kecilkan semua  

Teks -- Roma 3:25 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Rm 3:25 - DARAH-NYA. Nas : Rom 3:25 PB menekankan beberapa kebenaran mengenai kematian Kristus. 1) Kematian itu suatu pengorbanan, yaitu korban darah-Nya (bd. 1...

Nas : Rom 3:25

PB menekankan beberapa kebenaran mengenai kematian Kristus.

  1. 1) Kematian itu suatu pengorbanan, yaitu korban darah-Nya (bd. 1Kor 5:7; Ef 5:2)
  2. 2) Kematian itu adalah untuk orang lain, yaitu Dia tidak mati bagi diri sendiri, tetapi untuk orang lain (Rom 5:8; 8:32; Mr 10:45; Ef 5:2).
  3. 3) Kematian itu bersifat penggantian, yaitu Kristus mengalami kematian sebagai hukuman atas dosa kita, sebagai pengganti kita (Rom 6:23;

    lihat art. HARI PENDAMAIAN).

  4. 4) Kematian itu adalah mendamaikan, yaitu kematian Kristus demi orang berdosa memuaskan sifat Allah yang benar dan keadaan moral-Nya, sehingga dengan demikian mengalihkan murka Allah dari orang berdosa yang bertobat. Integritas Allah menuntut bahwa dosa dihukum dan korban pendamaian dibuat untuk kita. Melalui korban pendamaian oleh darah Kristus, kekudusan Allah tetap tidak berkompromi dan Dia sanggup menyatakan kasih karunia dan kasih-Nya dalam keselamatan dengan adil. Harus ditekankan bahwa Allah sendirilah yang telah menetapkan Kristus sebagai korban pendamaian. Allah tidak perlu diajak untuk menunjukkan kasih dan belas kasihan-Nya, sebab "Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus" (2Kor 5:19; bd. Yoh 3:16; Rom 5:8; 8:3,32; 1Kor 8:6; Ef 4:4-6).
  5. 5) Kematian itu adalah penebusan, yaitu suatu korban untuk menebus atau membayar kerugian karena dosa. Dalam pengertian ini, kematian Kristus sebagai korban adalah dalam rangka meniadakan kesalahan akibat dosa. Melalui kematian Kristus kesalahan dan kuasa dosa yang memisahkan Allah dengan orang percaya ditiadakan.
  6. 6) Kematian Kristus itu mujarab, artinya kematian-Nya sebagai korban pendamaian mengandung khasiat untuk menghasilkan efek penebusan penuh yang diinginkan, bila kita menerimanya dengan iman.
  7. 7) Kematian itu adalah kemenangan, yaitu di salib Kristus berjuang dan menang atas kuasa dosa, Iblis, dan segala kekuatan jahat yang membelenggu manusia. Kematian Kristus adalah kemenangan awal Allah atas musuh-musuh rohani Allah dan manusia (Rom 8:3; Yoh 12:31-32; Kol 2:15). Jadi, kematian Kristus bersifat menebus. Dengan membayar tebusan dengan hidup-Nya sendiri (1Pet 1:18-19), Dia membebaskan kita dari musuh yang memperbudak umat manusia, yaitu dosa (Rom 6:6), kematian (2Tim 1:10; 1Kor 15:54-57) dan Iblis (Kis 10:38), sehingga membebaskan kita untuk melayani Allah (Rom 6:18;

    lihat art. KATA-KATA ALKITABIAH UNTUK KESELAMATAN).

    Semua hasil di atas dari kematian Kristus sebagai korban membuka peluang keselamatan bagi semua orang, tetapi hanya benar-benar dialami oleh mereka yang oleh iman menerima Yesus Kristus dan kematian-Nya bagi mereka.

Jerusalem: Rm 3:25 - telah ditentukan Terjemahan lain: dipertunjukkan

Terjemahan lain: dipertunjukkan

Jerusalem: Rm 3:25 - jalan pendamaian Apa yang dimaksud kiranya "tutup-pendamaian", Kel 25:17; bdk Ibr 9:5. Pada hari raya Pendamaian, Ima 16:1; tutup-pendamaian itu diperciki dengan darah...

Apa yang dimaksud kiranya "tutup-pendamaian", Kel 25:17; bdk Ibr 9:5. Pada hari raya Pendamaian, Ima 16:1; tutup-pendamaian itu diperciki dengan darah, Ima 16:15. Darah Kristus sesungguhnya telah melaksanakan pembersihan dari dosa yang oleh upacara itu hanya dapat dilambangkan. Bdk juga "darah perjanjian", Kel 24:8; Mat 26:28+

Jerusalem: Rm 3:25 - membiarkan dosa-dosa Artinya: tidak menghukumnya. Ini semacam "setengah pengampunan", tidak mempertanggungkan dosa. Hanya hal itu tidak ada maknanya sama sekali, kecuali k...

Artinya: tidak menghukumnya. Ini semacam "setengah pengampunan", tidak mempertanggungkan dosa. Hanya hal itu tidak ada maknanya sama sekali, kecuali kalau nanti dosa benar-benar dihapus dan dihancurkan dengan sungguh-sungguh membenarkan manusia. Terjemahan lain: dengan maksud mengampuni dosa-dosa.

Ende: Rm 3:25 - Tempat perdamaian Istilah asli mengingatkan akan tempat sutji, diatas "peti perdjandjian" jang dipandang sebagai tachta Allah didalam "kemah kudus", dimana Ia bisa menj...

Istilah asli mengingatkan akan tempat sutji, diatas "peti perdjandjian" jang dipandang sebagai tachta Allah didalam "kemah kudus", dimana Ia bisa menjatakan kehendakNja kepada Moses. Tempat itu diretjiki dengan darah kurban-kurban untuk memperdamaikan kaum Israel dengan Allah, kalau mereka telah melanggar sjarat-sjarat perdjandjian, tetapi bertobat. Demikian Jesus dalam arti jang djauh lebih tinggi mendjadi tempat perdamaian dengan menumpahkan darahNja.

Ende: Rm 3:25-26 - -- Dapat menimbulkan persoalan, apakah tjotjok dengan keadilan Allah, kalau Ia membiarkan kedurhakaan dan kedurdjanaan meradjalela sadja berabad-abad lam...

Dapat menimbulkan persoalan, apakah tjotjok dengan keadilan Allah, kalau Ia membiarkan kedurhakaan dan kedurdjanaan meradjalela sadja berabad-abad lamanja, tanpa Ia mendjalankan murkaNja. Bukankah keadilanNja jang mutlak menurut pembasmian, hukum, silih dan tebusan segera djuga? Djawabnja: Allah sabar sampai silih dan tebusan jang sepadan dengan tuntutan keadilan mutlak Allah, dapat dilaksanakan oleh kurban Jesus disalib.

Ref. Silang FULL: Rm 3:25 - jalan pendamaian // dalam darah-Nya // telah membiarkan · jalan pendamaian: Kel 25:17; Im 16:10; Mazm 65:4; Ibr 2:17; 9:28; 1Yoh 4:10 · dalam darah-Nya: Kis 20:28; Rom 5:9; Ef 1:7; Ibr 9:12,14...

· jalan pendamaian: Kel 25:17; Im 16:10; Mazm 65:4; Ibr 2:17; 9:28; 1Yoh 4:10

· dalam darah-Nya: Kis 20:28; Rom 5:9; Ef 1:7; Ibr 9:12,14; 13:12; 1Pet 1:19; Wahy 1:5

· telah membiarkan: Kis 14:16; 17:30

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Rm 3:25 - -- 3:25 yang telah dinyatakan Allah sebagai korban pendamaian, melalui iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia...

3:25 yang telah dinyatakan Allah sebagai korban pendamaian, melalui iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya.

Ayat ini mengandung banyak yang menarik dari segi karya Tuhan Yesus bagi kita, tetapi sebelum karya Tuhan Yesus dipikirkan, perlu dimengerti bahwa menurut pengkalimatan ayat ini semuanya berasal dari inisiatif Allah Bapa. Dialah yang menyatakan Tuhan Yesus sebagai korban pendamaian.

yang telah dinyatakan Allah...

Istilah dinyatakan180 didiskusikan oleh para penafsir.181 Kata kerja ini dapat berarti "bermaksud, ditetapkankan" atau "dinyatakan, dipamerkan." Secara harafiah protiyhmi/protithemi berarti "meletakkan di depan."182 Kata ini hanya dipakai tiga kali dalam seluruh Perjanjian Baru, dan dalam Roma 1:13 dan Efesus 1:9 kata ini berarti "bermaksud," tetapi pada zaman itu kata ini sering dipakai mengenai titah raja yang diberitakan di jalan umum, dengan arti "dinyatakan, dipamerkan."183 Arti itu sangat sesuai dengan konteks ayat ini, karena dalam pasal 3:21 dikatakan "kebenaran Allah telah dinyatakan," dalam 3:25b dikatakan "hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya," dan dalam pasal 3:26 dikatakan "maksudNya ialah untuk menunjukkan keadilanNya...."

sebagai korban pendamaian...

Kata ini184 juga didiskusikan oleh penafsir Surat Roma.185 Kata benda ini perlu diartikan berdasarkan arti dari kata dasarnya,186 yaitu sebuah kata kerja yang dipakai orang kafir dengan arti "menyenangkan" atau "menenangkan" dewa dengan korban. Dalam LXX istilah ini dipakai dengan arti "memadamkan murka Allah yang muncul karena dosa umatNya."187 Kristus Yesus dinyatakan oleh Allah sebagai korban yang menghilangkan murkaNya terhadap kita. Manusia yang layak dimurkai tidak jadi dimurkai karena murka tersebut telah dicurahkan atas Kristus Yesus, yang telah sebagai korban pendamaian kita.

Pada zaman Perjanjian Lama korban pendamaian tidak kelihatan bagi dunia, tetapi sekarang korban pendamaian yang sempurna sudah "dipamerkan," sudah diperlihatkan.

...korban pendamaian, melalui iman,188 dengan darahNya.

Iman disebut di sini karena, seperti apa yang akan diuraikan oleh Paulus, korban pendamaian tersebut hanya efektif bagi orang yang percaya pada Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Perbuatan manusia tidak usah dipermasalahkan. Paulus sudah membuktikan dan menegaskan bahwa perbuatan, ketaatan pada hukum Taurat, tidak berguna.

Melalui darahNya, melalui kematian Yesus Kristus sebagai korban, Dia menjadi korban pendamaian. Dalam Perjanjian Baru darah Yesus tidak hanya menunjuk pada kematianNya, tetapi juga mununjuk pada kematianNya sebagai korban.189 Imamat 17:11 menegaskan kepentingan darah korban.

Dalam pasal 3:24-25 Paulus memakai istilah dari pengadilan ("dibenarkan"), dari pasar budak ("penebusan"), dan dari kemah suci ("korban pendamaian") untuk menceriterakan karya Tuhan Yesus Kristus bagi kita.190

Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya.

Dalam bagian ini Paulus sudah menegaskan bahwa program Allah diadakan di muka umum, sesuai dengan Roma 3:21, "kebenaran Allah telah dinyatakan." Kenyataan ini sudah "disaksikan" dalam Perjanjian Lama. Dalam 3:25a Kristus sudah dinyatakan atau dipamerkan sebagai korban pendamaian. Unsur ini dilanjutkan di sini. Dengan demikian Dia menunjukkan keadilanNya. Memang dahulu, sebelum korban pendamaian yang sempurna dikorbankan, Dia membiarkan dosa, tetapi hal ini tidak menyangkal keadilanNya. Darah Yesus Kristus berlaku untuk dosa-dosa yang akan dilakukan dan yang dahulu dilakukan.

Hagelberg: Rm 3:21-31 - -- a. Kebenaran Allah Dinyatakan melalui Kristus 3:21-3:31

a. Kebenaran Allah Dinyatakan melalui Kristus 3:21-3:31

Hagelberg: Rm 3:25 - -- 3:25 yang telah dinyatakan Allah sebagai korban pendamaian, melalui iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia...

3:25 yang telah dinyatakan Allah sebagai korban pendamaian, melalui iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya.

Ayat ini mengandung banyak yang menarik dari segi karya Tuhan Yesus bagi kita, tetapi sebelum karya Tuhan Yesus dipikirkan, perlu dimengerti bahwa menurut pengkalimatan ayat ini semuanya berasal dari inisiatif Allah Bapa. Dialah yang menyatakan Tuhan Yesus sebagai korban pendamaian.

yang telah dinyatakan Allah...

Istilah dinyatakan180 didiskusikan oleh para penafsir.181 Kata kerja ini dapat berarti "bermaksud, ditetapkankan" atau "dinyatakan, dipamerkan." Secara harafiah protiyhmi/protithemi berarti "meletakkan di depan."182 Kata ini hanya dipakai tiga kali dalam seluruh Perjanjian Baru, dan dalam Roma 1:13 dan Efesus 1:9 kata ini berarti "bermaksud," tetapi pada zaman itu kata ini sering dipakai mengenai titah raja yang diberitakan di jalan umum, dengan arti "dinyatakan, dipamerkan."183 Arti itu sangat sesuai dengan konteks ayat ini, karena dalam pasal 3:21 dikatakan "kebenaran Allah telah dinyatakan," dalam 3:25b dikatakan "hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya," dan dalam pasal 3:26 dikatakan "maksudNya ialah untuk menunjukkan keadilanNya...."

sebagai korban pendamaian...

Kata ini184 juga didiskusikan oleh penafsir Surat Roma.185 Kata benda ini perlu diartikan berdasarkan arti dari kata dasarnya,186 yaitu sebuah kata kerja yang dipakai orang kafir dengan arti "menyenangkan" atau "menenangkan" dewa dengan korban. Dalam LXX istilah ini dipakai dengan arti "memadamkan murka Allah yang muncul karena dosa umatNya."187 Kristus Yesus dinyatakan oleh Allah sebagai korban yang menghilangkan murkaNya terhadap kita. Manusia yang layak dimurkai tidak jadi dimurkai karena murka tersebut telah dicurahkan atas Kristus Yesus, yang telah sebagai korban pendamaian kita.

Pada zaman Perjanjian Lama korban pendamaian tidak kelihatan bagi dunia, tetapi sekarang korban pendamaian yang sempurna sudah "dipamerkan," sudah diperlihatkan.

...korban pendamaian, melalui iman,188 dengan darahNya.

Iman disebut di sini karena, seperti apa yang akan diuraikan oleh Paulus, korban pendamaian tersebut hanya efektif bagi orang yang percaya pada Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Perbuatan manusia tidak usah dipermasalahkan. Paulus sudah membuktikan dan menegaskan bahwa perbuatan, ketaatan pada hukum Taurat, tidak berguna.

Melalui darahNya, melalui kematian Yesus Kristus sebagai korban, Dia menjadi korban pendamaian. Dalam Perjanjian Baru darah Yesus tidak hanya menunjuk pada kematianNya, tetapi juga mununjuk pada kematianNya sebagai korban.189 Imamat 17:11 menegaskan kepentingan darah korban.

Dalam pasal 3:24-25 Paulus memakai istilah dari pengadilan ("dibenarkan"), dari pasar budak ("penebusan"), dan dari kemah suci ("korban pendamaian") untuk menceriterakan karya Tuhan Yesus Kristus bagi kita.190

Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya.

Dalam bagian ini Paulus sudah menegaskan bahwa program Allah diadakan di muka umum, sesuai dengan Roma 3:21, "kebenaran Allah telah dinyatakan." Kenyataan ini sudah "disaksikan" dalam Perjanjian Lama. Dalam 3:25a Kristus sudah dinyatakan atau dipamerkan sebagai korban pendamaian. Unsur ini dilanjutkan di sini. Dengan demikian Dia menunjukkan keadilanNya. Memang dahulu, sebelum korban pendamaian yang sempurna dikorbankan, Dia membiarkan dosa, tetapi hal ini tidak menyangkal keadilanNya. Darah Yesus Kristus berlaku untuk dosa-dosa yang akan dilakukan dan yang dahulu dilakukan.

Hagelberg: Rm 3:21--4:25 - -- 2. Kebenaran Allah Dinyatakan 3:21-4:25 (aiwn/aion hidup) Dalam bagian ini Paulus menyatakan bahwa kebenaran Allah diberikan kepada orang yang perc...

2. Kebenaran Allah Dinyatakan 3:21-4:25

(aiwn/aion hidup)

Dalam bagian ini Paulus menyatakan bahwa kebenaran Allah diberikan kepada orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

Sampai di sini semua yang diuraikan berpusat pada murka Allah. Aiwn/Aion kematian dikuasai oleh kuasa Dosa. Tetapi di sini Paulus mulai menyoroti sesuatu yang baru, yaitu kebenaran Allah. Nygren163 menyamakan aiwn/aion hidup yang mulai diceriterakan di sini dengan "ciptaan baru... yang sudah datang" yang disebut dalam II Korintus 5:17. Kalau judul 1:18-3:20 adalah "Murka Allah," judul yang tepat untuk 3:21-4:25 adalah "Kebenaran Allah."

Hagelberg: Rm 1:18--4:25 - -- A. Orang yang Dibenarkan karena Iman 1:18-4:25 Allah memurkai setiap orang, baik orang bukan Yahudi yang tidak benar, maupun orang Yahudi yang mengej...

A. Orang yang Dibenarkan karena Iman 1:18-4:25

Allah memurkai setiap orang, baik orang bukan Yahudi yang tidak benar, maupun orang Yahudi yang mengejar kebenaran dengan Taurat Musa. Yang dibenarkan hanyalah mereka yang percaya kepada Kristus.

Mulai di sini sampai dengan pasal 8 Paulus menguraikan tema yang dikemukakan di dalam pasal 1:16-17. Untuk menguraikan bagaimana kebenaran Allah dinyatakan dalam Injil yang menyelamatkan, dia harus lebih dahulu menyatakan bahwa murka Allah sedang dinyatakan atas dosa segala manusia. Dia harus membuktikan perlunya keselamatan itu. Kebenaran Allah adalah kebenaran yang satu-satunya, dan kebenaran itu hanya dinyatakan "dari iman kepada iman."

Di sini layak dicatat bahwa di dalam bagian ini bukanlah Paulus yang menghakimi angkatan itu, tetapi Injil Kristus yang menghakimi semua manusia. Bukan berarti angkatan itu lebih buruk dari pada angkatan-angkatan yang terdahulu, atau yang kemudian, tetapi mengingat kebenaran Allah semua manusia buruk.

Hagelberg: Rm 1:18--15:13 - -- II. Injil 1:18-15:13 Cranfield,65 setelah menyelidiki seluruh bagian ini, menyatakan bahwa Paulus "membiarkan Injil berbicara sendiri... untuk menen...

II. Injil 1:18-15:13

Cranfield,65 setelah menyelidiki seluruh bagian ini, menyatakan bahwa Paulus "membiarkan Injil berbicara sendiri... untuk menentukan bentuk dan isi bagian utama dari suratnya." Perkataan ini tepat. Paulus tidak menyusun bagian ini (1:18-15:13) untuk menangani suatu situasi tertentu di kota Roma, tetapi bagian ini terbentuk sesuai dengan suatu "akal intern" dari Injil Kristus sendiri. Bukan tidak ada pengaruh sama sekali dari situasi di Roma. Mungkin rencana Paulus untuk mengadakan perjalanan ke Spanyol mempengaruhi beberapa perincian dalam surat ini, tetapi secara keseluruhan, bentuk dan isi bagian ini, 1:18-15:13, ditentukan dari logisnya Injil Kristus saja.

Dalam bagian utama ini isi dan akibat kebenaran dari Allah bagi manusia diuraikan.66

Wycliffe: Rm 1:18--8:39 - -- II. Kebenaran - Kunci Hubungan Manusia dengan Allah (1:18-8:39). Di dalam bagian ini Paulus membahas masalah-masalah besar tentang kehidupan. Bagaima...

II. Kebenaran - Kunci Hubungan Manusia dengan Allah (1:18-8:39).

Di dalam bagian ini Paulus membahas masalah-masalah besar tentang kehidupan. Bagaimana seorang dapat benar di mata Allah? Bagaimana manusia terpengaruh oleh tindakan Adam dan Kristus? Bagaimanakah seharusnya orang benar hidup? Bagaimana dia dapat hidup demikian?

Wycliffe: Rm 1:18--5:21 - -- A. Kebenaran Sebagai Status yang Diperlukan Manusia di Hadapan Allah (1:18-5:21). Kebenaran sangat diperlukan oleh manusia. Kebutuhan ini berhubungan...

A. Kebenaran Sebagai Status yang Diperlukan Manusia di Hadapan Allah (1:18-5:21).

Kebenaran sangat diperlukan oleh manusia. Kebutuhan ini berhubungan dengan sifat dasar dan keberadaan Allah.

Wycliffe: Rm 3:21-31 - -- 2) Kebenaran Diperoleh Melalui Iman, Bukan Melalui Perbuatan Menurut Hukum (3:21-31). Apabila manusia telah gagal untuk mencapai kebenaran, dan apabi...

2) Kebenaran Diperoleh Melalui Iman, Bukan Melalui Perbuatan Menurut Hukum (3:21-31).

Apabila manusia telah gagal untuk mencapai kebenaran, dan apabila kebenaran itu mutlak diperlukan di hadapan Allah, lalu bagaimana manusia dapat memperoleh kebenaran itu? Bagaimana mungkin Allah bersifat benar bila Dia membebaskan manusia dan menyatakannya sebagai benar? Paulus baru saja menjadikan masalah ini lebih tajam dengan menunjukkan bahwa semua orang berbuat dosa. Jadi apabila Allah menyatakan seseorang sebagai benar, berarti Allah menyatakan benar orang tidak benar. Jawaban Paulus menunjukkan hikmat dan keterlibatan Allah di dalam masalah dosa manusia.

Wycliffe: Rm 3:25-26 - Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman dalam darah-Nya // bahwa Ia benar // membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu // pada masa kesabaran-Nya // menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini (3:26) 25, 26. Karya penebusan ini merupakan sebuah transaksi objektif, suatu tindakan khusus Allah yang melibatkan Anak-Nya. Tindakan ini harus dilakukan. K...

25, 26. Karya penebusan ini merupakan sebuah transaksi objektif, suatu tindakan khusus Allah yang melibatkan Anak-Nya. Tindakan ini harus dilakukan. Keharusan tersebut bukan dipaksakan kepada Allah dari luar, karena jika demikian Dia tentu bukan Allah. Keharusan tersebut dipaksakan kepada Allah dari dalam, yaitu oleh kebaikan sifat-Nya sendiri. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman dalam darah-Nya. Di sini Paulus memadukan Allah dan Kristus, karya yang dilaksanakan dan tanggapan manusia terhadap karya tersebut. Allah secara terbuka menampilkan Kristus sebagai sarana pendamaian di dalam atau melalui darah-Nya. Kematian Kristus merupakan fakta yang harus disaksikan semua orang. Tetapi aspek pendamaian dari kematian tersebut - yaitu yang menghapus dosa - adalah penyerahan nyawa-Nya. Ini tampak dalam fakta bahwa darah-Nya dicurahkan. Rincian ini dikemukakan bukan untuk menimbulkan rasa haru, tetapi untuk menunjukkan bahwa Dia memang benar-benar mati. Allah adalah pihak yang memberikan persembahan. Kristus adalah kurban yang dipersembahkan. Dosa manusia ditutup, yaitu dihapuskan untuk selama-lamanya. Sekalipun demikian, agar pendamaian ini berlaku di dalam kehidupan seseorang, harus ada iman. Iman ini pertama-tama adalah kepada Allah, tetapi harus juga kepada apa yang telah dilakukan oleh Allah. Dia mengambil alih dosa untuk diri-Nya sendiri (II Kor. 5:21), di sana secara lahiriah, dan dengan melakukan hal tersebut Dia membuktikan bahwa Ia benar. Tetapi apakah Allah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu sebelum kematian Kristus? Kematian Kristus secara lahiriah di muka umum di Kalvari membuktikan bahwa Tuhan tidak membiarkan dosa-dosa tersebut berlalu begitu saja. Kita tahu bahwa Allah menyelesaikan masalah dosa manusia di Kalvari - dengan dosa-dosa manusia pada masa lalu maupun dosa-dosa yang sedang dilakukan dan juga dosa-dosa yang masih akan dilakukan - sebab hal itu diberitakan oleh-Nya melalui para rasul dan nabi-Nya. Dosa-dosa pada masa lampau itu dilakukan pada masa kesabaran-Nya (Rm. 3:25). Tuhan tidak pernah melupakan dosa-dosa ini, sekalipun Dia tidak langsung menangani dosa-dosa tersebut pada seketika itu juga.

Tindakan Allah di kayu salib lebih daripada sekadar membenarkan diri-Nya di dalam hubungan dengan sejarah umat manusia yang lalu. Tindakan tersebut juga merupakan tindakan yang menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini (3:26). Tuhan harus adil atau benar pada saat ini ketika Ia menyatakan benar setiap orang yang percaya kepada Yesus. Tuhan tidak memberlakukan hukum bahwa orang yang percaya kepada Yesus akan dibenarkan hanya karena Dia menetapkan demikian. Ia justru bertindak. Bapa, Anak dan Roh Kudus memasuki gelanggang dosa manusia. Yang Mahakuasa membangun landasan yang di atasnya Dia dapat mengampuni dosa, dan yang di atasnya Dia dapat menyatakan benar orang-orang berdosa sementara Dia sendiri tetap benar.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Rm 3:19-31 - Pembenaran oleh Iman; Kristus sebagai Pendamaian Pembenaran oleh Iman; Kristus sebagai Pendamaian (Roma 3:19-31) Dari semua ini Paulus menyimpulkan bahwa mencari pembenaran dengan melakukan hukum...

SH: Rm 3:21-31 - Hanya oleh iman (Senin, 11 Mei 2009) Hanya oleh iman Dalam pengadilan, jika seseorang terbukti bersalah melanggar hukum, bagaimana ia dapat membela diri? Begitulah situasi yang dihad...

SH: Rm 3:21-31 - Dibenarkan oleh Kristus (Selasa, 30 Mei 2006) Dibenarkan oleh Kristus Kesimpulan Paulus akan hakikat keberdosaan manusia ditegaskan ulang dalam pernyataan, "Karena semua orang telah berbuat dosa...

SH: Rm 3:21-31 - Dibenarkan karena iman. (Sabtu, 16 Mei 1998) Dibenarkan karena iman. Di hadapan Allah dan hukum-hukum-Nya, semua orang sama, sama telah kehilangan kemuliaan-Nya (ayat 23). Itu sebabnya tak seoran...

Topik Teologia: Rm 3:25 - -- Allah yang Berpribadi Allah Aktif dalam Kehidupan Yesus Mat 1:23 Mat 3:17 Yoh 3:16-17 Yoh 4:34 Yoh 5:19-23,30 Yoh 6:27 Yoh 8:42...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Roma (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Kebenaran Allah telah Dinyatakan Tanggal Penulisan: Sekitar tahun 57 Latar Belakang Surat Roma ini mer...

Full Life: Roma (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (Rom 1:1-17) I. Kebutuhan Mendesak Manusia Akan Kebenaran (Rom 1:18-3:20) A. Kebutuhan Or...

Matthew Henry: Roma (Pendahuluan Kitab) Jika kita boleh membandingkan satu kitab dengan kitab lainnya dan meminta pendapat dari beberapa orang beriman dan saleh, akan disimpulk...

Jerusalem: Roma (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: Roma (Pendahuluan Kitab) SURAT RASUL PAULUS KEPADA UMAT ROMA KATA PENGANTAR Menurut pendapat paling umum, surat kepada umat Roma ini ditulis oleh Paulus. di Korintus pada awal...

Hagelberg: Roma (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Pendahuluan Keunikan Surat Roma Surat Roma adalah satu-satunya surat yang ditulis oleh Paulus kepada jemaat yang belum dikenalnya. Oleh k...

Hagelberg: Roma (Garis Besar) GARIS BESAR roma I. Pendahuluan 1:1-1:17 A. Salam 1:1-1:7 B. Perkenalan 1:8-1:15 C. Tema Surat 1:16...

Hagelberg: Roma DAFTAR PUSTAKA roma Daftar Kepustakaan Barclay, William, Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Roma, PT BPK Gunung Mulia, Jakarta, hak cipta 1983. Bruce, F....

Wycliffe: Roma (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN ROMA Sidang Pembaca yang Mula-mula. Orang bisa tertolong untuk mengerti surat-surat di dalam Perjanjian Baru dengan cara mempelajari seba...

Wycliffe: Roma (Garis Besar) GARIS BESAR ROMA I. Pernyataan Pembukaan Paulus, Sang Rasul (1:1-17). A. Pengungkapan Identitas Penulis (1:1). B. Identifik...

BIS: Roma (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT DI ROMA PENGANTAR Surat Paulus Kepada Jemaat di Roma ditulis untuk mempersiapkan mereka terhadap kunjungannya kepada mere

SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT DI ROMA

PENGANTAR

Surat Paulus Kepada Jemaat di Roma ditulis untuk mempersiapkan mereka terhadap kunjungannya kepada mereka. Menurut rencana, Paulus akan bekerja sementara waktu di antara orang-orang Kristen di sana, kemudian dengan bantuan mereka, ia ingin pergi ke Spanyol. Paulus menulis surat ini untuk menjelaskan pengertiannya tentang agama Kristen dan tuntutan-tuntutannya yang praktis untuk kehidupan orang-orang Kristen.

Setelah menyampaikan salamnya kepada orang-orang dalam jemaat di Roma, dan memberitahukan kepada mereka tentang doanya bagi mereka, Paulus mengemukakan tema suratnya ini: "Dengan Kabar Baik itu Allah menunjukkan bagaimana caranya hubungan manusia dengan Allah menjadi baik kembali; caranya ialah dengan percaya kepada Allah, dari mula sampai akhir" (Rom 1:17).

Setelah itu Paulus menguraikan temanya itu. Semua orang --baik Yahudi maupun bukan Yahudi -- perlu diperbaiki hubungannya dengan Allah, sebab semuanya sama-sama berada dalam kekuasaan dosa. Hubungan manusia dengan Allah menjadi baik kembali kalau manusia percaya kepada Yesus Kristus. Kemudian Paulus menguraikan tentang hidup baru yang dialami oleh manusia kalau bersatu dengan Kristus. Hidup baru itu tumbuh karena adanya hubungan yang baru dengan Allah. Orang yang sudah percaya kepada Yesus, hidup damai dengan Allah, dan Roh Allah membebaskan dia dari kekuasaan dosa dan kematian. Dalam pasal 5-8 (Rom 5:1-8:39) Paulus menjelaskan juga tujuan Hukum-hukum Allah dan kuasa Roh Allah di dalam kehidupan orang percaya. Kemudian Paulus menjelaskan bahwa orang Yahudi dan bukan Yahudi termasuk dalam rencana Allah untuk umat manusia. Paulus menyimpulkan bahwa penolakan Yesus oleh orang Yahudi sudah termasuk dalam rencana Allah untuk menolong manusia berdasarkan rahmat-Nya melalui Yesus Kristus. Paulus yakin bahwa orang Yahudi tidak selalu akan menolak Yesus. Akhirnya Paulus menulis tentang bagaimana orang harus hidup sebagai orang Kristen, terutama sekali tentang caranya mempraktekkan kasih dalam hubungan dengan orang-orang lain. Untuk itu Paulus memilih pokok-pokok seperti berikut ini: melayani Allah, kewajiban orang Kristen terhadap negara dan sesama orang Kristen, dan berbagai-bagai persoalan yang menyangkut hati nurani. Paulus menutup suratnya ini dengan pesan-pesan pribadi dan puji-pujian kepada Allah.

Isi

  1.  Pendahuluan dan tema
    Roma 1:1-17
  2.  Kebutuhan manusia akan keselamatan
    Roma 1:18-3:20
  3.  Jalan keselamatan dari Allah
    Roma 3:21-4:25
  4.  Hidup baru karena bersatu dengan Kristus
    Roma 5:1-8:39
  5.  Israel dalam rencana Allah
    Roma 9:1-11:36
  6.  Kelakuan Kristen
    Roma 12:1-15:13
  7.  Penutup dan salam pribadi
    Roma 15:14-16:27

Ajaran: Roma (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama Kitab Roma dan yakin bahwa manusia diselamatkan hanya oleh iman kepada Tuhan Yesus Kr

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama Kitab Roma dan yakin bahwa manusia diselamatkan hanya oleh iman kepada Tuhan Yesus Kristus.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus (Rom 1:1).

Tahun : Sekitar tahun 58 sesudah Masehi, dari kota Korintus.

Penerima : Orang-orang Kristen di kota Roma (dan juga setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus).

Isi Kitab: Kitab Roma terbagi atas 16 pasal. Dalam kitab ini Rasul Paulus menjelaskan tentang cara manusia yang berdosa diselamatkan, yaitu melalui iman saja kepada Tuhan Yesus. Dan juga tentang cara hidup orang-orang yang telah diselamatkan tersebut.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Roma

  1. Pasal 1-11 (Rom 1:1-11:36).

    Pengajaran tentang Injil merupakan kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap manusia

    Pada bagian ini dijelaskan bahwa semua manusia telah berbuat dosa dan sudah tidak mengenal Allah. Karena itu manusia berdosa sudah berada dalam penghukuman Allah, yaitu kematian. Keselamatan dari kematian akibat dosa tidak dapat diperoleh melalui usaha manusia atau melalui melakukan Hukum Taurat. Keselamatan itu hanya dapat diperoleh dalam anugerah Allah yang ada pada Tuhan Yesus. Ini berarti keselamatan manusia hanya dapat diperoleh melalui iman kepada anugerah Allah yang ada di dalam Tuhan Yesus.

    Pendalaman

    1. Berdasarkan pasal Rom 1:21-25,28-31. Apakah yang dilakukan manusia di dunia?
    2. Bacalah pasal Rom 3:23; 6:23. _Tanyakan_: Berapa banyakkah manusia yang berdosa? Apakah akibat dari dosa?
    3. Bacalah pasal Rom 10:9-13. _Tanyakan_: Bagaimanakah caranya manusia diselamatkan?
  2. Pasal 12-16 (Rom 12:1-16:27).

    Pengajaran tentang kehidupan orang Kristen setiap hari

    Pada bagian ini, dijelaskan bagaimana seharusnya kehidupan dari setiap orang yang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat-Nya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Rom 12:1-2. _Tanyakan_: Apakah ibadah orang Kristen yang sejati dan berkena di hadapan Allah?
    2. Bacalah pasal Rom 12:6-8. _Tanyakan_: Bagaimanakah sikap kehidupan seorang pelayan Firma Allah?
    3. Bacalah pasal Rom 12:9-21. _Tanyakan_: Bagaimanakah cara hidup orang percaya/Kristen dala masyarakat?
    4. Bacalah pasal Rom 13:1. _Tanyakan_: Bagaimanakah sikap orang Kristen terhadap pemerintah?
    5. Bacalah pasal Rom 15:1. _Tanyakan_: Bagaimanakah sikap orang Kristen terhadap orang yan lemah?
    6. Bacalah pasal Rom 16:17-18. _Tanyakan_: Apakah peringatan Rasul Paulus terhadap orang percaya?

II. Kesimpulan

Melalui Kitab Roma jelaslah bahwa Allah mengatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa, dan mengalami penghukuman, yaitu kematian. Allah juga dengan tegas menyatakan bahwa semua usaha manusia untuk menyelamatkan diri dari kematian itu sia-sia. Allah menyatakan bahwa manusia memperoleh keselamatan hanya melalui iman kepada Tuhan Yesus Kristus.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Roma?
  2. Mengapakah semua manusia berada dalam penghukuman Allah?
  3. Mengapakah orang Kristen perlu menguduskan diri?
  4. Bagaimanakah cara hidup orang Kristen?

Intisari: Roma (Pendahuluan Kitab) Inti InjilMENGAPA ROMA?Dalam Kisah para Rasul kita saksikan Paulus memulai gereja-gereja di tempat-tempat yang sekarang kita kenal sebagai Turki dan Y

Inti Injil

MENGAPA ROMA?
Dalam Kisah para Rasul kita saksikan Paulus memulai gereja-gereja di tempat-tempat yang sekarang kita kenal sebagai Turki dan Yunani. Tetapi, ia mempunyai suatu rencana jangka panjang untuk menginjili lebih jauh ke barat, yaitu ke Roma dan kemudian lebih jauh lagi. Namun demikian ada hal-hal lain yang perlu dikerjakan terlebih dahulu. Ia harus kembali ke Yerusalem untuk mengambil bantuan yang telah dikumpulkan oleh orang-orang Kristen bukan Yahudi bagi orang-orang miskin yang percaya di sana. Setelah itu ia dapat dengan leluasa mencurahkan perhatiannya ke ibu kota tersebut, dan setelah itu ia mengarahkan pandangannya ke Spanyol (15:22-29). Alasan Paulus ialah ia selalu ingin merintis daerah baru dan memberitakan Injil di tempat Injil belum pernah didengar. Ini sedikit menjelaskan mengapa surat ini ditulis - sebuah gereja sudah dibangun di Roma, karena itu Paulus tidak menganggap kunjungan ke Roma sebagai prioritas utama (15:18-21). Kita tidak tahu kapan gereja itu didirikan, tetapi jika kita melihat daftar para peziarah di Hari Pentakosta, kita akan melihat bahwa di antara mereka terdapat orang-orang Roma (Kis. 2: 10). Dari nama-nama pada akhir surat ini, rupa-rupanya Paulus sudah mengenal sejumlah besar anggota jemaat di sana (16:3-15), hal ini dapat dimengerti karena banyak jalan menuju Roma. Banyak orang melakukan perjalanan di daerah kekaisaran Roma terutama para pedagang, dan banyak dari mereka akhirnya menetap di ibu kota.

MENGAPA SURAT INI DITULIS?
Tampaknya Paulus sedang mempersiapkan kunjungannya dengan menjelaskan Injil bagi mereka. Mungkin ada orang yang mengritik ajarannya dan ia ingin meluruskan hal itu. Pada waktu yang bersamaan penulisan surat ke Roma merupakan kesempatan untuk menulis intisari kabar baik tentang Kristus secara lebih terinci dibandingkan dengan yang terdapat dalam kitab Perjanjian Baru yang lain. Surat Roma merupakan salah satu tulisan Paulus yang paling teratur, oleh karenanya surat ini telah menjadi buku sumber bagi orang Kristen sejak ia mendiktekannya kepada kawannya, Tertius, di Korintus sekitar tahun 57.

PAULUS DI ROMA.
Rencana Paulus tidak berjalan sesuai dengan apa yang diinginkannya. Kita tahu dari Kisah para Rasul bahwa ketika tiba di Yerusalem ia ditangkap, dan setelah beberapa saat di penjara, ia memohon, seperti lazimnya warga negara Romawi, supaya kasusnya dapat didengar oleh Kaisar. Oleh karena itu, ia dibawa ke Roma sebagai tawanan. Rupa-rupanya ia dibebaskan dan melanjutkan pekerjaan pelayanannya sebelum akhirnya dibunuh di Roma.

ORANG ROMAWI DAN GEREJA.
Ketika orang Kristen menemukan kembali surat-surat seperti surat Roma pada waktu Reformasi, hal ini mengubah gereja secara besar-besaran. Mereka menyadari bahwa mereka tidak dapat memperoleh keselamatan dari apa yang mereka lakukan. Allah telah melakukan keselamatan itu bagi mereka, dalam cara yang memungkinkan Ia dapat membenarkan orang-orang berdosa. Rahasianya tentu terdapat pada salib.

Pesan

1. Kita semua perlu dibenarkan di hadapan Allah (pasal 1-3)
o Bagi orang bukan Yahudi, cukup banyak yang dapat diketahui tentang Dia
- dalam alam semesta. Rom 1:19-20
- dalam kenyataan kita sebagai ciptaan. Rom 2:14-15
o Untuk orang Yahudi, lebih dari cukup - dalam firman-Nya. Rom 2:12, 17-24;3:1-2
o Semua orang jatuh di dalam dosa. Rom 3:9-20, 23
o Tidak seorang pun
- boleh menghakimi orang lain. Rom 2:1-3
- boleh bermegah diri. Rom 3:27
- dapat berdalih. Rom 1:20; 2:1; 3:19
- dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Rom 3:20, 23

2. Allah melakukan semua itu (pasal 3-5)
o Kematian Kristus membayar semua hutang
- Ia mati menggantikan kita. Rom 3:24-25
- pada waktu kita masih berdosa. Rom 5:6-8
- kita dapat dibenarkan. Rom 3:24
o Abraham mempercayai firman Allah
- kita pun harus beriman. Rom 3:25; 4:16-25; 5:1
o Adam melakukan sesuatu yang berakibat pada kita sampai sekarang
- demikian pula apa yang dilakukan Kristus di kayu salib. Rom 5:12-19

3. Cara hidup yang berbeda (pasal 6-8)
o Masalahnya ialah sifat dosa manusia
- yang tidak dapat menjadi baik. Rom 7:18
- yang berseteru terhadap Allah. Rom 8:7
- yang tidak memperkenan Allah. Rom 8:8
o Kuasa datang dari Roh Kudus
- yang diam di dalam kita. Rom 8:9-11
- yang menimbulkan pertentangan. Rom 7:13-23
- yang menyediakan kemenangan. Rom 7:24-25
o Kita harus bekerja sama dengan Dia
- menolak dosa. Rom 6:13, 16, 19; 8:13
- menaati Kristus. Rom 6:13, 16-19, lihat Rom 12:1
o Kita bisa
- memperoleh kemenangan. Rom 6:14
- menerima kehidupan. Rom 8:11
- menjadi anak-anak Allah. Rom 8:14-17
- mengalami pertolongan-Nya. Rom 8:26-27
- menjadi seperti Kristus. Rom 8:28-30, lihat Rom 12:2
- merasa pasti bahwa kita adalah milikNya. Rom 8:31-39

4. Allah tahu apa yang sedang dilakukanNya (pasal 9-11)
o Allah tahu bagaimana mengendalikan umat-Nya
- terhadap orang Yahudi yang tidak taat sekalipun. Rom 9:1-33
- Ia mempunyai rencana induk. Rom 11:1-32
o Kita tetap harus memberikan tanggapan
- dalam iman yang taat. Rom 10:5-21

5. Kita diselamatkan bersama (pasal 12-1)
o Kita adalah anggota dari satu tubuh
- saling memiliki. Rom 12:3-8
- saling mengasihi. Rom 12:9-21; 13:8-10
- saling menerima. Rom 14:1-15:7
- saling menghayati gaya hidup yang baru. Rom 13:1-7, 11-14

Penerapan

1. Tawaran itu cuma-cuma
(untuk dibenarkan di hadapan Allah)
o Karena keberadaan kita, itu harus terjadi
o Itu dapat terjadi karena Kristus telah
melakukannya
o Ini berarti
- kita tidak dapat memperolehnya sendiri
- kita harus menerimanya dengan iman

2. Kuasa itu ada
(untuk hidup sebagai orang Kristen)
o Oleh karena kita tidak mampu melakukannya sendiri
o Oleh karena Roh Kudus hidup di dalam kita
o Ini berarti
- membuang sifat-sifat dosa kita
- menaati Yesus Kristus

3. Persekutuan Itu milik kita
(bersama dengan sesama Kristen)
o Oleh karena kita saling memiliki
o Oleh karena kita sekarang tahu bagai
mana mengasihi
o Ini berarti
- kita harus menumbuhkan dan menghargainya
- kita tidak boleh menyalahgunakan atau memandang enteng persekutuan Kristen

Tema-tema Kunci

1. Anugerah.
Kebenaran yang berkali-kali ditanamkan ialah bahwa jika kita dapat menjadi Kristen, Allah yang harus melakukannya. Anugerah Allah itu diberikan dengan cuma-cuma, kita tidak dapat melakukan sendiri. Namun demikian, kita tidak boleh juga menganggap hal itu sepele. Telusurilah tema ini dalam seluruh surat Roma: Rom 1:7; 2:4; 3:24, 27; 4:16; 5:15, 17, 21; 6:1, 15; 11: 5-6.

2. Iman.
Kita mendapat anugerah cuma-cuma dari Allah oleh iman kepada Kristus. Pada saat yang sama, tidak berarti kita hanya semata-mata percaya tentang Dia, tetapi menerima firman Allah, menaati-Nya dan mengakui Kristus. Perhatikan bagaimana Paulus menekankan tentang iman dalam surat ini, dan juga bagaimana ia mendefinisikannya. Apakah iman kita cukup besar? 1:5 (lihat 15:18); Rom 1:16-17; 3:22, 26-31; 4:1-25; 5:1; 10:8-11; 10:17.

3. Pembebasan (atau Pembenaran).
Kata di atas diambil dari istilah yang ada dalam sidang pengadilan. Allah membebaskan - atau 'membenarkan' - pendosa, menyatakannya'benar', oleh karena apa yang telah Yesus lakukan sebagai penggantinya. Lihat bagaimana Paulus mengaitkan ini dalam kematian Kristus dan iman: Rom 1:17; 3:21-26; 4:1-25; 5:8-11, 15-21; 10:1-10.

4. Kebersamaan.
Perhatikan apa yang Paulus katakan bahwa kita semua berdosa dan kita diselamatkan bersama-sama. Ia menggunakan gambaran tentang tubuh ketika ia ingin menunjukkan bagaimana kita harus bekerja sama satu dengan yang lain. Walaupun hal-hal yang mengganggu dan memecah belah Kristen pada zaman Paulus berbeda dengan masa kini, apakah ia memberikan pedoman yang dapat kita terapkan saat ini? Khususnya lihat 14:1-15:7.

5. Allah adalah Raja.
Kita mendapat kesan yang jelas bahwa walaupun manusia tidak percaya, Allah tetap mengendalikan dunia, sebagaimana Ia mengatur kehidupan Kristen. Hal ini menjadi jaminan yang sangat berarti bagi mereka yang percaya, walaupun kita tidak dapat mengerti bagaimana Ia melakukannya. Bacalah seluruh pasal 9 dan 10 sekali lagi. Bagaimana keduanya saling mengisi?

Garis Besar Intisari: Roma (Pendahuluan Kitab) [1] 'MENGAPA SAYA MENULIS...' Rom 1:1-7 Rom 1:1-17Semua tentang Yesus Kristus Rom 1:8-15Saya mempunyai sesuatu untuk dibagikan Rom 1:16-17Berit

[1] 'MENGAPA SAYA MENULIS...' Rom 1:1-7

Rom 1:1-17Semua tentang Yesus Kristus
Rom 1:8-15Saya mempunyai sesuatu untuk dibagikan
Rom 1:16-17Berita secara ringkas

[2] 'KITA SEMUA ADALAH ORANG BERDOSA' Rom 1:18-3:20

Rom 1:18-32Mereka yang tidak memiliki Alkitab
Rom 2:1-11Menghakimi orang lain?
Rom 2:12-16Allah akan menghakimi kita semua
Rom 2:17-3:20Lebih baikkah orang Yahudi?

[3] 'ALLAH MEMPUNYAI JALAN' Rom 3:21-5:21

Rom 3:21-26Apa yang dilakukan oleh salib
Rom 3:27-31Siapa yang boleh bermegah?
Rom 4:1-25Abraham percaya lebih dulu
Rom 5:1-5Sukacita - walaupun dalam kesusahan
Rom 5:6-11Ketika kita tidak berdaya
Rom 5:12-21Kristus dan Adam

[4] 'HIDUP BARU' Rom 6:1-8:39

Rom 6:1-14Dosa dapat dikalahkan
Rom 6:15-23Pergantian pemilik
Rom 7:1-6Pergantian pasangan
Rom 7:7-25Peperangan dalam hati
Rom 8:1-11Roh memberi hidup
Rom 8:12-17Anak-anak Allah!
Rom 8:18-25Dan banyak lagi yang lain
Rom 8:26-27Doa
Rom 8:28-30Tujuan
Rom 8:31-39Apa lagi yang dapat saya katakan?

[5] 'TETAPI BAGAIMANA HALNYA DENGAN ORANG YAHUDI?' Rom 9:1-11:36

Rom 9:1-5Hak-hak istimewa mereka
Rom 9:6-33Maksud Allah
Rom 10:1-21Iman menyelamatkan
Rom 11:1-36Rencana yang aneh

[6] 'HAYATILAH!' Rom 12:1-15:13

Rom 12:1-2Kehidupan yang dipersembahkan
Rom 12:3-21Kehidupan di dalam satu tubuh
Rom 13:1-7Hidup dalam masyarakat
Rom 13:8-10Hidup dalam kasih
Rom 13:11-14Bangun dan hiduplah!
Rom 14:1-15:13Hidup bersama dengan sesama

[7] 'RENCANA HARI DEPANKU' Rom 15:14-33

Rom 15:14-21Pelayanan saya
Rom 15:22-33Ambisi saya

[8] 'SANGAT BANYAK KAWAN DI ROMA' Rom 16:1-27

Allah memberkati kalian semua
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #34: Tip apa yang ingin Anda lihat di sini? Beritahu kami dengan klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.11 detik
dipersembahkan oleh YLSA