kecilkan semua  

Teks -- 2 Timotius 2:1 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Panggilan untuk ikut menderita
2:1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Kasih Karunia | Hamba Tuhan | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Ende: 2Tim 2:1 - Dalam rahmat jaitu dalam melaksanakan tugas kerasulan dan keuskupan, jang dipertaruhkan kepadanja (2Ti 1:14). Tugas kerasulan biasanja dinamakan Paulus rahmat, tet...

jaitu dalam melaksanakan tugas kerasulan dan keuskupan, jang dipertaruhkan kepadanja (2Ti 1:14). Tugas kerasulan biasanja dinamakan Paulus rahmat, tetapi disini mengandung pula arti, bahwa pelaksanaan tugas itu diiringkan rahmat Kristus, antara lain untuk mengobarkan dan menguatkan semangat. Tetapi rahmat itu hanja berhasil, kalau si penerima rahmat turut serta mempergiat dan memberanikan semangatnja.

Ref. Silang FULL: 2Tim 2:1 - hai anakku // jadilah kuat · hai anakku: 1Tim 1:2; 1Tim 1:2 · jadilah kuat: Ef 6:10; Ef 6:10

· hai anakku: 1Tim 1:2; [Lihat FULL. 1Tim 1:2 ]

· jadilah kuat: Ef 6:10; [Lihat FULL. Ef 6:10]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 2Tim 2:1-7 - -- A. Rajin Mengutamakan Orang Lain (2:1-7). Satu hal terpenting dalam memelihara harta yang dipercayakan itu ialah mengajarkannya dengan setia kepada o...

A. Rajin Mengutamakan Orang Lain (2:1-7).

Satu hal terpenting dalam memelihara harta yang dipercayakan itu ialah mengajarkannya dengan setia kepada orang lain yang kemudian juga ditugaskan untuk mengajarkannya.

Wycliffe: 2Tim 2:1 - kuat // Kasih karunia // Ikutlah menderita // Bertanding menurut peraturan // Memperoleh mahkota 1. Untuk itu, kata Paulus, seorang guru Kristus harus kuat. Semua pemakaian kata ini di dalam Perjanjian Baru berhubungan dengan Paulus atau dipakai o...

1. Untuk itu, kata Paulus, seorang guru Kristus harus kuat. Semua pemakaian kata ini di dalam Perjanjian Baru berhubungan dengan Paulus atau dipakai olehnya (4:17; Kis. 9:22; Rm. 4:20; Ef. 6:10; Flp. 4:13; I Tim. 1:12). Kasih karunia merupakan istilah universal untuk kuasa dan karunia Roh (lihat Charles Hodge, systematic Theology, II: 654, 655).

Tiga kiasan terkenal mengenai hubungan antara seorang guru Kristen dengan imannya dikemukakan di dalam nas ini: (1) Sebagai Seorang Prajurit (1:3, 4). Ikutlah menderita. Maksudnya, ikutlah menderita bersama aku. (2) Sebagai Seorang Olahragawan (1:5). Bertanding menurut peraturan. Ini mengandung arti latihan untuk pertandingan dan juga peraturan yang mengatur pertandingan. Memperoleh mahkota hanya dipakai di sini dan dalam Ibrani 2:7, 9 di dalam Perjanjian Baru; kata bendanya dipakai di 4:8. Mahkota ini di bagian lain dilukiskan sebagai "mahkota yang abadi" (I Kor. 9,25), "mahkota kebenaran" (4:8), "mahkota kehidupan" (Yak. 1:12, Why. 2:10), "mahkota kemuliaan" (I Ptr. 5:4). (3) Sebagai Seorang Petani (1:6). Prinsip ini dibahas dengan lebih lengkap di I Korintus 9:1-14 dan I Timotius 5:17, 18 dan dapat diterapkan kepada pemberian upah dan pemeliharaan, tetapi di sini yang ditekankan ialah keuntungan rohani bagi Timotius sendiri. Dia hendaknya mengetahui berkat-berkat dari pemberitaan yang dia sebarkan kepada orang lain (bdg. I Tim. 4:15, 16).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: 2Tim 2:1-7 - Tentara, atlet, petani (Selasa, 13 Mei 2008) Tentara, atlet, petani Lagi-lagi mengenai penderitaan. Apakah seorang hamba Tuhan memang harus menderita? Begitukah sesungguhnya panggilan dasar ...

SH: 2Tim 2:1-7 - Tongkat estafet berita Injil. (Senin, 26 Agustus 2002) Tongkat estafet berita Injil. Kemerosotan moral dan spiritual jemaat Efesus mendatangkan kekecewaan yang dalam bagi Paulus. (ayat 1:15). Untuk itu ia ...

Topik Teologia: 2Tim 2:1 - -- Pengudusan Pekerjaan Allah di dalam Pengudusan Kita Pengudusan dan Anak Kita Dikaruniai Berkat di Dalam Kristus Berkat B...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Bertekun dengan Ketabahan Tanggal Penulisan: Sekitar tahun 67 Latar Belakang Inilah surat terakhir Pau...

Full Life: 2 Timotius (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (2Tim 1:1-4) I. Pesan Paulus kepada Timotius (2Tim 1:5-18) A. Mengobarkan Karunia Allah ...

Jerusalem: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) SURAT KEDUA RASUL PAULUS KEPADA TIMOTEUS KATA PENGANTAR Dari surat ini, 1:8; 1:16-17 dan 2:9 tjukup njata bahwa ia ditulis dalam pendjara,jaitu dalam ...

Wycliffe: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 2 TIMOTIUS (Pendahuluan untuk surat ini, lihat Pendahuluan I Timotius.)

Wycliffe: 2 Timotius (Garis Besar) GARIS BESAR 2 TIMOTIUS I. Salam dan Pendahuluan (1:1-18) A. Salam dengan Kewenangan dan Kasih Sayang Khusus (1:1, 2) B. Men...

BIS: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS YANG KEDUA KEPADA TIMOTIUS PENGANTAR Surat Paulus Yang Kedua Kepada Timotius sebagian besar berisi nasihat-nasihat pribadi kepada Timot

SURAT PAULUS YANG KEDUA KEPADA TIMOTIUS

PENGANTAR

Surat Paulus Yang Kedua Kepada Timotius sebagian besar berisi nasihat-nasihat pribadi kepada Timotius sebagai teman sekerja dan pembantu yang masih muda.

  1. 2Inti nasihatnya ialah supaya Timotius tabah. Ia dinasihati dan didorong supaya

terus setia menyebarkan berita tentang Tuhan Yesus Kristus serta berpegang pada Perjanjian Lama dan ajaran tentang Kabar Baik dari Allah; juga supaya Timotius tetap bertugas sebagai guru dan pemberita Kabar Baik dari Allah, sekalipun menghadapi penderitaan dan pertentangan.

Timotius khusus diperingatkan supaya tidak turut campur dalam perdebatan-perdebatan yang bodoh dan tak bernilai. Perdebatan-perdebatan seperti itu tidak menghasilkan apa-apa, kecuali merusak pikiran orang yang mendengarnya.

Terhadap semuanya itu Timotius diingatkan supaya mengambil contoh dari kehidupan Paulus -- yaitu kepercayaannya kepada Kristus, kesabarannya, kasihnya, ketabahannya dan penderitaan yang dialaminya dalam penganiayaan.

Isi

  1.  Pendahuluan
    2Tim 1:1-2
  2.  Pujian dan dorongan
    2Tim 1:3-2:13
  3.  Nasihat dan peringatan
    2Tim 2:14-4:5
  4.  Keterangan tentang keadaan Paulus
    2Tim 4:6-18
  5.  Penutup
    2Tim 4:19-22

Ajaran: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) Tujuan Sama seperti I Timotius. Pendahuluan Penulis : Rasul Paulus. Tahun : Sekitar tahun 65-67 sesudah Masehi. Penerima : Lihat I Timotius

Tujuan

Sama seperti I Timotius.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.

Tahun : Sekitar tahun 65-67 sesudah Masehi.

Penerima : Lihat I Timotius 07139.

Isi Kitab: Kitab II Timotius ini terbagi atas 4 pasal. Di dalamnya dapat kita lihat tuntutan hidup bagi seorang hamba Tuhan, agar melakukan dan menuruti panggilannya sebagai seorang hamba Yesus Kristus.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab II Timotius

  1. Pasal 1-2 (2Tim 1:1-2:13).

    Pengajaran atau tantangan terhadap seorang hamba Tuhan untuk tetap setia melaksanakan panggilan-Nya

    Dalam bagian ini, seorang hamba Tuhan ditantang untuk melakukan panggilannya, yaitu dengan setia melayani walaupun berada di dalam penderitaan. Dan memberikan pengajaran terhadap orang lain.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 2Tim 1:3-18. _Tanyakan_: Apakah sebabnya Rasul Paulus mengucap syukur bila mengingat Timotius? (lihat ayat 3-5; 2Tim 1:3-5).
    2. Bacalah pasal 2Tim 1:7,11-13. _Tanyakan_: Roh apakah yang ada di dalam orang Kristen? Mengapakah Rasul Paulus harus mengalami penderitaan?
    3. Bacalah pasal 2Tim 2:1-3. _Tanyakan_: Apakah yang diperintahkan kepada Timotius? Dan apakah saudara sudah melakukan hal yang sama?
  2. Pasal 2-3 (2Tim 2:14-3:9).

    Pengajaran tentang guru-guru palsu dan orang-orang pada akhir zaman

    Dalam bagian ini, dijelaskan cara-cara seorang hamba Tuhan untuk mempertahankan pengajaran Firman Allah dengan benar, yaitu dengan hidup yang sesuai dengan Firman Allah. Dan bagaimana perbuatan dari orang-orang yang hidup di akhir zaman.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 2Tim 2:13-26. _Tanyakan_: Apakah yang perlu diusahakan dari seorang hamba Tuhan menurut ayat 15 (2Tim 2:15) dan apakah saudara sudah melakukan hal yang sama? Apakah yang harus ditinggalkan oleh orang yang menyebut nama Tuhan? (lihat ayat 19; 2Tim 2:19).
    2. Bacalah pasal 2Tim 3:1-9. _Tanyakan_: Sebutkanlah sifat-sifat dan cara-cara kehidupan dari orang-orang yang hidup di akhir zaman.
  3. Pasal 3 (2Tim 3:10-17).

    Pengajaran tentang perlengkapan seorang hamba Tuhan dan kegunaan dari Firman Allah

    Dalam bagian ini, dijelaskan apa yang harus dilakukan atau yang menjadi pegangan seorang hamba Tuhan, dan apa kegunaan atau kekuasaan dari Firman Allah.

    Pendalaman

    Bacalah pasal 2Tim 3:10-17. _Tanyakan_:

    (1) Apakah yang sudah diteladani oleh Timotius dari kehidupan Rasul Paulus? (lihat ayat 10; 2Tim 3:10). (2) Apakah yang akan dialami oleh setiap orang yang beribadah kepada Yesus Kristus? (lihat ayat 12; 2Tim 3:12). (3) Kepada apakah Timotius harus tetap berpegang? Apakah saudara melakukan hal yang sama? (lihat ayat 14; 2Tim 3:14). (4) Apakah manfaat dari Firman Allah yang disebutkan dalam ayat 15-17? (2Tim 3:15-17) (5) Untuk apakah Allah memperlengkapi orang-orang Kristen?

II. Kesimpulan

Dalam kitab II Timotius dengan jelas diajarkan arti panggilan seorang hamba Tuhan. Dan bagaimana ia harus melaksanakan tugas panggilannya itu, serta penjelasan tentang perlengkapan dalam menunaikan tugas panggilan menjadi hamba Tuhan Yesus Kristus.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab II Timotius?
  2. Sebutkanlah manfaat daripada Firman Allah!

Intisari: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) Pesan terakhir yang terkenal! BAGAIMANA SURAT INI DITULIS.Setelah menulis suratnya pertama kepada Timotius, Paulus meninggalkan Korintus dan bersama

Pesan terakhir yang terkenal!

BAGAIMANA SURAT INI DITULIS.
Setelah menulis suratnya pertama kepada Timotius, Paulus meninggalkan Korintus dan bersama Titus berlayar menuju Kreta, di sana ia meninggalkan Titus untuk mengurus gereja setempat. Rasul Paulus bermaksud untuk menghabiskan masa musim dingin di Nikopolis, tetapi ketika berada di sana rupanya ia mengadakan kunjungan singkat ke Troas. Di Troas ia ditangkap dan dibawa ke Roma. Sementara menunggu di penjara Roma, ia memiliki keyakinan bahwa saat kepergiannya sudah dekat, Paulus menulis suratnya yang kedua kepada anak rohani yang dikasihinya. Penangkapan itu terjadi tiba-tiba, ia tidak sempat mengambil kitab-kitab dan perkamen, harta yang amat berharga baginya (2Ti 4:13), bahkan juga jubahnya. Sebelum ia dipenjarakan di Roma, ia masih dapat menikmati sedikit kebebasan, yaitu sahabat-sahabatnya masih bebas mengunjunginya (Kis 28:23, 30), tetapi sekarang keadaannya jauh berbeda.

SANG RASUL SEORANG DIRI.
Ia seorang diri.(2Ti 4:10-12) dan sedang menantikan saat hukuman mati. Ia sudah pernah sekali menghadap Kaisar Nero, tetapi kasusnya ditunda (2Ti 4:16, 17). Ia berharap untuk menghadap kaisar lagi pada musim dingin, oleh karena itu ia menulis kepada Timotius dan mendesaknya untuk datang dan membawa Markus bersamanya, dan juga beberapa barangnya yang tertinggal. Surat ini merupakan surat Paulus yang terakhir dan sifatnya sangat pribadi, sekalipun menghadapi saat kematiannya, ia masih memikirkan kesejahteraan orang lain. Dalam surat ini terdapat 23 nama orang.

Pesan dan Penerapan

1. Ingatlah Yesus Kristus (2Ti 2:8).
Paulus yang kemungkinan besar akan mati sebagai martir menasihati Timotius untuk 'ingat kepada Yesus Kristus', karena ia sendiri dikuatkan dengan cara ini. Ia tidak pernah melupakan bahwa pertama-tama sekali ia adalah seorang 'rasul Yesus Kristus' (2Ti 1:1). Ia tidak merasa malu untuk menyaksikan imannya kepada Kristus (2Ti 1:8). Ia yakin bahwa Yesus akan memeliharanya sampai pada hari Tuhan (2Ti 1:12). Kristus, bagi Paulus, adalah teladan yang harus diikuti, terutama dalam penderitaan. Kedatangan Kristus kembali yang penuh kemuliaan merupakan tujuan utama yang dinanti-nantikannya.

2. Hindarilah pertengkaran yang sia-sia (2Ti 2:23).
Ajaran sesat sedang merajalela ketika Paulus menulis surat ini. Ada orang yang suka pertengkaran dan pasti membuang waktu berjam-jam untuk mendiskusikan hal-hal yang tidak berguna. Orang-orang seperti itu berpengaruh buruk pada gereja (2Ti 2:18). Seperti ditandaskan oleh Paulus, ada dua dasar yang kuat, dua fakta yang melebihi apa yang dipertengkarkan -'Tuhan - dan hanya Ia saja - mengenal siapa kepunyaan-Nya' dan apabila kita adalah milik-Nya, kita harus 'meninggalkan kejahatan' (2Ti 2:19). Penting bagi kita untuk tidak terperangkap dalam diskusi-diskusi yang panjang tentang masalah-masalah seperti penafsiran nubuatan, predestinasi dan kehendak bebas.

3. Peliharalah iman (2Ti 4:7).
Paulus menghargai berita Injil sebagai suatu titipan yang suci yang telah dipercayakan kepadanya dan yang harus dengan hati-hati disampaikan kepada orang lain dengan tidak bercela. Kebenaran adalah sesuatu yang harus dipelihara (2Ti 1:14), khususnya sehubungan dengan banyaknya ajaran sesat. Pelayan Kristen diberi Allah tanggung jawab untuk menyampaikan berita Injil kepada orang lain yang juga cakap mengajar orang lain (2Ti 2:2). Guru Kristen yang efisien telah belajar bagaimana memberitakan kebenaran dengan benar (2Ti 2:15). Tidak ada penghiburan yang lebih besar pada hari Tuhan daripada mengetahui bahwa Anda telah 'memelihara iman' (2Ti 4:7).

Tema-tema Kunci

1. Penderitaan (2Ti 1:8, 12; 2:9; 3:11).
Pada saat surat ini ditulis, penulisnya sedang menderita karena imannya dalam sebuah penjara di Roma. Timotius, anak rohaninya, harus dipersiapkan bila perlu mengalami penderitaan yang sama (2Ti 1:8). Penderitaan itu tidak selalu bersifat fisik, tetapi mungkin dapat berupa kekecewaan dan kesepian. Teman-teman yang terdahulu seperti Figelus dan Hermogenes telah meninggalkan Paulus (2Ti 1:15). Demas adalah salah seorang teman lainnya yang kepergiannya membuat Rasul Paulus menderita (2Ti 4:10). Pikirkan penderitaan yang dialami dalam kehidupan seorang Kristen. Tuhan kita sendiri telah menjelaskan bahwa jalannya tidaklah mudah. Petrus juga menjelaskan bahwa menderita sebagai seorang Kristen bukanlah haI yang memalukan (1Pe 4:16). Bukankah benar bahwa sebagian orang Kristen yang terbaik adalah mereka yang telah menderita karena iman mereka?

2. Pelayanan (2Ti 2:2-6, 15, 20-21).
Jelaslah bahwa empat kata yang menggambarkan pekerja-pekerja Kristen dalam pasal 2 memperlihatkan pekerjaan yang melibatkan kegiatan yang menguras tenaga. Lebih dari itu, dalam ilustrasi tentang bejana, tekanannya bukan pada kesediaan tetapi pada kegunaannya. Kristen sesungguhnya adalah orang yang 'diselamatkan untuk melayani'. Pikirkan ketepatan kata-kata kiasan yang dipakai dalam pasal 2 dan khususnya perhatikan tentang gambaran mengenai seorang prajurit dan implikasinya. Apa yang dimaksud dengan 'memusingkan diri dengan soal-soal penghidupannya'?

3. Murtad.
Jelas bahwa ciri-ciri yang disebutkan dalam 2Ti 3:1-9 menandai setiap generasi; kalau begitu bagaimana hal-hal ini merupakan ciri khusus 'akhir zaman'? Kitab Suci terus menerus memperingatkan kita tentang keadaan-keadaan yang akan kita hadapi sebelum 'kedatangan Tuhan' (Mat 24:1-51). Pelajari pesan dan cara-cara yang dipakai oleh guru-guru palsu dewasa ini jika dibandingkan dengan II Timotius 3:5-9.

4. Kitab Suci.
Timotius beruntung, karena mempunyai nenek moyang yang saleh (2Tim 1:5). Perhatikan peran Kitab Suci dalam kehidupan masa kecilnya (2Ti 3:14, 15). Perhatikan sifat istimewa Kitab Suci 'diilhamkan oleh Allah' dan kegunaannya yang luas (2Ti 3:16, 17). Pikirkan contoh-contoh dari pengalaman Anda sendiri, bagaimana Kitab Suci berguna untuk 'mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik dalam kebenaran'. Apa pengertian Anda tentang 'diilhamkan oleh Allah'?

Garis Besar Intisari: 2 Timotius (Pendahuluan Kitab) [1] SEORANG AYAH MENASIHATI ANAKNYA 2Ti 1:1-18 2Ti 1:1-7Iman yang tulus 2Ti 1:8-14Tanggung jawab yang khusus 2Ti 1:15-18Pernyataan yang menyedi

[1] SEORANG AYAH MENASIHATI ANAKNYA 2Ti 1:1-18

2Ti 1:1-7Iman yang tulus
2Ti 1:8-14Tanggung jawab yang khusus
2Ti 1:15-18Pernyataan yang menyedihkan

[2] NASIHAT KEPADA PARA PEKERJA KRISTEN 2Ti 2:1-26

Beberapa kata pelambang perlu dipikirkan dengan saksama

o Prajurit (2Ti 2:3, 4)

o Atlit (2Ti 2:5)

o Petani (2Ti 2:6)

o Pekerja (2Ti 2:15)

o Bejana (2Ti 2:20-21 )

o Beberapa petunjuk yang harus diikuti

o Jadilah kuat (2Ti 2:1)

o Percayakanlah (2Ti 2:2)

o Ingatlah Yesus Kristus (2Ti 2:8-13 )

o Hindarilah pertengkaran (2Ti 2:14-19 )

o Berlakulah lemah lembut (2Ti 2:23-26 )

[3] SEBUAH GAMBARAN TENTANG AKHIR ZAMAN 2Ti 3:1-17

2Ti 3:1-9Kejahatan-kejahatan yang sangat kita kenal
2Ti 3:10-17Panggilan untuk bertahan dalam penderitaan

[4] PESAN-PESAN TERAKHIR 2Ti 4:1-22

2Ti 4:1-5Penugasan serius pada saat perpisahan
2Ti 4:6-8Pesan perpisahan Paulus
2Ti 4:9-22Komentar-komentar terakhir dan salam
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #32: Gunakan Pencarian Khusus untuk melakukan pencarian Teks Alkitab, Tafsiran/Catatan, Studi Kamus, Ilustrasi, Artikel, Ref. Silang, Leksikon, Pertanyaan-Pertanyaan, Gambar, Himne, Topikal. Anda juga dapat mencari bahan-bahan yang berkaitan dengan ayat-ayat yang anda inginkan melalui pencarian Referensi Ayat. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA