruh wilayah Mesopotamia. Suku-suku yang mengembara bergerak dari wilayah pegunungan Ararat menuju ke tanah datar Babel yang subur.

Wycliffe: Kej 11:3-4 - Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota ... sebuah menara .. // kita cari nama // supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi // marilah kita cari nama 3, 4. Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota ... sebuah menara ... dan ... kita cari nama. Ketika keturunan Nuh yang bergerak ke timur telah menem...

3, 4. Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota ... sebuah menara ... dan ... kita cari nama. Ketika keturunan Nuh yang bergerak ke timur telah menemukan sebuah tempat untuk dijadikan tempat tinggal, mereka mengambil keputusan untuk mendirikan sebuah kota. Mereka akan mendirikan sebuah menara yang demikian tingginya sehingga puncaknya diharapkan dapat menyentuh "busur langit" di atas mereka. Bangunan raksasa ini akan memberikan keuntungan bagi mereka dengan mana mereka bisa memperoleh kedudukan terhormat di mata manusia dan mungkin juga di mata Allah.

Tujuan dari proyek tersebut ada dua. Pertama, mereka ingin memastikan tentang kekuatan yang bisa timbul dari kesatuan. Kota dan menara itu akan mengikat mereka menjadi kelompok yang kokoh --- bahkan tanpa pertolongan Allah sekalipun. Mereka mengatakan: supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi. Di sisi yang lain, mereka berniat untuk menjadikan diri mereka terkenal --- marilah kita cari nama. Dosa karena menganggap diri mampu berdiri sendiri dan karena angkuh menguasai pikiran mereka. Mereka ingin memastikan bahwa mereka tidak akan dilupakan orang. Menara itu akan mempersatukan mereka dan memastikan bahwa nama mereka diabadikan. Bangunan yang menjulang itu akan merupakan monumen tentang tenaga, keberanian, kepandaian dan kekayaan mereka. Banyak kota yang megah seperti Babel, Sodom, Gomora, Sidon, Tirus dan Roma terbukti hanyalah bangunan-bangunan yang suci. Pada saat manusia menolak hukum dan kasih karunia Allah serta meninggikan diri, malapetaka pasti menimpa mereka.

Wycliffe: Kej 11:7-9 - Mengacaubalaukan di sana bahasa mereka // Babel, 7-9. Mengacaubalaukan di sana bahasa mereka. Yehovah memahami keinginan, motivasi dan rencana mementingkan diri dari orang-orang yang memberontak ters...

7-9. Mengacaubalaukan di sana bahasa mereka. Yehovah memahami keinginan, motivasi dan rencana mementingkan diri dari orang-orang yang memberontak tersebut. Segera Dia bertindak untuk mengacaukan rencana mereka yang bodoh itu. Justin hal yang sangat ingin mereka hindari itulah yang menimpa mereka. Allah telah turun tangan langsung untuk memastikan bahwa mereka tidak lagi saling mengerti. Kemudian Dia menyebarkan mereka. Kata Ibrani balal, "mengacaukan", menunjukkan adanya gangguan khusus yang membuat orang-orang itu sangat kebingungan. Kata Babel, menurut ahli perkamusan Ibrani yang paling baik, tidak mungkin berasal dari kata balal, "membingungkan," "mencampurkan" tetapi menurut mereka artinya adalah "pintu gerbang Allah." Melalui sebuah permainan kata, istilah tersebut bisa berarti "kekacauan." Kata Aram balbel berarti "kekacauan." Alan Richardson mengingatkan kita bahwa pemberian karunia berbahasa lidah pada hari Pentakosta (Kis. 2:5-11) dapat dianggap sebagai pembalikan dari pengacauan bahasa di Babel ini. Richardson mengatakan, "Ketika manusia di dalam keangkuhannya bermegah atas prestasi yang mereka capai, yang dihasilkan tidak lebih daripada perpecahan, kekacauan dan kebingungan; tetapi ketika karya ajaib Allah diberitakan, setiap orang dapat mendengar Injil rasuli dalam bahasanya sendiri" (Genesis 1-11, hlm. 126).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Kej 11:1-32 - Bahasa. (Jumat, 14 Februari 2003) Bahasa. Hidup manusia yang berdosa makin berbudaya. Bahasa akhirnya menjadi beragam -- bukan karena berkat, tetapi karena kutukan. Bagi...

Topik Teologia: Kej 11:7 - -- Allah yang Berpribadi Allah sebagai Tritunggal Ketritunggalan Allah Allah Tritunggal dalam Kiasan-kiasan PL Kejamakan Ke...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Kejadian (Pendahuluan Kitab) Penulis : Musa Tema : Permulaan Tanggal Penulisan: + 1445 -- 1405 SM Latar Belakang Kejadian cocok sebagai kitab Perjanjian La...

Full Life: Kejadian (Garis Besar) Garis Besar I. Permulaan Sejarah Manusia (Kej 1:1-11:26) A. Asal Mula Alam Semesta dan Kehidupan (Ke...

Jerusalem: Kejadian (Pendahuluan Kitab) PENGANTAR JUDUL-JUDUL, PEMBAGIAN DAN ISI Kelima buku pertama Kitab Suci merupakan suatu kesatuan yang oleh orang-orang Yahudi diberi nama "Hukum&...

Ende: Kejadian (Pendahuluan Kitab) KEDJADIAN KATA PENDAHULUAN Perintjian Kitab Perdjandjian Lama Perdjandjian Lama terdiri dari 45 kitab, jang tertulis atas Ilham ilahi, dan memuat wahj...

Wycliffe: Kejadian (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN KEJADIAN Judul. Kata Kejadian merupakan terjemahan dari istilah Inggris Genesis yang diambil dari bahasa Yunani melalui bahasa Latin. Di ...

Wycliffe: Kejadian (Garis Besar) GARIS BESAR KEJADIAN I. Aneka Permulaan Pertama (1:1-11:32) A. Penciptaan (1:1-2:25) B. Pencobaan dan Kejatuhan (3:1-24) ...

BIS: Kejadian (Pendahuluan Kitab) KEJADIAN PENGANTAR Buku Kejadian mengisahkan penciptaan alam semesta, asal-usul umat manusia, pangkal dosa dan penderitaan di dunia, serta bagaimana

KEJADIAN

PENGANTAR

Buku Kejadian mengisahkan penciptaan alam semesta, asal-usul umat manusia, pangkal dosa dan penderitaan di dunia, serta bagaimana Allah berhubungan dengan manusia. Buku Kejadian dapat dibagi ke dalam dua bagian yang penting:

  1. 1. Pasal 1-11 (Kej 1:1-11:32). Penciptaan alam semesta dan asal-usul umat manusia. Dalam bagian ini juga diceritakan tentang Adam dan Hawa, Kain dan Habel, Nuh dan banjir besar, serta Menara Babel.
  2. 2. Pasal 12-50 (Kej 12:1-50:26). Asal-usul nenek moyang bangsa Israel. Nenek moyang pertama ialah Abraham. Ia terkenal karena iman dan ketaatannya kepada Allah. Lalu menyusul sejarah Ishak anak Abraham, dan Yakub anak Ishak (Yakub disebut juga Israel). Kemudian sejarah kedua belas anak laki-laki Yakub. Merekalah yang menjadi pendiri kedua belas suku Israel. Penulis memberi perhatian khusus kepada salah seorang anak Yakub yang bernama Yusuf dan peristiwa-peristiwa yang pada akhirnya menyebabkan Yakub bersama anak-anaknya dan keluarga mereka masing-masing pindah ke Mesir.

Meskipun buku ini mengisahkan tentang orang-orang di zaman awal, namun yang mendapat tekanan khusus ialah kisah tentang perbuatan-perbuatan Allah. Buku ini dimulai dengan penegasan bahwa Allah telah menciptakan alam semesta, dan diakhiri dengan janji bahwa Allah akan tetap memperhatikan umat-Nya. Yang memegang peranan utama di seluruh buku ini adalah Allah yang menghakimi dan menghukum barangsiapa yang berbuat salah. Dia pula yang membimbing dan menolong umat-Nya serta membentuk sejarah mereka. Buku yang kuno ini ditulis untuk mencatat kisah tentang iman suatu bangsa dan juga untuk membantu agar iman itu tetap hidup.

Isi

  1.  Penciptaan alam semesta dan manusia
    Kej 1:1-2:25
  2.  Pangkal dosa dan penderitaan
    Kej 3:1-24
  3.  Dari Adam sampai Nuh
    Kej 4:1-5:32
  4.  Nuh dan banjir besar
    Kej 6:1-10:32
  5.  Menara Babel
    Kej 11:1-9
  6.  Dari Sem sampai Abram
    Kej 11:10-32
  7.  Para Kepala Keluarga: Abraham, Ishak, Yakub
    Kej 12:1-35:29
  8.  Keturunan Esau
    Kej 36:1-43
  9.  Yusuf dan saudara-saudaranya
    Kej 37:1-45:28
  10.  Orang Israel di Mesir
    Kej 46:1-50:26

Ajaran: Kejadian (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan mengetahui isi kitab Kejadian, dapat memahami kekuasaan Allah dalam sejarah penciptaan, serta kuasa dan kehendak Allah terhadap

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi kitab Kejadian, dapat memahami kekuasaan Allah dalam sejarah penciptaan, serta kuasa dan kehendak Allah terhadap ciptaan-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Kejadian adalah kitab yang pertama dalam Alkitab. Kitab ini dibagi atas 50 pasal dan berisi dua hal penting: Pertama: Sejarah peristiwa- peristiwa penting. Kedua: Sejarah Bapak- bapak orang beriman. Melalui dua pembagian ini, dapat dilihat kemahakuasaan Allah dalam setiap peristiwa penting dan juga kemahakuasaan kehendak Allah yang bekerja dalam kehidupan setiap Bapak orang beriman.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kejadian

(Bagian I, pasal 1-11; Kej 1:1-11:32). Pasal-pasal pertama sampai sebelas memuat empat peristiwa penting.

  1. Pasal 1-2 (Kej 1:1-2:7).

    Peristiwa penciptaan langit dan bumi, serta segala isinya Peristiwa ini sungguh-sungguh terjadi dan dikerjakan Allah, karena tidak ada seorang pun yang dapat membuat gunung, lautan, matahari, bulan dan bintang, serta manusia yang dapat berpikir, berbicara, bernapas.

    Pendalaman

    Bacalah pasal Kej 1:1; 2:1-7 Apa sajakah yang diciptakan oleh Allah?

  2. Pasal 2-5 (Kej 2:8-5:32).

    Peristiwa jatuhnya manusia ke dalam dosa Setelah Tuhan menciptakan manusia, yaitu Adam dan Hawa, Tuhan menempatkan mereka di taman Eden untuk hidup di sana menurut kehendak Allah. Di taman Eden (Firdaus) ini Adam dan Hawa diperkenankan oleh Allah untuk hidup dengan berkat dan kasih-Nya, tetapi setan menggoda mereka sehingga mereka melanggar perintah Allah dan jatuh ke dalam dosa. Sebagai akibatnya, melalui kejatuhan Adam dan Hawa semua manusia menjadi orang berdosa.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 3:9-19.
    2. Apakah yang menyebabkan manusia berdosa? (Kej 3:11,17).
    3. Apakah akibat dosa terhadap:
      1. (1) Iblis? (Kej 3:15).
      2. (2) Ular? (Kej 3:14).
      3. (3) Wanita? (Kej 3:16).
      4. (4) Pria? (Kej 3:17-19).
      5. (5) Sesama manusia? - membenci/membunuh (Kej 4:5-8).
      6. (6) Kepribadian manusia? - berbohong (Kej 4:8-9).
  3. Pasal 6-10 (Kej 6:1-10:32).

    Peristiwa hukuman Allah kepada manusia melalui air bah Melalui Adam dan Hawa yang sudah berdosa itu, keturunannya mulai dari Kain dan Habil sampai pada Set dan seterusnya, menjadi semakin jahat, sehingga akhirnya Tuhan Allah Yang Mahakuasa itu menghukum manusia karena Allah sangat membenci kejahatan. Allah menghukum dan menurunkan hujan selama 40 hari 40 malam yang disebut Air Bah. Dalam hukuman Allah yang sangat dahsyat itu hanya satu keluarga yang diselamatkan oleh Allah yaitu keluarga Nuh dan istrinya serta anak-anak bersama istri mereka. Setelah ini Allah memberi pelangi sebagai tanda janji-Nya bahwa Ia tidak akan menghukum manusia dengan Air Bah lagi.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 6:5-8. Apakah yang menyebabkan manusia dimusnahkan?
    2. Bacalah pasal Kej 6:9-12,22. Apa sebabnya Nuh tidak ikut dihukum?
    3. Bacalah pasal Kej 9:8-17. Apa janji Allah tentang Air Bah dan Pelangi?
  4. Pasal 11 (Kej 11:1-32).

    Peristiwa terjadinya bermacam-macam bahasa di dunia Setelah Air Bah manusia mulai berkembang biak dengan pengetahuan dan kemampuan yang tinggi. Dengan demikian manusia berusaha untuk mempertahankan kehidupan bersama dalam satu bangsa dan satu bahasa di daerah tertentu saja, sehingga mereka berusaha untuk membangun suatu menara yang tingginya sampai ke langit. Tetapi maksud ini bertentangan dengan kehendak Allah terhadap manusia, yaitu untuk memenuhi bumi ini. Oleh karena itu Allah menyatakan kemahakuasaan-Nya dengan mengacaukan bahasa mereka sehingga pembangunan menara itu tidak dapat diselesaikan. Karena kekacauan bahasa itu, maka kota dimana pembangunan menara itu dilaksanakan disebut Babel.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 11:1-9. Ada berapa macam bahasakah di dunia sebelum pembuatan menara Babel?
    2. Mengapakah di dunia sekarang ada bermacam-macam bahasa?

II. Kesimpulan/Aplikasi (penerapan)

  1. Dalam peristiwa penciptaan, Allah menciptakan dunia da isinya untuk kemuliaan-Nya.
  2. Dalam peristiwa kejatuhan manusia ke dalam dosa, Alla menyatakan kebesaran, kasih dan keadilan-Nya kepada manusia.
  3. Dalam peristiwa Air Bah dan menara Babel Allah menyataka kekudusan dan kemahakuasaan-Nya kepada manusia.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah pencipta dunia dan isinya?
  2. Siapakah manusia pertama yang diciptakan Allah?
  3. Mengapa manusia diusir dari taman Eden?
  4. Mengapa Allah menghukum manusia dengan air bah?
  5. Siapakah yang diselamatkan Allah dari air bah?
  6. Bagaimanakah Allah menggagalkan pembangunan menara Babel?
  7. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari pelajaran ini?

2. KITAB KEJADIAN (II)

Tujuan

Agar anggota jemaat mengetahui dan mengerti bahwa Allah yang menjadi pencipta manusia selalu menunjukkan kasih dan kesetiaan-Nya dalam memelihara umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Setelah mengetahui dan mengerti betapa besar keagungan dan kemahakuasaan Allah dalam sejarah peristiwa-peristiwa terbesar (pelajaran pertama), maka pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pelajaran tersebut. Pelajaran ini berisi bagaimana Allah memelihara umat-Nya melalui kehidupan dari Bapa-bapa orang beriman.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kejadian

(Bagian II, Pasal 11-50; Kej 11:1-50:26). Dalam pasal-pasal sebelas sampai lima puluh akan diuraikan empat orang tokoh penting sebagai Bapak-bapak orang beriman.

  1. Sejarah kehidupan Abraham Abraham adalah seorang yang kuat imannya. Ia menerima panggilan Allah yang ajaib. Kemudian ia meninggalkan tempat kediamannya untuk mengikuti panggilan Allah. Ia dituntun Allah menetap di Kanaan, dimana Abraham dengan iman menantikan kelahiran putra Allah yang dijanjikan. Karena ketaatan Abraham, maka Allah mengadakan perjanjian berkat bagi Abraham dan keturunannya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 12:1-4. Siapakah yang memanggil Abraham dan apakah janji-Nya?
    2. Apakah nama Abraham pada waktu ia dipanggil oleh Allah? (Kej 12:1). Apakah tanggapan Abraham terhadap panggilan itu? (Kej 12:3).
    3. Bacalah pasal Kej 18:10-15. Apakah janji yang Allah berikan pada Abraham? Apakah janji itu ditepati? (Kej 21:1-3).
    4. Bacalah pasal Kej 22:15-18. Apakah janji yang Allah berikan? Apakah yang menyebabkan Abraham diberkati?
  2. Sejarah kehidupan Ishak Ishak adalah anak perjanjian yang diberikan kepada Abraham. Ishak dilahirkan melalui kelahiran yang ajaib, yaitu pada waktu Sara sudah tua. Ishak adalah perantara yang menggenapi janji Allah. Melalui perjalanan hidup Ishak yang penuh suka dan duka itu, dapatlah dilihat lambang kehidupan orang yang dipakai Tuhan. Ishak diberkati oleh Tuhan.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 21:1-3. Apakah Ishak lahir sebagai anak yang dijanjikan?
    2. Bacalah pasal Kej 22:1-3. Apakah perintah Allah kepada Abraham? Dan apakah yang ia lakukan?
    3. Bacalah pasal Kej 22:9-12. Apakah yang terjadi atas diri Ishak?
    4. Bacalah pasal Kej 25:19-26. Siapakah istri Ishak dan siapakah anak-anaknya?
    5. Bacalah pasal Kej 25:23-24. Apakah janji yang diberikan pada Yakub?
  3. Sejarah kehidupan Yakub Ishak mempunyai dua anak kembar yaitu Yakub dan Esau (pasal Kej 25:24). Dalam sejarah Bapak-bapak orang beriman Yakub terkenal karena membeli hak kesulungan kakaknya Esau dengan sepiring kacang merah (Kej 25:34). Yakub sebelum menjadi orang beriman mengalami banyak pengalaman hidup yang sulit, namun terlihat kemahakuasaan Allah dalam memelihara Yakub. Akhirnya Yakub menjadi orang yang sangat beriman dan dalam kehidupannya menjadi orang yang melayani.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 25:34; 27:30-36. Apakah yang dilakukan Yakub terhadap kakaknya da terhadap ayahnya?
    2. Bacalah pasal Kej 27:33. Apakah Yakub tetap diberkati?
    3. Bacalah pasal Kej 28:10-22. Apakah janji yang diberikan pada Yakub?
    4. Bacalah pasal Kej 32:22-31. Mengapakah nama Yakub berubah? Dan apakah artinya?
    5. Bacalah pasal Kej 33:1-5. Bagaimanakah hubungan Yakub dengan Esau sekarang?
  4. Sejarah kehidupan Yusuf

    Keturunan dari Yakub menurut kitab Kejadian ada 12 orang dan diantaranya ada seorang yang mempunyai kisah hidup yang selalu berkenan kepada Allah, namanya Yusuf. Dia sangat dibenci oleh saudara-saudaranya, sehingga ia dijual (pasal 37; Kej 37:1-36). Sampai suatu saat dia dimasukkan penjara, tetapi hidupnya tetap berkenan kepada Allah. Allah yang Mahakuasa itu setia membimbing setiap orang yang melakukan kehendak- Nya, sehingga akhirnya Yusuf menjadi penguasa di Mesir (Kej 41:40), karena ia dapat meramalkan mimpi raja Firaun (Kej 41:25-36). Sebagai orang yang penuh dengan roh Allah, Yusuf dalam kehidupannya selalu berkenan kepada Allah. Saudara-saudaranya yang pernah mengkhianati dia tetap dikasihinya dan pada akhirnya semua keluarga Yusuf itu tinggal bersama dengan dia di tanah Mesir (pasal Kej 47:11- 12).

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kej 35:22-26. Berapakah keturunan Yakub?
    2. Uraikanlah dengan singkat penjualan Yusuf ke Mesi (dari pasal 37; Kej 37:1-36).
    3. Uraikanlah dengan singkat ketulusan hati Yusu (pasal 39; Kej 39:1-23).
    4. Bacalah pasal Kej 41:25-36,40. Apakah yang dilakukan Yusuf? Dan apakah yang ia terima?
    5. Uraikan dengan singkat kisah akhir kehidupan Yusu beserta keluarganya (dari pasal Kej 47:1-12).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Di dalam Allah memanggil seseorang untuk menjadi hamba-Nya, Ia selal memelihara dan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya itu.
  2. Ketaatan pada Firman Allah merupakan jalan untuk memperoleh kehidupa yang berkelimpahan.
  3. Ketergantungan mutlak kepada Allah, merupakan jalan untuk mengalami ata menerima kuasa Allah.
  4. Bapa Abraham merupakan contoh iman yang sejati.
  5. Bapa Ishak merupakan contoh akan ketaatan pada kehendak Allah dan oran tua.
  6. Bapa Yakub merupakan contoh akan kemenangan dari penderitaan yang membaw kebahagiaan.
  7. Bapa Yusuf merupakan contoh akan kehidupan yang penuh akan kasih kepad Allah dan sesama.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Apakah yang dilakukan oleh Abraham atas perintah-perintah Allah?
  2. Bagaimanakah sikap Yusuf ketika akan dipersembahkan?
  3. Bagaimanakah Yakub mengalami perubahan nama?
  4. Bagaimanakah sikap Yakub terhadap kesalahan saudara-saudaranya?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari pelajaran ini?

Intisari: Kejadian (Pendahuluan Kitab) Segalanya Bermula Dari Sini PENTINGNYA KITAB KEJADIANIsi Alkitab tidak akan berarti banyak tanpa Kitab Kejadian. Kitab ini menjawab pertanyaan-pertan

Segalanya Bermula Dari Sini

PENTINGNYA KITAB KEJADIAN
Isi Alkitab tidak akan berarti banyak tanpa Kitab Kejadian. Kitab ini menjawab pertanyaan-pertanyaan "penting" seperti mengapa kita berada di sini dari mana kita datang. Kejaian berbicara tentang awal mula dunia, manusia, masyarakat, keluarga, bangsa-bangsa, dosa dan keselamatan. Khususnya, Kejadian bercerita tentang lahirnya bangsa Yahudi.

GAYA PENULISAN KITAB KEJADIAN
1. Kitab Kejadian mengajarkan kebenaran dengan menceritakan kisah-kisah, bukan dengan memberikan pelajaran dalam bentuk yang lebih formal.
2. Kisah-kisah yang diceritakan bersifat sangat manusiawi. Tidak ada upaya untuk menutup-nutupi fakta, bahkan pahlawan-pahlawan besar sekalipun digambarkan apa adanya.
3. Semua kisah diceritakan dengan penuh keagungan dan dengan gaya yang mengharukan. Dinilai dari standar apa pun, disimpulkan bahwa Kitab Kejadian ditulis dengan cemerlang.

PENULIS KITAB KEJADIAN
Penulisnya tidak dikenal, tetapi Perjanjian Baru secara tidak langsung menunjukkan bahwa Kitab Kejadian ditulis oleh Musa dan pendapat ini tidak pernah dipertanyakan oleh gereja sampai saat ini. Kita tidak tahu bagaimana kitab ini ditulis, tetapi cukup beralasan untuk menerima Musa sebagai editor yang mengumpulkan sejumlah kisah dan fakta, yang beberapa di antaranya mungkin sudah lama beredar luas sebelum masa Musa.

NILAI KITAB KEJADIAN
Banyak orang mungkin menilai bahwa ilmu modern dan sejarah telah meremehkan nilai Kitab Kejadian. Kendatipun demikian, kita tetap dapat membaca Kitab Kejadian dengan penuh kepercayaan akan nilai kebenarannya berdasarkan dua alasan, yaitu:
1. Karena di antara semua argumentasi ilmiah atau sejarah yang mempertanyakan ketepatan Kitab Kejadian selalu terdapat lebih dari satu yang mendukung Kitab Kejadian.
2. Sebagian besar dari yang diperdebatkan bukan terutama mengenai kebenaran itu sendiri, melainkan tentang cara-cara pendekatan modern terhadap kebenaran. Apapun anggapan kita tentang kebenaran, Kitab Kejadian tetap merupakan kebenaran. Di atas segalanya, Kitab Kejadian merupakan kebenaran yang diungkapkan oleh Allah sendiri mengenai diri-Nya, kita dan dunia tempat kita hidup.

Pesan

Memerinci pengajaran dari Kitab Kejadian tidak selalu mudah dan apa yang diberikan di bawah ini hanyalah sekadar contoh.

1. Apa yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai Allah
o Dia kekal dan hidup. Kej 1:1
o Dia pencipta dan pemberi hidup. Kej 1:1-2:9
o Dia adalah pribadi dan rindu bersekutu dengan manusia. Kej 1:26-2:25; 3:8; 15:1-16
o Dia kudus dan akan menghakimi orang berdosa. Kej 3:8-24; 6:5-8; 11:1-9; 18:16-19:29
o Dia penuh belas kasihan, dalam penghakiman sekalipun. Kej 3:21; 4:15; 6:8; 18:32
o Dia sabar menangani pengikut-pengikut-Nya seperti digambarkan dalam kisah Abraham dan Yakub.
o Dia berdaulat atas segala kuasa. Kej 18:14; 26:12-16; 50:20

2. Apa yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai manusia?
o Dia dilahirkan dalam gambar Allah, dan karenanya bernilai serta mempunyai kemampuan kreatif. Kej 1:27-30
o Dia mengikuti kehendak sendiri dan menuruti jalannya yang berdosa tanpa Allah. Kej 3:1-7
o Dosanya sudah tertanam dalam tatanan hidupnya, seperti ditunjukkan oleh Abraham. Kej 20:1-18
o Dia perlu bersekutu dengan penciptanya, seperti diajarkan melalui kehidupan Abraham.
o Dia bisa diubahkan oleh Allah, seperti ditunjukkan melalui kehidupan Yakub.
o Dia berada di bawah kuasa pemeliharaan Allah, seperti ditunjukkan melalui kehidupan Yusuf

3. Apakah yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai masyarakat?
o Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, bukan sebagai pribadi yang menyendiri. Kej 2:1-18
o Banyak terdapat contoh mengenai masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan bersama.
o Kesatuan dasar dari struktur masyarakat ialah perkawinan. Kej 2:24
o Undang-undang pemerintah juga diperlukan untuk membantu manusia hidup dalam dunia yang penuh dosa ini.

Penerapan

Pesan dalam Kitab Kejadian dapat diterapkan ke dalam tiga wilayah hubungan:

1. Ke dalam kehidupan kita dengan Allah.
o Taati Allah. Ini yang terbaik, yaitu mengikuti jalan Allah.
o Berimanlah kepada-Nya. Ini yang paling benar, walaupun kelihatannya tidak masuk akal.
o Percayalah kepada-Nya. Allah sungguh-sungguh memelihara kita.
o Berbicaralah dengan-Nya. Dia harus ditanyai tentang masalah-masalah dan keputusan-keputusan yang kita ambil.
o Biarkan Dia bekerja. Allah mampu mengubah suatu kehidupan yang serusak apa pun menjadi suatu kehidupan yang indah.

2. Ke dalam kehidupan keluarga kita.
o Jujurlah satu dengan yang lain.
o Jangan pilih kasih.
o Hati-hati terhadap perasaan iri.
o Tetap setia dalam keadaan sukar sekalipun.
o Hiduplah menurut perintah Allah, bukan menurut keinginan sendiri.

3. Ke dalam kehidupan kita dalam dunia.
o Kembangkan dan gunakan sumber-sumber alam dengan penuh tanggung jawab.
o Ingatlah bahwa semua orang mempunyai pencipta yang sama dan dibentuk menurut gambar-Nya.
o Ingatlah bahwa Allah juga memperhatikan masalah-masalah internasional, bukan hanya masalah pribadi dan rohani.
o Hiduplah dengan jujur dan jadilah saksi yang baik.

Tema-tema Kunci

1. Pemilihan
Habel, Nuh, Abraham, Yakub dan Yusuf semuanya dipanggil Allah dan dipilih untuk ditempatkan dalam sejarah umat Allah. Kadang-kadang seperti dalam kisah Yakub, pilihan tersebut bertentangan dengan cara-cara tradisional yang lazim dilakukan. Bacalah sekali lagi kisah mengenai panggilan mereka dan catatlah apa yang Anda pelajari tentang bagaimana Allah memilih.

2. Keselamatan
Setelah manusia berdosa, Allah menyatakan dengan jelas bahwa Dia akan menyelamatkannya. Kej 3:15; 4:4; 22:8 menunjuk kepada karya Kristus di kemudian hari. Pengajaran apa lagi mengenai keselamatan yang Anda temukan dalam kitab ini?

3. Kerja
Bahkan sebelum kejatuhannya, manusia sudah mempunyai tugas untuk dikerjakan di dunia ini (Kej 1:28). Manusia diciptakan untuk bekerja. Setelah jatuh ke dalam dosa, tugas itu menjadi kurang menyenangkan (Kej 3:17-19). Pelajaran apa yang dapat kita ambil dalam hubungannya dengan pekerjaan dalam dunia dewasa ini?

4. Istirahat
Gagasan untuk menjadikan satu hari dalam seminggu sebagai waktu untuk beristirahat datang dari pasal-pasal pertama dalam Alkitab (Kej 2:2,3). Perintah itu bukan saja merupakan salah satu dari sepuluh perintah Allah, tetapi merupakan perintah utama dari pencipta kita. Apa pesan semuanya ini bagi masyarakat kita sendiri?

5. Setan
Baca kembali kisah tentang kejatuhan manusia (Kej 3:1-7) dan perhatikan apa yang diajarkan mengenai setan dan cara-cara kerjanya.

6. Maut
Maut mengancam (Kej 3:3), dikalahkan (Kej 5:24) dan dihadapi (contoh Kej 49:1-50:3). Apa yang dapat kita pelajari dari sini?

7. Moralitas
Dalam keseluruhan Kitab Kejadian kita membaca adanya perhatian terhadap kehidupan moral. Apa ciri-ciri utama dari moralitas yang digariskan di sini?

8. Perkawinan
Apa yang diajarkan dalam ayat-ayat Kej2:18-25 mengenai maksud perkawinan?

9. Ibadah
Apa yang diajarkan Kitab Kejadian tentang bagaimana kita seharusnya menyembah Allah (contoh Kej 4:1-7; 28:10-22)?

Garis Besar Intisari: Kejadian (Pendahuluan Kitab) [1] RIWAYAT UMAT MANUSIA Kej 1:1-11:30 Kej 1:1-2:3Penciptaan Dunia Kej 2:4-25Penciptaan laki-laki dan perempuan Kej 3:1-24Kejatuhan manusia

[1] RIWAYAT UMAT MANUSIA Kej 1:1-11:30

Kej 1:1-2:3Penciptaan Dunia
Kej 2:4-25Penciptaan laki-laki dan perempuan
Kej 3:1-24Kejatuhan manusia
Kej 4:1-26Riwayat Kain dan Habil
Kej 5:1-32Ringkasan sejarah -- Adam sampai Nuh
Kej 6:1-9:28Riwayat Nuh
Kej 10:1-32Keluarga Nuh
Kej 11:1-9Menara Babel
Kej 11:10-30Ringkasan sejarah -- Sem sampai Abram

[2] RIWAYAT ABRAHAM Kej 11:31-25:18

Kej 11:31-12:9Abraham memulai perjalanannya
Kej 12:10-20Abraham menghadapi kelaparan dan Mesir
Kej 13:1-18Abraham berpisah dari Lot
Kej 14:1-24Abraham menyelamatkan Lot
Kej 15:1-21Abraham bertemu dengan Allah
Kej 16:1-16Abraham mendapat seorang anak laki-laki dengan caranya sendiri
Kej 17:1-27Abraham bertemu lagi dengan Allah
Kej 18:1-19:38Abraham menerima tiga pengunjung surgawi
Kej 20:1-18Abraham berbohong pada Abimelekh
Kej 21:1-7Abraham mendapat seorang anak laki-laki dengan cara Allah
Kej 21:8-34Abraham menghadapi berbagai masalah
Kej 22:1-24Abraham menghadapi ujian berat
Kej 23:1-20Abraham mengubur istrinya
Kej 24:1-67Abraham merencanakan hari depannya
Kej 25:1-18Hari-hari akhir Abraham

[3] RIWAYAT ISHAK Kej 25:19-27:40

Kej 25:19-34Ishak mendapatkan dua orang anak laki-laki
Kej 26:1-35Ishak menghadapi masalah
Kej 27:1-40Ishak ditipu

[4] RIWAYAT YAKUB Kej 27:41-37:1

Kej 27:41-28:9Yakub bergegas meninggalkan kampung halamannya
Kej 28:10-22Yakub bertemu Allah di Betel
Kej 29:1-31:55Yakub bekerja pada Laban selama bertahun-tahun
Kej 32:1-33:20Yakub akhirnya pulang ke rumah
Kej 34:1-31Yakub berselisih dengan Sikem
Kej 35:1-21Yakub bertemu Allah lagi di Betel
Kej 35:22-37:1Keluarga Yakub

[5] RIWAYAT YUSUF Kej 37:2-50:26

Kej 37:2-11Yusuf dan mimpi kanak-kanaknya
Kej 37:12-36Yusuf dan saudara-saudaranya yang jahat
Kej 38:1-30Yehuda dan Tamar
Kej 39:1-40:23Yusuf di penjara dengan tidak adil
Kej 41:1-57Yusuf dan pembebasannya secara tak terduga
Kej 42:1-45:28Yusuf dan saudara-saudaranya yang kekurangan
Kej 46:1-50:3Yusuf dan ayahnya yang sudah lanjut usia
Kej 50:4-26Yusuf dan hari-hari akhir hidupnya
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #09: Klik ikon untuk merubah tampilan teks alkitab dan catatan hanya seukuran layar atau memanjang. [SEMUA]
dibuat dalam 0.15 detik
dipersembahkan oleh YLSA