kecilkan semua  

Teks -- 1 Korintus 7:1-14 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Tentang perkawinan
7:1 Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin, 7:2 tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. 7:3 Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. 7:4 Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. 7:5 Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak. 7:6 Hal ini kukatakan kepadamu sebagai kelonggaran, bukan sebagai perintah. 7:7 Namun demikian alangkah baiknya, kalau semua orang seperti aku; tetapi setiap orang menerima dari Allah karunianya yang khas, yang seorang karunia ini, yang lain karunia itu. 7:8 Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku. 7:9 Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu. 7:10 Kepada orang-orang yang telah kawin aku -- tidak, bukan aku, tetapi Tuhan -- perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya. 7:11 Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya. 7:12 Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia. 7:13 Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu. 7:14 Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Iblis a person, male (evil angelic),an angel that has rebelled against God


Topik/Tema Kamus: Suami | Perawan | Istri | Isteri | Cerai, Perceraian | Perkawinan | Anugerah Allah | Kawin, Perkawinan | Anak | Janda | Zinah | Gundik | Roh | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 1Kor 7:1 - ADALAH BAIK BAGI LAKI-LAKI, KALAU IA TIDAK KAWIN. Nas : 1Kor 7:1 Seluruh pasal 1Kor 7:1-40 adalah tanggapan Paulus terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh jemaat di Korintus berkenaan den...

Nas : 1Kor 7:1

Seluruh pasal 1Kor 7:1-40 adalah tanggapan Paulus terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh jemaat di Korintus berkenaan dengan hubungan pernikahan. Petunjuknya harus dibaca dengan mengingat ayat 1Kor 7:26, "Mengingat waktu darurat sekarang, adalah baik ...". Waktu darurat dan penganiayaan akan datang bagi orang Kristen yang mula-mula, dan dalam keadaan ini, hal mempertahankan hubungan pernikahan agaknya menjadi sukar.

Full Life: 1Kor 7:3 - SUAMI MEMENUHI. Nas : 1Kor 7:3 Ikatan pernikahan berarti bahwa setiap pihak dalam pasangan itu melepaskan hak khusus atas tubuhnya sendiri dan memberikan hak itu k...

Nas : 1Kor 7:3

Ikatan pernikahan berarti bahwa setiap pihak dalam pasangan itu melepaskan hak khusus atas tubuhnya sendiri dan memberikan hak itu kepada pasangannya. Artinya, tidak seorang pun dalam pasangan pernikahan boleh lalai untuk memenuhi hasrat seksual yang normal dari pasangannya. Hasrat semacam itu dalam pernikahan adalah wajar dan diberikan Allah, sehingga menolak untuk memenuhi kewajiban seorang suami atau istri akan membuka hidup pernikahan itu kepada godaan Iblis dalam perzinaan (ayat 1Kor 7:5).

Full Life: 1Kor 7:11 - IA HARUS TETAP HIDUP TANPA SUAMI. Nas : 1Kor 7:11 Dalam ayat 1Kor 7:10 Paulus mengakui bahwa Allah ingin agar pernikahan itu bersifat langgeng. Akan tetapi, ia juga menyadari bahwa ...

Nas : 1Kor 7:11

Dalam ayat 1Kor 7:10 Paulus mengakui bahwa Allah ingin agar pernikahan itu bersifat langgeng. Akan tetapi, ia juga menyadari bahwa kadang kala suatu hubungan pernikahan dapat menjadi tak tertahankan lagi sehingga perceraian dari pasangan nikah diperlukan. Sebab itu, di sini Paulus tidak berbicara mengenai perceraian yang diizinkan oleh Allah karena alasan perzinaan

(lihat cat. --> Mat 19:9)

[atau ref. Mat 19:9]

atau salah seorang anggota pasangan itu meninggalkan yang lain

(lihat cat. --> 1Kor 7:15).

[atau ref. 1Kor 7:15]

Sebaliknya, Paulus sedang membicarakan perpisahan tanpa perceraian resmi. Mungkin yang dibicarakan ialah keadaan di mana seorang anggota pasangan itu berperilaku sedemikian rupa sehingga membahayakan kehidupan jasmani atau rohani pasangan nikahnya atau anak-anaknya. Dalam keadaan semacam ini, barangkali terbaik jikalau seorang anggota pasangan itu meninggalkan rumahnya dan tetap tinggal tidak menikah. Tidak dapat dipikirkan bahwa Paulus akan menganjurkan seorang anggota pasangan tetap tinggal bersama dengan pasangannya yang terus-menerus melukai dan berlaku kasar terhadap pasangannya dan anak-anaknya.

Full Life: 1Kor 7:12 - AKU, BUKAN TUHAN, KATAKAN. Nas : 1Kor 7:12 Di sini Paulus tidak semata-mata mengajukan pandangannya sendiri; tetapi sebenarnya ia mengatakan bahwa ia tidak memiliki firman da...

Nas : 1Kor 7:12

Di sini Paulus tidak semata-mata mengajukan pandangannya sendiri; tetapi sebenarnya ia mengatakan bahwa ia tidak memiliki firman dari Yesus untuk meneguhkan apa yang akan ditulisnya. Akan tetapi, ia menulis sebagai seorang yang mempunyai wewenang rasuli dan sedang berada di bawah ilham ilahi (bd. ayat 1Kor 7:25,40; 14:37).

Full Life: 1Kor 7:14 - SUAMI ... ISTERI ... ANAK-ANAK. Nas : 1Kor 7:14 Apabila seorang percaya terikat dalam suatu pernikahan dengan seorang yang tidak percaya, baik pernikahannya itu maupun anak yang d...

Nas : 1Kor 7:14

Apabila seorang percaya terikat dalam suatu pernikahan dengan seorang yang tidak percaya, baik pernikahannya itu maupun anak yang dilahirkan dalam pernikahan itu adalah absah di hadapan Allah. Karena itu, orang percaya itu harus hidup bersama dengan yang tidak percaya itu dan jangan mencari jalan untuk memecah-belah pernikahan atau rumah tangga itu. Apa lagi, oleh karena suami atau istri itu adalah orang percaya, maka ia bisa mempunyai pengaruh yang khusus sehingga pasangannya itu dapat dibimbing untuk menerima Kristus (bd. 1Pet 3:1-2).

BIS: 1Kor 7:1 - Kalau seorang laki-laki tidak kawin, itu baik Kalau seorang laki-laki tidak kawin, itu baik: atau Kalian mengatakan bahwa kalau seorang laki-laki tidak kawin, itu baik.

Kalau seorang laki-laki tidak kawin, itu baik: atau Kalian mengatakan bahwa kalau seorang laki-laki tidak kawin, itu baik.

Jerusalem: 1Kor 7:1-40 - -- Dalam bab ini Paulus tidak membicarakan perkawinan dan hidup wadat pada umumnya, tetapi menjawab satu demi satu pertanyaan yang diajukan kepadanya. Be...

Dalam bab ini Paulus tidak membicarakan perkawinan dan hidup wadat pada umumnya, tetapi menjawab satu demi satu pertanyaan yang diajukan kepadanya. Berturut-turut ia membahas; tentang orang yang sudah kawin (pasangan Kristen, 1Ko 7:1-11, orang Kristen yang kawin dengan orang yang bukan Kristen, 1Ko 7:12-16); tentang orang yang tidak/belum kawin (gadis, 1Ko 7:25-35, yang bertunangan, 1Ko 7:36-38, janda-janda 1Ko 7:39-40). Pegangan umum untuk memecahkan masalah-masalah yang diajukan diutarakan dalam 1Ko 7:17,20,24, yaitu: Tiap-tiap orang hendaknya tetap hidup dalam keadaan seperti waktu dipanggil untuk masuk Kristen. Urutan pikiran tidak terlalu ketat, sehingga kerap kali hidup tidak kawin disinggung sehubungan dengan perkawinan dan sebaliknya. Dengan jalan itu Paulus menyarankan bahwa kedua keadaan hidup itu saling melengkapi dan tidak dapat dimengerti terlepas satu sama lain.

Jerusalem: 1Kor 7:1 - kepadaku. Adalah baik ... Terjemahan lain: ... kepadaku, yaitu: adalah baik. Kalau demikian maka orang-orang Korintus menulis pendapatnya bahwa baik bagi laki-laki, kalau tidak...

Terjemahan lain: ... kepadaku, yaitu: adalah baik. Kalau demikian maka orang-orang Korintus menulis pendapatnya bahwa baik bagi laki-laki, kalau tidak kawin. Tetapi bagaimanapun juga Paulus menerima pendapat bahwa adalah baik laki-laki pantang perempuan. Tetapi hanya sehubungan dengan mereka yang tidak kawin (dan lebih baiklah mereka tinggal dalam keadaan itu, 1Ko 7:8). Tetapi Paulus menolak pendapat itu kalau mau dikenakan pada mereka yang kawin juga. Kepada mereka pantang itu jangan dinasehatkan, 1Ko 7:2-5.

Jerusalem: 1Kor 7:2 - -- Nasehat ini ditujukan kepada mereka yang kawin, supaya hidup sebagai suami-isteri. Ini bukan nasehat bagi mereka yang tidak menerima karunia hidup wad...

Nasehat ini ditujukan kepada mereka yang kawin, supaya hidup sebagai suami-isteri. Ini bukan nasehat bagi mereka yang tidak menerima karunia hidup wadat.

Jerusalem: 1Kor 7:4 - -- Penggunaan perkawinan dengan sikap egois blak-blakan ditolak. Perkawinan justru menuntut orang menyerahkan diri kepada teman hidupnya. Dalam Efe 5:25 ...

Penggunaan perkawinan dengan sikap egois blak-blakan ditolak. Perkawinan justru menuntut orang menyerahkan diri kepada teman hidupnya. Dalam Efe 5:25 Kristus yang mengorbankan dirinya menjadi teladan bagi suami-isteri.

Jerusalem: 1Kor 7:6 - sebagai kelonggaran Kelonggaran itu diberikan kepada suami isteri yang untuk sementara waktu bertarak. Bagi yang lain-lain kelonggaran ialah: kawin.

Kelonggaran itu diberikan kepada suami isteri yang untuk sementara waktu bertarak. Bagi yang lain-lain kelonggaran ialah: kawin.

Jerusalem: 1Kor 7:7 - -- Dalam pandangan Paulus hidup wadat tidak berbeda dengan hidup berkeluarga oleh karena merupakan suatu karunia istimewa. Hidup berkeluarga juga suatu k...

Dalam pandangan Paulus hidup wadat tidak berbeda dengan hidup berkeluarga oleh karena merupakan suatu karunia istimewa. Hidup berkeluarga juga suatu karunia dari Allah.

Jerusalem: 1Kor 7:8 - orang-orang yang tidak kawin Dalam golongan itu termasuklah semua orang yang tidak mempunyai teman hidup, juga suami-isteri yang bercerai, bdk 1Ko 7:11, di mana dalam naskah Yunan...

Dalam golongan itu termasuklah semua orang yang tidak mempunyai teman hidup, juga suami-isteri yang bercerai, bdk 1Ko 7:11, di mana dalam naskah Yunani dipakai kata yang sama (agamos, terjemahan; hidup tanpa suami)

Jerusalem: 1Kor 7:8 - baiklah mereka tinggal Kalimat ini mengingatkan Kej 2:18: "tidak baiklah manusia itu seorang diri saja", dan rupanya langsung bertentangan dengannya. Tetapi pertentangan han...

Kalimat ini mengingatkan Kej 2:18: "tidak baiklah manusia itu seorang diri saja", dan rupanya langsung bertentangan dengannya. Tetapi pertentangan hanya semu saja. Seorang Kristen yang bersekutu dengan Kristus dan dengan saudara-saudara tidak pernah seorang diri saja.

Jerusalem: 1Kor 7:14 - anak-anak kudus Seperti sering kali terdapat dalam Kitab Suci kekudusan ini bukan kekudusan batiniah, melainkan lebih-lebih suatu keadaan: anak itu: anak itu "dikudus...

Seperti sering kali terdapat dalam Kitab Suci kekudusan ini bukan kekudusan batiniah, melainkan lebih-lebih suatu keadaan: anak itu: anak itu "dikuduskan" karena menjadi milik Allah, bdk Kis 9:13+. Oleh karena persatuannya dengan seorang anggota umat kudus, maka suami/isteri yang tidak percaya dihubungkan dengan Allah sejati serta umatNya yang kudus. Maka anak yang dilahirkan dari perkawinan semacam itu menurut hukum menjadi anggota umat kudus. Perlu diperhatikan bahwa tidak dikatakan apa-apa mengenai baptisan anak semacam itu.

Ende: 1Kor 7:1 - Apa jang kamu tulis kepadaku Rupanja dalam suatu surat umat telah mengadjukan beberapa soal kepada Paulus, jang satu demi satu dibahas dan didjawabnja dalam delapan bab berikut. T...

Rupanja dalam suatu surat umat telah mengadjukan beberapa soal kepada Paulus, jang satu demi satu dibahas dan didjawabnja dalam delapan bab berikut.

Tentang bab 7 (1Ko 7) ini rupanja ada orang jang menganggap bahwa hidup berkawin tidak sesuai dengan tjita-tjita Indjil.

Ende: 1Kor 7:2 - -- Paulus mendjawab: pada hakekatnja hidup bertarak lebih sempurna, tetapi bagi kebanjakan orang sukar.

Paulus mendjawab: pada hakekatnja hidup bertarak lebih sempurna, tetapi bagi kebanjakan orang sukar.

Ende: 1Kor 7:3-5 - -- Rupanja ada pula orang jang mengandjurkan, bahwa patutlah orang kawin hidup bertarak djuga. Paulus menolak andjuran itu bulat-bulat.

Rupanja ada pula orang jang mengandjurkan, bahwa patutlah orang kawin hidup bertarak djuga. Paulus menolak andjuran itu bulat-bulat.

Ende: 1Kor 7:3 - Kewadjiban jaitu persetubuhan kalau diminta.

jaitu persetubuhan kalau diminta.

Ende: 1Kor 7:4 - Tidak berhak atas tubuhnja jaitu tidak berhak menolak permintaan jang sah.

jaitu tidak berhak menolak permintaan jang sah.

Ende: 1Kor 7:7 - -- Hidup bertarak hanja mungkin djika diberikan rahmat istimewa, jang tidak diberikan kepada tiap-tiap orang. Dalam membatja uraian Paulus diatas dan sel...

Hidup bertarak hanja mungkin djika diberikan rahmat istimewa, jang tidak diberikan kepada tiap-tiap orang.

Dalam membatja uraian Paulus diatas dan selandjutnja, boleh djadi kita mendapat kesan-kesan, seolah-olah Paulus menilik perkawinan hanja sebagai suatu lembaga pembendung napsu. Bukankah tudjuan dan tjita-tjita perkawinan djauh lebih tinggi? Bukankah perkawinan sutji dan kudus, diadakan Allah sendiri dan berwudjud pengabdian luhur kepada Allah dan kepada sesama manusia? Bukankah dalam segala seginja hidup berumah-tangga sesuai benar dengan kehendak dan tjita-tjita Allah? Semuanja itu sama sekali tidak disangkal Paulus, malah penuh dibenarkannja, seperti misalnja terang dalam Efe 5:21-33. Disini Paulus hanja mendjawab pertanjaan umat, jang melulu mengenai baik tidaknja hidup bertarak.

Ende: 1Kor 7:10 - -- Perintah Tuhan jang dimaksudkan disini ialah jang terdapat dalam Mat 5:23; 19:3; Mar 10:11-12; Luk 16:18. Menurut hukum Jahudi hanja suami berhak ment...

Perintah Tuhan jang dimaksudkan disini ialah jang terdapat dalam Mat 5:23; 19:3; Mar 10:11-12; Luk 16:18.

Menurut hukum Jahudi hanja suami berhak mentjeraikan isterinja, tetapi menurut hukum Junani dan Roma, jang berlaku di Korintus, isteri berhak mentjeraikan djuga.

Ende: 1Kor 7:12 - Orang lain itu (jang djuga diadjukan persoalannja dalam surat umat kepada Paulus itu), ialah saudara atau saudari, jang sudah kawin sebelum bertobat dan sesudah bert...

(jang djuga diadjukan persoalannja dalam surat umat kepada Paulus itu), ialah saudara atau saudari, jang sudah kawin sebelum bertobat dan sesudah bertobat pihak lain tetap takberiman. Rupanja ada didalam umat jang ragu-ragu, kalau-kalau perkawinan tjampuran jang demikian mentjemarkan pihak beriman, sehingga patut ia bertjerai sadja. Paulus sebagai rasul jang penuh berwenang menerangkan, bahwa perkawinan jang demikian tidak mentjemarkan, kalau pihak tak beriman suka hidup terus bersama dengan pihak beriman dalam damai, artinja dengan mengindahkan kepentingan-kepentingan keagamaannja.

Ende: 1Kor 7:14 - Dikuduskan karena.... Dikuduskan disini tidak berarti "dibenarkan", melainkan hanja, bahwa pihak takberiman itu sekedar masuk lingkungan umat dan dalam hubungan mesra dan s...

Dikuduskan disini tidak berarti "dibenarkan", melainkan hanja, bahwa pihak takberiman itu sekedar masuk lingkungan umat dan dalam hubungan mesra dan sutji dengan pihak beriman itu, mendapat bagian dalam kesutjian dan tingkatan hidup beriman.

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:1 - tidak kawin · tidak kawin: 1Kor 7:8,26

· tidak kawin: 1Kor 7:8,26

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:3 - terhadap isterinya · terhadap isterinya: Kel 21:10; 1Pet 3:7

· terhadap isterinya: Kel 21:10; 1Pet 3:7

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:5 - sementara waktu // supaya Iblis // menggodai kamu · sementara waktu: Kel 19:15; 1Sam 21:4,5 · supaya Iblis: Mat 4:10; Mat 4:10 · menggodai kamu: 1Tes 3:5

· sementara waktu: Kel 19:15; 1Sam 21:4,5

· supaya Iblis: Mat 4:10; [Lihat FULL. Mat 4:10]

· menggodai kamu: 1Tes 3:5

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:6 - sebagai perintah · sebagai perintah: 2Kor 8:8

· sebagai perintah: 2Kor 8:8

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:7 - seperti aku // karunia itu · seperti aku: 1Kor 7:8; 1Kor 9:5 · karunia itu: Mat 19:11,12; Rom 12:6; 1Kor 12:4,11

· seperti aku: 1Kor 7:8; 1Kor 9:5

· karunia itu: Mat 19:11,12; Rom 12:6; 1Kor 12:4,11

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:8 - seperti aku · seperti aku: 1Kor 7:1,26

· seperti aku: 1Kor 7:1,26

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:9 - mereka kawin · mereka kawin: 1Tim 5:14

· mereka kawin: 1Tim 5:14

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:10 - menceraikan suaminya · menceraikan suaminya: Mal 2:14-16; Luk 16:18; Luk 16:18

· menceraikan suaminya: Mal 2:14-16; Luk 16:18; [Lihat FULL. Luk 16:18]

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:11 - dengan suaminya · dengan suaminya: 1Kor 7:39; Rom 7:2,3

· dengan suaminya: 1Kor 7:39; Rom 7:2,3

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:12 - bukan Tuhan · bukan Tuhan: 1Kor 7:6,10; 2Kor 11:17

· bukan Tuhan: 1Kor 7:6,10; 2Kor 11:17

Ref. Silang FULL: 1Kor 7:14 - anak-anak kudus · anak-anak kudus: Mal 2:15

· anak-anak kudus: Mal 2:15

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 1Kor 7:1-40 - -- A. Nasihat Mengenai Pernikahan (7:1-40). Sesudah membahas hal-hal yang diketahui olehnya melalui laporan (bdg. 1:11, 5:1), sang rasul sekarang berali...

A. Nasihat Mengenai Pernikahan (7:1-40).

Sesudah membahas hal-hal yang diketahui olehnya melalui laporan (bdg. 1:11, 5:1), sang rasul sekarang beralih kepada berbagai persoalan yang muncul di dalam surat yang ditulis kepadanya (bdg. 7:1; lihat Pendahuluan). Persoalan pernikahan dibahas terlebih dahulu. Pasal ini, yang diawali dengan sebuah prolog yang membicarakan beberapa prinsip umum (ay. 1-7) berisi pembahasan tentang masalah-masalah orang yang menikah (ay. 8-24) dan yang tidak menikah (ay. 25-40).

Wycliffe: 1Kor 7:1-7 - -- 1) Prolog (7:1-7). Sang rasul mengemukakan prinsip umum bahwa walaupun membujang merupakan masalah pilihan pribadi (ay. 6-7), pernikahan adalah wajib...

1) Prolog (7:1-7).

Sang rasul mengemukakan prinsip umum bahwa walaupun membujang merupakan masalah pilihan pribadi (ay. 6-7), pernikahan adalah wajib untuk orang-orang yang tidak memiliki karunia bertarak (ay. 1, 2), suatu pernikahan yang sungguh-sungguh dengan penyediaan kebutuhan seksual yang memadai bagi masing-masing pasangan (ay. 3-5).

Wycliffe: 1Kor 7:1 - Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku // adalah baik. 2 // mengingat bahaya percabulan 1. Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Sama dengan bentuk modern, Mengenai surat Saudara. Mungkin Paulus telah diminta untuk mem...

1. Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Sama dengan bentuk modern, Mengenai surat Saudara. Mungkin Paulus telah diminta untuk membenarkan hal membujang sebagai kewajiban bagi semua orang. Dia mengakui bahwa membujang adalah baik. 2. Sekalipun demikian, pernikahan merupakan kewajiban bagi orang-orang yang tidak kuat terhadap pengaruh dan kebiasaan masyarakat sekitar yang jahat waktu itu. Ini bukan memandang rendah pernikahan, melainkan dengan jujur menghadapi kenyataan mengingat bahaya percabulan. Secara harfiah, percabulan, yang dipakai dalam bentuk jamak mungkin mengacu kepada banyaknya kasus yang terjadi di Korintus (bdg. 6:12-20).

Wycliffe: 1Kor 7:3-5 - -- 3-5. Akan tetapi, pernikahan yang sungguh-sungguh adalah suatu kemitraan, yaitu persatuan dua orang yang menjadi "satu daging" (6:16), dan meliputi ke...

3-5. Akan tetapi, pernikahan yang sungguh-sungguh adalah suatu kemitraan, yaitu persatuan dua orang yang menjadi "satu daging" (6:16), dan meliputi kewajiban serta hak bersama dalam pernikahan.

Wycliffe: 1Kor 7:6-7 - sebagai kelonggaran, bukan sebagai perintah 6, 7. Kata-kata sebelumnya diucapkan sebagai kelonggaran, bukan sebagai perintah. Pernikahan merupakan sesuatu yang diperbolehkan, bukan sesuatu yang ...

6, 7. Kata-kata sebelumnya diucapkan sebagai kelonggaran, bukan sebagai perintah. Pernikahan merupakan sesuatu yang diperbolehkan, bukan sesuatu yang diwajibkan. Pimpinan Tuhan, karunia seseorang dari Allah, adalah hal yang harus diutamakan (bdg. Mat. 19:10-12).

Wycliffe: 1Kor 7:8-38 - -- 2) Masalah-masalah Pernikahan (7:8-38). Penulis sekarang khusus membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan orang yang menikah dan orang yang ti...

2) Masalah-masalah Pernikahan (7:8-38).

Penulis sekarang khusus membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan orang yang menikah dan orang yang tidak menikah.

Wycliffe: 1Kor 7:8-9 - Yang tidak kawin, // janda-janda // Tinggal 8, 9. Yang pertama dibahas adalah orang-orang yang tidak menikah ada masa Paulus menulis surat ini, tetapi yang memiliki pengalaman seksual. Yang tida...

8, 9. Yang pertama dibahas adalah orang-orang yang tidak menikah ada masa Paulus menulis surat ini, tetapi yang memiliki pengalaman seksual. Yang tidak kawin, mungkin para janda dan duda, disebutkan tersendiri dari janda-janda. Orang lelaki dan perawan yang tidak menikah dibahas di tempat lain (ay. 1, 2, 25, 28-38). Tinggal (bentuk waktu aoris) berarti keputusan final dan seumur hidup.

Wycliffe: 1Kor 7:10-11 - bukan aku, tetapi Tuhan // harus hidup tanpa suami, // berdamai dengan suaminya, 10, 11. Nasihat Paulus selanjutnya menyangkut pemeliharaan atau pemutusan ikatan pernikahan, di dalam pernikahan antar orang percaya (ay. 10, 11) dan ...

10, 11. Nasihat Paulus selanjutnya menyangkut pemeliharaan atau pemutusan ikatan pernikahan, di dalam pernikahan antar orang percaya (ay. 10, 11) dan pernikahan campuran (ay. 2-16). Bagi orang-orang percaya peraturannya adalah, tidak boleh cerai, yang didukung oleh sudut pandang Tuhan, bukan aku, tetapi Tuhan (bdg Mrk. 10:11-12). Jika terjadi perceraian yang tidak dibenarkan, Paulus mengemukakan dua kemungkinan. Pihak istri harus hidup tanpa suami, bentuk waktu sekarang, menekankan keadaan yang tetap. Atau, dia dapat berdamai dengan suaminya, bentuk waktu aoris, menekankan peristiwa sekali untuk selamanya, tanpa ada perceraian lagi sesudahnya.

Wycliffe: 1Kor 7:12 - -- 12. Bagaimana dengan pernikahan di mana salah satu pihak adalah Kristen? Hukum Yahudi mengharuskan penyingkiran orang yang tidak percaya (bdg. Ezr. 9:...

12. Bagaimana dengan pernikahan di mana salah satu pihak adalah Kristen? Hukum Yahudi mengharuskan penyingkiran orang yang tidak percaya (bdg. Ezr. 9:1-10:44). Kembali peraturannya adalah, tidak boleh cerai (I Kor. 7:12, 13).

Wycliffe: 1Kor 7:14 - Karena // dikuduskan 14. Karena. Alasan yang pertama ialah karena suami atau istri yang tidak percaya dan anak-anak dari pernikahan campuran itu dikuduskan. Ini tidak bera...

14. Karena. Alasan yang pertama ialah karena suami atau istri yang tidak percaya dan anak-anak dari pernikahan campuran itu dikuduskan. Ini tidak berarti bahwa seorang anak yang lahir dalam keluarga di mana hanya salah satu orang tua saja yang percaya dilahirkan "menjadi anggota keluarga Kristus" (Barclay, op.cit, hlm. 71). Paulus hanya bermaksud mengatakan bahwa prinsip Perjanjian Lama mengenai pemindahan kenajisan tidak berlaku (bdg. Hag. 2:11-13). Persatuan itu sah dan memberikan hak-hak istimewa kepada anggota-anggotanya (ICC, hlm. 142), yaitu hak atas perlindungan Allah dan kesempatan untuk berhubungan erat dengan salah satu anggota keluarga Allah. Hal ini bisa melapangkan jalan menuju ke pertobatan bagi orang yang belum percaya itu.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: 1Kor 7:1-9 - Melawan Percabulan Dalam pasal ini, Rasul Paulus menjawab beberapa perkara yang diajukan kepadanya oleh jemaat di Korintus tentang perkawinan. Rasul Paulus, ...

Matthew Henry: 1Kor 7:10-16 - Ikatan Perkawinan Tidak Bisa Diganggu Gugat Ikatan Perkawinan Tidak Bisa Diganggu Gugat (1 Korintus 7:10-16) Dalam ayat-ayat di atas, Rasul Paulus memberikan petunjuk kepada jemaat di Korint...

SH: 1Kor 7:1-5 - Cerai! Bolehkah? (Sabtu, 22 Agustus 2009) Cerai! Bolehkah? Apa jalan keluar terbaik bagi pasangan suami isteri yang konfliknya sudah memuncak? Matius 19:6, "... mereka bukan lagi dua, ...

SH: 1Kor 7:1-6 - Kewajiban dalam pernikahan. (Rabu, 10 September 2003) Kewajiban dalam pernikahan. Pergumulan orang tua, sekolah dan gereja menghadapi bahaya seks bebas di kalangan jemaat saat ini, haruslah disi...

SH: 1Kor 7:1-16 - Seks tidak najis. (Rabu, 27 Agustus 1997) Seks tidak najis. Daya seks dalam diri manusia diciptakan Allah dalam konteks seksualitas manusia dan tujuan-tujuan mulia pernikahan. Jadi bila sebelu...

SH: 1Kor 7:7-16 - Kudusnya pernikahan. (Kamis, 11 September 2003) Kudusnya pernikahan. Paulus kembali menegaskan kepada jemaat Korintus bahwa pernikahan itu kudus. Karena kekudusan sebuah perkawinan itulah ...

SH: 1Kor 7:12-16 - Injil bagi pasangan hidup (Sabtu, 29 Agustus 2009) Injil bagi pasangan hidup Apakah Anda sudah menginjili seseorang? Apakah Anda menjawab panggilan Allah untuk PI (Pekabaran Injil)? Tak perlu pe...

Utley: 1Kor 7:1-7 - --NASKAH NASB (UPDATED): 1Kor 7:1-71 Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin, 2 tetap...

Utley: 1Kor 7:8-9 - --NASKAH NASB (UPDATED): 1Kor 7:8-98 Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam...

Utley: 1Kor 7:10-11 - --NASKAH NASB (UPDATED): 1Kor 7:10-1110 Kepada orang-orang yang telah kawin aku — tidak, bukan aku, tetapi Tuhan — perintahkan, supaya seorang ister...

Utley: 1Kor 7:12-16 - --NASKAH NASB (UPDATED): 1Kor 7:12-1612 Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak ber...

Topik Teologia: 1Kor 7:2 - -- Umat Manusia: Wanita Wanita sebagai Anggota Masyarakat Wanita Dalam Pernikahan Istri dan Suami Saling Bertanggungjawab ...

Topik Teologia: 1Kor 7:3 - -- Umat Manusia: Wanita Wanita sebagai Anggota Masyarakat Wanita Dalam Pernikahan Istri dan Suami Saling Bertanggungjawab ...

Topik Teologia: 1Kor 7:5 - -- Makhluk-makhluk Supranatural Setan Umat Manusia: Wanita Wanita sebagai Anggota Masyarakat Wanita Dalam Pernikahan Istri da...

Topik Teologia: 1Kor 7:8 - -- Gereja Masalah-masalah Yang Dihadapi Gereja Masalah Pribadi dan Sosial dalam Gereja Masalah Perkawinan Orang Percaya Naf...

Topik Teologia: 1Kor 7:9 - -- Dosa Dosa-dosa Kedagingan Dosa-dosa Seksual yang Dilarang Kel 20:14 Ima 18:20,24 Ima 19:29 Ima 21:7 Ula 23:17 Ams 6:23-26 Ams 7...

Topik Teologia: 1Kor 7:10 - -- Wahyu Allah Wahyu Khusus Inspirasi Kitab Suci Inspirasi Perjanjian Baru Pandangan Inspirasi Perjanjian Baru dari Para Ra...

Topik Teologia: 1Kor 7:11 - -- Gereja Masalah-masalah Yang Dihadapi Gereja Masalah Pribadi dan Sosial dalam Gereja Masalah Perkawinan Orang Percaya Pas...

Topik Teologia: 1Kor 7:12 - -- Umat Manusia: Wanita Wanita sebagai Anggota Masyarakat Wanita Dalam Pernikahan Istri yang Percaya Menguduskan Suaminya yang Tidak ...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Masalah-Masalah Jemaat dan Pemecahannya Tanggal Penulisan: Tahun 55/56 Latar Belakang Korintus, sebuah...

Full Life: 1 Korintus (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (1Kor 1:1-9) I. Pembahasan Masalah-Masalah yang Telah Diberitahukan kepada Paulus (1Kor 1:10-6:20) ...

Matthew Henry: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Korintus adalah sebuah kota Yunani yang terpenting di bagian wilayah khusus Yunani yang disebut Akhaya. Kota ini terletak di atas sebuah daratan me...

Jerusalem: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT PERTAMA RASUL PAULUS KEPADA UMAT KORINTUS KATA PENGANTAR Kota Korintus jang termasjhur dalam sedjarah Junani kuno, musna dari bumi dalam perang ...

Wycliffe: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 1 KORINTUS Kota Korintus. Korintus merupakan sebuah pusat perdagangan kaya yang terletak pada sebuah tanah genting sempit yang menghubung...

Wycliffe: 1 Korintus (Garis Besar) GARIS BESAR 1 KORINTUS I. Pendahuluan (1:1-9). A. Salam (1:1-3) B. Ucapan Syukur (1:4-9). II. Aneka Perpecahan di ...

BIS: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI KORINTUS PENGANTAR Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Korintus ditulis untuk membahas persoalan-p

SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI KORINTUS

PENGANTAR

Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Korintus ditulis untuk membahas persoalan-persoalan yang timbul di dalam jemaat yang telah didirikan oleh Paulus di Korintus itu. Persoalan-persoalan tersebut adalah mengenai kehidupan dan kepercayaan Kristen. Pada waktu itu Korintus adalah sebuah kota Yunani, ibukota provinsi Akhaya yang termasuk wilayah pemerintahan Roma. Kota ini, yang penduduknya terdiri dari banyak macam bangsa, terkenal karena kemajuannya dalam perdagangan, kebudayaannya yang tinggi, tetapi juga karena keadaan susilanya yang rendah dan karena adanya bermacam-macam agama di situ.

Yang terutama menjadi pikiran Rasul Paulus ialah persoalan tentang perpecahan dan kebejatan di dalam jemaat, dan tentang persoalan-persoalan seks dan perkawinan, persoalan hati nurani, tata tertib dalam jemaat, karunia-karunia Roh Allah, dan tentang bangkitnya orang mati. Dengan pandangan yang dalam, Paulus menunjukkan bagaimana Kabar Baik dari Allah itu menyoroti persoalan-persoalan tersebut.

Pasal 13 (1Kor 13:1-13) melukiskan ciri-ciri kasih yang sejati. Pasal ini mungkin merupakan pasal yang paling terkenal di antara semua pasal lainnya di buku ini.

Isi

  1.  Pendahuluan
    1Kor 1:1-9
  2.  Keretakan dalam gereja
    1Kor 1:10-4:21
  3.  Soal seks dan kehidupan keluarga
    1Kor 5:1-7:40
  4.  Orang Kristen dan orang yang tidak menyembah Allah
    1Kor 8:1-11:1
  5.  Kehidupan jemaat dan ibadah
    1Kor 11:2-14:40
  6.  Perihal bangkitnya Kristus dan orang-orang Kristen dari kematian
    1Kor 15:1-58
  7.  Sumbangan untuk orang-orang Kristen di Yudea
    1Kor 16:1-4
  8.  Hal-hal pribadi dan penutup
    1Kor 16:5-24

Ajaran: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus, dan melakukannya di dalam kehidupan mereka. Pendahuluan Pen

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus, dan melakukannya di dalam kehidupan mereka.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.

Tahun : Sekitar tahun 56 sesudah Masehi.

Penerima : Orang-orang Kristen di kota Korintus. (Dan juga orang-orang Kristen di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab I Korintus terbagi atas 16 pasal. Di dalamnya kita dapat melihat ajaran tentang cara-cara kehidupan anggota gereja.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus

  1. Pasal 1-4 (1Kor 1:1-4:21).

    Pengajaran tentang kenyataan bahwa setiap orang Kristen hanyalah milik Tuhan Yesus

    Dalam bagian ini Rasul Paulus menegur orang-orang Kristen karena adanya perpecahan dan iri hati atau pertengkaran.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 1:10. _Tanyakan_: Apakah sebabnya terjadi perpecahan di antara jemaat Korintus? Dan apakah yang dikatakan Rasul Paulus tentang perpecahan itu?
    2. Bacalah pasal 1Kor 3:3. _Tanyakan_: Apakah yang menunjukkan seseorang masih hidup secara duniawi?
    3. Bacalah pasal 1Kor 4:6. _Tanyakan_: Apakah yang dikatakan Rasul Paulus tentang kesombongan?
  2. Pasal 5-6 (1Kor 5:1-6:20).

    Pengajaran tentang kehidupan moral di dalam jemaat

    Di dalam bagian ini, Rasul Paulus menjelaskan persoalan yang timbul dalam jemaat karena percabulan dan mencari keadilan pada orang-orang yang tidak beriman.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 5:11-13. _Tanyakan_: Apakah yang diperintahkan Allah kepada orang Kristen?
    2. Bacalah pasal 1Kor 6:6-11. _Tanyakan_: Bagaimanakah perintah Allah?
    3. Bacalah pasal 1Kor 6:12-20. _Tanyakan_: Mengapakah Rasul Paulus melarang percabulan? Siapakah yang empunya tubuh orang Kristen?
  3. Pasal 7-16 (1Kor 7:1-16:24).

    Pengajaran tentang kemerdekaan orang Kristen dan kehidupan dalam ibadah

    Di bagian ini, Rasul Paulus menjawab pertanyaan dari jemaat tentang kemerdekaan orang Kristen, sikap dalam kebaktian dan mengenai karunia-karunia Roh, juga tentang kebangkitan orang-orang percaya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 7:8-13. _Tanyakan_: Bagaimanakah perintah Allah tentang pernikahan? Mengapakah orang Kristen tidak boleh bercerai?
    2. Bacalah pasal 1Kor 8:8-9. _Tanyakan_: "Apakah makanan membawa seseorang lebih dekat kepada Allah?"
    3. Bacalah pasal 1Kor 15:12-19. _Tanyakan_: Mengapakah pengakuan akan kebangkitan orang percaya itu penting?
    4. Bacalah pasal 1Kor 15:57-58. _Tanyakan_: Apakah jerih payah dalam melayani Tuhan Yesus itu sia-sia?

II. Kesimpulan

Melalui Kitab I Korintus, Allah mengajarkan arti kehidupan menjadi murid Tuhan Yesus dan bagaimana kehidupan sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan (orang Kristen).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab I Korintus?
  2. Apakah tujuan Kitab I Korintus?
  3. Apakah arti kebangkitan orang percaya dalam iman Kristen?
  4. Bagaimanakah seharusnya kehidupan orang yang sudah diselamatkan?

Intisari: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Surat kepada gereja yang terpecah belah BAGAIMANA GEREJA DI KORINTUS DIMULAI.Paulus pertama kali mengunjungi Korintus pada perjalanan misionarisnya y

Surat kepada gereja yang terpecah belah

BAGAIMANA GEREJA DI KORINTUS DIMULAI.
Paulus pertama kali mengunjungi Korintus pada perjalanan misionarisnya yang kedua (Kis. 18:1). Sejumlah orang Yahudi, termasuk Krispus yang menjadi kepala rumah ibadat, dan banyak orang bukan Yahudi menjadi Kristen. Paulus memulai sebuah sekolah Alkitab untuk mereka, yang letaknya strategis dan mencolok karena berdampingan dengan rumah ibadat (Kis. 18:1-18). Ia tinggal di sana selama delapan belas bulan dan digantikan oleh Apolos sebagai guru Alkitab.

BAGAIMANA BERITA TENTANG GEREJA DI KORINTUS SAMPAI KEPADA PAULUS.
Paulus sedang berada di suatu tempat di Asia (1 Kor. 16:19), mungkin di Efesus (16:8), pada akhir masa perjalanan misionarisnya yang kedua, ketika Stefanus dan dua orang kawannya datang dengan membawa sepucuk surat dari jemaat di Korintus (16:17 dan 7:1).

SEBUAH GEREJA YANG TERPECAH BELAH.
1. Mereka terpecah karena soal kepemimpinan (1:12).
2. Mereka terpecah karena standar moral (5:1-8).
3. Mereka terpecah karena kasus pendakwa dan terdakwa (6:1-8).
4. Mereka terpecah karena kasus orang Kristen yang lemah dan yang kuat (8:7-12).
5. Mereka terpecah antara yang kaya dan yang miskin (11:17-22).
6. Bahkan karunia Roh menjadikan mereka terpecah belah (12:12-26 ).

EMPAT PUCUK SURAT UNTUK JEMAAT KORINTUS?
Rupanya Paulus menulis empat pucuk surat kepada jemaat di Korintus: kita hanya memiliki surat kedua dan yang terakhir.
1. Surat pertama disebut dalam 5:9; "Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu". Akan tetapi tidak ada lagi yang dapat kita ketahui mengenai surat itu.
2. Suratnya yang kedua adalah Surat I Korintus kita ini.
3. Surat yang ketiga tampaknya disebut-sebut dalam I I Korintus 2:3, 4 dan seringkali disebut "surat yang sangat menyedihkan". Surat ini boleh jadi I Korintus, tetapi surat itu tidak benar-benar cocok dengan apa yang disebut oleh Paulus sebagai "surat yang sangat menyedihkan".
4. Surat yang keempat adalah Surat 11 Korintus.

PERTANYAAN-PERTANYAAN ANDA TERJAWAB.
I Korintus sangat besar nilainya, karena surat itu menjawab banyak pertanyaan yang banyak ditanyakan dewasa ini:
o Bagaimana sikap yang benar terhadap para pemimpin kita?
o Di mana letak pendidikan dalam kehidupan Kristen?
o Bagaimana tentang disiplin gerejawi?
o Bolehkah Kristen membawa Kristen lain ke pengadilan?
o Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap agama-agama lain?
o Apa yang dimaksud dengan kebebasan?
o Bolehkah wanita berdoa di gereja?
o Apa karunia-karunia Roh itu?
o Karunia Roh mana yang paling penting?
o Apa yang terjadi setelah kematian?
Mempelajari surat ini dengan saksama akan mengungkapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas dan banyak pertanyaan lainnya.

Pesan

Surat ini disusun bagaikan elips dengan dua "titik pusat",bukannya satu.

1. Skandal gereja yang terpecah (pasal 1-4) Gereja terpecah ke dalam empat
golongan dengan "nama" yang berbeda-beda:

o Saya golongan Paulus
o Saya golongan Petrus
o Saya golongan Apolos
o Saya golongan Kristus

Bagian mengenai kelemahan dalam pasal 1 mungkin ditujukan kepada apa yang
dikatakan oleh para pengritik tentang Paulus (lihat 2Kor 10:10)
dan bagian tentang hikmat dalam pasal yang sama mungkin ditujukan kepada Apolos
dan pendidikannya (Kis. Kis 18:24). Paulus menggunakan lima sebutan
yang mencolok bagi dirinya dan para pemimpin gereja lainnya untuk menunjukkan
bagaimana seharusnya sikap kita:
o Sebagai pelayan (diakonia). 1Ko 3:5
o Sebagai kawan sekerja. 1Ko 3:9
o Sebagai ahli bangunan. 1Ko 3:10
o Sebagai hamba, pembantu. 1Ko 4:1
o Sebagai orang yang dipercaya. 1Ko 4:1

2. Kebingungan mengenai kebebasan (pasal 8-10)

o Orang Kristen 'yang kuat' berpendapat bahwa mereka bebas memakan makanan dalam
rumah-rumah berhala di Korintus, sekalipun orang Kristen 'yang lemah'
dibingungkan dan dilemahkan oleh perbuatan mereka.
o Wanita-wanita 'yang bebas' merasa boleh menanggalkan kerudung walaupun
sebagian pria Kristen tradisional berpikir bahwa mereka terlalu maju.

Paulus memarahi hal-hal tersebut. Ia mengambil contoh sederhana: haknya untuk
menerima upah bagi pekerjaannya sebagai seorang pengkhotbah.

Ia membuat tujuh argumentasi yang mendukung prinsip membayar pengkhotbah:

o Contoh dari para rasul. 1Ko 9:5
o Ilustrasi tentang seorang prajurit. 1Ko 9:7
o Ilustrasi tentang seorang tukang kebun. 1Ko 9:7
o Ilustrasi tentang seorang gembala. 1Ko 9:7
o Ajaran hukum Taurat. 1Ko 9:8
o Contoh dari para imam di Bait Allah. 1Ko 9:13
o Pengajaran dari Yesus sendiri. 1Ko 9:14

Dan setelah membuktikan haknya atas upah, ia menolak untuk dibayar
(1Ko 9:15). Maksudnya jelas: Walau aku mempunyai hak, tidak berarti
bahwa aku harus menggunakannya.

Dan inilah prinsipnya: 'Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku
menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak
mungkin orang'. (1Ko 9:19)

Penerapan

1. Kepandaian manusia pasti bertentangan dengan hikmat Allah.

2. Orang Kristen yang mengidolakan pemimpin mereka:
o memecah belah gereja o menipu pemimpin mereka o meremehkan Allah

3. Disiplin gereja, yang kini banyak dilupakan:
o memulihkan para pemberontak o memperingatkan mereka yang tidak mantap o menjadi saksi bagi dunia o memuliakan Allah

4. Orang Kristen dibebaskan:
o bukan untuk menyenangkan diri sendiri o tetapi supaya dapat melayani Allah o dan dapat memenangkan orang lain

5. Kebangkitan merupakan hakikat kekristenan.
o kebangkitan BUKAN sebagai pilihan tambahan

Tema-tema Kunci

o Bacalah dengan saksama 1Ko 1:17 sampai 1Ko 2:13, dan
catatlah hal-hal yang berhubungan dengan hikmat, kuasa, kebodohan atau
kelemahan. Paulus menggunakan masing-masing ini dalam dua cara: sebagaimana
dilihat oleh manusia dan sebagaimana Allah melihatnya. Coba jelaskan semua
pokok ini.
o Dalam pasal 5 dan 6 Paulus mulai mengajukan tujuh pertanyaan dengan 'Tidak tahukah kamu?':
- sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan. 1Ko 5:6
- orang kudus akan menghakimi dunia. 1Ko 6:2
- kita akan menghakimi malaikat-malaikat. 1Ko 6:3
- orang-orang yang tidak benar tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 1Ko 6:9
- tubuhmu adalah anggota Kristus. 1Ko 6:15
- siapa yang mengikatkan dirinya dengan pelacur, menjadi satu tubuh dengan dia. 1Ko 6:16
- tubuhmu adalah bait Roh Kudus. 1Ko 6:19

Atas dasar apa Paulus berharap agar orang Kristen di Korintus mengetahui
ketujuh prinsip ini? Jika kita tahu ketujuh prinsip ini, apa pengaruhnya atas
tingkah laku kita?
o Empat dasar injil. Dalam 1Ko 15:3-5 Paulus mempersingkat Injil menjadi empat dasar pengajaran.

1. Kristus mati untuk dosa-dosa kita sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci.
2. Ia dikuburkan.
3. Ia dibangkitkan pada hari ketiga sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci.
4. Ia menampakkan diri...

Selidikilah dalam seluruh Perjanjian Lama dan tunjukkan bahwa Kristus mati
untuk dosa-dosa kita sesuai dengan kitab suci dan bahwa Kristus dibangkitkan
pada hari ketiga sesuai dengan kitab suci.

o Pasal 15 mengenai kebangkitan. Apa konsekuensi dari kepercayaan yang tidak
mengakui adanya kebangkitan (ayat 12-19)?

Perhatikan tiga pasangan yang mencolok yang ditunjukkan oleh Paulus dalam ayat
45-49:

1. Adam pertama dan Adam terakhir.
2. Manusia pertama dan Manusia kedua.
3. Manusia dari debu dan Manusia dari surga.
Mengapa Yesus dikatakan Adam terakhir, tetapi Manusia kedua? (Pelajarilah
dengan saksama Rom 5:6-21 untuk lebih mendalami hal yang sangat
kontras antara Adam dan Kristus).

Garis Besar Intisari: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) [1] PENGANTAR 1Ko 1:1-9 1Ko 1:1-3Salam 1Ko 1:4-9Beberapa komentar yang mengejutkan [2] SKANDAL GEREJA YANG TERPECAH 1Ko 1:10-4:21 1Ko 1:

[1] PENGANTAR 1Ko 1:1-9

1Ko 1:1-3Salam
1Ko 1:4-9Beberapa komentar yang mengejutkan

[2] SKANDAL GEREJA YANG TERPECAH 1Ko 1:10-4:21

1Ko 1:10-31Manusia dipermuliakan: Kristus disalibkan
1Ko 2:1-3:4Hikmat rohani
1Ko 3:5-4:5Pikirkan tentang para pemimpin seperti ini
1Ko 4:6-21Kesombongan luar biasa, kemiskinan dan kuasa

[3] SKANDAL IMORALITAS 1Ko 5:1-6:20

1Ko 5:1-13Skandal seksual yang memalukan
1Ko 6:1-8Skandal peradilan
1Ko 6:9-20Kesucian bagi Bait Roh Kudus

[4] PERTANYAAN-PERTANYAAN TENTANG PERKAWINAN 1Ko 7:1-40

1Ko 7:1-9Tentang hak dan kewajiban
1Ko 7:10-24Tentang perceraian
1Ko 7:25-38Bagaimana tentang orang-orang yang melajang?
1Ko 7:39-40Ringkasan

[5] DIBEBASKAN... TETAPI SEBERAPA BEBAS? 1Ko 8:1-11:1

1Ko 8:1-13Dibebaskan dari penyembahan berhala, tetapi...
1Ko 9:1-27Bebas dari pengaruh masyarakat, tetapi...
1Ko 10:1-13Bebas karena anugerah Allah, tetapi...
1Ko 10:14-11:1Bebas untuk melayani manusia dan menyukakan Allah

[6] KEKACAUAN DALAM IBADAH DI GEREJA 1Ko 11:2-14:40

1Ko 11:2-16Rambut panjang, topi dan kerudung
1Ko 11:17-34Perjamuan Kudus: dalam gereja yang terpecah?
1Ko 12:1-31Karunia-karunia Roh
1Ko 13:1-13Karunia yang terbesar
1Ko 14:1-40Bahasa lidah dan nubuatan

[7] KEBANGKITAN 1Ko 15:1-58

1Ko 15:1-11Inilah kabar baik
1Ko 15:12-19Jika Kristus tidak bangkit...
1Ko 15:20-34Tetapi Ia telah bangkit dan kita pun akan dibangkitkan
1Ko 15:35-50Apa arti kebangkitan
1Ko 15:51-58Kemuliaan kebangkitan

[8] KESIMPULAN 1Ko 16:1-24

1Ko 16:1-9Rencana-rencana Paulus
1Ko 16:10-20Beberapa orang penting
1Ko 16:21-24Salam pribadi
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #21: Untuk mempelajari Sejarah/Latar Belakang kitab/pasal Alkitab, gunakan Boks Temuan pada Tampilan Alkitab. [SEMUA]
dibuat dalam 0.75 detik
dipersembahkan oleh YLSA