kecilkan semua  

Teks -- Yeremia 29:3 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
29:3 Surat itu dikirim dengan perantaraan Elasa bin Safan dan Gemarya bin Hilkia yang diutus oleh Zedekia, raja Yehuda, ke Babel, kepada Nebukadnezar, raja Babel. Bunyinya:
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Babel members of the nation of Babylon
 · Elasa son of Helez of Judah,son of Rapha of Benjamin
 · Gemarya son of Shaphan; a prince of Judah in the time of Jehoiakim,son of Hilkiah; a Jeremiah's messenger to exiles in Babylon
 · Hilkia father of Eliakim who was head of King Hezekiah's household,a high priest; son of Shalum /Meshulam,son of Amzi of Levi; forefather of returned exiles,son of Hosah; a Levite gatekeeper,priest leader of some who returned from exile with Zerubbabel,a man of Anathoth; father of the prophet Jeremiah
 · Nebukadnezar the king of Babylon who took Judah into exile
 · Safan son of Azaliah; father of Gemariah;, a prince of Judah in the time of Jehoiakim,son of Azaliah son of Meshullam (OS); secretary to King Josiah,father of Jaazaniah, an idolatrous elder under Zedekiah
 · Yehuda the son of Jacob and Leah; founder of the tribe of Judah,a tribe, the land/country,a son of Joseph; the father of Simeon; an ancestor of Jesus,son of Jacob/Israel and Leah; founder of the tribe of Judah,the tribe of Judah,citizens of the southern kingdom of Judah,citizens of the Persian Province of Judah; the Jews who had returned from Babylonian exile,"house of Judah", a phrase which highlights the political leadership of the tribe of Judah,"king of Judah", a phrase which relates to the southern kingdom of Judah,"kings of Judah", a phrase relating to the southern kingdom of Judah,"princes of Judah", a phrase relating to the kingdom of Judah,the territory allocated to the tribe of Judah, and also the extended territory of the southern kingdom of Judah,the Province of Judah under Persian rule,"hill country of Judah", the relatively cool and green central highlands of the territory of Judah,"the cities of Judah",the language of the Jews; Hebrew,head of a family of Levites who returned from Exile,a Levite who put away his heathen wife,a man who was second in command of Jerusalem; son of Hassenuah of Benjamin,a Levite in charge of the songs of thanksgiving in Nehemiah's time,a leader who helped dedicate Nehemiah's wall,a Levite musician who helped Zechariah of Asaph dedicate Nehemiah's wall
 · Zedekia son of Chenaanah; a false prophet in the kingdom of King Ahab,son of King Josiah; made king of Judah by Nebuchadnezzar,son of King Jehoiachin,a signer of the covenant to obey the law with Nehemiah,son of Maaseiah; a false prophet in the time of King Jehoiachin,son of Hananiah; a prince of Judah in the time of Jehoiakim


Topik/Tema Kamus: Babel | Yeremia | Gemarya | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Yer 29:1-23 - SURAT. Nas : Yer 29:1-23 Surat Yeremia kepada para buangan Yahudi yang tertawan tahun 597 SM, mungkin ditulis setahun atau dua tahun setelah mereka tiba d...

Nas : Yer 29:1-23

Surat Yeremia kepada para buangan Yahudi yang tertawan tahun 597 SM, mungkin ditulis setahun atau dua tahun setelah mereka tiba di Babel. Yeremia memberikan mereka pengarahan berikut:

  1. 1) Mereka harus hidup secara normal, membangun rumah, menikah, dan mengusahakan kesejahteraan atau kemakmuran kota di mana Allah menempatkan mereka, karena mereka tidak akan kembali ke tanah perjanjian hingga genap 70 tahun (ayat Yer 29:7,10).
  2. 2) Mereka tidak boleh mendengarkan para nabi palsu yang meramalkan bahwa masa pembuangan itu akan singkat (ayat Yer 29:8-9).
  3. 3) Mereka yang tertinggal di Yerusalem akan menderita dengan hebat karena tetap memberontak terhadap Allah (ayat Yer 29:15-19).
  4. 4) Dua nabi palsu akan dibunuh karena hidup dalam perzinaan dan memalsukan Firman Allah (ayat Yer 29:21-23).
  5. 5) Pada akhir 70 tahun penawanan, kaum sisa itu akan sungguh-sungguh mencari Allah untuk pemulihan; Ia akan menjawab doa syafaat mereka karena rencana-rencana-Nya bagi mereka (ayat Yer 29:10-14).

Jerusalem: Yer 29:3 - yang diutus oleh Zedekia Mungkin perutusan ini sama dengan yang disebut dalam Yer 51:59.

Mungkin perutusan ini sama dengan yang disebut dalam Yer 51:59.

Ende: Yer 27:1--29:32 - -- Mungkin sekali bagian ini suatu ringkasan beberapa peristiwa jang setjara tertulis dikirim bersama dengan Jeremia (Yer 27:1-29:32) kepada kaum buangan...

Mungkin sekali bagian ini suatu ringkasan beberapa peristiwa jang setjara tertulis dikirim bersama dengan Jeremia (Yer 27:1-29:32) kepada kaum buangan jang th. 597 diangkut ke Babel. Terdjemahan Junani dalam bagian ini sangat berbeda dengan teks Hibrani.

Ende: Yer 29:3 - -- Tidak diketahui dengan pasti utusan mana dimaksudkan. Pasti tidak lama sesudah pembuangan jang pertama (th.597). Mungkin Sedekia mengirim perdutaannja...

Tidak diketahui dengan pasti utusan mana dimaksudkan. Pasti tidak lama sesudah pembuangan jang pertama (th.597). Mungkin Sedekia mengirim perdutaannja untuk menghapus wahsangka Nebukadnezar karena pertemuan utusan2 dari pelbagai negeri (#TB Yer 27:3)(th.593).

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Yer 26:1--45:5 - -- II. Peristiwa-peristiwa dalam Kehidupan Yeremia (26:1-45:5) Bagian ini terutama memuat otobiografi dan tulisan sejarah. Hubungan Yeremia dengan para ...

II. Peristiwa-peristiwa dalam Kehidupan Yeremia (26:1-45:5)

Bagian ini terutama memuat otobiografi dan tulisan sejarah. Hubungan Yeremia dengan para penguasa dan rakyat itu menjadi lebih tegang sampai akhirnya Yerusalem jatuh, seperti yang telah dia nubuatkan. Tetapi, dalam semua ini muncul suatu tema harapan dengan pesan mengenai Perjanjian yang Baru. Bagian ini , ditutup dengan cerita singkat mengenai hari-hari terakhir Yeremia.

Wycliffe: Yer 27:1--29:32 - -- B. KUK BABEL (27:1-29:32) Walaupun Zedekia diangkat oleh Nebukadnezar menjadi raja, namun dia bersekongkol untuk menentang Nebukadnezar, dan para raj...

B. KUK BABEL (27:1-29:32)

Walaupun Zedekia diangkat oleh Nebukadnezar menjadi raja, namun dia bersekongkol untuk menentang Nebukadnezar, dan para raja bangsa-bangsa di sekitarnya berkumpul di Yerusalem untuk menyatukan rencana pemberontakan itu. Tidak diragukan bahwa harapan bangsa itu bangkit. Di sini Yeremia memberikan saran kepada para raja bangsa-bangsa asing tersebut dan Zedekia untuk menghentikan persepakatan itu, karena mereka tidak ada harapan untuk sukses. Barangkali nasihatnya ada hasilnya. Setidak-tidaknya, kelihatan bahwa pemberontakan itu tidak terjadi pada masa ini. Peristiwa-peristiwa dalam Yeremia 27; 28 terjadi pada tahun keempat pemerintahan Zedekia (bdg. tafsiran atas 25:1); sementara peristiwa-peristiwa dalam Yeremia 29 terjadi pada suatu waktu dalam zaman yang sama.

Wycliffe: Yer 29:1-32 - -- 5) Surat kepada Orang-orang Buangan (29:1-32) Nabi-nabi yang optimis sibuk di antara orang-orang Yehuda yang dibuang ke Babel (yaitu, mereka yang dib...

5) Surat kepada Orang-orang Buangan (29:1-32)

Nabi-nabi yang optimis sibuk di antara orang-orang Yehuda yang dibuang ke Babel (yaitu, mereka yang dibawa sesudah serangan atas Yerusalem pada tahun 597 SM), juga di antara mereka yang tetap tinggal di Yerusalem. Maksud surat ini ialah membujuk orang-orang di pembuangan agar mendirikan pemukiman di Babel dan puas tinggal di sana; tidak diragukan surat ini ditulis beberapa tahun sesudah 597 SM.

Wycliffe: Yer 29:3 - Elasa bin Safan // Gemarya bin Hilkia // Elasa // Gemarya 3. Elasa bin Safan mungkin adalah saudara laki-laki Ahikam, yang melindungi Yeremia dari Yoyakim (26:24), dan juga Gemarya, yang kamarnya di Bait Suci...

3. Elasa bin Safan mungkin adalah saudara laki-laki Ahikam, yang melindungi Yeremia dari Yoyakim (26:24), dan juga Gemarya, yang kamarnya di Bait Suci digunakan Barukh membaca kitab gulungan Yeremia (36:10). Gemarya bin Hilkia tidak diketahui. Sangat tidak mungkin bahwa dia adalah saudara laki-laki Yeremia (1:1). Elasa dan Gemarya diutus dalam misi resmi ke Babel; tujuannya tidak diketahui.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Yer 29:1-14 - Rancangan damai sejahtera (Rabu, 22 November 2006) Rancangan damai sejahtera Nubuat palsu Hananya berdampak luas. Bukan saja orang Yehuda yang masih tersisa di tanah Babel, tetapi juga mereka yang...

SH: Yer 29:1-23 - Pengharapan tak pernah sirna. (Jumat, 20 April 2001) Pengharapan tak pernah sirna. Dua tahun setelah raja Yekhonya beserta rombongannya dibuang, pembuangan belum juga berakhir (2). Sebaliknya rombongan ...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Yeremia (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yeremia Tema : Hukuman Allah Tidak Terelakkan bagi Yehuda yang Tidak Bertobat. Tanggal Penulisan: + ...

Full Life: Yeremia (Garis Besar) Garis Besar I. Panggilan dan Penugasan Yeremia (Yer 1:1-19) II. Firman Nubuat Yeremia Kepada Yehuda (Yer 2:1-33:...

Jerusalem: Yeremia (Pendahuluan Kitab) YEREMIA Nabi Yeremia lahir di sekitar thn. 650 seb. Mas., lebih kurang seabad lebih sedikit sesudah nabi Yesaya. Yeremia berasal dari sebuah keluarga ...

Ende: Yeremia (Pendahuluan Kitab) JEREMIAH PENDAHULUAN Didjaman terachir dari sedjarah umat Allah sebelum api penjutjian jang berupa pembuangannja ke Babel dalam th.587, karunia kenabi...

Ende: Yeremia (Pendahuluan Kitab) PENGANTAR KITAB PARA NABI PENDAHULUAN Kitab para nabi, jang terdjemahan Indonesianja kami sadjikan bersama ini, memuat sedjumlah tulisan kenabian, jak...

Wycliffe: Yeremia (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN YEREMIA Masa Hidup Yeremia. Setelah wafatnya Salomo dan terpecahnya kerajaannya, sejarah Kerajaan Yehuda kelihatan mencatat empat kemeros...

Wycliffe: Yeremia (Garis Besar) GARIS BESAR YEREMIA I. Nubuat Melawan Teokrasi (1:1-25:38) A. Panggilan bagi Sang Nabi (1:1-19) B. Teguran dan Peringatan-p...

BIS: Yeremia (Pendahuluan Kitab) YEREMIA PENGANTAR Nabi Yeremia hidup antara bagian terakhir abad ketujuh dan bagian pertama abad keenam Sebelum Masehi. Lama sekali Yeremia bekerja

YEREMIA

PENGANTAR

Nabi Yeremia hidup antara bagian terakhir abad ketujuh dan bagian pertama abad keenam Sebelum Masehi. Lama sekali Yeremia bekerja sebagai nabi, dan selama waktu itu ia selalu memperingatkan umat Allah tentang bencana yang akan menimpa mereka karena mereka berdosa dan menyembah berhala. Nubuatan itu menjadi kenyataan pada masa Yeremia masih hidup: Nebukadnezar raja Babel merebut dan menghancurkan Yerusalem serta Rumah TUHAN yang ada di situ; raja Yehuda bersama rakyatnya diangkut ke Babel. Yeremia juga menubuatkan bahwa orang-orang itu akan kembali dari pembuangan dan keadaan bangsa Israel pulih kembali.

Buku Yeremia dapat dibagi dalam beberapa bagian seperti yang berikut ini:

  1. (1) Pesan dari TUHAN kepada bangsa Yehuda dan penguasa-penguasanya pada masa pemerintahan Yosia, Yoyakim, Yoyakhin, dan Zedekia.
  2. (2) Petikan-petikan dari buku catatan Barukh sekretaris Yeremia, termasuk berbagai nubuatan dan peristiwa penting dalam kehidupan Yeremia.
  3. (3) Pesan dari TUHAN tentang berbagai bangsa asing.
  4. (4) Catatan pelengkap mengenai kisah jatuhnya Yerusalem dan pembuangan ke Babel.

Nabi Yeremia adalah seorang yang berperasaan halus. Ia sangat cinta kepada bangsanya, dan sama sekali tidak suka menubuatkan hukuman ke atas mereka. Di dalam beberapa bagian dari bukunya ia berbicara dengan penuh perasaan tentang penderitaannya karena ia dipanggil oleh Allah untuk menjadi nabi. Perkataan TUHAN adalah seperti api di dalam hatinya; mau tidak mau ia harus menyampaikannya kepada bangsanya.

Yang paling indah dalam buku ini ialah kata-kata TUHAN yang menunjuk kepada suatu masa yang akan datang. Pada masa itu akan ada suatu ikatan janji yang baru dengan Allah. Umat TUHAN akan mentaati janji itu tanpa ada guru yang mengingatkan mereka. Sebab janji itu akan tertulis di dalam hati mereka (Yer 31:31-34).

Isi

  1.  Panggilan Yeremia
    Yer 1:1-19
  2.  Nubuat-nubuat selama pemerintahan Yosia, Yoyakim, Yoyakhin, dan Zedekia
    Yer 2:1-25:38
  3.  Kejadian-kejadian dalam kehidupan Yeremia
    Yer 26:1-45:5
  4.  Nubuat-nubuat terhadap bangsa-bangsa
    Yer 46:1-51:64
  5.  Jatuhnya Yerusalem
    Yer 52:1-34

Ajaran: Yeremia (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan mengetahui isi Kitab Yeremia, anggota Jemaat mengerti bahwa Allah sangat membenci ketidaktaatan anak-anaknya, tetapi juga Ia ad

Tujuan

Supaya dengan mengetahui isi Kitab Yeremia, anggota Jemaat mengerti bahwa Allah sangat membenci ketidaktaatan anak-anaknya, tetapi juga Ia adalah Allah Yang Maha Pengampun terhadap anak-anak-Nya yang mau bertobat dari dosanya.

Pendahuluan

Penulis : Nabi Yeremia.

Isi Kitab: Kitab Yeremia terbagi atas 52 pasal, yang berisi hal sejarah pemberitaan penghukuman yang akan dialami oleh bangsa Israel karena ketidaktaatannya dan pemberitaan tentang kelahiran Raja, tunas dari Daud serta keadaan dalam pemerintahannya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yeremia

  1. Pasal 1 (Yer 1:1-19).

    Yeremia dipanggil menjadi hamba Allah

    Pendalaman

    Perhatikan pasal 1; Yer 1:1-19 dan apakah yang terjadi dengan Yeremia?

  2. Pasal 2-25 (Yer 2:1-25:38).

    Pemberitaan tentang keadaan masa depan bangsa Israel dan Yehuda

    1. Allah mencela kejahatan bangsa Yehuda. (Pasal 2-10; Yer 2:1-10:25).
    2. Penganiayaan terhadap Yeremia di Anatot. (Pasal 11; Yer 11:1-23).
    3. Yeremia memberitakan kejahatan dan dosa bangsa Yehud (Pasal 13-20; Yer 13:1-20:18).
    4. Pemberitaan tentang pembuangan bangsa Yehuda ke Babe selama 71 tahun (Pasal 25; Yer 25:1-38).

    Pendalaman

    Mengapakah bangsa Israel dihukum Allah dan ke manakah mereka akan dibuang? (perhatikan pasal 25; Yer 25:1-38).

  3. Pasal 26-45 (Yer 26:1-45:5).

    Penjelasan tentang pelayanan Yeremia

    1. Yeremia memberitakan kehancuran Bait Suci dan penganiayaan ole Hananya terhadap dirinya (pasal 26-29; Yer 26:1-29:32).
    2. Yeremia memberitahukan janji Allah tentang pemulihan keadaan bangs Israel, serta diperbaharuinya janji Allah kepada bangsa Israel (pasa 30- 34; Yer 30:1-34:22).
    3. Yeremia dimasukkan ke dalam sumur karena pemberitaannya (pasal 37-39 Yer 37:1-39:18).
    4. Yeremia terpaksa ikut mengungsi ke Mesir (pasal 40-45; Yer 40:1-45:5).

    Pendalaman

    (1). Perhatikan pasal Yer 31:31-34. Apakah yang dikatakan tentang Perjanjian Baru? (2). Mengapakah Yeremia dimasukkan ke dalam sumur? (pasal Yer 37:1-6) (3). Dan apa yang terjadi selanjutnya? (pasal Yer 43:1-7).

  4. Pasal 46-51 (Yer 46:1-51:64).

    Pemberitaan tentang masa depan bangsa-bangsa lain.

    1. Pemberitaan keadaan masa depan bangsa-bangsa Mesir, Filistin Moab, Amon, Edom, Damsyik (pasal 46-49; Yer 46:1-49:39).
    2. Pemberitaan keadaan masa depan bangsa Babe (pasal 50-51; Yer 50:1-51:64).

    Pendalaman

    Bacalah pasal Yer 46:27-28. Apakah yang terjadi atas bangsa-bangsa Mesir, Filistin, Moab, Amon, Edom, Damsyik, Babel, dan juga atas bangsa Israel?

  5. Pasal 52 (Yer 52:1-34).

    Pemberitaan tentang kehancuran kota suci di Yerusalem.

    Pendalaman Apakah sebabnya kota Yerusalem dihancurkan? (bacalah pasal Yer 52:1-3).

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Kitab Yeremia mengajarkan bahwa di dalam melayani dan menjadi hamba Allah kita tidak terlepas dari penderitaan dan aniaya.

  2. Panggilan Yeremia mengajarkan bahwa Allah mau memanggil seseorang untuk menjadi hamba-Nya dengan sepenuh waktu.

  3. Kitab Yeremia mengajarkan bahwa Allah sangat membenci ketidaktaatan anak- anak-Nya, tetapi Ia mengampuni anak-anak-Nya yang mau bertobat dari kesalahannya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab Yeremia?
  2. Apakah isi Kitab Yeremia?
  3. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan setelah mempelajari Kita Yeremia?

Intisari: Yeremia (Pendahuluan Kitab) Kesia-siaan formalitas MASALAH NUBUATANKitab Yeremia sulit dibaca secara berurutan karena panjang dan tidak mempunyai pola kronologis yang teratur.

Kesia-siaan formalitas

MASALAH NUBUATAN
Kitab Yeremia sulit dibaca secara berurutan karena panjang dan tidak mempunyai pola kronologis yang teratur.

PENJELASAN
Pertama, tidak ada alasan mengapa suatu buku harus dibuat dalam urutan kronologis yang teratur. Kitab ini tidak dimaksudkan sebagai buku sejarah, walaupun berisi fakta-fakta sejarah. Yeremia merupakan kitab nubuatan, bukan semata-mata buku sejarah. Kedua, dalam pasal Yer 36 diterangkan bahwa telah terjadi penulisan kembali dari kitab aslinya. Raja Yoyakim membaca naskah aslinya, tetapi kemudian dibakarnya. Secara umum dapat dikatakan bahwa pasal Yer 1:1-20:18 kebanyakan ditulis pada masa pemerintahan Yosia dan sisanya dari masa pemerintahan Yoyakim, yaitu Yoyakim dan Zedekia. Selain itu, bagian pertama terutama berisi nubuatan ditambah dengan sedikit biografi dan sejarah, tetapi bagian kedua merupakan biografi dan sejarah ditambah sedikit nubuatan.

KEHIDUPAN DAN ZAMAN YEREMIA
Yeremia menjadi nabi selama lebih dari empat puluh tahun: dari tahun ketiga belas Raja Yosia, yaitu tahun 627 SM sampai penghancuran kota Yerusalem dan permulaan masa pengasingan dalam tahun 587/6 SM. Yeremia dibesarkan pada masa pemerintahan Raja Manasye yang membelot dari Tuhan, dan melihat sedikit perbaikan pada zaman reformasi Yosia, tetapi tidak terjadi pertobatan secara nasional. Pada permulaan masa ini Asyur dan Mesir merupakan dua kekuatan besar. Bangsa Asyur dikalahkan oleh Babel pada tahun 612 SM dan demikian halnya dengan Mesir yang dihancurkan di Karkemis pada tahun 605 SM. Sejak saat itu Yeremia terus menerus mendorong Yehuda untuk menyerah kepada Babel, untuk menerima segala konsekuensi dari dosa-dosa mereka yaitu Pembuangan. Dia tahu bahwa masa Pembuangan akan berakhir dengan pengampunan dan pemulihan Allah secara dramatis.

PESIMIS ATAU OPTIMIS?
Yeremia sering disebut "Nabi Kehancuran". Tetapi dia juga "Nabi yang Pengharapannya tak pernah goyah". Hukuman atas dosa tidak dapat dihindari, tetapi di atas semua itu Yeremia melihat bahwa Allah selalu menunggu untuk mengampuni. Yeremia membeberkan tiga dosa yang utama:
o penyembahan berhala. Yer 7:30-8:3; 19:1-15;
o amoralitas. Yer 5:1-9
o nubuatan palsu: Yer 7:3-11; 14:11-16; 23:9-40
Ajaran Yeremia yang utama ialah bahwa tidaklah cukup hanya mengetahui dosa-dosa kita atau bahkan menyesalinya saja. Pertobatanlah yang dituntut oleh Allah.

Pesan

Yer 7:1-29
Ayat-ayat ini mengandung ringkasan dari pesan Yeremia yang ditulis dengan jelas. Di sini kita melihat lima tahapan; melalui Yeremia, Allah:
o menuntut dan menggambarkan pertobatan yang sejati
o menyadarkan umat akan perasaan aman mereka yang tidak benar
o merinci dosa-dosa mereka
o menerangkan tentang isi Hukum yang benar
o memperingatkan tentang penghukuman yang tak dapat dihindari

1. Tempat semua itu terjadi
Yeremia seorang pengkhotbah, bukan penulis. Dia harus berbicara di muka umum. Yang dimaksud dengan pintu gerbang Rumah Tuhan mungkin pintu yang terletak antara halaman dalam dan luar tempat jemaat yang berbakti di dalam dan para pedagang yang berada di luar dapat mendengar. Yer 7:1,2a

2. Yeremia mulai dengan himbauan
"Perbaikilah cara hidup dan tingkah lakumu." Pertobatan bukanlah semata-mata mengatakan "saya menyesal", tetapi perubahan sikap dan perbuatan. Perhatikan bagaimana orang Yehuda merasakan perasaan aman yang bodoh: "Ini adalah Rumah Tuhan", oleh karena kita memiliki Rumah Tuhan maka kita pun memiliki Allah. Kehadiran Allah secara nyata dibuktikan oleh sikap dan perbuatan kita, bukan dengan memiliki simbol-simbol keagamaan berupa salib atau Alkitab dan gereja. Yer 7:2-8

3. Aman terhadap dosa
Inilah pendapat mereka: kita mempunyai Rumah Tuhan, oleh karena itu kita boleh bertindak semau kita. Pencurian, pembunuhan, perzinahan, kebohongan, bahkan penyembahan berhala... setelah itu kita pergi ke gereja untuk sedikit beribadat. Yer 7:9-11

4. Silo
Pada waktu bangsa Israel memasuki Kanaan, didirikanlah Tenda Pertemuan di Silo, dan Silo tetap merupakan pusat penyembahan sampai pada zaman Hakim-hakim. Tetapi Mazmur 78:56-64 menggambarkan bahwa Silo dihancurkan ketika mereka memberontak, dan bangsa Yahudi seharusnya sekarang menyadari bahwa bangunan Rumah Tuhan sekalipun tidak dapat menyelamatkan mereka. Yer 7:12-15

5. Dosa keluarga
Seluruh anggota keluarga bergabung dalam penyembahan kepada Istar, dewi perang dan cinta. Perhatikan bukan saja hal-hal yang baik yang menarik, tetapi juga hal-hal yang buruk. Yer 7:16-20; 2Ti 1:4,5

6. Ketaatan, bukti iman
Inti dari kesalehan bukanlah pengorbanan tetapi kerendahan hati, ketaatan dan cara hidup yang suci. Yer 7:21-29

Penerapan

1. Sindrom kesuksesan
Banyak orang Kristen yang beranggapan salah dengan berharap bahwa jika mereka menjalani hidup yang baik, maka mereka akan hidup dalam kelimpahan, terpandang dalam masyarakat dan dihormati. Hal ini memang seringkali terjadi. Kitab Yeremia mengingatkan bahwa hal ini tidak selamanya demikian. Orang yang selalu dapat diandalkan karena berbicara benar boleh jadi akan menjadi bahan tertawaan.

2. Penampilan agama
Pada suatu ketika seorang Hindu menyampaikan pendapatnya di hadapan seorang misionaris Kristen, "Saya tidak akan pernah mengampuni Saudara, karena Saudara mengatakan bahwa kekristenan itu suatu agama". Kekristenan bukanlah hanya suatu agama dengan peraturan-peraturan yang harus dipatuhi, berpuasa dan perayaan-perayaan serta doa-doa yang dipanjatkan. Kekristenan merupakan suatu jalan kehidupan. Kekristenan adalah kehidupan, kehidupan yang utuh. Di sinilah kegagalan yang menyedihkan yang dialami oleh bangsa Yahudi pada zaman Yeremia. Mereka semuanya "beragama". Mereka semua percaya kepada tuhan... segala macam tuhan. Pasal Yer 7 memperingatkan tentang hal-hal lahiriah dalam penampilan agama. Surat Yakobus yang pendek banyak mengulas hal ini.

3. Dosa yang tak terampuni
Apakah kita dapat melakukan sesuatu semau kita? Mungkinkah menantang Allah terus menerus? Tidak bertobat sampai akhirnya terlambat? Pasal Yer 16 menunjukkan bahwa hal itu mungkin, kita dapat menantang Allah sedemikian rupa sampai Dia meninggalkan kita. Di bawah ini adalah sebagian dari firman Tuhan yang paling serius dari keseluruhan isi Alkitab: "Aku telah menarik damai sejahtera pemberian-Ku daripada bangsa ini" (Yer 16:5). Perhatikan juga keterbatasan pengampunan yang ada dalam Perjanjian Baru (Mat 12:22-37).

Tema-tema Kunci

1. Dosa
Orang mempunyai pengertian yang salah tentang dosa. Dosa merupakan suatu istilah keagamaan yang diartikan sebagai pengabaian kewajiban keagamaan. Oleh karena itu, Allah hanya berurusan dengan apa yang terjadi pada suatu hari dalam seminggu, dan apa yang terjadi pada enam hari lainnya bukan urusan-Nya! Bacalah dengan saksama semua pasal dan catatlah semua hal yang dianggap oleh Yeremia sebagai dosa manusia. Apa yang menjadi pertanda yang umum? Lihat Yohanes 16:5-11. Apa definisi dosa?
Mengapa kita boleh berharap bahwa percaya kepada Yesus akan mengubah tingkah laku manusia?

2. Penyembahan berhala: dosa dan lambang-lambang
Suatu hal yang aneh bahwa kita selalu ingin melihat sesuatu pada waktu beribadah. Oleh karena itu, agama-agama dunia biasanya memberikan sesuatu, misalnya patung-patung Budha raksasa yang tersebar di seluruh Asia. Tetapi, perhatikanlah bagaimana lambang-lambang alkitabiah pada akhirnya berubah menjadi ilah-ilah. Pelajari kisah tentang ular tembaga (Bil 21:4-9; 2Ra 18:1-4). Pelajari sejarah Tabut Perjanjian (Kel 25:10-22; 1Sa 4:11). Perhatikan juga larangan Allah terhadap segala bentuk patung dewa untuk disembah (Kel 20:4-6,22,23). Bagaimana semua ini berhubungan dengan kekristenan? Apakah ada bahaya dalam penggunaan salib waktu beribadah?

3. Khotbah dengan menggunakan ilustrasi
Yeremia banyak menggunakan ilustrasi dalam khotbahnya untuk memastikan bahwa orang akan mengingat apa yang telah dikatakannya. Dia berbicara mengenai perkawinan, perceraian dan pelacuran. Dia berbicara mengenai tenda dan pokok anggur. Dia menggambarkan perang, kereta dan kelahiran, burung-burung di sangkar, unta di gurun. Kumpulkanlah semua ilustrasi itu. Bandingkan mereka dengan jenis ilustrasi yang dipakai oleh Tuhan kita. Mengapa mereka sedemikian mirip? Jenis ilustrasi bahasa yang bagaimana yang kita harapkan digunakan oleh Yeremia modern?

4. Penjunan (pasal 18)
Telusuri tema ini dalam seluruh Alkitab. (Lihat khususnya Maz 2:1-9; Yes 45:9,10; 64:8,9; Rom 9:19-29.) Apa hubungan utama antara penjunan dan tanah liat? Mengapa?

YEREMIA (2)

Arti keberhasilan

KEBERHASILAN YEREMIA
Bagian kedua dari kitab nubuatan ini sebagian besar merupakan riwayat hidup. Kita melihat apa yang terjadi pada utusan Allah yang setia itu. Dia berhasil karena melakukan apa yang Allah perintahkan, tidak lebih dan tidak kurang; sebab apa yang dinubuatkannya menjadi kenyataan; sebab Allah terus memakainya sebagai utusan-Nya yang istimewa dan sebab Yeremia menyukakan hati Allah. Tetapi dilihat dari sudut manusiawi dia tidak terlalu berhasil. Yeremia ditentang oleh nabi-nabi lainnya, diserahkan oleh penguasa kepada orang banyak, diancam dan dipenjarakan.

PENULISNYA
Nama Yeremia mungkin berarti "Allah meninggikan". Nama itu boleh jadi merupakan harapan orang-tuanya atas Israel, tetapi arti itu lebih mendekati apa yang diharapkan oleh mereka untuknya. Yeremia menerima panggilan pada waktu masih muda, dan ia menjadi juru bicara Allah selama empat puluh tahun. Dia tetap dipakai sampai pada akhir hidupnya. Dan, dia tetap dipakai bahkan sesudah kematiannya. Namanya sering dikutip dalam Perjanjian Baru. Yeremia dibesarkan pada waktu pemerintahan raja Manasye yang jahat, oleh karenanya ia menyambut baik reformasi yang dilakukan oleh raja Yosia. Tetapi lambat laun ia menyadari bahwa perubahan yang terjadi hanya hal- hal yang di luar saja. Perubahan itu tidak menyentuh kehidupan rakyat, hati maupun motivasi mereka. Dengan demikian, tugas Yeremia menjadi nyata sebagai orang yang harus memberitakan hukuman yang tidak dapat dihindari -- namun janji keselamatan, tetapi penghakiman harus diterima terlebih dahulu.

RAJA-RAJA
Raja ketiga dari kelima raja yang memerintah pada masa hidupnya dan yang dikhotbahinya dapat dikatakan lebih menonjol daripada yang lain. Dalam pasal Yer 36 Yoyakim diberi kesempatan untuk mempelajari nubuatan Yeremia secara mendalam. Kata-kata nubuatan ditulis dan dibacakan untuknya. Tetapi perhatikanlah komentar ini: "Raja... tidak menunjukkan rasa takut..." (Yer 24). Reaksi Yoyakim adalah menghancurkan gulungan yang berisi perkataan-perkataan Yeremia. Percobaan untuk menolak kebenaran dan menghindarkan diri dari maksud pesan Yeremia itu mengalami kegagalan. Sebenarnya ia bahkan tidak mendapat kepuasan dari perusakan kitab tersebut. Dia malah membuka jalan untuk penulisan kitab yang lebih panjang dengan tema yang sama. Firman Tuhan tidak akan lenyap apabila diabaikan atau diserang (Yes 40:8).

Pesan

Yeremia menunjukkan kepada kita apa artinya menjadi utusan Allah.

1. Panggilan terhadap Yeremia
Yeremia sama seperti Yesaya (Yes 6) merasa tidak mampu untuk memikul tugas yang dibebankan kepadanya, ia juga mengalami jamahan Allah. Yer 1:1-10

2. Pelajaran dari buli-buli tanah liat
Yeremia menggunakan alat bantu visual. Buli-buli yang pecah merupakan lambang penghakiman. Reaksi terhadap kejadian itu seharusnya pertobatan. Hal itu tidak pernah terjadi. Sebaliknya iman Yeremia sendiri diserang. Dia dipenjarakan, dan berseru (Yer 20:7-18) "Mengapa?" Harapannya ditelanjangi, kecuali harapannya terhadap Allah. Yer 19:1-20:18

3. Insiden tentang kuk
Bukan saja tidak mendapat tanggapan dari rakyat, Yeremia malahan diperhadapkan dengan para "nabi" lain. Dapat diterka bahwa di antara tuduhan-tuduhan mereka terdapat "kecongkakan". Para pengkhotbah dewasa ini dapat mengalami perlakuan yang sama. Yer 27:1-28:17

4. Yeremia dan orang-orang Rekhab
Selalu ada penghiburan: orang-orang Rekhab dengan kesetiaan mereka yang sederhana terhadap nenek moyang mereka merupakan pengecualian yang mendorong semangat. Jangan terlalu menekankan hal-hal yang suram (lihat Elia, 1Ra 19:1-18). Yer 35:1-19

5. Insiden kitab gulungan
Yeremia tidak mendapat dukungan dari rakyat, nabi, imam atau raja. Berita mengenai pembakaran kitab ini boleh jadi membuatnya patah semangat, tetapi Yeremia tetap berjuang. Yer 36:1-32

6. Dari penjara bawah tanah sampai tangki air
Apa yang dipikirkannya waktu penderitaan yang di hadapinya dan bukannya kelepasannya? Dan pertolongan datang dari sumber yang tidak diduga-dua, seorang Etiopia. Yer 37:1-38:13

7. Tidak ada akhir yang bahagia
Seperti Yeremia, beberapa utusan Allah hanya melihat cahaya terang pada akhir terowongan... Yer 41:1-44:30

Penerapan

1. Kapan bersikap pesimis
Kitab Yeremia menyajikan suatu pengajaran yang sangat penting bagi para pengkhotbah: tidak mungkin mengkhotbahkan berita kesukaan tanpa mengkhotbahkan juga berita yang buruk. Yeremia tahu seluk beluk kasih Allah, perjanjian dengan Allah, kuasa Allah untuk menyelamatkan dan keinginan Allah untuk menyelamatkan. Tetapi misi-Nya tidak hanya memberitakan penyelamatan, melainkan juga penghakiman. Orang yang berkhotbah mengenai keselamatan boleh jadi mendapati bahwa dirinya disenangi, tetapi berkhotbah mengenai penghakiman... mengandung kemungkinan dipukuli dan dilempari batu serta dipenjarakan. Dapat menawarkan keselamatan bagi manusia merupakan hal yang indah. Tetapi hukuman dan penghakiman merupakan sisi lain dari koin yang sama yang merupakan bagian yang sama pentingnya dengan berita tentang penyelamatan Allah. Anugerah murahan adalah surga tanpa neraka, keselamatan tanpa pertobatan, kasih tanpa keadilan, kerasulan tanpa disiplin.

2. Perasaan iba Yeremia
Tetapi terdapat banyak pengkhotbah yang menyenangi neraka. Merka senang sekali berkhotbah tentang neraka. Yeremia bukanlah manusia seperti itu. Dia tentunya akan merasa senang untuk berpikir bahwa nubuatan Nabi Hananya tentang kedamaian akan digenapi: "Amin! Moga-moga Tuhan berbuat demikian!" (Yer 28:6). Tetapi dia harus terus meyakinkan mereka bahwa hal ini bukan kehendak Allah. Pengkhotbah tidak boleh selalu memikirkan tentang neraka. Allah sendiri pun tidak demikian! Neraka harus dikhotbahkan... tetapi harus selalu didorong oleh rasa belas kasihan seperti yang dimiliki Yeremia, dan bukan karena perasaan culas.

3. Kerendahan hati pengkhotbah
Dari permulaan ("Aku ini masih muda", Yer 1:6) sampai pada akhirnya Yeremia tahu menempatkan dirinya. Semuanya selalu dikatakannya: "Beginilah firman Tuhan" (Yer 51:1, dan seterusnya).

Tema-tema Kunci

1. Pesan yang terkandung dalam sejarah
Meskipun kitab Yeremia tidak disusun secara kronologis, kitab ini tidak dapat dimengerti dengan baik jika tidak dalam konteks sejarah yang bersangkutan. Bagaimanapun juga Yeremia aktif bekerja selama empat puluh tahun, yaitu selama masa pemerintahan lima orang raja dan mungkin juga pada masa yang paling penuh kekerasan dalam sejarah bangsa Israel. Telusuri kembali latar belakang sejarahnya melalui 2Ra 21:1-25:30 (masa pemerintahan raja Manasye, pada waktu Yeremia masih kecil) dan 2Ta 33:1-36:23. Perhatikan adanya penunjukkan tentang waktu dalam nubuatan-nubuatan Yeremia (Yer 1:2,3; 3:6; 21:1; 24:1; 26:1; 27:1; 28:1; 29:2; 32:1; 34:1,8; 35:1; 36:1; 37:1; 38:14; 39:1; 41:1; 45:1; 49:34). Cobalah untuk menghubungkan sejarah dengan nubuatan Yeremia.

2. Nubuatan juga teologi
Perhatikan bahwa dalam "Buku Penghakiman Kedua" (pasal Yer 46-51), yang di dalamnya tertulis mengenai penghakiman terhadap sepuluh kelompok orang, tempat yang paling sering dipakai adalah Babel (Yer 50:1-46; 51:1-64). Babel mempunyai arti teologi penting dalam Alkitab, yang dimulai dengan pemberontakan terhadap Allah di Babel (nama lain untuk Babilonia dalam Wahyu 18. Perhatikan juga dua nyanyian ejekan dalam Yesaya yang masing-masing menjadi bagian penting dalam nubuatan Yesaya (pasal Yer 13 dan Yer 47). Bandingkanlah kedua pasal itu. Bandingkan sejarah kerajaan Babel dengan jatuhnya Yerusalem. Arti penting apa yang dapat kita berikan pada kedua kota ini sebagai simbol teologi?

3. Kembali dari pembuangan ke Israel
Baik Yesaya maupun Yeremia banyak bercerita tentang pembuangan umat Allah dan kembalinya mereka ke Israel. Tetapi tidak semua nubuatan digenapi dengan kepulangan mereka dari pembuangan di bawah pimpinan Ezra dan Nehemia. Perhatikan ketujuh pernyataan yang dibuat mengenai kembalinya mereka (Yer 32:37-41). Berapa bagian dari nubuatan itu yang digenapi oleh orang-orang buangan yang kembali dari Babel? Berapa banyak yang sudah digenapi dengan kembalinya bangsa Israel pada zaman ini? Berapa banyak lagi yang masih harus dipenuhi? (Lihat juga Yesaya 43:1-21; 49:1-26; 52:1-12; 60:1-22).

Garis Besar Intisari: Yeremia (Pendahuluan Kitab) [1] KITAB PENGHAKIMAN Yer 1:1-25:38 [2] PENGANTAR Yer 1:1-19 Panggilan dan penugasan Yeremia [3] PENGANTAR PENGHAKIMAN Yer 2:1-6:30 Yer 2:1-

[1] KITAB PENGHAKIMAN Yer 1:1-25:38

[2] PENGANTAR Yer 1:1-19

Panggilan dan penugasan Yeremia

[3] PENGANTAR PENGHAKIMAN Yer 2:1-6:30

Yer 2:1-3:5Dakwaan
Yer 3:6-4:4Himbauan untuk bertobat
Yer 4:5-31Peringatan: penghakiman dari Babel
Yer 5:1-31Tidak diketemukan orang yang saleh
Yer 6:1-30Peringatan kembali: penghakiman dari Babel

[4] KHOTBAH PENUNTUTAN Yer 7:1-10:25

Yer 7:1-29Hal-hal di luar agama
Yer 7:30-8:3Penghakiman atas penyembahan berhala I
Yer 8:4-22Ketegaran hati pendosa
Yer 9:1-26Pasal penuh air mata
Yer 10:1-16Penghakiman atas penyembahan berhala II
Yer 10:17-22Peringatan akan ancaman penghancuran
Yer 10:23-25Doa hamba Tuhan I

[5] HUKUMAN YANG AKAN DITERIMA Yer 11:1-13:27

Yer 11:1-17Perjanjian dan kutukan
Yer 11:18-23Rencana jahat terhadap hamba Allah I
Yer 12:1-17Keluhan: Mengapa orang jahat hidup makmur?
Yer 13:1-14Ikat pinggang yang terkubur dan guci anggur yang rusak
Yer 13:15-27Ancaman pembuangan

[6] BAYANGAN KEHANCURAN Yer 14:1-20:18

Yer 14:1-15:21Kekeringan, kelaparan dan perang
Yer 16:1-21Ketika Allah meninggalkan umat-Nya
Yer 17:1-11Nasib orang duniawi
Yer 17:12-18Doa hamba Allah II
Yer 17:19-27Pentingnya Hari Sabat
Yer 18:1-12Di rumah tukang periuk
Yer 18:13-17Tuduhan tukang periuk
Yer 18:18-23Rencana jahat terhadap hamba II
Yer 19:1-15Tanda dari periuk tanah liat
Yer 20:1-6Yeremia bertengkar dengan Imam Pasyur
Yer 20:7-18Keluhan hamba Allah

[7] KEHIDUPAN DAN KEMATIAN Yer 21:1-24:10

Yer 21:1-14Kapan hidup berarti mati dan mati berarti hidup
Yer 22:1-30Hukuman bagi raja-raja
Yer 23:1-8"Cabang yang Benar": tawaran pengampunan
Yer 23:9-40Nabi-nabi palsu
Yer 24:1-10Dua keranjang buah ara

[8] KESIMPULAN Yer 25:1-38

Yer 25:1-14Tujuh puluh tahun masa pembuangan
Yer 25:15-38Murka Allah

[1] KITAB RIWAYAT HIDUP YANG PERTAMA Yer 26:1-29:32

Yer 26:1-15Ancaman kematian
Yer 26:16-24Pertahanan dan pembebasan
Yer 27:1-22Tanda kuk kayu
Yer 28:1-11Kuk kayu patah
Yer 28:12-17Kuk besi: "Coba patahkan!"
Yer 29:1-32Yeremia menulis sepucuk surat

[2] KITAB PENGHIBURAN Yer 30:1-33:26

Yer 30:1-24Belas kasihan setelah penghakiman
Yer 31:1-20Kembalinya hari-hari bahagia
Yer 31:21-40Hari-hari baru mengundang cara hidup yang baru
Yer 32:1-25Yeremia membeli ladang
Yer 32:26-44Pentingnya transaksi itu
Yer 33:1-26Janji kesehatan dan kesembuhan

[3] KITAB RIWAYAT HIDUP YANG KEDUA Yer 34:1-44:30

Yer 34:1-7 Raja Zedekia diberi peringatan
Yer 34:8-22Perbudakan: janji yang tidak ditepati
Yer 35:1-19Orang-orang Rekhab: minuman tak beralkohol dan tempat tidur yang keras
Yer 36:1-32Bakarlah kitab itu!
Yer 37:1-21Yeremia dipenjarakan
Yer 38:1-6Yeremia dimasukkan ke dalam perigi
Yer 38:7-13Kebaikan hati seorang penolong yang berani
Yer 38:14-28Zedekia mengajukan beberapa pertanyaan
Yer 39:1-18Jatuhnya kota Yerusalem
Yer 40:1-6Yeremia dibebaskan
Yer 40:7-41:3Gubernur dibunuh
Yer 41:4-15Sebuah kisah penganiayaan dan pembunuhan massal
Yer 41:16-42:22Mengungsi ke Mesir? "Tidak!" kata Yeremia
Yer 43:1-13Mengungsi ke Mesir? "Ya" kata Yohanan
Yer 44:1-30Mengungsi ke Mesir? "Kasihan!" kata Allah

[4] KITAB PENGHAKIMAN YANG KEDUA Yer 45:1-51:64

Yer 45:1-5Pengantar: pesan untuk Baruk
Yer 46:1-28Pesan untuk Mesir
Yer 47:1-7Pesan untuk orang Filistin
Yer 48:1-47Pesan untuk orang Filistin
Yer 49:1-6Pesan untuk Amon
Yer 49:7-22Pesan untuk Edom
Yer 49:23-27Pesan untuk Damsyik
Yer 49:28-33Pesan untuk Kedar dan Hazor
Yer 49:34-39Pesan untuk Elam
Yer 50:1-51:64Penutup: pesan untuk Babel

[5] TAMBAHAN FAKTA SEJARAH Yer 52:1-34

Yer 52:1-30Yerusalem ditaklukkan, rakyatnya dibuang ke pengasingan
Yer 52:31-34Tanda-tanda harapan
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #28: Arahkan mouse pada tautan catatan yang terdapat pada teks alkitab untuk melihat catatan ayat tersebut dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA