kecilkan semua  

Teks -- 1 Tesalonika 4:13 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Kedatangan Tuhan
4:13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Mati, Kematian Orang-Orang Kudus | Mati, Kematian | Tesalonika, Surat | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 1Tes 4:13 - TENTANG MEREKA YANG MENINGGAL. Nas : 1Tes 4:13 Frasa ini menunjuk kepada orang percaya yang telah mati dan jiwanya sudah masuk sorga; ini tidak berarti orang mati itu tidak sadar...

Nas : 1Tes 4:13

Frasa ini menunjuk kepada orang percaya yang telah mati dan jiwanya sudah masuk sorga; ini tidak berarti orang mati itu tidak sadar dalam semacam keadaan tertidur jiwanya (bd.

lihat cat. --> Fili 1:21).

[atau ref. Fili 1:21]

Jemaat Tesalonika tidak paham bagaimana kebangkitan orang Kristen yang sudah mati berhubungan dengan pengangkatan orang Kristen yang hidup pada kedatangan Kristus

(lihat cat. --> Yoh 14:3).

[atau ref. Yoh 14:3]

Rupanya mereka berpikir bahwa orang yang sudah mati sebelum Kristus datang kembali untuk gereja (ayat 1Tes 4:16-17) tidak akan dibangkitkan sehingga saat lebih kemudian. Paulus mengatakan bahwa orang yang mati di dalam Kristus akan bangkit pada saat yang bersamaan dengan kedatangan Tuhan kembali untuk mereka yang setia dalam gereja-Nya

(lihat art. KEANGKATAN GEREJA).

Jerusalem: 1Tes 4:13-18 - -- Dengan menanggapi kegelisahan dan kebimbangan sementara orang yang baru masuk Kristen dan beranggapan bahwa orang yang meninggal kurang beruntung kare...

Dengan menanggapi kegelisahan dan kebimbangan sementara orang yang baru masuk Kristen dan beranggapan bahwa orang yang meninggal kurang beruntung karena tidak hadir waktu Tuhan datang, Paulus kembali meneguhkan ajaran fundamentil tentang kebangkitan orang mati. Maksudnya ialah menguatkan iman dan pengharapan semua orang Kristen.

Jerusalem: 1Tes 4:13 - yang meninggal Harafiah: yang berbaring, atau: tertidur. Maksudnya memang: meninggal. Penghalusan bahasa semacam itu adalah wajar dan lazim baik dalam Perjanjian Lam...

Harafiah: yang berbaring, atau: tertidur. Maksudnya memang: meninggal. Penghalusan bahasa semacam itu adalah wajar dan lazim baik dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru maupun di dunia Yunani-Romawi. Sesuai dengan itu kebangkitan disebut "bangun"; bdk 1Te 5:10. Akhir 1Te 4:14 dapat juga diterjemahkan sbb: ... mereka yang telah meninggal; oleh karena Yesus, mereka akan dikumpulkan Allah ...

Ende: 1Tes 4:13-14 - Jang sudah meninggal Aslinja "jang tertidur". Umat Tesalonika tjemas tentang nasib saudara-saudara jang meninggal sebelum hari kedatangan Kristus, entah merekapun akan men...

Aslinja "jang tertidur".

Umat Tesalonika tjemas tentang nasib saudara-saudara jang meninggal sebelum hari kedatangan Kristus, entah merekapun akan menikmati hari itu dan mendapat bagian dalam kemuliaan Kristus.

Ref. Silang FULL: 1Tes 4:13 - tidak mengetahui // yang meninggal // mempunyai pengharapan · tidak mengetahui: Rom 11:25; Rom 11:25 · yang meninggal: Mat 9:24; Mat 9:24 · mempunyai pengharapan: Ef 2:12

· tidak mengetahui: Rom 11:25; [Lihat FULL. Rom 11:25]

· yang meninggal: Mat 9:24; [Lihat FULL. Mat 9:24 ]

· mempunyai pengharapan: Ef 2:12

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 1Tes 4:1--5:22 - -- III. Nasihat-nasihat Praktis (4:1-5:22). Paulus tentu tidak setia terhadap panggilannya sebagai gembala atau terhadap kepeduliannya selaku bapa rohan...

III. Nasihat-nasihat Praktis (4:1-5:22).

Paulus tentu tidak setia terhadap panggilannya sebagai gembala atau terhadap kepeduliannya selaku bapa rohani jika dia tidak memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk memberikan pembinaan rohani. Untuk menggenapi hukum kasih dia harus mengatakan hal-hal yang perlu. Laporan Timotius umumnya bersifat menggembirakan, namun pasti juga mengandung beberapa persoalan yang harus segera diselesaikan oleh Paulus.

Wycliffe: 1Tes 4:13-18 - -- D. Saling Hibur Dalam: Mengharap Kedatangan-Nya (4:13-18). Di antara beberapa persoalan yang dilaporkan Timotius kepada Paulus ialah peranan orang-or...

D. Saling Hibur Dalam: Mengharap Kedatangan-Nya (4:13-18).

Di antara beberapa persoalan yang dilaporkan Timotius kepada Paulus ialah peranan orang-orang percaya yang sudah mati pada waktu kedatangan Kristus yang kedua kali. Di dalam membahas pokok ini sebelumnya. Paulus tampaknya menekankan sudah dekatnya kedatangan kembali tersebut. Tetapi berbagai penganiayaan dan penderitaan rupanya meminta korban jiwa beberapa orang percaya. Bagaimana nasib mereka? Adakah kematian merampas kesempatan mereka untuk ikut menyaksikan kedatangan kembali tersebut? Justru sebaliknya, kata Paulus, mereka akan ikut terlibat sepenuhnya pada hari tersebut. Kematian dan kebangkitan Kristus merupakan jaminan dari hal ini. Kata-kata yang menghibur dari Paulus ini tidak dimaksudkan untuk memberikan suatu gambaran yang sistematis mengenai peristiwa zaman akhir. tetapi diarahkan untuk mengatasi persoalan yang ada, ketika itu.

Wycliffe: 1Tes 4:13 - Kami tidak mau // saudara-saudara // Meninggal // tertidur, // Orang-orang lain // Tidak mempunyai pengharapan // Pengharapan 13. Kami tidak mau. dan seterusnya. Bandingkan Roma 1:13; 11:25; I Korintus 10:1; 12:1; II Korintus 1:5 di mana. sebagaimana dalam ayat ini, pernyataa...

13. Kami tidak mau. dan seterusnya. Bandingkan Roma 1:13; 11:25; I Korintus 10:1; 12:1; II Korintus 1:5 di mana. sebagaimana dalam ayat ini, pernyataan ini menandai pokok pembahasan yang baru dan penting. Di dalam masing-masing kejadian, saudara-saudara ditambahkan untuk memberi nada kelembutan. Meninggal. "Mati dalam Kristus" (4:16) berarti tertidur, sebab melalui kematian dan kebangkitan-Nya Kristus telah mengangkat sengat maut. Yang dimaksudkan bukanlah konsep "jiwa yang tertidur." Yang dipikirkan Paulus adalah tubuh orang percaya yang mati. Orang-orang lain. Mereka yang tidak berada di dalam Kristus (bdg. 4:12). Tidak mempunyai pengharapan. Pernyataan ini bila dijadikan ringkasan keadaan orang yang tidak percaya. Pengharapan mengacu kepada kedatangan-Nya yang kedua kali dan segala berkat yang terkait dengannya. Kesedihan dan kesepian merupakan sahabat kematian yang tidak bisa dielakkan, tetapi kesedihan yang pahit dan keputusasaan yang tanpa harapan hendaknya tidak memainkan peranan di dalam perasaan orang percaya, sebab dia sudah mengetahui sebelumnya akhir dari segala sesuatu.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: 1Tes 4:13-18 - Kedatangan Tuhan. (Selasa, 28 Oktober 2003) Kedatangan Tuhan. Gereja perdana memiliki keyakinan yang tidak tergoyahkan dan pasti, bahwa sebentar lagi Kristus segera akan kembali. Bahka...

SH: 1Tes 4:13-18 - Kepastian tentang masa depan (Minggu, 16 November 1997) Kepastian tentang masa depan Tak seorang pun tahu apa yang akan terjadi di masa depan, apalagi yang akan terjadi sesudah kematian. Oleh karena itu ban...

Topik Teologia: 1Tes 4:13 - -- Yesus Kristus Nubuat-nubuat tentang Kristus Nubuat-nubuat tentang Kristus dan Penggenapannya Keadaan yang Berkenaan dengan Kebangk...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Kedatangan Kristus Tanggal Penulisan: Sekitar 51 M Latar Belakang Tesalonika terletak sekitar seratus ...

Full Life: 1 Tesalonika (Garis Besar) Garis Besar Salam Kristen (1Tes 1:1) I. Terima Kasih Pribadi Paulus Karena Orang Tesalonika (1Tes 1:2-3:13) A....

Jerusalem: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) SURAT PERTAMA RASUL PAULUS KEPADA UMAT TESALONIKA KATA PENGANTAR Sebelum membatja surat ini baik batjalah dahulu Kis. Ras. 17:1-10, untuk sekedar mend...

Wycliffe: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 1 TESALONIKA Alasan Penulisan. Jemaat di Tesalonika merupakan buah dari pelayanan Paulus ketika dalam pelayanan pemberitaan Injil yang ke...

Wycliffe: 1 Tesalonika (Garis Besar) GARIS BESAR 1 TESALONIKA I. Pendahuluan (1:1) A. Penulis B. Penerima C. Berkat II. Berbagai Pemikiran Prib...

BIS: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI TESALONIKA PENGANTAR Tesalonika adalah ibukota Makedonia, sebuah provinsi kerajaan Roma. Jemaat di Tesalo

SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI TESALONIKA

PENGANTAR

Tesalonika adalah ibukota Makedonia, sebuah provinsi kerajaan Roma. Jemaat di Tesalonika didirikan oleh Paulus setelah ia meninggalkan Filipi. Tetapi tidak lama sesudah itu, orang-orang Yahudi yang iri hati kepada Paulus mulai menentang usaha Paulus untuk memberitakan ajaran Kristen kepada orang-orang bukan Yahudi yang telah menunjukkan minat terhadap agama Yahudi. Terpaksalah Paulus meninggalkan Tesalonika dan pergi ke Berea. Kemudian setelah ia tiba di Korintus, ia menerima surat dari Timotius, kawan dan rekannya, tentang keadaan jemaat di Tesalonika.

Jadi, Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Tesalonika ini ditulis untuk memberi dorongan dan keteguhan kepada mereka. Paulus bersyukur atas berita yang diterimanya tentang iman dan kasih mereka. Ia mengingatkan mereka mengenai kehidupannya sendiri ketika ia masih berada di tengah-tengah mereka. Setelah mengemukakan semuanya itu, Paulus menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka tentang kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Kalau seorang Kristen meninggal sebelum Kristus datang kembali, dapatkah orang itu menerima hidup yang kekal dan sejati dari Kristus? Kapankah Kristus akan datang? Paulus menasihatkan supaya mereka terus bekerja dengan tenang sambil menantikan kedatangan Kristus dengan penuh harapan.

Isi

  1.  Pendahuluan
    1Tes 1:1
  2.  Syukur dan pujian
    1Tes 1:2-3:13
  3.  Nasihat mengenai bagaimana seharusnya kelakuan orang Kristen
    1Tes 4:1-12
  4.  Penjelasan mengenai kedatangan Kristus yang kedua kalinya
    1Tes 4:13-5:11
  5.  Nasihat-nasihat terakhir
    1Tes 5:12-22
  6.  Penutup
    1Tes 5:23-28

Ajaran: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti tentang hari kedatangan Kristus kedua kali dan pengajaran akan cara hidup jemaat dalam menantikan hari it

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti tentang hari kedatangan Kristus kedua kali dan pengajaran akan cara hidup jemaat dalam menantikan hari itu.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.

Tahun : Sekitar tahun 57 sesudah Masehi.

Penerima : Jemaat Kristus di Tesalonika. (Dan juga semua jemaat Kristen di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab I Tesalonika terbagi atas 5 pasal. Di dalamnya kita dapat melihat dengan jelas pengajaran tentang pengharapan akan kedatangan Tuhan Yesus Kristus kedua kali.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Tesalonika

  1. Pasal 1-3 (1Tes 1:1-3:13).

    Pengajaran tentang kehidupan pertobatan orang-orang Kristen di Tesalonika

    Bagian ini menjelaskan pertobatan orang Kristen di Tesalonika yang membawa perluasan pemberitaan Injil, karena mereka menerima Injil dengan sukacita, beriman kepada Allah saja, menolak penyembahan kepada berhala-berhala dan hidup sesuai dengan Firman Allah. Pertobatan orang-orang Tesalonika kepada Injil, dikarenakan pemberitaan Rasul Paulus yang didasarkan atas hati yang suci, dan kehidupan yang benar (1Tes 2:4,9-10).

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Tes 1:6,9. _Tanyakan_: Bagaimanakah seharusnya sikap kita dalam mendengar Firman Allah? Apakah yang dimaksudkan dengan beriman kepada Allah?
    2. Bacalah pasal 1Tes 3:6-13. _Tanyakan_: Apakah yang dikatakan oleh Rasul Paulus mengenai kehidupan orang Kristen di Tesalonika?
  2. Pasal 4-5 (1Tes 4:1-5:28).

    Pengajaran tentang kehidupan dalam menantikan hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali

    Dalam bagian ini, Rasul Paulus mengajarkan bahwa orang Kristen harus selalu melakukan apa yang suci dan tidak mencemarkan diri. Kedatangan Tuhan Yesus kedua kali adalah suatu penghiburan terhadap orang percaya (Kristen) yang pernah kehilangan keluarga seiman, tetapi hari itu juga merupakan hari penghukuman bagi dunia dan orang yang tidak percaya.

    Pendalaman

    Bacalah pasal 1Tes 4:3-14; 5:12-22. _Tanyakan_: Apakah yang Allah kehendaki dari orang Kristen? Apakah yang diperintahkan Allah kepada orang Kristen di dalam ayat 7-8 dari pasal 5 (1Tes 5:7-8)? Bagaimanakah seharusnya sikap orang Kristen, ketika saudaranya mengalami kematian?

II. Kesimpulan

Kitab I Tesalonika mengajarkan tentang kehidupan orang Kristen di dalam cara hidup yang benar dan penuh pengharapan dalam menantikan kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis kitab I Tesalonika?
  2. Apakah pusat pengajaran Kitab I Tesalonika?
  3. Bagaimanakah kehidupan orang Kristen di Tesalonika?
  4. Bagaimanakah sikap seorang Kristen apabila ada keluarga yang suda percaya meninggal? Dan mengapa demikian?

Intisari: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) Sepucuk surat untuk orang-orang Kristen baru GEREJA DAN SITUASINYA.1. Tesalonika adalah ibu kota Makedonia. Kota itu makmur dan memiliki pelabuhan al

Sepucuk surat untuk orang-orang Kristen baru

GEREJA DAN SITUASINYA.
1. Tesalonika adalah ibu kota Makedonia. Kota itu makmur dan memiliki pelabuhan alam yang indah terletak di jalan raya Romawi ke arah timur. Akibatnya, kota itu menjadi kota yang multi-rasial dengan kebudayaan yang beraneka ragam dan terbuka untuk menerima segala macam kepercayaan agama.
2. Pendirian gereja: Kisah 17:1-10 mengisahkan bahwa Paulus dan Silas mendirikan gereja di Tesalonika pada perjalanan penginjilan Paulus yang kedua. Kunjungan mereka ke Tesalonika hanya berlangsung kurang dari sebulan sebelum orang Yahudi membayar segerombolan penjahat yang menyebabkan Paulus dan Silas meninggalkan kota dengan terburu-buru, dan para pendukung mereka dibelenggu untuk menjaga ketenangan.
3. Gereja yang Paulus tulisi surat: Mengingat permulaannya yang tidak menguntungkan, gereja muda ini menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Anggotanya kebanyakan orang-orang bukan Yahudi yang bertobat dari kepercayaan kafir dan kini menghadapi lingkungan yang sangat kafir dan bermusuhan.

WAKTU DAN ALASAN PENULISAN SURAT INI.
Sejak Paulus meninggalkan Tesalonika ia sangat ingin tahu bagaimana perkembangan mereka. Timotius telah membawa kabar kepadanya (1Te 3:6) dan ia ingin mengungkapkan kepuasannya dan menguatkan mereka agar tetap bertahan dalam iman. Ia menulis surat ini tak lama sesudah ia meninggalkan mereka, yaitu ketika ia berada di Korintus, sekitar tahun 50. Karena itu, surat ini bersama dengan surat ke Galatia termasuk surat-surat Paulus terawal.

CIRI-CIRI KHUSUS.
Surat ini merupakan surat tindak lanjut sederhana yang ditujukan para petobat baru. Surat ini hanya berisi sedikit doktrin yang rumit, tetapi lebih banyak untuk menguatkan mereka. Secara khusus Paulus berbicara tentang kedatangan Yesus kedua kali (1Te 1:10; 2:19; 3:13; 4: 16-18 dan 1Te 5:23) sebagai dorongan bagi kehidupan dan pelayanan Kristen.

Bahkan ketika mengoreksi kesalahan mereka, surat ini tetap ditulis dengan bahasa yang halus dan penuh kasih.

ALASAN-ALASAN LAIN PENULISAN SURAT INI.

Di samping menulis surat yang isinya secara umum bersifat menguatkan, Paulus juga mempunyai tujuan-tujuan lain. Ia ingin:

1. Membela diri atas tuduhan palsu (1Te 2:1-12)
2. Menekankan perlunya moral Kristen yang khas (1Te 4:1-12),
3. Memperbaiki kesalahmengertian tentang kedatangan Kristus yang kedua kali (1Te 4:13-18)
4. Mendisiplin ketidakdewasaan dikalangan jemaat muda tersebut (1Te 5:12-22)

Pesan

1. Allah sedang bekerja.
Hal pertama yang perlu diketahui oleh Kristen baru ini bukan mengenai mekanisme
kehidupan Kristen, melainkan tentang Allah yang telah mereka percayai. Paulus
berbicara tentang:
o panggilan Allah. 1Te 1:4; 2:12; 4:7
o firman Allah. 1Te 1:6, 8; 2:13; 4:15
o pengesahan Allah. 1Te 2:4
o ujian Allah. 1Te 2:4
o murka Allah. 1Te 2:16
o kehendak Allah. 1Te 4:3; 5:18
o ajaran Allah. 1Te 4:9
o damai sejahtera Allah. 1Te 5:23
o kesetiaan Allah. 1Te 5:24

2. Kristus akan datang kembali.
Paulus menulis beberapa paragraf yang membicarakan tentang kedatangan Yesus
kedua kali untuk mengoreksi kesalahan ajaran-ajaran palsu yang ada pada saat
itu. Pula, ia menulis sejumlah catatan singkat tentang hal itu. Kedatangan Yesus
merupakan:
o suatu inspirasi bagi Kristen baru. 1Te 1:10
o suatu dorongan bagi para pekerja Kristen. 1Te 2:19
o suatu motivasi bagi kasih persaudaraan. 1Te 3:13
o suatu penghiburan bagi Kristen yang sedang berdukacita. 1Te 4:18
o suatu pembangkit untuk kehidupan yang kudus. 1Te 5:2

3. Sifat pengalaman Kristen.
Paulus banyak berbicara tentang ciri seorang Kristen supaya mereka dapat
mengerti pengalaman apa saja yang dapat mereka harapkan. Menjadi Kristen:
o Mulai dengan suatu keputusan pertobatan yang menentukan. 1Te 1:9-10
o Meliputi kemajuan dan pertumbuhan. 1Te 2:13; 4:1
o Menuntut ketahanan yang hidup. 1Te 3:8;5:5-8
o Bertujuan untuk hidup suci. 1Te 3:13-4:8
o Bergantung kepada Roh Kudus. 1Te 4:8; 5:19
o Berarti komitmen terhadap sesama Kristen. 1Te 4:9; 5:11-22

Penerapan

Jemaat Tesalonika memperlihatkan kepada kita bahwa ada:

1. Teladan untuk diikuti.
o Teladan gereja tersebut
Disebabkan karena:
- iman
- kasih
- pengharapan
- kerja keras
- sukacita dalam penderitaan
- mendengarkan Allah
- berdiri teguh dalam penderitaan
o Teladan Paulus
Sebagai seorang pekerja Kristen: - berani
- lembut dan penuh kasih
- penuh kejujuran dan dapat dipercaya - seorang panutan
- selalu ingin menyukakan Allah lebih daripada manusia

2. Petunjuk-petunjuk untuk ditaati.
o Tentang moralitas Kristen yang khas dalam masyarakat kafir dewasa itu
o Tentang hubungan dan tingkah laku dalam gereja Kristen

3. Tujuan yang harus dicapai.
o Kehidupan yang berharga
o Pikiran yang terbuka untuk firman Allah
o Iman yang tahan uji

4. Doa-doa untuk didoakan.
Ada tiga petunjuk mengenai doa dalam surat ini. Mengapa tidak membuatnya menjadi
dasar kehidupan doa Anda? Anda akan menemukannya pada 1Te 1:2,3; 3:11-13 dan 1Te 5:23, 24.

Tema-tema Kunci

1. Injil.
Kabar baik yang dikhotbahkan oleh Paulus tidak diuraikan dengan jelas dalam surat ini, tetapi Anda dapat menangkapnya dari apa yang Paulus katakan. Coba lakukan itu. Jelas bahwa ia sangat memiliki perhatian besar pada pemberitaan Injil melebihi segala sesuatu dalam hidupnya. Lihat ayat-ayat yang mengacu pada hal tersebut. 1Te 1:5; 2:2, 4, 8, 9, dan 1Te 3:2

2. Pertobatan.
1Te 1:9, 10 merupakan pernyataan yang luar biasa tentang bagaimana manusia seharusnya menanggapi Injil. Tiga aspek yang disebutkan dapat dikaitkan dengan ciri-ciri pertobatan berikut ini:

o berbalik
o iman
o masa lalu
o melayani
o kasih
o masa kini
o menanti
o pengharapan
o masa depan

3. Pelayanan Kristen. Paulus melukiskan beberapa gambaran mengenai hubungannya dengan jemaat di Tesalonika. Ia adalah:

o Seorang perawat yang lemah lembut 1Te 2:7
o Seorang pekerja yang tekun. 1Te 2:9
o Seorang ayah yang menguatkan hati. 1Te 2:11
o Seorang pemenang yang berpengharapan. 1Te 2:19

4. Firman Allah.
Paulus menggunakan kata ini dalam beberapa kesempatan. Carilah hal-hal yang berhubungan dengan firman Allah dalam 1Te 1:6, 8; 2:13 dan 1Te 4:15 dan tulislah mengapa menurut Paulus firman Allah itu amat penting, apa yang harus dilakukan terhadap firman Allah dan tindakan apa yang seharusnya mengikuti.

5. Menyukakan hati Allah.
Secara singkat, surat ini berisi tentang bagaimana menyukakan hati Allah. Jemaat di Tesalonika telah melakukannya, tetapi didorong untuk lebih lagi melakukannya. Selidikilah surat ini kembali dan buatlah daftar Anda sendiri tentang bagaimana mereka sudah menyukakan hati Allah dan apa yang masih harus mereka lakukan untuk lebih menyukakan Dia.

Garis Besar Intisari: 1 Tesalonika (Pendahuluan Kitab) [1] SALAM 1Te 1:1 [2] GEREJA TESALONIKA - PENYEBAB SUKACITA 1Te 1:2-10 1Te 1:2, 3Sifat mereka 1Te 1:4, 5Pemilihan mereka 1Te 1:6, 7Tanggap

[1] SALAM 1Te 1:1

[2] GEREJA TESALONIKA - PENYEBAB SUKACITA 1Te 1:2-10

1Te 1:2, 3Sifat mereka
1Te 1:4, 5Pemilihan mereka
1Te 1:6, 7Tanggapan mereka
1Te 1:8-10Reputasi mereka

[3] PERILAKU PRIBADI PAULUS - DASAR PEMBELAAN 1Te 2:1-16

1Te 2:1, 2Keberanian yang ditunjukkannya
1Te 2:3, 4Motivasi yang dimilikinya
1Te 2:5-7Cara yang dipakainya
1Te 2:8-9Dukungan yang diberikannya
1Te 2:10-12Teladan yang diberikannya
1Te 2:13-16Akibat yang diterimanya

[4] KEPRIHATINAN PAULUS YANG BESAR - SUATU UNGKAPAN PERASAAN 1Te 2:17-3:13

1Te 2:17, 18Keinginan Paulus
1Te 2:19, 20Motivasi Paulus
1Te 3:1-5Utusan Paulus
1Te 3:6-10Kelegaan Paulus
1Te 3:11-13Doa Paulus

[5] TINGKAH LAKU SOSIAL ORANG KRISTEN - SUATU PETUNJUK 1Te 4:1-12

1Te 4:1-8Moralitas seksual
1Te 4:9,10Kasih persaudaraan
1Te 4:11,12Mencari nafkah

[6] KEDATANGAN KRISTUS KEDUA KALI - WILAYAH YANG DIPERSOALKAN 1Te 4:13-5:11

1Te 4:13-18Apa yang terjadi dengan orang yang sudah mati?
1Te 5:1-3Kapan itu akan terjadi?
1Te 5:4-11Dengan demikian bagaimana kita harus hidup?

[7] KEHIDUPAN GEREJA DI TESALONIKA - BIDANG YANG MEMERLUKAN PERBAIKAN 1Te 5:12-22

1Te 5:12, 13Mengenai para pemimpin
1Te 5:14, 15Mengenai orang lain
1Te 5:16-18Mengenai keadaan
1Te 5:19-22Mengenai ibadat

[8] DOA PENUTUP DAN SALAM 1Te 5:23-28

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA