kecilkan semua  

Teks -- 1 Korintus 11:6 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Telekung (Tudung Muka) | Perempuan | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Ende

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 1Kor 11:6 - HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA. Nas : 1Kor 11:6 Pada zaman Paulus, wanita menudungi kepalanya untuk menunjukkan kesopanan dan sikap tunduk kepada suaminya dan demi menyatakan mart...

Nas : 1Kor 11:6

Pada zaman Paulus, wanita menudungi kepalanya untuk menunjukkan kesopanan dan sikap tunduk kepada suaminya dan demi menyatakan martabatnya. Tudung itu mengandung arti bahwa ia harus dihormati dan dihargai sebagai seorang wanita. Tanpa tudung, ia tidak memiliki martabat; kaum pria tidak menghormati wanita yang tidak memakai tudung karena mereka seolah-olah memamerkan dirinya di depan umum secara memalukan. Demikianlah, tudung itu berfungsi sebagai suatu tanda harga diri dan kemuliaan kewanitaannya sebagaimana Allah telah menciptakannya.

Prinsip di balik pemakaian tudung ini sampai sekarang pun masih diperlukan. Seorang wanita Kristen harus berdandan dengan sopan dan dengan hati-hati, mengenakan pakaian yang pantas dan bermartabat sehingga ia dapat pergi ke mana saja dengan aman dan hormat. Ketika seorang wanita berdandan dengan sopan dan pantas bagi kemuliaan Allah, dia mempertinggi tingkat martabat dan kelayakannya sendiri yang telah dikaruniakan oleh Allah.

Ende: 1Kor 11:4-16 - -- Pada orang Jahudi, Junani dan Roma terasa tidak wadjar seorang wanita memperlihatkan diri dimuka umum tanpa bertudung kepala. Tudung itu bukan tudung ...

Pada orang Jahudi, Junani dan Roma terasa tidak wadjar seorang wanita memperlihatkan diri dimuka umum tanpa bertudung kepala. Tudung itu bukan tudung lingkup jang menutup wadjah, melainkan hanja rambut sampai dipertengahan dahi. Dewasa itu wanita menanggalkan tudung dalam perkumpulan ibadat didalam kuil-kuil. Wanita serani rupanja mulai meniru adat itu. Itu mendjadi satu persoalan dalam umat, jang diadjukan kepada Paulus. Baru dalam ajat 16 (1Ko 11:16) Paulus memberi djawaban jang tegas. Uraian sebelumnja bukan dimaksudkan sebagai bukti-bukti tepat, melainkan Paulus hanja hendak mengutarakan, djuga dengan sindiran-sindiran, bahwa tidak patut wanita berlaku begitu "bebas" dalam perkumpulan-perkumpulan, mau menjamai kaum pria dll. Memang "dalam Tuhan" mereka sama deradjat dan martabatnja, tetapi ketertiban hidup bersama-sama menundjukkan itu dengan menudungi kepalanja. Demikian pendirian Paulus.

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 1Kor 11:2-16 - -- C. Nasehat Tentang Tudung Kepala Perempuan Ketika Kebaktian Umum (11:2-16) Di dalam pasal 11 hingga 14 Paulus mengalihkan perhatiannya dan membahas m...

C. Nasehat Tentang Tudung Kepala Perempuan Ketika Kebaktian Umum (11:2-16)

Di dalam pasal 11 hingga 14 Paulus mengalihkan perhatiannya dan membahas masalah-masalah yang berkenaan dengan ibadah umum jemaat. Bagian mengenai karunia roh (12:1-14:40) ditulis sebagai jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan jemaat (bdg. 12:1, peri de). Pasal pembukanya merupakan hasil dari laporan pribadi (11:18). Persoalan pertama yang dibahas adalah masalah tudung atau penutup kepala perempuan, dan Paulus mewajibkan kaum perempuan untuk menutup kepala mereka ketika kebaktian. Dia memandang usaha pembaharuan yang diadakan jemaat di Korintus (tampaknya ada yang hadir dalam kebaktian tanpa tudung) sebagai "tidak rohani dan bukan sebagai dandanan yang kurang pantas" (MNT, hlm. 150), jadi menunjukkan bahwa keberatannya tidak ada hubungan dengan kebiasaan masyarakat ketika itu. (Beberapa penafsir telah mengacu kepada kebiasaan masyarakat untuk mengabaikan keputusan Paulus di dalam hal ini). Yang dilihat hanya kebaktian ibadah. Sang rasul mengemukakan beberapa alasan bagi pandangannya tersebut.

Wycliffe: 1Kor 11:2-6 - -- 1) Alasan Teologis (11:2-6). Paulus pertama-tama menunjukkan bahwa di dalam tatanan Allah perempuan berada di bawah laki-laki. Tentu saja hal ini tid...

1) Alasan Teologis (11:2-6).

Paulus pertama-tama menunjukkan bahwa di dalam tatanan Allah perempuan berada di bawah laki-laki. Tentu saja hal ini tidak berarti bahwa kedua jenis kelamin ini tidak memiliki kedudukan setara (bdg. Gal. 3:28; Ef. 1:3). Tunduk tidak dengan sendirinya berarti ketidaksetujuan. Kedudukan sebagai kepala tidak sama dengan kedudukan sebagai tuan. Kunci untuk mengetahui kedudukan masing-masing jenis kelamin terdapat di dalam I Korintus 11:3. Laki-laki adalah kepala atas perempuan sebagaimana Bapa adalah kepala atas Putra. Di dalam Firman Allah terdapat empat jenis tatanan - pribadi, keluarga, gereja dan pemerintahan. Kebenaran yang berkenaan dengan masing-masing tatanan harus dibedakan dengan teliti.

Wycliffe: 1Kor 11:6 - Haruslah ia juga menggunting rambutnya 6. Haruslah ia juga menggunting rambutnya. Sebuah aib bagi perempuan. Kata-kata ejekan Paulus kepada mereka yang memberontak. Dia bermaksud mengatakan...

6. Haruslah ia juga menggunting rambutnya. Sebuah aib bagi perempuan. Kata-kata ejekan Paulus kepada mereka yang memberontak. Dia bermaksud mengatakan. "Kalau begitu lengkapi saja sekalian celaan tersebut."

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: 1Kor 11:1-16 - Petunjuk mengenai Pakaian; Kaum Perempuan Harus Tunduk Dalam pasal ini Rasul Paulus mempersalahkan, dan berusaha meluruskan, beberapa perilaku yang sangat tidak senonoh dan ketidaktertiban di dalam jem...

SH: 1Kor 11:2-16 - Kebebasan. (Sabtu, 20 September 2003) Kebebasan. "Wanita dijajah pria sejak dulu ...." Syair lagu ini menggambarkan bahwa perempuan hidup dalam bayang-bayang kekuasaan laki-...

SH: 1Kor 11:2-16 - Sukacita pelayan Kristus. (Rabu, 3 September 1997) Sukacita pelayan Kristus. Bagaikan petani yang bersukacita melihat tanamannya mengeluarkan hasil, demikian pun Paulus. Paulus bersukacita karena menge...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Masalah-Masalah Jemaat dan Pemecahannya Tanggal Penulisan: Tahun 55/56 Latar Belakang Korintus, sebuah...

Full Life: 1 Korintus (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (1Kor 1:1-9) I. Pembahasan Masalah-Masalah yang Telah Diberitahukan kepada Paulus (1Kor 1:10-6:20) ...

Matthew Henry: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Korintus adalah sebuah kota Yunani yang terpenting di bagian wilayah khusus Yunani yang disebut Akhaya. Kota ini terletak di atas sebuah daratan me...

Jerusalem: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT PERTAMA RASUL PAULUS KEPADA UMAT KORINTUS KATA PENGANTAR Kota Korintus jang termasjhur dalam sedjarah Junani kuno, musna dari bumi dalam perang ...

Wycliffe: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 1 KORINTUS Kota Korintus. Korintus merupakan sebuah pusat perdagangan kaya yang terletak pada sebuah tanah genting sempit yang menghubung...

Wycliffe: 1 Korintus (Garis Besar) GARIS BESAR 1 KORINTUS I. Pendahuluan (1:1-9). A. Salam (1:1-3) B. Ucapan Syukur (1:4-9). II. Aneka Perpecahan di ...

BIS: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI KORINTUS PENGANTAR Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Korintus ditulis untuk membahas persoalan-p

SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI KORINTUS

PENGANTAR

Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Korintus ditulis untuk membahas persoalan-persoalan yang timbul di dalam jemaat yang telah didirikan oleh Paulus di Korintus itu. Persoalan-persoalan tersebut adalah mengenai kehidupan dan kepercayaan Kristen. Pada waktu itu Korintus adalah sebuah kota Yunani, ibukota provinsi Akhaya yang termasuk wilayah pemerintahan Roma. Kota ini, yang penduduknya terdiri dari banyak macam bangsa, terkenal karena kemajuannya dalam perdagangan, kebudayaannya yang tinggi, tetapi juga karena keadaan susilanya yang rendah dan karena adanya bermacam-macam agama di situ.

Yang terutama menjadi pikiran Rasul Paulus ialah persoalan tentang perpecahan dan kebejatan di dalam jemaat, dan tentang persoalan-persoalan seks dan perkawinan, persoalan hati nurani, tata tertib dalam jemaat, karunia-karunia Roh Allah, dan tentang bangkitnya orang mati. Dengan pandangan yang dalam, Paulus menunjukkan bagaimana Kabar Baik dari Allah itu menyoroti persoalan-persoalan tersebut.

Pasal 13 (1Kor 13:1-13) melukiskan ciri-ciri kasih yang sejati. Pasal ini mungkin merupakan pasal yang paling terkenal di antara semua pasal lainnya di buku ini.

Isi

  1.  Pendahuluan
    1Kor 1:1-9
  2.  Keretakan dalam gereja
    1Kor 1:10-4:21
  3.  Soal seks dan kehidupan keluarga
    1Kor 5:1-7:40
  4.  Orang Kristen dan orang yang tidak menyembah Allah
    1Kor 8:1-11:1
  5.  Kehidupan jemaat dan ibadah
    1Kor 11:2-14:40
  6.  Perihal bangkitnya Kristus dan orang-orang Kristen dari kematian
    1Kor 15:1-58
  7.  Sumbangan untuk orang-orang Kristen di Yudea
    1Kor 16:1-4
  8.  Hal-hal pribadi dan penutup
    1Kor 16:5-24

Ajaran: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus, dan melakukannya di dalam kehidupan mereka. Pendahuluan Pen

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus, dan melakukannya di dalam kehidupan mereka.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.

Tahun : Sekitar tahun 56 sesudah Masehi.

Penerima : Orang-orang Kristen di kota Korintus. (Dan juga orang-orang Kristen di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab I Korintus terbagi atas 16 pasal. Di dalamnya kita dapat melihat ajaran tentang cara-cara kehidupan anggota gereja.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus

  1. Pasal 1-4 (1Kor 1:1-4:21).

    Pengajaran tentang kenyataan bahwa setiap orang Kristen hanyalah milik Tuhan Yesus

    Dalam bagian ini Rasul Paulus menegur orang-orang Kristen karena adanya perpecahan dan iri hati atau pertengkaran.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 1:10. _Tanyakan_: Apakah sebabnya terjadi perpecahan di antara jemaat Korintus? Dan apakah yang dikatakan Rasul Paulus tentang perpecahan itu?
    2. Bacalah pasal 1Kor 3:3. _Tanyakan_: Apakah yang menunjukkan seseorang masih hidup secara duniawi?
    3. Bacalah pasal 1Kor 4:6. _Tanyakan_: Apakah yang dikatakan Rasul Paulus tentang kesombongan?
  2. Pasal 5-6 (1Kor 5:1-6:20).

    Pengajaran tentang kehidupan moral di dalam jemaat

    Di dalam bagian ini, Rasul Paulus menjelaskan persoalan yang timbul dalam jemaat karena percabulan dan mencari keadilan pada orang-orang yang tidak beriman.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 5:11-13. _Tanyakan_: Apakah yang diperintahkan Allah kepada orang Kristen?
    2. Bacalah pasal 1Kor 6:6-11. _Tanyakan_: Bagaimanakah perintah Allah?
    3. Bacalah pasal 1Kor 6:12-20. _Tanyakan_: Mengapakah Rasul Paulus melarang percabulan? Siapakah yang empunya tubuh orang Kristen?
  3. Pasal 7-16 (1Kor 7:1-16:24).

    Pengajaran tentang kemerdekaan orang Kristen dan kehidupan dalam ibadah

    Di bagian ini, Rasul Paulus menjawab pertanyaan dari jemaat tentang kemerdekaan orang Kristen, sikap dalam kebaktian dan mengenai karunia-karunia Roh, juga tentang kebangkitan orang-orang percaya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 7:8-13. _Tanyakan_: Bagaimanakah perintah Allah tentang pernikahan? Mengapakah orang Kristen tidak boleh bercerai?
    2. Bacalah pasal 1Kor 8:8-9. _Tanyakan_: "Apakah makanan membawa seseorang lebih dekat kepada Allah?"
    3. Bacalah pasal 1Kor 15:12-19. _Tanyakan_: Mengapakah pengakuan akan kebangkitan orang percaya itu penting?
    4. Bacalah pasal 1Kor 15:57-58. _Tanyakan_: Apakah jerih payah dalam melayani Tuhan Yesus itu sia-sia?

II. Kesimpulan

Melalui Kitab I Korintus, Allah mengajarkan arti kehidupan menjadi murid Tuhan Yesus dan bagaimana kehidupan sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan (orang Kristen).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab I Korintus?
  2. Apakah tujuan Kitab I Korintus?
  3. Apakah arti kebangkitan orang percaya dalam iman Kristen?
  4. Bagaimanakah seharusnya kehidupan orang yang sudah diselamatkan?

Intisari: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Surat kepada gereja yang terpecah belah BAGAIMANA GEREJA DI KORINTUS DIMULAI.Paulus pertama kali mengunjungi Korintus pada perjalanan misionarisnya y

Surat kepada gereja yang terpecah belah

BAGAIMANA GEREJA DI KORINTUS DIMULAI.
Paulus pertama kali mengunjungi Korintus pada perjalanan misionarisnya yang kedua (Kis. 18:1). Sejumlah orang Yahudi, termasuk Krispus yang menjadi kepala rumah ibadat, dan banyak orang bukan Yahudi menjadi Kristen. Paulus memulai sebuah sekolah Alkitab untuk mereka, yang letaknya strategis dan mencolok karena berdampingan dengan rumah ibadat (Kis. 18:1-18). Ia tinggal di sana selama delapan belas bulan dan digantikan oleh Apolos sebagai guru Alkitab.

BAGAIMANA BERITA TENTANG GEREJA DI KORINTUS SAMPAI KEPADA PAULUS.
Paulus sedang berada di suatu tempat di Asia (1 Kor. 16:19), mungkin di Efesus (16:8), pada akhir masa perjalanan misionarisnya yang kedua, ketika Stefanus dan dua orang kawannya datang dengan membawa sepucuk surat dari jemaat di Korintus (16:17 dan 7:1).

SEBUAH GEREJA YANG TERPECAH BELAH.
1. Mereka terpecah karena soal kepemimpinan (1:12).
2. Mereka terpecah karena standar moral (5:1-8).
3. Mereka terpecah karena kasus pendakwa dan terdakwa (6:1-8).
4. Mereka terpecah karena kasus orang Kristen yang lemah dan yang kuat (8:7-12).
5. Mereka terpecah antara yang kaya dan yang miskin (11:17-22).
6. Bahkan karunia Roh menjadikan mereka terpecah belah (12:12-26 ).

EMPAT PUCUK SURAT UNTUK JEMAAT KORINTUS?
Rupanya Paulus menulis empat pucuk surat kepada jemaat di Korintus: kita hanya memiliki surat kedua dan yang terakhir.
1. Surat pertama disebut dalam 5:9; "Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu". Akan tetapi tidak ada lagi yang dapat kita ketahui mengenai surat itu.
2. Suratnya yang kedua adalah Surat I Korintus kita ini.
3. Surat yang ketiga tampaknya disebut-sebut dalam I I Korintus 2:3, 4 dan seringkali disebut "surat yang sangat menyedihkan". Surat ini boleh jadi I Korintus, tetapi surat itu tidak benar-benar cocok dengan apa yang disebut oleh Paulus sebagai "surat yang sangat menyedihkan".
4. Surat yang keempat adalah Surat 11 Korintus.

PERTANYAAN-PERTANYAAN ANDA TERJAWAB.
I Korintus sangat besar nilainya, karena surat itu menjawab banyak pertanyaan yang banyak ditanyakan dewasa ini:
o Bagaimana sikap yang benar terhadap para pemimpin kita?
o Di mana letak pendidikan dalam kehidupan Kristen?
o Bagaimana tentang disiplin gerejawi?
o Bolehkah Kristen membawa Kristen lain ke pengadilan?
o Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap agama-agama lain?
o Apa yang dimaksud dengan kebebasan?
o Bolehkah wanita berdoa di gereja?
o Apa karunia-karunia Roh itu?
o Karunia Roh mana yang paling penting?
o Apa yang terjadi setelah kematian?
Mempelajari surat ini dengan saksama akan mengungkapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas dan banyak pertanyaan lainnya.

Pesan

Surat ini disusun bagaikan elips dengan dua "titik pusat",bukannya satu.

1. Skandal gereja yang terpecah (pasal 1-4) Gereja terpecah ke dalam empat
golongan dengan "nama" yang berbeda-beda:

o Saya golongan Paulus
o Saya golongan Petrus
o Saya golongan Apolos
o Saya golongan Kristus

Bagian mengenai kelemahan dalam pasal 1 mungkin ditujukan kepada apa yang
dikatakan oleh para pengritik tentang Paulus (lihat 2Kor 10:10)
dan bagian tentang hikmat dalam pasal yang sama mungkin ditujukan kepada Apolos
dan pendidikannya (Kis. Kis 18:24). Paulus menggunakan lima sebutan
yang mencolok bagi dirinya dan para pemimpin gereja lainnya untuk menunjukkan
bagaimana seharusnya sikap kita:
o Sebagai pelayan (diakonia). 1Ko 3:5
o Sebagai kawan sekerja. 1Ko 3:9
o Sebagai ahli bangunan. 1Ko 3:10
o Sebagai hamba, pembantu. 1Ko 4:1
o Sebagai orang yang dipercaya. 1Ko 4:1

2. Kebingungan mengenai kebebasan (pasal 8-10)

o Orang Kristen 'yang kuat' berpendapat bahwa mereka bebas memakan makanan dalam
rumah-rumah berhala di Korintus, sekalipun orang Kristen 'yang lemah'
dibingungkan dan dilemahkan oleh perbuatan mereka.
o Wanita-wanita 'yang bebas' merasa boleh menanggalkan kerudung walaupun
sebagian pria Kristen tradisional berpikir bahwa mereka terlalu maju.

Paulus memarahi hal-hal tersebut. Ia mengambil contoh sederhana: haknya untuk
menerima upah bagi pekerjaannya sebagai seorang pengkhotbah.

Ia membuat tujuh argumentasi yang mendukung prinsip membayar pengkhotbah:

o Contoh dari para rasul. 1Ko 9:5
o Ilustrasi tentang seorang prajurit. 1Ko 9:7
o Ilustrasi tentang seorang tukang kebun. 1Ko 9:7
o Ilustrasi tentang seorang gembala. 1Ko 9:7
o Ajaran hukum Taurat. 1Ko 9:8
o Contoh dari para imam di Bait Allah. 1Ko 9:13
o Pengajaran dari Yesus sendiri. 1Ko 9:14

Dan setelah membuktikan haknya atas upah, ia menolak untuk dibayar
(1Ko 9:15). Maksudnya jelas: Walau aku mempunyai hak, tidak berarti
bahwa aku harus menggunakannya.

Dan inilah prinsipnya: 'Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku
menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak
mungkin orang'. (1Ko 9:19)

Penerapan

1. Kepandaian manusia pasti bertentangan dengan hikmat Allah.

2. Orang Kristen yang mengidolakan pemimpin mereka:
o memecah belah gereja o menipu pemimpin mereka o meremehkan Allah

3. Disiplin gereja, yang kini banyak dilupakan:
o memulihkan para pemberontak o memperingatkan mereka yang tidak mantap o menjadi saksi bagi dunia o memuliakan Allah

4. Orang Kristen dibebaskan:
o bukan untuk menyenangkan diri sendiri o tetapi supaya dapat melayani Allah o dan dapat memenangkan orang lain

5. Kebangkitan merupakan hakikat kekristenan.
o kebangkitan BUKAN sebagai pilihan tambahan

Tema-tema Kunci

o Bacalah dengan saksama 1Ko 1:17 sampai 1Ko 2:13, dan
catatlah hal-hal yang berhubungan dengan hikmat, kuasa, kebodohan atau
kelemahan. Paulus menggunakan masing-masing ini dalam dua cara: sebagaimana
dilihat oleh manusia dan sebagaimana Allah melihatnya. Coba jelaskan semua
pokok ini.
o Dalam pasal 5 dan 6 Paulus mulai mengajukan tujuh pertanyaan dengan 'Tidak tahukah kamu?':
- sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan. 1Ko 5:6
- orang kudus akan menghakimi dunia. 1Ko 6:2
- kita akan menghakimi malaikat-malaikat. 1Ko 6:3
- orang-orang yang tidak benar tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 1Ko 6:9
- tubuhmu adalah anggota Kristus. 1Ko 6:15
- siapa yang mengikatkan dirinya dengan pelacur, menjadi satu tubuh dengan dia. 1Ko 6:16
- tubuhmu adalah bait Roh Kudus. 1Ko 6:19

Atas dasar apa Paulus berharap agar orang Kristen di Korintus mengetahui
ketujuh prinsip ini? Jika kita tahu ketujuh prinsip ini, apa pengaruhnya atas
tingkah laku kita?
o Empat dasar injil. Dalam 1Ko 15:3-5 Paulus mempersingkat Injil menjadi empat dasar pengajaran.

1. Kristus mati untuk dosa-dosa kita sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci.
2. Ia dikuburkan.
3. Ia dibangkitkan pada hari ketiga sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci.
4. Ia menampakkan diri...

Selidikilah dalam seluruh Perjanjian Lama dan tunjukkan bahwa Kristus mati
untuk dosa-dosa kita sesuai dengan kitab suci dan bahwa Kristus dibangkitkan
pada hari ketiga sesuai dengan kitab suci.

o Pasal 15 mengenai kebangkitan. Apa konsekuensi dari kepercayaan yang tidak
mengakui adanya kebangkitan (ayat 12-19)?

Perhatikan tiga pasangan yang mencolok yang ditunjukkan oleh Paulus dalam ayat
45-49:

1. Adam pertama dan Adam terakhir.
2. Manusia pertama dan Manusia kedua.
3. Manusia dari debu dan Manusia dari surga.
Mengapa Yesus dikatakan Adam terakhir, tetapi Manusia kedua? (Pelajarilah
dengan saksama Rom 5:6-21 untuk lebih mendalami hal yang sangat
kontras antara Adam dan Kristus).

Garis Besar Intisari: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) [1] PENGANTAR 1Ko 1:1-9 1Ko 1:1-3Salam 1Ko 1:4-9Beberapa komentar yang mengejutkan [2] SKANDAL GEREJA YANG TERPECAH 1Ko 1:10-4:21 1Ko 1:

[1] PENGANTAR 1Ko 1:1-9

1Ko 1:1-3Salam
1Ko 1:4-9Beberapa komentar yang mengejutkan

[2] SKANDAL GEREJA YANG TERPECAH 1Ko 1:10-4:21

1Ko 1:10-31Manusia dipermuliakan: Kristus disalibkan
1Ko 2:1-3:4Hikmat rohani
1Ko 3:5-4:5Pikirkan tentang para pemimpin seperti ini
1Ko 4:6-21Kesombongan luar biasa, kemiskinan dan kuasa

[3] SKANDAL IMORALITAS 1Ko 5:1-6:20

1Ko 5:1-13Skandal seksual yang memalukan
1Ko 6:1-8Skandal peradilan
1Ko 6:9-20Kesucian bagi Bait Roh Kudus

[4] PERTANYAAN-PERTANYAAN TENTANG PERKAWINAN 1Ko 7:1-40

1Ko 7:1-9Tentang hak dan kewajiban
1Ko 7:10-24Tentang perceraian
1Ko 7:25-38Bagaimana tentang orang-orang yang melajang?
1Ko 7:39-40Ringkasan

[5] DIBEBASKAN... TETAPI SEBERAPA BEBAS? 1Ko 8:1-11:1

1Ko 8:1-13Dibebaskan dari penyembahan berhala, tetapi...
1Ko 9:1-27Bebas dari pengaruh masyarakat, tetapi...
1Ko 10:1-13Bebas karena anugerah Allah, tetapi...
1Ko 10:14-11:1Bebas untuk melayani manusia dan menyukakan Allah

[6] KEKACAUAN DALAM IBADAH DI GEREJA 1Ko 11:2-14:40

1Ko 11:2-16Rambut panjang, topi dan kerudung
1Ko 11:17-34Perjamuan Kudus: dalam gereja yang terpecah?
1Ko 12:1-31Karunia-karunia Roh
1Ko 13:1-13Karunia yang terbesar
1Ko 14:1-40Bahasa lidah dan nubuatan

[7] KEBANGKITAN 1Ko 15:1-58

1Ko 15:1-11Inilah kabar baik
1Ko 15:12-19Jika Kristus tidak bangkit...
1Ko 15:20-34Tetapi Ia telah bangkit dan kita pun akan dibangkitkan
1Ko 15:35-50Apa arti kebangkitan
1Ko 15:51-58Kemuliaan kebangkitan

[8] KESIMPULAN 1Ko 16:1-24

1Ko 16:1-9Rencana-rencana Paulus
1Ko 16:10-20Beberapa orang penting
1Ko 16:21-24Salam pribadi
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #14: Gunakan Boks Temuan untuk melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap kata dan ayat yang Anda cari. [SEMUA]
dibuat dalam 0.10 detik
dipersembahkan oleh YLSA