kecilkan semua  

Teks -- Ezra 4:23 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
4:23 Maka setelah salinan surat raja Artahsasta dibacakan kepada Rehum, dan Simsai, panitera, serta rekan-rekan mereka, berangkatlah mereka dengan segera ke Yerusalem mendapatkan orang-orang Yahudi, dan dengan kekerasan mereka memaksa orang-orang itu menghentikan pekerjaan itu.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Artahsasta a man who usurped the Persian throne 552-551BC (ZD74),a Persian king who must have reigned before 516BC (ZD74),King of Persia about 460-440BC (ZD74)
 · Rehum a priest leader of some who returned from exile with Zerubbabel,a man who was one of Ezra's local adversaries,son of Bani; a Levite who helped repair the walls of Jerusalem,an Israelite chief who signed the covenant to keep God's law
 · Simsai father of (Zabad?) who had Artaxerxes stop the work on the temple
 · Yahudi the Jewish religion/beliefs
 · Yerusalem the capital city of Israel,a town; the capital of Israel near the southern border of Benjamin


Topik/Tema Kamus: Penulis Peristiwa | Aram | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Ezr 4:23 - DENGAN KEKERASAN MEREKA MEMAKSA ... MENGHENTIKAN PEKERJAAN. Nas : Ezr 4:23 Neh 1:3 memberikan keterangan lebih terinci tentang apa yang dilakukan musuh orang Yahudi untuk menghalangi pembangunan kembali temb...

Nas : Ezr 4:23

Neh 1:3 memberikan keterangan lebih terinci tentang apa yang dilakukan musuh orang Yahudi untuk menghalangi pembangunan kembali tembok kota. Ayat ini mengakhiri kisah penganiayaan oleh orang Samaria

(lihat cat. --> Ezr 4:5).

[atau ref. Ezr 4:5]

Jerusalem: Ezr 4:23 - Rehum Dalam beberapa naskah terjemahan Yunani dan Siria serta dalam satu naskah Ibrani terbaca: Rehum, bupati.

Dalam beberapa naskah terjemahan Yunani dan Siria serta dalam satu naskah Ibrani terbaca: Rehum, bupati.

Ende: Ezr 4:6-23 - -- Si penjusun menggabungkan disini dengan perlawanan jang pertama (Ezr 4:1-5) beberapa peristiwa jang serupa jang baru terdjadi kemudian, jakni waktu pe...

Si penjusun menggabungkan disini dengan perlawanan jang pertama (Ezr 4:1-5) beberapa peristiwa jang serupa jang baru terdjadi kemudian, jakni waktu pemerintahan Xerxes (Hibr. Ahasjwerosj: 485-465) dan Artaxerxes (Hibr. Aretahsjasta: 465-424), jang memerintah sesudah Kambises (529-532) dan Darios I (522-485). Jang terachir itu disinggung aj. 5(Ezr 4:5).

Ref. Silang FULL: Ezr 4:23 - serta rekan-rekan · serta rekan-rekan: Ezr 4:9; Ezr 4:9

· serta rekan-rekan: Ezr 4:9; [Lihat FULL. Ezr 4:9]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Ezr 4:1-24 - -- B. Perlawanan Terhadap Pembangunan (4:1-24). Baru saja dasar Bait Allah diletakkan, pada saat yang bersamaan orang Israel mulai menghadapi kesulitan....

B. Perlawanan Terhadap Pembangunan (4:1-24).

Baru saja dasar Bait Allah diletakkan, pada saat yang bersamaan orang Israel mulai menghadapi kesulitan. Kesulitan pertama adalah godaan untuk mengkompromikan iman mereka. Ketika berhasil mengatasi masalah ini, perlawanan yang terus terang mulai dilancarkan, dan perlawanan tersebut berlanjut terus sejak zaman Koresy hingga masa pemerintahan Artahsasta.

Wycliffe: Ezr 4:23 - Dengan kekerasan mereka memaksa orang-orang itu menghentikan pekerjaan itu 23. Dengan kekerasan mereka memaksa orang-orang itu menghentikan pekerjaan itu. Jelas sekali bahwa orang-orang Samaria sangat giat untuk menyalahgunak...

23. Dengan kekerasan mereka memaksa orang-orang itu menghentikan pekerjaan itu. Jelas sekali bahwa orang-orang Samaria sangat giat untuk menyalahgunakan keputusan yang telah dikeluarkan oleh Raja Koresy tersebut, hingga bahkan merusak sebagian dari tembok yang telah dibangun kembali itu serta membakar pintu-pintu gerbang yang ada. Berita tentang malapetaka inilah yang membuat Nehemia terkejut sekali sehingga dia kemudian meratap dan berdoa (Neh. 1:3, 4). Jadi kita dapat menduga tanggal keputusan ini dikeluarkan adalah sekitar tahun 446 sM. Hubungan Ezra dengan seluruh krisis ini tidak disebutkan dalam Alkitab, sekalipun dia pasti mendukung pembangunan kembali tembok-tembok kota itu (Neh. 12:36).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Ezr 4:1-24 - Tidak ada kompromi (Selasa 16 September 2008) Tidak ada kompromi Umat Tuhan yang telah mengalami pemulihan kadang-kadang terlampau besar sukacitanya sehingga mengira bahwa segala hambatan dan...

SH: Ezr 4:1-24 - Identitas umat pilihan. (Sabtu, 4 Desember 1999) Identitas umat pilihan. Mengizinkan orang Samaria yang setengah kafir untuk berpartisipasi dalam pembangunan kembali Bait Allah, tidak hanya m...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Ezra (Pendahuluan Kitab) Penulis : Ezra Tema : Pemulihan Kaum Sisa Tanggal Penulisan: 450-420 SM Latar Belakang Kitab Ezra adalah bagian dari sejarah y...

Full Life: Ezra (Garis Besar) Garis Besar I. Rombongan Pertama Orang Buangan yang Kembali ke Yerusalem (Ezr 1:1-6:22) A. Pengumuman dan Persediaan ...

Jerusalem: Ezra (Pendahuluan Kitab) KITAB-KITAB TAWARIKH, EZRA DAN NEHEMIA PENGANTAR Di samping karya sejarah dari tradisi Ulangan yang merangkum kitab Hakim-hakim, Samuel dan Raja-raja,...

Ende: Ezra (Pendahuluan Kitab) KITAB ESRA-NEHEMIA PENDAHULUAN Kitab Esra-Nehemia menurut aselinja hanjalan sat karya sadja. Sebagaimana halnja dengan pelbagai kitab lainnja, barulah...

Wycliffe: Ezra (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN EZRA Judul. Kitab Ezra, seperti halnya Kitab Rut, Ayub, Ester dan lain-lain, dinamakan menurut tokoh utamanya. Orang Yahudi menganggap ki...

Wycliffe: Ezra (Garis Besar) GARIS BESAR EZRA I. Para Tawanan Kembali dari Babel (1:1-2:70) A. Ketetapan Raja Koresy (1:1-4) B. Persiapan untuk Mengadak...

BIS: Ezra (Pendahuluan Kitab) EZRA PENGANTAR Buku Ezra adalah lanjutan dari buku Tawarikh, dan menggambarkan keadaan bangsa Yahudi sehabis masa pembuangan di Babel. Setelah sebag

EZRA

PENGANTAR

Buku Ezra adalah lanjutan dari buku Tawarikh, dan menggambarkan keadaan bangsa Yahudi sehabis masa pembuangan di Babel. Setelah sebagian dari orang- orang buangan itu pulang ke Yerusalem, kehidupan dan ibadat bangsa Yahudi dipulihkan.

Peristiwa-peristiwa itu disajikan dalam babak-babak berikut:

  1. 1. Kelompok pertama orang-orang buangan Yahudi pulang dari Babel ke Yerusalem, sesuai dengan perintah Kores, raja Persia.
  2. 2. Rumah TUHAN di Yerusalem dibangun kembali dan ditahbiskan, dan ibadat dipulihkan.
  3. 3. Bertahun-tahun kemudian kelompok Yahudi lain kembali ke Yerusalem di bawah pimpinan Imam Ezra, seorang ahli hukum Allah. Ezra membantu menyusun kembali kehidupan rakyat dalam bidang agama dan sosial, agar dapat melindungi warisan rohani Israel.

Isi

  1.  Pemulangan pertama dari tempat pembuangan
    Ezr 1:1-2:70
  2.  Rumah TUHAN dibangun kembali dan ditahbiskan
    Ezr 3:1-6:22
  3.  Ezra kembali bersama-sama dengan para buangan lain
    Ezr 7:1-10:44

Ajaran: Ezra (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya anggota jemaat yakin bahwa baginya juga tersedia kasih dan kemurahan Allah mengampuni dosa-dosa mereka, ketika melihat kasih dan kemur

Tujuan

Supaya anggota jemaat yakin bahwa baginya juga tersedia kasih dan kemurahan Allah mengampuni dosa-dosa mereka, ketika melihat kasih dan kemurahan Allah dalam Kitab Ezra kepada umat pilihan-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Ezra.

Isi Kitab: Menurut urutan peristiwa yang tertulis dalam Kitab Ezra ini. Ezra ingin menjelaskan tentang, keadaan umat pilihan Allah dari pembuangan di Babel. Kitab ini terbagi atas 10 pasal.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ezra

  1. Pasal 1-6 (Ezr 1:1-6:22).

    Umat Allah kembali dari pembuangan di Babel dan membangun Dalam pasal-pasal ini, dijelaskan tentang raja Koresy, yang berkuasa pada waktu itu, mengijinkan umat Allah kembali ke Yerusalem untuk membangun Bait Allah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ezr 1:1-4. Mengapakah raja Koresy menyuruh umat Allah kembali k Yerusalem? Hal ini berarti Tuhan lebih berkuasa dar raja-raja di dunia.
    2. Bacalah pasal Ezr 3:1-2,12-13. Bagaimanakah perasaan hati umat Allah pada saat selesa membuat mezbah dan meletakkan dasar bangunan Bait Allah? Mengapa demikian?
    3. Akhirnya pembangunan rumah ibadah selesa (pasal Ezr 6:16-17).
  2. Pasal 7-10 (Ezr 7:1-10:44).

    Pembaharuan oleh Ezra atas bangsa Israel

    Ezra kembali ke Yerusalem dengan surat kuasa dari raja Artahsasta. Dan mulailah pembaharuan terjadi di Yerusalem.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ezr 9:1-5,15. Sebagai seorang hamba Tuhan, Ezra menunjukka keprihatinannya dan juga tanggung jawabnya atas uma Allah. Bagaimana sikap saudara, kalau menjadi pemimpin?
    2. Bacalah pasal Ezr 10:1-6. Ezra bukan saja menaruh perhatian, tetapi ia bertindak. Dan apakah akibat tindakan Ezra ini?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Pemulihan kembali umat Allah dari pembuangan membuktikan bahwa Allah tetap setia dalam memberikan pengampunan kepada umat-Nya yang jatuh ke dalam dosa.

  2. Dengan melihat pembangunan Rumah Tuhan oleh Ezra, jelaslah bahwa Allah berkenan kepada pembangunan rumah-rumah ibadah kepada-Nya.

  3. Pernikahan anak-anak Tuhan dengan orang-orang yang tidak mengenal-Nya, merupakan dosa atau perzinahan di hadapan Allah.

  4. Pemulihan kembali umat Allah dari pembuangan, merupakan penggenapan Allah terhadap Firman-Nya, melalui nubuatan nabi-nabi-Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menjadi penulis Kitab ini?
  2. Mengapakah pembangunan rumah Tuhan mengalami penundaan?
  3. Apakah yang diberikan raja Artahsasta kepada Ezra?
  4. Dosa apakah yang dilakukan oleh bangsa pilihan Allah itu, sehingga Ezr mengajak melakukan pengudusan diri?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari mempelajari Kitab Ezra?

Intisari: Ezra (Pendahuluan Kitab) Bangsa yang bangkit dari debu LATAR BELAKANGYerusalem dihancurkan oleh tentara Babel pada tahun 587 S.M. dan bangsa Yehuda dibuang ke pengasingan. Pe

Bangsa yang bangkit dari debu

LATAR BELAKANG
Yerusalem dihancurkan oleh tentara Babel pada tahun 587 S.M. dan bangsa Yehuda dibuang ke pengasingan. Peristiwa itu terjadi hampir lima puluh tahun sebelum Kerajaaan Babel ditumbangkan oleh bangsa Persia. Penguasa mereka, Koresy, mengambil suatu kebijaksanaan baru dengan mengizinkan orang-orang buangan kembali ke tanah air mereka, memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk membangun kembali rumah-rumah ibadah dan menyelenggarakan ibadah mereka kembali. Banyak orang Yahudi yang sudah betah tinggal di pengasingan dan mereka tidak ingin kembali ke tanah air mereka. Kitab Ezra dimulai dengan kembalinya orang-orang Yahudi kurang lebih tahun 538 S.M.. Pasal Ezr 1-6 menceritakan apa yang terjadi dua puluh dua tahun kemudian ketika di bawah pimpinan Zerubabel mereka menghadapi banyak kekecewaan, tetapi akhirnya mereka dapat menyelesaikan pembangunan kembali Rumah Tuhan. Ezra sendiri tidak diperkenalkan sampai pasal Ezr 7:1. Ia memimpin serombongan orang buangan kembali ke tanah air mereka pada tahun 458 S.M.. Pasal Ezr 7-10 menceritakan cara Ezra membangun kembali bangsa itu menjadi bangsa yang hidupnya berkenan kepada Allah. Perlu dicatat bahwa ada masa tenang selama hampir enam puluh tahun di antara pasal Ezr 6:22 dan Ezr 7:1.

KITAB ITU
Kitab Ezra merupakan bagian dari suatu kisah bersambung yang dimulai dari permulaan I Tawarikh sampai pada akhir Nehemia.
Perhatikan:
1. Ezra mungkin tidak menulis kitab itu sendiri, walaupun bagian kedua kisah itu diambil dari catatan hariannya.
2. Seringkali sukar untuk menentukan berbagai tahun kejadian. Kisah mengenai perlawanan di bawah Artahsasta (Ezr 4:7-24) menunjuk pada masa yang kemudian dibandingkan dengan apa yang terjadi pada bagian permulaan kitab ini.
3. Ezra bukanlah semata-mata catatan sejarah. Si Penulis menggunakan sejarah untuk mengajar kita bagaimana Allah menangani umat-Nya. Pengajaran-pengajaran itu masih berlaku sampai saat ini.

EZRA
Ezra adalah seorang terpelajar yang menjadi Menteri Negara urusan orang Yahudi dalam pemerintahan Artahsasta. Kehidupannya yang boleh jadi sangat mengesankan di hadapan raja ditandai dengan tiga sifat, yaitu: ia berdedikasi tinggi mempelajari kitab suci (Ezr 7:10); ia memperagakan keberanian untuk percaya kepada Allah (Ezr 8:21-23) dan ia dengan rendah hati menunjukkan solidaritas terhadap bangsanya (Ezr 9:6-15).

Pesan

1. Apa yang diajarkan Ezra mengenai Allah
Ezra berbicara mengenai Allah sebagai Tuhan penguasa langit dan bumi (Ezr 1:2; 5:11), namun demikian ia Allah yang dapat dikenal dan dipercayai oleh umat-Nya.
Allah yang:
o memenuhi janji-janji-Nya. Ezr 1:1
o menggenapi rencana-Nya. Ezr 1:1, 5
o menjaga kekudusan secara mutlak. Ezr 4:3, 9:15
o mengubah yang jelek menjadi baik. Ezr 5:3-6:12
o mengatur segala segi kehidupan manusia. Ezr 7:27, 28
o melindungi umat-Nya. Ezr 8:21-23
o menjawab doa-doa mereka. Ezr 8:23,31
o di atas segalanya, baik. Ezr 3:11

2. Apa yang diajarkan Ezra mengenai penyembahan
Pemulihan kembali tata ibadah penyembahan merupakan prioritas utama bagi mereka yang kembali dari pembuangan. Ezr 3:1-6
Pelaku ibadat:
o bersatu. Ezr 3:1
o penuh sukacita. Ezr 3:11-13; 6:16
o tidak mengenal kompromi. Ezr 4:1-3, 6:21
o bertobat. Ezr 6:17
o taat. Ezr 3:2; 6:18

3. Apa yang diajarkan Ezra mengenai dosa
o dosa harus ditangani dengan sungguh-sungguh. Ezr 9:3,4; 10:6
o dosa dapat berbentuk suatu kompromi yang tidak kelihatan. Ezr 4:1-3; 9:1-3
o dalam menangani dosa diperlukan pengakuan yang sungguh-sungguh tanpa mencoba untuk membela diri. Ezr 9:5-15
o pemulihan dosa hanya dapat terjadi dengan belas kasihan Allah. Ezr 9:13
o untuk menghalau dosa diperlukan langkah-langkah praktis. Ezr 10:7-17

Penerapan

1. Bagi para pemimpin dunia
o Allah mengatur segala masalah dunia.
o Allah akan memberkati mereka yang memperlakukan bangsa yang tertekan dengan adil.
o Allah akan menghargai mereka yang menepati janji.

2. Bagi gereja Kristen
o Uang harus diberikan untuk pekerjaan Allah dengan bebas dan dengan murah hati.
o Ibadah harus dipersembahkan kepada Allah dengan penuh sukacita.
o Persatuan dalam gereja adalah penting.
o Jagalah kemurnian penyembahan Anda: jangan membuang kekhasan ibadah Anda sebagai akibat kompromi dengan kepercayaan lain.
o Suatu perubahan sikap yang radikal -- meninggalkan cara hidup yang penuh dosa -- diperlukan jika Anda ingin Allah memberkati Anda.

3. Bagi pribadi-pribadi Kristen
o Jadikan ibadah kepada Allah sebagai prioritas utama.
o Jangan memandang enteng dosa.
o Pelajari Alkitab secara sungguh-sungguh.
o Taatilah Tuhan secara mutlak.
o Percayalah pada pemeliharaan Allah.
o Berilah persembahan dengan murah hati.
o Ambillah langkah-langkah praktis untuk bertambah-tambah dalam kesucian.

Tema-tema Kunci

Sejumlah tema dalam kitab Ezra mengundang orang Kristen untuk meninjau hubungan mereka dengan Allah.

1. Pengalaman Kristiani
Ezra menyadari bahwa Allah bekerja dalam hidupnya dan memimpin setiap langkahnya. Camkanlah khususnya ungkapan ini, "tangan Tuhan Allahnya berada di atasnya" (Ezr 7:6,9,28; 8:22,31). Pada saat-saat apa Anda merasakan kuasa Allah dalam hidup Anda?

2. Ambisi Kristiani
Kerinduan terbesar dalam kehidupan Ezra adalah firman Allah (Ezr 7:10). Ia mempelajarinya; menaati dan mengajarkannya. Belajar dan ketaatan seharusnya berjalan berdampingan. Lihatlah betapa erat hubungannya dengan Mazmur 119. Dengan cara bagaimana mempelajari Alkitab mempengaruhi hidup Anda?

3. Memberi secara Kristiani
Cara Anda menggunakan harta milik Anda merupakan suatu indikasi keadaan rohani Anda. Bangsa Yahudi yang baru kembali dari pembuangan memberi dengan spontan kepada Allah (Ezr 2:68,69). Tinjaulah kembali apa yang Anda berikan kepada Allah di bawah terang pengajaran yang terdapat dalam 2Korintus 8 dan 2Korintus 9, dan 1Korintus 16:2.

4. Kemurnian Kristiani
Tinjaulah hidup Anda dengan maksud untuk menemukan titik-titik rawan tempat Anda cenderung mengadakan kompromi dengan iman Anda. Langkah-langkah praktis apa saja yang dapat Anda ambil untuk memastikan bahwa Anda tidak mengadakan kompromi.

5. Kegagalan Kristiani
Pada waktu Anda mengalami kegagalan seperti yang dialami oleh bangsa Yahudi, apa yang telah Anda lakukan? Sebagian orang mencoba untuk melupakannya, tetapi Ezra (Ezr 9:1-10:44) mengajarkan bahwa kegagalan harus dihadapi, diakui, disesali dan diluruskan. Dengan jalan demikian pengampunan sejati dapat dirasakan.

6. Iman Kristiani
Tindakan Ezra untuk kembali ke Yerusalem tanpa dikawal oleh pasukan bersenjata merupakan tindakan yang sangat berani (Ezr 8:21-23). Mengapakah ia melakukan hal itu? Melalui perbuatan iman, baik kecil maupun besar, apakah Allah telah memanggil Anda dalam kehidupan kekristenan Anda? Sampai di mana pertumbuhan rohani bergantung pada perbuatan iman seperti itu.

Garis Besar Intisari: Ezra (Pendahuluan Kitab) [1] KEMBALI DARI PEMBUANGAN DI BAWAH PEMERINTAHAN KORESY Ezr 1:1-6:22 Pembangunan kembali Rumah Tuhan Ezr 1:1-11Koresy mengizinkan orang Yahudi pu

[1] KEMBALI DARI PEMBUANGAN DI BAWAH PEMERINTAHAN KORESY Ezr 1:1-6:22

Pembangunan kembali Rumah Tuhan

Ezr 1:1-11Koresy mengizinkan orang Yahudi pulang ke negeri mereka
Ezr 2:1-67Daftar orang-orang yang kembali dari pembuangan
Ezr 2:68-70Apa yang pertama-tama dilakukan di Yerusalem
Ezr 3:1-6Tata cara ibadat lama dipulihkan
Ezr 3:7-13Peletakan pondasi pembangunan Rumah Tuhan
Ezr 4:1-24Bangsa Yahudi menghadapi perlawanan
Ezr 5:1-17Penyelidikan arsip
Ezr 6:1-12Penganiayaan membuahkan berkat
Ezr 6:13-22Rumah Tuhan selesai dibangun

[2] KEMBALI DARI PEMBUANGAN DI BAWAH PEMERINTAHAN ARTAHSASTA Ezr 7:1-10:44

Pembangunan kembali bangsa Yahudi

Ezr 7:1-28Ezra diperintahkan untuk kembali ke negerinya
Ezr 8:1-20Daftar orang yang kembali dari pembuangan
Ezr 8:21-36Peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh Ezra
Ezr 9:1-5Dosa ditunjukkan
Ezr 9:6-15Doa pengakuan dosa Ezra
Ezr 10:1-5Reformasi dimulai
Ezr 10:6-15Perintah langsung dari Ezra
Ezr 10:16-44Nama-nama mereka yang tidak menghormati perintah Tuhan
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #07: Klik ikon untuk mendengarkan pasal yang sedang Anda tampilkan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA